Search

UNIVERSITAS GADJAH MADA FACULTY OF MATHEMATICS AND NATURAL SCIENCES 

Search

UNIVERSITAS GADJAH MADA FACULTY OF MATHEMATICS AND NATURAL SCIENCES 

Search

UNIVERSITAS GADJAH MADA FACULTY OF MATHEMATICS AND NATURAL SCIENCES 

SDG 4: Pendidikan Berkualitas

FMIPA UGM Terima Kunjungan PT Polytron, Bahas Peluang Kolaborasi di Bidang Semikonduktor

Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA) Universitas Gadjah Mada menerima kunjungan General Manager of Business Development dan Jajaran PT Hartono Istana Teknologi (Polytron) dalam rangka menjajaki peluang kerja sama di bidang penelitian dan pengembangan teknologi semikonduktor. Pertemuan yang berlangsung di lingkungan FMIPA UGM tersebut menjadi wadah diskusi antara akademisi dan industri untuk membahas berbagai perkembangan teknologi yang relevan dengan kebutuhan masa depan.

Kegiatan ini dihadiri oleh Dekan FMIPA UGM, Prof. Dr.Eng. Kuwat Triyana, M.Si.; Prof. Dr. Fajar Adi Kusumo, S.Si., M.Si. selaku Wakil Dekan Bidang Alumni, Kerjasama, dan Inovasi; Danang Teguh Qoyyimi, S.Si., M.Sc., Ph.D. selaku Ketua Departemen Matematika; Dr. Akhmad Syoufian, M.Eng. selaku Sekretaris Departemen Kimia FMIPA UGM, dan Daniel Oscar Baskoro selaku ketua Kamipagama. Pertemuan berlangsung dalam suasana diskusi yang interaktif dengan membahas berbagai potensi kolaborasi antara perguruan tinggi dan industri.

Dalam kesempatan tersebut, para akademisi FMIPA UGM memperkenalkan berbagai aktivitas pendidikan dan penelitian yang dikembangkan di lingkungan fakultas. Paparan tersebut memberikan gambaran mengenai kapasitas riset yang dimiliki FMIPA UGM sekaligus membuka peluang sinergi yang dapat mendukung kebutuhan industri berbasis teknologi.

Salah satu topik dalam diskusi ini adalah pengembangan teknologi semikonduktor, termasuk material semikonduktor, chip, serta teknologi display beresolusi tinggi. Sejumlah dosen dari FMIPA UGM turut memperkenalkan aktivitas penelitian yang dikembangkan di lingkungan fakultas, baik di bidang material maupun teknologi semikonduktor. Berbagai riset tersebut mencakup pengembangan material semikonduktor dan potensinya untuk diaplikasikan pada teknologi OLED serta berbagai perangkat elektronik. Dukungan keilmuan dari Departemen Kimia dan Departemen Fisika FMIPA UGM juga menjadi modal penting dalam pengembangan riset dan inovasi yang relevan dengan kebutuhan industri semikonduktor.

Melalui diskusi ini, kedua pihak saling bertukar informasi mengenai perkembangan riset, kebutuhan industri, serta peluang sinergi yang dapat dikembangkan pada masa mendatang. Kolaborasi antara perguruan tinggi dan industri diharapkan dapat mempercepat pengembangan inovasi sekaligus mendukung penguatan ekosistem teknologi nasional di bidang semikonduktor.

Kunjungan ini menjadi langkah awal untuk membuka peluang kerja sama yang lebih luas antara FMIPA UGM dan Polytron, khususnya dalam pengembangan riset, peningkatan kapasitas sumber daya manusia, serta pemanfaatan hasil penelitian untuk mendukung perkembangan industri berbasis teknologi di Indonesia.

Kegiatan ini juga sejalan dengan upaya pencapaian beberapa Sustainable Development Goals (SDGs), terutama SDG 4 (Pendidikan Berkualitas) melalui penguatan kolaborasi antara perguruan tinggi dan industri dalam pengembangan kompetensi serta sumber daya manusia di bidang teknologi maju. Selain itu, kerja sama yang dijajaki mendukung SDG 9 (Industri, Inovasi, dan Infrastruktur) dengan mendorong riset dan inovasi di bidang semikonduktor yang berperan penting dalam perkembangan industri teknologi nasional. Sinergi antara FMIPA UGM dan Polytron juga mencerminkan implementasi SDG 17 (Kemitraan untuk Mencapai Tujuan) melalui penguatan kemitraan strategis antara sektor akademik dan industri untuk menghasilkan solusi inovatif yang berdampak bagi pembangunan berkelanjutan.

Penulis: Inna Mutifah
Fotografer: Afiandina Sukma

Read More

FMIPA UGM dan Management University Kamboja Teken MoU untuk Perkuat Kerja Sama Akademik dan Riset

Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA) Universitas Gadjah Mada menerima kunjungan delegasi Management University, Kamboja, pada Rabu (25/6). Kunjungan tersebut menjadi bagian dari penandatanganan nota kesepahaman (MoU) yang menandai komitmen kedua institusi dalam memperkuat kemitraan di bidang pendidikan, penelitian, dan pengembangan akademik.

Kegiatan yang berlangsung di Fakultas MIPA UGM ini dihadiri oleh Dekan FMIPA UGM, Prof. Dr.Eng. Kuwat Triyana, M.Si., Wakil Dekan Bidang Alumni, Kerjasama, dan Inovasi, Prof. Fajar Adi Kusumo, Daniel Oscar Baskoro selaku ketua Kamipagama, serta perwakilan dari sejumlah departemen di FMIPA UGM, yakni Danang Teguh Qoyyimi, S.Si., M.Sc., Ph.D. dari Departemen Matematika, Prof. Dr.rer.nat Nurul Hidayat Aprilita, S.Si., M.Si. dari Departemen Kimia, dan Dr. rer. nat. Herlan Darmawan, M.Sc. dari Departemen Fisika. 

Dalam kesempatan tersebut, masing-masing departemen memperkenalkan bidang keunggulan, fokus pendidikan, serta aktivitas penelitian yang dikembangkan di FMIPA UGM. Paparan tersebut memberikan gambaran mengenai kapasitas dan potensi yang dimiliki FMIPA UGM untuk mendukung berbagai program kemitraan internasional.

Ketua Departemen Matematika, Danang Teguh Qoyyimi, S.Si., M.Sc., Ph.D., turut memaparkan sejumlah bidang kepakaran yang dikembangkan di Departemen Matematika, termasuk matematika finansial, asuransi, dan manajemen risiko. Berbagai bidang tersebut dinilai memiliki relevansi yang kuat dalam mendukung pengambilan keputusan berbasis data, pengelolaan risiko, serta pengembangan sektor keuangan dan layanan publik.

“Selain memperkuat aspek teoretis, kami juga mengembangkan berbagai bidang terapan yang relevan dengan kebutuhan masyarakat dan dunia industri. Dalam pengembangan tersebut, kami menjalin kolaborasi dengan berbagai fakultas di UGM, termasuk Fakultas Ekonomika dan Bisnis serta Fakultas Hukum. Pendekatan multidisiplin ini membuka banyak peluang untuk membangun kerja sama yang lebih luas dengan berbagai mitra, baik di tingkat nasional maupun internasional,” jelas Danang.

Dalam sesi diskusi, kedua institusi turut membahas berbagai peluang yang dapat dikembangkan pada masa mendatang, mulai dari penelitian bersama, pertukaran akademik, hingga penyelenggaraan program pendidikan. Berbagai bidang yang memiliki irisan dengan fokus keilmuan Management University turut menjadi bagian dari pembahasan sebagai potensi pengembangan program bersama di masa depan.

