Search

UNIVERSITAS GADJAH MADA FACULTY OF MATHEMATICS AND NATURAL SCIENCES 

Search

UNIVERSITAS GADJAH MADA FACULTY OF MATHEMATICS AND NATURAL SCIENCES 

Search

UNIVERSITAS GADJAH MADA FACULTY OF MATHEMATICS AND NATURAL SCIENCES 

SDG 16: Perdamaian Keadilan dan Kelembagaan yang Tangguh

Mahasiswa FMIPA UGM Kembangkan PolPay (Jempol Payment), Inovasi Pembayaran Digital Berbasis Biometrik Sidik Jari Tanpa Kartu dan Ponsel

Tim mahasiswa FMIPA Universitas Gadjah Mada (UGM) yang tergabung dalam Program Kreativitas Mahasiswa Karsa Cipta (PKM-KC) tengah mengembangkan PolPay (Jempol Payment), sebuah inovasi sistem pembayaran digital berbasis biometrik sidik jari yang dirancang untuk meningkatkan keamanan, kenyamanan, dan efisiensi transaksi. Berbeda dengan sistem pembayaran konvensional, PolPay memungkinkan pengguna melakukan transaksi tanpa kartu maupun telepon genggam dengan memanfaatkan autentikasi biometrik. 

Pengembangan inovasi PolPay ini dilakukan melalui penelitian berjudul Alat Pembayaran Biometrik Terjangkau Berbasis Komputasi Tepi (PolPay) dengan Standar Enkripsi Lanjutan 256-Bit untuk Transaksi Terproteksi Privasi. Penelitian tersebut dikembangkan oleh lima mahasiswa UGM, yaitu Tiara Ramadhani (Ilmu Aktuaria 2025/FMIPA) selaku ketua tim, Al Farabi Obiansyah (Teknik Mesin 2025/FT), Marcelino Budi Prakasya (Ilmu Komputer 2025/FMIPA), Muhammad Fakhri Ghonim Setyanda (Elektronika dan Instrumentasi 2025/FMIPA), dan M. Rakhma Aifil Indira (Ilmu Aktuaria 2025/FMIPA), dengan Mokhammad Fajar Pradipta, S.Si., M.Eng. sebagai dosen pembimbing. 

Berbeda dengan sistem pembayaran konvensional yang bergantung pada kartu atau perangkat seluler, PolPay mengintegrasikan sensor sidik jari dengan perangkat Electronic Data Capture (EDC). Pengguna dapat melakukan autentikasi menggunakan sidik jari, sementara proses verifikasi dilakukan melalui sistem biometrik yang dikembangkan oleh tim.

Dalam pengembangannya, PolPay memanfaatkan teknologi edge computing untuk memproses data biometrik. Data kemudian dikirimkan ke server dalam bentuk terenkripsi menggunakan Advanced Encryption Standard 256-bit (AES-256) serta diamankan melalui protokol SSL/TLS. Pendekatan tersebut dirancang untuk meningkatkan perlindungan privasi pengguna, mengurangi latensi, serta meminimalkan risiko penyalahgunaan data biometrik.

Selain mengutamakan keamanan, PolPay dirancang sebagai alternatif sistem pembayaran biometrik yang lebih terjangkau dibandingkan teknologi sejenis yang umumnya membutuhkan infrastruktur dengan biaya tinggi. Dengan konsep tersebut, tim mengembangkan teknologi pembayaran yang tidak bergantung pada kepemilikan kartu maupun telepon genggam dalam proses transaksi. Saat ini, penelitian PolPay masih berada pada tahap pengembangan prototipe. Tahapan tersebut menjadi bagian dari proses pengembangan inovasi sebelum dilakukan pengujian dan pengembangan lebih lanjut.

Pengembangan PolPay juga mendukung arah transformasi digital nasional yang selaras dengan Blueprint Sistem Pembayaran Indonesia 2030 yang diinisiasi oleh Bank Indonesia. Inovasi ini diharapkan dapat menjadi bagian dari pengembangan teknologi pembayaran digital yang mengutamakan keamanan sekaligus perlindungan privasi pengguna.

Secara keseluruhan, pengembangan PolPay berkontribusi pada Sustainable Development Goals (SDGs), terutama SDG 9 (Industry, Innovation and Infrastructure) melalui pengembangan teknologi pembayaran digital yang inovatif dan inklusif, serta SDG 16 (Peace, Justice and Strong Institutions) dengan memperkuat keamanan siber dan perlindungan data dalam ekosistem transaksi digital. Inovasi ini menunjukkan bagaimana riset mahasiswa dapat menjadi bagian dari solusi teknologi yang relevan bagi kebutuhan masyarakat dan transformasi digital Indonesia. 

Penulis: Inna Mutifah
Fotografer: Afiandina Sukma

Read More

Prof. Nurul Hidayat Aprilita Ajak Refleksikan Perjalanan Akademik, Dorong Lulusan Pascasarjana FMIPA UGM Menjadi Pembelajar Sepanjang Hayat dan Ilmuwan Berdampak

“Menempuh studi pascasarjana bukanlah hal yang mudah. Ada saat-saat ketika eksperimen gagal, kode program mengalami kendala, atau revisi tesis terasa tidak ada habisnya. Namun, hari ini Anda membuktikan bahwa Anda bukan kelompok yang mudah menyerah,” ungkap Prof. Dr.rer.nat. Nurul Hidayat Aprilita, S.Si., M.Si. dalam sambutannya pada acara Pelepasan Wisudawan dan Wisudawati Pascasarjana FMIPA UGM Periode IV di Auditorium Herman Johannes, Rabu, 22 Juli 2026. Menurutnya, berbagai dinamika selama menjalani studi merupakan bagian dari proses transformasi mahasiswa, dari seorang pembelajar menjadi peneliti, ilmuwan, dan pemikir kritis yang siap menghadapi tantangan zaman.

Transformasi tersebut, menurutnya, menjadi bekal penting bagi para lulusan untuk menjalankan peran baru sebagai ilmuwan dan profesional dalam karier yang dijalani. Di tengah berbagai perubahan global, seperti perkembangan teknologi yang pesat, perubahan iklim, serta tantangan sosial lainnya, ilmu pengetahuan perlu hadir sebagai solusi yang memberikan manfaat bagi masyarakat.

“Jadilah solusi. Jadikan ilmu matematika dan pengetahuan alam yang sudah Anda tempuh dan peroleh tidak sebagai menara gading, melainkan sebagai alat untuk memecahkan masalah nyata di masyarakat,” pesan Prof. Nurul.

Selain mendorong lulusan untuk menghadirkan kontribusi nyata, Prof. Nurul juga menekankan pentingnya menjaga integritas ilmiah. Menurutnya, perkembangan teknologi informasi yang semakin cepat juga menghadirkan tantangan berupa derasnya arus informasi yang sarat akan bias. 

“Jadilah lentera kebenaran ilmiah, objektivitas, dan kejujuran akademis,” tuturnya.

Melalui pesan tersebut, para lulusan diingatkan untuk senantiasa menjunjung tinggi etika akademik dalam setiap karya dan keputusan yang diambil. Integritas menjadi fondasi penting bagi seorang ilmuwan agar ilmu pengetahuan tetap memiliki kepercayaan dan memberikan dampak positif.

Prof. Nurul juga berpesan agar para lulusan tidak berhenti belajar setelah memperoleh gelar akademik. Menurutnya, perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi yang terus berlangsung menuntut setiap individu untuk memiliki kemampuan beradaptasi dan semangat belajar sepanjang hayat.

“Gelar tertinggi bukanlah akhir dari belajar. Tetaplah rendah hati dan terus belajar. Jadilah lifelong learner,” pesannya.

Selain itu, Prof. Nurul mengajak para wisudawan untuk tetap menjaga hubungan yang baik dengan almamater serta membawa nilai-nilai Universitas Gadjah Mada dalam perjalanan mereka setelah menyelesaikan studi. Nilai keindonesiaan, semangat pengabdian, dan komitmen terhadap reputasi global UGM diharapkan terus melekat dalam kontribusi para lulusan di berbagai bidang.

