Search

UNIVERSITAS GADJAH MADA FACULTY OF MATHEMATICS AND NATURAL SCIENCES 

Search

UNIVERSITAS GADJAH MADA FACULTY OF MATHEMATICS AND NATURAL SCIENCES 

Search

UNIVERSITAS GADJAH MADA FACULTY OF MATHEMATICS AND NATURAL SCIENCES 

SDG 7: Energi Bersih dan Terjangkau

Kisah Inspiratif Wangsa, Laboran Departemen Kimia FMIPA UGM Sukses Temukan Potensi Pemanfaatan Limbah Sarung Tangan Lateks menjadi Fraksi Bahan Bakar

“Sebagai laboran, saya melihat langsung limbah itu terus bertambah setiap hari.” Pernyataan tersebut disampaikan Wangsa, S.Si., M.Sc., teknisi Laboratorium Riset Kimia Fisika, Departemen Kimia, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA) Universitas Gadjah Mada (UGM), saat menceritakan awal mula penelitiannya yang memanfaatkan limbah sarung tangan lateks menjadi fraksi bahan bakar setara bensin.

Selain bertanggung jawab mengelola Laboratorium Riset Kimia Fisika, Departemen Kimia FMIPA UGM, Wangsa juga aktif melakukan penelitian yang berfokus pada pengembangan metode analisis serta perancangan peralatan laboratorium untuk mendukung kualitas penelitian dosen dan mahasiswa. Atas dedikasi dan kinerja yang ditunjukkan, ia memperoleh kesempatan melanjutkan studi Magister Kimia di FMIPA UGM melalui pendanaan penuh dari universitas. Pada jenjang tersebut, ia mengambil peminatan Kimia Fisika dengan fokus penelitian pada bidang limbah, energi, dan katalis.

Menurut Wangsa, inspirasi penelitian ini datang dari aktivitas sehari-hari di laboratorium. Sebagai laboran, ia melihat secara langsung tingginya penggunaan sarung tangan lateks sebagai alat pelindung diri (APD) dalam kegiatan praktikum maupun penelitian. Kondisi tersebut menghasilkan limbah dalam jumlah yang tidak sedikit. Di Departemen Kimia FMIPA UGM, limbah sarung tangan lateks dapat mencapai sekitar 200 kg setiap tahunnya.

Berangkat dari pengamatan tersebut, Wangsa mulai menelusuri potensi yang masih dimiliki limbah sarung tangan lateks. Menurutnya, material tersebut tersusun atas campuran karet alam dan karet sintetis yang didominasi senyawa isoprena, yakni hidrokarbon rantai panjang yang berpotensi dikonversi menjadi bahan bakar cair. Potensi inilah yang kemudian menjadi dasar pengembangan penelitiannya.

Melalui penelitian yang dilakukan, limbah sarung tangan lateks dikonversi menjadi fraksi bahan bakar setara bensin menggunakan kombinasi katalis berbasis logam dan teknologi microwave-assisted pyrolysis atau pirolisis berbantuan gelombang mikro. Menurut Wangsa, pendekatan tersebut mampu meningkatkan selektivitas produk terhadap fraksi bensin sekaligus membuat proses konversi menjadi lebih efisien dari sisi konsumsi energi.

Bagi Wangsa, penelitian ini merupakan salah satu upaya untuk menjawab tantangan pengelolaan limbah sekaligus mendukung pengembangan teknologi energi berkelanjutan melalui pendekatan kimia yang lebih ramah lingkungan. Ia meyakini bahwa persoalan yang ditemui dalam aktivitas laboratorium dapat menjadi titik awal lahirnya solusi yang memberikan manfaat lebih luas.

Sebagai wujud kontribusi terhadap pembangunan berkelanjutan, penelitian yang dilakukan Wangsa sejalan dengan beberapa Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya SDG 7 (Energi Bersih dan Terjangkau) melalui pengembangan sumber energi alternatif dari limbah, SDG 12 (Konsumsi dan Produksi yang Bertanggung Jawab) dengan mendorong pemanfaatan kembali limbah laboratorium menjadi produk bernilai tambah, serta SDG 13 (Penanganan Perubahan Iklim) melalui upaya mengurangi timbulan limbah dan mendukung pengembangan teknologi yang lebih efisien dalam pemanfaatan energi. Inovasi ini menunjukkan bahwa permasalahan yang muncul dari aktivitas laboratorium dapat diubah menjadi peluang untuk menghasilkan solusi berbasis sains yang memberikan manfaat bagi lingkungan, mendukung pengelolaan limbah yang lebih berkelanjutan, serta mendorong pengembangan energi alternatif di masa depan.

Penulis: Inna Mutifah
Fotografer: Afiandina Sukma

Read More

Mahasiswa FMIPA UGM Kembangkan Fuel Booster dari Limbah Baterai Ni-MH melalui Pendekatan Ekonomi Sirkular

Limbah baterai Nickel-Metal Hydride (Ni-MH) menjadi salah satu jenis limbah yang berpotensi mencemari lingkungan apabila tidak dikelola dengan baik. Di sisi lain, kebutuhan bahan bakar di sektor transportasi masih didominasi oleh energi fosil yang menghasilkan emisi gas buang. Berangkat dari dua tantangan tersebut, tim Program Kreativitas Mahasiswa (PKM) yang diketuai mahasiswa Departemen Kimia FMIPA UGM mengembangkan inovasi pemanfaatan limbah baterai Ni-MH sebagai bahan baku pembuatan katalis untuk menghasilkan aditif bahan bakar diesel yang lebih ramah lingkungan.

Penelitian yang berjudul Transformasi Limbah Baterai Nikel-Logam Hidrida Menjadi Katalis Ni/Karbon Aktif untuk Aditif Solar Berbasis Butanol mengusung konsep ekonomi sirkular dengan memanfaatkan kembali logam nikel dari baterai bekas menjadi material yang memiliki nilai tambah.

Ketua tim, Fidel Faj’ri, menjelaskan bahwa penelitian ini berfokus pada pemanfaatan nikel hasil daur ulang limbah baterai sebagai komponen utama dalam pengembangan katalis. Katalis tersebut kemudian dimanfaatkan untuk menghasilkan senyawa yang berpotensi digunakan sebagai fuel booster atau aditif pada bahan bakar solar. Selanjutnya, produk yang diperoleh dievaluasi melalui berbagai pengujian guna mengetahui karakteristik dan potensi penerapannya sebagai aditif bahan bakar.