Delegasi Management University menyambut baik berbagai peluang tersebut dan berharap kemitraan yang terjalin dapat memberikan manfaat bagi kedua institusi. Melalui penandatanganan MoU ini, FMIPA UGM dan Management University Kamboja diharapkan dapat memperluas jejaring internasional serta mendorong lahirnya berbagai inovasi yang memberikan dampak positif bagi masyarakat global.

Kegiatan ini turut mendukung pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya SDG 4 (Pendidikan Berkualitas) melalui penguatan kerja sama akademik dan pertukaran pengetahuan antarperguruan tinggi lintas negara. Selain itu, kolaborasi dalam bidang penelitian dan pengembangan inovasi berkontribusi pada SDG 9 (Industri, Inovasi, dan Infrastruktur) dengan mendorong terciptanya riset yang relevan terhadap tantangan global. Kemitraan antara FMIPA UGM dan Management University Kamboja juga mencerminkan implementasi SDG 17 (Kemitraan untuk Mencapai Tujuan) melalui pembangunan jejaring internasional yang mendukung pengembangan pendidikan tinggi, penelitian, dan kapasitas sumber daya manusia secara berkelanjutan.

Penulis: Inna Mutifah
Fotografer: Afiandina Sukma

Read More

FMIPA UGM Gelar Pelatihan Pendampingan Psikologi untuk Perkuat Dukungan Kesehatan Mental Mahasiswa

Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA) Universitas Gadjah Mada (UGM) menyelenggarakan Pelatihan Pendampingan Psikologi dalam Menghadapi Mahasiswa Bermasalah dan Isu Kesehatan Mental pada Rabu (24/6) di Auditorium RMJT Soehakso FMIPA UGM. Kegiatan ini diselenggarakan sebagai upaya meningkatkan pemahaman dan keterampilan dosen serta tenaga kependidikan dalam memberikan pendampingan yang tepat bagi mahasiswa.

Pelatihan yang diikuti oleh dosen dan tenaga kependidikan di lingkungan FMIPA UGM ini terdiri atas sesi teori dan praktik. Sesi pertama disampaikan oleh Diana Setiyawati, M.HSc.Psy., Ph.D., Psikolog, direktur Center for Public Mental Health (CPMH) UGM, yang membahas berbagai aspek dasar pendampingan psikologis. Materi yang disampaikan mencakup pentingnya mengenali tanda-tanda awal permasalahan yang dialami mahasiswa, memahami batasan peran dosen dan tenaga kependidikan dalam pendampingan, serta strategi komunikasi yang tepat dalam memberikan dukungan kepada mahasiswa.

Pada sesi kedua, peserta mengikuti praktik melalui metode role play yang melibatkan tiga trainer dari CPMH UGM. Selain itu, kegiatan ini dipandu oleh Nurul Hidayati, S.Psi., M.Psi., Psikolog dan Anggit Nursasmito, S.Psi. Dalam sesi tersebut, peserta dibagi ke dalam beberapa kelompok dan diberikan berbagai studi kasus yang menggambarkan situasi yang berpotensi ditemui dosen maupun tenaga kependidikan dalam proses pendampingan mahasiswa.

Salah satu studi kasus yang dibahas menggambarkan seorang mahasiswa yang mengalami perubahan perilaku secara tiba-tiba, mulai dari menurunnya partisipasi di kelas, keterlambatan mengumpulkan tugas, hingga kesulitan berkomunikasi dengan teman sekelompoknya. Melalui simulasi tersebut, peserta berlatih mengidentifikasi tanda-tanda awal permasalahan serta melakukan pendekatan yang tepat melalui percakapan secara personal.

Kasus lain menyoroti mahasiswa berprestasi yang mengalami kesulitan menerima masukan dan cenderung mendominasi diskusi akademik. Melalui simulasi ini, peserta berlatih membangun komunikasi yang mampu mendorong refleksi diri tanpa menghakimi mahasiswa. Selain itu, peserta juga diberikan studi kasus mengenai mahasiswa yang menjadikan dosen sebagai tempat curhat utama hingga melampaui batas relasi akademik. Dari kasus tersebut, peserta diajak memahami pentingnya menjaga batas profesional sekaligus tetap memberikan dukungan yang dibutuhkan mahasiswa.

Melalui pelatihan ini, FMIPA UGM berharap dosen dan tenaga kependidikan memiliki bekal yang lebih baik dalam merespons berbagai permasalahan mahasiswa. Dengan demikian, lingkungan belajar yang aman, sehat, inklusif, dan kondusif bagi perkembangan akademik maupun kesejahteraan mental mahasiswa dapat terus terwujud.

Kegiatan pelatihan ini sejalan dengan komitmen FMIPA UGM dalam mendukung pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya SDG 3 (Kehidupan Sehat dan Sejahtera) melalui upaya peningkatan kesehatan mental dan kesejahteraan mahasiswa di lingkungan pendidikan tinggi. Selain itu, pelatihan ini juga berkontribusi pada SDG 4 (Pendidikan Berkualitas) dengan memperkuat kapasitas dosen dan tenaga kependidikan dalam menciptakan lingkungan belajar yang aman, inklusif, dan mendukung perkembangan mahasiswa secara holistik. Melalui penguatan kompetensi pendampingan psikologis, FMIPA UGM berupaya membangun ekosistem pendidikan yang tidak hanya berorientasi pada prestasi akademik, tetapi juga pada kesejahteraan mental seluruh sivitas akademika.

Penulis: Inna Mutifah
Fotografer: Ade Ayu Faradilla, Inna Mutifah

Read More

Delegasi Mahasiswa Fakultas MIPA UGM Ukir Prestasi Gemilang di ONMIPA-PT 2026

Babak final Olimpiade Nasional Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Perguruan Tinggi (ONMIPA-PT) 2026 telah usai digelar di Universitas Airlangga, Surabaya, pada 8–12 Juni 2026. Sebanyak 260 finalis dari 85 perguruan tinggi mengikuti kompetisi yang diselenggarakan oleh Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi ini. Empat bidang yang dipertandingkan yaitu Matematika, Fisika, Kimia, dan Biologi.

Dari total peserta nasional tersebut, Universitas Gadjah Mada mengirimkan sejumlah delegasi yang tersebar di empat bidang keilmuan. Berdasarkan data yang dihimpun, berikut adalah delegasi mahasiswa dari Fakultas MIPA UGM beserta capaian mereka:

Bidang Matematika
– Fajar Arif Shodiqin – Medali Emas
– Aditya Yoga Sadana – Honorable Mention
– Asif Tijani Ahmad – Finalist
– Ikhsanudin Muhammad Nurzaini – Finalist

Bidang Fisika
– Imaduddin Akmal – Medali Perunggu
– Mohammad Fajar Maulid – Medali Perunggu
– Syamsul Ma’Arif – Medali Perunggu
– Pati Imanuel Lowri Wartuni – Finalist

Bidang Kimia
– Jonathan Aaron Gunawan – Medali Perunggu
– Anton Triyono – Honorable Mention
– Muhammad Ainur Ridho Firdausy – Finalist

Merujuk pada jadwal resmi panitia nasional, tahapan ONMIPA-PT 2026 dimulai dari pendaftaran dan seleksi tingkat universitas pada Maret–April 2026. Seleksi wilayah berlangsung hingga pertengahan Mei, yang kemudian menyaring peserta untuk maju ke babak final nasional. UGM, sebagaimana perguruan tinggi lainnya, melalui proses tersebut sebelum akhirnya mengirimkan delegasi ke Surabaya.

Berdasarkan informasi yang diperoleh, persiapan kontingen UGM dilakukan melalui pembinaan rutin di tingkat fakultas. Kegiatan ini mencakup pendalaman materi, simulasi ujian, dan pembahasan soal-soal tahun sebelumnya. Pola pembinaan tersebut merupakan bagian dari upaya fakultas untuk mendukung mahasiswa dalam menghadapi kompetisi berskala nasional.

