Search

UNIVERSITAS GADJAH MADA FACULTY OF MATHEMATICS AND NATURAL SCIENCES 

Search

UNIVERSITAS GADJAH MADA FACULTY OF MATHEMATICS AND NATURAL SCIENCES 

Search

UNIVERSITAS GADJAH MADA FACULTY OF MATHEMATICS AND NATURAL SCIENCES 

Kunjungan

FMIPA UGM Terima Kunjungan PT Polytron, Bahas Peluang Kolaborasi di Bidang Semikonduktor

Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA) Universitas Gadjah Mada menerima kunjungan General Manager of Business Development dan Jajaran PT Hartono Istana Teknologi (Polytron) dalam rangka menjajaki peluang kerja sama di bidang penelitian dan pengembangan teknologi semikonduktor. Pertemuan yang berlangsung di lingkungan FMIPA UGM tersebut menjadi wadah diskusi antara akademisi dan industri untuk membahas berbagai perkembangan teknologi yang relevan dengan kebutuhan masa depan.

Kegiatan ini dihadiri oleh Dekan FMIPA UGM, Prof. Dr.Eng. Kuwat Triyana, M.Si.; Prof. Dr. Fajar Adi Kusumo, S.Si., M.Si. selaku Wakil Dekan Bidang Alumni, Kerjasama, dan Inovasi; Danang Teguh Qoyyimi, S.Si., M.Sc., Ph.D. selaku Ketua Departemen Matematika; Dr. Akhmad Syoufian, M.Eng. selaku Sekretaris Departemen Kimia FMIPA UGM, dan Daniel Oscar Baskoro selaku ketua Kamipagama. Pertemuan berlangsung dalam suasana diskusi yang interaktif dengan membahas berbagai potensi kolaborasi antara perguruan tinggi dan industri.

Dalam kesempatan tersebut, para akademisi FMIPA UGM memperkenalkan berbagai aktivitas pendidikan dan penelitian yang dikembangkan di lingkungan fakultas. Paparan tersebut memberikan gambaran mengenai kapasitas riset yang dimiliki FMIPA UGM sekaligus membuka peluang sinergi yang dapat mendukung kebutuhan industri berbasis teknologi.

Salah satu topik dalam diskusi ini adalah pengembangan teknologi semikonduktor, termasuk material semikonduktor, chip, serta teknologi display beresolusi tinggi. Sejumlah dosen dari FMIPA UGM turut memperkenalkan aktivitas penelitian yang dikembangkan di lingkungan fakultas, baik di bidang material maupun teknologi semikonduktor. Berbagai riset tersebut mencakup pengembangan material semikonduktor dan potensinya untuk diaplikasikan pada teknologi OLED serta berbagai perangkat elektronik. Dukungan keilmuan dari Departemen Kimia dan Departemen Fisika FMIPA UGM juga menjadi modal penting dalam pengembangan riset dan inovasi yang relevan dengan kebutuhan industri semikonduktor.

Melalui diskusi ini, kedua pihak saling bertukar informasi mengenai perkembangan riset, kebutuhan industri, serta peluang sinergi yang dapat dikembangkan pada masa mendatang. Kolaborasi antara perguruan tinggi dan industri diharapkan dapat mempercepat pengembangan inovasi sekaligus mendukung penguatan ekosistem teknologi nasional di bidang semikonduktor.

Kunjungan ini menjadi langkah awal untuk membuka peluang kerja sama yang lebih luas antara FMIPA UGM dan Polytron, khususnya dalam pengembangan riset, peningkatan kapasitas sumber daya manusia, serta pemanfaatan hasil penelitian untuk mendukung perkembangan industri berbasis teknologi di Indonesia.

Kegiatan ini juga sejalan dengan upaya pencapaian beberapa Sustainable Development Goals (SDGs), terutama SDG 4 (Pendidikan Berkualitas) melalui penguatan kolaborasi antara perguruan tinggi dan industri dalam pengembangan kompetensi serta sumber daya manusia di bidang teknologi maju. Selain itu, kerja sama yang dijajaki mendukung SDG 9 (Industri, Inovasi, dan Infrastruktur) dengan mendorong riset dan inovasi di bidang semikonduktor yang berperan penting dalam perkembangan industri teknologi nasional. Sinergi antara FMIPA UGM dan Polytron juga mencerminkan implementasi SDG 17 (Kemitraan untuk Mencapai Tujuan) melalui penguatan kemitraan strategis antara sektor akademik dan industri untuk menghasilkan solusi inovatif yang berdampak bagi pembangunan berkelanjutan.

Penulis: Inna Mutifah
Fotografer: Afiandina Sukma

Read More

FMIPA UGM dan Management University Kamboja Teken MoU untuk Perkuat Kerja Sama Akademik dan Riset

Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA) Universitas Gadjah Mada menerima kunjungan delegasi Management University, Kamboja, pada Rabu (25/6). Kunjungan tersebut menjadi bagian dari penandatanganan nota kesepahaman (MoU) yang menandai komitmen kedua institusi dalam memperkuat kemitraan di bidang pendidikan, penelitian, dan pengembangan akademik.

Kegiatan yang berlangsung di Fakultas MIPA UGM ini dihadiri oleh Dekan FMIPA UGM, Prof. Dr.Eng. Kuwat Triyana, M.Si., Wakil Dekan Bidang Alumni, Kerjasama, dan Inovasi, Prof. Fajar Adi Kusumo, Daniel Oscar Baskoro selaku ketua Kamipagama, serta perwakilan dari sejumlah departemen di FMIPA UGM, yakni Danang Teguh Qoyyimi, S.Si., M.Sc., Ph.D. dari Departemen Matematika, Prof. Dr.rer.nat Nurul Hidayat Aprilita, S.Si., M.Si. dari Departemen Kimia, dan Dr. rer. nat. Herlan Darmawan, M.Sc. dari Departemen Fisika. 

Dalam kesempatan tersebut, masing-masing departemen memperkenalkan bidang keunggulan, fokus pendidikan, serta aktivitas penelitian yang dikembangkan di FMIPA UGM. Paparan tersebut memberikan gambaran mengenai kapasitas dan potensi yang dimiliki FMIPA UGM untuk mendukung berbagai program kemitraan internasional.

Ketua Departemen Matematika, Danang Teguh Qoyyimi, S.Si., M.Sc., Ph.D., turut memaparkan sejumlah bidang kepakaran yang dikembangkan di Departemen Matematika, termasuk matematika finansial, asuransi, dan manajemen risiko. Berbagai bidang tersebut dinilai memiliki relevansi yang kuat dalam mendukung pengambilan keputusan berbasis data, pengelolaan risiko, serta pengembangan sektor keuangan dan layanan publik.

“Selain memperkuat aspek teoretis, kami juga mengembangkan berbagai bidang terapan yang relevan dengan kebutuhan masyarakat dan dunia industri. Dalam pengembangan tersebut, kami menjalin kolaborasi dengan berbagai fakultas di UGM, termasuk Fakultas Ekonomika dan Bisnis serta Fakultas Hukum. Pendekatan multidisiplin ini membuka banyak peluang untuk membangun kerja sama yang lebih luas dengan berbagai mitra, baik di tingkat nasional maupun internasional,” jelas Danang.

Dalam sesi diskusi, kedua institusi turut membahas berbagai peluang yang dapat dikembangkan pada masa mendatang, mulai dari penelitian bersama, pertukaran akademik, hingga penyelenggaraan program pendidikan. Berbagai bidang yang memiliki irisan dengan fokus keilmuan Management University turut menjadi bagian dari pembahasan sebagai potensi pengembangan program bersama di masa depan.

Delegasi Management University menyambut baik berbagai peluang tersebut dan berharap kemitraan yang terjalin dapat memberikan manfaat bagi kedua institusi. Melalui penandatanganan MoU ini, FMIPA UGM dan Management University Kamboja diharapkan dapat memperluas jejaring internasional serta mendorong lahirnya berbagai inovasi yang memberikan dampak positif bagi masyarakat global.