Secara keseluruhan, hal ini selaras dengan Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya SDG 4 (Pendidikan Berkualitas) melalui dorongan untuk menjadi pembelajar sepanjang hayat, serta SDG 9 (Industri, Inovasi, dan Infrastruktur) dan SDG 16 (Perdamaian, Keadilan, dan Kelembagaan yang Tangguh) melalui penekanan pada pengembangan ilmu pengetahuan yang inovatif, berintegritas, dan mampu memberikan solusi bagi berbagai tantangan masyarakat.

Penulis : Inna Mutifah
Fotografer : Afiandina Sukma

Read More

Tarhib Ramadhan 1447 H Fakultas MIPA UGM: Ramadhan Telah Tiba, Mau Apa?

Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Universitas Gadjah Mada (FMIPA UGM) menyelenggarakan kegiatan kajian dalam rangka menyambut bulan suci Ramadhan 1447 H dengan tema Ramadhan Telah Tiba, Mau Apa?. Kegiatan ini diikuti oleh dosen, tenaga kependidikan, dan mahasiswa pada Jum’at, 13 Februari 2026 di Masjid Baitul Ilmi serta disiarkan secara langsung melalui kanal YouTube FMIPA UGM.

Acara dibuka dengan sambutan oleh Prof. Dr.Eng. Edi Suharyadi, M.Eng., selaku Ketua Takmir Masjid Baitul Ilmi. Dalam sambutannya, beliau menyampaikan rasa syukur atas kesempatan bertemu kembali dengan bulan Ramadhan serta mengajak seluruh peserta untuk menyambut bulan Ramadhan dengan penuh kegembiraan dan kesiapan.

Sambutan berikutnya disampaikan oleh Prof. Dr.-Ing. Mhd. Reza M.I. Pulungan, S.Si., M.Sc. yang mewakili Dekan FMIPA UGM. Beliau berharap kegiatan semacam ini dapat terus dilaksanakan secara berkelanjutan dan nasihat yang disampaikan dapat menjadi pedoman dalam menjalankan ibadah selama bulan Ramadhan, sehingga bernilai amal yang berlipat ganda.

Pada kesempatan kali ini, sesi tausiyah disampaikan oleh Ust. Muhammad Asyrofuddin S.H.I., M.Pd. tentang pentingnya perencanaan dalam menjalani Ramadhan. Para hadirin diajak untuk menyusun program ibadah secara terarah agar Ramadhan menjadi lebih bermakna.

Tanpa perencanaan dan kesungguhan, seseorang berpotensi hanya memperoleh lapar dan dahaga tanpa peningkatan kualitas spiritual. , ungkap beliau.

Tiga amalan utama yang ditekankan meliputi memperbanyak sholat sunnah, meningkatkan intensitas membaca Al-Qur’an dengan target yang terukur, serta memperbanyak sedekah sesuai kemampuan. Harapannya, melalui kegiatan ini, seluruh sivitas akademika dapat menyambut dan menjalani Ramadhan 1447 H dengan persiapan yang matang, pelaksanaan ibadah yang konsisten, serta adanya peningkatan kualitas ketakwaan.

Secara keseluruhan, kegiatan ini sejalan dengan pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya tujuan ke-4 (Pendidikan Berkualitas) melalui penguatan pendidikan karakter dan nilai spiritual, serta tujuan ke-16 (Perdamaian, Keadilan, dan Kelembagaan yang Tangguh) melalui pembinaan integritas, kepedulian sosial, dan penguatan moral sivitas akademika.

Penulis: Inna Mutifah
Editor: Meitha Eka Nur Khasanah
Fotografer: Inna Mutifah dan Rayhan

Read More

Dekan FMIPA UGM Berikan Pemaparan Sekaligus Pesan Kepemimpinan Ke Para Pejabat Struktural Departemen FMIPA UGM

Dalam acara serah terima jabatan structural kepengurusan departemen Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA) Universitas Gadjah Mada (UGM), Prof. Kuwat Triyana, S.Si., M.Si., selaku Dekan FMIPA UGM memberikan pemaparan sekaligus pesan terkait kepemimpinan. Di hadapan para pejabat baru dan sivitas akademika, Dekan FMIPA UGM menekankan bahwa kepemimpinan tidak bisa dilepaskan dari semangat pengabdian. “Kepemimpinan dan pimpinan itu berbeda. Jika tidak memiliki semangat melayani, artinya kita belum siap memimpin,” ujarnya. Ia meyakini bahwa para pemimpin yang dilantik memiliki semangat untuk melayani mahasiswa, kolega, dan institusi secara menyeluruh.

Lebih jauh, ia mengingatkan bahwa kepemimpinan kerap dihadapkan pada keputusan-keputusan yang tidak selalu menyenangkan semua pihak. Menurutnya, harapan untuk menyenangkan semua orang adalah sesuatu yang mustahil. “Seorang pemimpin sering kali akan menghasilkan keputusan yang tidak disukai orang. Maka jika kita berpikir bisa menyenangkan semua pihak, itu tidak mungkin,” tuturnya. Namun, justru di situlah integritas dan keberanian seorang pemimpin diuji.

Dalam pemaparannya, Dekan FMIPA UGM juga menyoroti pentingnya visi jangka panjang. Seorang pemimpin, katanya, tidak hanya bekerja untuk hari ini, tetapi mempersiapkan masa depan. “Leader itu mempersiapkan masa depan, fokus pada visi, mengantisipasi perubahan, dan mempersiapkan tim agar siap menghadapi kompetitor, merebut peluang, dan menghadapi ancaman di masa depan,” jelasnya. Ia menambahkan bahwa peran laboratorium dan unit-unit akademik memiliki kontribusi besar dalam mewujudkan visi tersebut.

Refleksi kepemimpinan juga menyentuh dimensi moral. Dekan mengajak para pemimpin untuk tidak bersikap pasif ketika melihat ketidakadilan atau kemungkaran. “Jangan sampai ketika kita melihat sesuatu yang tidak baik, kita membiarkannya. Kita harus masuk dan berperan. Jika orang-orang baik tidak mau terlibat, maka keadaan akan repot,” ujarnya. Ia menilai bahwa pemimpin bisa lahir dari pengalaman ketidakadilan dan keberanian untuk mengambil peran perubahan.

Menutup pemaparannya, Dekan FMIPA UGM menyampaikan apresiasi kepada para pemimpin sebelumnya yang telah mengemban amanah dengan ikhlas, sekaligus memberi semangat kepada pejabat baru. Ia menyadari bahwa ketidaksempurnaan kerap menyertai perjalanan kepemimpinan. Namun, menurutnya, hal tersebut justru menjadi bagian dari tugas bersama untuk terus memperbaiki dan menumbuhkan institusi. “Selamat, semoga kita dimudahkan. Ketidaksempurnaan itu ada, tetapi di situlah tugas kita untuk memperbaiki,” pungkasnya.

Refleksi kepemimpinan yang disampaikan Dekan FMIPA UGM selaras dengan komitmen fakultas dalam mendukung pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya SDG 4 (Pendidikan Berkualitas) dan SDG 16 (Perdamaian, Keadilan, dan Kelembagaan yang Tangguh). Kepemimpinan yang berorientasi pada pelayanan, keberanian mengambil peran, serta kesiapan menghadapi perubahan diharapkan mampu memperkuat tata kelola akademik, menciptakan lingkungan pendidikan yang inklusif, serta menumbuhkan budaya institusi yang berintegritas dan berkelanjutan.

Penulis: Meitha Eka Nurhasanah
Dokumentasi: Raditya

Read More

FMIPA UGM Gelar Serah Terima Jabatan Struktural Departemen

Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA) Universitas Gadjah Mada (UGM) menyelenggarakan sesi serah terima jabatan struktural di tingkat departemen dan program studi pada Kamis, 8 Januari 2026, bertempat di Auditorium Herman Yohannes FMIPA UGM. Kegiatan ini menjadi penanda dimulainya masa bakti kepengurusan baru di lingkungan FMIPA UGM. Acara diawali dengan pembukaan, dilanjutkan dengan prosesi simbolis serah terima jabatan yang ditandai dengan penandatanganan dokumen, serta sesi sambutan dari Dekan FMIPA UGM, Prof. Kuwat Triyana, S.Si, M.Si..

