Search

UNIVERSITAS GADJAH MADA FACULTY OF MATHEMATICS AND NATURAL SCIENCES 

Search

UNIVERSITAS GADJAH MADA FACULTY OF MATHEMATICS AND NATURAL SCIENCES 

Search

UNIVERSITAS GADJAH MADA FACULTY OF MATHEMATICS AND NATURAL SCIENCES 

SDGs

Prof. Drs. Edi Winarno, M.Sc., Ph.D. Dikukuhkan sebagai Guru Besar Bidang Ilmu Rekayasa FMIPA UGM

Prof. Drs. Edi Winarno, M.Sc., Ph.D.  resmi dikukuhkan sebagai Guru Besar dalam Bidang Ilmu Rekayasa Pengetahuan pada Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA) Universitas Gadjah Mada (UGM). Pengukuhan dilaksanakan pada 9 April 2026 di Balai Senat Gedung Rektorat UGM. Dalam kesempatan tersebut, Prof. Edi menyampaikan pidato berjudul Data Berkualitas, AI Berdaya: Pentingnya Pendekatan Data-Centric dalam Penerapan Kecerdasan Buatan di Dunia Nyata.”

Dalam pidatonya, Prof. Edi menyoroti pesatnya perkembangan teknologi kecerdasan buatan (AI) yang kini semakin mengaburkan batas antara imajinasi dan realitas. Kemajuan ini ditopang oleh perkembangan algoritma machine learning dan arsitektur deep learning yang mampu menghasilkan lonjakan performa signifikan, khususnya dalam lingkungan laboratorium.

“Seringkali, kita dihadapkan pada kenyataan yang kontradiktif, yaitu sistem yang dianggap cerdas ini kerap kali rapuh dan gagal memberikan keandalan saat dioperasikan di dunia nyata yang komplek dan dinamis,” ujar Prof. Edi

Sebagai respons atas permasalahan tersebut, Edi Winarno mendorong pergeseran menuju paradigma data-centric AI, yakni pendekatan yang menempatkan kualitas data sebagai fondasi utama dalam membangun sistem kecerdasan buatan. Ia menekankan bahwa data yang bersih, representatif, dan relevan menjadi kunci untuk menghasilkan AI yang tidak hanya cerdas secara teknis, tetapi juga andal dalam implementasi nyata.

Pengukuhan ini turut menjadi momen istimewa karena dilaksanakan bersama sang istri, Prof. Dra. Tutik Dwi Wahyuningsih, yang juga dikukuhkan sebagai Guru Besar. Momentum tersebut mencerminkan kontribusi akademik pasangan ini dalam pengembangan ilmu pengetahuan, khususnya di lingkungan FMIPA UGM.

Kontribusinya sejalan dengan upaya FMIPA UGM dalam mendukung sustainable development goals (SDGs), khususnya SDG 4 yaitu Pendidikan Berkualitas melalui penguatan pendidikan komputasi, dan SDG 9 yaitu Industri, Inovasi, dan Infrastruktur dalam pengembangan riset yang andal serta berkelanjutan.

Penulis: Meitha Eka Nurhasanah
Dokumentasi: Afiandina Sukma

Read More

Halal Bi Halal Kamipagama, Memperkuat Sinergi Alumni dan FMIPA UGM dalam Penyelesaian Isu-isu Nasional

Kegiatan Halal Bi Halal (HBH) Keluarga Alumni FMIPA UGM (KAMIPAGAMA) ini merupakan agenda rutin tahunan dari Kamipagama untuk memperkuat sinergi antar alumni dari berbagai angkatan. Pada tahun 2026 ini, acara HBH dilaksanakan pada Sabtu, 11 April 2026 di Karinda Cafe and Resto, Jakarta.

Kegiatan HBH tahun 2026 ini dihadiri lebih dari 80 alumni FMIPA yang tersebar dari berbagai angkatan, mulai dari alumni angkatan 1964 sampai dengan alumni angkatan 2021. Kegiatan ini sekaligus merupakan HBH dengan jumlah peserta terbanyak dan sebaran angkatan yang paling lengkap dibandingkan dengan kegiatan-kegiatan yang diselenggarakan pada tahun-tahun sebelumnya.

Dalam sambutannya, Ketua Kamipagama, Daniel Oscar Baskoro, memaparkan berbagai kegiatan dan capaian dari Kamipagama selama periode kepengurusan dari tahun 2021 hingga tahun 2026 ini.  Testimoni dari beberapa mahasiswa yang menerima bantuan beasiswa dari alumni melalui program BAKPHIA juga disampaikan dalam bentuk video yang sekaligus sebagai laporan kepada para alumni yang telah menyisihkan sebagian dananya untuk membantu biaya dari para mahasiswa yang memiliki kendala dari sisi ekonomi dalam studinya.

