Search

UNIVERSITAS GADJAH MADA FACULTY OF MATHEMATICS AND NATURAL SCIENCES 

Search

UNIVERSITAS GADJAH MADA FACULTY OF MATHEMATICS AND NATURAL SCIENCES 

Search

UNIVERSITAS GADJAH MADA FACULTY OF MATHEMATICS AND NATURAL SCIENCES 

SDG 17: Kemitraan untuk Mencapai Tujuan

FMIPA UGM Gelar Wisuda Sarjana FMIPA Periode I, Sania Nadlirotullubba Jadi Wisudawan Terbaik Raih IPK Tertinggi 3,98

Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA) Universitas Gadjah Mada menyelenggarakan Wisuda Sarjana Periode I tahun akademik 2025/2026 di Grha Sabha Pramana. Sebanyak 160 wisudawan resmi dikukuhkan, terdiri dari 45 lulusan Kimia, 21 Geofisika, 11 Fisika, 13 Ilmu Komputer, 15 Elektronika dan Instrumentasi (Elins), 24 Matematika, 21 Statistika, dan 10 Ilmu Aktuaria. Pada periode ini, predikat wisudawan terbaik diraih oleh Sania Nadlirotullubba dari Program Studi Ilmu Komputer dengan IPK 3,98, menjadi capaian tertinggi di FMIPA UGM untuk periode tersebut.

Dalam sambutannya, Sania mengungkapkan rasa syukur dan perjuangan panjang yang dilalui dirinya dan teman-teman seangkatan. “Banyak dari kita akhirnya merelakan prinsip perfeksionis, beralih pada pemikiran bahwa skripsi yang baik adalah skripsi yang selesai. Kita berhasil karena terus berjalan meski kadang ragu atau ingin menyerah. Hari ini bukan tentang toga dan ijazah, tetapi keberanian untuk tidak menyerah,” ujarnya.

Presiden Mahasiswa BEM KM UGM, Khairul Ikhsanuddin, juga memberikan pesan inspiratif kepada para wisudawan. Ia menegaskan bahwa wisuda bukan akhir dari proses, melainkan gerbang memasuki peran baru di tengah masyarakat. “Seperti kata Steve Jobs, stay hungry, stay foolish. Setelah hari ini, kita dituntut berkolaborasi dan berkontribusi. Perjalanan teman-teman selama ini adalah modal besar untuk itu.”

Dari jajaran fakultas, Wakil Dekan Bidang Pendidikan dan Pengajaran FMIPA UGM, Prof. Drs. Roto, M.Eng., Ph.D, menekankan pentingnya integritas dan dedikasi lulusan dalam membangun bangsa. “Banyak cerita berat dan penuh perjuangan yang telah dilalui. Dengan kapasitas sebagai sarjana, anda harus tertantang memperbaiki Indonesia. Tetaplah rendah hati. Semakin banyak yang kita pelajari, semakin sedikit yang kita kuasai.”

Dalam sesi sharing alumni, Malik Khidir, CEO PT Stechoo sekaligus alumni berprestasi FMIPA, berbagi kisah perjalanan kariernya yang penuh ketekunan. “Saya tidak lahir dari angka ujian dan IPK cumlaude. Saya lahir dari perjalanan panjang yang istikamah. Dari tempat sederhana, kita bisa menciptakan teknologi yang mengubah masa depan. Jangan remehkan karya kecil, di sanalah hal besar dimulai.”

Penyelenggaraan wisuda ini menegaskan komitmen UGM dalam mendukung Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs), khususnya poin 4, yakni Pendidikan Berkualitas, melalui penyediaan akses pendidikan tinggi yang bermutu dan membentuk lulusan berdaya saing. Selain itu, kolaborasi lintas unsur kampus, alumni, dan masyarakat mencerminkan implementasi poin 17: tentang Kemitraan untuk Mencapai Tujuan, memastikan kontribusi nyata FMIPA UGM dalam memajukan ilmu pengetahuan dan pembangunan Indonesia.

Penulis : Meitha Eka Nurhasanah
Dokumentasi : Aphrodity Nirmala Putri

Read More

Masa Depan Tambang Indonesia: Sinergi AI, Data, dan Energi Baru

JAKARTA, Industri pertambangan nasional menghadapi momentum transformasi vital di tengah volatilitas pasar global. Tidak lagi sekadar mengandalkan cadangan sumber daya, masa depan sektor ini bertumpu pada kecerdasan digital dan kemandirian teknologi. Isu strategis ini menjadi fokus utama dalam forum “Mining Full Technology” yang digelar oleh Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan (FMIPA) UGM, Keluarga Alumni FMIPA UGM, berkolaborasi bersama Djakarta Mining Club di Auditorium Indonesia Power, Jakarta, 28 November 2025.

Membuka perspektif pemerintah, Direktur Pembinaan dan Pengusahaan Batubara, Surya Herjuna, yang mewakili Menteri ESDM, menegaskan komitmen pemerintah dalam digitalisasi sektor tambang. Ia memberikan apresiasi tinggi terhadap Minerba One, super aplikasi terintegrasi hasil kolaborasi dengan FMIPA UGM, yang dinilai sebagai bukti nyata kontribusi akademisi dalam mewujudkan tata kelola minerba yang transparan dan akuntabel.

Dukungan institusional turut disuarakan oleh Wakil Rektor UGM Bidang Pendidikan dan Pengajaran, Dr. Danang Sri Hadmoko, S.Si., M.Sc., yang hadir menegaskan dukungan penuh universitas terhadap kolaborasi ini sebagai langkah konkret hilirisasi riset ke dunia industri.

Menjabarkan peran strategis kampus, Dekan FMIPA UGM, Prof. Dr. Eng. Kuwat Triyana, M.Si., mengajak korporasi tambang untuk mengubah paradigma riset. “Perusahaan tidak perlu menanggung beban investasi fasilitas riset yang mahal dan dari nol. Jadikan FMIPA UGM mitra R&D (Research and Development) strategis Anda,” tegas Prof. Kuwat. Ia memaparkan kesiapan fakultas menyediakan solusi teknologi hulu-hilir, dengan berbagai pengalaman dari sistem AI untuk deteksi geologis dan optimalisasi operasional.

Diskusi forum juga menyoroti riset strategis mengenai potensi hilirisasi isotopik berbasis nikel dan thorium dari limbah timah. Inovasi ini berpotensi menjadi kunci pengembangan baterai berukuran kecil yang mampu beroperasi dalam jangka waktu panjang.

Memperkaya perspektif ekosistem industri, forum ini turut menghadirkan pembicara ahli dari Vale, MIND ID, PLN Enjinering, Gowell Energy, dan Red Hat. Para pemangku kepentingan ini membedah kesiapan infrastruktur energi dan digital, menegaskan perlunya integrasi dan riset AI yang solid antara korporasi tambang dan penyedia teknologi.

Terkait strategi adopsi teknologi, Ketua Umum KAMIPAGAMA, Daniel Oscar Baskoro, menekankan bahwa inisiatif ini harus berorientasi pada profitabilitas. “Kemitraan R&D dengan kampus memastikan pemanfaatan AI dapat dikonversi menjadi keuntungan finansial perusahaan tambang melalui efisiensi biaya dan operasional yang presisi, sehingga teknologi berdampak langsung pada bottom line perusahaan,” tegas Oscar.