Tim PKM ini terdiri atas Fidel Faj’ri (Kimia FMIPA 2024) sebagai ketua, Arashi Yuko Naeri (Kimia FMIPA 2024), Olga Fitriyaningtyas (Kimia FMIPA  2024), Jingga Rohmaningsih (Teknik Kimia FT 2024) serta Arghia Kalulla (Teknologi Pangan dan Hasil Pertanian FTP 2025). Kolaborasi lintas disiplin tersebut menjadi kekuatan tim dalam mengembangkan solusi inovatif yang menghubungkan aspek material, energi, dan keberlanjutan.

Penelitian ini selaras dengan Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs), terutama SDG 7 (Energi Bersih dan Terjangkau) melalui pengembangan aditif bahan bakar yang berpotensi meningkatkan efisiensi pembakaran, SDG 9 (Industri, Inovasi, dan Infrastruktur) melalui inovasi pemanfaatan material hasil daur ulang menjadi katalis bernilai tambah, SDG 12 (Konsumsi dan Produksi yang Bertanggung Jawab) dengan menerapkan prinsip circular economy dalam pengelolaan limbah baterai, serta SDG 13 (Penanganan Perubahan Iklim) karena penelitian ini ditujukan untuk mendukung upaya pengurangan dampak lingkungan dari limbah dan emisi sektor transportasi.

Penulis: Inna Mutifah
>Fotografer: Afiandina Sukma

Read More

Management Walkthrough Klamono, Sorong: Kolaborasi Multihelix Menuju Kemandirian Teknologi Energi Nasional

Sorong, Papua Barat Daya — 21–25 Oktober 2025.

Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA) Universitas Gadjah Mada berpartisipasi dalam kegiatan Management Walkthrough (MWT) ke Lapangan Klamono, Sorong, salah satu lapangan minyak tertua di Indonesia. Kegiatan ini diselenggarakan bersama Upstream Innovation Pertamina, PHE Zona 4, dan Elnusa, sebagai bagian dari upaya memperkuat kolaborasi riset antara perguruan tinggi dan industri energi nasional.

FMIPA UGM diwakili oleh Wakil Dekan Bidang Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat, Dr. Wiwit Suryanto, yang sekaligus bertindak sebagai Koordinator Kegiatan Riset Industri dengan Upstream Innovation Pertamina.

Kegiatan ini merupakan wujud nyata model kolaborasi multihelix yang melibatkan perguruan tinggi, industri hulu migas, dan service company nasional, dengan peran yang saling melengkapi mulai dari tahap ide hingga implementasi komersial:

  1. Perumusan Ide Bersama – Gagasan dikembangkan secara kolaboratif antara kampus dan industri berdasarkan tantangan aktual di lapangan.
  2. Riset Akademik Intensif – Peneliti kampus melakukan pengujian dan validasi saintifik menggunakan metode dan teknologi terkini.
  3. Uji Coba Lapangan (Pilot Testing) – Prototipe diuji langsung di lapangan industri untuk menilai kelayakan dan keandalan sistem.
  4. Komersialisasi Nasional – Hasil riset yang terbukti efektif di-hand over ke service company nasional (Elnusa) untuk proses hilirisasi dan replikasi ke lapangan-lapangan migas lain di Indonesia.

FMIPA UGM menegaskan komitmennya dalam mendukung riset-riset yang berorientasi pada solusi nyata bagi industri energi nasional. Sejumlah inovasi hasil kolaborasi antara laboratorium riset FMIPA UGM dan mitra industri telah berhasil mencapai tahap komersialisasi, antara lain:

  • LFPS (Low Frequency Passive Seismic)
  • EAOR (Electrically Assisted Oil Recovery)
  • SP-ERT (Self Potential–Electrical Resistivity Tomography)

Riset lanjutan yang saat ini sedang dikembangkan mencakup TIAN, CSEM, dan Sonochemistry, seluruhnya diarahkan untuk mendukung peningkatan produksi minyak nasional melalui pendekatan berbasis sains dan teknologi dalam negeri.

Dr. Wiwit Suryanto menyampaikan bahwa kolaborasi seperti ini merupakan bukti bahwa riset perguruan tinggi bukan sekadar menghasilkan publikasi, tetapi juga dapat menjadi solusi strategis bagi kemandirian energi bangsa.

“Keterlibatan aktif kampus dalam riset terapan bersama industri memperlihatkan bahwa inovasi sains mampu memberikan dampak nyata bagi peningkatan daya saing dan ketahanan energi nasional,” ujarnya.

Penulis : Wiwit Suryanto
Dokumentasi: Wiwit Suryanto

Read More

Lulusan Pascasarjana Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Universitas Gadjah Mada Wujudkan Komitmen terhadap Sustainable Development Goals melalui Inovasi Sains

Yogyakarta, 22 Oktober 2025, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA) Universitas Gadjah Mada menggelar acara Apresiasi Wisuda Pascasarjana yang berlangsung di Auditorium Herman Yohanes lantai 7. Kegiatan ini menjadi bentuk penghargaan bagi para lulusan magister dan doktor yang telah menuntaskan perjalanan akademiknya dengan penuh dedikasi dan semangat keilmuan.

Dr. Indrasih, S.Si., M.Si., dalam sambutannya menyampaikan ucapan selamat dan apresiasi kepada seluruh wisudawan atas keberhasilan mereka menyelesaikan studi. “Capaian ini merupakan hasil dari ketekunan, kerja keras, dan semangat pantang menyerah. Semoga ilmu yang diperoleh dapat bermanfaat dan memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat,” ujarnya. Acara juga dihadiri oleh Wakil Dekan Bidang Akademik dan Kemahasiswaan FMIPA UGM, Prof. Dr. Roto, M.Eng., Ph.D., yang menekankan pentingnya sinergi antara sains, inovasi, dan tanggung jawab sosial.

FMIPA UGM turut memberikan apresiasi kepada wisudawan berprestasi. Joanito Agili Lopo, dari Program Magister Artificial Intelligence meraih IPK tertinggi dengan nilai 4,00. Rizky Aflaha dari Program Doktor Fisika, berhasil lulus pada usia 25 tahun dengan IPK 4,00 dan masa studi tercepat. Serta Adyatma Bagaskara dari Program Magister Kimia sebagai lulusan termuda, berusia 23 tahun. Wisudawan internasional, Kombo Othman Kombo dari Program Studi Fisika, turut menjadi bagian dari wisuda kali ini.