Selain itu, pada acara ini seperti biasa, Dekan FMIPA UGM selaku representasi dari Fakultas MIPA memberikan sharing berupa update informasi tentang perkembangan Fakultas MIPA saat ini dan beberapa agenda yang perlu mendapatkan dukungan dari Alumni sebagai salah satu pemangku kepentingan dari Fakultas. Beberapa kontribusi FMIPA untuk mendukung penyelesaian isu-isu nasional dari sisi scientific, seperti pengembangan berbagai teknologi untuk mendukung program nasional Makan Bergizi Gratis (MBG), dan beberapa program lainnya dijelaskan dengan cukup detil kepada para alumni, yang sekaligus sebagai ajakan kepada Alumni untuk ikut berkontribusi dan mendukung kegiatan tersebut.

Kegiatan diakhiri dengan silaturahmi dan ramah tamah agar lebih guyub, rukun, dan migunani.

Penulis: Fajar Adi Kusumo
Editor: Inna Mutifah
Fotografer: Muhamad Muhibudin Zayn

Read More

Dikukuhkan Bersama, Prof. Tutik dan Prof. Edi Berbagi Cerita soal Konsistensi, Komunikasi, dan Saling Mendukung

Suasana khidmat sekaligus hangat mewarnai prosesi pengukuhan dua guru besar dari Fakultas MIPA Universitas Gadjah Mada. Dalam kesempatan tersebut, sepasang kekasih yaitu Prof. Dra. Tutik Dwi Wahyuningsih, M,Si., Ph.D., dari Departemen Kimia dan Prof. Drs. Edi Winarko, M.Sc., P.hD. dari Departemen Ilmu Komputer dan Elektronika dikukuhkan bersama pada hari Kamis, 9 April 2026 di Balai Senat UGM. Keduanya termasuk dari 54 Guru Besar aktif dari 78 Guru Besar FMIPA dan dari 547 Guru Besar aktif di UGM.

Usai acara, Prof. Tutik membagikan pandangan sederhana tentang kunci dari perjalanan tersebut. “Kalau mau ada hasil, ya harus tekun,” ujarnya. 

Ia menyampaikan bahwa hasil tidak datang secara instan, melainkan melalui proses yang dijalani dengan kesungguhan. “Ketika kita benar-benar menekuni bidang yang kita suka, pasti hasil itu akan mengikuti,” tambahnya.

Sementara itu, Prof. Edi juga turut memberikan gambaran tentang sosok Prof. Tutik dari sudut pandangnya. Ia menyebut bahwa ketekunan tersebut memang sudah terlihat sejak lama. “Beliau itu orangnya rajin, rajin sekali” ungkapnya singkat.

Di balik capaian akademik ini, keduanya juga menekankan pentingnya menjaga hubungan dalam kehidupan sehari-hari. “Yang paling penting kuncinya adalah komunikasi yang baik dan saling mendukung,” kata Prof. Tutik. Menurutnya, hal tersebut menjadi kunci agar keduanya bisa tetap berjalan beriringan, baik dalam kehidupan pribadi maupun profesional.

Tentu saja, selain mencerminkan keberhasilan di bidang akademik, hal ini juga menunjukkan bahwa dengan ketekunan, kesungguhan, dan dukungan satu sama lain, dapat menjadi kekuatan tersendiri dalam menempuh perjalanan panjang menuju puncak karier.

Secara keseluruhan, pengukuhan ini sejalan dengan upaya pencapaian Sustainable Development Goals, khususnya SDG 4 (Pendidikan Berkualitas). Kiprah akademik yang ditunjukkan oleh Prof. Tutik dan Prof. Edi mencerminkan peran penting perguruan tinggi dalam menghasilkan ilmu pengetahuan sekaligus mendorong peningkatan kualitas sumber daya manusia. Melalui ketekunan dan dedikasi di bidang masing-masing, keduanya turut berkontribusi dalam membangun ekosistem pendidikan yang berkelanjutan dan berdampak bagi masyarakat.

Penulis: Inna Mutifah
Editor: Inna Mutifah
Fotografer: Afiandina Sukma

Read More

Prof. Dra. Tutik Dwi Wahyuningsih, M,Si., Ph.D., Dikukuhkan sebagai Guru Besar Bidang Ilmu Kimia, Angkat Senyawa Multifungsi Pirazolina

Prof. Dra. Tutik Dwi Wahyuningsih, M,Si., Ph.D., dosen Departemen Kimia FMIPA UGM dikukuhkan sebagai Guru besar bidang Ilmu Kimia pada hari Kamis, 9 April 2026 di Balai Senat UGM. Pengukuhan ini dilaksanakan dalam satu seremoni bersamaan dengan pengukuhan Prof. Drs. Edi Winarko, M.Sc., P.hD. dari Departemen Ilmu Komputer dan Elektronika FMIPA UGM sebagai Guru Besar bidang Rekayasa Ilmu Pengetahuan. Keduanya termasuk dari 54 Guru Besar aktif dari 78 Guru Besar FMIPA dan dari 547 Guru Besar aktif di UGM.

