Search

UNIVERSITAS GADJAH MADA FACULTY OF MATHEMATICS AND NATURAL SCIENCES 

Search

UNIVERSITAS GADJAH MADA FACULTY OF MATHEMATICS AND NATURAL SCIENCES 

Search

UNIVERSITAS GADJAH MADA FACULTY OF MATHEMATICS AND NATURAL SCIENCES 

mipa

Sinergi 17 Tahun: LFPS FMIPA UGM Perkuat Kemandirian Energi di Blok Rokan

Yogyakarta, 13 Februari 2026 – Langkah nyata dalam mewujudkan kemandirian energi nasional kembali ditorehkan oleh FMIPA UGM. Hari ini, FMIPA UGM menerima kunjungan tim geologist dan geophysicist dari fungsi Development Planning PT Pertamina Hulu Rokan (PHR) dalam rangka pelaksanaan Kick-off Meeting Swakelola Studi Akuisisi dan Processing Passive Seismic.

FMIPA UGM diwakili langsung oleh Dekan, Prof. Kuwat Triyana, serta Wakil Dekan Bidang Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat, Wiwit Suryanto, yang sekaligus bertindak sebagai Ketua Tim Pelaksana Studi. Pertemuan ini menjadi momentum penting untuk menyelaraskan rencana kerja, ruang lingkup, serta jadwal pelaksanaan studi yang akan berjalan selama tujuh bulan ke depan.

Proyek strategis ini akan dilaksanakan oleh Tim Low Frequency Passive Seismic (LFPS) FMIPA UGM. Penggunaan teknologi LFPS merupakan hasil dari dedikasi riset jangka panjang yang telah terjalin selama lebih dari 17 tahun antara Upstream Innovation Pertamina dan Laboratorium Geofisika FMIPA UGM.

Mengapa Studi Ini Penting?

Teknologi LFPS merupakan inovasi karya anak bangsa yang telah terbukti andal. Metode ini telah diterapkan di berbagai lapangan migas domestik, mulai dari Aceh hingga Papua. Bahkan, teknologi hasil kolaborasi Pertamina–UGM ini juga telah menembus kancah internasional, termasuk di lapangan migas Pertamina di Aljazair.

Prestasi metode LFPS di tingkat global tersebut memperoleh apresiasi tinggi dari Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral melalui penghargaan Dharma Karya Energi Tahun 2021, yang diberikan kepada PC Prove Elang Gurun dalam sinergi dengan Upstream Innovation. Penghargaan ini menjadi pengakuan atas keberhasilan kolaborasi industri–perguruan tinggi dalam menghasilkan teknologi berkelas dunia yang memberikan kontribusi nyata bagi kedaulatan energi nasional.

Kini, LFPS kembali dipercaya untuk mendukung optimasi pengembangan lapangan minyak di wilayah kerja PHR, termasuk Blok Rokan yang memiliki peran strategis dalam menjaga produksi nasional. Kepercayaan ini menegaskan bahwa inovasi yang lahir dari laboratorium kampus mampu memberikan dampak langsung bagi industri energi nasional.

FMIPA UGM berkomitmen untuk terus menjadi mitra inovasi industri, memastikan bahwa setiap penelitian tidak berhenti pada publikasi ilmiah semata, tetapi bertransformasi menjadi solusi aplikatif yang mendukung ketahanan dan kemandirian energi Indonesia.

#FMIPAUGM #GeofisikaUGM #PertaminaHuluRokan #EnergiNasional #SinergiKampusIndustri #LFPS #InovasiIndonesia

Read More

Dosen dan Mahasiswa FMIPA UGM Mengembangkan Model Berbasis AI untuk Analisis Pascagempa dan Mitigasi Bencana Seismik

Gempa bumi berkekuatan 6,4 M yang berpusat di Pacitan, Jawa Timur, belum lama ini menjadi perhatian luas masyarakat. Pasalnya, getaran yang ditimbulkan dapat  dirasakan hingga ke berbagai daerah di Jawa Tengah dan Daerah Istimewa Yogyakarta.

Sehubungan dengan kondisi tersebut, penelitian yang telah dilakukan pada tahun 2025 oleh dosen dan mahasiswa Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA) Universitas Gadjah Mada menjadi relevan, utamanya untuk mendukung upaya analisis pascagempa dan pengurangan risiko bencana seismik.