Menutup diskusi, Ketua Djakarta Mining Club, Mangantar S. Marpaung, menyoroti kebutuhan lapangan. “Pemanfaatan teknologi cerdas dan AI sangat dibutuhkan untuk menjawab kendala geografis di medan tropis yang sulit, sekaligus membereskan kompleksitas administrasi operasional yang selama ini membebani industri,” pungkasnya.

Forum ini menyimpulkan bahwa kedaulatan pertambangan masa depan Indonesia akan ditentukan oleh aksi dan kolaborasi yang solid, mengantarkan Indonesia menjadi pemain kunci industri pertambangan cerdas global.

Narahubung : setdekan.mipa@ugm.ac.id
Sumber: https://kumparan.com/kumparanbisnis/26Li7qzh9xY/full?utm_source=App&utm_medium=wa&shareID=KCeS6MMWbtJF
Foto: Muhamad Muhibudin Zain

Read More

FMIPA UGM Gelar Forum Diskusi sebagai Wadah untuk Ciptakan Solusi dan Inovasi Terkait Pertambangan Indonesia

Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA) UGM mengadakan Forum Diskusi Panel bertemakan Miningfull Technology. Kegiatan ini dilaksanakan pada Sabtu, 29 November 2025 di Auditorium Indonesia Power, Jakarta Selatan. Dengan peserta kegiatan merupakan profesional dari dunia industri pertambangan, serta pembuat kebijakan dan regulator pertambangan, forum ini diinisiasi oleh FMIPA UGM dan KAMIPAGAMA (Keluarga Alumni FMIPA UGM) sebagai wadah untuk menghubungkan para profesional agar dapat berbagi serta berdiskusi pengalaman dan permasalahan.

Acara ini dibuka dengan penekanan kolaborasi lintas sektor, mulai dari sambutan Pak Daniel Oscar Baskoro selaku perwakilan dari KAMIPAGAMA yang menegaskan pentingnya sinergi antara industri, akademisi, dan praktisi teknologi untuk mendukung nilai-nilai ESG serta menjadikan teknologi sebagai peningkat keberlanjutan, bukan sekadar efisiensi. Wakil Rektor Bidang Kerja Sama, Dr. Danang Sri Hadmoko, menambahkan bahwa forum ini menjadi ruang strategis untuk mempertemukan akademisi, regulator, dan praktisi guna memahami kebutuhan nyata industri pertambangan dan merumuskan agenda konkret, khususnya dalam riset menuju net-zero dan low-carbon emission.

Perwakilan Direktur Pembinaan Pengusahaan Batubara, Direktorat Jendral Minerba, Kementrian Energi dan Sumber Daya Mineral, menyoroti besarnya risiko di sektor pertambangan, baik lingkungan maupun kepentingan publik, serta keterbatasan pemanfaatan AI dan teknologi di sektor minerba, sehingga berharap forum ini dapat menjadi wadah untuk memperoleh dukungan dan memperkuat pengawasan di industri tersebut.

Kegiatan terdiri dari tiga sesi dengan topik dan narasumber yang berbeda. Pada sesi pertama, pembahasan berfokus pada optimalisasi AI untuk profitabilitas dan efisiensi operasional tambang. Sesi pertama ini mengundang Widyanto Andono sebagai perwakilan dari GoWell International serta Raka Satrio sebagai perwakilan dari Red Hat.

Dilanjutkan dengan topik strategi hilirisasi efisiensi energi smelter dan inovasi digital pada sesi kedua. Sesi kedua ini diisi oleh tiga narasumber yaitu Muhidin selaku Division Head Downstream Energy MIND ID, dan Sofuan Karnadi selaku VP Instrumentation and Engineering Support PT PLN Engineering.

Sesi terakhir yaitu sesi ketiga, yang berfokus pada inovasi teknologi upstream di masa depan dan model operasi baru dari lini upstream. Dengan menghadirkan Mangantar S. Marapaung selaku Chairman Djakarta Mining Club serta Slamet Sugiharto selaku Director TEchnology Officer PT Vale Indonesia, sesi ini lebih menekankan pada diskusi teknologi, investasi, dan keberlanjutan.

Forum diskusi Miningfull Technology ini turut mendukung tujuan dari Suistanable Development Goals (SDGs) poin ke 9 (Industri, Inovasi, dan INfrastruktur), serta poin ke 17 (Kemitraan untuk Mencapai Tujuan). Melalui kegiatan ini, FMIPA UGM membuka sebuah kesempatan dalam agar menciptakan solusi bersama demi pertambangan Indonesia yang tetap kompetitif, inklusif, dan berkelanjutan.

Penulis: Sekar Melati Putri Pratiwi
Foto: Sekar Melati Putri Pratiwi

Read More

General Lecture FMIPA UGM Hadirkan Tiga Pakar Internasional dari Nara Institute of Science and Technology (NAIST), Jepang

Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Universitas Gadjah Mada (FMIPA UGM) menggelar General Lecture bersama Nara Institute of Science and Technology (NAIST), Jepang, pada Kamis, 6 November 2025, di Auditorium RMJT Soehakso FMIPA UGM. Kegiatan ini menghadirkan tiga pakar internasional yang menyampaikan perkembangan terbaru riset kimia, material, dan elektronik berkelanjutan. Acara dihadiri oleh ratusan mahasiswa dari jenjang S1 hingga Pascasarjana serta dosen dan peneliti FMIPA UGM.

 

Prof. Hiroyuki Katsuki memaparkan kuliah dengan tema Strength Coupled System: Exploring New Material Properties. Ia menyoroti penelitian terkini tentang sistem material berkekuatan terkopel dan bagaimana interaksi struktural di dalamnya mampu menghasilkan sifat-sifat baru yang potensial untuk teknologi masa depan. Penelitian ini membuka jalan bagi penciptaan material kuat, ringan, dan multifungsi yang dapat diterapkan dalam industri teknologi tinggi.

 

Selanjutnya, Assoc. Prof. Juan Paolo Bermunxa membawakan materi Oxide Semiconductors for Ultralow Power Sustainable Electronics. Ia menekankan pentingnya pengembangan semikonduktor oksida berdaya ultra-rendah untuk menjawab kebutuhan energi elektronik modern. Riset ini berkaitan erat dengan tren global menuju perangkat hemat energi, berskala kecil, dan lebih ramah lingkungan.

Kegiatan ini menjadi momentum penting bagi FMIPA UGM dalam memperkuat kolaborasi riset internasional dan membuka wawasan mahasiswa mengenai arah perkembangan ilmu sains dan teknologi. General Lecture ini sejalan dengan beberapa tujuan Sustainable Development Goals (SDGs), terutama SDG 4 (Pendidikan Berkualitas) melalui peningkatan akses pembelajaran dari pakar internasional, SDG 9 (Industri, Inovasi, dan Infrastruktur) melalui pengembangan riset material dan elektronik berkelanjutan. Kolaborasi akademik ini juga menjadi langkah strategis untuk mendorong penelitian yang berdampak dan teknologi yang mendukung pembangunan berkelanjutan. General Lecture ini tidak hanya memperkaya wawasan akademik, tetapi juga menjadi contoh nyata implementasi SDG 17 (Kemitraan untuk Mencapai Tujuan). Kolaborasi antara FMIPA UGM dan Nara Institute of Science and Technology (NAIST) Jepang menunjukkan pentingnya kemitraan global dalam memperkuat riset, transfer pengetahuan, dan pengembangan teknologi berkelanjutan. Melalui pertukaran gagasan lintas negara dan kerja sama akademik yang berkelanjutan, kegiatan ini berkontribusi pada percepatan pencapaian berbagai tujuan pembangunan berkelanjutan melalui inovasi dan kolaborasi internasional.

