Search

UNIVERSITAS GADJAH MADA FACULTY OF MATHEMATICS AND NATURAL SCIENCES 

Search

UNIVERSITAS GADJAH MADA FACULTY OF MATHEMATICS AND NATURAL SCIENCES 

Search

UNIVERSITAS GADJAH MADA FACULTY OF MATHEMATICS AND NATURAL SCIENCES 

Pendidikan

Summer School 2026 Departemen Matematika FMIPA UGM, Bahas Kriptografi, Keamanan Siber, dan Teknologi Terkini

Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA) Universitas Gadjah Mada menyelenggarakan Summer School 2026 yang dilaksanakan oleh Departemen Matematika, Departemen Ilmu Komputer dan Elektronika (IKE), serta Departemen Fisika dengan topik pembahasan yang disesuaikan dengan bidang keilmuan masing-masing. Berlokasi di Auditorium Herman Yohanes FMIPA UGM, kegiatan ini diselenggarakan secara hybrid dan menghadirkan pembicara dari dalam maupun luar negeri.

Pada 13 Juli 2026, rangkaian Summer School dibuka oleh Departemen Matematika dengan mengusung tema “On Post-Quantum Cryptography, Cybersecurity, Analysis, and Probability.” Sesi pembuka disampaikan oleh Prof. Seok-Won Lee dari Ajou University, Korea Selatan, yang membahas perkembangan kecerdasan artifisial (artificial intelligence) serta penerapannya dalam software engineering. Pembahasan kemudian berlanjut pada hari kedua, 14 Juli 2026, dengan topik Security Risk Assessment.

Selain menghadirkan narasumber internasional, Summer School 2026 juga mengundang akademisi dan praktisi dari dalam negeri. Di antaranya adalah Dr. Noprendi dan Dr. Eng. Khoirul Anwar dari Universitas Telkom, serta Dr. Santi Indarjani dan Septia Ulfa Sunaringtyas, M.T., dari Politeknik Siber dan Sandi Negara (Poltek SSN) pada dua hari pelaksanaan.

Kegiatan Summer School 2026 turut mendukung pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs) Nomor 4: Pendidikan Berkualitas melalui penyediaan akses terhadap pembelajaran yang berorientasi pada perkembangan ilmu. Selain itu, kegiatan ini juga mendukung SDGs Nomor 17: Kemitraan untuk Mencapai Tujuan dengan memperkuat kolaborasi antara perguruan tinggi, institusi pendidikan, dan para pakar dari berbagai negara dalam pengembangan ilmu pengetahuan

Penulis: Sekar Melati Putri Pratiwi
Dokumentasi: Afiandina Sukma

Read More

Pembukaan Summer School 2026 Departemen Matematika FMIPA UGM Resmi Digelar, Bahas Kriptografi Pascakuantum dan Keamanan Siber

Departemen Matematika Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA) Universitas Gadjah Mada (UGM) resmi membuka rangkaian kegiatan Summer School 2026 on Post Quantum Cryptography, Cybersecurity, Analysis and Probability  pada Senin (13/7) di Auditorium Herman Johannes, FMIPA UGM. Program ini dijadwalkan berlangsung hingga 31 Juli 2026 mendatang dan menjadi forum bagi akademisi, peneliti, serta mahasiswa dari berbagai negara untuk bertukar pengetahuan mengenai kriptografi pascakuantum, keamanan siber, teori pengkodean, analisis, dan probabilitas.

Summer School 2026 merupakan kelanjutan dari penyelenggaraan Summer School 2023 dan CIMPA School 2025. Kegiatan ini diselenggarakan melalui kolaborasi Departemen Matematika FMIPA UGM bersama Politeknik Siber dan Sandi Negara (Poltek SSN), Telkom University, dan Universitas Sanata Dharma.

Selama hampir tiga pekan, peserta akan mengikuti empat kelompok materi utama, yaitu Post Quantum Cryptography, Cybersecurity, Coding Theory, serta Analysis and Probability. Pembelajaran mencakup berbagai topik, mulai dari kriptografi berbasis lattice dan code, keamanan sistem dan jaringan, keamanan basis data, hingga analisis fungsional, teori probabilitas, dan proses stokastik.

Materi akan disampaikan oleh akademisi dari berbagai perguruan tinggi dunia, di antaranya Nanyang Technological University (Singapura), Ajou University (Korea Selatan), University of Madeira (Portugal), Aligarh Muslim University (India), Universiti Putra Malaysia, VinUniversity (Vietnam), Linnaeus University (Swedia), University of the Witwatersrand (Afrika Selatan), serta sejumlah perguruan tinggi di Indonesia.

Selain perkuliahan, Summer School 2026 juga akan diisi dengan presentasi hasil penelitian mahasiswa, seminar bersama, kunjungan akademik ke Museum Sandi dan UGM Techno Park, serta berbagai kegiatan akademik dan budaya yang telah dijadwalkan hingga penutupan pada 31 Juli 2026 tersebut. Melalui penyelenggaraan program ini, Departemen Matematika FMIPA UGM bersama institusi mitra berupaya memperkuat jejaring kolaborasi internasional sekaligus mendorong pengembangan riset di bidang matematika, kriptografi, dan keamanan siber.

Penyelenggaraan Summer School 2026 ini sejalan dengan komitmen FMIPA UGM dalam mendukung Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya SDG 4 (Pendidikan Berkualitas) melalui penyediaan forum pembelajaran dan pertukaran pengetahuan bertaraf internasional, SDG 9 (Industri, Inovasi, dan Infrastruktur) dengan mendorong pengembangan riset di bidang kriptografi pascakuantum dan keamanan siber, serta SDG 17 (Kemitraan untuk Mencapai Tujuan) melalui kolaborasi dengan berbagai perguruan tinggi dan institusi dari dalam maupun luar negeri. Sinergi tersebut diharapkan dapat memperkuat kapasitas riset, memperluas jejaring akademik global, serta menghasilkan inovasi yang mampu menjawab tantangan perkembangan teknologi digital di masa depan.

Penulis: Inna Mutifah
Fotografer: Afiandina Sukma

Read More

Mahasiswa FMIPA UGM Kembangkan Fuel Booster dari Limbah Baterai Ni-MH melalui Pendekatan Ekonomi Sirkular

Limbah baterai Nickel-Metal Hydride (Ni-MH) menjadi salah satu jenis limbah yang berpotensi mencemari lingkungan apabila tidak dikelola dengan baik. Di sisi lain, kebutuhan bahan bakar di sektor transportasi masih didominasi oleh energi fosil yang menghasilkan emisi gas buang. Berangkat dari dua tantangan tersebut, tim Program Kreativitas Mahasiswa (PKM) yang diketuai mahasiswa Departemen Kimia FMIPA UGM mengembangkan inovasi pemanfaatan limbah baterai Ni-MH sebagai bahan baku pembuatan katalis untuk menghasilkan aditif bahan bakar diesel yang lebih ramah lingkungan.

Penelitian yang berjudul Transformasi Limbah Baterai Nikel-Logam Hidrida Menjadi Katalis Ni/Karbon Aktif untuk Aditif Solar Berbasis Butanol mengusung konsep ekonomi sirkular dengan memanfaatkan kembali logam nikel dari baterai bekas menjadi material yang memiliki nilai tambah.