Penelitian tersebut dikembangkan oleh tim yang terdiri dari mahasiswa dan dosen FMIPA UGM yaitu Dr. Ir. Ari Fadli, S.T., M.Eng., IPM (Departemen Ilmu Komputer dan Elektronika), Prof. Dr. Tri Kuntoro Priyambodo , M.Sc. (Departemen Ilmu Komputer dan Elektronika), Dr. Assoc. Prof. Dr. Agfianto Eko Putra, M.Si. (Departemen Ilmu Komputer dan Elektronika), dan Dr.rer.nat. Wiwit Suryanto, S.Si., M.Si. (Departemen Fisika).

Melalui penelitian ini, telah dikembangkan sebuah model kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI) bernama ConvBiLSTM-Net, yang dirancang untuk menganalisis parameter utama gempa bumi, meliputi magnitudo, kedalaman, serta lokasi pusat gempa (episenter). Model ini menggabungkan analisis pola ruang (spasial) dan pola waktu (temporal) dari data historis gempa bumi serta informasi kepadatan sesar aktif di Indonesia.

Pendekatan yang dikembangkan sangat bermanfaat dalam tahapan pascagempa, antara lain untuk menganalisis kemungkinan gempa susulan, mengidentifikasi wilayah yang masih berpotensi berisiko, serta meningkatkan ketelitian pemetaan kerawanan gempa.

Hasil penelitian tersebut menunjukkan bahwa ConvBiLSTM-Net memiliki kinerja yang lebih unggul dibandingkan berbagai model pembelajaran mesin lainnya. Model ini dinilai lebih akurat dan stabil dalam mengenali pola lokasi episenter gempa, yang merupakan aspek penting dalam mitigasi bencana.

Dalam kaitannya dengan kebijakan kebencanaan nasional, riset ini dapat menjadi rujukan ilmiah bagi lembaga seperti BMKG dan BNPB, khususnya dalam memperkuat analisis pascagempa, evaluasi risiko wilayah terdampak, serta pengembangan sistem peringatan dini berbasis data.

Secara keseluruhan, riset ini mendukung pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya SDG 9 (Industri, Inovasi, dan Infrastruktur) melalui pemanfaatan teknologi kecerdasan buatan, SDG 11 (Kota dan Permukiman Berkelanjutan) dalam memperkuat ketangguhan wilayah terhadap risiko gempa, dan SDG 13 (Penanganan Perubahan Iklim) yang mendorong peningkatan kapasitas adaptif terhadap bencana alam.

Penulis: Inna Mutifah
Editor: Meitha Eka Nur Khasanah

Read More

Lift Lantai 1 Departemen Kimia FMIPA UGM Diresmikan

Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA) Universitas Gadjah Mada meresmikan lift lantai 1 di Departemen Kimia pada Senin (9/2/2026). Peresmian dilakukan langsung oleh Dekan FMIPA UGM dan dihadiri jajaran dekanat, perwakilan senat fakultas, serta sivitas akademika FMIPA UGM.

Kegiatan diawali dengan pembukaan, dilanjutkan dengan laporan dari pihak pengadaan. Dalam laporannya, perwakilan Kantor Pengadaan FMIPA UGM, Agung Nugroho, S.T., M.Sc., menyampaikan bahwa pembangunan lift ini merupakan bagian dari upaya peningkatan fasilitas penunjang aktivitas akademik. Ia juga membuka ruang evaluasi yang akan dijadikan bahan perbaikan ke depan.

Dalam sambutannya, Dekan FMIPA UGM menyampaikan rasa syukur atas perkembangan infrastruktur di lingkungan FMIPA. Ia menekankan bahwa pertumbuhan gedung dengan elevasi yang berbeda-beda menjadi perhatian serius fakultas dalam menciptakan lingkungan yang lebih ramah dan inklusif.

Lebih lanjut, Dekan berharap lift ini dapat dimanfaatkan secara optimal, khususnya oleh dosen Departemen Kimia dan Matematika, terutama para dosen senior serta sivitas akademika yang memiliki keterbatasan kesehatan. Ia juga mengajak seluruh pihak untuk merawat fasilitas bersama agar dapat terus memberikan manfaat jangka panjang.

“Yang penting kita rawat bersama sama sehingga menjadi lebih baik,” ujar Dekan FMIPA UGM.