Dalam sambutannya, Dekan FMIPA UGM, Prof. Kuwat Triyana, menegaskan bahwa kepemimpinan bukanlah soal posisi, melainkan tanggung jawab dan pelayanan. “Kepemimpinan dan pimpinan itu berbeda. Jika tidak memiliki semangat melayani, maka kita belum siap memimpin. Saya yakin yang hadir di sini memiliki semangat melayani mahasiswa dan sivitas akademika,” ujarnya.

Sementara itu, Ketua Senat FMIPA UGM, Prof. Drs. Mudasir, M.Eng., Ph.D., menyampaikan apresiasi kepada para pejabat lama dan pesan kepada pejabat baru agar menjadikan amanah sebagai bentuk ibadah. “Terima kasih kepada Bapak dan Ibu yang telah mengemban amanah dengan ikhlas. Bagi yang dilantik hari ini, niatkan bahwa kepercayaan ini adalah ibadah,” tuturnya.

Berikut daftar pejabat baru yang dilantik pada jabatan struktural di lingkungan FMIPA UGM:

Departemen Fisika

  • Ketua Departemen Fisika: Prof. Sholihun, S.Si., M.Sc., Ph.D.Sc.
  • Sekretaris Departemen Fisika: Dr. rer. nat. Herlan Darmawan, M.Sc.
  • Ketua Prodi Doktor Fisika: Prof. Dr. Eng. Rinto Anugraha NQZ, S.Si., M.Si.
  • Sekretaris Prodi Doktor Fisika: Dr.Sc. Ari Dwi Nugraheni, S.Si., M.Si.
  • Ketua Prodi Magister Fisika: Prof. Dr.Eng. Fahrudin Nugroho, S.Si., M.Si.
  • Ketua Prodi Sarjana Fisika: Dr.Eng. Ahmad Kusumaatmaja, S.Si., M.Sc.
  • Sekretaris Prodi Sarjana Fisika: Dr. Juliasih Partini, S.Si., M.Si.
  • Ketua Prodi Sarjana Geofisika: Dr. Sudarmaji, M.Si.
  • Sekretaris Prodi Sarjana Geofisika: Dr. Theodosius Marwan Irnaka, S.Si., M.Sc.

Departemen Ilmu Komputer dan Elektronika

  • Ketua Departemen: Aina Musdholifah, S.Kom., M.Kom., Ph.D.
  • Sekretaris Departemen: Oskar Natan, S.ST., M.Tr.T., Ph.D.
  • Ketua Prodi Doktor Ilmu Komputer: Dr. Sri Mulyana, M.Kom.
  • Sekretaris Prodi Doktor Ilmu Komputer: Dr. Nur Rokhman, S.Si., M.Kom.
  • Ketua Prodi Magister Ilmu Komputer: Wahyono, S.Kom., Ph.D.
  • Sekretaris Prodi Magister Ilmu Komputer: Dr. Agus Sihabuddin, S.Si., M.Kom.
  • Ketua Prodi Magister Kecerdasan Artifisial: Afiahayati, S.Kom., M.Cs., Ph.D.
  • Ketua Prodi Sarjana Ilmu Komputer: Arif Nurwidyantoro, M.Cs., Ph.D.
  • Sekretaris Prodi Sarjana Ilmu Komputer: Faizal Makhrus, S.Kom., M.Sc., Ph.D.
  • Ketua Prodi Sarjana Elektronika dan Instrumentasi: Dr.techn. Aufaclav Zatu Kusuma Frisky, S.Si., M.Sc.
  • Sekretaris Prodi Sarjana Elektronika dan Instrumentasi: Dr. Dyah Aruming Tyas, S.Si.

Departemen Kimia

  • Ketua Departemen Kimia: Prof. Dr.rer.nat. Nurul Hidayat Aprilita, S.Si., M.Si.
  • Sekretaris Departemen Kimia: Akhmad Syoufian, Ph.D.
  • Ketua Prodi Doktor Kimia: Prof. Drs. Dwi Siswanta, M.Eng., Ph.D.
  • Sekretaris Prodi Doktor Kimia: Dr. Muhammad Idham Darussalam Mardjan, S.Si., M.Sc.
  • Ketua Prodi Magister Kimia: Prof. Tri Joko Raharjo, S.Si., M.Si., Ph.D.
  • Sekretaris Prodi Magister Kimia: Fajar Inggit Pambudi, S.Si., M.Sc., Ph.D.
  • Ketua Prodi Sarjana Kimia: Dr.rer.nat. Adhitasari Suratman, S.Si., M.Si.
  • Sekretaris Prodi Sarjana Kimia: Adhi Dwi Hatmanto, S.Si., M.Sc., Ph.D.

Departemen Matematika

  • Ketua Departemen Matematika: Dr. Nanang Susyanto, S.Si., M.Sc., M.Act.Sc.
  • Sekretaris Departemen Matematika: Danang Teguh Qoyyimi, M.Sc., Ph.D.
  • Ketua Prodi Doktor Matematika: Prof. Dr.rer.nat. Indah Emilia Wijayanti, S.Si., M.Si.
  • Sekretaris Prodi Doktor Matematika: Dr. Noorma Yulia Megawati, S.Si., M.Sc., M.Act.Sc.
  • Ketua Prodi Magister Matematika: Prof. Imam Solekhudin, S.Si., M.Si., Ph.D.
  • Sekretaris Prodi Magister Matematika: Dr. Indarsih, S.Si., M.Si.
  • Ketua Prodi Sarjana Matematika: Dr. Sutopo, S.Si., M.Si.
  • Sekretaris Prodi Sarjana Matematika: Made Tantrawan, S.Si., M.Sc., Ph.D.
  • Ketua Prodi Sarjana Aktuaria: Dr. Yunita Wulan Sari, S.Si., M.Sc.
  • Sekretaris Prodi Sarjana Aktuaria: Dr. Solikhatun, S.Si., M.Si.
  • Ketua Prodi Sarjana Statistika: Atina Husnaqilati, S.Si., M.Sc., Ph.D.
  • Sekretaris Prodi Sarjana Statistika: Prof. Dr. Abdurakhman

Kegiatan serah terima jabatan ini sejalan dengan komitmen FMIPA UGM dalam mendukung pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya SDG 4 (Pendidikan Berkualitas) dan SDG 16 (Perdamaian, Keadilan, dan Kelembagaan yang Tangguh). Kepemimpinan akademik yang berintegritas, inklusif, dan berorientasi pelayanan diharapkan mampu memperkuat tata kelola institusi serta meningkatkan kualitas pendidikan dan riset yang berdampak luas bagi masyarakat.

Penulis: Meitha Eka Nurhasanah
Dokumentasi: Raditya

Read More

Prof. Dr. Eng. Rinto Anugraha NQZ, S.Si., M.Si. Dikukuhkan Sebagai Guru Besar Bidang Ilmu Sosiofisika dan Jaringan Kompleks Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam UGM

Prof. Dr. Eng. Rinto Anugraha NQZ, S.Si., M.Si. resmi dikukuhkan sebagai Guru Besar dalam bidang Ilmu Sosiofisika dan Jaringan Kompleks Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA) Universitas Gadjah Mada (UGM) pada 25 September 2025 di Balai Senat Gedung Rektorat Balairung UGM. Ia memaparkan pidato pengukuhan bertajuk Universalitas, Transisi Fase dan Fenomena Emergen dalam Fisika Interdisipliner: Dari Sosiofisika, Elektrokonveksi Hingga Polusi Cahaya. Dalam pidato pengukuhannya, Prof. Rinto menyoroti keterkaitan fisika interdisipliner dengan isu pembangunan berkelanjutan.

Prof. Rinto menjelaskan bagaimana sosiofisika dapat digunakan untuk memahami penyebaran opini, informasi, dan perilaku sosial secara kuantitatif. “Dengan pendekatan ini, kita dapat memahami bagaimana polarisasi sosial terbentuk, hoaks menyebar, atau konsensus dibangun. Hal ini berkaitan dengan Sustainable Development Goals (SDG) 16 tentang perdamaian, keadilan, dan kelembagaan yang tangguh, serta SDG 10 tentang berkurangnya kesenjangan,” paparnya.

