Yogyakarta – Departemen Kimia Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA) Universitas Gadjah Mada menerima kunjungan sekaligus pelaksanaan praktikum dari 105 siswa kelas XI SMAN 9 Yogyakarta pada Kamis (21/5). Kegiatan yang berlangsung di Laboratorium Kimia Dasar tersebut dilaksanakan dalam tiga sesi dan bertujuan memberikan pengalaman belajar langsung di lingkungan laboratorium perguruan tinggi serta memperkuat pemahaman konsep kimia melalui praktik eksperimental.
Rombongan siswa didampingi oleh guru pembimbing dan disambut oleh Ketua Program Studi Sarjana Kimia UGM, Dr. rer. nat. Adhitasari Suratman, S.Si., M.Si., Kepala Laboratorium Kimia Dasar Dr. Sri Sudiono, S.Si., M.Si., Prof. Dra. Tutik Dwi Wahyuningsih, M.Si., Ph.D., yang juga merupakan alumni SMAN 9 Yogyakarta, serta mahasiswa dan laboran pendamping.
Kepala Laboratorium Kimia Dasar, Dr. Sri Sudiono, menyampaikan apresiasinya atas terlaksananya kegiatan tersebut. Menurutnya, pengalaman praktikum di lingkungan perguruan tinggi diharapkan dapat menjadi motivasi bagi para siswa untuk semakin mendalami ilmu kimia dan mempersiapkan diri melanjutkan studi ke jenjang yang lebih tinggi.
Selama kegiatan, para siswa melaksanakan praktikum titrasi asam-basa dengan pendekatan yang lebih komprehensif melalui dua metode penentuan pH titik ekuivalen, yakni menggunakan konduktometer dan pH meter, serta titrasi dengan indikator fenolftalein. Untuk memastikan efektivitas pembelajaran, siswa dibagi ke dalam kelompok-kelompok kecil yang masing-masing terdiri atas tiga orang.
Guru pendamping sekaligus pengampu mata pelajaran kimia, Sarah, S.Pd., menjelaskan bahwa kegiatan ini dirancang untuk meningkatkan pemahaman konsep kimia melalui praktik langsung, melatih keterampilan laboratorium, serta memperkenalkan standar praktikum dan suasana pembelajaran di perguruan tinggi. Selain memperoleh materi pengantar dan sosialisasi Program International Undergraduate Program (IUP) Kimia UGM, para peserta juga dibekali penerapan aspek keselamatan kerja laboratorium melalui penggunaan jas laboratorium, sarung tangan, kacamata pelindung, dan masker.
Antusiasme peserta terlihat selama pelaksanaan praktikum. Namira Sabrina dan Lintang Ayu, siswa kelas XI yang mengikuti kegiatan tersebut, mengungkapkan bahwa pengalaman belajar di Departemen Kimia UGM memberikan pemahaman yang lebih mendalam mengenai materi kimia sekaligus kesempatan berharga untuk mengenal penggunaan peralatan laboratorium yang biasa digunakan mahasiswa. Mereka juga mengapresiasi pendampingan mahasiswa Kimia UGM yang dilakukan secara ramah, terstruktur, dan sesuai standar operasional yang berlaku.
Melalui kegiatan ini, Departemen Kimia FMIPA UGM tidak hanya memperkenalkan fasilitas dan budaya akademik yang unggul, tetapi juga menegaskan komitmennya dalam membangun ekosistem pendidikan sains yang inklusif dan inspiratif. Inisiatif ini menjadi salah satu bentuk kontribusi nyata dalam mendukung Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs) Poin 4: Pendidikan Berkualitas, melalui penyediaan pengalaman pembelajaran yang bermutu dan berorientasi pada pengembangan kompetensi peserta didik. Selain itu, kegiatan ini juga mendukung SDGs Poin 9: Industri, Inovasi, dan Infrastruktur, melalui pengenalan teknologi dan fasilitas laboratorium modern kepada generasi muda, serta SDGs Poin 17: Kemitraan untuk Mencapai Tujuan, melalui sinergi antara perguruan tinggi dan sekolah menengah dalam memperkuat pendidikan sains di Indonesia.
Ke depan, Departemen Kimia FMIPA UGM akan terus memperluas kolaborasi dengan berbagai sekolah dan mitra pendidikan untuk menghadirkan pengalaman belajar yang lebih luas dan berkualitas, sekaligus menumbuhkan minat generasi muda terhadap ilmu pengetahuan dan inovasi.
Berita selengkapnya mengenai kegiatan ini dapat diakses melalui laman resmi Departemen Kimia FMIPA UGM pada tautan berikut: https://chemistry.ugm.ac.id/?p=6953. Selain itu, publikasi kegiatan juga dimuat dalam artikel di Kompasiana dengan judul “Siswa SMAN 9 Yogyakarta Antusias Praktikum di Departemen Kimia UGM”.
Penulis: Robby Noor Cahyono
Fotografer: Aditya Eko Saputra