Ketua tim, Fidel Faj’ri, menjelaskan bahwa penelitian ini berfokus pada pemanfaatan nikel hasil daur ulang limbah baterai sebagai komponen utama dalam pengembangan katalis. Katalis tersebut kemudian dimanfaatkan untuk menghasilkan senyawa yang berpotensi digunakan sebagai fuel booster atau aditif pada bahan bakar solar. Selanjutnya, produk yang diperoleh dievaluasi melalui berbagai pengujian guna mengetahui karakteristik dan potensi penerapannya sebagai aditif bahan bakar.

Tim PKM ini terdiri atas Fidel Faj’ri (Kimia FMIPA 2024) sebagai ketua, Arashi Yuko Naeri (Kimia FMIPA 2024), Olga Fitriyaningtyas (Kimia FMIPA  2024), Jingga Rohmaningsih (Teknik Kimia FT 2024) serta Arghia Kalulla (Teknologi Pangan dan Hasil Pertanian FTP 2025). Kolaborasi lintas disiplin tersebut menjadi kekuatan tim dalam mengembangkan solusi inovatif yang menghubungkan aspek material, energi, dan keberlanjutan.

Penelitian ini selaras dengan Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs), terutama SDG 7 (Energi Bersih dan Terjangkau) melalui pengembangan aditif bahan bakar yang berpotensi meningkatkan efisiensi pembakaran, SDG 9 (Industri, Inovasi, dan Infrastruktur) melalui inovasi pemanfaatan material hasil daur ulang menjadi katalis bernilai tambah, SDG 12 (Konsumsi dan Produksi yang Bertanggung Jawab) dengan menerapkan prinsip circular economy dalam pengelolaan limbah baterai, serta SDG 13 (Penanganan Perubahan Iklim) karena penelitian ini ditujukan untuk mendukung upaya pengurangan dampak lingkungan dari limbah dan emisi sektor transportasi.

Penulis: Inna Mutifah
>Fotografer: Afiandina Sukma

Read More

FMIPA UGM Hadirkan Sains yang Membumi : Laboratorium Kimia Organik Inspirasi Guru dan Siswa Kediri melalui Inovasi Pemanfaatan Bahan Alam Indonesia

Pengabdian kepada Masyarakat Dorong Literasi Sains, Kimia Hijau, dan Lahirnya Generasi Saintis Masa Depan

Kediri – Komitmen Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Universitas Gadjah Mada (FMIPA UGM) dalam menghadirkan ilmu pengetahuan yang berdampak nyata bagi masyarakat kembali diwujudkan melalui kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat Laboratorium Kimia Organik, Departemen Kimia FMIPA UGM bertajuk “Workshop Peningkatan Kapasitas Guru dan Siswa SMA: Bahan Alam Asli Indonesia, Manfaat dan Sumber Belajar Tanpa Batas” yang diselenggarakan pada Jumat, 26 Juni 2026 di SMA Negeri 1 Kediri. Kegiatan ini diikuti oleh 50 guru Kimia anggota MGMP Kabupaten dan Kota Kediri serta 100 siswa SMA dari berbagai sekolah di wilayah Kediri.

Acara dibuka oleh Kepala Dinas Pendidikan Kota Kediri, Adi Prayitno, S.Pd., M.M., didampingi Kepala Laboratorium Kimia Organik Departemen Kimia FMIPA UGM, Dr. Endang Astuti, M.Si., serta dihadiri para dosen dan peneliti Departemen Kimia FMIPA UGM. Kolaborasi antara perguruan tinggi, pemerintah daerah, dan sekolah ini menjadi wujud nyata sinergi dalam meningkatkan kualitas pendidikan sains di Indonesia.

Menghubungkan Riset Kampus dengan Ruang Kelas

Mengusung semangat pemanfaatan kekayaan hayati Indonesia sebagai sumber belajar, workshop menghadirkan empat materi utama yang disampaikan oleh para pakar Departemen Kimia FMIPA UGM.

Sesi pertama dibawakan oleh Prof. Dra. Tutik Dwi Wahyuningsih, M.Si., Ph.D. mengenai implementasi Kimia Hijau (Green Chemistry) dalam pembelajaran SMA. Peserta diajak memahami bagaimana prinsip-prinsip kimia dapat diterapkan secara aman, efisien, dan ramah lingkungan.

Selanjutnya, Prof. Drs. Jumina, Ph.D. memperkenalkan potensi pewarna alami Indonesia sebagai media pembelajaran sekaligus produk bernilai tambah. Materi dilanjutkan oleh Prof. Drs. Bambang Purwono, M.Sc., Ph.D. yang menjelaskan inovasi pemanfaatan zat warna alami sebagai chemosensor untuk mendeteksi perubahan pH dan berbagai parameter kimia lainnya.

Pada sesi berikutnya, Respati Tri Swasono, S.Si., M.Phil., Ph.D. memperkenalkan konsep dasar minyak atsiri, teknik ekstraksi sederhana, serta berbagai peluang implementasinya sebagai bahan praktikum kimia yang mudah diterapkan di sekolah.

Sebagai puncak kegiatan, peserta mengikuti praktikum interaktif yang dipandu oleh Dr. M. Idham Darussalam, S.Si., M.Sc. bersama Dr. Sc. Robby Noor Cahyono, M.Sc. Guru dan siswa mempraktikkan pembuatan parfum berbasis minyak atsiri, eksplorasi indikator pH dari bahan alam, hingga berbagai eksperimen sederhana yang dapat direplikasi menggunakan peralatan laboratorium sekolah.

Menginspirasi Generasi Saintis Masa Depan

Tidak hanya untuk guru, Departemen Kimia FMIPA UGM juga menghadirkan rangkaian kegiatan khusus bagi siswa melalui program “Fun Chemistry, Campus Sharing, and Future Scientist Inspiration.”

Siswa memperoleh wawasan mengenai kehidupan kampus, program studi di FMIPA UGM, prospek karier lulusan, hingga strategi sukses memasuki perguruan tinggi melalui sesi yang disampaikan oleh Prof. Dr. Winarto Haryadi dan Sugeng Triono, M.Si.

Salah satu sesi yang paling dinantikan adalah Fun Chemistry yang dipandu oleh Dr. Deni Pranowo, M.Si. Melalui pendekatan experiential learning, siswa mengikuti demonstrasi reaksi kimia sederhana, memanfaatkan zat warna alami sebagai indikator pH, serta membuat lilin aromaterapi dari bahan-bahan yang dekat dengan kehidupan sehari-hari. Pendekatan ini memperlihatkan bahwa kimia bukan sekadar kumpulan rumus, melainkan ilmu yang relevan dan menyenangkan.

“Melalui program ini kami ingin memperkenalkan dunia kimia dengan cara yang lebih menarik. Kami berharap siswa semakin termotivasi untuk mencintai sains, mengenal kehidupan kampus, dan memiliki cita-cita menjadi ilmuwan di masa depan,” ujar Dr. Deni Pranowo, M.Si., Ketua Tim Pengabdian kepada Masyarakat Laboratorium Kimia Organik FMIPA UGM.

Senada dengan hal tersebut, Sudjiono, S.Pd., M.Pd., Pembina MGMP Kimia Kabupaten dan Kota Kediri, menyampaikan apresiasinya.

“Kehadiran para dosen dan peneliti dari UGM menjadi motivasi tersendiri bagi guru maupun siswa. Kami berharap kolaborasi seperti ini dapat terus berlanjut sehingga kualitas pembelajaran kimia di sekolah semakin meningkat dan semakin banyak siswa yang tertarik menekuni dunia sains.”