Prof. Rinto memiliki rekam jejak riset variatif mulai dari kosmologi saat menempuh pendidikan S1 Fisika UGM, teori medan kuantum pada jenjang S2, hingga elektrokonveksi menggunakan kristal cair nematik ketika menjalani studi doktoral dan riset pascadoktoral di Kyushu University, Jepang. Di luar fokus tersebut, Prof. Rinto juga mendalami ilmu falak berbasis astronomi posisi. Ia telah menerbitkan dua buku, yakni Mekanika Benda Langit (2012) dan Pernak-Pernik Ilmu Falak Populer yang rilis bertepatan dengan pengukuhannya sebagai Guru Besar pada tahun ini.

Pengukuhan Prof. Dr. Eng. Rinto Anugraha NQZ, S.Si., M.Si. sebagai Guru Besar tidak hanya menegaskan kiprah beliau dalam mengembangkan riset lintas disiplin, tetapi juga memperlihatkan komitmen FMIPA UGM dalam mendukung pencapaian SDGs. Melalui kajian sosiofisika, elektrokonveksi, hingga polusi cahaya, Prof. Rinto menunjukkan bagaimana ilmu fisika dapat berkontribusi pada isu global seperti perdamaian dan keadilan (SDG 16), juga berkurangnya kesenjangan (SDG 10) Dengan demikian, pengukuhan ini bukan hanya momentum akademik, melainkan juga wujud peran UGM yang terus berkontribusi dalam mengintegrasikan ilmu pengetahuan dengan agenda pembangunan berkelanjutan, sejalan juga dengan SDG 4 tentang Pendidikan Berkualitas.

Penulis: Meitha Eka Nurhasanah
Dokumentasi: Raditya Maulana Wicaksana

Read More

Perkuat Tata Kelola, FMIPA UGM Benchmarking ke Universitas Prasetiya Mulya

Dalam upaya meningkatkan kualitas layanan administrasi dan tata kelola institusi, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA) Universitas Gadjah Mada (UGM) melaksanakan kegiatan benchmarking ke Universitas Prasetiya Mulya, khususnya pada bidang keuangan dan kepegawaian. Kegiatan ini berlangsung pada 20 Juni 2025 di Kampus BSD, Tangerang Selatan.

Rombongan FMIPA UGM yang terdiri dari tim keuangan, kepegawaian, serta perwakilan pimpinan fakultas disambut hangat oleh jajaran pimpinan Universitas Prasetiya Mulya. Dalam sambutannya, perwakilan tuan rumah menyampaikan apresiasi atas kunjungan ini dan membuka ruang dialog terbuka untuk saling berbagi praktik terbaik dalam pengelolaan administrasi keuangan dan sumber daya manusia di lingkungan perguruan tinggi.

Sepanjang kegiatan, kedua institusi berdiskusi aktif dan bertukar informasi mengenai sistem dan kebijakan keuangan, pengelolaan dana penelitian, penyusunan laporan keuangan, serta manajemen sumber daya manusia mulai dari proses rekrutmen, evaluasi kinerja, hingga pengembangan kompetensi pegawai. FMIPA UGM secara khusus menyoroti pentingnya pemanfaatan teknologi informasi untuk mendukung efisiensi kerja, dan mengapresiasi sistem digital yang telah diterapkan di Universitas Prasetiya Mulya . Kegiatan benchmarking ini ditutup dengan sesi diskusi interaktif, tur fasilitas kampus, dan pertukaran cinderamata sebagai simbol persahabatan dan kolaborasi antar kedua institusi.

Melalui semangat belajar dan berbagi, FMIPA UGM menegaskan komitmennya dalam meningkatkan kualitas layanan fakultas melalui pembelajaran dari praktik-praktik unggul di institusi pendidikan tinggi lainnya di Indonesia. Kegiatan ini turut berkontribusi pada pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya SDG 4 tentang pendidikan berkualitas melalui peningkatan kapasitas kelembagaan, SDG 16 tentang tata kelola yang transparan dan akuntabel, serta SDG 17 tentang kemitraan strategis antar lembaga dalam mendorong pembangunan berkelanjutan di sektor pendidikan.

Penulis: Muhammad Akmal dan Amalia Nurmalitasari
Editor: Meitha Eka Nurhasanah
Dokumentasi: Muhammad Akmal

Read More

Turut Ramaikan Salat Iduladha di Lapangan Pancasila UGM, Mahasiswa FMIPA UGM Refleksikan Iduladha Jadi Momen Pendidikan Spiritual dan Kepemimpinan

Lapangan Pancasila Grha Sabha Pramana (GSP) Universitas Gadjah Mada (UGM) kembali menjadi saksi kebersamaan luar biasa dalam perayaan salat iduladha 1446 H/2025 M. Suasana pagi yang cerah dan hangat menyelimuti pelaksanaan salat iduladha  yang berlangsung khidmat. Puluhan ribu jamaah, terdiri dari masyarakat umum dan civitas akademika UGM, termasuk mahasiswa FMIPA UGM turut memadati area lapangan sejak dini hari, membawa semangat pengorbanan dan keikhlasan sebagai ruh dari perayaan Idul Adha.

“Seru dan syahdu,” ujar salah satu mahasiswa FMIPA UGM ketika ditanyai mengenai testimoni sholat iduladha di GSP UGM. Ia merefleksikan momen iduladha ini sebagai bentuk pendidikan spiritual maupun kepemimpinan.

Dalam khutbah yang disampaikan seusai salat, khatib menekankan kepada jamaah bahwa Idul Adha merupakan momentum untuk merefleksikan ketulusan, keikhlasan, dan cinta sejati kepada Allah SWT. Dengan meneladani kisah Nabi Ibrahim alaihisalam Sang Khalilullah dan Nabi Ismail alaihisalam, jamaah diajak merenungkan pentingnya pendidikan spiritual sebagai fondasi kehidupan yang kokoh dan bermakna.

“Perintah menyembelih bukan sekadar perintah lahiriah, melainkan simbol ketaatan mutlak tanpa syarat dari seorang hamba kepada Tuhannya,” tutur khatib, merujuk pada dialog agung antara Nabi Ibrahim dan Nabi Ismail sebagaimana tertuang dalam Surah As-Saffat ayat 102.

Lebih lanjut, khatib mengangkat konsep menarik tentang matematika spiritual, di mana angka 1 melambangkan keesaan Allah, sementara angka 0 menggambarkan manusia yang seperti debu di alam semesta ini, tak bernilai tanpa keterhubungan dengan Sang Pencipta. Selain aspek spiritual, khutbah juga menyoroti pentingnya membangun karakter dan kepemimpinan dengan meneladani sifat-sifat Nabi Ibrahim: sabar, bijaksana, dan teguh dalam menjalankan kebenaran.

Perayaan Idul Adha di Universitas Gadjah Mada tahun ini bukan semata seremoni keagamaan, tetapi juga manifestasi nilai-nilai luhur yang menyentuh ranah spiritual dan sosial. Seperti thawaf yang melambangkan penyerahan kepada Tuhan Yang Maha Esa, demikian pula seharusnya kehidupan manusia berputar mengelilingi nilai-nilai ilahiah dalam setiap langkah menuju kemajuan dunia dan akhirat. Menutup khutbahnya, khatib mengingatkan, “Dunia dalam genggaman, dan akhirat dalam hati karena dunia adalah jalan kita menuju akhirat.”

Nilai-nilai yang terkandung dalam khutbah dan perayaan Idul Adha ini juga relevan dengan semangat Sustainable Development Goals (SDGs). Pendidikan spiritual yang mendalam sejalan dengan Tujuan 4, yaitu memastikan pendidikan yang inklusif dan berkualitas serta mendukung pembelajaran sepanjang hayat. Sifat kepemimpinan yang adil, sabar, dan bijaksana mencerminkan Tujuan 16, yaitu mendorong masyarakat damai, adil, dan inklusif. Sementara semangat kebersamaan antara civitas akademika dan masyarakat mencerminkan Tujuan 17, yaitu membangun kemitraan yang kuat dalam mencapai tujuan bersama demi kebaikan umat dan masa depan yang berkelanjutan.