Peresmian lift ditandai dengan pemotongan pita oleh Dekan FMIPA UGM bersama Wakil Senat Fakultas. Momentum ini menjadi simbol komitmen FMIPA UGM dalam meningkatkan aksesibilitas dan kenyamanan lingkungan akademik guna menunjang kelancaran kegiatan pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat.

Pembangunan dan peresmian lift ini sejalan dengan tujuan Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya SDG 9 (Industri, Inovasi, dan Infrastruktur) melalui penyediaan infrastruktur kampus yang andal dan berkelanjutan, serta SDG 10 (Berkurangnya Kesenjangan) dengan menghadirkan fasilitas yang lebih inklusif bagi seluruh sivitas akademika tanpa terkecuali.

Penulis: Meitha Eka NurhasanahTop of Form
Dokumentasi: Daffa

Read More

PARE Spring School 2026 Resmi Digelar di Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam UGM

Penyelenggaraan program PARE Spring School resmi dimulai pada Jumat, 6 Februari 2026,  bertempat di Ruang Multimedia, Departemen Kimia, FMIPA UGM. Kegiatan ini diikuti oleh konsorsium yang terdiri dari delapan universitas di tiga negara, yaitu Indonesia (UGM, ITB, IPB University), Jepang (Hokkaido University), dan Thailand (Thammasat University, Chulalongkorn University, Kasetsart University, dan Mahidol University).

Program ini dijadwalkan akan berlangsung selama 12 hari, dimulai sejak tanggal 6 hingga 17 Februari 2026 mendatang. Secara keseluruhan, sebanyak 20 peserta mengikuti program ini secara luring dan 60 peserta lainnya secara online. Peserta yang mengikuti program ini merupakan mahasiswa pascasarjana.

Pada penyelenggaraan hari pertama, Prof. Suherman, S. Si., M.Sc., Ph.D. (Departemen Kimia UGM) dan Assist. Prof. Dr. Maria Stefanie (Hokudai) selaku koordinator acara memberikan pengarahan dan pengenalan awal. Nantinya, para peserta akan mengikuti serangkaian kegiatan termasuk kuliah pakar lintas disiplin, pengambilan sampel air di Sungai Code, kunjungan ke IPAL Bantul, dan analisis sampel di Laboratorium Analitik Departemen Kimia UGM. Selanjutnya, sesi penutupan kegiatan ini akan dilaksanakan di Candi Prambanan.

Program ini sebelumnya berhasil menyorot beberapa fenomena urbanisasi yang cepat di negara-negara ASEAN, yang dinilai berkontribusi menyebabkan beberapa permasalahan seperti berkurangnya ketersediaan bahan bakar fosil, air bersih, sumber daya tanah, serta penurunan kualitas lingkungan.

Pada penyelenggaraan kali ini, tema yang diangkat mengenai dampak aktivitas manusia terhadap lingkungan dan pertanian. Program PARE (Population Activities  Resources Environments) ini menawarkan kesempatan bagi mahasiswa lintas disiplin dan lintas negara dan budaya untuk dapat bekerja sama mengatasi permasalahan yang melalui manajemen dan penggunaan sumber daya alam secara berkelanjutan.

Secara keseluruhan, kegiatan ini selaras dengan pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya SDG 4 (Quality Education) melalui penyelenggaraan pendidikan internasional yang mendorong pertukaran pengetahuan dan peningkatan kapasitas akademik peserta, SDG 13 (Climate Action) dan SDG 15 (Life on Land) melalui pembahasan isu perubahan iklim, pengelolaan lingkungan, serta keberlanjutan sumber daya alam, serta SDG 17 (Partnerships for the Goals) melalui kolaborasi lintas negara dan institusi pendidikan tinggi dalam mendukung pembangunan berkelanjutan secara global.

Penulis: Inna Mutifah
Editor: Meitha Eka Nur Khasanah
Fotografer: Daffa Athatara dan Afiandina Sukma

Read More

FMIPA UGM Kukuhkan 54 Wisudawan & Wisudawati Pascasarjana Periode II 2025/2026

Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA) Universitas Gadjah Mada (UGM) menyelenggarakan Wisuda Pascasarjana Periode II Tahun Akademik 2025/2026 di Auditorium Herman Yohannes, Selasa (21/1/2026). Sebanyak 54 wisudawan dan wisudawati resmi dikukuhkan, terdiri atas 35 lulusan program magister dan 19 lulusan program doktoral.