Penulis: Meitha Eka Nurhasanah
Dokumentasi: Meitha Eka Nurhasanah

Read More

FMIPA UGM Terima Kunjungan Akademik Siswa-Siswi SMA Negeri 1 Wates

Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA) Universitas Gadjah Mada (UGM) menerima kunjungan edukatif dari SMA Negeri 1 Wates pada Jumat, 7 November 2025, yang berlangsung di Auditorium Herman Yohanes, FMIPA UGM. Chalis Setyadi, S.Si., M.Sc., Ph.D. selaku Sekretaris Unit Pendukung Pendidikan, Pengajaran, dan Kemahasiswaan FMIPA UGM menyambut kunjungan, sekaligus memaparkan informasi mengenai FMIPA UGM kepada para siswa.

Kunjungan dibuka dengan sambutan dari pihak sekolah. Perwakilan SMA Negeri 1 Wates menyampaikan apresiasi atas kesempatan belajar langsung di lingkungan kampus. “Terima kasih sudah difasilitasi oleh FMIPA UGM. Kami senang anak-anak bisa berinteraksi langsung di sini yang semoga nantinya bisa masuk ke Universitas Gadjah Mada ini,” ujar perwakilan sekolah.

Dari pihak FMIPA UGM, sambutan disampaikan oleh Chalis Setyadi. Ia menyampaikan motivasi kepada para siswa yang hadir. “Saya yakin teman-teman semua qualified secara akademik untuk masuk UGM,” ujarnya.

Selama kegiatan, siswa mendapatkan pemaparan mengenai program studi di FMIPA, prospek karier di bidang sains, maupun berbagai inovasi dan prestasi yang ditorehkan oleh FMIPA UGM. Kegiatan kunjungan ini berkontribusi langsung pada sustainable development goals (SDGs), khsusunya poin ke-4 (Pendidikan Berkualitas) dengan memberikan akses pembelajaran yang lebih luas, memperkenalkan lingkungan akademik dan riset kepada siswa, serta mendorong kesiapan mereka memasuki pendidikan tinggi. Selain itu, kolaborasi antara SMA Negeri 1 Wates dan FMIPA UGM ini mencerminkan implementasi SDG ke-17 (Kemitraan untuk Mencapai Tujuan) untuk memperkuat kualitas pembelajaran, berbagi sumber daya, dan membangun jejaring yang mendukung peningkatan mutu pendidikan secara berkelanjutan.

Penulis: Meitha Eka Nurhasanah
Dokumentasi: Raditya

Read More

Hari Kedua MIPA EXPO 2025: Hadirkan Deretan Sesi Edukatif Melalui Workshop Interaktif Hingga MIPA Talks

Gelaran MIPA EXPO Sciencesation #7 memasuki hari kedua dengan rangkaian acara yang beragam dan interaktif. Pada MIPA EXPO Day 2, berbagai SMA dari Yogyakarta hingga luar daerah turut mengikuti agenda edukatif yang menggabungkan ilmu pengetahuan, kreativitas, dan hiburan. Acara dibuka dengan MIPA Talk bertema “Science in Beauty” yang menghadirkan Brian Arianto Tanuwidjaja, peserta CoC Ruangguru.

Tak hanya itu, terdappat pula Workshop Interaktif Science “Chemistry: The Movie” dari Departemen Kimia, serta Workshop Interaktif Science dari Departemen Ilmu Komputer dan Elektronika yang membawakan tema “Menuju Worldclass Innovation: Inovasi Mahasiswa DIKE UGM”. Rangkaian kegiatan diteruskan dengan Tour Lab, memberi kesempatan bagi siswa untuk melihat langsung proses riset, peralatan laboratorium, dan inovasi ilmiah yang dikembangkan di FMIPA UGM.

Rangkaian acara juga berlanjut pada sesi MIPA Talk bertema “When Numbers Build the Future” oleh Alif Hijriah, content educator yang memaparkan bagaimana matematika membentuk fondasi teknologi masa depan, mulai dari komputasi, artificial intelligence, hingga pengambilan keputusan berbasis data. Suasana acara ditutup dengan penampilan akustik dari SMC FMIPA UGM.

Acara ini juga memperkuat komitmen FMIPA UGM dalam membangun ekosistem pendidikan berbasis inovasi menuju Indonesia Emas 2045. Sebagai agenda yang menggabungkan edukasi, eksplorasi riset, dan inovasi, MIPA EXPO Hari Kedua memiliki relevansi kuat dengan Tujuan Pembangunan Berkelanjutan atau Sustainable Development Goals (SDGs). Melalui berbagai talkshow dan workshop yang membuka wawasan siswa tentang sains terapan, mulai dari kimia, matematika, hingga inovasi teknologi, acara ini secara langsung mendukung SDG 4 yakni Pendidikan Berkualitas dengan memberikan akses pembelajaran sains yang kreatif dan inklusif. Penekanan pada inovasi mahasiswa, pengenalan riset laboratorium, serta literasi teknologi yang dibangun melalui sesi talkshow dan worskhop juga sejalan dengan SDG 9 yaitu Industri, Inovasi, dan Infrastruktur. Sebagai bagian dari rangkaian acara yang melibatkan banyak pihak, MIPA EXPO juga memiliki relevansi kuat dengan SDG 17 yaitu Kemitraan Untuk Mencapai Tujuan. Dengan menjadikan MIPA EXPO sebagai ruang temu antara kampus dan sekolah, FMIPA UGM turut berkontribusi membangun ekosistem kemitraan yang solid demi mendorong transformasi sains dan teknologi menuju Indonesia Emas 2045.

Penulis : Meitha Eka Nurhasanah
Dokumentasi : Aphrodity

Read More

Hari Pertama MIPA EXPO 2025: Soroti Transformasi Sains dan Teknologi Menuju Indonesia Emas 2045

Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA) kembali menggelar MIPA EXPO: Sciencesation #7 dengan mengusung tema “Transformasi Sains dan Teknologi Menuju Indonesia Emas 2045.” Acara tahun ini menghadirkan rangkaian kegiatan komprehensif mulai dari talkshow, workshop, pameran inovasi, tour laboratorium, hingga performance hiburan berupa musical dari mahasiswa.

Salah satu sesi yang terselenggara adalah workshop interaktif science bersama Hanif dari Fumalife yang membawakan materi berjudul Beyond the Formula: How Physics Shapes the Future.” Dalam pemaparannya, Hanif menegaskan bahwa inovasi adalah faktor penentu kemajuan bangsa pada era kompetisi global.

“Inovasi yang membedakan antara pemimpin dan pengikut. Saat ini negara berkembang dan maju ditentukan oleh inovasinya. Siapa yang bisa berinovasi maka akan memimpin,” ujar Hanif.