Kegiatan ini turut mendukung pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya SDG 4 (Pendidikan Berkualitas) melalui penguatan kerja sama akademik dan pertukaran pengetahuan antarperguruan tinggi lintas negara. Selain itu, kolaborasi dalam bidang penelitian dan pengembangan inovasi berkontribusi pada SDG 9 (Industri, Inovasi, dan Infrastruktur) dengan mendorong terciptanya riset yang relevan terhadap tantangan global. Kemitraan antara FMIPA UGM dan Management University Kamboja juga mencerminkan implementasi SDG 17 (Kemitraan untuk Mencapai Tujuan) melalui pembangunan jejaring internasional yang mendukung pengembangan pendidikan tinggi, penelitian, dan kapasitas sumber daya manusia secara berkelanjutan.

Penulis: Inna Mutifah
Fotografer: Afiandina Sukma

Read More

Prof. Keiichi Tomishige Hadir di CASE #3 Departemen Kimia FMIPA UGM, Paparkan Inovasi Katalisis dan Katalis Heterogen untuk Proses Kimia Berkelanjutan

Prof. Keiichi Tomishige dari Tohoku University, Jepang, hadir sebagai pembicara dalam kegiatan Chemistry Advanced Studies & Exploration (CASE) #3 yang diselenggarakan oleh Keluarga Mahasiswa Pascasarjana Kimia (KMPK) Departemen Kimia FMIPA UGM pada Kamis (18/6).

Kegiatan ini berlangsung secara luring di Auditorium Herman Johannes FMIPA UGM dan secara online melalui Zoom Meeting. Seminar yang berlangsung pukul 13.00–15.30 WIB tersebut dihadiri oleh dosen, mahasiswa Kimia UGM, serta peserta dari berbagai institusi eksternal.

Dalam kesempatan tersebut, Prof. Tomishige memaparkan berbagai inovasi dalam bidang katalisis dan katalis heterogen yang berfokus pada pengembangan proses kimia berkelanjutan melalui pemanfaatan biomassa dan karbon dioksida (CO₂) sebagai bahan baku alternatif.

Mengangkat tema Development of Heterogeneous Catalyst for Reductive Conversion of Biomass and Non-Reductive Conversion of CO₂, acara ini dipandu oleh Gavriel Hagai Paulus Sumlang, S.Si., M.Sc. sebagai master of ceremony (MC) dan dimoderatori oleh Prof. Dr. rer. nat. Nuryono, M.S.

Seminar dibuka dengan sambutan dari Ketua Departemen Kimia FMIPA UGM, Prof. Dr.rer.nat. Nurul Hidayat Aprilita, M.Si., sebelum dilanjutkan dengan sesi pemaparan materi oleh Prof. Keiichi Tomishige.

Dalam pemaparannya, Prof. Tomishige menjelaskan berbagai inovasi dalam pengembangan proses kimia ramah lingkungan melalui pemanfaatan biomassa dan karbon dioksida (CO₂) sebagai bahan baku alternatif. Pendekatan ini bertujuan mengurangi ketergantungan industri terhadap sumber daya fosil sekaligus mendukung upaya penurunan emisi karbon.

Salah satu topik yang dibahas adalah konversi biomassa menjadi bahan kimia bernilai tinggi menggunakan katalis padat. Menurutnya, kandungan oksigen yang tinggi pada biomassa menjadi tantangan utama dalam proses pengolahannya. Untuk mengatasinya, Prof. Tomishige menawarkan metode hydrodeoxygenation dan deoxydehydration yang memungkinkan penghilangan oksigen secara selektif tanpa merusak kerangka karbon.

Selain konversi biomassa, seminar ini juga turut menyoroti pemanfaatan CO₂ sebagai sumber karbon untuk menghasilkan berbagai produk industri. Melalui pengembangan katalis yang inovatif, CO₂ dapat direaksikan dengan alkohol maupun amina untuk menghasilkan senyawa bernilai tambah tanpa menggunakan reagen beracun yang umum ditemukan pada proses konvensional.

Prof. Tomishige juga memperkenalkan teknologi yang memungkinkan pemanfaatan langsung CO₂ hasil proses penangkapan karbon. Pendekatan ini dinilai mampu mengintegrasikan proses penangkapan dan pemanfaatan CO₂ dalam satu sistem yang lebih sederhana dan hemat energi.

Ketua KMPK, Mohammad Ahsani Taqwim, S.Si., menyampaikan harapannya agar kegiatan CASE dapat terus disinergikan dengan berbagai mitra eksternal. Menurutnya, kolaborasi tersebut penting untuk memperluas wawasan mahasiswa terhadap perkembangan ilmu kimia sekaligus membuka peluang membangun jejaring akademik dan profesional yang lebih luas.

Inovasi yang dipaparkan Prof. Tomishige menunjukkan bagaimana penelitian di bidang kimia dapat berkontribusi dalam menjawab berbagai tantangan global, mulai dari pengurangan ketergantungan pada bahan bakar fosil hingga pemanfaatan emisi karbon menjadi produk yang bernilai guna. Sejalan dengan tujuan pembangunan berkelanjutan (Sustainable Development Goals/SDGs), khususnya SDG 9 (Industri, Inovasi, dan Infrastruktur), SDG 12 (Konsumsi dan Produksi yang Bertanggung Jawab), serta SDG 13 (Penanganan Perubahan Iklim), kegiatan ini diharapkan dapat menginspirasi mahasiswa untuk mengembangkan inovasi kimia yang memberikan dampak positif bagi masyarakat dan lingkungan.

Penulis : Inna Mutifah
Editor : Meitha Eka Nur Khasanah
Fotografer : Daffa Athatara

Read More

Departemen Kimia UGM Gelar General Lecture tentang Biosensor Modern Bersama Prof. Hitoshi Mizuguchi dari Tokushima University

YOGYAKARTA – Departemen Kimia Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA) Universitas Gadjah Mada (UGM) sukses menyelenggarakan General Lecture bertajuk “Enzyme-Free Flow-Based Biosensors Using Catalyst-Decorated Track-Etched Membrane Electrodes” pada Rabu (3-6-2026) di Ruang 603, Lantai 6, Gedung D FMIPA UGM. Kegiatan yang diikuti oleh mahasiswa Program Sarjana dan Pascasarjana Kimia UGM ini bertujuan untuk memperluas wawasan akademik peserta mengenai perkembangan terkini teknologi biosensor dan aplikasinya dalam bidang analisis kimia modern.

Kuliah tamu ini menghadirkan Prof. Hitoshi Mizuguchi, Ph.D. dari Tokushima University, Jepang, sebagai pembicara utama. Acara dimoderatori oleh Prof. Suherman, Ph.D., dosen Departemen Kimia UGM. Melalui kegiatan ini, peserta memperoleh kesempatan untuk mempelajari perkembangan riset mutakhir di bidang biosensor berbasis aliran (flow-based biosensors) yang tidak memanfaatkan enzim sebagai elemen pengenal biologis, melainkan menggunakan elektroda membran berpori yang telah dimodifikasi dengan material katalitik. Dalam pemaparannya, Prof. Mizuguchi menjelaskan prinsip kerja biosensor bebas enzim yang menawarkan sejumlah keunggulan dibandingkan biosensor konvensional berbasis enzim, seperti stabilitas yang lebih tinggi, biaya operasional yang lebih rendah, serta ketahanan yang lebih baik terhadap perubahan kondisi lingkungan. Beliau juga memaparkan bagaimana pemanfaatan catalyst-decorated track-etched membrane electrodes dapat meningkatkan sensitivitas dan selektivitas sistem sensor untuk berbagai kebutuhan analisis kimia dan biomedis. Selain membahas aspek fundamental dan desain perangkat biosensor, Prof. Mizuguchi turut menyoroti berbagai peluang pengembangan teknologi sensor modern yang mendukung pemantauan kualitas lingkungan, diagnosis kesehatan, keamanan pangan, serta berbagai aplikasi industri yang membutuhkan sistem analisis cepat dan akurat. Sesi kuliah berlangsung secara interaktif dengan antusiasme peserta yang tinggi, terlihat dari banyaknya pertanyaan dan diskusi yang berkembang selama sesi tanya jawab.

