Search

UNIVERSITAS GADJAH MADA FACULTY OF MATHEMATICS AND NATURAL SCIENCES 

Search
Search

Prestasi

Pertahankan Gelar Juara Bertahan, FMIPA UGM Fasilitasi Mahasiswa dengan Pembinaan PKM

Dalam upaya mempertahankan predikat juara di ajang bergengsi nasional, FMIPA UGM berikan coaching atau pembinaan terhadap mahasiswa FMIPA dalam persiapan Pekan Kreativitas Mahasiswa (PKM) tahun 2024. Kegiatan dilaksanakan pada hari Jumat, 31 Mei 2024 di Gedung S1 FMIPA UGM.

Kegiatan dibuka langsung oleh Dekan FMIPA UGM, Prof. Dr. Eng. Kuwat Triyana, M.Si. “Untuk teman-teman mahasiswa diharapkan dapat mengikuti kegiatan dengan baik. Jika membutuhkan bantuan, jangan ragu untuk langsung menemui Saya,” papar Prof. Kuwat dalam mendorong motivasi mahasiswa. Dalam hal ini, pemateri yang dilibatkan memiliki kapabilitas dalam bidang kompetisi dan pembinaan seperti Suherman, M.Sc., Ph.D., Dr. Eng. Fahrudin Nugroho, M.Si., dan Mokhamad Fajar Pradipta, M.Eng.

Pembinaan Pekan Kreativitas Mahasiswa tersebut tidak hanya berjalan 1 arah tetapi juga 2 arah sehingga mahasiswa juga memiliki kesempatan untuk bertanya dan berdiskusi perihal kendala dan peluang yang ada dalam mengikuti ajang kompetisi tersebut. Selain itu, para narasumber juga turut mendorong dan memotivasi mahasiswa agar berupaya semaksimal mungkin untuk turut menyumbang dan mempertahankan gelar juara UGM yang setiap tahunnya selalu membawa piala kemenangan di ajang PIMNAS.

Sehubungan dengan hal di atas, hadirnya pembinaan PKM yang dilakukan FMIPA UGM merupakan implementasi dari poin SDGs nomor 4 yaitu Pendidikan Berkualitas melalui peningkatan kompetensi mahasiswa. Selain itu, pembinaan dan pengarahan ide-ide serta riset-riset yang dilakukan mahasiswa memiliki potensi besar dalam pengembangan inovasi khususunya di bidang STEM.

 

Kata kunci: PKM, PIMNAS, riset, inovasi, pendidikan, mahasiswa, kreativitas

Penulis: Febriska Noor Fitriana
Foto: Hero Prakosa Wibowo Priyanto

Read More

Intip 18 Mahasiswa FMIPA UGM Lolos IISMA di Berbagai Kampus Ternama Dunia

Sejumlah 18 mahasiswa FMIPA UGM berhasil lolos sebagai penerima beasiswa kegiatan IISMA di berbagai kampus ternama dunia. IISMA atau disebut Indonesia International Student Mobility Awards merupakan skema beasiswa yang memberikan pendanaan kepada mahasiswa untuk belajar selama 1 semester di kampus berepurtasi di skala global.

Dari 18 mahasiswa FMIPA UGM yang berhasil lolos tersebut terdiri atas 13 mahasiswa program Ilmu Komputer, 3 mahasiswa ilmu Elektronika dan Instrumentasi, 1 mahasiswa ilmu Aktuaria, dan 1 mahasiswa ilmu Kimia. Delapan belas mahasiswa tersebut telah melalui berbagai tahapan seleksi dan bersaing dengan ribuan pendaftar lainnya hingga akhirnya berkesempatan untuk lolos program IISMA.

Salah satu manfaat yang bisa diperoleh mahasiswa dari kegiatan ini adalah untuk memperluas pandangan terhadap keragaman akademik dan budaya global serta jejaring internasionalnya. Seleksi yang dilalui oleh mahasiswa terbilang relatif ketat jika ditinjau dari perbandingan jumlah pendaftar dengan jumlah penerima beasiswa IISMA. Sebanyak 15.211 mahasiswa melakukan pendaftaran dan hanya 3.300 mahasiswa yang lolos termasuk 18 mahasiswa terbaik dari FMIPA UGM.

Keterlibatan mahasiswa FMIPA UGM dalam IISMA tersebut merupakan cerminan dari SDGs di pilar nomor 4 yaitu Pendidikan Berkualitas dengan pendidikan untuk keberlanjutan dan keanekaragaman budaya melalui pertukaran ilmu dan budaya serta kompetensi yang didapatkan oleh mahasiswa. Jadi, mari intip ke-18 mahasiswa FMIPA UGM tersebut pada infografis berikut:


Penulis: Febriska Noor Fitriana
Gambar: Tim Media FMIPA UGM

Read More

UGM Delegation Attends International Symposium on Volcano Monitoring for Immediate Action Against Disaster

Dr. Wiwit delivered a presentation

A delegation from Universitas Gadjah Mada (UGM) attended an International Symposium on Volcano Monitoring for Immediate Disaster Response at the Mount Fuji Research Institute in Yamanashi Prefecture, Japan on March, 4th 2024. This event is an important milestone in the Grassroots Japan International Cooperation Agency (JICA) Project, titled “Building a Disaster-Resistant Community through the Utilisation of Local Universities as a Base for Responding to Low Frequency, Large-Scale Disasters.” This collaborative initiation, launched in 2022 and set to last until 2025, represents a strong relationship between Universitas Gadjah Mada, Universitas Udayana, and Bali’s disaster volunteer network. Dr. Ade Anggraini, a seismologist from UGM, wholeheartedly supports this project.