Prof. Dra. Tutik Dwi Wahyuningsih, M,Si., Ph.D. telah memiliki 8 paten dan dalam 5 tahun terakhir telah menghasilkan 44 publikasi. Dalam kesempatan tersebut, beliau menyampaikan pidato pengukuhan berjudul Pirazolina sebagai Platforms Molekul Multifungsi: Sintesis, Aktivitas Antikanker dan Aplikasinya sebagai Kemofluorosensor Selektif. 

Fokus riset beliau pada senyawa pirazolina menunjukkan bahwa senyawa ini memiliki potensi yang luas, terutama sebagai kandidat antikanker. Melalui modifikasi terhadap struktur molekul, senyawa ini dinilai mampu menghambat pertumbuhan sejumlah sel kanker dengan tetap menjaga selektivitas terhadap sel normal.

Pengembangan riset tersebut juga mengarah pada bidang bioimaging. Pirazolina digunakan sebagai penanda visual pada sel, sehingga memungkinkan dilakukan pengamatan proses biologis secara langsung dan berpotensi dikembangkan untuk proses diagnosis berbasis gambar citra.

Melalui riset ini dapat diketahui pula adanya peluang pengembangan teknologi pemantauan lingkungan yang lebih presisi. Dengan memanfaatkan sifat pirazolina yang dapat berfluoresensi, senyawa ini dapat digunakan sebagai sensor kimia untuk mendeteksi logam berat dengan sensitivitas tinggi.

Di sisi lain, beliau juga menekankan penggunaan pendekatan kimia hijau melalui teknik sonikasi dan iradiasi yang terbukti meningkatkan efisiensi reaksi sekaligus lebih ramah lingkungan. Beliau menyampaikan bahwa sintesis organik kini tidak lagi hanya berorientasi pada kajian teoritis melainkan diarahkan pada pengembangan solusi nyata.

Secara keseluruhan, kegiatan ini sejalan dengan agenda Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya dalam mendukung tujuan kesehatan dan kesejahteraan (SDG 3), inovasi industri (SDG 9), serta penanganan pencemaran lingkungan (SDG 6). Integrasi antara pengembangan obat, teknologi sensor, dan pendekatan kimia hijau ini menunjukkan kontribusi ilmu kimia dalam menjawab tantangan pembangunan berkelanjutan.

Penulis: Inna Mutifah
Editor: Inna Mutifah
Fotografer: Afiandina Sukma

Read More

FMIPA Perkuat Kolaborasi Internasional dengan Kitasato University Japan

Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA) menerima kunjungan delegasi dari Kitasato University dalam rangka penjajakan kerja sama akademik dan riset internasional pada Senin, 23 Februari 2026. Delegasi dipimpin oleh Prof. Yasubumi Sakakibara yang hadir mewakili Prof. Oka Kotaro, Dean of the Graduate School of Frontier Engineering Kitasato University.

“Kerja sama yang direncanakan mencakup program double degree, joint supervision, serta joint research. Kolaborasi ini diharapkan dapat dimulai dari jenjang Sarjana (S1) hingga Doktor (S3),” ujar Prof. Dr.Eng. Kuwat Triyana M.Si dalam sesi wawancara.

Dalam agenda tersebut, Prof. Yasubumi Sakakibara menyoroti sejumlah irisan keilmuan yang dinilai relevan untuk dikembangkan bersama. Wakil Dekan FMIPA, Prof. Roto, dalam presentasinya juga menegaskan bahwa FMIPA merupakan core cluster untuk sains dasar dan komputasi. Menurutnya, penguatan fondasi sains dan ilmu komputasi menjadi kunci dalam mendorong riset kolaboratif yang berdaya saing global.

Kolaborasi antara FMIPA dan Kitasato University ini juga sejalan dengan agenda Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (Sustainable Development Goals/SDGs). Penguatan pendidikan tinggi melalui program double degree dan joint supervision mendukung SDG 4 (Pendidikan Berkualitas), sementara kolaborasi riset di bidang sains, komputasi, dan inovasi berkontribusi pada SDG 9 (Industri, Inovasi, dan Infrastruktur). Selain itu, kemitraan internasional yang dibangun kedua institusi mencerminkan implementasi SDG 17 (Kemitraan untuk Mencapai Tujuan), yakni memperkuat kerja sama global untuk mendorong kemajuan ilmu pengetahuan yang inklusif dan berkelanjutan.

Penulis: Meitha Eka Nurhasanah
Dokumentasi: Daffa

Read More

Puncak Penghargaan dan Penutupan PARE Spring School 2026 Digelar di Kawasan Candi Prambanan

Menutup serangkaian kegiatan yang berlangsung selama 12 hari, agenda PARE Spring School 2026 menyelenggarakan sesi penghargaan sekaligus penutupan di kawasan Candi Prambanan pada 16 Februari 2026. Pada sesi ini, panitia memberikan penghargaan kepada peserta berdasarkan hasil final presentation serta partisipasi selama program berlangsung.