Antusiasme peserta pun sangat tinggi. Julita Sulistya Eka dari SMA Negeri 1 Kediri mengungkapkan bahwa kegiatan tersebut mengubah pandangannya terhadap kimia yang selama ini dianggap sulit menjadi ilmu yang dekat dengan kehidupan sehari-hari. Sementara itu, Yemima Brenda Chrissia dari SMA Negeri 1 Pare berharap pengalaman tersebut menjadi langkah awal untuk mewujudkan cita-citanya melanjutkan studi di UGM.

Kontribusi Nyata terhadap Sustainable Development Goals (SDGs)

Program pengabdian ini menjadi implementasi nyata komitmen FMIPA UGM dalam mendukung SDGs 4: Pendidikan Berkualitas (Quality Education) melalui peningkatan kompetensi guru, penguatan literasi sains, serta pembelajaran berbasis pengalaman.

Lebih jauh, pengenalan konsep Green Chemistry dan pemanfaatan sumber daya hayati Indonesia juga mendukung SDGs 12: Konsumsi dan Produksi yang Bertanggung Jawab, dengan mendorong penggunaan bahan alam yang aman dan berkelanjutan, serta SDGs 13: Penanganan Perubahan Iklim, melalui edukasi mengenai praktik kimia yang lebih ramah lingkungan.

Melalui pendekatan tersebut, FMIPA UGM menunjukkan bahwa sains tidak hanya berkembang di laboratorium, tetapi juga menjadi solusi nyata bagi pendidikan, lingkungan, dan pembangunan masyarakat.

Memperkuat Sinergi Menuju Indonesia Emas 2045

Kegiatan ini menegaskan peran Departemen Kimia FMIPA UGM sebagai institusi yang tidak hanya unggul dalam pendidikan dan penelitian, tetapi juga aktif mentransformasikan hasil riset menjadi manfaat nyata bagi masyarakat. Bagi para alumni, capaian ini menjadi kebanggaan bahwa almamater terus memperluas dampaknya di tingkat nasional. Bagi mitra, kegiatan ini membuka peluang kolaborasi strategis dalam pengembangan pendidikan berbasis riset. Sementara bagi calon mahasiswa, atmosfer akademik yang inovatif dan aplikatif menjadi gambaran nyata pengalaman belajar di FMIPA UGM.

Ke depan, Laboratorium Kimia Organik Departemen Kimia FMIPA UGM berkomitmen untuk terus memperluas jejaring kemitraan dengan sekolah, pemerintah daerah, industri, dan masyarakat sehingga inovasi berbasis sains dapat semakin berkontribusi dalam membangun sumber daya manusia unggul dan mewujudkan Indonesia Emas 2045.

Penulis: Deni Pranowo
Editor: Robby
Fotografer: Harno DP, Robby NC

Read More

FMIPA UGM dan Management University Kamboja Teken MoU untuk Perkuat Kerja Sama Akademik dan Riset

Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA) Universitas Gadjah Mada menerima kunjungan delegasi Management University, Kamboja, pada Rabu (25/6). Kunjungan tersebut menjadi bagian dari penandatanganan nota kesepahaman (MoU) yang menandai komitmen kedua institusi dalam memperkuat kemitraan di bidang pendidikan, penelitian, dan pengembangan akademik.

Kegiatan yang berlangsung di Fakultas MIPA UGM ini dihadiri oleh Dekan FMIPA UGM, Prof. Dr.Eng. Kuwat Triyana, M.Si., Wakil Dekan Bidang Alumni, Kerjasama, dan Inovasi, Prof. Fajar Adi Kusumo, Daniel Oscar Baskoro selaku ketua Kamipagama, serta perwakilan dari sejumlah departemen di FMIPA UGM, yakni Danang Teguh Qoyyimi, S.Si., M.Sc., Ph.D. dari Departemen Matematika, Prof. Dr.rer.nat Nurul Hidayat Aprilita, S.Si., M.Si. dari Departemen Kimia, dan Dr. rer. nat. Herlan Darmawan, M.Sc. dari Departemen Fisika. 

Dalam kesempatan tersebut, masing-masing departemen memperkenalkan bidang keunggulan, fokus pendidikan, serta aktivitas penelitian yang dikembangkan di FMIPA UGM. Paparan tersebut memberikan gambaran mengenai kapasitas dan potensi yang dimiliki FMIPA UGM untuk mendukung berbagai program kemitraan internasional.

Ketua Departemen Matematika, Danang Teguh Qoyyimi, S.Si., M.Sc., Ph.D., turut memaparkan sejumlah bidang kepakaran yang dikembangkan di Departemen Matematika, termasuk matematika finansial, asuransi, dan manajemen risiko. Berbagai bidang tersebut dinilai memiliki relevansi yang kuat dalam mendukung pengambilan keputusan berbasis data, pengelolaan risiko, serta pengembangan sektor keuangan dan layanan publik.

“Selain memperkuat aspek teoretis, kami juga mengembangkan berbagai bidang terapan yang relevan dengan kebutuhan masyarakat dan dunia industri. Dalam pengembangan tersebut, kami menjalin kolaborasi dengan berbagai fakultas di UGM, termasuk Fakultas Ekonomika dan Bisnis serta Fakultas Hukum. Pendekatan multidisiplin ini membuka banyak peluang untuk membangun kerja sama yang lebih luas dengan berbagai mitra, baik di tingkat nasional maupun internasional,” jelas Danang.

Dalam sesi diskusi, kedua institusi turut membahas berbagai peluang yang dapat dikembangkan pada masa mendatang, mulai dari penelitian bersama, pertukaran akademik, hingga penyelenggaraan program pendidikan. Berbagai bidang yang memiliki irisan dengan fokus keilmuan Management University turut menjadi bagian dari pembahasan sebagai potensi pengembangan program bersama di masa depan.

Delegasi Management University menyambut baik berbagai peluang tersebut dan berharap kemitraan yang terjalin dapat memberikan manfaat bagi kedua institusi. Melalui penandatanganan MoU ini, FMIPA UGM dan Management University Kamboja diharapkan dapat memperluas jejaring internasional serta mendorong lahirnya berbagai inovasi yang memberikan dampak positif bagi masyarakat global.

Kegiatan ini turut mendukung pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya SDG 4 (Pendidikan Berkualitas) melalui penguatan kerja sama akademik dan pertukaran pengetahuan antarperguruan tinggi lintas negara. Selain itu, kolaborasi dalam bidang penelitian dan pengembangan inovasi berkontribusi pada SDG 9 (Industri, Inovasi, dan Infrastruktur) dengan mendorong terciptanya riset yang relevan terhadap tantangan global. Kemitraan antara FMIPA UGM dan Management University Kamboja juga mencerminkan implementasi SDG 17 (Kemitraan untuk Mencapai Tujuan) melalui pembangunan jejaring internasional yang mendukung pengembangan pendidikan tinggi, penelitian, dan kapasitas sumber daya manusia secara berkelanjutan.

Penulis: Inna Mutifah
Fotografer: Afiandina Sukma

Read More

FMIPA UGM Gelar Pelatihan Pendampingan Psikologi untuk Perkuat Dukungan Kesehatan Mental Mahasiswa

Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA) Universitas Gadjah Mada (UGM) menyelenggarakan Pelatihan Pendampingan Psikologi dalam Menghadapi Mahasiswa Bermasalah dan Isu Kesehatan Mental pada Rabu (24/6) di Auditorium RMJT Soehakso FMIPA UGM. Kegiatan ini diselenggarakan sebagai upaya meningkatkan pemahaman dan keterampilan dosen serta tenaga kependidikan dalam memberikan pendampingan yang tepat bagi mahasiswa.