Hanif kemudian menjelaskan bagaimana prinsip-prinsip fisika menjadi fondasi dalam rekayasa teknologi modern, mulai dari pengembangan perangkat elektronik, sistem energi terbarukan, teknologi antariksa, hingga kecerdasan buatan. Ia menekankan bahwa kolaborasi lintas disiplin dan keberanian bereksperimen menjadi kunci terbentuknya solusi-solusi masa depan yang berkelanjutan.

Melalui rangkaian kegiatan ini, MIPA EXPO kembali menegaskan komitmennya sebagai wadah edukasi, inspirasi, dan inkubasi inovasi bagi generasi muda, sekaligus menguatkan peran sains dan teknologi dalam mewujudkan visi Indonesia Emas 2045. MIPA EXPO Sciencesation #7 memiliki relevansi kuat dengan Tujuan Pembangunan Berkelanjutan atau Sustainable Development Goals (SDGs). Melalui pameran riset, workshop, dan talkshow yang menekankan pentingnya inovasi ilmiah, acara ini berkontribusi pada SDG 4 yaitu Pendidikan Berkualitas dengan membuka akses pengetahuan sains yang aplikatif bagi mahasiswa dan masyarakat. Fokus pada pengembangan teknologi masa depan untuk solusi nyata turut mendukung SDG 9 yaitu Industri, Inovasi, dan Infrastruktur.  Kolaborasi yang dibangun FMIPA UGM dengan berbagai stakeholder juga sekaligus mencerminkan SDG 17 tentang Kemitraan Untuk Mencapai Tujuan. Dengan demikian, MIPA EXPO bukan hanya menjadi ajang edukasi, tetapi juga momentum strategis untuk memperkuat peran generasi muda dalam mengakselerasi pencapaian agenda pembangunan berkelanjutan menuju Indonesia Emas 2045.

Penulis : Meitha Eka Nurhasanah
Dokumentasi : Raditya

Read More

Raih Juara Umum di Ajang Kontes Robot Terbang Indonesia (KRTI) 2025, 25 Mahasiswa FMIPA UGM Jadi Bagian di Balik Tim GAMAFORCE

Tim GAMAFORCE Universitas Gadjah Mada (UGM) kembali menorehkan prestasi membanggakan di tingkat nasional, dalam ajang Kontes Robot Terbang Indonesia (KRTI) 2025 yang diselenggarakan di Padang, 17–20 Oktober 2025 dengan Universitas Andalas sebagai tuan rumah acara. GAMAFORCE berhasil meraih Juara Umum, setelah menyapu bersih tiga kemenangan utama, yakni juara 1 Divisi Fixed Wing (FW), Juara 1 Divisi Vertical Take-Off and Landing (VTOL), dan Juara 1 Divisi Long Endurance Low Altitude (LELA). Sebanyak 25 mahasiswa Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Universitas Gadjah Mada (FMIPA UGM) turut berperan penting dalam kesuksesan GAMAFORCE UGM.

“Rasanya sangat haru dan luar biasa. Setelah melalui proses panjang riset, pengujian, dan inovasi, akhirnya kami bisa membawa pulang Juara Umum Emas untuk UGM,” ungkap salah satu anggota tim dengan bangga.

merupakan tim riset pesawat tanpa awak (Unmanned Aerial Vehicle/UAV) yang bernaung di bawah Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA) UGM. Tim ini beranggotakan mahasiswa dari berbagai fakultas dan sekolah di UGM. Mahasiswa yang mewakili FMIPA UGM tersebar di berbagai divisi kompetisi, yaitu Racing Plane (RP), Fixed Wing (FW), Vertical Take-Off and Landing (VTOL), Long Endurance Low Altitude (LELA), serta Technology Development (TD). Setiap mahasiswa, berperan penting dalam perancangan, pengujian, serta pengembangan sistem navigasi dan kontrol pesawat.

Berikut daftar mahasiswa FMIPA UGM yang tergabung dalam GAMA FORCE UGM KRTI 2025:
1. Devan Al Fauzi – Elektronika dan Instrumentasi (2022)
2. Johanes Surya Ananta – Fisika (2022)
3. William Surya Putra – Elektronika dan Instrumentasi (2022)
4. Zalu Ardani Ramadhan – Elektronika dan Instrumentasi (2022)
5. Aiman Yoviar Maulana – Elektronika dan Instrumentasi (2023)
6. Aldi Rawi Albidunanda – Elektronika dan Instrumentasi (2023)
7. Aphrodity Nirmala Putri – Elektronika dan Instrumentasi (2023)
8. Bagus Ananta Wijaya – Elektronika dan Instrumentasi (2023)
9. Faiz Isai Rijal – Elektronika dan Instrumentasi (2023)
10. Ica Andin Safrilda – Elektronika dan Instrumentasi (2023)
11. Khansa Karima Zada – Elektronika dan Instrumentasi (2023)
12. Miftakhul Laily Ananda Putri – Elektronika dan Instrumentasi (2023)
13. Muhammad Wildan Rifa’i – Elektronika dan Instrumentasi (2023)
14. Naufal Bagas – Elektronika dan Instrumentasi (2023)
15. Nawal Arifah Herman – Elektronika dan Instrumentasi (2023)
16. Raden Timotius Yanuar Adi Nugroho – Elektronika dan Instrumentasi (2023)
17. Rafael Videntio Suryasubrata – Elektronika dan Instrumentasi (2023)
18. Ahmad Faiz Luthfi Nurastyo – Elektronika dan Instrumentasi (2024)
19. Ahmad Ghiroh Juang Bakrani – Elektronika dan Instrumentasi (2024)
20. Aulia Izza Adilfi – Elektronika dan Instrumentasi (2024)
21. Dafinda Syakilla – Elektronika dan Instrumentasi (2024)
22. Dinda Naila Areej – Matematika (2024)
23. Nadia Regina Putri – Elektronika dan Instrumentasi (2024)
24. Sholahudin Al Ayyubi – Elektronika dan Instrumentasi (2024)
25. Sinta Nor Oktavia – Elektronika dan Instrumentasi (2024)

Melalui kontribusinya, para mahasiswa ini membuktikan bahwa kolaborasi lintas disiplin dan semangat inovasi mampu mengantarkan UGM terbang tinggi di langit prestasi nasional.

Dengan semangat riset, dedikasi, dan kerja sama lintas disiplin, GAMAFORCE UGM terus memperkuat perannya sebagai pelopor riset dan inovasi teknologi dirgantara. Capaian Juara Umum Emas KRTI 2025 menjadi simbol komitmen mahasiswa UGM untuk terus membawa nama Indonesia terbang tinggi di langit inovasi global. Pencapaian ini sejalan dengan komitmen UGM dalam mendukung Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya SDG 4 yakni Pendidikan Berkualitas, SDG 9 yakni Industri, Inovasi dan Infrastruktur, melalui riset dan inovasi teknologi kedirgantaraan yang berkelanjutan. Kolaborasi lintas disiplin dan semangat kebersamaan yang ditunjukkan GAMAFORCE juga mencerminkan nilai SDG 17 yakni Kemitraan untuk mencapai Tujuan.