Pada program magister, lulusan berasal dari lima program studi, yakni Fisika (5 orang), Ilmu Komputer (9), Kimia (11), Matematika (4), dan Kecerdasan Artifisial (6). Sementara itu, lulusan program doktoral terdiri dari Fisika (2 orang), Ilmu Komputer (5), Kimia (10), dan Matematika (2).

Predikat wisudawan magister terbaik diraih oleh Mandrea Nora dari Program Studi Kimia dengan Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) 3,98. Adapun predikat IPK tertinggi program doktoral diraih oleh Dea Angelia Kamil dengan IPK sempurna, 4,00.

Dalam sambutannya, Prof. Kuwat Triyana selaku Dekan FMIPA UGM berpesan kepada para wisudawan agar senantiasa menjaga nama baik almamater. “Jaga nama baik almamater, Terima kasih dan selamat betkarya, serta sukses selalu untuk adik-adik semuanya,” ujarnya.

Mewakili program magister FMIPA UGM, Mandrea Nora membagikan pengalaman perjalanannya menempuh pendidikan pascasarjana. Ia menceritakan sempat bekerja di sebuah perusahaan farmasi setelah lulus sarjana, sebelum akhirnya memutuskan mendaftar Program Magister menuju Doktor untuk Sarjana Unggul (PMDSU) atas dorongan dosen pembimbingnya.

Keputusan tersebut sempat diiringi keraguan karena ia telah mengundurkan diri dari pekerjaannya sebelum kepastian diterima di program tersebut. “Namun hari ini saya berdiri di sini dengan penuh rasa syukur. Apa yang ditakdirkan tidak akan melewatkan kita,” ungkapnya.

Sementara itu, Dea Angelia Kamil, peraih IPK tertinggi program doktoral, menekankan pentingnya mencintai proses belajar. Menurutnya, pendidikan bukan semata soal kecerdasan, melainkan tentang ketekunan dan hati

Penyelenggaraan wisuda ini menegaskan komitmen UGM dalam mendukung Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs), khususnya poin 4, yakni Pendidikan Berkualitas, melalui penyediaan akses pendidikan tinggi yang bermutu dan membentuk lulusan berdaya saing. Selain itu, kolaborasi lintas unsur kampus, alumni, dan masyarakat mencerminkan implementasi poin 17: tentang Kemitraan untuk Mencapai Tujuan, memastikan kontribusi nyata FMIPA UGM dalam memajukan ilmu pengetahuan dan pembangunan Indonesia.

Penulis : Meitha Eka Nurhasanah
Dokumentasi : Reno

Read More

Prestasi Membanggakan Sania Nadlirotullubba Wisudawan FMIPA UGM dengan IPK Nyaris Sempurna 3,98

Pada Wisuda Sarjana Periode I Tahun Akademik 2025/2026, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA) Universitas Gadjah Mada menorehkan kebanggaan melalui capaian gelar wisudawan terbaik yang diraih oleh Tsania Nadlirotullubba.

Mahasiswi Program Studi Ilmu Komputer tersebut berhasil meraih Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) 3,98, tertinggi di FMIPA UGM pada periode ini. Atas prestasi tersebut, ia juga memperoleh kehormatan untuk menyampaikan orasi pada prosesi wisuda yang diselenggarakan di Auditorium Herman Yohannes FMIPA UGM.

“Banyak dari kita akhirnya merelakan prinsip perfeksionis, beralih pada pemikiran bahwa skripsi yang baik adalah skripsi yang selesai. Kita berhasil karena terus berjalan meski kadang ragu atau ingin menyerah. Hari ini bukan tentang toga dan ijazah, tetapi keberanian untuk tidak menyerah,” ujarnya.

Penyelenggaraan wisuda ini menegaskan komitmen UGM dalam mendukung Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs), khususnya poin 4, yakni Pendidikan Berkualitas, melalui penyediaan akses pendidikan tinggi yang bermutu dan membentuk lulusan berdaya saing.

Kolaborasi lintas unsur kampus, alumni, dan masyarakat mencerminkan implementasi poin 17: tentang Kemitraan untuk Mencapai Tujuan, memastikan kontribusi nyata FMIPA UGM dalam memajukan ilmu pengetahuan dan pembangunan Indonesia.