Pioneering research and collaborative efforts.

Dr. Wiwit Suryanto from UGM attracted delegates at the conference with his presentation on “Efforts towards Maintaining Volcano Monitoring Stations through Local Universities in Indonesia.” Dr. Suryanto’s ideas shed light on the vital link between universities, research agencies and the community, emphasizing creative techniques and the crucial role of academic institutions in disaster preparedness to develop state-of-the-art technology for monitoring, detecting and understanding the structure of a volcano.

Dr. Kazuya Yamakawa of the Mount Fuji Research Institute (MFRI) spoke “Volcanic Infrasound Observation for Quick Detection of Eruption Vents,” providing ground-breaking perspectives on the early detection of volcanic activity. This research is critical for communities living near active volcanoes to mitigate the impact of possible disasters.

Mr. Alvin Yesaya from Universitas Udayana and Mr. Suta Wijaya, Chair of the Bali Province Disaster Risk Reduction Forum, represented the project’s collaborative spirit by sharing their experiences and collective efforts in Bali. Their comments highlight the value of local participation and volunteers in disaster resilience.

Aligning with Sustainable Development Goals.

This symposium and the broader project strongly align with the United Nations Sustainable Development Goals (SDGs), particularly SDG 11 (Sustainable Cities and Communities) and SDG 13. This effort, which focuses on disaster risk reduction and the use of scientific research for community safety, illustrates a proactive approach to protecting vulnerable people from natural catastrophes.

A beacon of hope for future generations.

The UGM delegation’s participation at the International Symposium on Volcano Monitoring demonstrates not only their dedication to academic success and community engagement but also serves as a light of hope for future generations. It emphasizes the significance of international collaboration, local engagement, and the critical role of education in disaster-resistant societies.

This project and similar initiatives remind us of the power of collective action and the crucial need to be prepared for natural disasters. The quest for a safer, more resilient world continues, with academia and community collaborations at the forefront.

A group photo of the International Symposium (Photos: Wiwit)

 

Keywords: disaster, volcano, symposium

Author: Dr. rer. nat. Wiwit Suryanto, S.Si., M.Si.

Photos: Dr. rer. nat.  Wiwit Suryanto, S.Si., M.Si.

Editor: Febriska Noor Fitriana

Read More

Accreditation Excellence Achieved, Department of Physics FMIPA UGM Captivates Assessors with Physics and Geophysics Program Quality

Concluding the year with elation, the Department of Physics FMIPA UGM secured outstanding accreditation from LAMSAMA (Independent Accreditation Institute for Natural Sciences and Formal Sciences). The accreditation criteria include vision, mission, goals/targets; governance and cooperation; students; human resources; finance, facilities, and infrastructure; education; research; community service; and the achievements of the tridharma (the three pillars of higher education). The accreditation process took place over four days, starting with a visitation and concluding with the signing accreditation agreement on Tuesday, December 19th, 2023 at the Department of Physics building.

Dr. Eddy Hartantyo, M.Si., the Secretary of the Department of Physics, directly accompanied the accreditation activities. He conveyed various positive impressions from the assessors regarding the institution’s efforts to improve the program’s quality continuously. This is evident in various research and innovations developed, the presence of relatively rare laboratory equipment, a career center for student career preparation, and the availability of discussion rooms for students and lecturers. “In the laboratory, there are manually operated tools, not computer-based ones. These tools stimulate the instinct and sensitivity of students in research. Then, there is a common room used for gatherings and discussions. There is a place to make coffee and a pantry similar to those in Europe. Furthermore, our library is like those in foreign universities with various components. In addition, there is a career center for students to prepare for their future careers,” Eddy explained.

The efforts of all personnel, both from the Geophysics and Physics programs, bore fruit. On 28th December 2023, both programs received the “excellent” predicate with numbers 138/SK/LAMSAMA/Akred/S/XII/2023 for the Geophysics program and number 136/SK/LAMSAMA/Akred/S/XII/2023 for the Physics program. The accreditation is valid until 28th December 2028 (for 5 years). In this regard, Eddy stated that this accreditation is important. “We now know the weaknesses, strengths, and opportunities that can be planned for the future. Hopefully, we can further improve research with downstream systems such as the Gamadu (seismometer),” Eddy clarified.

Forward-looking expectations were also expressed by the Dean of the Faculty of Mathematics and Natural Sciences UGM, Prof. Dr.Eng. Kuwat Triyana, M.Si. “We aspire to evolve into a department characterized by excellence and productivity, encompassing stellar achievements in research, scholarly journals, and the introduction of innovative products and research ventures into the market,” he explained. The accreditation sought by the Department of Physics is one implementation of SDGs in the field of quality education, innovation, and partnerships through efforts to improve the quality of education, develop research and innovation, and expand cooperation with various partners in preparing the best talents from the Department of Physics.