Penulis: Amalia Nurmalitasari
Editor: Meitha Eka Nurhasanah
Narasumber: Aproditty Nirmala Putri
Dokumentasi: TIM Gamaforce UGM

Read More

FMIPA UGM Gelar Wisuda Sarjana FMIPA Periode I, Sania Nadlirotullubba Jadi Wisudawan Terbaik Raih IPK Tertinggi 3,98

Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA) Universitas Gadjah Mada menyelenggarakan Wisuda Sarjana Periode I tahun akademik 2025/2026 di Grha Sabha Pramana. Sebanyak 160 wisudawan resmi dikukuhkan, terdiri dari 45 lulusan Kimia, 21 Geofisika, 11 Fisika, 13 Ilmu Komputer, 15 Elektronika dan Instrumentasi (Elins), 24 Matematika, 21 Statistika, dan 10 Ilmu Aktuaria. Pada periode ini, predikat wisudawan terbaik diraih oleh Sania Nadlirotullubba dari Program Studi Ilmu Komputer dengan IPK 3,98, menjadi capaian tertinggi di FMIPA UGM untuk periode tersebut.

Dalam sambutannya, Sania mengungkapkan rasa syukur dan perjuangan panjang yang dilalui dirinya dan teman-teman seangkatan. “Banyak dari kita akhirnya merelakan prinsip perfeksionis, beralih pada pemikiran bahwa skripsi yang baik adalah skripsi yang selesai. Kita berhasil karena terus berjalan meski kadang ragu atau ingin menyerah. Hari ini bukan tentang toga dan ijazah, tetapi keberanian untuk tidak menyerah,” ujarnya.

Presiden Mahasiswa BEM KM UGM, Khairul Ikhsanuddin, juga memberikan pesan inspiratif kepada para wisudawan. Ia menegaskan bahwa wisuda bukan akhir dari proses, melainkan gerbang memasuki peran baru di tengah masyarakat. “Seperti kata Steve Jobs, stay hungry, stay foolish. Setelah hari ini, kita dituntut berkolaborasi dan berkontribusi. Perjalanan teman-teman selama ini adalah modal besar untuk itu.”

Dari jajaran fakultas, Wakil Dekan Bidang Pendidikan dan Pengajaran FMIPA UGM, Prof. Drs. Roto, M.Eng., Ph.D, menekankan pentingnya integritas dan dedikasi lulusan dalam membangun bangsa. “Banyak cerita berat dan penuh perjuangan yang telah dilalui. Dengan kapasitas sebagai sarjana, anda harus tertantang memperbaiki Indonesia. Tetaplah rendah hati. Semakin banyak yang kita pelajari, semakin sedikit yang kita kuasai.”

Dalam sesi sharing alumni, Malik Khidir, CEO PT Stechoo sekaligus alumni berprestasi FMIPA, berbagi kisah perjalanan kariernya yang penuh ketekunan. “Saya tidak lahir dari angka ujian dan IPK cumlaude. Saya lahir dari perjalanan panjang yang istikamah. Dari tempat sederhana, kita bisa menciptakan teknologi yang mengubah masa depan. Jangan remehkan karya kecil, di sanalah hal besar dimulai.”

Penyelenggaraan wisuda ini menegaskan komitmen UGM dalam mendukung Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs), khususnya poin 4, yakni Pendidikan Berkualitas, melalui penyediaan akses pendidikan tinggi yang bermutu dan membentuk lulusan berdaya saing. Selain itu, kolaborasi lintas unsur kampus, alumni, dan masyarakat mencerminkan implementasi poin 17: tentang Kemitraan untuk Mencapai Tujuan, memastikan kontribusi nyata FMIPA UGM dalam memajukan ilmu pengetahuan dan pembangunan Indonesia.

Penulis : Meitha Eka Nurhasanah
Dokumentasi : Aphrodity Nirmala Putri

Read More

Masa Depan Tambang Indonesia: Sinergi AI, Data, dan Energi Baru

JAKARTA, Industri pertambangan nasional menghadapi momentum transformasi vital di tengah volatilitas pasar global. Tidak lagi sekadar mengandalkan cadangan sumber daya, masa depan sektor ini bertumpu pada kecerdasan digital dan kemandirian teknologi. Isu strategis ini menjadi fokus utama dalam forum “Mining Full Technology” yang digelar oleh Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan (FMIPA) UGM, Keluarga Alumni FMIPA UGM, berkolaborasi bersama Djakarta Mining Club di Auditorium Indonesia Power, Jakarta, 28 November 2025.

Membuka perspektif pemerintah, Direktur Pembinaan dan Pengusahaan Batubara, Surya Herjuna, yang mewakili Menteri ESDM, menegaskan komitmen pemerintah dalam digitalisasi sektor tambang. Ia memberikan apresiasi tinggi terhadap Minerba One, super aplikasi terintegrasi hasil kolaborasi dengan FMIPA UGM, yang dinilai sebagai bukti nyata kontribusi akademisi dalam mewujudkan tata kelola minerba yang transparan dan akuntabel.

Dukungan institusional turut disuarakan oleh Wakil Rektor UGM Bidang Pendidikan dan Pengajaran, Dr. Danang Sri Hadmoko, S.Si., M.Sc., yang hadir menegaskan dukungan penuh universitas terhadap kolaborasi ini sebagai langkah konkret hilirisasi riset ke dunia industri.

Menjabarkan peran strategis kampus, Dekan FMIPA UGM, Prof. Dr. Eng. Kuwat Triyana, M.Si., mengajak korporasi tambang untuk mengubah paradigma riset. “Perusahaan tidak perlu menanggung beban investasi fasilitas riset yang mahal dan dari nol. Jadikan FMIPA UGM mitra R&D (Research and Development) strategis Anda,” tegas Prof. Kuwat. Ia memaparkan kesiapan fakultas menyediakan solusi teknologi hulu-hilir, dengan berbagai pengalaman dari sistem AI untuk deteksi geologis dan optimalisasi operasional.

Diskusi forum juga menyoroti riset strategis mengenai potensi hilirisasi isotopik berbasis nikel dan thorium dari limbah timah. Inovasi ini berpotensi menjadi kunci pengembangan baterai berukuran kecil yang mampu beroperasi dalam jangka waktu panjang.

Memperkaya perspektif ekosistem industri, forum ini turut menghadirkan pembicara ahli dari Vale, MIND ID, PLN Enjinering, Gowell Energy, dan Red Hat. Para pemangku kepentingan ini membedah kesiapan infrastruktur energi dan digital, menegaskan perlunya integrasi dan riset AI yang solid antara korporasi tambang dan penyedia teknologi.

Terkait strategi adopsi teknologi, Ketua Umum KAMIPAGAMA, Daniel Oscar Baskoro, menekankan bahwa inisiatif ini harus berorientasi pada profitabilitas. “Kemitraan R&D dengan kampus memastikan pemanfaatan AI dapat dikonversi menjadi keuntungan finansial perusahaan tambang melalui efisiensi biaya dan operasional yang presisi, sehingga teknologi berdampak langsung pada bottom line perusahaan,” tegas Oscar.