Pelatihan yang diikuti oleh dosen dan tenaga kependidikan di lingkungan FMIPA UGM ini terdiri atas sesi teori dan praktik. Sesi pertama disampaikan oleh Diana Setiyawati, M.HSc.Psy., Ph.D., Psikolog, direktur Center for Public Mental Health (CPMH) UGM, yang membahas berbagai aspek dasar pendampingan psikologis. Materi yang disampaikan mencakup pentingnya mengenali tanda-tanda awal permasalahan yang dialami mahasiswa, memahami batasan peran dosen dan tenaga kependidikan dalam pendampingan, serta strategi komunikasi yang tepat dalam memberikan dukungan kepada mahasiswa.

Pada sesi kedua, peserta mengikuti praktik melalui metode role play yang melibatkan tiga trainer dari CPMH UGM. Selain itu, kegiatan ini dipandu oleh Nurul Hidayati, S.Psi., M.Psi., Psikolog dan Anggit Nursasmito, S.Psi. Dalam sesi tersebut, peserta dibagi ke dalam beberapa kelompok dan diberikan berbagai studi kasus yang menggambarkan situasi yang berpotensi ditemui dosen maupun tenaga kependidikan dalam proses pendampingan mahasiswa.

Salah satu studi kasus yang dibahas menggambarkan seorang mahasiswa yang mengalami perubahan perilaku secara tiba-tiba, mulai dari menurunnya partisipasi di kelas, keterlambatan mengumpulkan tugas, hingga kesulitan berkomunikasi dengan teman sekelompoknya. Melalui simulasi tersebut, peserta berlatih mengidentifikasi tanda-tanda awal permasalahan serta melakukan pendekatan yang tepat melalui percakapan secara personal.

Kasus lain menyoroti mahasiswa berprestasi yang mengalami kesulitan menerima masukan dan cenderung mendominasi diskusi akademik. Melalui simulasi ini, peserta berlatih membangun komunikasi yang mampu mendorong refleksi diri tanpa menghakimi mahasiswa. Selain itu, peserta juga diberikan studi kasus mengenai mahasiswa yang menjadikan dosen sebagai tempat curhat utama hingga melampaui batas relasi akademik. Dari kasus tersebut, peserta diajak memahami pentingnya menjaga batas profesional sekaligus tetap memberikan dukungan yang dibutuhkan mahasiswa.

Melalui pelatihan ini, FMIPA UGM berharap dosen dan tenaga kependidikan memiliki bekal yang lebih baik dalam merespons berbagai permasalahan mahasiswa. Dengan demikian, lingkungan belajar yang aman, sehat, inklusif, dan kondusif bagi perkembangan akademik maupun kesejahteraan mental mahasiswa dapat terus terwujud.

Kegiatan pelatihan ini sejalan dengan komitmen FMIPA UGM dalam mendukung pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya SDG 3 (Kehidupan Sehat dan Sejahtera) melalui upaya peningkatan kesehatan mental dan kesejahteraan mahasiswa di lingkungan pendidikan tinggi. Selain itu, pelatihan ini juga berkontribusi pada SDG 4 (Pendidikan Berkualitas) dengan memperkuat kapasitas dosen dan tenaga kependidikan dalam menciptakan lingkungan belajar yang aman, inklusif, dan mendukung perkembangan mahasiswa secara holistik. Melalui penguatan kompetensi pendampingan psikologis, FMIPA UGM berupaya membangun ekosistem pendidikan yang tidak hanya berorientasi pada prestasi akademik, tetapi juga pada kesejahteraan mental seluruh sivitas akademika.

Penulis: Inna Mutifah
Fotografer: Ade Ayu Faradilla, Inna Mutifah

Read More

Delegasi Mahasiswa Fakultas MIPA UGM Ukir Prestasi Gemilang di ONMIPA-PT 2026

Babak final Olimpiade Nasional Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Perguruan Tinggi (ONMIPA-PT) 2026 telah usai digelar di Universitas Airlangga, Surabaya, pada 8–12 Juni 2026. Sebanyak 260 finalis dari 85 perguruan tinggi mengikuti kompetisi yang diselenggarakan oleh Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi ini. Empat bidang yang dipertandingkan yaitu Matematika, Fisika, Kimia, dan Biologi.

Dari total peserta nasional tersebut, Universitas Gadjah Mada mengirimkan sejumlah delegasi yang tersebar di empat bidang keilmuan. Berdasarkan data yang dihimpun, berikut adalah delegasi mahasiswa dari Fakultas MIPA UGM beserta capaian mereka:

Bidang Matematika
– Fajar Arif Shodiqin – Medali Emas
– Aditya Yoga Sadana – Honorable Mention
– Asif Tijani Ahmad – Finalist
– Ikhsanudin Muhammad Nurzaini – Finalist

Bidang Fisika
– Imaduddin Akmal – Medali Perunggu
– Mohammad Fajar Maulid – Medali Perunggu
– Syamsul Ma’Arif – Medali Perunggu
– Pati Imanuel Lowri Wartuni – Finalist

Bidang Kimia
– Jonathan Aaron Gunawan – Medali Perunggu
– Anton Triyono – Honorable Mention
– Muhammad Ainur Ridho Firdausy – Finalist

Merujuk pada jadwal resmi panitia nasional, tahapan ONMIPA-PT 2026 dimulai dari pendaftaran dan seleksi tingkat universitas pada Maret–April 2026. Seleksi wilayah berlangsung hingga pertengahan Mei, yang kemudian menyaring peserta untuk maju ke babak final nasional. UGM, sebagaimana perguruan tinggi lainnya, melalui proses tersebut sebelum akhirnya mengirimkan delegasi ke Surabaya.

Berdasarkan informasi yang diperoleh, persiapan kontingen UGM dilakukan melalui pembinaan rutin di tingkat fakultas. Kegiatan ini mencakup pendalaman materi, simulasi ujian, dan pembahasan soal-soal tahun sebelumnya. Pola pembinaan tersebut merupakan bagian dari upaya fakultas untuk mendukung mahasiswa dalam menghadapi kompetisi berskala nasional.

Apresiasi sebesar-besarnya kepada seluruh mahasiswa delegasi atas kesungguhan mereka selama rangkaian seleksi dan final, serta kepada dosen pembimbing dan staf yang terlibat dalam proses persiapan. Capaian ini menjadi salah satu pencatatan penting bagi FMIPA UGM dalam kontribusinya terhadap pengembangan sains di tingkat nasional.

Partisipasi dan capaian mahasiswa FMIPA UGM dalam ONMIPA-PT 2026 ini sejalan dengan komitmen perguruan tinggi terhadap pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (Sustainable Development Goals/SDGs), khususnya pada SDG 4 (Pendidikan Berkualitas) melalui penguatan kompetensi akademik di bidang sains, serta SDG 9 (Industri, Inovasi, dan Infrastruktur) melalui pembinaan talenta muda yang berpotensi mendorong inovasi di masa depan. Selain itu, keterlibatan dalam kompetisi berskala nasional ini juga merefleksikan SDG 17 (Kemitraan untuk Mencapai Tujuan) , mengingat kolaborasi antarperguruan tinggi dan dengan pemerintah dalam ajang ONMIPA-PT menjadi salah satu wujud kerja sama ekosistem pendidikan tinggi di Indonesia.