Penulis: Amalia Nurmalitasari
Dokumentasi: Ghissan Mulan, Luthfita Keysha A.G, dan Irma Eliana
Editor: Meitha Eka Nurhasanah

Read More

Mahasiswa FMIPA UGM Kembangkan PolPay (Jempol Payment), Inovasi Pembayaran Digital Berbasis Biometrik Sidik Jari Tanpa Kartu dan Ponsel

Tim mahasiswa FMIPA Universitas Gadjah Mada (UGM) yang tergabung dalam Program Kreativitas Mahasiswa Karsa Cipta (PKM-KC) tengah mengembangkan PolPay (Jempol Payment), sebuah inovasi sistem pembayaran digital berbasis biometrik sidik jari yang dirancang untuk meningkatkan keamanan, kenyamanan, dan efisiensi transaksi. Berbeda dengan sistem pembayaran konvensional, PolPay memungkinkan pengguna melakukan transaksi tanpa kartu maupun telepon genggam dengan memanfaatkan autentikasi biometrik. 

Pengembangan inovasi PolPay ini dilakukan melalui penelitian berjudul Alat Pembayaran Biometrik Terjangkau Berbasis Komputasi Tepi (PolPay) dengan Standar Enkripsi Lanjutan 256-Bit untuk Transaksi Terproteksi Privasi. Penelitian tersebut dikembangkan oleh lima mahasiswa UGM, yaitu Tiara Ramadhani (Ilmu Aktuaria 2025/FMIPA) selaku ketua tim, Al Farabi Obiansyah (Teknik Mesin 2025/FT), Marcelino Budi Prakasya (Ilmu Komputer 2025/FMIPA), Muhammad Fakhri Ghonim Setyanda (Elektronika dan Instrumentasi 2025/FMIPA), dan M. Rakhma Aifil Indira (Ilmu Aktuaria 2025/FMIPA), dengan Mokhammad Fajar Pradipta, S.Si., M.Eng. sebagai dosen pembimbing. 

Berbeda dengan sistem pembayaran konvensional yang bergantung pada kartu atau perangkat seluler, PolPay mengintegrasikan sensor sidik jari dengan perangkat Electronic Data Capture (EDC). Pengguna dapat melakukan autentikasi menggunakan sidik jari, sementara proses verifikasi dilakukan melalui sistem biometrik yang dikembangkan oleh tim.

Dalam pengembangannya, PolPay memanfaatkan teknologi edge computing untuk memproses data biometrik. Data kemudian dikirimkan ke server dalam bentuk terenkripsi menggunakan Advanced Encryption Standard 256-bit (AES-256) serta diamankan melalui protokol SSL/TLS. Pendekatan tersebut dirancang untuk meningkatkan perlindungan privasi pengguna, mengurangi latensi, serta meminimalkan risiko penyalahgunaan data biometrik.

Selain mengutamakan keamanan, PolPay dirancang sebagai alternatif sistem pembayaran biometrik yang lebih terjangkau dibandingkan teknologi sejenis yang umumnya membutuhkan infrastruktur dengan biaya tinggi. Dengan konsep tersebut, tim mengembangkan teknologi pembayaran yang tidak bergantung pada kepemilikan kartu maupun telepon genggam dalam proses transaksi. Saat ini, penelitian PolPay masih berada pada tahap pengembangan prototipe. Tahapan tersebut menjadi bagian dari proses pengembangan inovasi sebelum dilakukan pengujian dan pengembangan lebih lanjut.

Pengembangan PolPay juga mendukung arah transformasi digital nasional yang selaras dengan Blueprint Sistem Pembayaran Indonesia 2030 yang diinisiasi oleh Bank Indonesia. Inovasi ini diharapkan dapat menjadi bagian dari pengembangan teknologi pembayaran digital yang mengutamakan keamanan sekaligus perlindungan privasi pengguna.

Secara keseluruhan, pengembangan PolPay berkontribusi pada Sustainable Development Goals (SDGs), terutama SDG 9 (Industry, Innovation and Infrastructure) melalui pengembangan teknologi pembayaran digital yang inovatif dan inklusif, serta SDG 16 (Peace, Justice and Strong Institutions) dengan memperkuat keamanan siber dan perlindungan data dalam ekosistem transaksi digital. Inovasi ini menunjukkan bagaimana riset mahasiswa dapat menjadi bagian dari solusi teknologi yang relevan bagi kebutuhan masyarakat dan transformasi digital Indonesia. 

Penulis: Inna Mutifah
Fotografer: Afiandina Sukma

Read More

Prof. Nurul Hidayat Aprilita Ajak Refleksikan Perjalanan Akademik, Dorong Lulusan Pascasarjana FMIPA UGM Menjadi Pembelajar Sepanjang Hayat dan Ilmuwan Berdampak

“Menempuh studi pascasarjana bukanlah hal yang mudah. Ada saat-saat ketika eksperimen gagal, kode program mengalami kendala, atau revisi tesis terasa tidak ada habisnya. Namun, hari ini Anda membuktikan bahwa Anda bukan kelompok yang mudah menyerah,” ungkap Prof. Dr.rer.nat. Nurul Hidayat Aprilita, S.Si., M.Si. dalam sambutannya pada acara Pelepasan Wisudawan dan Wisudawati Pascasarjana FMIPA UGM Periode IV di Auditorium Herman Johannes, Rabu, 22 Juli 2026. Menurutnya, berbagai dinamika selama menjalani studi merupakan bagian dari proses transformasi mahasiswa, dari seorang pembelajar menjadi peneliti, ilmuwan, dan pemikir kritis yang siap menghadapi tantangan zaman.

Transformasi tersebut, menurutnya, menjadi bekal penting bagi para lulusan untuk menjalankan peran baru sebagai ilmuwan dan profesional dalam karier yang dijalani. Di tengah berbagai perubahan global, seperti perkembangan teknologi yang pesat, perubahan iklim, serta tantangan sosial lainnya, ilmu pengetahuan perlu hadir sebagai solusi yang memberikan manfaat bagi masyarakat.

“Jadilah solusi. Jadikan ilmu matematika dan pengetahuan alam yang sudah Anda tempuh dan peroleh tidak sebagai menara gading, melainkan sebagai alat untuk memecahkan masalah nyata di masyarakat,” pesan Prof. Nurul.

Selain mendorong lulusan untuk menghadirkan kontribusi nyata, Prof. Nurul juga menekankan pentingnya menjaga integritas ilmiah. Menurutnya, perkembangan teknologi informasi yang semakin cepat juga menghadirkan tantangan berupa derasnya arus informasi yang sarat akan bias. 

“Jadilah lentera kebenaran ilmiah, objektivitas, dan kejujuran akademis,” tuturnya.

Melalui pesan tersebut, para lulusan diingatkan untuk senantiasa menjunjung tinggi etika akademik dalam setiap karya dan keputusan yang diambil. Integritas menjadi fondasi penting bagi seorang ilmuwan agar ilmu pengetahuan tetap memiliki kepercayaan dan memberikan dampak positif.

Prof. Nurul juga berpesan agar para lulusan tidak berhenti belajar setelah memperoleh gelar akademik. Menurutnya, perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi yang terus berlangsung menuntut setiap individu untuk memiliki kemampuan beradaptasi dan semangat belajar sepanjang hayat.

“Gelar tertinggi bukanlah akhir dari belajar. Tetaplah rendah hati dan terus belajar. Jadilah lifelong learner,” pesannya.

Selain itu, Prof. Nurul mengajak para wisudawan untuk tetap menjaga hubungan yang baik dengan almamater serta membawa nilai-nilai Universitas Gadjah Mada dalam perjalanan mereka setelah menyelesaikan studi. Nilai keindonesiaan, semangat pengabdian, dan komitmen terhadap reputasi global UGM diharapkan terus melekat dalam kontribusi para lulusan di berbagai bidang.

Secara keseluruhan, hal ini selaras dengan Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya SDG 4 (Pendidikan Berkualitas) melalui dorongan untuk menjadi pembelajar sepanjang hayat, serta SDG 9 (Industri, Inovasi, dan Infrastruktur) dan SDG 16 (Perdamaian, Keadilan, dan Kelembagaan yang Tangguh) melalui penekanan pada pengembangan ilmu pengetahuan yang inovatif, berintegritas, dan mampu memberikan solusi bagi berbagai tantangan masyarakat.