Humas FMIPA UGM | Febriska Noor Fitriana

Read More

Sivitas Akademika FMIPA UGM Memperoleh Penghargaan dalam Acara Malam Penghargaan Insan Berprestasi Universitas Gadjah Mada 2022

Pada tanggal 2 November 2022, UGM menyelenggarakan acara Malam Penghargaan Insan Berprestasi Universitas Gadjah Mada 2022 di Grha Sabha Pramana Yogyakarta sebagai rangkaian acara Dies Natalis ke-73 UGM. Acara malam penghargaan tersebut diawali dengan fragmen teater tari Wira Prasetya Palapa, hasil kolaborasi antara alumni dan mahasiswa UGM.

Acara Malam Penghargaan Insan Berprestasi UGM 2022 diberikan kepada dosen, peneliti, alumni, tenaga kependidikan dan mahasiswa serta unit kerja di lingkungan Universitas Gadjah Mada. Wirastuti Widyatmanti, S.Si., Ph.D. selaku sekretaris rektor menyampaikan ada total 81 penerima penghargaan pada acara anugerah insan berprestasi Universitas Gadjah Mada 2022.

(Dr. Azhari, M.T. menerima penghargaan kategori Ketua Program Studi Penggerak MBKM, sumber : YouTube UGM Yogyakarta)

Adapun dari sivitas akademika FMIPA UGM, terdapat 5 perwakilan peraih penghargaan yang terdiri dari 3 dosen dan 2 mahasiswa. Prof. Dra. Wega Trisunaryanti, M.S., Ph.D., Eng. dari prodi Kimia meraih penghargaan pada kategori Publikasi Terbaik bidang Sains 2022, kemudian Sholihun, S.Si., M.Sc., Ph.D.Sc. dari prodi Fisika meraih penghargaan pada kategori Kekayaan Intelektual Non Paten Terbaik UGM 2022, dan Dr. Azhari, M.T. dari prodi Ilmu Komputer meraih penghargaan pada kategori Ketua Program Studi Penggerak Merdeka Belajar-Kampus Merdeka (MBKM).

(M. R. Akram menerima penghargaan kategori Mahasiswa Berprestasi, sumber : YouTube UGM Yogyakarta)

Sedangkan pada kategori Mahasiswa Berprestasi, Muhammad Raid Akram dan Fahreezan Sheraz Diyaldin dari prodi Matematika masing-masing memperoleh penghargaan atas raihan Medali Emas Bidang Matematika ON MIPA 2022 dan 1st Prize International Mathematics Competition (IMC) for University Students 2022.

(Fahreezan S. D. menerima penghargaan kategori Mahasiswa Berprestasi, sumber : YouTube UGM Yogyakarta)

Semoga dengan perolehan lima penghargaan tersebut dapat memotivasi seluruh sivitas akademika di lingkungan Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam UGM untuk lebih berprestasi lagi di kemudian hari.

(TN)

Read More

Mahasiswa FMIPA UGM Menyabet 9 dari 13 Medali yang diperoleh Kontingen UGM dan menjadikan UGM sebagai Juara 3 dalam ajang ON-MIPA

Olimpiade Nasional Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (ON-MIPA) tahun 2022 digelar pada tanggal 18 – 23 September 2022 di Universitas Brawijaya, Malang Jawa Timur. Kontingen UGM yang didampingi oleh Dr. Suherman, M.Sc. Dr. M. Idham Darussalam, M.Sc. dan Dr. Chotimah, M.Si. dalam ajang tersebut berhasil menjadi juara ketiga di bawah Universitas Indonesia(UI) dan Institut Teknologi Bandung (ITB). Kontingen UGM berhasil membawa pulang 13 medali, yang 9 di antaranya disabet oleh mahasiswa FMIPA UGM dalam bidang matematika, kimia dan fisika. Sedangkan 4 lainnya masing-masing diraih oleh mahasiswa fakultas Teknik dalam bidang fisika, serta dua mahasiswa fakultas Biologi dan satu mahasiswa FKKMK dalam bidang biologi.

Adapun rincian medali yang diperoleh mahasiswa FMIPA UGM antara lain medali emas diraih oleh Muhammad Raid Akram pada bidang matematika. Medali perak diraih oleh William Kosasih, L.M. Aditya Isnan dan Nicholas Gilang Pradipta Kusuma yang masing-masing dalam bidang matematika, kimia dan fisika. Kemudian medali perunggu diraih oleh Gusti Agung Rama Ayudhya, Orlando Ferrari dalam bidang matematika dan Muhammad Arif Arkan, Juve Anthony dalam bidang kimia. Sedangkan Dayanu Ikhsanuddin memperoleh honorable mention dalam bidang kimia.