Kunjungan Prof. Mizuguchi ke Universitas Gadjah Mada tidak hanya dalam rangka memberikan kuliah tamu melalui kegiatan General Lecture. Dalam kesempatan yang sama, beliau juga berpartisipasi sebagai penguji dan pembimbing bersama (joint supervisor) pada kegiatan Joint Supervision UGM 2026, khususnya dalam proses evaluasi penelitian mahasiswa Program Magister Kimia UGM atas nama Nur Afni Alvionita. Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya penguatan kolaborasi akademik dan penelitian internasional antara Departemen Kimia UGM dan Tokushima University.

Melalui penyelenggaraan General Lecture dan kegiatan Joint Supervision UGM 2026, Departemen Kimia UGM terus mendorong peningkatan kualitas pendidikan dan penelitian melalui jejaring kerja sama internasional. Kegiatan ini sejalan dengan komitmen UGM dalam mendukung pengembangan ilmu pengetahuan, pertukaran akademik global, serta peningkatan kompetensi mahasiswa dan peneliti di tingkat internasional.

Kegiatan ini juga berkontribusi terhadap pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya SDG 4 (Pendidikan Berkualitas) melalui penyediaan akses pembelajaran berbasis riset internasional bagi mahasiswa. Selain itu, topik biosensor dan teknologi analitik modern yang dibahas turut mendukung SDG 9 (Industri, Inovasi, dan Infrastruktur) melalui pengembangan teknologi sensor yang inovatif dan aplikatif. Kolaborasi akademik internasional yang terjalin melalui program Joint Supervision UGM 2026 juga menjadi wujud penguatan kemitraan global dalam bidang pendidikan dan penelitian yang mendukung SDG 17 (Kemitraan untuk Mencapai Tujuan).

Penulis : Andrew Avrillostya
Editor : Mokhammad Fajar Pradipta
Fotografer : Fitria Nurazizah

Read More

Perkuat Minat dan Kesiapan Studi Sains di Perguruan Tinggi, 105 Siswa SMAN 9 Yogyakarta Rasakan Pengalaman Praktikum di Laboratorium Kimia UGM

Yogyakarta – Departemen Kimia Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA) Universitas Gadjah Mada menerima kunjungan sekaligus pelaksanaan praktikum dari 105 siswa kelas XI SMAN 9 Yogyakarta pada Kamis (21/5). Kegiatan yang berlangsung di Laboratorium Kimia Dasar tersebut dilaksanakan dalam tiga sesi dan bertujuan memberikan pengalaman belajar langsung di lingkungan laboratorium perguruan tinggi serta memperkuat pemahaman konsep kimia melalui praktik eksperimental.

Rombongan siswa didampingi oleh guru pembimbing dan disambut oleh Ketua Program Studi Sarjana Kimia UGM, Dr. rer. nat. Adhitasari Suratman, S.Si., M.Si., Kepala Laboratorium Kimia Dasar Dr. Sri Sudiono, S.Si., M.Si., Prof. Dra. Tutik Dwi Wahyuningsih, M.Si., Ph.D., yang juga merupakan alumni SMAN 9 Yogyakarta, serta mahasiswa dan laboran pendamping.

Kepala Laboratorium Kimia Dasar, Dr. Sri Sudiono, menyampaikan apresiasinya atas terlaksananya kegiatan tersebut. Menurutnya, pengalaman praktikum di lingkungan perguruan tinggi diharapkan dapat menjadi motivasi bagi para siswa untuk semakin mendalami ilmu kimia dan mempersiapkan diri melanjutkan studi ke jenjang yang lebih tinggi.

Selama kegiatan, para siswa melaksanakan praktikum titrasi asam-basa dengan pendekatan yang lebih komprehensif melalui dua metode penentuan pH titik ekuivalen, yakni menggunakan konduktometer dan pH meter, serta titrasi dengan indikator fenolftalein. Untuk memastikan efektivitas pembelajaran, siswa dibagi ke dalam kelompok-kelompok kecil yang masing-masing terdiri atas tiga orang.

Guru pendamping sekaligus pengampu mata pelajaran kimia, Sarah, S.Pd., menjelaskan bahwa kegiatan ini dirancang untuk meningkatkan pemahaman konsep kimia melalui praktik langsung, melatih keterampilan laboratorium, serta memperkenalkan standar praktikum dan suasana pembelajaran di perguruan tinggi. Selain memperoleh materi pengantar dan sosialisasi Program International Undergraduate Program (IUP) Kimia UGM, para peserta juga dibekali penerapan aspek keselamatan kerja laboratorium melalui penggunaan jas laboratorium, sarung tangan, kacamata pelindung, dan masker.

Antusiasme peserta terlihat selama pelaksanaan praktikum. Namira Sabrina dan Lintang Ayu, siswa kelas XI yang mengikuti kegiatan tersebut, mengungkapkan bahwa pengalaman belajar di Departemen Kimia UGM memberikan pemahaman yang lebih mendalam mengenai materi kimia sekaligus kesempatan berharga untuk mengenal penggunaan peralatan laboratorium yang biasa digunakan mahasiswa. Mereka juga mengapresiasi pendampingan mahasiswa Kimia UGM yang dilakukan secara ramah, terstruktur, dan sesuai standar operasional yang berlaku.

Melalui kegiatan ini, Departemen Kimia FMIPA UGM tidak hanya memperkenalkan fasilitas dan budaya akademik yang unggul, tetapi juga menegaskan komitmennya dalam membangun ekosistem pendidikan sains yang inklusif dan inspiratif. Inisiatif ini menjadi salah satu bentuk kontribusi nyata dalam mendukung Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs) Poin 4: Pendidikan Berkualitas, melalui penyediaan pengalaman pembelajaran yang bermutu dan berorientasi pada pengembangan kompetensi peserta didik. Selain itu, kegiatan ini juga mendukung SDGs Poin 9: Industri, Inovasi, dan Infrastruktur, melalui pengenalan teknologi dan fasilitas laboratorium modern kepada generasi muda, serta SDGs Poin 17: Kemitraan untuk Mencapai Tujuan, melalui sinergi antara perguruan tinggi dan sekolah menengah dalam memperkuat pendidikan sains di Indonesia.

Ke depan, Departemen Kimia FMIPA UGM akan terus memperluas kolaborasi dengan berbagai sekolah dan mitra pendidikan untuk menghadirkan pengalaman belajar yang lebih luas dan berkualitas, sekaligus menumbuhkan minat generasi muda terhadap ilmu pengetahuan dan inovasi.

Berita selengkapnya mengenai kegiatan ini dapat diakses melalui laman resmi Departemen Kimia FMIPA UGM pada tautan berikut: https://chemistry.ugm.ac.id/?p=6953. Selain itu, publikasi kegiatan juga dimuat dalam artikel di Kompasiana dengan judul “Siswa SMAN 9 Yogyakarta Antusias Praktikum di Departemen Kimia UGM”.

Penulis: Robby Noor Cahyono
Fotografer: Aditya Eko Saputra

Read More

FMIPA UGM Terima Kunjungan Benchmarking Universitas Mulawarman, Bahas Tata Kelola Akademik

Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA) Universitas Gadjah Mada (UGM) menerima kunjungan perwakilan Universitas Mulawarman (UNMUL) dalam rangka diskusi dan benchmarking terkait tata kelola akademik pada 4 Mei 2026.

Kegiatan berlangsung di Auditorium RMJT Soehakso dan dihadiri oleh jajaran pimpinan FMIPA, antara lain Wakil Dekan Bidang Alumni, Kerjasama, dan Inovasi Prof. Dr. Fajar Adi Kusumo, S.Si., M.Si. , Wakil Dekan Bidang Akademik dan Kemahasiswaan Fakultas MIPA UGM, Prof. Drs. Roto, M.Eng., Ph.D., Sekretaris Dekan, serta perwakilan dari Departemen Fisika, Kimia, dan Matematika.