Sebelumnya, para peserta telah mengikuti berbagai rangkaian kegiatan akademik yang diselenggarakan di Departemen Kimia, FMIPA, Universitas Gadjah Mada, yang mencakup kuliah pakar lintas disiplin, kegiatan pengambilan sampel air di Sungai Code, analisis sampel di Laboratorium Kimia Analitik UGM, kunjungan ke instalasi pengelolaan air limbah di Bantul, diskusi kelompok dan mid-term presentation. Seluruh kegiatan tersebut dirancang untuk memberikan pemahaman komprehensif mengenai isu lingkungan dan pertanian melalui pendekatan ilmiah dan kolaboratif lintas negara.

Dalam sambutannya, Prof. Drs. Roto, M.Eng., Ph.D selaku Wakil Dekan Bidang Pendidikan, Pengajaran, dan Kemahasiswaan FMIPA UGM menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh peserta, panitia, serta mitra institusi yang telah mendukung terselenggaranya kegiatan ini.

Ia juga berharap program PARE Spring School dapat terus menjadi wadah kolaborasi internasional dalam pengembangan ilmu pengetahuan, khususnya terkait inovasi yang mendukung keberlanjutan di bidang lingkungan dan sumber daya alam.

Secara umum, kegiatan ini sejalan dengan pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (Sustainable Development Goals/SDGs), khususnya SDG 4 (Pendidikan Berkualitas), SDG 6 (Air Bersih dan Sanitasi Layak), SDG 12 (Konsumsi dan Produksi yang Bertanggung Jawab), dan SDG 13 (Penanganan Perubahan Iklim).

Melalui rangkaian kegiatan akademik, riset terapan, dan kolaborasi lintas negara yang dipusatkan di Universitas Gadjah Mada, program ini memperkuat kapasitas keilmuan peserta sekaligus mendorong inovasi berbasis sains yang berorientasi pada keberlanjutan lingkungan dan pengelolaan sumber daya alam.

Penulis: Inna Mutifah
Editor: Meitha Eka Nur Khasanah
Fotografer: Afiandina Sukma

Read More

Tarhib Ramadhan 1447 H Fakultas MIPA UGM: Ramadhan Telah Tiba, Mau Apa?

Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Universitas Gadjah Mada (FMIPA UGM) menyelenggarakan kegiatan kajian dalam rangka menyambut bulan suci Ramadhan 1447 H dengan tema Ramadhan Telah Tiba, Mau Apa?. Kegiatan ini diikuti oleh dosen, tenaga kependidikan, dan mahasiswa pada Jum’at, 13 Februari 2026 di Masjid Baitul Ilmi serta disiarkan secara langsung melalui kanal YouTube FMIPA UGM.

Acara dibuka dengan sambutan oleh Prof. Dr.Eng. Edi Suharyadi, M.Eng., selaku Ketua Takmir Masjid Baitul Ilmi. Dalam sambutannya, beliau menyampaikan rasa syukur atas kesempatan bertemu kembali dengan bulan Ramadhan serta mengajak seluruh peserta untuk menyambut bulan Ramadhan dengan penuh kegembiraan dan kesiapan.

Sambutan berikutnya disampaikan oleh Prof. Dr.-Ing. Mhd. Reza M.I. Pulungan, S.Si., M.Sc. yang mewakili Dekan FMIPA UGM. Beliau berharap kegiatan semacam ini dapat terus dilaksanakan secara berkelanjutan dan nasihat yang disampaikan dapat menjadi pedoman dalam menjalankan ibadah selama bulan Ramadhan, sehingga bernilai amal yang berlipat ganda.

Pada kesempatan kali ini, sesi tausiyah disampaikan oleh Ust. Muhammad Asyrofuddin S.H.I., M.Pd. tentang pentingnya perencanaan dalam menjalani Ramadhan. Para hadirin diajak untuk menyusun program ibadah secara terarah agar Ramadhan menjadi lebih bermakna.

Tanpa perencanaan dan kesungguhan, seseorang berpotensi hanya memperoleh lapar dan dahaga tanpa peningkatan kualitas spiritual. , ungkap beliau.

Tiga amalan utama yang ditekankan meliputi memperbanyak sholat sunnah, meningkatkan intensitas membaca Al-Qur’an dengan target yang terukur, serta memperbanyak sedekah sesuai kemampuan. Harapannya, melalui kegiatan ini, seluruh sivitas akademika dapat menyambut dan menjalani Ramadhan 1447 H dengan persiapan yang matang, pelaksanaan ibadah yang konsisten, serta adanya peningkatan kualitas ketakwaan.

Secara keseluruhan, kegiatan ini sejalan dengan pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya tujuan ke-4 (Pendidikan Berkualitas) melalui penguatan pendidikan karakter dan nilai spiritual, serta tujuan ke-16 (Perdamaian, Keadilan, dan Kelembagaan yang Tangguh) melalui pembinaan integritas, kepedulian sosial, dan penguatan moral sivitas akademika.