Perwakilan wisudawan dari Program Magister, Joanito Agili Lopo, menyampaikan rasa syukur atas dukungan yang diterima selama studi. Ia berharap perjuangan yang telah dilalui menjadi tombak awal untuk menjadi pribadi yang berguna bagi nusa dan bangsa. Serta perwakilan wisudawan dari Program Doktor, Rizky Aflaha, turut menambahkan bahwa pencapaian hari ini merupakan hasil dari perjuangan panjang dan bimbingan para dosen. “Seorang murid yang berhasil adalah mereka yang diridai oleh guru-gurunya. Setelah hari ini, mari kita lebih percaya diri, karena kepercayaan diri membuka banyak peluang untuk membangun bangsa,” ujarnya penuh semangat.

Melalui kegiatan ini, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Universitas Gadjah Mada menegaskan komitmennya untuk terus mencetak lulusan unggul yang berperan aktif dalam mewujudkan Sustainable Development Goals (SDGs) poin 4, Pendidikan Berkualitas, poin 7, Energi Bersih dan Terjangkau, dan poin 9, Industri, Inovasi, dan Infrastruktur. Melalui semangat kolaborasi dan keberlanjutan, para lulusan Universitas Gadjah Mada diharapkan menjadi agen perubahan yang membawa dampak positif bagi masyarakat, bangsa, dan dunia.

Penulis: Amalia Nurmalitasari
Dokumentasi  : Raditya Maulana Adiwicaksana
Reportase dan Editor: Sekar Melati Putri Pratiwi

Read More

FMIPA UGM Gelar Three Minutes Thesis: Wujudkan Generasi Emas 2045 yang Berdaya Saing

Yogyakarta (FMIPA UGM), Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Universitas Gadjah Mada menyelenggarakan kegiatan 3 Minute Thesis (3MT) tahun 2025 pada tanggal 17 Oktober 2025. Sebuah kompetisi yang menantang mahasiswa untuk mempresentasikan hasil penelitian tesisnya secara ringkas, menarik, dan mudah dipahami hanya dalam waktu tiga menit.

Rangkaian presentasi peserta menampilkan beragam topik riset yang mencerminkan kontribusi sains terhadap keberlanjutan energi, lingkungan, dan kesehatan. Beberapa di antaranya meliputi analisis risiko seismik pada reaktor nuklir, pemanfaatan spektroskopi untuk keamanan pangan, penelitian biodiesel ramah lingkungan, serta pengembangan katalis logam tanah jarang untuk degradasi zat warna industri.

Selain itu, inovasi di bidang teknologi energi turut mencuri perhatian, seperti pengembangan alat deteksi potensi geotermal dan rancangan molekul baru untuk terapi kanker payudara. Para peserta juga menyoroti pentingnya kolaborasi antara pemerintah, peneliti, dan masyarakat dalam menghadapi tantangan global, mulai dari mitigasi bencana hingga transisi menuju energi hijau. Secara keseluruhan, ajang ini diikuti oleh sejumlah peserta terpilih dari berbagai program studi di lingkungan FMIPA UGM.

Kegiatan 3 Minute Thesis FMIPA UGM 2025 juga menegaskan komitmen fakultas terhadap pencapaian Sustainable Development Goals SDGs, khususnya dalam bidang kualitas pendidikan SDG 4, energi bersih dan terjangkau SDG 7, industri, inovasi, dan infrastruktur SDG 9, serta aksi terhadap perubahan iklim SDG 13. Melalui penelitian-penelitian inovatif, mahasiswa FMIPA diharapkan dapat berkontribusi nyata dalam mewujudkan pembangunan berkelanjutan di Indonesia.

Dalam sesi penutupan, Dr. Idham, selaku dosen FMIPA UGM dan salah satu juri 3MT 2025, memberikan apresiasi tinggi terhadap semangat kritis dan daya inovasi para mahasiswa. “Mengerjakan penelitian di laboratorium memang tidak mudah, namun tantangan yang lebih besar adalah bagaimana kita menjelaskan hasil penelitian kepada masyarakat luas, termasuk kepada orang tua kita sendiri,” ujarnya. Ia juga menegaskan bahwa nilai utama dari kegiatan ini bukan sekadar menyusun tesis, melainkan membangun pola pikir ilmiah yang kritis dan tangguh.

Kegiatan 3 Minute Thesis FMIPA UGM 2025 ini diakhiri dengan pesan inspiratif dari para juri, antara lain Pak Theodorus, Ibu Victa, dan Dr. Idham, yang mendorong mahasiswa untuk terus berinovasi demi mewujudkan Indonesia Emas 2045. “Tidak ada yang bisa membayar pikiran kritis kita. Jadilah generasi yang tangguh dan berdaya saing,” pesan Dr. Idham menutup acara.


Penulis: Amalia Nurmalitasari
Dokumentasi: Raditya Maulana Wicaksana

Read More

FMIPA UGM dan University of Osaka Perkuat Kolaborasi Riset Bidang Kimia dan Pendidikan Internasional

Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA) Universitas Gadjah Mada menerima kunjungan dari University of Osaka, Jepang pada 8 Oktober 2025 di Ruang Multimedia Departemen Kimia FMIPA UGM. Kunjungan ini diinisiasi dalam rangka memperkuat kerja sama akademik dan riset internasional di bidang kimia. Sesi kolaborasi ini mencakup diskusi peluang riset bersama, pertukaran mahasiswa dan staf, serta penjajakan program bersama untuk mahasiswa IUP, sarjana, dan pascasarjana.

Pertemuan dihadiri oleh Dekan Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Univeristas Gadjah Mada, Prof. Dr. Eng. Kuwat Triyana, dan Wakil Dekan Prof. Roto, beserta jajaran dosen seperti Prof. Dr. rer. nat. Karna Wijaya, M.Eng., Prof. Indriana Kartini, S.Si., M.Si., Ph.D., serta Prof. Dra. Wega Trisunaryanti, M.S., Ph.D., Eng. Dari pihak University of Osaka hadir Prof. Hidehiro Sakurai, selaku Head of Professor Committee of International Affairs, Graduate School of Engineering, University of Osaka. Kegiatan ini juga diikuti oleh mahasiswa dan mahasiswi pascasarjana Departemen Kimia UGM.