Penulis : Meitha Eka Nurhasanah
Dokumentasi : Aphrodity Nirmala Putri

Read More

Sinergi 17 Tahun: LFPS FMIPA UGM Perkuat Kemandirian Energi di Blok Rokan

Yogyakarta, 13 Februari 2026 – Langkah nyata dalam mewujudkan kemandirian energi nasional kembali ditorehkan oleh FMIPA UGM. Hari ini, FMIPA UGM menerima kunjungan tim geologist dan geophysicist dari fungsi Development Planning PT Pertamina Hulu Rokan (PHR) dalam rangka pelaksanaan Kick-off Meeting Swakelola Studi Akuisisi dan Processing Passive Seismic.

FMIPA UGM diwakili langsung oleh Dekan, Prof. Kuwat Triyana, serta Wakil Dekan Bidang Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat, Wiwit Suryanto, yang sekaligus bertindak sebagai Ketua Tim Pelaksana Studi. Pertemuan ini menjadi momentum penting untuk menyelaraskan rencana kerja, ruang lingkup, serta jadwal pelaksanaan studi yang akan berjalan selama tujuh bulan ke depan.

Proyek strategis ini akan dilaksanakan oleh Tim Low Frequency Passive Seismic (LFPS) FMIPA UGM. Penggunaan teknologi LFPS merupakan hasil dari dedikasi riset jangka panjang yang telah terjalin selama lebih dari 17 tahun antara Upstream Innovation Pertamina dan Laboratorium Geofisika FMIPA UGM.

Mengapa Studi Ini Penting?

Teknologi LFPS merupakan inovasi karya anak bangsa yang telah terbukti andal. Metode ini telah diterapkan di berbagai lapangan migas domestik, mulai dari Aceh hingga Papua. Bahkan, teknologi hasil kolaborasi Pertamina–UGM ini juga telah menembus kancah internasional, termasuk di lapangan migas Pertamina di Aljazair.

Prestasi metode LFPS di tingkat global tersebut memperoleh apresiasi tinggi dari Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral melalui penghargaan Dharma Karya Energi Tahun 2021, yang diberikan kepada PC Prove Elang Gurun dalam sinergi dengan Upstream Innovation. Penghargaan ini menjadi pengakuan atas keberhasilan kolaborasi industri–perguruan tinggi dalam menghasilkan teknologi berkelas dunia yang memberikan kontribusi nyata bagi kedaulatan energi nasional.

Kini, LFPS kembali dipercaya untuk mendukung optimasi pengembangan lapangan minyak di wilayah kerja PHR, termasuk Blok Rokan yang memiliki peran strategis dalam menjaga produksi nasional. Kepercayaan ini menegaskan bahwa inovasi yang lahir dari laboratorium kampus mampu memberikan dampak langsung bagi industri energi nasional.

FMIPA UGM berkomitmen untuk terus menjadi mitra inovasi industri, memastikan bahwa setiap penelitian tidak berhenti pada publikasi ilmiah semata, tetapi bertransformasi menjadi solusi aplikatif yang mendukung ketahanan dan kemandirian energi Indonesia.

#FMIPAUGM #GeofisikaUGM #PertaminaHuluRokan #EnergiNasional #SinergiKampusIndustri #LFPS #InovasiIndonesia

Read More

Dosen dan Mahasiswa FMIPA UGM Mengembangkan Model Berbasis AI untuk Analisis Pascagempa dan Mitigasi Bencana Seismik

Gempa bumi berkekuatan 6,4 M yang berpusat di Pacitan, Jawa Timur, belum lama ini menjadi perhatian luas masyarakat. Pasalnya, getaran yang ditimbulkan dapat  dirasakan hingga ke berbagai daerah di Jawa Tengah dan Daerah Istimewa Yogyakarta.

Sehubungan dengan kondisi tersebut, penelitian yang telah dilakukan pada tahun 2025 oleh dosen dan mahasiswa Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA) Universitas Gadjah Mada menjadi relevan, utamanya untuk mendukung upaya analisis pascagempa dan pengurangan risiko bencana seismik.