Penulis: Inna Mutifah
Editor: Meitha Eka Nur Khasanah
Fotografer: Inna Mutifah dan Rayhan

Read More

Prof. Drs. Edi Winarno, M.Sc., Ph.D. Dikukuhkan sebagai Guru Besar Bidang Ilmu Rekayasa FMIPA UGM

Prof. Drs. Edi Winarno, M.Sc., Ph.D.  resmi dikukuhkan sebagai Guru Besar dalam Bidang Ilmu Rekayasa Pengetahuan pada Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA) Universitas Gadjah Mada (UGM). Pengukuhan dilaksanakan pada 9 April 2026 di Balai Senat Gedung Rektorat UGM. Dalam kesempatan tersebut, Prof. Edi menyampaikan pidato berjudul Data Berkualitas, AI Berdaya: Pentingnya Pendekatan Data-Centric dalam Penerapan Kecerdasan Buatan di Dunia Nyata.”

Dalam pidatonya, Prof. Edi menyoroti pesatnya perkembangan teknologi kecerdasan buatan (AI) yang kini semakin mengaburkan batas antara imajinasi dan realitas. Kemajuan ini ditopang oleh perkembangan algoritma machine learning dan arsitektur deep learning yang mampu menghasilkan lonjakan performa signifikan, khususnya dalam lingkungan laboratorium.

“Seringkali, kita dihadapkan pada kenyataan yang kontradiktif, yaitu sistem yang dianggap cerdas ini kerap kali rapuh dan gagal memberikan keandalan saat dioperasikan di dunia nyata yang komplek dan dinamis,” ujar Prof. Edi

Sebagai respons atas permasalahan tersebut, Edi Winarno mendorong pergeseran menuju paradigma data-centric AI, yakni pendekatan yang menempatkan kualitas data sebagai fondasi utama dalam membangun sistem kecerdasan buatan. Ia menekankan bahwa data yang bersih, representatif, dan relevan menjadi kunci untuk menghasilkan AI yang tidak hanya cerdas secara teknis, tetapi juga andal dalam implementasi nyata.

Pengukuhan ini turut menjadi momen istimewa karena dilaksanakan bersama sang istri, Prof. Dra. Tutik Dwi Wahyuningsih, yang juga dikukuhkan sebagai Guru Besar. Momentum tersebut mencerminkan kontribusi akademik pasangan ini dalam pengembangan ilmu pengetahuan, khususnya di lingkungan FMIPA UGM.

Kontribusinya sejalan dengan upaya FMIPA UGM dalam mendukung sustainable development goals (SDGs), khususnya SDG 4 yaitu Pendidikan Berkualitas melalui penguatan pendidikan komputasi, dan SDG 9 yaitu Industri, Inovasi, dan Infrastruktur dalam pengembangan riset yang andal serta berkelanjutan.

Penulis: Meitha Eka Nurhasanah
Dokumentasi: Afiandina Sukma

Read More

Halal Bi Halal Kamipagama, Memperkuat Sinergi Alumni dan FMIPA UGM dalam Penyelesaian Isu-isu Nasional

Kegiatan Halal Bi Halal (HBH) Keluarga Alumni FMIPA UGM (KAMIPAGAMA) ini merupakan agenda rutin tahunan dari Kamipagama untuk memperkuat sinergi antar alumni dari berbagai angkatan. Pada tahun 2026 ini, acara HBH dilaksanakan pada Sabtu, 11 April 2026 di Karinda Cafe and Resto, Jakarta.

Kegiatan HBH tahun 2026 ini dihadiri lebih dari 80 alumni FMIPA yang tersebar dari berbagai angkatan, mulai dari alumni angkatan 1964 sampai dengan alumni angkatan 2021. Kegiatan ini sekaligus merupakan HBH dengan jumlah peserta terbanyak dan sebaran angkatan yang paling lengkap dibandingkan dengan kegiatan-kegiatan yang diselenggarakan pada tahun-tahun sebelumnya.

Dalam sambutannya, Ketua Kamipagama, Daniel Oscar Baskoro, memaparkan berbagai kegiatan dan capaian dari Kamipagama selama periode kepengurusan dari tahun 2021 hingga tahun 2026 ini.  Testimoni dari beberapa mahasiswa yang menerima bantuan beasiswa dari alumni melalui program BAKPHIA juga disampaikan dalam bentuk video yang sekaligus sebagai laporan kepada para alumni yang telah menyisihkan sebagian dananya untuk membantu biaya dari para mahasiswa yang memiliki kendala dari sisi ekonomi dalam studinya.