Apresiasi sebesar-besarnya kepada seluruh mahasiswa delegasi atas kesungguhan mereka selama rangkaian seleksi dan final, serta kepada dosen pembimbing dan staf yang terlibat dalam proses persiapan. Capaian ini menjadi salah satu pencatatan penting bagi FMIPA UGM dalam kontribusinya terhadap pengembangan sains di tingkat nasional.

Partisipasi dan capaian mahasiswa FMIPA UGM dalam ONMIPA-PT 2026 ini sejalan dengan komitmen perguruan tinggi terhadap pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (Sustainable Development Goals/SDGs), khususnya pada SDG 4 (Pendidikan Berkualitas) melalui penguatan kompetensi akademik di bidang sains, serta SDG 9 (Industri, Inovasi, dan Infrastruktur) melalui pembinaan talenta muda yang berpotensi mendorong inovasi di masa depan. Selain itu, keterlibatan dalam kompetisi berskala nasional ini juga merefleksikan SDG 17 (Kemitraan untuk Mencapai Tujuan) , mengingat kolaborasi antarperguruan tinggi dan dengan pemerintah dalam ajang ONMIPA-PT menjadi salah satu wujud kerja sama ekosistem pendidikan tinggi di Indonesia.

Penulis: Inna Mutifah
Editor: Meitha Eka Nur Khasanah
Foto: Komunitas ONMIPA UGM

Read More

Sembilan Dosen FMIPA UGM Masuk Top 5% Global Scientist Index 2025 Versi SciRank Global

Berdasarkan data yang dihimpun dari lembaga pemeringkatan independen SciRank Global, sebanyak sembilan dosen Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA) Universitas Gadjah Mada (UGM) masuk dalam daftar Top 5% Global Scientist Index 2025. Pencapaian ini menempatkan para akademisi UGM tersebut ke dalam jajaran elit ilmuwan dengan kinerja riset paling berpengaruh di tingkat internasional.

Prestasi gemilang ini lahir dari kontribusi para profesor dan doktor yang tersebar di tiga departemen FMIPA UGM sebagai berikut:

Departemen Fisika

  • Drs. Kuwat Triyana, M.Si., Ph.D.

(Peringkat Global: #616.221)

  • Edi Suharyadi, S.Si., M.Eng., Ph.D.

(Peringkat Global: #777.489)

  • Iman Santoso, S.Si., M.Si.

(Peringkat Global: #1.291.310)

Departemen Kimia

  • Dra. Wega Trisunaryanti, M.S., Ph.D. Eng.

(Peringkat Global: #759.340)

  • Drs. Dwi Siswanta, M.Eng., Ph.D.

(Peringkat Global: #814.211)

  • Dr.rer.nat. Karna Wijaya, M.Eng.

(Peringkat Global: #1.357.975)

  • Drs. Sri Juari Santosa, M.Eng., Ph.D.

(Peringkat Global: #1.427.766)

Departemen Ilmu Komputer dan Elektronika

  • Drs. Agus Harjoko, M.Sc., Ph.D.

(Peringkat Global: #828.784)

  • Dra. Sri Hartati, M.Sc., Ph.D.

(Peringkat Global: #846.735)

SciRank Global menyusun pemeringkatan ini menggunakan analisis bibliometrik berskala besar yang sangat ketat dengan menyaring lebih dari 8 juta profil peneliti dan 20 juta karya ilmiah dari 150 negara yang terindeks dalam basis data OpenAlex. Proses seleksi dan tolak ukur penilaian dalam indeks ini didasarkan pada beberapa indikator utama, seperti total sitasi yang mengukur seberapa sering karya ilmiah dirujuk oleh peneliti lain di seluruh dunia, serta H-Index sebagai indikator produktivitas sekaligus dampak sitasi dari publikasi yang dihasilkan.

Selain itu, penilaian juga mempertimbangkan aktivitas riset kontemporer melalui jumlah publikasi berkualitas dalam kurun waktu lima tahun terakhir, serta persentil sitasi ternormalisasi yang berfungsi sebagai sistem standarisasi nilai sitasi guna memastikan keadilan penilaian lintas bidang keilmuan yang berbeda.

Secara umum, capaian ini turut mendukung Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (Sustainable Development Goals/SDGs) karena riset yang berdampak global merupakan fondasi bagi solusi berbasis ilmu pengetahuan dalam mengatasi tantangan pembangunan. Secara khusus, capaian ini memperkuat SDG 4 (Pendidikan Berkualitas) , SDG 9 (Inovasi dan Infrastruktur), serta SDG 17 (Kemitraan untuk Mencapai Tujuan).

Melalui penelitian yang berkualitas, kolaborasi lintas disiplin, serta kontribusi terhadap penyelesaian berbagai permasalahan masyarakat, capaian FMIPA UGM ini turut menunjukkan peran perguruan tinggi dalam mendorong kemajuan ilmu pengetahuan dan inovasi yang berdampak secara global.

Melalui pencapaian ini, FMIPA UGM membuktikan bahwa perguruan tinggi Indonesia mampu mengambil peran sentral dalam mendorong kemajuan ilmu pengetahuan, menciptakan solusi inovatif berbasis sains, serta mengharumkan nama bangsa di kancah internasional.

Penulis : Inna Mutifah
Editor: Meitha Eka Nur Khasanah

Read More

Departemen Kimia UGM Gelar General Lecture tentang Biosensor Modern Bersama Prof. Hitoshi Mizuguchi dari Tokushima University

YOGYAKARTA – Departemen Kimia Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA) Universitas Gadjah Mada (UGM) sukses menyelenggarakan General Lecture bertajuk “Enzyme-Free Flow-Based Biosensors Using Catalyst-Decorated Track-Etched Membrane Electrodes” pada Rabu (3-6-2026) di Ruang 603, Lantai 6, Gedung D FMIPA UGM. Kegiatan yang diikuti oleh mahasiswa Program Sarjana dan Pascasarjana Kimia UGM ini bertujuan untuk memperluas wawasan akademik peserta mengenai perkembangan terkini teknologi biosensor dan aplikasinya dalam bidang analisis kimia modern.

Kuliah tamu ini menghadirkan Prof. Hitoshi Mizuguchi, Ph.D. dari Tokushima University, Jepang, sebagai pembicara utama. Acara dimoderatori oleh Prof. Suherman, Ph.D., dosen Departemen Kimia UGM. Melalui kegiatan ini, peserta memperoleh kesempatan untuk mempelajari perkembangan riset mutakhir di bidang biosensor berbasis aliran (flow-based biosensors) yang tidak memanfaatkan enzim sebagai elemen pengenal biologis, melainkan menggunakan elektroda membran berpori yang telah dimodifikasi dengan material katalitik. Dalam pemaparannya, Prof. Mizuguchi menjelaskan prinsip kerja biosensor bebas enzim yang menawarkan sejumlah keunggulan dibandingkan biosensor konvensional berbasis enzim, seperti stabilitas yang lebih tinggi, biaya operasional yang lebih rendah, serta ketahanan yang lebih baik terhadap perubahan kondisi lingkungan. Beliau juga memaparkan bagaimana pemanfaatan catalyst-decorated track-etched membrane electrodes dapat meningkatkan sensitivitas dan selektivitas sistem sensor untuk berbagai kebutuhan analisis kimia dan biomedis. Selain membahas aspek fundamental dan desain perangkat biosensor, Prof. Mizuguchi turut menyoroti berbagai peluang pengembangan teknologi sensor modern yang mendukung pemantauan kualitas lingkungan, diagnosis kesehatan, keamanan pangan, serta berbagai aplikasi industri yang membutuhkan sistem analisis cepat dan akurat. Sesi kuliah berlangsung secara interaktif dengan antusiasme peserta yang tinggi, terlihat dari banyaknya pertanyaan dan diskusi yang berkembang selama sesi tanya jawab.