Dalam sambutannya, Prof. Kuwat Triyana menyampaikan apresiasi terhadap University of Osaka yang telah membuka kesempatan kerja sama riset dan akademik. “Kerja sama ini diharapkan dapat memperkuat riset internasional dan memberikan peluang lebih luas bagi mahasiswa UGM untuk belajar serta berinovasi di Jepang, terutama dalam bidang kimia yang dapat berkontribusi untuk negeri,” ujarnya.

Sementara itu, Prof. Hidehiro Sakurai menegaskan bahwa University of Osaka memiliki komitmen tinggi dalam menjalin kemitraan global, khususnya di bidang kimia. Beliau juga memperkenalkan program beasiswa MEXT dan memberikan sosialisasi bagi mahasiswa yang berminat melanjutkan studi ke Jepang, termasuk kesempatan wawancara bagi peserta yang telah memiliki skor IELTS.

Kolaborasi ini juga diharapkan dapat memperkuat kontribusi FMIPA UGM terhadap pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs), khususnya SDG 4 (Pendidikan Berkualitas), SDG 7 (Energi Bersih dan Terjangkau), SDG 9 (Inovasi dan Infrastruktur), serta SDG 17 (Kemitraan untuk Tujuan) melalui riset kimia yang berkelanjutan dan berdampak bagi masyarakat.


Penulis : Amalia Nurmalitasari
Editor: Meitha Eka Nurhasanah
Dokumentasi: Tim Pascasarjana Departemen Kimia

Read More

Mahasiswa Ilmu Komputer FMIPA UGM Soroti Inovasi Mobil Listrik dalam Family Gathering Lustrum Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Universitas Gadjah Mada

Yogyakarta, 28 September 2025 – Perkembangan teknologi mobil listrik menjadi salah satu topik menarik yang dibicarakan dalam rangkaian acara Family Gathering Lustrum Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Universitas Gadjah Mada (FMIPA UGM) ke-14. Salah satu mahasiswa Departemen Ilmu Komputer FMIPA UGM, Raditya Maulana, menyampaikan pandangannya mengenai potensi dan prospek kendaraan listrik di masa depan. Menurut Raditya, teknologi mobil listrik sebenarnya bukanlah hal yang sepenuhnya baru. Namun, tren ini semakin populer karena dinilai lebih ramah lingkungan.

“Teknologi listrik sebenarnya sudah lama ada, tetapi mobil listrik dianggap lebih eco-friendly sehingga menarik perhatian masyarakat. Dari sisi pengalaman berkendara, mobil listrik menawarkan sensasi yang berbeda. Selain itu, dari segi efisiensi biaya juga lebih hemat, dan saat ini tidak jarang produk-produk dari Tiongkok menawarkan harga yang kompetitif dengan kualitas yang baik,” jelasnya.

Lebih lanjut, Raditya menuturkan bahwa mahasiswa FMIPA UGM memiliki peluang besar untuk berkontribusi dalam pengembangan komponen mobil listrik, seperti chip, sistem kendali, hingga aspek komputasi yang menunjang performa kendaraan. “Banyak komponen penting dalam mobil listrik yang relevan untuk diteliti oleh mahasiswa FMIPA, sehingga kami dapat turut berperan dalam mendorong inovasi teknologi yang berkelanjutan,” tambahnya.

Keterlibatan mahasiswa dalam kajian teknologi mobil listrik ini juga sejalan dengan komitmen FMIPA UGM dalam mendukung Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya tujuan ke-7 (Energi Bersih dan Terjangkau) serta tujuan ke-9 (Industri, Inovasi, dan Infrastruktur). Melalui penelitian dan pengembangan yang dilakukan, FMIPA UGM terus berusaha menghadirkan kontribusi nyata bagi solusi energi dan lingkungan di masa depan.

Penulis: Amalia Nurmalitasari
Editor: Meitha Eka Nurhasanah
Narasumber: Raditya Maulana Wicaksana
Dokumentaasi: Raditya Maulana dan Aproditty Nirmala

Read More

Kolaborasi Riset UiTM dan Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Universitas Gadjah Mada

Yogyakarta, 25 September 2025 — Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA) Universitas Gadjah Mada (UGM) menerima kunjungan resmi delegasi Universiti Teknologi MARA (UiTM), Malaysia, untuk menjajaki peluang kerja sama riset dan pengembangan di bidang ilmu terapan.

Dalam sambutannya, Dekan FMIPA UGM, Prof. Dr. Kuwat Triyana, S.Si., M.Eng., menyampaikan apresiasi atas kunjungan ini serta membuka peluang kolaborasi penelitian yang dapat memberikan dampak nyata bagi masyarakat. “Kami merasa terhormat dapat menerima kunjungan dari UiTM. Fokus penelitian kami saat ini mencakup material, sensor, dan energi. Salah satu produk riset kami yang telah teruji adalah GeNose, yang digunakan secara luas selama masa pandemi COVID-19, dengan distribusi lebih dari 5.000 unit pada berbagai sektor,” ujar Prof. Kuwat.

Selain membahas pengalaman riset yang telah dipublikasikan di jurnal-jurnal bereputasi internasional, pertemuan ini juga menjadi sarana untuk memperluas kerja sama di bidang sains terapan, termasuk pengembangan teknologi kesehatan, lingkungan, dan energi.

Kolaborasi ini sejalan dengan pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya SDG 3 (Kesehatan yang Baik dan Kesejahteraan), SDG 7 (Energi Bersih dan Terjangkau), serta SDG 9 (Industri, Inovasi, dan Infrastruktur). Melalui sinergi penelitian lintas negara, UGM dan UiTM berkomitmen menghadirkan inovasi yang tidak hanya memperkuat ketahanan kesehatan masyarakat, tetapi juga mendorong pengembangan teknologi ramah lingkungan dan solusi energi berkelanjutan.

Delegasi UiTM disambut dengan agenda kunjungan kampus FMIPA UGM untuk melihat langsung fasilitas riset yang dimiliki, serta berdiskusi mengenai potensi sinergi riset dan publikasi bersama.