Semoga dengan pencapaian yang mengharumkan UGM ini dapat menjadi motivasi bagi mahasiswa FMIPA UGM lainnya agar tetap berprestasi di tahun berikutnya dan bisa menjadi lebih baik lagi baik itu di tingkat nasional maupun di tingkat internasional. (TN/RNC)

Read More

Mahasiswa UGM Manfaatkan Limbah cangkang Telur Jadi Krim Anti-Aging

Cangkang telur adalah limbah pangan yang banyak dihasilkan dari rumah makan dan toko
pembuatan kue khususnya di daerah Sleman, Yogyakarta . Hal ini kemudian menginisiasi empat
mahasiswa UGM, Erma Nurjanahwati (Kimia 2019), Nata Dwi (Biologi 2019), Adinda Fitri
(MIkrobiologi Pertanian 2018), dan Shofia Amalia (Kimia 2018) untuk memanfaatkan limbah
cangkang telur sebagai bahan dasar sumber kolagen pembuatan krim anti-aging yang
dikombinasikan dengan madu.

Penelitian ini dikembangkan melalui kegiatan Program Kreativitas Mahasiswa bidang Riset dan
Eksakta (PKM-RE). Erma dan tim terus berupaya menggali potensi kolagen yang terkandung di
dalam membran cangkang telur yang kemudian dikombinasikan madu sebagai pencegah penuaan
dengan memanfaatkan kolagen dan senyawa flavonoid pada madu.

Erma menuturkan sampai saat ini limbah cangkang telur masih belum banyak dimanfaatkan oleh
masyarakat.

Proses pembuatan krim anti-aging dimulai dengan pengambilan dan pembersihan membran
cangkang telur secara manual kemudian kolagen membran cangkang telur dilakukan ekstraksi .

Krim anti aging ini telah melalui berbagai tahapan pengujian seperti uji proksimat, derajat
keasaman (pH), viskositas,iritasi pada hewan dan organoleptik pada 30 responden dengan rentang
usia 19-40 tahun.

Kolagen yang terkandung pada membran cangkang telur diketahui lebih minim iritasi dan alergi.
Mengingat sejauh ini di pasaran masih banyak terdapat krim anti-aging yang menggunakan
retinoid sebagai bahan aktifnya yang memiliki sifat rentan terhadap cahaya matahari dan tidak
disarankan untuk ibu hamil atau ibu menyusui.

 

Read More

Hembusan Nafas Sekelas Swab Test Untuk Deteksi Covid-19: GeNose Karya UGM

UGM siap meluncurkan inovasi terbaru “GeNose”, yaitu berupa alat yang mampu mendeteksi dan mendiagnosis apakah seseorang terinfeksi Covid-19 atau tidak hanya dengan hembusan nafas.  “GeNose” bekerja secara cepat dan akurat mendeteksi Volatile Organic Compound (VOC) yang terbentuk karena adanya infeksi Covid-19 yang keluar bersama nafas seseorang. Nafas orang diambil diindera melalui sensor-sensor dan kemudian diolah datanya dengan bantuan kecerdasan buatan (Artificial Intelligence) untuk pendeteksian dan pengambilan keputusan. Selain unsur kecepatan dan keakurasian, “GeNose” didesain sangat handy sehingga dapat dioperasikan oleh seseorang secara mandiri dan efisien.

“GeNose” merupakan inovasi pertama di Indonesia untuk pendeteksian Covid-19 melalui hembusan nafas yang aplikasinya terhubung dengan sistem cloud computing untuk mendapatkan hasil diagnosis secara real time.  Hebatnya, “GeNose” juga mampu bekerja secara paralel melalui proses diagnosis yang tersentral di dalam sistem sehingga validitas data dapat terjaga untuk semua alat yang terkoneksi. Data yang terkumpul di dalam sistem selanjutnya dapat dimanfaatkan untuk keperluan pemetaan, pelacakan dan pemantauan penyebaran pandemi secara aktual.

Uji profiling (kalibrasi) “GeNose” sudah dilakukan dengan menggunakan 600 sampel data valid di Rumah Sakit Bhayangkara dan Rumah Sakit Lapangan Khusus Covid Bambanglipuro di Yogyakarta hasilnya menunjukkan tingkat akurasi tinggi, yaitu 97 persen. Selanjutnya, “GeNose” memasuki tahap uji diagnostik (uji klinis) yang akan dilakukan secara bertahap dan tersebar di sejumlah rumah sakit di Indonesia. Keandalan alat, keakurasian data, dan kesahihan metoda yang diterapkan diharapkan bisa meningkatkan keyakinan pengguna akhir untuk segera mengadopsi aplikasi “GeNose” bagi kepentingan masyarakat luas.

Inovasi GeNose dikerjakan bersama dengan spirit gotong-royong yang meliputi tim ahli lintas bidang ilmu di UGM, yaitu: Dr. Eng. Kuwat Triyana, M.Si (FMIPA); dr. Dian Kesumapramudya Nurputra, Sp.A, M.Sc., Ph.D. (FKKMK); Dr. Ahmad Kusumaatmaja (FMIPA); dr. Mohamad Saifudin Hakim, M.Sc., Ph.D (FKKMK) dan para mitra industri strategik yang berkomitmen dalam penghiliran hasil riset dan inovasi kampus. Diharapkan inovasi GeNose dapat dihilirkan dan segera bisa dimanfaatkan untuk membantu penanganan Covid-19 sebelum akhir tahun 2020.