Kunjungan Prof. Mizuguchi ke Universitas Gadjah Mada tidak hanya dalam rangka memberikan kuliah tamu melalui kegiatan General Lecture. Dalam kesempatan yang sama, beliau juga berpartisipasi sebagai penguji dan pembimbing bersama (joint supervisor) pada kegiatan Joint Supervision UGM 2026, khususnya dalam proses evaluasi penelitian mahasiswa Program Magister Kimia UGM atas nama Nur Afni Alvionita. Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya penguatan kolaborasi akademik dan penelitian internasional antara Departemen Kimia UGM dan Tokushima University.

Melalui penyelenggaraan General Lecture dan kegiatan Joint Supervision UGM 2026, Departemen Kimia UGM terus mendorong peningkatan kualitas pendidikan dan penelitian melalui jejaring kerja sama internasional. Kegiatan ini sejalan dengan komitmen UGM dalam mendukung pengembangan ilmu pengetahuan, pertukaran akademik global, serta peningkatan kompetensi mahasiswa dan peneliti di tingkat internasional.

Kegiatan ini juga berkontribusi terhadap pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya SDG 4 (Pendidikan Berkualitas) melalui penyediaan akses pembelajaran berbasis riset internasional bagi mahasiswa. Selain itu, topik biosensor dan teknologi analitik modern yang dibahas turut mendukung SDG 9 (Industri, Inovasi, dan Infrastruktur) melalui pengembangan teknologi sensor yang inovatif dan aplikatif. Kolaborasi akademik internasional yang terjalin melalui program Joint Supervision UGM 2026 juga menjadi wujud penguatan kemitraan global dalam bidang pendidikan dan penelitian yang mendukung SDG 17 (Kemitraan untuk Mencapai Tujuan).

Penulis : Andrew Avrillostya
Editor : Mokhammad Fajar Pradipta
Fotografer : Fitria Nurazizah

Read More

ELSA Goes to Campus UGM: Membangun Kepemimpinan dan Talenta Masa Depan untuk Dampak Berkelanjutan

Yogyakarta, 4 Juni 2026 – Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Universitas Gadjah Mada (FMIPA UGM) kembali memperkuat perannya sebagai pusat pengembangan talenta unggul melalui penyelenggaraan ELSA (Elnusa Leader Sharing & Action) Goes to Campus Universitas Gadjah Mada bertema “Energizing Acceleration for Future Impact”. Kegiatan yang berlangsung di Auditorium Herman Johannes Lantai 7 FMIPA UGM ini merupakan hasil kolaborasi Program Studi Geofisika FMIPA UGM dengan PT Elnusa Tbk dalam menghadirkan wawasan kepemimpinan, pengembangan karier, serta transformasi industri energi kepada mahasiswa dan sivitas akademika.

Kegiatan diawali dengan penandatanganan Nota Kesepahaman Bersama (MoU) antara Universitas Gadjah Mada dan PT Elnusa Tbk sebagai langkah strategis untuk memperkuat sinergi antara perguruan tinggi dan industri. Kerja sama tersebut ditandatangani oleh Sekretaris Direktorat Kemitraan dan Relasi Global UGM, Prof. Suherman, S.Si., M.Sc., Ph.D., dan Direktur Operasi PT Elnusa Tbk, Andri Haribowo. Melalui kemitraan ini, kedua institusi berkomitmen mendukung pengembangan potensi mahasiswa, peningkatan kapasitas talenta muda, serta penguatan pembelajaran berbasis praktik yang relevan dengan kebutuhan dunia kerja dan industri.

Dalam sambutannya, Prof. Suherman menyampaikan apresiasi atas kepercayaan PT Elnusa Tbk untuk menjalin kerja sama dengan UGM. Menurutnya, kolaborasi tersebut membuka ruang implementasi keilmuan yang lebih luas dan berdampak nyata bagi masyarakat.

“Kita meyakini hari ini tidak hanya seremoni MoU, tetapi akan segera ditindaklanjuti dengan realisasi kerja sama yang lebih konkret. Cita-cita UGM ketika membangun kolaborasi ialah tidak berhenti di MoU saja,” ujarnya.

Ia juga menekankan bahwa kerja sama ini berpotensi membuka berbagai peluang strategis, mulai dari peningkatan kompetensi sumber daya manusia, program magang, hingga rekrutmen lulusan dari berbagai disiplin ilmu di lingkungan UGM.

Sementara itu, Andri Haribowo menegaskan komitmen PT Elnusa Tbk untuk menjadikan nota kesepahaman tersebut sebagai fondasi program-program nyata yang berkelanjutan. Menurutnya, industri energi saat ini membutuhkan generasi muda yang mampu beradaptasi dengan perubahan teknologi, memiliki kepemimpinan yang kuat, serta siap menghadapi tantangan transformasi energi global.

“Kami sangat membutuhkan talenta-talenta muda sebagai generasi penerus industri ini. Peluang koordinasi dan karier di Elnusa terbuka untuk semua jurusan. Kami berharap kolaborasi ini menjadi katalis dalam mencetak pemimpin masa depan yang inovatif, adaptif, dan berdaya saing,” ungkapnya.

Sebagai pembicara utama dalam sesi berbagi inspirasi, Andri Haribowo memaparkan berbagai strategi industri migas dalam menghadapi era transisi energi, pentingnya inovasi teknologi, serta kompetensi kepemimpinan yang dibutuhkan untuk menciptakan dampak positif di masa depan. Diskusi yang dimoderatori oleh Rustam Aji, Corporate Secretary PT Elnusa Tbk, berlangsung interaktif dan mendapat antusiasme tinggi dari para peserta.

Penyelenggaraan ELSA Goes to Campus juga sejalan dengan komitmen FMIPA UGM dalam mendukung pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs). Kegiatan ini berkontribusi langsung pada SDGs Poin 4: Pendidikan Berkualitas melalui penyediaan akses pembelajaran berbasis pengalaman industri dan penguatan kompetensi kepemimpinan mahasiswa. Selain itu, program ini mendukung SDGs Poin 8: Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan Ekonomi dengan membuka peluang pengembangan karier, magang, dan peningkatan kesiapan kerja lulusan. Pembahasan mengenai transformasi energi dan inovasi industri juga relevan dengan SDGs Poin 9: Industri, Inovasi, dan Infrastruktur, yang menekankan pentingnya pembangunan industri yang tangguh dan berkelanjutan. Lebih jauh, kolaborasi antara perguruan tinggi dan dunia usaha dalam kegiatan ini mencerminkan implementasi SDGs Poin 17: Kemitraan untuk Mencapai Tujuan, melalui penguatan jejaring dan sinergi multipihak dalam menciptakan dampak yang lebih luas.

Melalui penyelenggaraan ELSA Goes to Campus, FMIPA UGM kembali menunjukkan komitmennya dalam menghadirkan ekosistem akademik yang dinamis, kolaboratif, dan relevan dengan kebutuhan masa depan. Bagi para alumni, kegiatan ini menjadi bukti bahwa almamater terus berkembang sebagai institusi yang menghasilkan talenta unggul dan berdaya saing global. Bagi mitra industri, FMIPA UGM hadir sebagai mitra strategis yang kredibel dan inovatif. Sementara bagi calon mahasiswa, kegiatan ini menggambarkan lingkungan pembelajaran yang tidak hanya berorientasi pada keunggulan akademik, tetapi juga pada pengembangan kepemimpinan dan kontribusi nyata terhadap tantangan global menuju masa depan yang lebih berkelanjutan.

