
FMIPA UGM Dorong Sekolah Mitra Siapkan Siswa Hadapi Transisi ke Perguruan Tinggi
Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Universitas Gadjah Mada (FMIPA UGM) mendorong sekolah mitra untuk memperkuat pendampingan siswa dalam mempersiapkan transisi dari jenjang sekolah menengah atas ke perguruan tinggi. Upaya tersebut diwujudkan salah satunya melalui International Workshop for Educators pada 27–31 Agustus 2026 di Auditorium Herman Yohanes FMIPA UGM.
“Sekarang menghadapi Gen Z luar biasa sekali. Tantangan terberat anak SMA pertama kali setelah lulus SMA adalah masa-masa kuliah. Tugas sekolah adalah menyiapkan anak didik ke jenjang berikutnya,” ujar Arif Misbahul MBM, Taiwan Alumni/International Cooperation and Development Fund (ICDF) Indonesia.
Ia menambahkan bahwa sekolah mitra diharapkan dapat menghadirkan solusi dan pendampingan yang membantu siswa menentukan pilihan pendidikan setelah SMA. Kolaborasi dengan perguruan tinggi menjadi salah satu cara untuk memberikan gambaran yang lebih konkret mengenai kehidupan akademik serta pilihan bidang studi kepada siswa.
“Bagaimana sekolah-sekolah mitra ada solusi untuk membantu anak murid kita memasuki jenjang perguruan tinggi. Program-program ini harapannya mengubah pandangan anak-anak SMA terhadap sains dan jurusan-jurusan di MIPA,” lanjutnya.
Salah satu program yang disiapkan FMIPA UGM adalah Science Research Camp. CEO Fumalife, Hanif Khoirudin, M. Sc. menjelaskan bahwa program tersebut dirancang agar siswa tidak hanya memperoleh informasi mengenai perkuliahan, tetapi juga merasakan secara langsung pengalaman belajar di lingkungan FMIPA UGM sekaligus melakukan penelitian.
“Kami menghadirkan Science Research Camp agar adik-adik dapat merasakan pengalaman langsung kuliah di FMIPA serta melakukan penelitian,” jelas Hanif.
Selain itu, Fumalife juga menyampaikan adanya pengembangan program lain, termasuk Fumalife Startup yang lahir dari bidang Fisika dengan fokus pada material fungsional. Pelaksanaan program direncanakan setelah periode Ujian Tengah Semester (UTS) siswa sehingga dapat memberikan fleksibilitas bagi sekolah dan peserta. Di sisi lain, FMIPA UGM juga tengah mengembangkan immersion program bagi guru pada jenjang magister (S2) dan doktor (S3).
Rangkaian program tersebut menjadi bagian dari upaya memperkuat keterhubungan antara pendidikan menengah dan pendidikan tinggi, sekaligus memperluas akses siswa terhadap pengalaman belajar berbasis sains dan riset. Kolaborasi antara perguruan tinggi dan sekolah juga mendukung pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya SDG 4 tentang Pendidikan Berkualitas, melalui penguatan kualitas pembelajaran dan kesiapan siswa melanjutkan pendidikan, serta SDG 17 tentang Kemitraan untuk Mencapai Tujuan.
Penulis: Meitha Eka Nurhasanah
Reportase: Inna Mutifah
Dokumentasi: Afiandina Sukma







