Penulis: Satria
Foto: Direktorat PUI

Sumber: https://ugm.ac.id/id/berita/20051-hembusan-nafas-sekelas-swab-test-untuk-deteksi-covid-19-genose-karya-ugm

Read More

Pertahankan Gelar Juara Bertahan, FMIPA UGM Fasilitasi Mahasiswa dengan Pembinaan PKM

Dalam upaya mempertahankan predikat juara di ajang bergengsi nasional, FMIPA UGM berikan coaching atau pembinaan terhadap mahasiswa FMIPA dalam persiapan Pekan Kreativitas Mahasiswa (PKM) tahun 2024. Kegiatan dilaksanakan pada hari Jumat, 31 Mei 2024 di Gedung S1 FMIPA UGM.

Kegiatan dibuka langsung oleh Dekan FMIPA UGM, Prof. Dr. Eng. Kuwat Triyana, M.Si. “Untuk teman-teman mahasiswa diharapkan dapat mengikuti kegiatan dengan baik. Jika membutuhkan bantuan, jangan ragu untuk langsung menemui Saya,” papar Prof. Kuwat dalam mendorong motivasi mahasiswa. Dalam hal ini, pemateri yang dilibatkan memiliki kapabilitas dalam bidang kompetisi dan pembinaan seperti Suherman, M.Sc., Ph.D., Dr. Eng. Fahrudin Nugroho, M.Si., dan Mokhamad Fajar Pradipta, M.Eng.

Pembinaan Pekan Kreativitas Mahasiswa tersebut tidak hanya berjalan 1 arah tetapi juga 2 arah sehingga mahasiswa juga memiliki kesempatan untuk bertanya dan berdiskusi perihal kendala dan peluang yang ada dalam mengikuti ajang kompetisi tersebut. Selain itu, para narasumber juga turut mendorong dan memotivasi mahasiswa agar berupaya semaksimal mungkin untuk turut menyumbang dan mempertahankan gelar juara UGM yang setiap tahunnya selalu membawa piala kemenangan di ajang PIMNAS.

Sehubungan dengan hal di atas, hadirnya pembinaan PKM yang dilakukan FMIPA UGM merupakan implementasi dari poin SDGs nomor 4 yaitu Pendidikan Berkualitas melalui peningkatan kompetensi mahasiswa. Selain itu, pembinaan dan pengarahan ide-ide serta riset-riset yang dilakukan mahasiswa memiliki potensi besar dalam pengembangan inovasi khususunya di bidang STEM.

 

Kata kunci: PKM, PIMNAS, riset, inovasi, pendidikan, mahasiswa, kreativitas

Penulis: Febriska Noor Fitriana
Foto: Hero Prakosa Wibowo Priyanto

Read More

Intip 18 Mahasiswa FMIPA UGM Lolos IISMA di Berbagai Kampus Ternama Dunia

Sejumlah 18 mahasiswa FMIPA UGM berhasil lolos sebagai penerima beasiswa kegiatan IISMA di berbagai kampus ternama dunia. IISMA atau disebut Indonesia International Student Mobility Awards merupakan skema beasiswa yang memberikan pendanaan kepada mahasiswa untuk belajar selama 1 semester di kampus berepurtasi di skala global.

Dari 18 mahasiswa FMIPA UGM yang berhasil lolos tersebut terdiri atas 13 mahasiswa program Ilmu Komputer, 3 mahasiswa ilmu Elektronika dan Instrumentasi, 1 mahasiswa ilmu Aktuaria, dan 1 mahasiswa ilmu Kimia. Delapan belas mahasiswa tersebut telah melalui berbagai tahapan seleksi dan bersaing dengan ribuan pendaftar lainnya hingga akhirnya berkesempatan untuk lolos program IISMA.

Salah satu manfaat yang bisa diperoleh mahasiswa dari kegiatan ini adalah untuk memperluas pandangan terhadap keragaman akademik dan budaya global serta jejaring internasionalnya. Seleksi yang dilalui oleh mahasiswa terbilang relatif ketat jika ditinjau dari perbandingan jumlah pendaftar dengan jumlah penerima beasiswa IISMA. Sebanyak 15.211 mahasiswa melakukan pendaftaran dan hanya 3.300 mahasiswa yang lolos termasuk 18 mahasiswa terbaik dari FMIPA UGM.

Keterlibatan mahasiswa FMIPA UGM dalam IISMA tersebut merupakan cerminan dari SDGs di pilar nomor 4 yaitu Pendidikan Berkualitas dengan pendidikan untuk keberlanjutan dan keanekaragaman budaya melalui pertukaran ilmu dan budaya serta kompetensi yang didapatkan oleh mahasiswa. Jadi, mari intip ke-18 mahasiswa FMIPA UGM tersebut pada infografis berikut:


Penulis: Febriska Noor Fitriana
Gambar: Tim Media FMIPA UGM

Read More

UGM Delegation Attends International Symposium on Volcano Monitoring for Immediate Action Against Disaster

Dr. Wiwit delivered a presentation

A delegation from Universitas Gadjah Mada (UGM) attended an International Symposium on Volcano Monitoring for Immediate Disaster Response at the Mount Fuji Research Institute in Yamanashi Prefecture, Japan on March, 4th 2024. This event is an important milestone in the Grassroots Japan International Cooperation Agency (JICA) Project, titled “Building a Disaster-Resistant Community through the Utilisation of Local Universities as a Base for Responding to Low Frequency, Large-Scale Disasters.” This collaborative initiation, launched in 2022 and set to last until 2025, represents a strong relationship between Universitas Gadjah Mada, Universitas Udayana, and Bali’s disaster volunteer network. Dr. Ade Anggraini, a seismologist from UGM, wholeheartedly supports this project.