Menutup diskusi, Ketua Djakarta Mining Club, Mangantar S. Marpaung, menyoroti kebutuhan lapangan. “Pemanfaatan teknologi cerdas dan AI sangat dibutuhkan untuk menjawab kendala geografis di medan tropis yang sulit, sekaligus membereskan kompleksitas administrasi operasional yang selama ini membebani industri,” pungkasnya.

Forum ini menyimpulkan bahwa kedaulatan pertambangan masa depan Indonesia akan ditentukan oleh aksi dan kolaborasi yang solid, mengantarkan Indonesia menjadi pemain kunci industri pertambangan cerdas global.

Narahubung : setdekan.mipa@ugm.ac.id
Sumber: https://kumparan.com/kumparanbisnis/26Li7qzh9xY/full?utm_source=App&utm_medium=wa&shareID=KCeS6MMWbtJF
Foto: Muhamad Muhibudin Zain

Read More

FMIPA UGM Gelar Forum Diskusi sebagai Wadah untuk Ciptakan Solusi dan Inovasi Terkait Pertambangan Indonesia

Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA) UGM mengadakan Forum Diskusi Panel bertemakan Miningfull Technology. Kegiatan ini dilaksanakan pada Sabtu, 29 November 2025 di Auditorium Indonesia Power, Jakarta Selatan. Dengan peserta kegiatan merupakan profesional dari dunia industri pertambangan, serta pembuat kebijakan dan regulator pertambangan, forum ini diinisiasi oleh FMIPA UGM dan KAMIPAGAMA (Keluarga Alumni FMIPA UGM) sebagai wadah untuk menghubungkan para profesional agar dapat berbagi serta berdiskusi pengalaman dan permasalahan.

Acara ini dibuka dengan penekanan kolaborasi lintas sektor, mulai dari sambutan Pak Daniel Oscar Baskoro selaku perwakilan dari KAMIPAGAMA yang menegaskan pentingnya sinergi antara industri, akademisi, dan praktisi teknologi untuk mendukung nilai-nilai ESG serta menjadikan teknologi sebagai peningkat keberlanjutan, bukan sekadar efisiensi. Wakil Rektor Bidang Kerja Sama, Dr. Danang Sri Hadmoko, menambahkan bahwa forum ini menjadi ruang strategis untuk mempertemukan akademisi, regulator, dan praktisi guna memahami kebutuhan nyata industri pertambangan dan merumuskan agenda konkret, khususnya dalam riset menuju net-zero dan low-carbon emission.

Perwakilan Direktur Pembinaan Pengusahaan Batubara, Direktorat Jendral Minerba, Kementrian Energi dan Sumber Daya Mineral, menyoroti besarnya risiko di sektor pertambangan, baik lingkungan maupun kepentingan publik, serta keterbatasan pemanfaatan AI dan teknologi di sektor minerba, sehingga berharap forum ini dapat menjadi wadah untuk memperoleh dukungan dan memperkuat pengawasan di industri tersebut.

Kegiatan terdiri dari tiga sesi dengan topik dan narasumber yang berbeda. Pada sesi pertama, pembahasan berfokus pada optimalisasi AI untuk profitabilitas dan efisiensi operasional tambang. Sesi pertama ini mengundang Widyanto Andono sebagai perwakilan dari GoWell International serta Raka Satrio sebagai perwakilan dari Red Hat.

Dilanjutkan dengan topik strategi hilirisasi efisiensi energi smelter dan inovasi digital pada sesi kedua. Sesi kedua ini diisi oleh tiga narasumber yaitu Muhidin selaku Division Head Downstream Energy MIND ID, dan Sofuan Karnadi selaku VP Instrumentation and Engineering Support PT PLN Engineering.

Sesi terakhir yaitu sesi ketiga, yang berfokus pada inovasi teknologi upstream di masa depan dan model operasi baru dari lini upstream. Dengan menghadirkan Mangantar S. Marapaung selaku Chairman Djakarta Mining Club serta Slamet Sugiharto selaku Director TEchnology Officer PT Vale Indonesia, sesi ini lebih menekankan pada diskusi teknologi, investasi, dan keberlanjutan.

Forum diskusi Miningfull Technology ini turut mendukung tujuan dari Suistanable Development Goals (SDGs) poin ke 9 (Industri, Inovasi, dan INfrastruktur), serta poin ke 17 (Kemitraan untuk Mencapai Tujuan). Melalui kegiatan ini, FMIPA UGM membuka sebuah kesempatan dalam agar menciptakan solusi bersama demi pertambangan Indonesia yang tetap kompetitif, inklusif, dan berkelanjutan.

Penulis: Sekar Melati Putri Pratiwi
Foto: Sekar Melati Putri Pratiwi

Read More

General Lecture FMIPA UGM Hadirkan Tiga Pakar Internasional dari Nara Institute of Science and Technology (NAIST), Jepang

Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Universitas Gadjah Mada (FMIPA UGM) menggelar General Lecture bersama Nara Institute of Science and Technology (NAIST), Jepang, pada Kamis, 6 November 2025, di Auditorium RMJT Soehakso FMIPA UGM. Kegiatan ini menghadirkan tiga pakar internasional yang menyampaikan perkembangan terbaru riset kimia, material, dan elektronik berkelanjutan. Acara dihadiri oleh ratusan mahasiswa dari jenjang S1 hingga Pascasarjana serta dosen dan peneliti FMIPA UGM.

 

Prof. Hiroyuki Katsuki memaparkan kuliah dengan tema Strength Coupled System: Exploring New Material Properties. Ia menyoroti penelitian terkini tentang sistem material berkekuatan terkopel dan bagaimana interaksi struktural di dalamnya mampu menghasilkan sifat-sifat baru yang potensial untuk teknologi masa depan. Penelitian ini membuka jalan bagi penciptaan material kuat, ringan, dan multifungsi yang dapat diterapkan dalam industri teknologi tinggi.

 

Selanjutnya, Assoc. Prof. Juan Paolo Bermunxa membawakan materi Oxide Semiconductors for Ultralow Power Sustainable Electronics. Ia menekankan pentingnya pengembangan semikonduktor oksida berdaya ultra-rendah untuk menjawab kebutuhan energi elektronik modern. Riset ini berkaitan erat dengan tren global menuju perangkat hemat energi, berskala kecil, dan lebih ramah lingkungan.

Kegiatan ini menjadi momentum penting bagi FMIPA UGM dalam memperkuat kolaborasi riset internasional dan membuka wawasan mahasiswa mengenai arah perkembangan ilmu sains dan teknologi. General Lecture ini sejalan dengan beberapa tujuan Sustainable Development Goals (SDGs), terutama SDG 4 (Pendidikan Berkualitas) melalui peningkatan akses pembelajaran dari pakar internasional, SDG 9 (Industri, Inovasi, dan Infrastruktur) melalui pengembangan riset material dan elektronik berkelanjutan. Kolaborasi akademik ini juga menjadi langkah strategis untuk mendorong penelitian yang berdampak dan teknologi yang mendukung pembangunan berkelanjutan. General Lecture ini tidak hanya memperkaya wawasan akademik, tetapi juga menjadi contoh nyata implementasi SDG 17 (Kemitraan untuk Mencapai Tujuan). Kolaborasi antara FMIPA UGM dan Nara Institute of Science and Technology (NAIST) Jepang menunjukkan pentingnya kemitraan global dalam memperkuat riset, transfer pengetahuan, dan pengembangan teknologi berkelanjutan. Melalui pertukaran gagasan lintas negara dan kerja sama akademik yang berkelanjutan, kegiatan ini berkontribusi pada percepatan pencapaian berbagai tujuan pembangunan berkelanjutan melalui inovasi dan kolaborasi internasional.