“Harapannya, pertemuan ini dapat menjadi awal bagi penguatan kolaborasi internasional yang menghasilkan inovasi berdampak luas,” tambah Prof. Kuwat.

Penulis: Amalia Nurmalitasari
Dokumentasi: Aproditty Nirmala Putri

Read More

Kisah Inspiratif Wangsa, Laboran Departemen Kimia FMIPA UGM Sukses Temukan Potensi Pemanfaatan Limbah Sarung Tangan Lateks menjadi Fraksi Bahan Bakar

“Sebagai laboran, saya melihat langsung limbah itu terus bertambah setiap hari.” Pernyataan tersebut disampaikan Wangsa, S.Si., M.Sc., teknisi Laboratorium Riset Kimia Fisika, Departemen Kimia, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA) Universitas Gadjah Mada (UGM), saat menceritakan awal mula penelitiannya yang memanfaatkan limbah sarung tangan lateks menjadi fraksi bahan bakar setara bensin.

Selain bertanggung jawab mengelola Laboratorium Riset Kimia Fisika, Departemen Kimia FMIPA UGM, Wangsa juga aktif melakukan penelitian yang berfokus pada pengembangan metode analisis serta perancangan peralatan laboratorium untuk mendukung kualitas penelitian dosen dan mahasiswa. Atas dedikasi dan kinerja yang ditunjukkan, ia memperoleh kesempatan melanjutkan studi Magister Kimia di FMIPA UGM melalui pendanaan penuh dari universitas. Pada jenjang tersebut, ia mengambil peminatan Kimia Fisika dengan fokus penelitian pada bidang limbah, energi, dan katalis.

Menurut Wangsa, inspirasi penelitian ini datang dari aktivitas sehari-hari di laboratorium. Sebagai laboran, ia melihat secara langsung tingginya penggunaan sarung tangan lateks sebagai alat pelindung diri (APD) dalam kegiatan praktikum maupun penelitian. Kondisi tersebut menghasilkan limbah dalam jumlah yang tidak sedikit. Di Departemen Kimia FMIPA UGM, limbah sarung tangan lateks dapat mencapai sekitar 200 kg setiap tahunnya.

Berangkat dari pengamatan tersebut, Wangsa mulai menelusuri potensi yang masih dimiliki limbah sarung tangan lateks. Menurutnya, material tersebut tersusun atas campuran karet alam dan karet sintetis yang didominasi senyawa isoprena, yakni hidrokarbon rantai panjang yang berpotensi dikonversi menjadi bahan bakar cair. Potensi inilah yang kemudian menjadi dasar pengembangan penelitiannya.

Melalui penelitian yang dilakukan, limbah sarung tangan lateks dikonversi menjadi fraksi bahan bakar setara bensin menggunakan kombinasi katalis berbasis logam dan teknologi microwave-assisted pyrolysis atau pirolisis berbantuan gelombang mikro. Menurut Wangsa, pendekatan tersebut mampu meningkatkan selektivitas produk terhadap fraksi bensin sekaligus membuat proses konversi menjadi lebih efisien dari sisi konsumsi energi.

Bagi Wangsa, penelitian ini merupakan salah satu upaya untuk menjawab tantangan pengelolaan limbah sekaligus mendukung pengembangan teknologi energi berkelanjutan melalui pendekatan kimia yang lebih ramah lingkungan. Ia meyakini bahwa persoalan yang ditemui dalam aktivitas laboratorium dapat menjadi titik awal lahirnya solusi yang memberikan manfaat lebih luas.

Sebagai wujud kontribusi terhadap pembangunan berkelanjutan, penelitian yang dilakukan Wangsa sejalan dengan beberapa Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya SDG 7 (Energi Bersih dan Terjangkau) melalui pengembangan sumber energi alternatif dari limbah, SDG 12 (Konsumsi dan Produksi yang Bertanggung Jawab) dengan mendorong pemanfaatan kembali limbah laboratorium menjadi produk bernilai tambah, serta SDG 13 (Penanganan Perubahan Iklim) melalui upaya mengurangi timbulan limbah dan mendukung pengembangan teknologi yang lebih efisien dalam pemanfaatan energi. Inovasi ini menunjukkan bahwa permasalahan yang muncul dari aktivitas laboratorium dapat diubah menjadi peluang untuk menghasilkan solusi berbasis sains yang memberikan manfaat bagi lingkungan, mendukung pengelolaan limbah yang lebih berkelanjutan, serta mendorong pengembangan energi alternatif di masa depan.

Penulis: Inna Mutifah
Fotografer: Afiandina Sukma

Read More

Mahasiswa FMIPA UGM Kembangkan Fuel Booster dari Limbah Baterai Ni-MH melalui Pendekatan Ekonomi Sirkular

Limbah baterai Nickel-Metal Hydride (Ni-MH) menjadi salah satu jenis limbah yang berpotensi mencemari lingkungan apabila tidak dikelola dengan baik. Di sisi lain, kebutuhan bahan bakar di sektor transportasi masih didominasi oleh energi fosil yang menghasilkan emisi gas buang. Berangkat dari dua tantangan tersebut, tim Program Kreativitas Mahasiswa (PKM) yang diketuai mahasiswa Departemen Kimia FMIPA UGM mengembangkan inovasi pemanfaatan limbah baterai Ni-MH sebagai bahan baku pembuatan katalis untuk menghasilkan aditif bahan bakar diesel yang lebih ramah lingkungan.

Penelitian yang berjudul Transformasi Limbah Baterai Nikel-Logam Hidrida Menjadi Katalis Ni/Karbon Aktif untuk Aditif Solar Berbasis Butanol mengusung konsep ekonomi sirkular dengan memanfaatkan kembali logam nikel dari baterai bekas menjadi material yang memiliki nilai tambah.

Ketua tim, Fidel Faj’ri, menjelaskan bahwa penelitian ini berfokus pada pemanfaatan nikel hasil daur ulang limbah baterai sebagai komponen utama dalam pengembangan katalis. Katalis tersebut kemudian dimanfaatkan untuk menghasilkan senyawa yang berpotensi digunakan sebagai fuel booster atau aditif pada bahan bakar solar. Selanjutnya, produk yang diperoleh dievaluasi melalui berbagai pengujian guna mengetahui karakteristik dan potensi penerapannya sebagai aditif bahan bakar.