Pioneering research and collaborative efforts.

Dr. Wiwit Suryanto from UGM attracted delegates at the conference with his presentation on “Efforts towards Maintaining Volcano Monitoring Stations through Local Universities in Indonesia.” Dr. Suryanto’s ideas shed light on the vital link between universities, research agencies and the community, emphasizing creative techniques and the crucial role of academic institutions in disaster preparedness to develop state-of-the-art technology for monitoring, detecting and understanding the structure of a volcano.

Dr. Kazuya Yamakawa of the Mount Fuji Research Institute (MFRI) spoke “Volcanic Infrasound Observation for Quick Detection of Eruption Vents,” providing ground-breaking perspectives on the early detection of volcanic activity. This research is critical for communities living near active volcanoes to mitigate the impact of possible disasters.

Mr. Alvin Yesaya from Universitas Udayana and Mr. Suta Wijaya, Chair of the Bali Province Disaster Risk Reduction Forum, represented the project’s collaborative spirit by sharing their experiences and collective efforts in Bali. Their comments highlight the value of local participation and volunteers in disaster resilience.

Aligning with Sustainable Development Goals.

This symposium and the broader project strongly align with the United Nations Sustainable Development Goals (SDGs), particularly SDG 11 (Sustainable Cities and Communities) and SDG 13. This effort, which focuses on disaster risk reduction and the use of scientific research for community safety, illustrates a proactive approach to protecting vulnerable people from natural catastrophes.

A beacon of hope for future generations.

The UGM delegation’s participation at the International Symposium on Volcano Monitoring demonstrates not only their dedication to academic success and community engagement but also serves as a light of hope for future generations. It emphasizes the significance of international collaboration, local engagement, and the critical role of education in disaster-resistant societies.

This project and similar initiatives remind us of the power of collective action and the crucial need to be prepared for natural disasters. The quest for a safer, more resilient world continues, with academia and community collaborations at the forefront.

A group photo of the International Symposium (Photos: Wiwit)

 

Keywords: disaster, volcano, symposium

Author: Dr. rer. nat. Wiwit Suryanto, S.Si., M.Si.

Photos: Dr. rer. nat.  Wiwit Suryanto, S.Si., M.Si.

Editor: Febriska Noor Fitriana

Read More

Accreditation Excellence Achieved, Department of Physics FMIPA UGM Captivates Assessors with Physics and Geophysics Program Quality

Concluding the year with elation, the Department of Physics FMIPA UGM secured outstanding accreditation from LAMSAMA (Independent Accreditation Institute for Natural Sciences and Formal Sciences). The accreditation criteria include vision, mission, goals/targets; governance and cooperation; students; human resources; finance, facilities, and infrastructure; education; research; community service; and the achievements of the tridharma (the three pillars of higher education). The accreditation process took place over four days, starting with a visitation and concluding with the signing accreditation agreement on Tuesday, December 19th, 2023 at the Department of Physics building.

Dr. Eddy Hartantyo, M.Si., the Secretary of the Department of Physics, directly accompanied the accreditation activities. He conveyed various positive impressions from the assessors regarding the institution’s efforts to improve the program’s quality continuously. This is evident in various research and innovations developed, the presence of relatively rare laboratory equipment, a career center for student career preparation, and the availability of discussion rooms for students and lecturers. “In the laboratory, there are manually operated tools, not computer-based ones. These tools stimulate the instinct and sensitivity of students in research. Then, there is a common room used for gatherings and discussions. There is a place to make coffee and a pantry similar to those in Europe. Furthermore, our library is like those in foreign universities with various components. In addition, there is a career center for students to prepare for their future careers,” Eddy explained.

The efforts of all personnel, both from the Geophysics and Physics programs, bore fruit. On 28th December 2023, both programs received the “excellent” predicate with numbers 138/SK/LAMSAMA/Akred/S/XII/2023 for the Geophysics program and number 136/SK/LAMSAMA/Akred/S/XII/2023 for the Physics program. The accreditation is valid until 28th December 2028 (for 5 years). In this regard, Eddy stated that this accreditation is important. “We now know the weaknesses, strengths, and opportunities that can be planned for the future. Hopefully, we can further improve research with downstream systems such as the Gamadu (seismometer),” Eddy clarified.

Forward-looking expectations were also expressed by the Dean of the Faculty of Mathematics and Natural Sciences UGM, Prof. Dr.Eng. Kuwat Triyana, M.Si. “We aspire to evolve into a department characterized by excellence and productivity, encompassing stellar achievements in research, scholarly journals, and the introduction of innovative products and research ventures into the market,” he explained. The accreditation sought by the Department of Physics is one implementation of SDGs in the field of quality education, innovation, and partnerships through efforts to improve the quality of education, develop research and innovation, and expand cooperation with various partners in preparing the best talents from the Department of Physics.