Penulis: Meitha Eka Nurhasanah
Dokumentasi: Meitha Eka Nurhasanah

Read More

FMIPA UGM Terima Kunjungan Akademik Siswa-Siswi SMA Negeri 1 Wates

Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA) Universitas Gadjah Mada (UGM) menerima kunjungan edukatif dari SMA Negeri 1 Wates pada Jumat, 7 November 2025, yang berlangsung di Auditorium Herman Yohanes, FMIPA UGM. Chalis Setyadi, S.Si., M.Sc., Ph.D. selaku Sekretaris Unit Pendukung Pendidikan, Pengajaran, dan Kemahasiswaan FMIPA UGM menyambut kunjungan, sekaligus memaparkan informasi mengenai FMIPA UGM kepada para siswa.

Kunjungan dibuka dengan sambutan dari pihak sekolah. Perwakilan SMA Negeri 1 Wates menyampaikan apresiasi atas kesempatan belajar langsung di lingkungan kampus. “Terima kasih sudah difasilitasi oleh FMIPA UGM. Kami senang anak-anak bisa berinteraksi langsung di sini yang semoga nantinya bisa masuk ke Universitas Gadjah Mada ini,” ujar perwakilan sekolah.

Dari pihak FMIPA UGM, sambutan disampaikan oleh Chalis Setyadi. Ia menyampaikan motivasi kepada para siswa yang hadir. “Saya yakin teman-teman semua qualified secara akademik untuk masuk UGM,” ujarnya.

Selama kegiatan, siswa mendapatkan pemaparan mengenai program studi di FMIPA, prospek karier di bidang sains, maupun berbagai inovasi dan prestasi yang ditorehkan oleh FMIPA UGM. Kegiatan kunjungan ini berkontribusi langsung pada sustainable development goals (SDGs), khsusunya poin ke-4 (Pendidikan Berkualitas) dengan memberikan akses pembelajaran yang lebih luas, memperkenalkan lingkungan akademik dan riset kepada siswa, serta mendorong kesiapan mereka memasuki pendidikan tinggi. Selain itu, kolaborasi antara SMA Negeri 1 Wates dan FMIPA UGM ini mencerminkan implementasi SDG ke-17 (Kemitraan untuk Mencapai Tujuan) untuk memperkuat kualitas pembelajaran, berbagi sumber daya, dan membangun jejaring yang mendukung peningkatan mutu pendidikan secara berkelanjutan.

Penulis: Meitha Eka Nurhasanah
Dokumentasi: Raditya

Read More

Hari Kedua MIPA EXPO 2025: Hadirkan Deretan Sesi Edukatif Melalui Workshop Interaktif Hingga MIPA Talks

Gelaran MIPA EXPO Sciencesation #7 memasuki hari kedua dengan rangkaian acara yang beragam dan interaktif. Pada MIPA EXPO Day 2, berbagai SMA dari Yogyakarta hingga luar daerah turut mengikuti agenda edukatif yang menggabungkan ilmu pengetahuan, kreativitas, dan hiburan. Acara dibuka dengan MIPA Talk bertema “Science in Beauty” yang menghadirkan Brian Arianto Tanuwidjaja, peserta CoC Ruangguru.

Tak hanya itu, terdappat pula Workshop Interaktif Science “Chemistry: The Movie” dari Departemen Kimia, serta Workshop Interaktif Science dari Departemen Ilmu Komputer dan Elektronika yang membawakan tema “Menuju Worldclass Innovation: Inovasi Mahasiswa DIKE UGM”. Rangkaian kegiatan diteruskan dengan Tour Lab, memberi kesempatan bagi siswa untuk melihat langsung proses riset, peralatan laboratorium, dan inovasi ilmiah yang dikembangkan di FMIPA UGM.

Rangkaian acara juga berlanjut pada sesi MIPA Talk bertema “When Numbers Build the Future” oleh Alif Hijriah, content educator yang memaparkan bagaimana matematika membentuk fondasi teknologi masa depan, mulai dari komputasi, artificial intelligence, hingga pengambilan keputusan berbasis data. Suasana acara ditutup dengan penampilan akustik dari SMC FMIPA UGM.

Acara ini juga memperkuat komitmen FMIPA UGM dalam membangun ekosistem pendidikan berbasis inovasi menuju Indonesia Emas 2045. Sebagai agenda yang menggabungkan edukasi, eksplorasi riset, dan inovasi, MIPA EXPO Hari Kedua memiliki relevansi kuat dengan Tujuan Pembangunan Berkelanjutan atau Sustainable Development Goals (SDGs). Melalui berbagai talkshow dan workshop yang membuka wawasan siswa tentang sains terapan, mulai dari kimia, matematika, hingga inovasi teknologi, acara ini secara langsung mendukung SDG 4 yakni Pendidikan Berkualitas dengan memberikan akses pembelajaran sains yang kreatif dan inklusif. Penekanan pada inovasi mahasiswa, pengenalan riset laboratorium, serta literasi teknologi yang dibangun melalui sesi talkshow dan worskhop juga sejalan dengan SDG 9 yaitu Industri, Inovasi, dan Infrastruktur. Sebagai bagian dari rangkaian acara yang melibatkan banyak pihak, MIPA EXPO juga memiliki relevansi kuat dengan SDG 17 yaitu Kemitraan Untuk Mencapai Tujuan. Dengan menjadikan MIPA EXPO sebagai ruang temu antara kampus dan sekolah, FMIPA UGM turut berkontribusi membangun ekosistem kemitraan yang solid demi mendorong transformasi sains dan teknologi menuju Indonesia Emas 2045.

Penulis : Meitha Eka Nurhasanah
Dokumentasi : Aphrodity

Read More

Hari Pertama MIPA EXPO 2025: Soroti Transformasi Sains dan Teknologi Menuju Indonesia Emas 2045

Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA) kembali menggelar MIPA EXPO: Sciencesation #7 dengan mengusung tema “Transformasi Sains dan Teknologi Menuju Indonesia Emas 2045.” Acara tahun ini menghadirkan rangkaian kegiatan komprehensif mulai dari talkshow, workshop, pameran inovasi, tour laboratorium, hingga performance hiburan berupa musical dari mahasiswa.

Salah satu sesi yang terselenggara adalah workshop interaktif science bersama Hanif dari Fumalife yang membawakan materi berjudul Beyond the Formula: How Physics Shapes the Future.” Dalam pemaparannya, Hanif menegaskan bahwa inovasi adalah faktor penentu kemajuan bangsa pada era kompetisi global.

“Inovasi yang membedakan antara pemimpin dan pengikut. Saat ini negara berkembang dan maju ditentukan oleh inovasinya. Siapa yang bisa berinovasi maka akan memimpin,” ujar Hanif.