Penulis: Robby Noor Cahyono
Fotografer: Sekar Melati Putri Pratiwi, Pamungkas Yuliantoro, Christy Tessalonika Ursia

Read More

FMIPA UGM Terima Kunjungan PT Polytron, Bahas Peluang Kolaborasi di Bidang Semikonduktor

Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA) Universitas Gadjah Mada menerima kunjungan General Manager of Business Development dan Jajaran PT Hartono Istana Teknologi (Polytron) dalam rangka menjajaki peluang kerja sama di bidang penelitian dan pengembangan teknologi semikonduktor. Pertemuan yang berlangsung di lingkungan FMIPA UGM tersebut menjadi wadah diskusi antara akademisi dan industri untuk membahas berbagai perkembangan teknologi yang relevan dengan kebutuhan masa depan.

Kegiatan ini dihadiri oleh Dekan FMIPA UGM, Prof. Dr.Eng. Kuwat Triyana, M.Si.; Prof. Dr. Fajar Adi Kusumo, S.Si., M.Si. selaku Wakil Dekan Bidang Alumni, Kerjasama, dan Inovasi; Danang Teguh Qoyyimi, S.Si., M.Sc., Ph.D. selaku Ketua Departemen Matematika; Dr. Akhmad Syoufian, M.Eng. selaku Sekretaris Departemen Kimia FMIPA UGM, dan Daniel Oscar Baskoro selaku ketua Kamipagama. Pertemuan berlangsung dalam suasana diskusi yang interaktif dengan membahas berbagai potensi kolaborasi antara perguruan tinggi dan industri.

Dalam kesempatan tersebut, para akademisi FMIPA UGM memperkenalkan berbagai aktivitas pendidikan dan penelitian yang dikembangkan di lingkungan fakultas. Paparan tersebut memberikan gambaran mengenai kapasitas riset yang dimiliki FMIPA UGM sekaligus membuka peluang sinergi yang dapat mendukung kebutuhan industri berbasis teknologi.

Salah satu topik dalam diskusi ini adalah pengembangan teknologi semikonduktor, termasuk material semikonduktor, chip, serta teknologi display beresolusi tinggi. Sejumlah dosen dari FMIPA UGM turut memperkenalkan aktivitas penelitian yang dikembangkan di lingkungan fakultas, baik di bidang material maupun teknologi semikonduktor. Berbagai riset tersebut mencakup pengembangan material semikonduktor dan potensinya untuk diaplikasikan pada teknologi OLED serta berbagai perangkat elektronik. Dukungan keilmuan dari Departemen Kimia dan Departemen Fisika FMIPA UGM juga menjadi modal penting dalam pengembangan riset dan inovasi yang relevan dengan kebutuhan industri semikonduktor.

Melalui diskusi ini, kedua pihak saling bertukar informasi mengenai perkembangan riset, kebutuhan industri, serta peluang sinergi yang dapat dikembangkan pada masa mendatang. Kolaborasi antara perguruan tinggi dan industri diharapkan dapat mempercepat pengembangan inovasi sekaligus mendukung penguatan ekosistem teknologi nasional di bidang semikonduktor.

Kunjungan ini menjadi langkah awal untuk membuka peluang kerja sama yang lebih luas antara FMIPA UGM dan Polytron, khususnya dalam pengembangan riset, peningkatan kapasitas sumber daya manusia, serta pemanfaatan hasil penelitian untuk mendukung perkembangan industri berbasis teknologi di Indonesia.

Kegiatan ini juga sejalan dengan upaya pencapaian beberapa Sustainable Development Goals (SDGs), terutama SDG 4 (Pendidikan Berkualitas) melalui penguatan kolaborasi antara perguruan tinggi dan industri dalam pengembangan kompetensi serta sumber daya manusia di bidang teknologi maju. Selain itu, kerja sama yang dijajaki mendukung SDG 9 (Industri, Inovasi, dan Infrastruktur) dengan mendorong riset dan inovasi di bidang semikonduktor yang berperan penting dalam perkembangan industri teknologi nasional. Sinergi antara FMIPA UGM dan Polytron juga mencerminkan implementasi SDG 17 (Kemitraan untuk Mencapai Tujuan) melalui penguatan kemitraan strategis antara sektor akademik dan industri untuk menghasilkan solusi inovatif yang berdampak bagi pembangunan berkelanjutan.

Penulis: Inna Mutifah
Fotografer: Afiandina Sukma

Read More

FMIPA UGM dan Management University Kamboja Teken MoU untuk Perkuat Kerja Sama Akademik dan Riset

Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA) Universitas Gadjah Mada menerima kunjungan delegasi Management University, Kamboja, pada Rabu (25/6). Kunjungan tersebut menjadi bagian dari penandatanganan nota kesepahaman (MoU) yang menandai komitmen kedua institusi dalam memperkuat kemitraan di bidang pendidikan, penelitian, dan pengembangan akademik.

Kegiatan yang berlangsung di Fakultas MIPA UGM ini dihadiri oleh Dekan FMIPA UGM, Prof. Dr.Eng. Kuwat Triyana, M.Si., Wakil Dekan Bidang Alumni, Kerjasama, dan Inovasi, Prof. Fajar Adi Kusumo, Daniel Oscar Baskoro selaku ketua Kamipagama, serta perwakilan dari sejumlah departemen di FMIPA UGM, yakni Danang Teguh Qoyyimi, S.Si., M.Sc., Ph.D. dari Departemen Matematika, Prof. Dr.rer.nat Nurul Hidayat Aprilita, S.Si., M.Si. dari Departemen Kimia, dan Dr. rer. nat. Herlan Darmawan, M.Sc. dari Departemen Fisika. 

Dalam kesempatan tersebut, masing-masing departemen memperkenalkan bidang keunggulan, fokus pendidikan, serta aktivitas penelitian yang dikembangkan di FMIPA UGM. Paparan tersebut memberikan gambaran mengenai kapasitas dan potensi yang dimiliki FMIPA UGM untuk mendukung berbagai program kemitraan internasional.

Ketua Departemen Matematika, Danang Teguh Qoyyimi, S.Si., M.Sc., Ph.D., turut memaparkan sejumlah bidang kepakaran yang dikembangkan di Departemen Matematika, termasuk matematika finansial, asuransi, dan manajemen risiko. Berbagai bidang tersebut dinilai memiliki relevansi yang kuat dalam mendukung pengambilan keputusan berbasis data, pengelolaan risiko, serta pengembangan sektor keuangan dan layanan publik.

“Selain memperkuat aspek teoretis, kami juga mengembangkan berbagai bidang terapan yang relevan dengan kebutuhan masyarakat dan dunia industri. Dalam pengembangan tersebut, kami menjalin kolaborasi dengan berbagai fakultas di UGM, termasuk Fakultas Ekonomika dan Bisnis serta Fakultas Hukum. Pendekatan multidisiplin ini membuka banyak peluang untuk membangun kerja sama yang lebih luas dengan berbagai mitra, baik di tingkat nasional maupun internasional,” jelas Danang.

Dalam sesi diskusi, kedua institusi turut membahas berbagai peluang yang dapat dikembangkan pada masa mendatang, mulai dari penelitian bersama, pertukaran akademik, hingga penyelenggaraan program pendidikan. Berbagai bidang yang memiliki irisan dengan fokus keilmuan Management University turut menjadi bagian dari pembahasan sebagai potensi pengembangan program bersama di masa depan.

Delegasi Management University menyambut baik berbagai peluang tersebut dan berharap kemitraan yang terjalin dapat memberikan manfaat bagi kedua institusi. Melalui penandatanganan MoU ini, FMIPA UGM dan Management University Kamboja diharapkan dapat memperluas jejaring internasional serta mendorong lahirnya berbagai inovasi yang memberikan dampak positif bagi masyarakat global.