Penelitian tersebut dikembangkan oleh tim yang terdiri dari mahasiswa dan dosen FMIPA UGM yaitu Dr. Ir. Ari Fadli, S.T., M.Eng., IPM (Departemen Ilmu Komputer dan Elektronika), Prof. Dr. Tri Kuntoro Priyambodo , M.Sc. (Departemen Ilmu Komputer dan Elektronika), Dr. Assoc. Prof. Dr. Agfianto Eko Putra, M.Si. (Departemen Ilmu Komputer dan Elektronika), dan Dr.rer.nat. Wiwit Suryanto, S.Si., M.Si. (Departemen Fisika).

Melalui penelitian ini, telah dikembangkan sebuah model kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI) bernama ConvBiLSTM-Net, yang dirancang untuk menganalisis parameter utama gempa bumi, meliputi magnitudo, kedalaman, serta lokasi pusat gempa (episenter). Model ini menggabungkan analisis pola ruang (spasial) dan pola waktu (temporal) dari data historis gempa bumi serta informasi kepadatan sesar aktif di Indonesia.

Pendekatan yang dikembangkan sangat bermanfaat dalam tahapan pascagempa, antara lain untuk menganalisis kemungkinan gempa susulan, mengidentifikasi wilayah yang masih berpotensi berisiko, serta meningkatkan ketelitian pemetaan kerawanan gempa.

Hasil penelitian tersebut menunjukkan bahwa ConvBiLSTM-Net memiliki kinerja yang lebih unggul dibandingkan berbagai model pembelajaran mesin lainnya. Model ini dinilai lebih akurat dan stabil dalam mengenali pola lokasi episenter gempa, yang merupakan aspek penting dalam mitigasi bencana.

Dalam kaitannya dengan kebijakan kebencanaan nasional, riset ini dapat menjadi rujukan ilmiah bagi lembaga seperti BMKG dan BNPB, khususnya dalam memperkuat analisis pascagempa, evaluasi risiko wilayah terdampak, serta pengembangan sistem peringatan dini berbasis data.

Secara keseluruhan, riset ini mendukung pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya SDG 9 (Industri, Inovasi, dan Infrastruktur) melalui pemanfaatan teknologi kecerdasan buatan, SDG 11 (Kota dan Permukiman Berkelanjutan) dalam memperkuat ketangguhan wilayah terhadap risiko gempa, dan SDG 13 (Penanganan Perubahan Iklim) yang mendorong peningkatan kapasitas adaptif terhadap bencana alam.

Penulis: Inna Mutifah
Editor: Meitha Eka Nur Khasanah

Read More

Lift Lantai 1 Departemen Kimia FMIPA UGM Diresmikan

Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA) Universitas Gadjah Mada meresmikan lift lantai 1 di Departemen Kimia pada Senin (9/2/2026). Peresmian dilakukan langsung oleh Dekan FMIPA UGM dan dihadiri jajaran dekanat, perwakilan senat fakultas, serta sivitas akademika FMIPA UGM.

Kegiatan diawali dengan pembukaan, dilanjutkan dengan laporan dari pihak pengadaan. Dalam laporannya, perwakilan Kantor Pengadaan FMIPA UGM, Agung Nugroho, S.T., M.Sc., menyampaikan bahwa pembangunan lift ini merupakan bagian dari upaya peningkatan fasilitas penunjang aktivitas akademik. Ia juga membuka ruang evaluasi yang akan dijadikan bahan perbaikan ke depan.

Dalam sambutannya, Dekan FMIPA UGM menyampaikan rasa syukur atas perkembangan infrastruktur di lingkungan FMIPA. Ia menekankan bahwa pertumbuhan gedung dengan elevasi yang berbeda-beda menjadi perhatian serius fakultas dalam menciptakan lingkungan yang lebih ramah dan inklusif.

Lebih lanjut, Dekan berharap lift ini dapat dimanfaatkan secara optimal, khususnya oleh dosen Departemen Kimia dan Matematika, terutama para dosen senior serta sivitas akademika yang memiliki keterbatasan kesehatan. Ia juga mengajak seluruh pihak untuk merawat fasilitas bersama agar dapat terus memberikan manfaat jangka panjang.

“Yang penting kita rawat bersama sama sehingga menjadi lebih baik,” ujar Dekan FMIPA UGM.

Peresmian lift ditandai dengan pemotongan pita oleh Dekan FMIPA UGM bersama Wakil Senat Fakultas. Momentum ini menjadi simbol komitmen FMIPA UGM dalam meningkatkan aksesibilitas dan kenyamanan lingkungan akademik guna menunjang kelancaran kegiatan pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat.