Penulis : Inna Mutifah
Fotografer : Afiandina Sukma

Read More

Tarhib Ramadhan 1447 H Fakultas MIPA UGM: Ramadhan Telah Tiba, Mau Apa?

Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Universitas Gadjah Mada (FMIPA UGM) menyelenggarakan kegiatan kajian dalam rangka menyambut bulan suci Ramadhan 1447 H dengan tema Ramadhan Telah Tiba, Mau Apa?. Kegiatan ini diikuti oleh dosen, tenaga kependidikan, dan mahasiswa pada Jum’at, 13 Februari 2026 di Masjid Baitul Ilmi serta disiarkan secara langsung melalui kanal YouTube FMIPA UGM.

Acara dibuka dengan sambutan oleh Prof. Dr.Eng. Edi Suharyadi, M.Eng., selaku Ketua Takmir Masjid Baitul Ilmi. Dalam sambutannya, beliau menyampaikan rasa syukur atas kesempatan bertemu kembali dengan bulan Ramadhan serta mengajak seluruh peserta untuk menyambut bulan Ramadhan dengan penuh kegembiraan dan kesiapan.

Sambutan berikutnya disampaikan oleh Prof. Dr.-Ing. Mhd. Reza M.I. Pulungan, S.Si., M.Sc. yang mewakili Dekan FMIPA UGM. Beliau berharap kegiatan semacam ini dapat terus dilaksanakan secara berkelanjutan dan nasihat yang disampaikan dapat menjadi pedoman dalam menjalankan ibadah selama bulan Ramadhan, sehingga bernilai amal yang berlipat ganda.

Pada kesempatan kali ini, sesi tausiyah disampaikan oleh Ust. Muhammad Asyrofuddin S.H.I., M.Pd. tentang pentingnya perencanaan dalam menjalani Ramadhan. Para hadirin diajak untuk menyusun program ibadah secara terarah agar Ramadhan menjadi lebih bermakna.

Tanpa perencanaan dan kesungguhan, seseorang berpotensi hanya memperoleh lapar dan dahaga tanpa peningkatan kualitas spiritual. , ungkap beliau.

Tiga amalan utama yang ditekankan meliputi memperbanyak sholat sunnah, meningkatkan intensitas membaca Al-Qur’an dengan target yang terukur, serta memperbanyak sedekah sesuai kemampuan. Harapannya, melalui kegiatan ini, seluruh sivitas akademika dapat menyambut dan menjalani Ramadhan 1447 H dengan persiapan yang matang, pelaksanaan ibadah yang konsisten, serta adanya peningkatan kualitas ketakwaan.

Secara keseluruhan, kegiatan ini sejalan dengan pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya tujuan ke-4 (Pendidikan Berkualitas) melalui penguatan pendidikan karakter dan nilai spiritual, serta tujuan ke-16 (Perdamaian, Keadilan, dan Kelembagaan yang Tangguh) melalui pembinaan integritas, kepedulian sosial, dan penguatan moral sivitas akademika.

Penulis: Inna Mutifah
Editor: Meitha Eka Nur Khasanah
Fotografer: Inna Mutifah dan Rayhan

Read More

Dekan FMIPA UGM Berikan Pemaparan Sekaligus Pesan Kepemimpinan Ke Para Pejabat Struktural Departemen FMIPA UGM

Dalam acara serah terima jabatan structural kepengurusan departemen Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA) Universitas Gadjah Mada (UGM), Prof. Kuwat Triyana, S.Si., M.Si., selaku Dekan FMIPA UGM memberikan pemaparan sekaligus pesan terkait kepemimpinan. Di hadapan para pejabat baru dan sivitas akademika, Dekan FMIPA UGM menekankan bahwa kepemimpinan tidak bisa dilepaskan dari semangat pengabdian. “Kepemimpinan dan pimpinan itu berbeda. Jika tidak memiliki semangat melayani, artinya kita belum siap memimpin,” ujarnya. Ia meyakini bahwa para pemimpin yang dilantik memiliki semangat untuk melayani mahasiswa, kolega, dan institusi secara menyeluruh.

Lebih jauh, ia mengingatkan bahwa kepemimpinan kerap dihadapkan pada keputusan-keputusan yang tidak selalu menyenangkan semua pihak. Menurutnya, harapan untuk menyenangkan semua orang adalah sesuatu yang mustahil. “Seorang pemimpin sering kali akan menghasilkan keputusan yang tidak disukai orang. Maka jika kita berpikir bisa menyenangkan semua pihak, itu tidak mungkin,” tuturnya. Namun, justru di situlah integritas dan keberanian seorang pemimpin diuji.

Dalam pemaparannya, Dekan FMIPA UGM juga menyoroti pentingnya visi jangka panjang. Seorang pemimpin, katanya, tidak hanya bekerja untuk hari ini, tetapi mempersiapkan masa depan. “Leader itu mempersiapkan masa depan, fokus pada visi, mengantisipasi perubahan, dan mempersiapkan tim agar siap menghadapi kompetitor, merebut peluang, dan menghadapi ancaman di masa depan,” jelasnya. Ia menambahkan bahwa peran laboratorium dan unit-unit akademik memiliki kontribusi besar dalam mewujudkan visi tersebut.

Refleksi kepemimpinan juga menyentuh dimensi moral. Dekan mengajak para pemimpin untuk tidak bersikap pasif ketika melihat ketidakadilan atau kemungkaran. “Jangan sampai ketika kita melihat sesuatu yang tidak baik, kita membiarkannya. Kita harus masuk dan berperan. Jika orang-orang baik tidak mau terlibat, maka keadaan akan repot,” ujarnya. Ia menilai bahwa pemimpin bisa lahir dari pengalaman ketidakadilan dan keberanian untuk mengambil peran perubahan.

Menutup pemaparannya, Dekan FMIPA UGM menyampaikan apresiasi kepada para pemimpin sebelumnya yang telah mengemban amanah dengan ikhlas, sekaligus memberi semangat kepada pejabat baru. Ia menyadari bahwa ketidaksempurnaan kerap menyertai perjalanan kepemimpinan. Namun, menurutnya, hal tersebut justru menjadi bagian dari tugas bersama untuk terus memperbaiki dan menumbuhkan institusi. “Selamat, semoga kita dimudahkan. Ketidaksempurnaan itu ada, tetapi di situlah tugas kita untuk memperbaiki,” pungkasnya.

Refleksi kepemimpinan yang disampaikan Dekan FMIPA UGM selaras dengan komitmen fakultas dalam mendukung pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya SDG 4 (Pendidikan Berkualitas) dan SDG 16 (Perdamaian, Keadilan, dan Kelembagaan yang Tangguh). Kepemimpinan yang berorientasi pada pelayanan, keberanian mengambil peran, serta kesiapan menghadapi perubahan diharapkan mampu memperkuat tata kelola akademik, menciptakan lingkungan pendidikan yang inklusif, serta menumbuhkan budaya institusi yang berintegritas dan berkelanjutan.

Penulis: Meitha Eka Nurhasanah
Dokumentasi: Raditya

Read More

FMIPA UGM Gelar Serah Terima Jabatan Struktural Departemen

Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA) Universitas Gadjah Mada (UGM) menyelenggarakan sesi serah terima jabatan struktural di tingkat departemen dan program studi pada Kamis, 8 Januari 2026, bertempat di Auditorium Herman Yohannes FMIPA UGM. Kegiatan ini menjadi penanda dimulainya masa bakti kepengurusan baru di lingkungan FMIPA UGM. Acara diawali dengan pembukaan, dilanjutkan dengan prosesi simbolis serah terima jabatan yang ditandai dengan penandatanganan dokumen, serta sesi sambutan dari Dekan FMIPA UGM, Prof. Kuwat Triyana, S.Si, M.Si..