Kegiatan ini turut mendukung pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya SDG 4 (Pendidikan Berkualitas) melalui penguatan kerja sama akademik dan pertukaran pengetahuan antarperguruan tinggi lintas negara. Selain itu, kolaborasi dalam bidang penelitian dan pengembangan inovasi berkontribusi pada SDG 9 (Industri, Inovasi, dan Infrastruktur) dengan mendorong terciptanya riset yang relevan terhadap tantangan global. Kemitraan antara FMIPA UGM dan Management University Kamboja juga mencerminkan implementasi SDG 17 (Kemitraan untuk Mencapai Tujuan) melalui pembangunan jejaring internasional yang mendukung pengembangan pendidikan tinggi, penelitian, dan kapasitas sumber daya manusia secara berkelanjutan.

Penulis: Inna Mutifah
Fotografer: Afiandina Sukma

Read More

FMIPA UGM Gelar Pelatihan Pendampingan Psikologi untuk Perkuat Dukungan Kesehatan Mental Mahasiswa

Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA) Universitas Gadjah Mada (UGM) menyelenggarakan Pelatihan Pendampingan Psikologi dalam Menghadapi Mahasiswa Bermasalah dan Isu Kesehatan Mental pada Rabu (24/6) di Auditorium RMJT Soehakso FMIPA UGM. Kegiatan ini diselenggarakan sebagai upaya meningkatkan pemahaman dan keterampilan dosen serta tenaga kependidikan dalam memberikan pendampingan yang tepat bagi mahasiswa.

Pelatihan yang diikuti oleh dosen dan tenaga kependidikan di lingkungan FMIPA UGM ini terdiri atas sesi teori dan praktik. Sesi pertama disampaikan oleh Diana Setiyawati, M.HSc.Psy., Ph.D., Psikolog, direktur Center for Public Mental Health (CPMH) UGM, yang membahas berbagai aspek dasar pendampingan psikologis. Materi yang disampaikan mencakup pentingnya mengenali tanda-tanda awal permasalahan yang dialami mahasiswa, memahami batasan peran dosen dan tenaga kependidikan dalam pendampingan, serta strategi komunikasi yang tepat dalam memberikan dukungan kepada mahasiswa.

Pada sesi kedua, peserta mengikuti praktik melalui metode role play yang melibatkan tiga trainer dari CPMH UGM. Selain itu, kegiatan ini dipandu oleh Nurul Hidayati, S.Psi., M.Psi., Psikolog dan Anggit Nursasmito, S.Psi. Dalam sesi tersebut, peserta dibagi ke dalam beberapa kelompok dan diberikan berbagai studi kasus yang menggambarkan situasi yang berpotensi ditemui dosen maupun tenaga kependidikan dalam proses pendampingan mahasiswa.

Salah satu studi kasus yang dibahas menggambarkan seorang mahasiswa yang mengalami perubahan perilaku secara tiba-tiba, mulai dari menurunnya partisipasi di kelas, keterlambatan mengumpulkan tugas, hingga kesulitan berkomunikasi dengan teman sekelompoknya. Melalui simulasi tersebut, peserta berlatih mengidentifikasi tanda-tanda awal permasalahan serta melakukan pendekatan yang tepat melalui percakapan secara personal.

Kasus lain menyoroti mahasiswa berprestasi yang mengalami kesulitan menerima masukan dan cenderung mendominasi diskusi akademik. Melalui simulasi ini, peserta berlatih membangun komunikasi yang mampu mendorong refleksi diri tanpa menghakimi mahasiswa. Selain itu, peserta juga diberikan studi kasus mengenai mahasiswa yang menjadikan dosen sebagai tempat curhat utama hingga melampaui batas relasi akademik. Dari kasus tersebut, peserta diajak memahami pentingnya menjaga batas profesional sekaligus tetap memberikan dukungan yang dibutuhkan mahasiswa.

Melalui pelatihan ini, FMIPA UGM berharap dosen dan tenaga kependidikan memiliki bekal yang lebih baik dalam merespons berbagai permasalahan mahasiswa. Dengan demikian, lingkungan belajar yang aman, sehat, inklusif, dan kondusif bagi perkembangan akademik maupun kesejahteraan mental mahasiswa dapat terus terwujud.

Kegiatan pelatihan ini sejalan dengan komitmen FMIPA UGM dalam mendukung pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya SDG 3 (Kehidupan Sehat dan Sejahtera) melalui upaya peningkatan kesehatan mental dan kesejahteraan mahasiswa di lingkungan pendidikan tinggi. Selain itu, pelatihan ini juga berkontribusi pada SDG 4 (Pendidikan Berkualitas) dengan memperkuat kapasitas dosen dan tenaga kependidikan dalam menciptakan lingkungan belajar yang aman, inklusif, dan mendukung perkembangan mahasiswa secara holistik. Melalui penguatan kompetensi pendampingan psikologis, FMIPA UGM berupaya membangun ekosistem pendidikan yang tidak hanya berorientasi pada prestasi akademik, tetapi juga pada kesejahteraan mental seluruh sivitas akademika.

Penulis: Inna Mutifah
Fotografer: Ade Ayu Faradilla, Inna Mutifah

Read More

Delegasi Mahasiswa Fakultas MIPA UGM Ukir Prestasi Gemilang di ONMIPA-PT 2026

Babak final Olimpiade Nasional Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Perguruan Tinggi (ONMIPA-PT) 2026 telah usai digelar di Universitas Airlangga, Surabaya, pada 8–12 Juni 2026. Sebanyak 260 finalis dari 85 perguruan tinggi mengikuti kompetisi yang diselenggarakan oleh Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi ini. Empat bidang yang dipertandingkan yaitu Matematika, Fisika, Kimia, dan Biologi.

Dari total peserta nasional tersebut, Universitas Gadjah Mada mengirimkan sejumlah delegasi yang tersebar di empat bidang keilmuan. Berdasarkan data yang dihimpun, berikut adalah delegasi mahasiswa dari Fakultas MIPA UGM beserta capaian mereka:

Bidang Matematika
– Fajar Arif Shodiqin – Medali Emas
– Aditya Yoga Sadana – Honorable Mention
– Asif Tijani Ahmad – Finalist
– Ikhsanudin Muhammad Nurzaini – Finalist

Bidang Fisika
– Imaduddin Akmal – Medali Perunggu
– Mohammad Fajar Maulid – Medali Perunggu
– Syamsul Ma’Arif – Medali Perunggu
– Pati Imanuel Lowri Wartuni – Finalist

Bidang Kimia
– Jonathan Aaron Gunawan – Medali Perunggu
– Anton Triyono – Honorable Mention
– Muhammad Ainur Ridho Firdausy – Finalist

Merujuk pada jadwal resmi panitia nasional, tahapan ONMIPA-PT 2026 dimulai dari pendaftaran dan seleksi tingkat universitas pada Maret–April 2026. Seleksi wilayah berlangsung hingga pertengahan Mei, yang kemudian menyaring peserta untuk maju ke babak final nasional. UGM, sebagaimana perguruan tinggi lainnya, melalui proses tersebut sebelum akhirnya mengirimkan delegasi ke Surabaya.

Berdasarkan informasi yang diperoleh, persiapan kontingen UGM dilakukan melalui pembinaan rutin di tingkat fakultas. Kegiatan ini mencakup pendalaman materi, simulasi ujian, dan pembahasan soal-soal tahun sebelumnya. Pola pembinaan tersebut merupakan bagian dari upaya fakultas untuk mendukung mahasiswa dalam menghadapi kompetisi berskala nasional.