Pembangunan dan peresmian lift ini sejalan dengan tujuan Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya SDG 9 (Industri, Inovasi, dan Infrastruktur) melalui penyediaan infrastruktur kampus yang andal dan berkelanjutan, serta SDG 10 (Berkurangnya Kesenjangan) dengan menghadirkan fasilitas yang lebih inklusif bagi seluruh sivitas akademika tanpa terkecuali.

Penulis: Meitha Eka NurhasanahTop of Form
Dokumentasi: Daffa

Read More

PARE Spring School 2026 Resmi Digelar di Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam UGM

Penyelenggaraan program PARE Spring School resmi dimulai pada Jumat, 6 Februari 2026,  bertempat di Ruang Multimedia, Departemen Kimia, FMIPA UGM. Kegiatan ini diikuti oleh konsorsium yang terdiri dari delapan universitas di tiga negara, yaitu Indonesia (UGM, ITB, IPB University), Jepang (Hokkaido University), dan Thailand (Thammasat University, Chulalongkorn University, Kasetsart University, dan Mahidol University).

Program ini dijadwalkan akan berlangsung selama 12 hari, dimulai sejak tanggal 6 hingga 17 Februari 2026 mendatang. Secara keseluruhan, sebanyak 20 peserta mengikuti program ini secara luring dan 60 peserta lainnya secara online. Peserta yang mengikuti program ini merupakan mahasiswa pascasarjana.

Pada penyelenggaraan hari pertama, Prof. Suherman, S. Si., M.Sc., Ph.D. (Departemen Kimia UGM) dan Assist. Prof. Dr. Maria Stefanie (Hokudai) selaku koordinator acara memberikan pengarahan dan pengenalan awal. Nantinya, para peserta akan mengikuti serangkaian kegiatan termasuk kuliah pakar lintas disiplin, pengambilan sampel air di Sungai Code, kunjungan ke IPAL Bantul, dan analisis sampel di Laboratorium Analitik Departemen Kimia UGM. Selanjutnya, sesi penutupan kegiatan ini akan dilaksanakan di Candi Prambanan.

Program ini sebelumnya berhasil menyorot beberapa fenomena urbanisasi yang cepat di negara-negara ASEAN, yang dinilai berkontribusi menyebabkan beberapa permasalahan seperti berkurangnya ketersediaan bahan bakar fosil, air bersih, sumber daya tanah, serta penurunan kualitas lingkungan.

Pada penyelenggaraan kali ini, tema yang diangkat mengenai dampak aktivitas manusia terhadap lingkungan dan pertanian. Program PARE (Population Activities  Resources Environments) ini menawarkan kesempatan bagi mahasiswa lintas disiplin dan lintas negara dan budaya untuk dapat bekerja sama mengatasi permasalahan yang melalui manajemen dan penggunaan sumber daya alam secara berkelanjutan.

Secara keseluruhan, kegiatan ini selaras dengan pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya SDG 4 (Quality Education) melalui penyelenggaraan pendidikan internasional yang mendorong pertukaran pengetahuan dan peningkatan kapasitas akademik peserta, SDG 13 (Climate Action) dan SDG 15 (Life on Land) melalui pembahasan isu perubahan iklim, pengelolaan lingkungan, serta keberlanjutan sumber daya alam, serta SDG 17 (Partnerships for the Goals) melalui kolaborasi lintas negara dan institusi pendidikan tinggi dalam mendukung pembangunan berkelanjutan secara global.

Penulis: Inna Mutifah
Editor: Meitha Eka Nur Khasanah
Fotografer: Daffa Athatara dan Afiandina Sukma

Read More

FMIPA UGM Kukuhkan 54 Wisudawan & Wisudawati Pascasarjana Periode II 2025/2026

Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA) Universitas Gadjah Mada (UGM) menyelenggarakan Wisuda Pascasarjana Periode II Tahun Akademik 2025/2026 di Auditorium Herman Yohannes, Selasa (21/1/2026). Sebanyak 54 wisudawan dan wisudawati resmi dikukuhkan, terdiri atas 35 lulusan program magister dan 19 lulusan program doktoral.