Penulis: Inna Mutifah
Editor: Meitha Eka Nur Khasanah
Foto: Komunitas ONMIPA UGM

Read More

Summer School 2026 Departemen Matematika FMIPA UGM, Bahas Kriptografi, Keamanan Siber, dan Teknologi Terkini

Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA) Universitas Gadjah Mada menyelenggarakan Summer School 2026 yang dilaksanakan oleh Departemen Matematika, Departemen Ilmu Komputer dan Elektronika (IKE), serta Departemen Fisika dengan topik pembahasan yang disesuaikan dengan bidang keilmuan masing-masing. Berlokasi di Auditorium Herman Yohanes FMIPA UGM, kegiatan ini diselenggarakan secara hybrid dan menghadirkan pembicara dari dalam maupun luar negeri.

Pada 13 Juli 2026, rangkaian Summer School dibuka oleh Departemen Matematika dengan mengusung tema “On Post-Quantum Cryptography, Cybersecurity, Analysis, and Probability.” Sesi pembuka disampaikan oleh Prof. Seok-Won Lee dari Ajou University, Korea Selatan, yang membahas perkembangan kecerdasan artifisial (artificial intelligence) serta penerapannya dalam software engineering. Pembahasan kemudian berlanjut pada hari kedua, 14 Juli 2026, dengan topik Security Risk Assessment.

Selain menghadirkan narasumber internasional, Summer School 2026 juga mengundang akademisi dan praktisi dari dalam negeri. Di antaranya adalah Dr. Noprendi dan Dr. Eng. Khoirul Anwar dari Universitas Telkom, serta Dr. Santi Indarjani dan Septia Ulfa Sunaringtyas, M.T., dari Politeknik Siber dan Sandi Negara (Poltek SSN) pada dua hari pelaksanaan.

Kegiatan Summer School 2026 turut mendukung pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs) Nomor 4: Pendidikan Berkualitas melalui penyediaan akses terhadap pembelajaran yang berorientasi pada perkembangan ilmu. Selain itu, kegiatan ini juga mendukung SDGs Nomor 17: Kemitraan untuk Mencapai Tujuan dengan memperkuat kolaborasi antara perguruan tinggi, institusi pendidikan, dan para pakar dari berbagai negara dalam pengembangan ilmu pengetahuan

Penulis: Sekar Melati Putri Pratiwi
Dokumentasi: Afiandina Sukma

Read More

Pembukaan Summer School 2026 Departemen Matematika FMIPA UGM Resmi Digelar, Bahas Kriptografi Pascakuantum dan Keamanan Siber

Departemen Matematika Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA) Universitas Gadjah Mada (UGM) resmi membuka rangkaian kegiatan Summer School 2026 on Post Quantum Cryptography, Cybersecurity, Analysis and Probability  pada Senin (13/7) di Auditorium Herman Johannes, FMIPA UGM. Program ini dijadwalkan berlangsung hingga 31 Juli 2026 mendatang dan menjadi forum bagi akademisi, peneliti, serta mahasiswa dari berbagai negara untuk bertukar pengetahuan mengenai kriptografi pascakuantum, keamanan siber, teori pengkodean, analisis, dan probabilitas.

Summer School 2026 merupakan kelanjutan dari penyelenggaraan Summer School 2023 dan CIMPA School 2025. Kegiatan ini diselenggarakan melalui kolaborasi Departemen Matematika FMIPA UGM bersama Politeknik Siber dan Sandi Negara (Poltek SSN), Telkom University, dan Universitas Sanata Dharma.

Selama hampir tiga pekan, peserta akan mengikuti empat kelompok materi utama, yaitu Post Quantum Cryptography, Cybersecurity, Coding Theory, serta Analysis and Probability. Pembelajaran mencakup berbagai topik, mulai dari kriptografi berbasis lattice dan code, keamanan sistem dan jaringan, keamanan basis data, hingga analisis fungsional, teori probabilitas, dan proses stokastik.

Materi akan disampaikan oleh akademisi dari berbagai perguruan tinggi dunia, di antaranya Nanyang Technological University (Singapura), Ajou University (Korea Selatan), University of Madeira (Portugal), Aligarh Muslim University (India), Universiti Putra Malaysia, VinUniversity (Vietnam), Linnaeus University (Swedia), University of the Witwatersrand (Afrika Selatan), serta sejumlah perguruan tinggi di Indonesia.

Selain perkuliahan, Summer School 2026 juga akan diisi dengan presentasi hasil penelitian mahasiswa, seminar bersama, kunjungan akademik ke Museum Sandi dan UGM Techno Park, serta berbagai kegiatan akademik dan budaya yang telah dijadwalkan hingga penutupan pada 31 Juli 2026 tersebut. Melalui penyelenggaraan program ini, Departemen Matematika FMIPA UGM bersama institusi mitra berupaya memperkuat jejaring kolaborasi internasional sekaligus mendorong pengembangan riset di bidang matematika, kriptografi, dan keamanan siber.

Penyelenggaraan Summer School 2026 ini sejalan dengan komitmen FMIPA UGM dalam mendukung Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya SDG 4 (Pendidikan Berkualitas) melalui penyediaan forum pembelajaran dan pertukaran pengetahuan bertaraf internasional, SDG 9 (Industri, Inovasi, dan Infrastruktur) dengan mendorong pengembangan riset di bidang kriptografi pascakuantum dan keamanan siber, serta SDG 17 (Kemitraan untuk Mencapai Tujuan) melalui kolaborasi dengan berbagai perguruan tinggi dan institusi dari dalam maupun luar negeri. Sinergi tersebut diharapkan dapat memperkuat kapasitas riset, memperluas jejaring akademik global, serta menghasilkan inovasi yang mampu menjawab tantangan perkembangan teknologi digital di masa depan.

Penulis: Inna Mutifah
Fotografer: Afiandina Sukma

Read More

Mahasiswa FMIPA UGM Kembangkan Fuel Booster dari Limbah Baterai Ni-MH melalui Pendekatan Ekonomi Sirkular

Limbah baterai Nickel-Metal Hydride (Ni-MH) menjadi salah satu jenis limbah yang berpotensi mencemari lingkungan apabila tidak dikelola dengan baik. Di sisi lain, kebutuhan bahan bakar di sektor transportasi masih didominasi oleh energi fosil yang menghasilkan emisi gas buang. Berangkat dari dua tantangan tersebut, tim Program Kreativitas Mahasiswa (PKM) yang diketuai mahasiswa Departemen Kimia FMIPA UGM mengembangkan inovasi pemanfaatan limbah baterai Ni-MH sebagai bahan baku pembuatan katalis untuk menghasilkan aditif bahan bakar diesel yang lebih ramah lingkungan.

Penelitian yang berjudul Transformasi Limbah Baterai Nikel-Logam Hidrida Menjadi Katalis Ni/Karbon Aktif untuk Aditif Solar Berbasis Butanol mengusung konsep ekonomi sirkular dengan memanfaatkan kembali logam nikel dari baterai bekas menjadi material yang memiliki nilai tambah.

Ketua tim, Fidel Faj’ri, menjelaskan bahwa penelitian ini berfokus pada pemanfaatan nikel hasil daur ulang limbah baterai sebagai komponen utama dalam pengembangan katalis. Katalis tersebut kemudian dimanfaatkan untuk menghasilkan senyawa yang berpotensi digunakan sebagai fuel booster atau aditif pada bahan bakar solar. Selanjutnya, produk yang diperoleh dievaluasi melalui berbagai pengujian guna mengetahui karakteristik dan potensi penerapannya sebagai aditif bahan bakar.