Apresiasi sebesar-besarnya kepada seluruh mahasiswa delegasi atas kesungguhan mereka selama rangkaian seleksi dan final, serta kepada dosen pembimbing dan staf yang terlibat dalam proses persiapan. Capaian ini menjadi salah satu pencatatan penting bagi FMIPA UGM dalam kontribusinya terhadap pengembangan sains di tingkat nasional.

Partisipasi dan capaian mahasiswa FMIPA UGM dalam ONMIPA-PT 2026 ini sejalan dengan komitmen perguruan tinggi terhadap pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (Sustainable Development Goals/SDGs), khususnya pada SDG 4 (Pendidikan Berkualitas) melalui penguatan kompetensi akademik di bidang sains, serta SDG 9 (Industri, Inovasi, dan Infrastruktur) melalui pembinaan talenta muda yang berpotensi mendorong inovasi di masa depan. Selain itu, keterlibatan dalam kompetisi berskala nasional ini juga merefleksikan SDG 17 (Kemitraan untuk Mencapai Tujuan) , mengingat kolaborasi antarperguruan tinggi dan dengan pemerintah dalam ajang ONMIPA-PT menjadi salah satu wujud kerja sama ekosistem pendidikan tinggi di Indonesia.

Penulis: Inna Mutifah
Editor: Meitha Eka Nur Khasanah
Foto: Komunitas ONMIPA UGM

Read More

Sembilan Dosen FMIPA UGM Masuk Top 5% Global Scientist Index 2025 Versi SciRank Global

Berdasarkan data yang dihimpun dari lembaga pemeringkatan independen SciRank Global, sebanyak sembilan dosen Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA) Universitas Gadjah Mada (UGM) masuk dalam daftar Top 5% Global Scientist Index 2025. Pencapaian ini menempatkan para akademisi UGM tersebut ke dalam jajaran elit ilmuwan dengan kinerja riset paling berpengaruh di tingkat internasional.

Prestasi gemilang ini lahir dari kontribusi para profesor dan doktor yang tersebar di tiga departemen FMIPA UGM sebagai berikut:

Departemen Fisika

  • Drs. Kuwat Triyana, M.Si., Ph.D.

(Peringkat Global: #616.221)

  • Edi Suharyadi, S.Si., M.Eng., Ph.D.

(Peringkat Global: #777.489)

  • Iman Santoso, S.Si., M.Si.

(Peringkat Global: #1.291.310)

Departemen Kimia

  • Dra. Wega Trisunaryanti, M.S., Ph.D. Eng.

(Peringkat Global: #759.340)

  • Drs. Dwi Siswanta, M.Eng., Ph.D.

(Peringkat Global: #814.211)

  • Dr.rer.nat. Karna Wijaya, M.Eng.

(Peringkat Global: #1.357.975)

  • Drs. Sri Juari Santosa, M.Eng., Ph.D.

(Peringkat Global: #1.427.766)

Departemen Ilmu Komputer dan Elektronika

  • Drs. Agus Harjoko, M.Sc., Ph.D.

(Peringkat Global: #828.784)

  • Dra. Sri Hartati, M.Sc., Ph.D.

(Peringkat Global: #846.735)

SciRank Global menyusun pemeringkatan ini menggunakan analisis bibliometrik berskala besar yang sangat ketat dengan menyaring lebih dari 8 juta profil peneliti dan 20 juta karya ilmiah dari 150 negara yang terindeks dalam basis data OpenAlex. Proses seleksi dan tolak ukur penilaian dalam indeks ini didasarkan pada beberapa indikator utama, seperti total sitasi yang mengukur seberapa sering karya ilmiah dirujuk oleh peneliti lain di seluruh dunia, serta H-Index sebagai indikator produktivitas sekaligus dampak sitasi dari publikasi yang dihasilkan.

Selain itu, penilaian juga mempertimbangkan aktivitas riset kontemporer melalui jumlah publikasi berkualitas dalam kurun waktu lima tahun terakhir, serta persentil sitasi ternormalisasi yang berfungsi sebagai sistem standarisasi nilai sitasi guna memastikan keadilan penilaian lintas bidang keilmuan yang berbeda.

Secara umum, capaian ini turut mendukung Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (Sustainable Development Goals/SDGs) karena riset yang berdampak global merupakan fondasi bagi solusi berbasis ilmu pengetahuan dalam mengatasi tantangan pembangunan. Secara khusus, capaian ini memperkuat SDG 4 (Pendidikan Berkualitas) , SDG 9 (Inovasi dan Infrastruktur), serta SDG 17 (Kemitraan untuk Mencapai Tujuan).

Melalui penelitian yang berkualitas, kolaborasi lintas disiplin, serta kontribusi terhadap penyelesaian berbagai permasalahan masyarakat, capaian FMIPA UGM ini turut menunjukkan peran perguruan tinggi dalam mendorong kemajuan ilmu pengetahuan dan inovasi yang berdampak secara global.

Melalui pencapaian ini, FMIPA UGM membuktikan bahwa perguruan tinggi Indonesia mampu mengambil peran sentral dalam mendorong kemajuan ilmu pengetahuan, menciptakan solusi inovatif berbasis sains, serta mengharumkan nama bangsa di kancah internasional.

Penulis : Inna Mutifah
Editor: Meitha Eka Nur Khasanah

Read More

Departemen Kimia UGM Gelar General Lecture tentang Biosensor Modern Bersama Prof. Hitoshi Mizuguchi dari Tokushima University

YOGYAKARTA – Departemen Kimia Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA) Universitas Gadjah Mada (UGM) sukses menyelenggarakan General Lecture bertajuk “Enzyme-Free Flow-Based Biosensors Using Catalyst-Decorated Track-Etched Membrane Electrodes” pada Rabu (3-6-2026) di Ruang 603, Lantai 6, Gedung D FMIPA UGM. Kegiatan yang diikuti oleh mahasiswa Program Sarjana dan Pascasarjana Kimia UGM ini bertujuan untuk memperluas wawasan akademik peserta mengenai perkembangan terkini teknologi biosensor dan aplikasinya dalam bidang analisis kimia modern.

Kuliah tamu ini menghadirkan Prof. Hitoshi Mizuguchi, Ph.D. dari Tokushima University, Jepang, sebagai pembicara utama. Acara dimoderatori oleh Prof. Suherman, Ph.D., dosen Departemen Kimia UGM. Melalui kegiatan ini, peserta memperoleh kesempatan untuk mempelajari perkembangan riset mutakhir di bidang biosensor berbasis aliran (flow-based biosensors) yang tidak memanfaatkan enzim sebagai elemen pengenal biologis, melainkan menggunakan elektroda membran berpori yang telah dimodifikasi dengan material katalitik. Dalam pemaparannya, Prof. Mizuguchi menjelaskan prinsip kerja biosensor bebas enzim yang menawarkan sejumlah keunggulan dibandingkan biosensor konvensional berbasis enzim, seperti stabilitas yang lebih tinggi, biaya operasional yang lebih rendah, serta ketahanan yang lebih baik terhadap perubahan kondisi lingkungan. Beliau juga memaparkan bagaimana pemanfaatan catalyst-decorated track-etched membrane electrodes dapat meningkatkan sensitivitas dan selektivitas sistem sensor untuk berbagai kebutuhan analisis kimia dan biomedis. Selain membahas aspek fundamental dan desain perangkat biosensor, Prof. Mizuguchi turut menyoroti berbagai peluang pengembangan teknologi sensor modern yang mendukung pemantauan kualitas lingkungan, diagnosis kesehatan, keamanan pangan, serta berbagai aplikasi industri yang membutuhkan sistem analisis cepat dan akurat. Sesi kuliah berlangsung secara interaktif dengan antusiasme peserta yang tinggi, terlihat dari banyaknya pertanyaan dan diskusi yang berkembang selama sesi tanya jawab.