Pada program magister, lulusan berasal dari lima program studi, yakni Fisika (5 orang), Ilmu Komputer (9), Kimia (11), Matematika (4), dan Kecerdasan Artifisial (6). Sementara itu, lulusan program doktoral terdiri dari Fisika (2 orang), Ilmu Komputer (5), Kimia (10), dan Matematika (2).

Predikat wisudawan magister terbaik diraih oleh Mandrea Nora dari Program Studi Kimia dengan Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) 3,98. Adapun predikat IPK tertinggi program doktoral diraih oleh Dea Angelia Kamil dengan IPK sempurna, 4,00.

Dalam sambutannya, Prof. Kuwat Triyana selaku Dekan FMIPA UGM berpesan kepada para wisudawan agar senantiasa menjaga nama baik almamater. “Jaga nama baik almamater, Terima kasih dan selamat betkarya, serta sukses selalu untuk adik-adik semuanya,” ujarnya.

Mewakili program magister FMIPA UGM, Mandrea Nora membagikan pengalaman perjalanannya menempuh pendidikan pascasarjana. Ia menceritakan sempat bekerja di sebuah perusahaan farmasi setelah lulus sarjana, sebelum akhirnya memutuskan mendaftar Program Magister menuju Doktor untuk Sarjana Unggul (PMDSU) atas dorongan dosen pembimbingnya.

Keputusan tersebut sempat diiringi keraguan karena ia telah mengundurkan diri dari pekerjaannya sebelum kepastian diterima di program tersebut. “Namun hari ini saya berdiri di sini dengan penuh rasa syukur. Apa yang ditakdirkan tidak akan melewatkan kita,” ungkapnya.

Sementara itu, Dea Angelia Kamil, peraih IPK tertinggi program doktoral, menekankan pentingnya mencintai proses belajar. Menurutnya, pendidikan bukan semata soal kecerdasan, melainkan tentang ketekunan dan hati

Penyelenggaraan wisuda ini menegaskan komitmen UGM dalam mendukung Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs), khususnya poin 4, yakni Pendidikan Berkualitas, melalui penyediaan akses pendidikan tinggi yang bermutu dan membentuk lulusan berdaya saing. Selain itu, kolaborasi lintas unsur kampus, alumni, dan masyarakat mencerminkan implementasi poin 17: tentang Kemitraan untuk Mencapai Tujuan, memastikan kontribusi nyata FMIPA UGM dalam memajukan ilmu pengetahuan dan pembangunan Indonesia.

Penulis : Meitha Eka Nurhasanah
Dokumentasi : Reno

Read More

Prestasi Membanggakan Sania Nadlirotullubba Wisudawan FMIPA UGM dengan IPK Nyaris Sempurna 3,98

Pada Wisuda Sarjana Periode I Tahun Akademik 2025/2026, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA) Universitas Gadjah Mada menorehkan kebanggaan melalui capaian gelar wisudawan terbaik yang diraih oleh Tsania Nadlirotullubba.

Mahasiswi Program Studi Ilmu Komputer tersebut berhasil meraih Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) 3,98, tertinggi di FMIPA UGM pada periode ini. Atas prestasi tersebut, ia juga memperoleh kehormatan untuk menyampaikan orasi pada prosesi wisuda yang diselenggarakan di Auditorium Herman Yohannes FMIPA UGM.

“Banyak dari kita akhirnya merelakan prinsip perfeksionis, beralih pada pemikiran bahwa skripsi yang baik adalah skripsi yang selesai. Kita berhasil karena terus berjalan meski kadang ragu atau ingin menyerah. Hari ini bukan tentang toga dan ijazah, tetapi keberanian untuk tidak menyerah,” ujarnya.

Penyelenggaraan wisuda ini menegaskan komitmen UGM dalam mendukung Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs), khususnya poin 4, yakni Pendidikan Berkualitas, melalui penyediaan akses pendidikan tinggi yang bermutu dan membentuk lulusan berdaya saing.

Kolaborasi lintas unsur kampus, alumni, dan masyarakat mencerminkan implementasi poin 17: tentang Kemitraan untuk Mencapai Tujuan, memastikan kontribusi nyata FMIPA UGM dalam memajukan ilmu pengetahuan dan pembangunan Indonesia.

Penulis : Meitha Eka Nurhasanah
Dokumentasi : Aphrodity Nirmala Putri

Read More
Translate