Selain itu, pada acara ini seperti biasa, Dekan FMIPA UGM selaku representasi dari Fakultas MIPA memberikan sharing berupa update informasi tentang perkembangan Fakultas MIPA saat ini dan beberapa agenda yang perlu mendapatkan dukungan dari Alumni sebagai salah satu pemangku kepentingan dari Fakultas. Beberapa kontribusi FMIPA untuk mendukung penyelesaian isu-isu nasional dari sisi scientific, seperti pengembangan berbagai teknologi untuk mendukung program nasional Makan Bergizi Gratis (MBG), dan beberapa program lainnya dijelaskan dengan cukup detil kepada para alumni, yang sekaligus sebagai ajakan kepada Alumni untuk ikut berkontribusi dan mendukung kegiatan tersebut.

Kegiatan diakhiri dengan silaturahmi dan ramah tamah agar lebih guyub, rukun, dan migunani.

Penulis: Fajar Adi Kusumo
Editor: Inna Mutifah
Fotografer: Muhamad Muhibudin Zayn

Read More

Dikukuhkan Bersama, Prof. Tutik dan Prof. Edi Berbagi Cerita soal Konsistensi, Komunikasi, dan Saling Mendukung

Suasana khidmat sekaligus hangat mewarnai prosesi pengukuhan dua guru besar dari Fakultas MIPA Universitas Gadjah Mada. Dalam kesempatan tersebut, sepasang kekasih yaitu Prof. Dra. Tutik Dwi Wahyuningsih, M,Si., Ph.D., dari Departemen Kimia dan Prof. Drs. Edi Winarko, M.Sc., P.hD. dari Departemen Ilmu Komputer dan Elektronika dikukuhkan bersama pada hari Kamis, 9 April 2026 di Balai Senat UGM. Keduanya termasuk dari 54 Guru Besar aktif dari 78 Guru Besar FMIPA dan dari 547 Guru Besar aktif di UGM.

Usai acara, Prof. Tutik membagikan pandangan sederhana tentang kunci dari perjalanan tersebut. “Kalau mau ada hasil, ya harus tekun,” ujarnya. 

Ia menyampaikan bahwa hasil tidak datang secara instan, melainkan melalui proses yang dijalani dengan kesungguhan. “Ketika kita benar-benar menekuni bidang yang kita suka, pasti hasil itu akan mengikuti,” tambahnya.

Sementara itu, Prof. Edi juga turut memberikan gambaran tentang sosok Prof. Tutik dari sudut pandangnya. Ia menyebut bahwa ketekunan tersebut memang sudah terlihat sejak lama. “Beliau itu orangnya rajin, rajin sekali” ungkapnya singkat.

Di balik capaian akademik ini, keduanya juga menekankan pentingnya menjaga hubungan dalam kehidupan sehari-hari. “Yang paling penting kuncinya adalah komunikasi yang baik dan saling mendukung,” kata Prof. Tutik. Menurutnya, hal tersebut menjadi kunci agar keduanya bisa tetap berjalan beriringan, baik dalam kehidupan pribadi maupun profesional.

Tentu saja, selain mencerminkan keberhasilan di bidang akademik, hal ini juga menunjukkan bahwa dengan ketekunan, kesungguhan, dan dukungan satu sama lain, dapat menjadi kekuatan tersendiri dalam menempuh perjalanan panjang menuju puncak karier.

Secara keseluruhan, pengukuhan ini sejalan dengan upaya pencapaian Sustainable Development Goals, khususnya SDG 4 (Pendidikan Berkualitas). Kiprah akademik yang ditunjukkan oleh Prof. Tutik dan Prof. Edi mencerminkan peran penting perguruan tinggi dalam menghasilkan ilmu pengetahuan sekaligus mendorong peningkatan kualitas sumber daya manusia. Melalui ketekunan dan dedikasi di bidang masing-masing, keduanya turut berkontribusi dalam membangun ekosistem pendidikan yang berkelanjutan dan berdampak bagi masyarakat.

Penulis: Inna Mutifah
Editor: Inna Mutifah
Fotografer: Afiandina Sukma

Read More

Prof. Dra. Tutik Dwi Wahyuningsih, M,Si., Ph.D., Dikukuhkan sebagai Guru Besar Bidang Ilmu Kimia, Angkat Senyawa Multifungsi Pirazolina

Prof. Dra. Tutik Dwi Wahyuningsih, M,Si., Ph.D., dosen Departemen Kimia FMIPA UGM dikukuhkan sebagai Guru besar bidang Ilmu Kimia pada hari Kamis, 9 April 2026 di Balai Senat UGM. Pengukuhan ini dilaksanakan dalam satu seremoni bersamaan dengan pengukuhan Prof. Drs. Edi Winarko, M.Sc., P.hD. dari Departemen Ilmu Komputer dan Elektronika FMIPA UGM sebagai Guru Besar bidang Rekayasa Ilmu Pengetahuan. Keduanya termasuk dari 54 Guru Besar aktif dari 78 Guru Besar FMIPA dan dari 547 Guru Besar aktif di UGM.