Dalam sambutannya, Dekan FMIPA UGM, Prof. Kuwat Triyana, menegaskan bahwa kepemimpinan bukanlah soal posisi, melainkan tanggung jawab dan pelayanan. “Kepemimpinan dan pimpinan itu berbeda. Jika tidak memiliki semangat melayani, maka kita belum siap memimpin. Saya yakin yang hadir di sini memiliki semangat melayani mahasiswa dan sivitas akademika,” ujarnya.

Sementara itu, Ketua Senat FMIPA UGM, Prof. Drs. Mudasir, M.Eng., Ph.D., menyampaikan apresiasi kepada para pejabat lama dan pesan kepada pejabat baru agar menjadikan amanah sebagai bentuk ibadah. “Terima kasih kepada Bapak dan Ibu yang telah mengemban amanah dengan ikhlas. Bagi yang dilantik hari ini, niatkan bahwa kepercayaan ini adalah ibadah,” tuturnya.

Berikut daftar pejabat baru yang dilantik pada jabatan struktural di lingkungan FMIPA UGM:

Departemen Fisika

  • Ketua Departemen Fisika: Prof. Sholihun, S.Si., M.Sc., Ph.D.Sc.
  • Sekretaris Departemen Fisika: Dr. rer. nat. Herlan Darmawan, M.Sc.
  • Ketua Prodi Doktor Fisika: Prof. Dr. Eng. Rinto Anugraha NQZ, S.Si., M.Si.
  • Sekretaris Prodi Doktor Fisika: Dr.Sc. Ari Dwi Nugraheni, S.Si., M.Si.
  • Ketua Prodi Magister Fisika: Prof. Dr.Eng. Fahrudin Nugroho, S.Si., M.Si.
  • Ketua Prodi Sarjana Fisika: Dr.Eng. Ahmad Kusumaatmaja, S.Si., M.Sc.
  • Sekretaris Prodi Sarjana Fisika: Dr. Juliasih Partini, S.Si., M.Si.
  • Ketua Prodi Sarjana Geofisika: Dr. Sudarmaji, M.Si.
  • Sekretaris Prodi Sarjana Geofisika: Dr. Theodosius Marwan Irnaka, S.Si., M.Sc.

Departemen Ilmu Komputer dan Elektronika

  • Ketua Departemen: Aina Musdholifah, S.Kom., M.Kom., Ph.D.
  • Sekretaris Departemen: Oskar Natan, S.ST., M.Tr.T., Ph.D.
  • Ketua Prodi Doktor Ilmu Komputer: Dr. Sri Mulyana, M.Kom.
  • Sekretaris Prodi Doktor Ilmu Komputer: Dr. Nur Rokhman, S.Si., M.Kom.
  • Ketua Prodi Magister Ilmu Komputer: Wahyono, S.Kom., Ph.D.
  • Sekretaris Prodi Magister Ilmu Komputer: Dr. Agus Sihabuddin, S.Si., M.Kom.
  • Ketua Prodi Magister Kecerdasan Artifisial: Afiahayati, S.Kom., M.Cs., Ph.D.
  • Ketua Prodi Sarjana Ilmu Komputer: Arif Nurwidyantoro, M.Cs., Ph.D.
  • Sekretaris Prodi Sarjana Ilmu Komputer: Faizal Makhrus, S.Kom., M.Sc., Ph.D.
  • Ketua Prodi Sarjana Elektronika dan Instrumentasi: Dr.techn. Aufaclav Zatu Kusuma Frisky, S.Si., M.Sc.
  • Sekretaris Prodi Sarjana Elektronika dan Instrumentasi: Dr. Dyah Aruming Tyas, S.Si.

Departemen Kimia

  • Ketua Departemen Kimia: Prof. Dr.rer.nat. Nurul Hidayat Aprilita, S.Si., M.Si.
  • Sekretaris Departemen Kimia: Akhmad Syoufian, Ph.D.
  • Ketua Prodi Doktor Kimia: Prof. Drs. Dwi Siswanta, M.Eng., Ph.D.
  • Sekretaris Prodi Doktor Kimia: Dr. Muhammad Idham Darussalam Mardjan, S.Si., M.Sc.
  • Ketua Prodi Magister Kimia: Prof. Tri Joko Raharjo, S.Si., M.Si., Ph.D.
  • Sekretaris Prodi Magister Kimia: Fajar Inggit Pambudi, S.Si., M.Sc., Ph.D.
  • Ketua Prodi Sarjana Kimia: Dr.rer.nat. Adhitasari Suratman, S.Si., M.Si.
  • Sekretaris Prodi Sarjana Kimia: Adhi Dwi Hatmanto, S.Si., M.Sc., Ph.D.

Departemen Matematika

  • Ketua Departemen Matematika: Dr. Nanang Susyanto, S.Si., M.Sc., M.Act.Sc.
  • Sekretaris Departemen Matematika: Danang Teguh Qoyyimi, M.Sc., Ph.D.
  • Ketua Prodi Doktor Matematika: Prof. Dr.rer.nat. Indah Emilia Wijayanti, S.Si., M.Si.
  • Sekretaris Prodi Doktor Matematika: Dr. Noorma Yulia Megawati, S.Si., M.Sc., M.Act.Sc.
  • Ketua Prodi Magister Matematika: Prof. Imam Solekhudin, S.Si., M.Si., Ph.D.
  • Sekretaris Prodi Magister Matematika: Dr. Indarsih, S.Si., M.Si.
  • Ketua Prodi Sarjana Matematika: Dr. Sutopo, S.Si., M.Si.
  • Sekretaris Prodi Sarjana Matematika: Made Tantrawan, S.Si., M.Sc., Ph.D.
  • Ketua Prodi Sarjana Aktuaria: Dr. Yunita Wulan Sari, S.Si., M.Sc.
  • Sekretaris Prodi Sarjana Aktuaria: Dr. Solikhatun, S.Si., M.Si.
  • Ketua Prodi Sarjana Statistika: Atina Husnaqilati, S.Si., M.Sc., Ph.D.
  • Sekretaris Prodi Sarjana Statistika: Prof. Dr. Abdurakhman

Kegiatan serah terima jabatan ini sejalan dengan komitmen FMIPA UGM dalam mendukung pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya SDG 4 (Pendidikan Berkualitas) dan SDG 16 (Perdamaian, Keadilan, dan Kelembagaan yang Tangguh). Kepemimpinan akademik yang berintegritas, inklusif, dan berorientasi pelayanan diharapkan mampu memperkuat tata kelola institusi serta meningkatkan kualitas pendidikan dan riset yang berdampak luas bagi masyarakat.

Penulis: Meitha Eka Nurhasanah
Dokumentasi: Raditya

Read More

Prof. Dr. Eng. Rinto Anugraha NQZ, S.Si., M.Si. Dikukuhkan Sebagai Guru Besar Bidang Ilmu Sosiofisika dan Jaringan Kompleks Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam UGM

Prof. Dr. Eng. Rinto Anugraha NQZ, S.Si., M.Si. resmi dikukuhkan sebagai Guru Besar dalam bidang Ilmu Sosiofisika dan Jaringan Kompleks Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA) Universitas Gadjah Mada (UGM) pada 25 September 2025 di Balai Senat Gedung Rektorat Balairung UGM. Ia memaparkan pidato pengukuhan bertajuk Universalitas, Transisi Fase dan Fenomena Emergen dalam Fisika Interdisipliner: Dari Sosiofisika, Elektrokonveksi Hingga Polusi Cahaya. Dalam pidato pengukuhannya, Prof. Rinto menyoroti keterkaitan fisika interdisipliner dengan isu pembangunan berkelanjutan.

Prof. Rinto menjelaskan bagaimana sosiofisika dapat digunakan untuk memahami penyebaran opini, informasi, dan perilaku sosial secara kuantitatif. “Dengan pendekatan ini, kita dapat memahami bagaimana polarisasi sosial terbentuk, hoaks menyebar, atau konsensus dibangun. Hal ini berkaitan dengan Sustainable Development Goals (SDG) 16 tentang perdamaian, keadilan, dan kelembagaan yang tangguh, serta SDG 10 tentang berkurangnya kesenjangan,” paparnya.