Prof. Drs. Roto turut mendorong penguatan kerja sama antar institusi melalui benchmarking yang berkelanjutan.“Bapak Ibu bisa benchmarking ke fakultas kami setiap tahun, silakan, tidak harus menunggu 5 tahun,” ujarnya.

Diskusi antara kedua institusi ini membahas berbagai hal terkait tata kelola akademik, diantaranya mengenai koordinasi perkuliahan dan sistem pelaporan praktikum. Salah satu perwakilan UNMUL menanyakan mekanisme koordinasi perkuliahan yang diterapkan di FMIPA UGM.

Menanggapi hal tersebut, pihak fakultas menjelaskan bahwa koordinasi dilakukan sejak awal semester dan dilanjutkan dengan evaluasi berjenjang, mulai dari tingkat fakultas hingga departemen. Program studi juga berperan aktif dalam mengomunikasikan mata kuliah paralel, serta melakukan evaluasi berbasis data melalui sistem TKS untuk mewadahi evaluasi tiap angkatan mahasiswa.

Selain itu, isu pelaporan praktikum juga menjadi perhatian dalam diskusi. Perwakilan dari Departemen Kimia, Nurul Hidayat, menyampaikan bahwa sistem pelaporan praktikum di Kimia UGM masih mempertahankan metode tulis tangan. Menurutnya, hal tersebut dilakukan untuk menjaga nilai-nilai pembelajaran tertentu, meskipun mahasiswa saat ini telah didukung dengan kemudahan akses referensi melalui kecerdasan buatan dan pustaka daring. Ia juga menambahkan bahwa praktikum tidak hanya dilakukan di jenjang sarjana, tetapi juga di program magister (S2).

Melalui diskusi ini, kedua institusi diharapkan dapat saling memperkuat praktik baik dalam pengelolaan pendidikan tinggi, sejalan dengan upaya peningkatan kualitas pendidikan yang inklusif dan berkelanjutan, sebagaimana tercermin dalam Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya poin ke-4 tentang Pendidikan Berkualitas.

Penulis: Meitha Eka Nurhasanah
Dokumentasi: Meitha Eka Nurhasanah dan Daffa

Read More

Kerja Sama FMIPA UGM dan NPO Volcano Jepang Perkuat Edukasi Mitigasi Bencana

Yogyakarta, 24 April 2026 — Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA) Universitas Gadjah Mada menerima kunjungan perwakilan NPO Volcano Jepang dalam rangka penguatan kerja sama edukasi mitigasi kebencanaan. Kegiatan ini dihadiri Dekan FMIPA Prof. Dr. Eng Kuwat Triyana, M.Si., Wakil Dekan Bidang Penelitian dan Kerja Sama, Dr.rer.nat. Wiwit Suryanto, S.Si., M.Si., Wakil Dekan Bidang Akademik dan Kemahasiswaan, Prof. Drs. Roto, M.Eng., Ph.D., Dr. Sudarmaji, S.Si., M.Si., serta jajaran Departemen Geofisika dan Fisika, termasuk Theodosius Marwan Irnaka, S.Si., M.Sc., Ph.D., dan Dr.rer.nat. Herlan Darmawan, S.Si., M.Sc.

Dalam sambutannya, Dekan FMIPA Kuwat Triyana menekankan pentingnya kolaborasi sosial dalam isu kebencanaan. Ia menyebut kegiatan ini sebagai langkah bermakna yang tidak hanya berhenti pada tataran akademik, tetapi juga menyentuh implementasi di lapangan.

“Kami membutuhkan kegiatan seperti ini, dan harapannya para staf juga dapat terlibat langsung dalam pengawalan di lapangan,” ujarnya. Ia juga menambahkan bahwa kerja sama yang telah terjalin cukup lama diharapkan semakin kuat ke depan.

Perwakilan NPO Volcano, Kenzie Nihori, mengungkapkan bahwa kolaborasi ini berawal dari percakapan sederhana sekitar satu dekade lalu. “Sepuluh tahun lalu hanya diskusi kasual bersama Pak Wiwit, tetapi kini benar-benar terwujud,” katanya.

Ia menilai perjalanan kolaborasi tersebut sebagai proses belajar bersama yang berkelanjutan. Nihori juga menyampaikan bahwa meskipun Jepang telah memiliki sistem mitigasi bencana yang maju, pemerintah setempat mendorong pembelajaran lintas negara. “Kami berharap dapat bertukar gagasan, masukan, dan budaya, sekaligus menjaga hubungan baik dengan FMIPA,” tambahnya.

Kegiatan dilanjutkan dengan penandatanganan kerja sama, yang menjadi puncak acara. Setelah itu, sesi diskusi dipandu oleh Theodorus Permana membahas agenda lanjutan di Desa Dukun, Kabupaten Magelang. Program tersebut akan berfokus pada sosialisasi mitigasi bencana bagi anak-anak dan guru, dengan pendekatan sederhana dan aplikatif.

Melalui kegiatan ini, tim berupaya menunjukkan bahwa edukasi mitigasi tidak harus kompleks, melainkan dapat disampaikan dengan cara yang mudah dipahami. Peserta didik yang terlibat nantinya akan mendapatkan pembelajaran sekaligus sertifikat sebagai duta mitigasi, dengan harapan mampu menumbuhkan kesadaran sejak dini. Semangat ini selaras dengan moto UGM, “locally rooted, globally respected”.

Inisiatif kolaboratif ini juga relevan dengan Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (Sustainable Developments Goals, SDGs), khususnya pada poin pendidikan berkualitas (SDG 4), kota dan permukiman berkelanjutan (SDG 11), serta penanganan perubahan iklim (SDG 13), melalui penguatan kapasitas masyarakat dalam menghadapi risiko bencana secara inklusif dan berkelanjutan.

Penulis: Meitha Eka Nurhasanah
Dokumentasi: Daffa

Read More

Delegasi The University of Queensland Jajaki Kolaborasi Akademik dengan FMIPA UGM

Yogyakarta, 21 April 2026 — Dua delegasi dari The University of Queensland, Australia, melakukan kunjungan ke Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA) Universitas Gadjah Mada dalam rangka penjajakan kerja sama akademik.

Pertemuan ini dihadiri sejumlah pimpinan dan dosen FMIPA, antara lain Prof. Drs. Roto, M.Eng, Ph.D., Danang Teguh Qoyyimi, S.Si., M.Sc., M.Act.Sc., Ph.D., Aina Musdholifah, S.Kom., M.Kom. Ph.D., serta Sholihun, S.Si., M.Sc., Ph.D.Sc. Dalam sesi pemaparan, pihak FMIPA memperkenalkan ragam program studi yang tersedia, sekaligus menyoroti berbagai kerja sama internasional yang telah terjalin sebagai bagian dari upaya internasionalisasi institusi.

Delegasi The University of Queensland memaparkan profil institusi mereka yang memiliki empat kampus, lima fakultas, lebih dari 40 lokasi pengajaran dan riset, serta delapan institut penelitian. Universitas tersebut saat ini menampung sekitar 55.000 mahasiswa, termasuk 21.500 mahasiswa internasional dan 20.000 mahasiswa pascasarjana, dengan lebih dari 17.700 lulusan doktor (PhD).

Dalam presentasinya, delegasi menekankan kontribusi riset mereka dalam menjawab berbagai tantangan global, termasuk pengembangan vaksin HPV dan riset di bidang molekuler. Mereka juga menawarkan sejumlah skema kolaborasi akademik, seperti jalur artikulasi pascasarjana, program percepatan dari jenjang sarjana ke pascasarjana, program study abroad, serta peluang pengalaman riset dan mentorship bagi mahasiswa.

Kunjungan ini menjadi langkah awal untuk membuka peluang kolaborasi yang lebih luas antara FMIPA UGM dan The University of Queensland, khususnya dalam penguatan mobilitas mahasiswa, pengembangan kapasitas riset, serta pertukaran akademik lintas negara.

Kerja sama ini juga sejalan dengan Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (Sustainable Developments Goals, SDGs), terutama pada poin pendidikan berkualitas (SDG 4) dan kemitraan untuk mencapai tujuan (SDG 17), melalui penguatan jejaring global dalam pendidikan tinggi dan riset inovatif.