Kunjungan Prof. Mizuguchi ke Universitas Gadjah Mada tidak hanya dalam rangka memberikan kuliah tamu melalui kegiatan General Lecture. Dalam kesempatan yang sama, beliau juga berpartisipasi sebagai penguji dan pembimbing bersama (joint supervisor) pada kegiatan Joint Supervision UGM 2026, khususnya dalam proses evaluasi penelitian mahasiswa Program Magister Kimia UGM atas nama Nur Afni Alvionita. Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya penguatan kolaborasi akademik dan penelitian internasional antara Departemen Kimia UGM dan Tokushima University.

Melalui penyelenggaraan General Lecture dan kegiatan Joint Supervision UGM 2026, Departemen Kimia UGM terus mendorong peningkatan kualitas pendidikan dan penelitian melalui jejaring kerja sama internasional. Kegiatan ini sejalan dengan komitmen UGM dalam mendukung pengembangan ilmu pengetahuan, pertukaran akademik global, serta peningkatan kompetensi mahasiswa dan peneliti di tingkat internasional.

Kegiatan ini juga berkontribusi terhadap pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya SDG 4 (Pendidikan Berkualitas) melalui penyediaan akses pembelajaran berbasis riset internasional bagi mahasiswa. Selain itu, topik biosensor dan teknologi analitik modern yang dibahas turut mendukung SDG 9 (Industri, Inovasi, dan Infrastruktur) melalui pengembangan teknologi sensor yang inovatif dan aplikatif. Kolaborasi akademik internasional yang terjalin melalui program Joint Supervision UGM 2026 juga menjadi wujud penguatan kemitraan global dalam bidang pendidikan dan penelitian yang mendukung SDG 17 (Kemitraan untuk Mencapai Tujuan).

Penulis : Andrew Avrillostya
Editor : Mokhammad Fajar Pradipta
Fotografer : Fitria Nurazizah

Read More

ELSA Goes to Campus UGM: Membangun Kepemimpinan dan Talenta Masa Depan untuk Dampak Berkelanjutan

Yogyakarta, 4 Juni 2026 – Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Universitas Gadjah Mada (FMIPA UGM) kembali memperkuat perannya sebagai pusat pengembangan talenta unggul melalui penyelenggaraan ELSA (Elnusa Leader Sharing & Action) Goes to Campus Universitas Gadjah Mada bertema “Energizing Acceleration for Future Impact”. Kegiatan yang berlangsung di Auditorium Herman Johannes Lantai 7 FMIPA UGM ini merupakan hasil kolaborasi Program Studi Geofisika FMIPA UGM dengan PT Elnusa Tbk dalam menghadirkan wawasan kepemimpinan, pengembangan karier, serta transformasi industri energi kepada mahasiswa dan sivitas akademika.

Kegiatan diawali dengan penandatanganan Nota Kesepahaman Bersama (MoU) antara Universitas Gadjah Mada dan PT Elnusa Tbk sebagai langkah strategis untuk memperkuat sinergi antara perguruan tinggi dan industri. Kerja sama tersebut ditandatangani oleh Sekretaris Direktorat Kemitraan dan Relasi Global UGM, Prof. Suherman, S.Si., M.Sc., Ph.D., dan Direktur Operasi PT Elnusa Tbk, Andri Haribowo. Melalui kemitraan ini, kedua institusi berkomitmen mendukung pengembangan potensi mahasiswa, peningkatan kapasitas talenta muda, serta penguatan pembelajaran berbasis praktik yang relevan dengan kebutuhan dunia kerja dan industri.

Dalam sambutannya, Prof. Suherman menyampaikan apresiasi atas kepercayaan PT Elnusa Tbk untuk menjalin kerja sama dengan UGM. Menurutnya, kolaborasi tersebut membuka ruang implementasi keilmuan yang lebih luas dan berdampak nyata bagi masyarakat.

“Kita meyakini hari ini tidak hanya seremoni MoU, tetapi akan segera ditindaklanjuti dengan realisasi kerja sama yang lebih konkret. Cita-cita UGM ketika membangun kolaborasi ialah tidak berhenti di MoU saja,” ujarnya.

Ia juga menekankan bahwa kerja sama ini berpotensi membuka berbagai peluang strategis, mulai dari peningkatan kompetensi sumber daya manusia, program magang, hingga rekrutmen lulusan dari berbagai disiplin ilmu di lingkungan UGM.

Sementara itu, Andri Haribowo menegaskan komitmen PT Elnusa Tbk untuk menjadikan nota kesepahaman tersebut sebagai fondasi program-program nyata yang berkelanjutan. Menurutnya, industri energi saat ini membutuhkan generasi muda yang mampu beradaptasi dengan perubahan teknologi, memiliki kepemimpinan yang kuat, serta siap menghadapi tantangan transformasi energi global.

“Kami sangat membutuhkan talenta-talenta muda sebagai generasi penerus industri ini. Peluang koordinasi dan karier di Elnusa terbuka untuk semua jurusan. Kami berharap kolaborasi ini menjadi katalis dalam mencetak pemimpin masa depan yang inovatif, adaptif, dan berdaya saing,” ungkapnya.

Sebagai pembicara utama dalam sesi berbagi inspirasi, Andri Haribowo memaparkan berbagai strategi industri migas dalam menghadapi era transisi energi, pentingnya inovasi teknologi, serta kompetensi kepemimpinan yang dibutuhkan untuk menciptakan dampak positif di masa depan. Diskusi yang dimoderatori oleh Rustam Aji, Corporate Secretary PT Elnusa Tbk, berlangsung interaktif dan mendapat antusiasme tinggi dari para peserta.

Penyelenggaraan ELSA Goes to Campus juga sejalan dengan komitmen FMIPA UGM dalam mendukung pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs). Kegiatan ini berkontribusi langsung pada SDGs Poin 4: Pendidikan Berkualitas melalui penyediaan akses pembelajaran berbasis pengalaman industri dan penguatan kompetensi kepemimpinan mahasiswa. Selain itu, program ini mendukung SDGs Poin 8: Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan Ekonomi dengan membuka peluang pengembangan karier, magang, dan peningkatan kesiapan kerja lulusan. Pembahasan mengenai transformasi energi dan inovasi industri juga relevan dengan SDGs Poin 9: Industri, Inovasi, dan Infrastruktur, yang menekankan pentingnya pembangunan industri yang tangguh dan berkelanjutan. Lebih jauh, kolaborasi antara perguruan tinggi dan dunia usaha dalam kegiatan ini mencerminkan implementasi SDGs Poin 17: Kemitraan untuk Mencapai Tujuan, melalui penguatan jejaring dan sinergi multipihak dalam menciptakan dampak yang lebih luas.

Melalui penyelenggaraan ELSA Goes to Campus, FMIPA UGM kembali menunjukkan komitmennya dalam menghadirkan ekosistem akademik yang dinamis, kolaboratif, dan relevan dengan kebutuhan masa depan. Bagi para alumni, kegiatan ini menjadi bukti bahwa almamater terus berkembang sebagai institusi yang menghasilkan talenta unggul dan berdaya saing global. Bagi mitra industri, FMIPA UGM hadir sebagai mitra strategis yang kredibel dan inovatif. Sementara bagi calon mahasiswa, kegiatan ini menggambarkan lingkungan pembelajaran yang tidak hanya berorientasi pada keunggulan akademik, tetapi juga pada pengembangan kepemimpinan dan kontribusi nyata terhadap tantangan global menuju masa depan yang lebih berkelanjutan.

Penulis: Robby Noor Cahyono
Fotografer: Sekar Melati Putri Pratiwi, Pamungkas Yuliantoro, Christy Tessalonika Ursia

Read More
Translate