Prof. Rinto memiliki rekam jejak riset variatif mulai dari kosmologi saat menempuh pendidikan S1 Fisika UGM, teori medan kuantum pada jenjang S2, hingga elektrokonveksi menggunakan kristal cair nematik ketika menjalani studi doktoral dan riset pascadoktoral di Kyushu University, Jepang. Di luar fokus tersebut, Prof. Rinto juga mendalami ilmu falak berbasis astronomi posisi. Ia telah menerbitkan dua buku, yakni Mekanika Benda Langit (2012) dan Pernak-Pernik Ilmu Falak Populer yang rilis bertepatan dengan pengukuhannya sebagai Guru Besar pada tahun ini.

Pengukuhan Prof. Dr. Eng. Rinto Anugraha NQZ, S.Si., M.Si. sebagai Guru Besar tidak hanya menegaskan kiprah beliau dalam mengembangkan riset lintas disiplin, tetapi juga memperlihatkan komitmen FMIPA UGM dalam mendukung pencapaian SDGs. Melalui kajian sosiofisika, elektrokonveksi, hingga polusi cahaya, Prof. Rinto menunjukkan bagaimana ilmu fisika dapat berkontribusi pada isu global seperti perdamaian dan keadilan (SDG 16), juga berkurangnya kesenjangan (SDG 10) Dengan demikian, pengukuhan ini bukan hanya momentum akademik, melainkan juga wujud peran UGM yang terus berkontribusi dalam mengintegrasikan ilmu pengetahuan dengan agenda pembangunan berkelanjutan, sejalan juga dengan SDG 4 tentang Pendidikan Berkualitas.

Penulis: Meitha Eka Nurhasanah
Dokumentasi: Raditya Maulana Wicaksana

Read More

Perkuat Tata Kelola, FMIPA UGM Benchmarking ke Universitas Prasetiya Mulya

Dalam upaya meningkatkan kualitas layanan administrasi dan tata kelola institusi, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA) Universitas Gadjah Mada (UGM) melaksanakan kegiatan benchmarking ke Universitas Prasetiya Mulya, khususnya pada bidang keuangan dan kepegawaian. Kegiatan ini berlangsung pada 20 Juni 2025 di Kampus BSD, Tangerang Selatan.

Rombongan FMIPA UGM yang terdiri dari tim keuangan, kepegawaian, serta perwakilan pimpinan fakultas disambut hangat oleh jajaran pimpinan Universitas Prasetiya Mulya. Dalam sambutannya, perwakilan tuan rumah menyampaikan apresiasi atas kunjungan ini dan membuka ruang dialog terbuka untuk saling berbagi praktik terbaik dalam pengelolaan administrasi keuangan dan sumber daya manusia di lingkungan perguruan tinggi.

Sepanjang kegiatan, kedua institusi berdiskusi aktif dan bertukar informasi mengenai sistem dan kebijakan keuangan, pengelolaan dana penelitian, penyusunan laporan keuangan, serta manajemen sumber daya manusia mulai dari proses rekrutmen, evaluasi kinerja, hingga pengembangan kompetensi pegawai. FMIPA UGM secara khusus menyoroti pentingnya pemanfaatan teknologi informasi untuk mendukung efisiensi kerja, dan mengapresiasi sistem digital yang telah diterapkan di Universitas Prasetiya Mulya . Kegiatan benchmarking ini ditutup dengan sesi diskusi interaktif, tur fasilitas kampus, dan pertukaran cinderamata sebagai simbol persahabatan dan kolaborasi antar kedua institusi.

Melalui semangat belajar dan berbagi, FMIPA UGM menegaskan komitmennya dalam meningkatkan kualitas layanan fakultas melalui pembelajaran dari praktik-praktik unggul di institusi pendidikan tinggi lainnya di Indonesia. Kegiatan ini turut berkontribusi pada pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya SDG 4 tentang pendidikan berkualitas melalui peningkatan kapasitas kelembagaan, SDG 16 tentang tata kelola yang transparan dan akuntabel, serta SDG 17 tentang kemitraan strategis antar lembaga dalam mendorong pembangunan berkelanjutan di sektor pendidikan.

Penulis: Muhammad Akmal dan Amalia Nurmalitasari
Editor: Meitha Eka Nurhasanah
Dokumentasi: Muhammad Akmal

Read More

Turut Ramaikan Salat Iduladha di Lapangan Pancasila UGM, Mahasiswa FMIPA UGM Refleksikan Iduladha Jadi Momen Pendidikan Spiritual dan Kepemimpinan

Lapangan Pancasila Grha Sabha Pramana (GSP) Universitas Gadjah Mada (UGM) kembali menjadi saksi kebersamaan luar biasa dalam perayaan salat iduladha 1446 H/2025 M. Suasana pagi yang cerah dan hangat menyelimuti pelaksanaan salat iduladha  yang berlangsung khidmat. Puluhan ribu jamaah, terdiri dari masyarakat umum dan civitas akademika UGM, termasuk mahasiswa FMIPA UGM turut memadati area lapangan sejak dini hari, membawa semangat pengorbanan dan keikhlasan sebagai ruh dari perayaan Idul Adha.

“Seru dan syahdu,” ujar salah satu mahasiswa FMIPA UGM ketika ditanyai mengenai testimoni sholat iduladha di GSP UGM. Ia merefleksikan momen iduladha ini sebagai bentuk pendidikan spiritual maupun kepemimpinan.

Dalam khutbah yang disampaikan seusai salat, khatib menekankan kepada jamaah bahwa Idul Adha merupakan momentum untuk merefleksikan ketulusan, keikhlasan, dan cinta sejati kepada Allah SWT. Dengan meneladani kisah Nabi Ibrahim alaihisalam Sang Khalilullah dan Nabi Ismail alaihisalam, jamaah diajak merenungkan pentingnya pendidikan spiritual sebagai fondasi kehidupan yang kokoh dan bermakna.

“Perintah menyembelih bukan sekadar perintah lahiriah, melainkan simbol ketaatan mutlak tanpa syarat dari seorang hamba kepada Tuhannya,” tutur khatib, merujuk pada dialog agung antara Nabi Ibrahim dan Nabi Ismail sebagaimana tertuang dalam Surah As-Saffat ayat 102.

Lebih lanjut, khatib mengangkat konsep menarik tentang matematika spiritual, di mana angka 1 melambangkan keesaan Allah, sementara angka 0 menggambarkan manusia yang seperti debu di alam semesta ini, tak bernilai tanpa keterhubungan dengan Sang Pencipta. Selain aspek spiritual, khutbah juga menyoroti pentingnya membangun karakter dan kepemimpinan dengan meneladani sifat-sifat Nabi Ibrahim: sabar, bijaksana, dan teguh dalam menjalankan kebenaran.

Perayaan Idul Adha di Universitas Gadjah Mada tahun ini bukan semata seremoni keagamaan, tetapi juga manifestasi nilai-nilai luhur yang menyentuh ranah spiritual dan sosial. Seperti thawaf yang melambangkan penyerahan kepada Tuhan Yang Maha Esa, demikian pula seharusnya kehidupan manusia berputar mengelilingi nilai-nilai ilahiah dalam setiap langkah menuju kemajuan dunia dan akhirat. Menutup khutbahnya, khatib mengingatkan, “Dunia dalam genggaman, dan akhirat dalam hati karena dunia adalah jalan kita menuju akhirat.”

Nilai-nilai yang terkandung dalam khutbah dan perayaan Idul Adha ini juga relevan dengan semangat Sustainable Development Goals (SDGs). Pendidikan spiritual yang mendalam sejalan dengan Tujuan 4, yaitu memastikan pendidikan yang inklusif dan berkualitas serta mendukung pembelajaran sepanjang hayat. Sifat kepemimpinan yang adil, sabar, dan bijaksana mencerminkan Tujuan 16, yaitu mendorong masyarakat damai, adil, dan inklusif. Sementara semangat kebersamaan antara civitas akademika dan masyarakat mencerminkan Tujuan 17, yaitu membangun kemitraan yang kuat dalam mencapai tujuan bersama demi kebaikan umat dan masa depan yang berkelanjutan.

Penulis: Amalia Nurmalitasari
Dokumentasi: Ghissan Mulan, Luthfita Keysha A.G, dan Irma Eliana
Editor: Meitha Eka Nurhasanah

Read More
Translate