Penulis: Meitha Eka Nurhasanah
Dokumentasi: Afiandina Sukma

Read More

FMIPA UGM Terima Kunjungan PT Polytron, Bahas Peluang Kolaborasi di Bidang Semikonduktor

Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA) Universitas Gadjah Mada menerima kunjungan General Manager of Business Development dan Jajaran PT Hartono Istana Teknologi (Polytron) dalam rangka menjajaki peluang kerja sama di bidang penelitian dan pengembangan teknologi semikonduktor. Pertemuan yang berlangsung di lingkungan FMIPA UGM tersebut menjadi wadah diskusi antara akademisi dan industri untuk membahas berbagai perkembangan teknologi yang relevan dengan kebutuhan masa depan.

Kegiatan ini dihadiri oleh Dekan FMIPA UGM, Prof. Dr.Eng. Kuwat Triyana, M.Si.; Prof. Dr. Fajar Adi Kusumo, S.Si., M.Si. selaku Wakil Dekan Bidang Alumni, Kerjasama, dan Inovasi; Danang Teguh Qoyyimi, S.Si., M.Sc., Ph.D. selaku Ketua Departemen Matematika; Dr. Akhmad Syoufian, M.Eng. selaku Sekretaris Departemen Kimia FMIPA UGM, dan Daniel Oscar Baskoro selaku ketua Kamipagama. Pertemuan berlangsung dalam suasana diskusi yang interaktif dengan membahas berbagai potensi kolaborasi antara perguruan tinggi dan industri.

Dalam kesempatan tersebut, para akademisi FMIPA UGM memperkenalkan berbagai aktivitas pendidikan dan penelitian yang dikembangkan di lingkungan fakultas. Paparan tersebut memberikan gambaran mengenai kapasitas riset yang dimiliki FMIPA UGM sekaligus membuka peluang sinergi yang dapat mendukung kebutuhan industri berbasis teknologi.

Salah satu topik dalam diskusi ini adalah pengembangan teknologi semikonduktor, termasuk material semikonduktor, chip, serta teknologi display beresolusi tinggi. Sejumlah dosen dari FMIPA UGM turut memperkenalkan aktivitas penelitian yang dikembangkan di lingkungan fakultas, baik di bidang material maupun teknologi semikonduktor. Berbagai riset tersebut mencakup pengembangan material semikonduktor dan potensinya untuk diaplikasikan pada teknologi OLED serta berbagai perangkat elektronik. Dukungan keilmuan dari Departemen Kimia dan Departemen Fisika FMIPA UGM juga menjadi modal penting dalam pengembangan riset dan inovasi yang relevan dengan kebutuhan industri semikonduktor.

Melalui diskusi ini, kedua pihak saling bertukar informasi mengenai perkembangan riset, kebutuhan industri, serta peluang sinergi yang dapat dikembangkan pada masa mendatang. Kolaborasi antara perguruan tinggi dan industri diharapkan dapat mempercepat pengembangan inovasi sekaligus mendukung penguatan ekosistem teknologi nasional di bidang semikonduktor.

Kunjungan ini menjadi langkah awal untuk membuka peluang kerja sama yang lebih luas antara FMIPA UGM dan Polytron, khususnya dalam pengembangan riset, peningkatan kapasitas sumber daya manusia, serta pemanfaatan hasil penelitian untuk mendukung perkembangan industri berbasis teknologi di Indonesia.

Kegiatan ini juga sejalan dengan upaya pencapaian beberapa Sustainable Development Goals (SDGs), terutama SDG 4 (Pendidikan Berkualitas) melalui penguatan kolaborasi antara perguruan tinggi dan industri dalam pengembangan kompetensi serta sumber daya manusia di bidang teknologi maju. Selain itu, kerja sama yang dijajaki mendukung SDG 9 (Industri, Inovasi, dan Infrastruktur) dengan mendorong riset dan inovasi di bidang semikonduktor yang berperan penting dalam perkembangan industri teknologi nasional. Sinergi antara FMIPA UGM dan Polytron juga mencerminkan implementasi SDG 17 (Kemitraan untuk Mencapai Tujuan) melalui penguatan kemitraan strategis antara sektor akademik dan industri untuk menghasilkan solusi inovatif yang berdampak bagi pembangunan berkelanjutan.

Penulis: Inna Mutifah
Fotografer: Afiandina Sukma

Read More

FMIPA UGM dan Management University Kamboja Teken MoU untuk Perkuat Kerja Sama Akademik dan Riset

Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA) Universitas Gadjah Mada menerima kunjungan delegasi Management University, Kamboja, pada Rabu (25/6). Kunjungan tersebut menjadi bagian dari penandatanganan nota kesepahaman (MoU) yang menandai komitmen kedua institusi dalam memperkuat kemitraan di bidang pendidikan, penelitian, dan pengembangan akademik.

Kegiatan yang berlangsung di Fakultas MIPA UGM ini dihadiri oleh Dekan FMIPA UGM, Prof. Dr.Eng. Kuwat Triyana, M.Si., Wakil Dekan Bidang Alumni, Kerjasama, dan Inovasi, Prof. Fajar Adi Kusumo, Daniel Oscar Baskoro selaku ketua Kamipagama, serta perwakilan dari sejumlah departemen di FMIPA UGM, yakni Danang Teguh Qoyyimi, S.Si., M.Sc., Ph.D. dari Departemen Matematika, Prof. Dr.rer.nat Nurul Hidayat Aprilita, S.Si., M.Si. dari Departemen Kimia, dan Dr. rer. nat. Herlan Darmawan, M.Sc. dari Departemen Fisika. 

Dalam kesempatan tersebut, masing-masing departemen memperkenalkan bidang keunggulan, fokus pendidikan, serta aktivitas penelitian yang dikembangkan di FMIPA UGM. Paparan tersebut memberikan gambaran mengenai kapasitas dan potensi yang dimiliki FMIPA UGM untuk mendukung berbagai program kemitraan internasional.

Ketua Departemen Matematika, Danang Teguh Qoyyimi, S.Si., M.Sc., Ph.D., turut memaparkan sejumlah bidang kepakaran yang dikembangkan di Departemen Matematika, termasuk matematika finansial, asuransi, dan manajemen risiko. Berbagai bidang tersebut dinilai memiliki relevansi yang kuat dalam mendukung pengambilan keputusan berbasis data, pengelolaan risiko, serta pengembangan sektor keuangan dan layanan publik.

“Selain memperkuat aspek teoretis, kami juga mengembangkan berbagai bidang terapan yang relevan dengan kebutuhan masyarakat dan dunia industri. Dalam pengembangan tersebut, kami menjalin kolaborasi dengan berbagai fakultas di UGM, termasuk Fakultas Ekonomika dan Bisnis serta Fakultas Hukum. Pendekatan multidisiplin ini membuka banyak peluang untuk membangun kerja sama yang lebih luas dengan berbagai mitra, baik di tingkat nasional maupun internasional,” jelas Danang.

Dalam sesi diskusi, kedua institusi turut membahas berbagai peluang yang dapat dikembangkan pada masa mendatang, mulai dari penelitian bersama, pertukaran akademik, hingga penyelenggaraan program pendidikan. Berbagai bidang yang memiliki irisan dengan fokus keilmuan Management University turut menjadi bagian dari pembahasan sebagai potensi pengembangan program bersama di masa depan.

Delegasi Management University menyambut baik berbagai peluang tersebut dan berharap kemitraan yang terjalin dapat memberikan manfaat bagi kedua institusi. Melalui penandatanganan MoU ini, FMIPA UGM dan Management University Kamboja diharapkan dapat memperluas jejaring internasional serta mendorong lahirnya berbagai inovasi yang memberikan dampak positif bagi masyarakat global.

