Search

UNIVERSITAS GADJAH MADA FACULTY OF MATHEMATICS AND NATURAL SCIENCES 

Search

UNIVERSITAS GADJAH MADA FACULTY OF MATHEMATICS AND NATURAL SCIENCES 

Search

UNIVERSITAS GADJAH MADA FACULTY OF MATHEMATICS AND NATURAL SCIENCES 

Riset Kolaborasi Departemen Kimia FMIPA UGM dengan BRIN Hasilkan Terobosan Baru untuk Konversi CO₂ Jadi Bahan Baku Multifungsi

Publikasi terbaru hasil kolaborasi penelitian dari Departemen Kimia Fakultas MIPA Universitas Gadjah Mada dan Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) yang dimuat di Journal of  Materials Science (Mei 2026) menawarkan salah satu teknologi carbon capture and utilization (CCU). Tim ini mengembangkan katalis berbasis MOF UiO-66 yang dimodifikasi dengan nanopartikel perak yang mampu mengonversi CO₂ menjadi karbonat siklik, senyawa untuk bahan baku produksi polimer, baterai, dan produk farmasi. Hasil konversi mencapai 96,2% hanya dalam 24 jam, ini membuka peluang bagi proses industri kimia yang lebih hemat energi dan ramah lingkungan.

Penelitian ini mendapat pendanaan dari Direktorat Riset dan Pengabdian Masyarakat, Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi Republik Indonesia melalui skema Penelitian Tesis Magister tahun 2025.

Tim peneliti dengan sengaja menciptakan defek atau cacat struktural pada material penangkap CO₂. Defek yang sengaja dirancang ini justru menjadi tempat yang potensial untuk menempelkan partikel perak sebagai pemicu reaksi. Dengan rekayasa ini, material mampu menampung partikel perak hampir lima kali lebih banyak dibandingkan material biasa. Distribusinya juga lebih merata, sehingga reaksi berjalan lebih cepat dan stabil. Melalui pemodelan komputasi, tim peneliti mengonfirmasi bahwa nanopartikel perak terikat melalui dua mekanisme stabilisasi sekaligus, sehingga tidak mudah mengalami aglomerasi.

Katalis yang dihasilkan, diberi nama AgNP@UiO-66(D), mampu mengonversi CO₂ menjadi karbonat siklik dengan tingkat konversi mencapai 96,2% hanya dalam 24 jam pada kondisi reaksi ringan. Sebagai pembanding, material tanpa defek hanya mencapai 55,6% pada durasi uji yang sama.

Penelitian ini melibatkan mahasiswa dan dosen dari Departemen Kimia FMIPA Universitas Gadjah Mada (UGM) yaitu Nabila Nur Agusti, Thariq Makkiyya, Indriana Kartini, dan Fajar Inggit Pambudi, serta Oka  Pradipta Arjasa peneliti dari Pusat Riset Material Maju BRIN. 

Riset ini selaras dengan pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya SDG 9 (Industri, Inovasi, dan Infrastruktur), SDG 12 (Konsumsi dan Produksi yang Bertanggung Jawab), dan SDG 13 (Penanganan Perubahan Iklim). Teknologi konversi CO₂ yang dikembangkan berpotensi mengurangi emisi karbon sekaligus memanfaatkan gas rumah kaca sebagai bahan baku bernilai tambah untuk industri kimia yang lebih berkelanjutan. Publikasi ini turut menambah daftar riset material maju yang dihasilkan oleh kolaborasi antar institusi di Indonesia. Temuan ini dapat menjadi inspirasi untuk mengeksplorasi topik-topik terkait kimia material, katalisis, dan teknologi ramah lingkungan. 

Penulis: Inna Mutifah
Editor: Inna Mutifah

Translate