Tim PKM ini terdiri atas Fidel Faj’ri (Kimia FMIPA 2024) sebagai ketua, Arashi Yuko Naeri (Kimia FMIPA 2024), Olga Fitriyaningtyas (Kimia FMIPA  2024), Jingga Rohmaningsih (Teknik Kimia FT 2024) serta Arghia Kalulla (Teknologi Pangan dan Hasil Pertanian FTP 2025). Kolaborasi lintas disiplin tersebut menjadi kekuatan tim dalam mengembangkan solusi inovatif yang menghubungkan aspek material, energi, dan keberlanjutan.

Penelitian ini selaras dengan Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs), terutama SDG 7 (Energi Bersih dan Terjangkau) melalui pengembangan aditif bahan bakar yang berpotensi meningkatkan efisiensi pembakaran, SDG 9 (Industri, Inovasi, dan Infrastruktur) melalui inovasi pemanfaatan material hasil daur ulang menjadi katalis bernilai tambah, SDG 12 (Konsumsi dan Produksi yang Bertanggung Jawab) dengan menerapkan prinsip circular economy dalam pengelolaan limbah baterai, serta SDG 13 (Penanganan Perubahan Iklim) karena penelitian ini ditujukan untuk mendukung upaya pengurangan dampak lingkungan dari limbah dan emisi sektor transportasi.

Penulis: Inna Mutifah
>Fotografer: Afiandina Sukma

Read More

FMIPA UGM Hadirkan Sains yang Membumi : Laboratorium Kimia Organik Inspirasi Guru dan Siswa Kediri melalui Inovasi Pemanfaatan Bahan Alam Indonesia

Pengabdian kepada Masyarakat Dorong Literasi Sains, Kimia Hijau, dan Lahirnya Generasi Saintis Masa Depan

Kediri – Komitmen Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Universitas Gadjah Mada (FMIPA UGM) dalam menghadirkan ilmu pengetahuan yang berdampak nyata bagi masyarakat kembali diwujudkan melalui kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat Laboratorium Kimia Organik, Departemen Kimia FMIPA UGM bertajuk “Workshop Peningkatan Kapasitas Guru dan Siswa SMA: Bahan Alam Asli Indonesia, Manfaat dan Sumber Belajar Tanpa Batas” yang diselenggarakan pada Jumat, 26 Juni 2026 di SMA Negeri 1 Kediri. Kegiatan ini diikuti oleh 50 guru Kimia anggota MGMP Kabupaten dan Kota Kediri serta 100 siswa SMA dari berbagai sekolah di wilayah Kediri.

Acara dibuka oleh Kepala Dinas Pendidikan Kota Kediri, Adi Prayitno, S.Pd., M.M., didampingi Kepala Laboratorium Kimia Organik Departemen Kimia FMIPA UGM, Dr. Endang Astuti, M.Si., serta dihadiri para dosen dan peneliti Departemen Kimia FMIPA UGM. Kolaborasi antara perguruan tinggi, pemerintah daerah, dan sekolah ini menjadi wujud nyata sinergi dalam meningkatkan kualitas pendidikan sains di Indonesia.

Menghubungkan Riset Kampus dengan Ruang Kelas

Mengusung semangat pemanfaatan kekayaan hayati Indonesia sebagai sumber belajar, workshop menghadirkan empat materi utama yang disampaikan oleh para pakar Departemen Kimia FMIPA UGM.

Sesi pertama dibawakan oleh Prof. Dra. Tutik Dwi Wahyuningsih, M.Si., Ph.D. mengenai implementasi Kimia Hijau (Green Chemistry) dalam pembelajaran SMA. Peserta diajak memahami bagaimana prinsip-prinsip kimia dapat diterapkan secara aman, efisien, dan ramah lingkungan.

Selanjutnya, Prof. Drs. Jumina, Ph.D. memperkenalkan potensi pewarna alami Indonesia sebagai media pembelajaran sekaligus produk bernilai tambah. Materi dilanjutkan oleh Prof. Drs. Bambang Purwono, M.Sc., Ph.D. yang menjelaskan inovasi pemanfaatan zat warna alami sebagai chemosensor untuk mendeteksi perubahan pH dan berbagai parameter kimia lainnya.

Pada sesi berikutnya, Respati Tri Swasono, S.Si., M.Phil., Ph.D. memperkenalkan konsep dasar minyak atsiri, teknik ekstraksi sederhana, serta berbagai peluang implementasinya sebagai bahan praktikum kimia yang mudah diterapkan di sekolah.

Sebagai puncak kegiatan, peserta mengikuti praktikum interaktif yang dipandu oleh Dr. M. Idham Darussalam, S.Si., M.Sc. bersama Dr. Sc. Robby Noor Cahyono, M.Sc. Guru dan siswa mempraktikkan pembuatan parfum berbasis minyak atsiri, eksplorasi indikator pH dari bahan alam, hingga berbagai eksperimen sederhana yang dapat direplikasi menggunakan peralatan laboratorium sekolah.

Menginspirasi Generasi Saintis Masa Depan

Tidak hanya untuk guru, Departemen Kimia FMIPA UGM juga menghadirkan rangkaian kegiatan khusus bagi siswa melalui program “Fun Chemistry, Campus Sharing, and Future Scientist Inspiration.”

Siswa memperoleh wawasan mengenai kehidupan kampus, program studi di FMIPA UGM, prospek karier lulusan, hingga strategi sukses memasuki perguruan tinggi melalui sesi yang disampaikan oleh Prof. Dr. Winarto Haryadi dan Sugeng Triono, M.Si.

Salah satu sesi yang paling dinantikan adalah Fun Chemistry yang dipandu oleh Dr. Deni Pranowo, M.Si. Melalui pendekatan experiential learning, siswa mengikuti demonstrasi reaksi kimia sederhana, memanfaatkan zat warna alami sebagai indikator pH, serta membuat lilin aromaterapi dari bahan-bahan yang dekat dengan kehidupan sehari-hari. Pendekatan ini memperlihatkan bahwa kimia bukan sekadar kumpulan rumus, melainkan ilmu yang relevan dan menyenangkan.

“Melalui program ini kami ingin memperkenalkan dunia kimia dengan cara yang lebih menarik. Kami berharap siswa semakin termotivasi untuk mencintai sains, mengenal kehidupan kampus, dan memiliki cita-cita menjadi ilmuwan di masa depan,” ujar Dr. Deni Pranowo, M.Si., Ketua Tim Pengabdian kepada Masyarakat Laboratorium Kimia Organik FMIPA UGM.

Senada dengan hal tersebut, Sudjiono, S.Pd., M.Pd., Pembina MGMP Kimia Kabupaten dan Kota Kediri, menyampaikan apresiasinya.

“Kehadiran para dosen dan peneliti dari UGM menjadi motivasi tersendiri bagi guru maupun siswa. Kami berharap kolaborasi seperti ini dapat terus berlanjut sehingga kualitas pembelajaran kimia di sekolah semakin meningkat dan semakin banyak siswa yang tertarik menekuni dunia sains.”