Prof. Dra. Tutik Dwi Wahyuningsih, M,Si., Ph.D. telah memiliki 8 paten dan dalam 5 tahun terakhir telah menghasilkan 44 publikasi. Dalam kesempatan tersebut, beliau menyampaikan pidato pengukuhan berjudul Pirazolina sebagai Platforms Molekul Multifungsi: Sintesis, Aktivitas Antikanker dan Aplikasinya sebagai Kemofluorosensor Selektif. 

Fokus riset beliau pada senyawa pirazolina menunjukkan bahwa senyawa ini memiliki potensi yang luas, terutama sebagai kandidat antikanker. Melalui modifikasi terhadap struktur molekul, senyawa ini dinilai mampu menghambat pertumbuhan sejumlah sel kanker dengan tetap menjaga selektivitas terhadap sel normal.

Pengembangan riset tersebut juga mengarah pada bidang bioimaging. Pirazolina digunakan sebagai penanda visual pada sel, sehingga memungkinkan dilakukan pengamatan proses biologis secara langsung dan berpotensi dikembangkan untuk proses diagnosis berbasis gambar citra.

Melalui riset ini dapat diketahui pula adanya peluang pengembangan teknologi pemantauan lingkungan yang lebih presisi. Dengan memanfaatkan sifat pirazolina yang dapat berfluoresensi, senyawa ini dapat digunakan sebagai sensor kimia untuk mendeteksi logam berat dengan sensitivitas tinggi.

Di sisi lain, beliau juga menekankan penggunaan pendekatan kimia hijau melalui teknik sonikasi dan iradiasi yang terbukti meningkatkan efisiensi reaksi sekaligus lebih ramah lingkungan. Beliau menyampaikan bahwa sintesis organik kini tidak lagi hanya berorientasi pada kajian teoritis melainkan diarahkan pada pengembangan solusi nyata.

Secara keseluruhan, kegiatan ini sejalan dengan agenda Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya dalam mendukung tujuan kesehatan dan kesejahteraan (SDG 3), inovasi industri (SDG 9), serta penanganan pencemaran lingkungan (SDG 6). Integrasi antara pengembangan obat, teknologi sensor, dan pendekatan kimia hijau ini menunjukkan kontribusi ilmu kimia dalam menjawab tantangan pembangunan berkelanjutan.

Penulis: Inna Mutifah
Editor: Inna Mutifah
Fotografer: Afiandina Sukma

Read More

FMIPA Perkuat Kolaborasi Internasional dengan Kitasato University Japan

Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA) menerima kunjungan delegasi dari Kitasato University dalam rangka penjajakan kerja sama akademik dan riset internasional pada Senin, 23 Februari 2026. Delegasi dipimpin oleh Prof. Yasubumi Sakakibara yang hadir mewakili Prof. Oka Kotaro, Dean of the Graduate School of Frontier Engineering Kitasato University.

“Kerja sama yang direncanakan mencakup program double degree, joint supervision, serta joint research. Kolaborasi ini diharapkan dapat dimulai dari jenjang Sarjana (S1) hingga Doktor (S3),” ujar Prof. Dr.Eng. Kuwat Triyana M.Si dalam sesi wawancara.

Dalam agenda tersebut, Prof. Yasubumi Sakakibara menyoroti sejumlah irisan keilmuan yang dinilai relevan untuk dikembangkan bersama. Wakil Dekan FMIPA, Prof. Roto, dalam presentasinya juga menegaskan bahwa FMIPA merupakan core cluster untuk sains dasar dan komputasi. Menurutnya, penguatan fondasi sains dan ilmu komputasi menjadi kunci dalam mendorong riset kolaboratif yang berdaya saing global.

Kolaborasi antara FMIPA dan Kitasato University ini juga sejalan dengan agenda Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (Sustainable Development Goals/SDGs). Penguatan pendidikan tinggi melalui program double degree dan joint supervision mendukung SDG 4 (Pendidikan Berkualitas), sementara kolaborasi riset di bidang sains, komputasi, dan inovasi berkontribusi pada SDG 9 (Industri, Inovasi, dan Infrastruktur). Selain itu, kemitraan internasional yang dibangun kedua institusi mencerminkan implementasi SDG 17 (Kemitraan untuk Mencapai Tujuan), yakni memperkuat kerja sama global untuk mendorong kemajuan ilmu pengetahuan yang inklusif dan berkelanjutan.

Penulis: Meitha Eka Nurhasanah
Dokumentasi: Daffa

Read More

Puncak Penghargaan dan Penutupan PARE Spring School 2026 Digelar di Kawasan Candi Prambanan

Menutup serangkaian kegiatan yang berlangsung selama 12 hari, agenda PARE Spring School 2026 menyelenggarakan sesi penghargaan sekaligus penutupan di kawasan Candi Prambanan pada 16 Februari 2026. Pada sesi ini, panitia memberikan penghargaan kepada peserta berdasarkan hasil final presentation serta partisipasi selama program berlangsung.