Tim PKM ini terdiri atas Fidel Faj’ri (Kimia FMIPA 2024) sebagai ketua, Arashi Yuko Naeri (Kimia FMIPA 2024), Olga Fitriyaningtyas (Kimia FMIPA  2024), Jingga Rohmaningsih (Teknik Kimia FT 2024) serta Arghia Kalulla (Teknologi Pangan dan Hasil Pertanian FTP 2025). Kolaborasi lintas disiplin tersebut menjadi kekuatan tim dalam mengembangkan solusi inovatif yang menghubungkan aspek material, energi, dan keberlanjutan.

Penelitian ini selaras dengan Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs), terutama SDG 7 (Energi Bersih dan Terjangkau) melalui pengembangan aditif bahan bakar yang berpotensi meningkatkan efisiensi pembakaran, SDG 9 (Industri, Inovasi, dan Infrastruktur) melalui inovasi pemanfaatan material hasil daur ulang menjadi katalis bernilai tambah, SDG 12 (Konsumsi dan Produksi yang Bertanggung Jawab) dengan menerapkan prinsip circular economy dalam pengelolaan limbah baterai, serta SDG 13 (Penanganan Perubahan Iklim) karena penelitian ini ditujukan untuk mendukung upaya pengurangan dampak lingkungan dari limbah dan emisi sektor transportasi.

Penulis: Inna Mutifah
>Fotografer: Afiandina Sukma

Read More

Management Walkthrough Klamono, Sorong: Kolaborasi Multihelix Menuju Kemandirian Teknologi Energi Nasional

Sorong, Papua Barat Daya — 21–25 Oktober 2025.

Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA) Universitas Gadjah Mada berpartisipasi dalam kegiatan Management Walkthrough (MWT) ke Lapangan Klamono, Sorong, salah satu lapangan minyak tertua di Indonesia. Kegiatan ini diselenggarakan bersama Upstream Innovation Pertamina, PHE Zona 4, dan Elnusa, sebagai bagian dari upaya memperkuat kolaborasi riset antara perguruan tinggi dan industri energi nasional.

FMIPA UGM diwakili oleh Wakil Dekan Bidang Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat, Dr. Wiwit Suryanto, yang sekaligus bertindak sebagai Koordinator Kegiatan Riset Industri dengan Upstream Innovation Pertamina.

Kegiatan ini merupakan wujud nyata model kolaborasi multihelix yang melibatkan perguruan tinggi, industri hulu migas, dan service company nasional, dengan peran yang saling melengkapi mulai dari tahap ide hingga implementasi komersial:

  1. Perumusan Ide Bersama – Gagasan dikembangkan secara kolaboratif antara kampus dan industri berdasarkan tantangan aktual di lapangan.
  2. Riset Akademik Intensif – Peneliti kampus melakukan pengujian dan validasi saintifik menggunakan metode dan teknologi terkini.
  3. Uji Coba Lapangan (Pilot Testing) – Prototipe diuji langsung di lapangan industri untuk menilai kelayakan dan keandalan sistem.
  4. Komersialisasi Nasional – Hasil riset yang terbukti efektif di-hand over ke service company nasional (Elnusa) untuk proses hilirisasi dan replikasi ke lapangan-lapangan migas lain di Indonesia.

FMIPA UGM menegaskan komitmennya dalam mendukung riset-riset yang berorientasi pada solusi nyata bagi industri energi nasional. Sejumlah inovasi hasil kolaborasi antara laboratorium riset FMIPA UGM dan mitra industri telah berhasil mencapai tahap komersialisasi, antara lain:

  • LFPS (Low Frequency Passive Seismic)
  • EAOR (Electrically Assisted Oil Recovery)
  • SP-ERT (Self Potential–Electrical Resistivity Tomography)

Riset lanjutan yang saat ini sedang dikembangkan mencakup TIAN, CSEM, dan Sonochemistry, seluruhnya diarahkan untuk mendukung peningkatan produksi minyak nasional melalui pendekatan berbasis sains dan teknologi dalam negeri.

Dr. Wiwit Suryanto menyampaikan bahwa kolaborasi seperti ini merupakan bukti bahwa riset perguruan tinggi bukan sekadar menghasilkan publikasi, tetapi juga dapat menjadi solusi strategis bagi kemandirian energi bangsa.

“Keterlibatan aktif kampus dalam riset terapan bersama industri memperlihatkan bahwa inovasi sains mampu memberikan dampak nyata bagi peningkatan daya saing dan ketahanan energi nasional,” ujarnya.

Penulis : Wiwit Suryanto
Dokumentasi: Wiwit Suryanto

Read More

Lulusan Pascasarjana Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Universitas Gadjah Mada Wujudkan Komitmen terhadap Sustainable Development Goals melalui Inovasi Sains

Yogyakarta, 22 Oktober 2025, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA) Universitas Gadjah Mada menggelar acara Apresiasi Wisuda Pascasarjana yang berlangsung di Auditorium Herman Yohanes lantai 7. Kegiatan ini menjadi bentuk penghargaan bagi para lulusan magister dan doktor yang telah menuntaskan perjalanan akademiknya dengan penuh dedikasi dan semangat keilmuan.

Dr. Indrasih, S.Si., M.Si., dalam sambutannya menyampaikan ucapan selamat dan apresiasi kepada seluruh wisudawan atas keberhasilan mereka menyelesaikan studi. “Capaian ini merupakan hasil dari ketekunan, kerja keras, dan semangat pantang menyerah. Semoga ilmu yang diperoleh dapat bermanfaat dan memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat,” ujarnya. Acara juga dihadiri oleh Wakil Dekan Bidang Akademik dan Kemahasiswaan FMIPA UGM, Prof. Dr. Roto, M.Eng., Ph.D., yang menekankan pentingnya sinergi antara sains, inovasi, dan tanggung jawab sosial.

FMIPA UGM turut memberikan apresiasi kepada wisudawan berprestasi. Joanito Agili Lopo, dari Program Magister Artificial Intelligence meraih IPK tertinggi dengan nilai 4,00. Rizky Aflaha dari Program Doktor Fisika, berhasil lulus pada usia 25 tahun dengan IPK 4,00 dan masa studi tercepat. Serta Adyatma Bagaskara dari Program Magister Kimia sebagai lulusan termuda, berusia 23 tahun. Wisudawan internasional, Kombo Othman Kombo dari Program Studi Fisika, turut menjadi bagian dari wisuda kali ini.