Antusiasme peserta pun sangat tinggi. Julita Sulistya Eka dari SMA Negeri 1 Kediri mengungkapkan bahwa kegiatan tersebut mengubah pandangannya terhadap kimia yang selama ini dianggap sulit menjadi ilmu yang dekat dengan kehidupan sehari-hari. Sementara itu, Yemima Brenda Chrissia dari SMA Negeri 1 Pare berharap pengalaman tersebut menjadi langkah awal untuk mewujudkan cita-citanya melanjutkan studi di UGM.

Kontribusi Nyata terhadap Sustainable Development Goals (SDGs)

Program pengabdian ini menjadi implementasi nyata komitmen FMIPA UGM dalam mendukung SDGs 4: Pendidikan Berkualitas (Quality Education) melalui peningkatan kompetensi guru, penguatan literasi sains, serta pembelajaran berbasis pengalaman.

Lebih jauh, pengenalan konsep Green Chemistry dan pemanfaatan sumber daya hayati Indonesia juga mendukung SDGs 12: Konsumsi dan Produksi yang Bertanggung Jawab, dengan mendorong penggunaan bahan alam yang aman dan berkelanjutan, serta SDGs 13: Penanganan Perubahan Iklim, melalui edukasi mengenai praktik kimia yang lebih ramah lingkungan.

Melalui pendekatan tersebut, FMIPA UGM menunjukkan bahwa sains tidak hanya berkembang di laboratorium, tetapi juga menjadi solusi nyata bagi pendidikan, lingkungan, dan pembangunan masyarakat.

Memperkuat Sinergi Menuju Indonesia Emas 2045

Kegiatan ini menegaskan peran Departemen Kimia FMIPA UGM sebagai institusi yang tidak hanya unggul dalam pendidikan dan penelitian, tetapi juga aktif mentransformasikan hasil riset menjadi manfaat nyata bagi masyarakat. Bagi para alumni, capaian ini menjadi kebanggaan bahwa almamater terus memperluas dampaknya di tingkat nasional. Bagi mitra, kegiatan ini membuka peluang kolaborasi strategis dalam pengembangan pendidikan berbasis riset. Sementara bagi calon mahasiswa, atmosfer akademik yang inovatif dan aplikatif menjadi gambaran nyata pengalaman belajar di FMIPA UGM.

Ke depan, Laboratorium Kimia Organik Departemen Kimia FMIPA UGM berkomitmen untuk terus memperluas jejaring kemitraan dengan sekolah, pemerintah daerah, industri, dan masyarakat sehingga inovasi berbasis sains dapat semakin berkontribusi dalam membangun sumber daya manusia unggul dan mewujudkan Indonesia Emas 2045.

Penulis: Deni Pranowo
Editor: Robby
Fotografer: Harno DP, Robby NC

Read More

FMIPA UGM dan Management University Kamboja Teken MoU untuk Perkuat Kerja Sama Akademik dan Riset

Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA) Universitas Gadjah Mada menerima kunjungan delegasi Management University, Kamboja, pada Rabu (25/6). Kunjungan tersebut menjadi bagian dari penandatanganan nota kesepahaman (MoU) yang menandai komitmen kedua institusi dalam memperkuat kemitraan di bidang pendidikan, penelitian, dan pengembangan akademik.

Kegiatan yang berlangsung di Fakultas MIPA UGM ini dihadiri oleh Dekan FMIPA UGM, Prof. Dr.Eng. Kuwat Triyana, M.Si., Wakil Dekan Bidang Alumni, Kerjasama, dan Inovasi, Prof. Fajar Adi Kusumo, Daniel Oscar Baskoro selaku ketua Kamipagama, serta perwakilan dari sejumlah departemen di FMIPA UGM, yakni Danang Teguh Qoyyimi, S.Si., M.Sc., Ph.D. dari Departemen Matematika, Prof. Dr.rer.nat Nurul Hidayat Aprilita, S.Si., M.Si. dari Departemen Kimia, dan Dr. rer. nat. Herlan Darmawan, M.Sc. dari Departemen Fisika. 

Dalam kesempatan tersebut, masing-masing departemen memperkenalkan bidang keunggulan, fokus pendidikan, serta aktivitas penelitian yang dikembangkan di FMIPA UGM. Paparan tersebut memberikan gambaran mengenai kapasitas dan potensi yang dimiliki FMIPA UGM untuk mendukung berbagai program kemitraan internasional.

Ketua Departemen Matematika, Danang Teguh Qoyyimi, S.Si., M.Sc., Ph.D., turut memaparkan sejumlah bidang kepakaran yang dikembangkan di Departemen Matematika, termasuk matematika finansial, asuransi, dan manajemen risiko. Berbagai bidang tersebut dinilai memiliki relevansi yang kuat dalam mendukung pengambilan keputusan berbasis data, pengelolaan risiko, serta pengembangan sektor keuangan dan layanan publik.

“Selain memperkuat aspek teoretis, kami juga mengembangkan berbagai bidang terapan yang relevan dengan kebutuhan masyarakat dan dunia industri. Dalam pengembangan tersebut, kami menjalin kolaborasi dengan berbagai fakultas di UGM, termasuk Fakultas Ekonomika dan Bisnis serta Fakultas Hukum. Pendekatan multidisiplin ini membuka banyak peluang untuk membangun kerja sama yang lebih luas dengan berbagai mitra, baik di tingkat nasional maupun internasional,” jelas Danang.

Dalam sesi diskusi, kedua institusi turut membahas berbagai peluang yang dapat dikembangkan pada masa mendatang, mulai dari penelitian bersama, pertukaran akademik, hingga penyelenggaraan program pendidikan. Berbagai bidang yang memiliki irisan dengan fokus keilmuan Management University turut menjadi bagian dari pembahasan sebagai potensi pengembangan program bersama di masa depan.

Delegasi Management University menyambut baik berbagai peluang tersebut dan berharap kemitraan yang terjalin dapat memberikan manfaat bagi kedua institusi. Melalui penandatanganan MoU ini, FMIPA UGM dan Management University Kamboja diharapkan dapat memperluas jejaring internasional serta mendorong lahirnya berbagai inovasi yang memberikan dampak positif bagi masyarakat global.

Kegiatan ini turut mendukung pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya SDG 4 (Pendidikan Berkualitas) melalui penguatan kerja sama akademik dan pertukaran pengetahuan antarperguruan tinggi lintas negara. Selain itu, kolaborasi dalam bidang penelitian dan pengembangan inovasi berkontribusi pada SDG 9 (Industri, Inovasi, dan Infrastruktur) dengan mendorong terciptanya riset yang relevan terhadap tantangan global. Kemitraan antara FMIPA UGM dan Management University Kamboja juga mencerminkan implementasi SDG 17 (Kemitraan untuk Mencapai Tujuan) melalui pembangunan jejaring internasional yang mendukung pengembangan pendidikan tinggi, penelitian, dan kapasitas sumber daya manusia secara berkelanjutan.

Penulis: Inna Mutifah
Fotografer: Afiandina Sukma

Read More

FMIPA UGM Gelar Pelatihan Pendampingan Psikologi untuk Perkuat Dukungan Kesehatan Mental Mahasiswa

Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA) Universitas Gadjah Mada (UGM) menyelenggarakan Pelatihan Pendampingan Psikologi dalam Menghadapi Mahasiswa Bermasalah dan Isu Kesehatan Mental pada Rabu (24/6) di Auditorium RMJT Soehakso FMIPA UGM. Kegiatan ini diselenggarakan sebagai upaya meningkatkan pemahaman dan keterampilan dosen serta tenaga kependidikan dalam memberikan pendampingan yang tepat bagi mahasiswa.