Kegiatan ini turut mendukung pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya SDG 4 (Pendidikan Berkualitas) melalui penguatan kerja sama akademik dan pertukaran pengetahuan antarperguruan tinggi lintas negara. Selain itu, kolaborasi dalam bidang penelitian dan pengembangan inovasi berkontribusi pada SDG 9 (Industri, Inovasi, dan Infrastruktur) dengan mendorong terciptanya riset yang relevan terhadap tantangan global. Kemitraan antara FMIPA UGM dan Management University Kamboja juga mencerminkan implementasi SDG 17 (Kemitraan untuk Mencapai Tujuan) melalui pembangunan jejaring internasional yang mendukung pengembangan pendidikan tinggi, penelitian, dan kapasitas sumber daya manusia secara berkelanjutan.

Penulis: Inna Mutifah
Fotografer: Afiandina Sukma

Read More

Prof. Keiichi Tomishige Hadir di CASE #3 Departemen Kimia FMIPA UGM, Paparkan Inovasi Katalisis dan Katalis Heterogen untuk Proses Kimia Berkelanjutan

Prof. Keiichi Tomishige dari Tohoku University, Jepang, hadir sebagai pembicara dalam kegiatan Chemistry Advanced Studies & Exploration (CASE) #3 yang diselenggarakan oleh Keluarga Mahasiswa Pascasarjana Kimia (KMPK) Departemen Kimia FMIPA UGM pada Kamis (18/6).

Kegiatan ini berlangsung secara luring di Auditorium Herman Johannes FMIPA UGM dan secara online melalui Zoom Meeting. Seminar yang berlangsung pukul 13.00–15.30 WIB tersebut dihadiri oleh dosen, mahasiswa Kimia UGM, serta peserta dari berbagai institusi eksternal.

Dalam kesempatan tersebut, Prof. Tomishige memaparkan berbagai inovasi dalam bidang katalisis dan katalis heterogen yang berfokus pada pengembangan proses kimia berkelanjutan melalui pemanfaatan biomassa dan karbon dioksida (CO₂) sebagai bahan baku alternatif.

Mengangkat tema Development of Heterogeneous Catalyst for Reductive Conversion of Biomass and Non-Reductive Conversion of CO₂, acara ini dipandu oleh Gavriel Hagai Paulus Sumlang, S.Si., M.Sc. sebagai master of ceremony (MC) dan dimoderatori oleh Prof. Dr. rer. nat. Nuryono, M.S.

Seminar dibuka dengan sambutan dari Ketua Departemen Kimia FMIPA UGM, Prof. Dr.rer.nat. Nurul Hidayat Aprilita, M.Si., sebelum dilanjutkan dengan sesi pemaparan materi oleh Prof. Keiichi Tomishige.

Dalam pemaparannya, Prof. Tomishige menjelaskan berbagai inovasi dalam pengembangan proses kimia ramah lingkungan melalui pemanfaatan biomassa dan karbon dioksida (CO₂) sebagai bahan baku alternatif. Pendekatan ini bertujuan mengurangi ketergantungan industri terhadap sumber daya fosil sekaligus mendukung upaya penurunan emisi karbon.

Salah satu topik yang dibahas adalah konversi biomassa menjadi bahan kimia bernilai tinggi menggunakan katalis padat. Menurutnya, kandungan oksigen yang tinggi pada biomassa menjadi tantangan utama dalam proses pengolahannya. Untuk mengatasinya, Prof. Tomishige menawarkan metode hydrodeoxygenation dan deoxydehydration yang memungkinkan penghilangan oksigen secara selektif tanpa merusak kerangka karbon.

Selain konversi biomassa, seminar ini juga turut menyoroti pemanfaatan CO₂ sebagai sumber karbon untuk menghasilkan berbagai produk industri. Melalui pengembangan katalis yang inovatif, CO₂ dapat direaksikan dengan alkohol maupun amina untuk menghasilkan senyawa bernilai tambah tanpa menggunakan reagen beracun yang umum ditemukan pada proses konvensional.

Prof. Tomishige juga memperkenalkan teknologi yang memungkinkan pemanfaatan langsung CO₂ hasil proses penangkapan karbon. Pendekatan ini dinilai mampu mengintegrasikan proses penangkapan dan pemanfaatan CO₂ dalam satu sistem yang lebih sederhana dan hemat energi.

Ketua KMPK, Mohammad Ahsani Taqwim, S.Si., menyampaikan harapannya agar kegiatan CASE dapat terus disinergikan dengan berbagai mitra eksternal. Menurutnya, kolaborasi tersebut penting untuk memperluas wawasan mahasiswa terhadap perkembangan ilmu kimia sekaligus membuka peluang membangun jejaring akademik dan profesional yang lebih luas.

Inovasi yang dipaparkan Prof. Tomishige menunjukkan bagaimana penelitian di bidang kimia dapat berkontribusi dalam menjawab berbagai tantangan global, mulai dari pengurangan ketergantungan pada bahan bakar fosil hingga pemanfaatan emisi karbon menjadi produk yang bernilai guna. Sejalan dengan tujuan pembangunan berkelanjutan (Sustainable Development Goals/SDGs), khususnya SDG 9 (Industri, Inovasi, dan Infrastruktur), SDG 12 (Konsumsi dan Produksi yang Bertanggung Jawab), serta SDG 13 (Penanganan Perubahan Iklim), kegiatan ini diharapkan dapat menginspirasi mahasiswa untuk mengembangkan inovasi kimia yang memberikan dampak positif bagi masyarakat dan lingkungan.

Penulis : Inna Mutifah
Editor : Meitha Eka Nur Khasanah
Fotografer : Daffa Athatara

Read More

Departemen Kimia UGM Gelar General Lecture tentang Biosensor Modern Bersama Prof. Hitoshi Mizuguchi dari Tokushima University

YOGYAKARTA – Departemen Kimia Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA) Universitas Gadjah Mada (UGM) sukses menyelenggarakan General Lecture bertajuk “Enzyme-Free Flow-Based Biosensors Using Catalyst-Decorated Track-Etched Membrane Electrodes” pada Rabu (3-6-2026) di Ruang 603, Lantai 6, Gedung D FMIPA UGM. Kegiatan yang diikuti oleh mahasiswa Program Sarjana dan Pascasarjana Kimia UGM ini bertujuan untuk memperluas wawasan akademik peserta mengenai perkembangan terkini teknologi biosensor dan aplikasinya dalam bidang analisis kimia modern.

Kuliah tamu ini menghadirkan Prof. Hitoshi Mizuguchi, Ph.D. dari Tokushima University, Jepang, sebagai pembicara utama. Acara dimoderatori oleh Prof. Suherman, Ph.D., dosen Departemen Kimia UGM. Melalui kegiatan ini, peserta memperoleh kesempatan untuk mempelajari perkembangan riset mutakhir di bidang biosensor berbasis aliran (flow-based biosensors) yang tidak memanfaatkan enzim sebagai elemen pengenal biologis, melainkan menggunakan elektroda membran berpori yang telah dimodifikasi dengan material katalitik. Dalam pemaparannya, Prof. Mizuguchi menjelaskan prinsip kerja biosensor bebas enzim yang menawarkan sejumlah keunggulan dibandingkan biosensor konvensional berbasis enzim, seperti stabilitas yang lebih tinggi, biaya operasional yang lebih rendah, serta ketahanan yang lebih baik terhadap perubahan kondisi lingkungan. Beliau juga memaparkan bagaimana pemanfaatan catalyst-decorated track-etched membrane electrodes dapat meningkatkan sensitivitas dan selektivitas sistem sensor untuk berbagai kebutuhan analisis kimia dan biomedis. Selain membahas aspek fundamental dan desain perangkat biosensor, Prof. Mizuguchi turut menyoroti berbagai peluang pengembangan teknologi sensor modern yang mendukung pemantauan kualitas lingkungan, diagnosis kesehatan, keamanan pangan, serta berbagai aplikasi industri yang membutuhkan sistem analisis cepat dan akurat. Sesi kuliah berlangsung secara interaktif dengan antusiasme peserta yang tinggi, terlihat dari banyaknya pertanyaan dan diskusi yang berkembang selama sesi tanya jawab.