Perwakilan wisudawan dari Program Magister, Joanito Agili Lopo, menyampaikan rasa syukur atas dukungan yang diterima selama studi. Ia berharap perjuangan yang telah dilalui menjadi tombak awal untuk menjadi pribadi yang berguna bagi nusa dan bangsa. Serta perwakilan wisudawan dari Program Doktor, Rizky Aflaha, turut menambahkan bahwa pencapaian hari ini merupakan hasil dari perjuangan panjang dan bimbingan para dosen. “Seorang murid yang berhasil adalah mereka yang diridai oleh guru-gurunya. Setelah hari ini, mari kita lebih percaya diri, karena kepercayaan diri membuka banyak peluang untuk membangun bangsa,” ujarnya penuh semangat.

Melalui kegiatan ini, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Universitas Gadjah Mada menegaskan komitmennya untuk terus mencetak lulusan unggul yang berperan aktif dalam mewujudkan Sustainable Development Goals (SDGs) poin 4, Pendidikan Berkualitas, poin 7, Energi Bersih dan Terjangkau, dan poin 9, Industri, Inovasi, dan Infrastruktur. Melalui semangat kolaborasi dan keberlanjutan, para lulusan Universitas Gadjah Mada diharapkan menjadi agen perubahan yang membawa dampak positif bagi masyarakat, bangsa, dan dunia.

Penulis: Amalia Nurmalitasari
Dokumentasi  : Raditya Maulana Adiwicaksana
Reportase dan Editor: Sekar Melati Putri Pratiwi

Read More

FMIPA UGM Gelar Three Minutes Thesis: Wujudkan Generasi Emas 2045 yang Berdaya Saing

Yogyakarta (FMIPA UGM), Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Universitas Gadjah Mada menyelenggarakan kegiatan 3 Minute Thesis (3MT) tahun 2025 pada tanggal 17 Oktober 2025. Sebuah kompetisi yang menantang mahasiswa untuk mempresentasikan hasil penelitian tesisnya secara ringkas, menarik, dan mudah dipahami hanya dalam waktu tiga menit.

Rangkaian presentasi peserta menampilkan beragam topik riset yang mencerminkan kontribusi sains terhadap keberlanjutan energi, lingkungan, dan kesehatan. Beberapa di antaranya meliputi analisis risiko seismik pada reaktor nuklir, pemanfaatan spektroskopi untuk keamanan pangan, penelitian biodiesel ramah lingkungan, serta pengembangan katalis logam tanah jarang untuk degradasi zat warna industri.

Selain itu, inovasi di bidang teknologi energi turut mencuri perhatian, seperti pengembangan alat deteksi potensi geotermal dan rancangan molekul baru untuk terapi kanker payudara. Para peserta juga menyoroti pentingnya kolaborasi antara pemerintah, peneliti, dan masyarakat dalam menghadapi tantangan global, mulai dari mitigasi bencana hingga transisi menuju energi hijau. Secara keseluruhan, ajang ini diikuti oleh sejumlah peserta terpilih dari berbagai program studi di lingkungan FMIPA UGM.

Kegiatan 3 Minute Thesis FMIPA UGM 2025 juga menegaskan komitmen fakultas terhadap pencapaian Sustainable Development Goals SDGs, khususnya dalam bidang kualitas pendidikan SDG 4, energi bersih dan terjangkau SDG 7, industri, inovasi, dan infrastruktur SDG 9, serta aksi terhadap perubahan iklim SDG 13. Melalui penelitian-penelitian inovatif, mahasiswa FMIPA diharapkan dapat berkontribusi nyata dalam mewujudkan pembangunan berkelanjutan di Indonesia.

Dalam sesi penutupan, Dr. Idham, selaku dosen FMIPA UGM dan salah satu juri 3MT 2025, memberikan apresiasi tinggi terhadap semangat kritis dan daya inovasi para mahasiswa. “Mengerjakan penelitian di laboratorium memang tidak mudah, namun tantangan yang lebih besar adalah bagaimana kita menjelaskan hasil penelitian kepada masyarakat luas, termasuk kepada orang tua kita sendiri,” ujarnya. Ia juga menegaskan bahwa nilai utama dari kegiatan ini bukan sekadar menyusun tesis, melainkan membangun pola pikir ilmiah yang kritis dan tangguh.

Kegiatan 3 Minute Thesis FMIPA UGM 2025 ini diakhiri dengan pesan inspiratif dari para juri, antara lain Pak Theodorus, Ibu Victa, dan Dr. Idham, yang mendorong mahasiswa untuk terus berinovasi demi mewujudkan Indonesia Emas 2045. “Tidak ada yang bisa membayar pikiran kritis kita. Jadilah generasi yang tangguh dan berdaya saing,” pesan Dr. Idham menutup acara.


Penulis: Amalia Nurmalitasari
Dokumentasi: Raditya Maulana Wicaksana

Read More

FMIPA UGM dan University of Osaka Perkuat Kolaborasi Riset Bidang Kimia dan Pendidikan Internasional

Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA) Universitas Gadjah Mada menerima kunjungan dari University of Osaka, Jepang pada 8 Oktober 2025 di Ruang Multimedia Departemen Kimia FMIPA UGM. Kunjungan ini diinisiasi dalam rangka memperkuat kerja sama akademik dan riset internasional di bidang kimia. Sesi kolaborasi ini mencakup diskusi peluang riset bersama, pertukaran mahasiswa dan staf, serta penjajakan program bersama untuk mahasiswa IUP, sarjana, dan pascasarjana.

Pertemuan dihadiri oleh Dekan Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Univeristas Gadjah Mada, Prof. Dr. Eng. Kuwat Triyana, dan Wakil Dekan Prof. Roto, beserta jajaran dosen seperti Prof. Dr. rer. nat. Karna Wijaya, M.Eng., Prof. Indriana Kartini, S.Si., M.Si., Ph.D., serta Prof. Dra. Wega Trisunaryanti, M.S., Ph.D., Eng. Dari pihak University of Osaka hadir Prof. Hidehiro Sakurai, selaku Head of Professor Committee of International Affairs, Graduate School of Engineering, University of Osaka. Kegiatan ini juga diikuti oleh mahasiswa dan mahasiswi pascasarjana Departemen Kimia UGM.