Sebelumnya, para peserta telah mengikuti berbagai rangkaian kegiatan akademik yang diselenggarakan di Departemen Kimia, FMIPA, Universitas Gadjah Mada, yang mencakup kuliah pakar lintas disiplin, kegiatan pengambilan sampel air di Sungai Code, analisis sampel di Laboratorium Kimia Analitik UGM, kunjungan ke instalasi pengelolaan air limbah di Bantul, diskusi kelompok dan mid-term presentation. Seluruh kegiatan tersebut dirancang untuk memberikan pemahaman komprehensif mengenai isu lingkungan dan pertanian melalui pendekatan ilmiah dan kolaboratif lintas negara.

Dalam sambutannya, Prof. Drs. Roto, M.Eng., Ph.D selaku Wakil Dekan Bidang Pendidikan, Pengajaran, dan Kemahasiswaan FMIPA UGM menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh peserta, panitia, serta mitra institusi yang telah mendukung terselenggaranya kegiatan ini.

Ia juga berharap program PARE Spring School dapat terus menjadi wadah kolaborasi internasional dalam pengembangan ilmu pengetahuan, khususnya terkait inovasi yang mendukung keberlanjutan di bidang lingkungan dan sumber daya alam.

Secara umum, kegiatan ini sejalan dengan pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (Sustainable Development Goals/SDGs), khususnya SDG 4 (Pendidikan Berkualitas), SDG 6 (Air Bersih dan Sanitasi Layak), SDG 12 (Konsumsi dan Produksi yang Bertanggung Jawab), dan SDG 13 (Penanganan Perubahan Iklim).

Melalui rangkaian kegiatan akademik, riset terapan, dan kolaborasi lintas negara yang dipusatkan di Universitas Gadjah Mada, program ini memperkuat kapasitas keilmuan peserta sekaligus mendorong inovasi berbasis sains yang berorientasi pada keberlanjutan lingkungan dan pengelolaan sumber daya alam.

Penulis: Inna Mutifah
Editor: Meitha Eka Nur Khasanah
Fotografer: Afiandina Sukma

Read More

Tarhib Ramadhan 1447 H Fakultas MIPA UGM: Ramadhan Telah Tiba, Mau Apa?

Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Universitas Gadjah Mada (FMIPA UGM) menyelenggarakan kegiatan kajian dalam rangka menyambut bulan suci Ramadhan 1447 H dengan tema Ramadhan Telah Tiba, Mau Apa?. Kegiatan ini diikuti oleh dosen, tenaga kependidikan, dan mahasiswa pada Jum’at, 13 Februari 2026 di Masjid Baitul Ilmi serta disiarkan secara langsung melalui kanal YouTube FMIPA UGM.

Acara dibuka dengan sambutan oleh Prof. Dr.Eng. Edi Suharyadi, M.Eng., selaku Ketua Takmir Masjid Baitul Ilmi. Dalam sambutannya, beliau menyampaikan rasa syukur atas kesempatan bertemu kembali dengan bulan Ramadhan serta mengajak seluruh peserta untuk menyambut bulan Ramadhan dengan penuh kegembiraan dan kesiapan.

Sambutan berikutnya disampaikan oleh Prof. Dr.-Ing. Mhd. Reza M.I. Pulungan, S.Si., M.Sc. yang mewakili Dekan FMIPA UGM. Beliau berharap kegiatan semacam ini dapat terus dilaksanakan secara berkelanjutan dan nasihat yang disampaikan dapat menjadi pedoman dalam menjalankan ibadah selama bulan Ramadhan, sehingga bernilai amal yang berlipat ganda.

Pada kesempatan kali ini, sesi tausiyah disampaikan oleh Ust. Muhammad Asyrofuddin S.H.I., M.Pd. tentang pentingnya perencanaan dalam menjalani Ramadhan. Para hadirin diajak untuk menyusun program ibadah secara terarah agar Ramadhan menjadi lebih bermakna.

Tanpa perencanaan dan kesungguhan, seseorang berpotensi hanya memperoleh lapar dan dahaga tanpa peningkatan kualitas spiritual. , ungkap beliau.

Tiga amalan utama yang ditekankan meliputi memperbanyak sholat sunnah, meningkatkan intensitas membaca Al-Qur’an dengan target yang terukur, serta memperbanyak sedekah sesuai kemampuan. Harapannya, melalui kegiatan ini, seluruh sivitas akademika dapat menyambut dan menjalani Ramadhan 1447 H dengan persiapan yang matang, pelaksanaan ibadah yang konsisten, serta adanya peningkatan kualitas ketakwaan.

Secara keseluruhan, kegiatan ini sejalan dengan pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya tujuan ke-4 (Pendidikan Berkualitas) melalui penguatan pendidikan karakter dan nilai spiritual, serta tujuan ke-16 (Perdamaian, Keadilan, dan Kelembagaan yang Tangguh) melalui pembinaan integritas, kepedulian sosial, dan penguatan moral sivitas akademika.

Penulis: Inna Mutifah
Editor: Meitha Eka Nur Khasanah
Fotografer: Inna Mutifah dan Rayhan

Read More
Translate