Hanif kemudian menjelaskan bagaimana prinsip-prinsip fisika menjadi fondasi dalam rekayasa teknologi modern, mulai dari pengembangan perangkat elektronik, sistem energi terbarukan, teknologi antariksa, hingga kecerdasan buatan. Ia menekankan bahwa kolaborasi lintas disiplin dan keberanian bereksperimen menjadi kunci terbentuknya solusi-solusi masa depan yang berkelanjutan.

Melalui rangkaian kegiatan ini, MIPA EXPO kembali menegaskan komitmennya sebagai wadah edukasi, inspirasi, dan inkubasi inovasi bagi generasi muda, sekaligus menguatkan peran sains dan teknologi dalam mewujudkan visi Indonesia Emas 2045. MIPA EXPO Sciencesation #7 memiliki relevansi kuat dengan Tujuan Pembangunan Berkelanjutan atau Sustainable Development Goals (SDGs). Melalui pameran riset, workshop, dan talkshow yang menekankan pentingnya inovasi ilmiah, acara ini berkontribusi pada SDG 4 yaitu Pendidikan Berkualitas dengan membuka akses pengetahuan sains yang aplikatif bagi mahasiswa dan masyarakat. Fokus pada pengembangan teknologi masa depan untuk solusi nyata turut mendukung SDG 9 yaitu Industri, Inovasi, dan Infrastruktur.  Kolaborasi yang dibangun FMIPA UGM dengan berbagai stakeholder juga sekaligus mencerminkan SDG 17 tentang Kemitraan Untuk Mencapai Tujuan. Dengan demikian, MIPA EXPO bukan hanya menjadi ajang edukasi, tetapi juga momentum strategis untuk memperkuat peran generasi muda dalam mengakselerasi pencapaian agenda pembangunan berkelanjutan menuju Indonesia Emas 2045.

Penulis : Meitha Eka Nurhasanah
Dokumentasi : Raditya

Read More

Raih Juara Umum di Ajang Kontes Robot Terbang Indonesia (KRTI) 2025, 25 Mahasiswa FMIPA UGM Jadi Bagian di Balik Tim GAMAFORCE

Tim GAMAFORCE Universitas Gadjah Mada (UGM) kembali menorehkan prestasi membanggakan di tingkat nasional, dalam ajang Kontes Robot Terbang Indonesia (KRTI) 2025 yang diselenggarakan di Padang, 17–20 Oktober 2025 dengan Universitas Andalas sebagai tuan rumah acara. GAMAFORCE berhasil meraih Juara Umum, setelah menyapu bersih tiga kemenangan utama, yakni juara 1 Divisi Fixed Wing (FW), Juara 1 Divisi Vertical Take-Off and Landing (VTOL), dan Juara 1 Divisi Long Endurance Low Altitude (LELA). Sebanyak 25 mahasiswa Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Universitas Gadjah Mada (FMIPA UGM) turut berperan penting dalam kesuksesan GAMAFORCE UGM.

“Rasanya sangat haru dan luar biasa. Setelah melalui proses panjang riset, pengujian, dan inovasi, akhirnya kami bisa membawa pulang Juara Umum Emas untuk UGM,” ungkap salah satu anggota tim dengan bangga.

merupakan tim riset pesawat tanpa awak (Unmanned Aerial Vehicle/UAV) yang bernaung di bawah Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA) UGM. Tim ini beranggotakan mahasiswa dari berbagai fakultas dan sekolah di UGM. Mahasiswa yang mewakili FMIPA UGM tersebar di berbagai divisi kompetisi, yaitu Racing Plane (RP), Fixed Wing (FW), Vertical Take-Off and Landing (VTOL), Long Endurance Low Altitude (LELA), serta Technology Development (TD). Setiap mahasiswa, berperan penting dalam perancangan, pengujian, serta pengembangan sistem navigasi dan kontrol pesawat.

Berikut daftar mahasiswa FMIPA UGM yang tergabung dalam GAMA FORCE UGM KRTI 2025:
1. Devan Al Fauzi – Elektronika dan Instrumentasi (2022)
2. Johanes Surya Ananta – Fisika (2022)
3. William Surya Putra – Elektronika dan Instrumentasi (2022)
4. Zalu Ardani Ramadhan – Elektronika dan Instrumentasi (2022)
5. Aiman Yoviar Maulana – Elektronika dan Instrumentasi (2023)
6. Aldi Rawi Albidunanda – Elektronika dan Instrumentasi (2023)
7. Aphrodity Nirmala Putri – Elektronika dan Instrumentasi (2023)
8. Bagus Ananta Wijaya – Elektronika dan Instrumentasi (2023)
9. Faiz Isai Rijal – Elektronika dan Instrumentasi (2023)
10. Ica Andin Safrilda – Elektronika dan Instrumentasi (2023)
11. Khansa Karima Zada – Elektronika dan Instrumentasi (2023)
12. Miftakhul Laily Ananda Putri – Elektronika dan Instrumentasi (2023)
13. Muhammad Wildan Rifa’i – Elektronika dan Instrumentasi (2023)
14. Naufal Bagas – Elektronika dan Instrumentasi (2023)
15. Nawal Arifah Herman – Elektronika dan Instrumentasi (2023)
16. Raden Timotius Yanuar Adi Nugroho – Elektronika dan Instrumentasi (2023)
17. Rafael Videntio Suryasubrata – Elektronika dan Instrumentasi (2023)
18. Ahmad Faiz Luthfi Nurastyo – Elektronika dan Instrumentasi (2024)
19. Ahmad Ghiroh Juang Bakrani – Elektronika dan Instrumentasi (2024)
20. Aulia Izza Adilfi – Elektronika dan Instrumentasi (2024)
21. Dafinda Syakilla – Elektronika dan Instrumentasi (2024)
22. Dinda Naila Areej – Matematika (2024)
23. Nadia Regina Putri – Elektronika dan Instrumentasi (2024)
24. Sholahudin Al Ayyubi – Elektronika dan Instrumentasi (2024)
25. Sinta Nor Oktavia – Elektronika dan Instrumentasi (2024)

Melalui kontribusinya, para mahasiswa ini membuktikan bahwa kolaborasi lintas disiplin dan semangat inovasi mampu mengantarkan UGM terbang tinggi di langit prestasi nasional.

Dengan semangat riset, dedikasi, dan kerja sama lintas disiplin, GAMAFORCE UGM terus memperkuat perannya sebagai pelopor riset dan inovasi teknologi dirgantara. Capaian Juara Umum Emas KRTI 2025 menjadi simbol komitmen mahasiswa UGM untuk terus membawa nama Indonesia terbang tinggi di langit inovasi global. Pencapaian ini sejalan dengan komitmen UGM dalam mendukung Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya SDG 4 yakni Pendidikan Berkualitas, SDG 9 yakni Industri, Inovasi dan Infrastruktur, melalui riset dan inovasi teknologi kedirgantaraan yang berkelanjutan. Kolaborasi lintas disiplin dan semangat kebersamaan yang ditunjukkan GAMAFORCE juga mencerminkan nilai SDG 17 yakni Kemitraan untuk mencapai Tujuan.

Penulis: Amalia Nurmalitasari
Editor: Meitha Eka Nurhasanah
Narasumber: Aproditty Nirmala Putri
Dokumentasi: TIM Gamaforce UGM

Read More
Translate