Humas FMIPA UGM | Febriska Noor Fitriana

Read More

Sivitas Akademika FMIPA UGM Memperoleh Penghargaan dalam Acara Malam Penghargaan Insan Berprestasi Universitas Gadjah Mada 2022

Pada tanggal 2 November 2022, UGM menyelenggarakan acara Malam Penghargaan Insan Berprestasi Universitas Gadjah Mada 2022 di Grha Sabha Pramana Yogyakarta sebagai rangkaian acara Dies Natalis ke-73 UGM. Acara malam penghargaan tersebut diawali dengan fragmen teater tari Wira Prasetya Palapa, hasil kolaborasi antara alumni dan mahasiswa UGM.

Acara Malam Penghargaan Insan Berprestasi UGM 2022 diberikan kepada dosen, peneliti, alumni, tenaga kependidikan dan mahasiswa serta unit kerja di lingkungan Universitas Gadjah Mada. Wirastuti Widyatmanti, S.Si., Ph.D. selaku sekretaris rektor menyampaikan ada total 81 penerima penghargaan pada acara anugerah insan berprestasi Universitas Gadjah Mada 2022.

(Dr. Azhari, M.T. menerima penghargaan kategori Ketua Program Studi Penggerak MBKM, sumber : YouTube UGM Yogyakarta)

Adapun dari sivitas akademika FMIPA UGM, terdapat 5 perwakilan peraih penghargaan yang terdiri dari 3 dosen dan 2 mahasiswa. Prof. Dra. Wega Trisunaryanti, M.S., Ph.D., Eng. dari prodi Kimia meraih penghargaan pada kategori Publikasi Terbaik bidang Sains 2022, kemudian Sholihun, S.Si., M.Sc., Ph.D.Sc. dari prodi Fisika meraih penghargaan pada kategori Kekayaan Intelektual Non Paten Terbaik UGM 2022, dan Dr. Azhari, M.T. dari prodi Ilmu Komputer meraih penghargaan pada kategori Ketua Program Studi Penggerak Merdeka Belajar-Kampus Merdeka (MBKM).

(M. R. Akram menerima penghargaan kategori Mahasiswa Berprestasi, sumber : YouTube UGM Yogyakarta)

Sedangkan pada kategori Mahasiswa Berprestasi, Muhammad Raid Akram dan Fahreezan Sheraz Diyaldin dari prodi Matematika masing-masing memperoleh penghargaan atas raihan Medali Emas Bidang Matematika ON MIPA 2022 dan 1st Prize International Mathematics Competition (IMC) for University Students 2022.

(Fahreezan S. D. menerima penghargaan kategori Mahasiswa Berprestasi, sumber : YouTube UGM Yogyakarta)

Semoga dengan perolehan lima penghargaan tersebut dapat memotivasi seluruh sivitas akademika di lingkungan Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam UGM untuk lebih berprestasi lagi di kemudian hari.

(TN)

Read More

Mahasiswa FMIPA UGM Menyabet 9 dari 13 Medali yang diperoleh Kontingen UGM dan menjadikan UGM sebagai Juara 3 dalam ajang ON-MIPA

Olimpiade Nasional Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (ON-MIPA) tahun 2022 digelar pada tanggal 18 – 23 September 2022 di Universitas Brawijaya, Malang Jawa Timur. Kontingen UGM yang didampingi oleh Dr. Suherman, M.Sc. Dr. M. Idham Darussalam, M.Sc. dan Dr. Chotimah, M.Si. dalam ajang tersebut berhasil menjadi juara ketiga di bawah Universitas Indonesia(UI) dan Institut Teknologi Bandung (ITB). Kontingen UGM berhasil membawa pulang 13 medali, yang 9 di antaranya disabet oleh mahasiswa FMIPA UGM dalam bidang matematika, kimia dan fisika. Sedangkan 4 lainnya masing-masing diraih oleh mahasiswa fakultas Teknik dalam bidang fisika, serta dua mahasiswa fakultas Biologi dan satu mahasiswa FKKMK dalam bidang biologi.

Adapun rincian medali yang diperoleh mahasiswa FMIPA UGM antara lain medali emas diraih oleh Muhammad Raid Akram pada bidang matematika. Medali perak diraih oleh William Kosasih, L.M. Aditya Isnan dan Nicholas Gilang Pradipta Kusuma yang masing-masing dalam bidang matematika, kimia dan fisika. Kemudian medali perunggu diraih oleh Gusti Agung Rama Ayudhya, Orlando Ferrari dalam bidang matematika dan Muhammad Arif Arkan, Juve Anthony dalam bidang kimia. Sedangkan Dayanu Ikhsanuddin memperoleh honorable mention dalam bidang kimia.