Kunjungan Prof. Mizuguchi ke Universitas Gadjah Mada tidak hanya dalam rangka memberikan kuliah tamu melalui kegiatan General Lecture. Dalam kesempatan yang sama, beliau juga berpartisipasi sebagai penguji dan pembimbing bersama (joint supervisor) pada kegiatan Joint Supervision UGM 2026, khususnya dalam proses evaluasi penelitian mahasiswa Program Magister Kimia UGM atas nama Nur Afni Alvionita. Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya penguatan kolaborasi akademik dan penelitian internasional antara Departemen Kimia UGM dan Tokushima University.

Melalui penyelenggaraan General Lecture dan kegiatan Joint Supervision UGM 2026, Departemen Kimia UGM terus mendorong peningkatan kualitas pendidikan dan penelitian melalui jejaring kerja sama internasional. Kegiatan ini sejalan dengan komitmen UGM dalam mendukung pengembangan ilmu pengetahuan, pertukaran akademik global, serta peningkatan kompetensi mahasiswa dan peneliti di tingkat internasional.

Kegiatan ini juga berkontribusi terhadap pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya SDG 4 (Pendidikan Berkualitas) melalui penyediaan akses pembelajaran berbasis riset internasional bagi mahasiswa. Selain itu, topik biosensor dan teknologi analitik modern yang dibahas turut mendukung SDG 9 (Industri, Inovasi, dan Infrastruktur) melalui pengembangan teknologi sensor yang inovatif dan aplikatif. Kolaborasi akademik internasional yang terjalin melalui program Joint Supervision UGM 2026 juga menjadi wujud penguatan kemitraan global dalam bidang pendidikan dan penelitian yang mendukung SDG 17 (Kemitraan untuk Mencapai Tujuan).

Penulis : Andrew Avrillostya
Editor : Mokhammad Fajar Pradipta
Fotografer : Fitria Nurazizah

Read More

Perkuat Minat dan Kesiapan Studi Sains di Perguruan Tinggi, 105 Siswa SMAN 9 Yogyakarta Rasakan Pengalaman Praktikum di Laboratorium Kimia UGM

Yogyakarta – Departemen Kimia Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA) Universitas Gadjah Mada menerima kunjungan sekaligus pelaksanaan praktikum dari 105 siswa kelas XI SMAN 9 Yogyakarta pada Kamis (21/5). Kegiatan yang berlangsung di Laboratorium Kimia Dasar tersebut dilaksanakan dalam tiga sesi dan bertujuan memberikan pengalaman belajar langsung di lingkungan laboratorium perguruan tinggi serta memperkuat pemahaman konsep kimia melalui praktik eksperimental.

Rombongan siswa didampingi oleh guru pembimbing dan disambut oleh Ketua Program Studi Sarjana Kimia UGM, Dr. rer. nat. Adhitasari Suratman, S.Si., M.Si., Kepala Laboratorium Kimia Dasar Dr. Sri Sudiono, S.Si., M.Si., Prof. Dra. Tutik Dwi Wahyuningsih, M.Si., Ph.D., yang juga merupakan alumni SMAN 9 Yogyakarta, serta mahasiswa dan laboran pendamping.

Kepala Laboratorium Kimia Dasar, Dr. Sri Sudiono, menyampaikan apresiasinya atas terlaksananya kegiatan tersebut. Menurutnya, pengalaman praktikum di lingkungan perguruan tinggi diharapkan dapat menjadi motivasi bagi para siswa untuk semakin mendalami ilmu kimia dan mempersiapkan diri melanjutkan studi ke jenjang yang lebih tinggi.

Selama kegiatan, para siswa melaksanakan praktikum titrasi asam-basa dengan pendekatan yang lebih komprehensif melalui dua metode penentuan pH titik ekuivalen, yakni menggunakan konduktometer dan pH meter, serta titrasi dengan indikator fenolftalein. Untuk memastikan efektivitas pembelajaran, siswa dibagi ke dalam kelompok-kelompok kecil yang masing-masing terdiri atas tiga orang.

Guru pendamping sekaligus pengampu mata pelajaran kimia, Sarah, S.Pd., menjelaskan bahwa kegiatan ini dirancang untuk meningkatkan pemahaman konsep kimia melalui praktik langsung, melatih keterampilan laboratorium, serta memperkenalkan standar praktikum dan suasana pembelajaran di perguruan tinggi. Selain memperoleh materi pengantar dan sosialisasi Program International Undergraduate Program (IUP) Kimia UGM, para peserta juga dibekali penerapan aspek keselamatan kerja laboratorium melalui penggunaan jas laboratorium, sarung tangan, kacamata pelindung, dan masker.

Antusiasme peserta terlihat selama pelaksanaan praktikum. Namira Sabrina dan Lintang Ayu, siswa kelas XI yang mengikuti kegiatan tersebut, mengungkapkan bahwa pengalaman belajar di Departemen Kimia UGM memberikan pemahaman yang lebih mendalam mengenai materi kimia sekaligus kesempatan berharga untuk mengenal penggunaan peralatan laboratorium yang biasa digunakan mahasiswa. Mereka juga mengapresiasi pendampingan mahasiswa Kimia UGM yang dilakukan secara ramah, terstruktur, dan sesuai standar operasional yang berlaku.

Melalui kegiatan ini, Departemen Kimia FMIPA UGM tidak hanya memperkenalkan fasilitas dan budaya akademik yang unggul, tetapi juga menegaskan komitmennya dalam membangun ekosistem pendidikan sains yang inklusif dan inspiratif. Inisiatif ini menjadi salah satu bentuk kontribusi nyata dalam mendukung Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs) Poin 4: Pendidikan Berkualitas, melalui penyediaan pengalaman pembelajaran yang bermutu dan berorientasi pada pengembangan kompetensi peserta didik. Selain itu, kegiatan ini juga mendukung SDGs Poin 9: Industri, Inovasi, dan Infrastruktur, melalui pengenalan teknologi dan fasilitas laboratorium modern kepada generasi muda, serta SDGs Poin 17: Kemitraan untuk Mencapai Tujuan, melalui sinergi antara perguruan tinggi dan sekolah menengah dalam memperkuat pendidikan sains di Indonesia.

Ke depan, Departemen Kimia FMIPA UGM akan terus memperluas kolaborasi dengan berbagai sekolah dan mitra pendidikan untuk menghadirkan pengalaman belajar yang lebih luas dan berkualitas, sekaligus menumbuhkan minat generasi muda terhadap ilmu pengetahuan dan inovasi.

Berita selengkapnya mengenai kegiatan ini dapat diakses melalui laman resmi Departemen Kimia FMIPA UGM pada tautan berikut: https://chemistry.ugm.ac.id/?p=6953. Selain itu, publikasi kegiatan juga dimuat dalam artikel di Kompasiana dengan judul “Siswa SMAN 9 Yogyakarta Antusias Praktikum di Departemen Kimia UGM”.

Penulis: Robby Noor Cahyono
Fotografer: Aditya Eko Saputra

Read More

FMIPA UGM Terima Kunjungan Benchmarking Universitas Mulawarman, Bahas Tata Kelola Akademik

Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA) Universitas Gadjah Mada (UGM) menerima kunjungan perwakilan Universitas Mulawarman (UNMUL) dalam rangka diskusi dan benchmarking terkait tata kelola akademik pada 4 Mei 2026.

Kegiatan berlangsung di Auditorium RMJT Soehakso dan dihadiri oleh jajaran pimpinan FMIPA, antara lain Wakil Dekan Bidang Alumni, Kerjasama, dan Inovasi Prof. Dr. Fajar Adi Kusumo, S.Si., M.Si. , Wakil Dekan Bidang Akademik dan Kemahasiswaan Fakultas MIPA UGM, Prof. Drs. Roto, M.Eng., Ph.D., Sekretaris Dekan, serta perwakilan dari Departemen Fisika, Kimia, dan Matematika.

Prof. Drs. Roto turut mendorong penguatan kerja sama antar institusi melalui benchmarking yang berkelanjutan.“Bapak Ibu bisa benchmarking ke fakultas kami setiap tahun, silakan, tidak harus menunggu 5 tahun,” ujarnya.