Dalam sambutannya, Prof. Kuwat Triyana menyampaikan apresiasi terhadap University of Osaka yang telah membuka kesempatan kerja sama riset dan akademik. “Kerja sama ini diharapkan dapat memperkuat riset internasional dan memberikan peluang lebih luas bagi mahasiswa UGM untuk belajar serta berinovasi di Jepang, terutama dalam bidang kimia yang dapat berkontribusi untuk negeri,” ujarnya.

Sementara itu, Prof. Hidehiro Sakurai menegaskan bahwa University of Osaka memiliki komitmen tinggi dalam menjalin kemitraan global, khususnya di bidang kimia. Beliau juga memperkenalkan program beasiswa MEXT dan memberikan sosialisasi bagi mahasiswa yang berminat melanjutkan studi ke Jepang, termasuk kesempatan wawancara bagi peserta yang telah memiliki skor IELTS.

Kolaborasi ini juga diharapkan dapat memperkuat kontribusi FMIPA UGM terhadap pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs), khususnya SDG 4 (Pendidikan Berkualitas), SDG 7 (Energi Bersih dan Terjangkau), SDG 9 (Inovasi dan Infrastruktur), serta SDG 17 (Kemitraan untuk Tujuan) melalui riset kimia yang berkelanjutan dan berdampak bagi masyarakat.


Penulis : Amalia Nurmalitasari
Editor: Meitha Eka Nurhasanah
Dokumentasi: Tim Pascasarjana Departemen Kimia

Read More

Mahasiswa Ilmu Komputer FMIPA UGM Soroti Inovasi Mobil Listrik dalam Family Gathering Lustrum Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Universitas Gadjah Mada

Yogyakarta, 28 September 2025 – Perkembangan teknologi mobil listrik menjadi salah satu topik menarik yang dibicarakan dalam rangkaian acara Family Gathering Lustrum Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Universitas Gadjah Mada (FMIPA UGM) ke-14. Salah satu mahasiswa Departemen Ilmu Komputer FMIPA UGM, Raditya Maulana, menyampaikan pandangannya mengenai potensi dan prospek kendaraan listrik di masa depan. Menurut Raditya, teknologi mobil listrik sebenarnya bukanlah hal yang sepenuhnya baru. Namun, tren ini semakin populer karena dinilai lebih ramah lingkungan.

“Teknologi listrik sebenarnya sudah lama ada, tetapi mobil listrik dianggap lebih eco-friendly sehingga menarik perhatian masyarakat. Dari sisi pengalaman berkendara, mobil listrik menawarkan sensasi yang berbeda. Selain itu, dari segi efisiensi biaya juga lebih hemat, dan saat ini tidak jarang produk-produk dari Tiongkok menawarkan harga yang kompetitif dengan kualitas yang baik,” jelasnya.

Lebih lanjut, Raditya menuturkan bahwa mahasiswa FMIPA UGM memiliki peluang besar untuk berkontribusi dalam pengembangan komponen mobil listrik, seperti chip, sistem kendali, hingga aspek komputasi yang menunjang performa kendaraan. “Banyak komponen penting dalam mobil listrik yang relevan untuk diteliti oleh mahasiswa FMIPA, sehingga kami dapat turut berperan dalam mendorong inovasi teknologi yang berkelanjutan,” tambahnya.

Keterlibatan mahasiswa dalam kajian teknologi mobil listrik ini juga sejalan dengan komitmen FMIPA UGM dalam mendukung Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya tujuan ke-7 (Energi Bersih dan Terjangkau) serta tujuan ke-9 (Industri, Inovasi, dan Infrastruktur). Melalui penelitian dan pengembangan yang dilakukan, FMIPA UGM terus berusaha menghadirkan kontribusi nyata bagi solusi energi dan lingkungan di masa depan.

Penulis: Amalia Nurmalitasari
Editor: Meitha Eka Nurhasanah
Narasumber: Raditya Maulana Wicaksana
Dokumentaasi: Raditya Maulana dan Aproditty Nirmala

Read More

Kolaborasi Riset UiTM dan Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Universitas Gadjah Mada

Yogyakarta, 25 September 2025 — Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA) Universitas Gadjah Mada (UGM) menerima kunjungan resmi delegasi Universiti Teknologi MARA (UiTM), Malaysia, untuk menjajaki peluang kerja sama riset dan pengembangan di bidang ilmu terapan.

Dalam sambutannya, Dekan FMIPA UGM, Prof. Dr. Kuwat Triyana, S.Si., M.Eng., menyampaikan apresiasi atas kunjungan ini serta membuka peluang kolaborasi penelitian yang dapat memberikan dampak nyata bagi masyarakat. “Kami merasa terhormat dapat menerima kunjungan dari UiTM. Fokus penelitian kami saat ini mencakup material, sensor, dan energi. Salah satu produk riset kami yang telah teruji adalah GeNose, yang digunakan secara luas selama masa pandemi COVID-19, dengan distribusi lebih dari 5.000 unit pada berbagai sektor,” ujar Prof. Kuwat.

Selain membahas pengalaman riset yang telah dipublikasikan di jurnal-jurnal bereputasi internasional, pertemuan ini juga menjadi sarana untuk memperluas kerja sama di bidang sains terapan, termasuk pengembangan teknologi kesehatan, lingkungan, dan energi.

Kolaborasi ini sejalan dengan pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya SDG 3 (Kesehatan yang Baik dan Kesejahteraan), SDG 7 (Energi Bersih dan Terjangkau), serta SDG 9 (Industri, Inovasi, dan Infrastruktur). Melalui sinergi penelitian lintas negara, UGM dan UiTM berkomitmen menghadirkan inovasi yang tidak hanya memperkuat ketahanan kesehatan masyarakat, tetapi juga mendorong pengembangan teknologi ramah lingkungan dan solusi energi berkelanjutan.

Delegasi UiTM disambut dengan agenda kunjungan kampus FMIPA UGM untuk melihat langsung fasilitas riset yang dimiliki, serta berdiskusi mengenai potensi sinergi riset dan publikasi bersama.

“Harapannya, pertemuan ini dapat menjadi awal bagi penguatan kolaborasi internasional yang menghasilkan inovasi berdampak luas,” tambah Prof. Kuwat.

Penulis: Amalia Nurmalitasari
Dokumentasi: Aproditty Nirmala Putri

Read More
Translate