Semoga dengan pencapaian yang mengharumkan UGM ini dapat menjadi motivasi bagi mahasiswa FMIPA UGM lainnya agar tetap berprestasi di tahun berikutnya dan bisa menjadi lebih baik lagi baik itu di tingkat nasional maupun di tingkat internasional. (TN/RNC)

Read More

Mahasiswa UGM Manfaatkan Limbah cangkang Telur Jadi Krim Anti-Aging

Cangkang telur adalah limbah pangan yang banyak dihasilkan dari rumah makan dan toko
pembuatan kue khususnya di daerah Sleman, Yogyakarta . Hal ini kemudian menginisiasi empat
mahasiswa UGM, Erma Nurjanahwati (Kimia 2019), Nata Dwi (Biologi 2019), Adinda Fitri
(MIkrobiologi Pertanian 2018), dan Shofia Amalia (Kimia 2018) untuk memanfaatkan limbah
cangkang telur sebagai bahan dasar sumber kolagen pembuatan krim anti-aging yang
dikombinasikan dengan madu.

Penelitian ini dikembangkan melalui kegiatan Program Kreativitas Mahasiswa bidang Riset dan
Eksakta (PKM-RE). Erma dan tim terus berupaya menggali potensi kolagen yang terkandung di
dalam membran cangkang telur yang kemudian dikombinasikan madu sebagai pencegah penuaan
dengan memanfaatkan kolagen dan senyawa flavonoid pada madu.

Erma menuturkan sampai saat ini limbah cangkang telur masih belum banyak dimanfaatkan oleh
masyarakat.

Proses pembuatan krim anti-aging dimulai dengan pengambilan dan pembersihan membran
cangkang telur secara manual kemudian kolagen membran cangkang telur dilakukan ekstraksi .

Krim anti aging ini telah melalui berbagai tahapan pengujian seperti uji proksimat, derajat
keasaman (pH), viskositas,iritasi pada hewan dan organoleptik pada 30 responden dengan rentang
usia 19-40 tahun.

Kolagen yang terkandung pada membran cangkang telur diketahui lebih minim iritasi dan alergi.
Mengingat sejauh ini di pasaran masih banyak terdapat krim anti-aging yang menggunakan
retinoid sebagai bahan aktifnya yang memiliki sifat rentan terhadap cahaya matahari dan tidak
disarankan untuk ibu hamil atau ibu menyusui.

 

Read More

Hembusan Nafas Sekelas Swab Test Untuk Deteksi Covid-19: GeNose Karya UGM

UGM siap meluncurkan inovasi terbaru “GeNose”, yaitu berupa alat yang mampu mendeteksi dan mendiagnosis apakah seseorang terinfeksi Covid-19 atau tidak hanya dengan hembusan nafas.  “GeNose” bekerja secara cepat dan akurat mendeteksi Volatile Organic Compound (VOC) yang terbentuk karena adanya infeksi Covid-19 yang keluar bersama nafas seseorang. Nafas orang diambil diindera melalui sensor-sensor dan kemudian diolah datanya dengan bantuan kecerdasan buatan (Artificial Intelligence) untuk pendeteksian dan pengambilan keputusan. Selain unsur kecepatan dan keakurasian, “GeNose” didesain sangat handy sehingga dapat dioperasikan oleh seseorang secara mandiri dan efisien.

“GeNose” merupakan inovasi pertama di Indonesia untuk pendeteksian Covid-19 melalui hembusan nafas yang aplikasinya terhubung dengan sistem cloud computing untuk mendapatkan hasil diagnosis secara real time.  Hebatnya, “GeNose” juga mampu bekerja secara paralel melalui proses diagnosis yang tersentral di dalam sistem sehingga validitas data dapat terjaga untuk semua alat yang terkoneksi. Data yang terkumpul di dalam sistem selanjutnya dapat dimanfaatkan untuk keperluan pemetaan, pelacakan dan pemantauan penyebaran pandemi secara aktual.

Uji profiling (kalibrasi) “GeNose” sudah dilakukan dengan menggunakan 600 sampel data valid di Rumah Sakit Bhayangkara dan Rumah Sakit Lapangan Khusus Covid Bambanglipuro di Yogyakarta hasilnya menunjukkan tingkat akurasi tinggi, yaitu 97 persen. Selanjutnya, “GeNose” memasuki tahap uji diagnostik (uji klinis) yang akan dilakukan secara bertahap dan tersebar di sejumlah rumah sakit di Indonesia. Keandalan alat, keakurasian data, dan kesahihan metoda yang diterapkan diharapkan bisa meningkatkan keyakinan pengguna akhir untuk segera mengadopsi aplikasi “GeNose” bagi kepentingan masyarakat luas.

Inovasi GeNose dikerjakan bersama dengan spirit gotong-royong yang meliputi tim ahli lintas bidang ilmu di UGM, yaitu: Dr. Eng. Kuwat Triyana, M.Si (FMIPA); dr. Dian Kesumapramudya Nurputra, Sp.A, M.Sc., Ph.D. (FKKMK); Dr. Ahmad Kusumaatmaja (FMIPA); dr. Mohamad Saifudin Hakim, M.Sc., Ph.D (FKKMK) dan para mitra industri strategik yang berkomitmen dalam penghiliran hasil riset dan inovasi kampus. Diharapkan inovasi GeNose dapat dihilirkan dan segera bisa dimanfaatkan untuk membantu penanganan Covid-19 sebelum akhir tahun 2020.

Penulis: Satria
Foto: Direktorat PUI

Sumber: https://ugm.ac.id/id/berita/20051-hembusan-nafas-sekelas-swab-test-untuk-deteksi-covid-19-genose-karya-ugm

Read More
Translate