Diskusi antara kedua institusi ini membahas berbagai hal terkait tata kelola akademik, diantaranya mengenai koordinasi perkuliahan dan sistem pelaporan praktikum. Salah satu perwakilan UNMUL menanyakan mekanisme koordinasi perkuliahan yang diterapkan di FMIPA UGM.

Menanggapi hal tersebut, pihak fakultas menjelaskan bahwa koordinasi dilakukan sejak awal semester dan dilanjutkan dengan evaluasi berjenjang, mulai dari tingkat fakultas hingga departemen. Program studi juga berperan aktif dalam mengomunikasikan mata kuliah paralel, serta melakukan evaluasi berbasis data melalui sistem TKS untuk mewadahi evaluasi tiap angkatan mahasiswa.

Selain itu, isu pelaporan praktikum juga menjadi perhatian dalam diskusi. Perwakilan dari Departemen Kimia, Nurul Hidayat, menyampaikan bahwa sistem pelaporan praktikum di Kimia UGM masih mempertahankan metode tulis tangan. Menurutnya, hal tersebut dilakukan untuk menjaga nilai-nilai pembelajaran tertentu, meskipun mahasiswa saat ini telah didukung dengan kemudahan akses referensi melalui kecerdasan buatan dan pustaka daring. Ia juga menambahkan bahwa praktikum tidak hanya dilakukan di jenjang sarjana, tetapi juga di program magister (S2).

Melalui diskusi ini, kedua institusi diharapkan dapat saling memperkuat praktik baik dalam pengelolaan pendidikan tinggi, sejalan dengan upaya peningkatan kualitas pendidikan yang inklusif dan berkelanjutan, sebagaimana tercermin dalam Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya poin ke-4 tentang Pendidikan Berkualitas.

Penulis: Meitha Eka Nurhasanah
Dokumentasi: Meitha Eka Nurhasanah dan Daffa

Read More

Kerja Sama FMIPA UGM dan NPO Volcano Jepang Perkuat Edukasi Mitigasi Bencana

Yogyakarta, 24 April 2026 — Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA) Universitas Gadjah Mada menerima kunjungan perwakilan NPO Volcano Jepang dalam rangka penguatan kerja sama edukasi mitigasi kebencanaan. Kegiatan ini dihadiri Dekan FMIPA Prof. Dr. Eng Kuwat Triyana, M.Si., Wakil Dekan Bidang Penelitian dan Kerja Sama, Dr.rer.nat. Wiwit Suryanto, S.Si., M.Si., Wakil Dekan Bidang Akademik dan Kemahasiswaan, Prof. Drs. Roto, M.Eng., Ph.D., Dr. Sudarmaji, S.Si., M.Si., serta jajaran Departemen Geofisika dan Fisika, termasuk Theodosius Marwan Irnaka, S.Si., M.Sc., Ph.D., dan Dr.rer.nat. Herlan Darmawan, S.Si., M.Sc.

Dalam sambutannya, Dekan FMIPA Kuwat Triyana menekankan pentingnya kolaborasi sosial dalam isu kebencanaan. Ia menyebut kegiatan ini sebagai langkah bermakna yang tidak hanya berhenti pada tataran akademik, tetapi juga menyentuh implementasi di lapangan.

“Kami membutuhkan kegiatan seperti ini, dan harapannya para staf juga dapat terlibat langsung dalam pengawalan di lapangan,” ujarnya. Ia juga menambahkan bahwa kerja sama yang telah terjalin cukup lama diharapkan semakin kuat ke depan.

Perwakilan NPO Volcano, Kenzie Nihori, mengungkapkan bahwa kolaborasi ini berawal dari percakapan sederhana sekitar satu dekade lalu. “Sepuluh tahun lalu hanya diskusi kasual bersama Pak Wiwit, tetapi kini benar-benar terwujud,” katanya.

Ia menilai perjalanan kolaborasi tersebut sebagai proses belajar bersama yang berkelanjutan. Nihori juga menyampaikan bahwa meskipun Jepang telah memiliki sistem mitigasi bencana yang maju, pemerintah setempat mendorong pembelajaran lintas negara. “Kami berharap dapat bertukar gagasan, masukan, dan budaya, sekaligus menjaga hubungan baik dengan FMIPA,” tambahnya.

Kegiatan dilanjutkan dengan penandatanganan kerja sama, yang menjadi puncak acara. Setelah itu, sesi diskusi dipandu oleh Theodorus Permana membahas agenda lanjutan di Desa Dukun, Kabupaten Magelang. Program tersebut akan berfokus pada sosialisasi mitigasi bencana bagi anak-anak dan guru, dengan pendekatan sederhana dan aplikatif.

Melalui kegiatan ini, tim berupaya menunjukkan bahwa edukasi mitigasi tidak harus kompleks, melainkan dapat disampaikan dengan cara yang mudah dipahami. Peserta didik yang terlibat nantinya akan mendapatkan pembelajaran sekaligus sertifikat sebagai duta mitigasi, dengan harapan mampu menumbuhkan kesadaran sejak dini. Semangat ini selaras dengan moto UGM, “locally rooted, globally respected”.

Inisiatif kolaboratif ini juga relevan dengan Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (Sustainable Developments Goals, SDGs), khususnya pada poin pendidikan berkualitas (SDG 4), kota dan permukiman berkelanjutan (SDG 11), serta penanganan perubahan iklim (SDG 13), melalui penguatan kapasitas masyarakat dalam menghadapi risiko bencana secara inklusif dan berkelanjutan.

Penulis: Meitha Eka Nurhasanah
Dokumentasi: Daffa

Read More

Delegasi The University of Queensland Jajaki Kolaborasi Akademik dengan FMIPA UGM

Yogyakarta, 21 April 2026 — Dua delegasi dari The University of Queensland, Australia, melakukan kunjungan ke Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA) Universitas Gadjah Mada dalam rangka penjajakan kerja sama akademik.

Pertemuan ini dihadiri sejumlah pimpinan dan dosen FMIPA, antara lain Prof. Drs. Roto, M.Eng, Ph.D., Danang Teguh Qoyyimi, S.Si., M.Sc., M.Act.Sc., Ph.D., Aina Musdholifah, S.Kom., M.Kom. Ph.D., serta Sholihun, S.Si., M.Sc., Ph.D.Sc. Dalam sesi pemaparan, pihak FMIPA memperkenalkan ragam program studi yang tersedia, sekaligus menyoroti berbagai kerja sama internasional yang telah terjalin sebagai bagian dari upaya internasionalisasi institusi.

Delegasi The University of Queensland memaparkan profil institusi mereka yang memiliki empat kampus, lima fakultas, lebih dari 40 lokasi pengajaran dan riset, serta delapan institut penelitian. Universitas tersebut saat ini menampung sekitar 55.000 mahasiswa, termasuk 21.500 mahasiswa internasional dan 20.000 mahasiswa pascasarjana, dengan lebih dari 17.700 lulusan doktor (PhD).

Dalam presentasinya, delegasi menekankan kontribusi riset mereka dalam menjawab berbagai tantangan global, termasuk pengembangan vaksin HPV dan riset di bidang molekuler. Mereka juga menawarkan sejumlah skema kolaborasi akademik, seperti jalur artikulasi pascasarjana, program percepatan dari jenjang sarjana ke pascasarjana, program study abroad, serta peluang pengalaman riset dan mentorship bagi mahasiswa.

Kunjungan ini menjadi langkah awal untuk membuka peluang kolaborasi yang lebih luas antara FMIPA UGM dan The University of Queensland, khususnya dalam penguatan mobilitas mahasiswa, pengembangan kapasitas riset, serta pertukaran akademik lintas negara.

Kerja sama ini juga sejalan dengan Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (Sustainable Developments Goals, SDGs), terutama pada poin pendidikan berkualitas (SDG 4) dan kemitraan untuk mencapai tujuan (SDG 17), melalui penguatan jejaring global dalam pendidikan tinggi dan riset inovatif.

Penulis: Meitha Eka Nurhasanah
Dokumentasi: Afiandina Sukma

Read More
Translate