Pelatihan yang diikuti oleh dosen dan tenaga kependidikan di lingkungan FMIPA UGM ini terdiri atas sesi teori dan praktik. Sesi pertama disampaikan oleh Diana Setiyawati, M.HSc.Psy., Ph.D., Psikolog, direktur Center for Public Mental Health (CPMH) UGM, yang membahas berbagai aspek dasar pendampingan psikologis. Materi yang disampaikan mencakup pentingnya mengenali tanda-tanda awal permasalahan yang dialami mahasiswa, memahami batasan peran dosen dan tenaga kependidikan dalam pendampingan, serta strategi komunikasi yang tepat dalam memberikan dukungan kepada mahasiswa.

Pada sesi kedua, peserta mengikuti praktik melalui metode role play yang melibatkan tiga trainer dari CPMH UGM. Selain itu, kegiatan ini dipandu oleh Nurul Hidayati, S.Psi., M.Psi., Psikolog dan Anggit Nursasmito, S.Psi. Dalam sesi tersebut, peserta dibagi ke dalam beberapa kelompok dan diberikan berbagai studi kasus yang menggambarkan situasi yang berpotensi ditemui dosen maupun tenaga kependidikan dalam proses pendampingan mahasiswa.

Salah satu studi kasus yang dibahas menggambarkan seorang mahasiswa yang mengalami perubahan perilaku secara tiba-tiba, mulai dari menurunnya partisipasi di kelas, keterlambatan mengumpulkan tugas, hingga kesulitan berkomunikasi dengan teman sekelompoknya. Melalui simulasi tersebut, peserta berlatih mengidentifikasi tanda-tanda awal permasalahan serta melakukan pendekatan yang tepat melalui percakapan secara personal.

Kasus lain menyoroti mahasiswa berprestasi yang mengalami kesulitan menerima masukan dan cenderung mendominasi diskusi akademik. Melalui simulasi ini, peserta berlatih membangun komunikasi yang mampu mendorong refleksi diri tanpa menghakimi mahasiswa. Selain itu, peserta juga diberikan studi kasus mengenai mahasiswa yang menjadikan dosen sebagai tempat curhat utama hingga melampaui batas relasi akademik. Dari kasus tersebut, peserta diajak memahami pentingnya menjaga batas profesional sekaligus tetap memberikan dukungan yang dibutuhkan mahasiswa.

Melalui pelatihan ini, FMIPA UGM berharap dosen dan tenaga kependidikan memiliki bekal yang lebih baik dalam merespons berbagai permasalahan mahasiswa. Dengan demikian, lingkungan belajar yang aman, sehat, inklusif, dan kondusif bagi perkembangan akademik maupun kesejahteraan mental mahasiswa dapat terus terwujud.

Kegiatan pelatihan ini sejalan dengan komitmen FMIPA UGM dalam mendukung pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya SDG 3 (Kehidupan Sehat dan Sejahtera) melalui upaya peningkatan kesehatan mental dan kesejahteraan mahasiswa di lingkungan pendidikan tinggi. Selain itu, pelatihan ini juga berkontribusi pada SDG 4 (Pendidikan Berkualitas) dengan memperkuat kapasitas dosen dan tenaga kependidikan dalam menciptakan lingkungan belajar yang aman, inklusif, dan mendukung perkembangan mahasiswa secara holistik. Melalui penguatan kompetensi pendampingan psikologis, FMIPA UGM berupaya membangun ekosistem pendidikan yang tidak hanya berorientasi pada prestasi akademik, tetapi juga pada kesejahteraan mental seluruh sivitas akademika.

Penulis: Inna Mutifah
Fotografer: Ade Ayu Faradilla, Inna Mutifah

Read More

Delegasi Mahasiswa Fakultas MIPA UGM Ukir Prestasi Gemilang di ONMIPA-PT 2026

Babak final Olimpiade Nasional Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Perguruan Tinggi (ONMIPA-PT) 2026 telah usai digelar di Universitas Airlangga, Surabaya, pada 8–12 Juni 2026. Sebanyak 260 finalis dari 85 perguruan tinggi mengikuti kompetisi yang diselenggarakan oleh Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi ini. Empat bidang yang dipertandingkan yaitu Matematika, Fisika, Kimia, dan Biologi.

Dari total peserta nasional tersebut, Universitas Gadjah Mada mengirimkan sejumlah delegasi yang tersebar di empat bidang keilmuan. Berdasarkan data yang dihimpun, berikut adalah delegasi mahasiswa dari Fakultas MIPA UGM beserta capaian mereka:

Bidang Matematika
– Fajar Arif Shodiqin – Medali Emas
– Aditya Yoga Sadana – Honorable Mention
– Asif Tijani Ahmad – Finalist
– Ikhsanudin Muhammad Nurzaini – Finalist

Bidang Fisika
– Imaduddin Akmal – Medali Perunggu
– Mohammad Fajar Maulid – Medali Perunggu
– Syamsul Ma’Arif – Medali Perunggu
– Pati Imanuel Lowri Wartuni – Finalist

Bidang Kimia
– Jonathan Aaron Gunawan – Medali Perunggu
– Anton Triyono – Honorable Mention
– Muhammad Ainur Ridho Firdausy – Finalist

Merujuk pada jadwal resmi panitia nasional, tahapan ONMIPA-PT 2026 dimulai dari pendaftaran dan seleksi tingkat universitas pada Maret–April 2026. Seleksi wilayah berlangsung hingga pertengahan Mei, yang kemudian menyaring peserta untuk maju ke babak final nasional. UGM, sebagaimana perguruan tinggi lainnya, melalui proses tersebut sebelum akhirnya mengirimkan delegasi ke Surabaya.

Berdasarkan informasi yang diperoleh, persiapan kontingen UGM dilakukan melalui pembinaan rutin di tingkat fakultas. Kegiatan ini mencakup pendalaman materi, simulasi ujian, dan pembahasan soal-soal tahun sebelumnya. Pola pembinaan tersebut merupakan bagian dari upaya fakultas untuk mendukung mahasiswa dalam menghadapi kompetisi berskala nasional.

Apresiasi sebesar-besarnya kepada seluruh mahasiswa delegasi atas kesungguhan mereka selama rangkaian seleksi dan final, serta kepada dosen pembimbing dan staf yang terlibat dalam proses persiapan. Capaian ini menjadi salah satu pencatatan penting bagi FMIPA UGM dalam kontribusinya terhadap pengembangan sains di tingkat nasional.

Partisipasi dan capaian mahasiswa FMIPA UGM dalam ONMIPA-PT 2026 ini sejalan dengan komitmen perguruan tinggi terhadap pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (Sustainable Development Goals/SDGs), khususnya pada SDG 4 (Pendidikan Berkualitas) melalui penguatan kompetensi akademik di bidang sains, serta SDG 9 (Industri, Inovasi, dan Infrastruktur) melalui pembinaan talenta muda yang berpotensi mendorong inovasi di masa depan. Selain itu, keterlibatan dalam kompetisi berskala nasional ini juga merefleksikan SDG 17 (Kemitraan untuk Mencapai Tujuan) , mengingat kolaborasi antarperguruan tinggi dan dengan pemerintah dalam ajang ONMIPA-PT menjadi salah satu wujud kerja sama ekosistem pendidikan tinggi di Indonesia.

Penulis: Inna Mutifah
Editor: Meitha Eka Nur Khasanah
Foto: Komunitas ONMIPA UGM

Read More
Translate