Search
Search
Search

Prestasi

Keren! Simak Karya Mahasiswa Fisika FMIPA UGM pada International Conference on Magnetism and Its Applications (ICMIA) 2024

Mahasiswa Fisika FMIPA UGM turut menyajikan karya ilmiah mereka dalam acara International Conference on Magnetism and Its Applications (ICMIA) 2024 yang diselenggarakan pada tanggal 5 – 6 September 2024, di Loman Park Hotel Yogyakarta. Agenda ini telah dilaksanakan sejak tahun 2019. Pada tahun 2024, Departemen Fisika FMIPA UGM menjadi tuan rumah dengan Prof. Edi Suharyadi sebagai ketua pelaksananya. Agenda tahunan ini berada pada naungan Indonesian Magnetic Society.

Mahasiswa tersebut menyajikan beragam penelitian seperti Structural, Electronic, and Magnetic Properties of Cobalt Ferrite with Rare Earth Ion Substitution (Fiqhri Heda Murdaka), Identification of Ancient Sediment Based on Geochemical Analysis: A Case Study Sangiran, Central Java (Shandiyana Putra), dan Fabrication and Charaterizantion of Cerium Substituted Cobalt Ferrite Nanoparticles as Antibacterial Materials (Fatimah Mufidza Zulhana).

Secara umum, kegiatan yang dilakukan adalah presentasi dan diskusi dari hasil riset di bidang Fisika yang terdiri atas 8 kategori seperti magnetic thin films, advanced and functional magnetic materials, superconductivity, geo-paleo-rock envinronmental magneticsm, dan lainnya. Kegiatan ini diikuti berbagai instansi seperti Institut Teknik Bandung, Universitas Padjajaran, Universitas Indonesia, Universitas Negeri Solo, Institut Sepuluh November, BRIN, dan lainnya. Beberapa peneliti termasuk mahasiswa dan dosen turut melakukan presentasi.

Kegiatan International Conference on Magnetism and Its Applications (ICMIA) 2024 yang diselenggarakan oleh Departemen Fisika FMIPA UGM menjadi cerminan dari SDGs nomor 4 yaitu Pendidikan Berkualitas melalui akses pendidikan keberlanjutan di bidang magnetik dan aplikasinya serta implementasi dari SDGs nomor 9 yaitu Industri, Inovasi, dan Infrastruktur melalui riset, inovasi, dan teknologi pada presentasi yang dilakukan. Selain itu, hadirnya instansi lainnya pada wadah tersebut membuka peluang kerja sama di bidang inovasi dan riset untuk keberlanjutan sehingga menjadi implementasi dari SDGs nomor 17 yaitu Kemitraan untu Mencapai Tujuan.

Penulis: Febriska Noor Fitriana
Dokumentasi: Danendra Azriel Ramadhany

Read More

Membanggakan! Puluhan Tim PKM FMIPA UGM Lolos Melangkah ke PIMNAS 2024

PIMNAS ke-37 tahun 2024 menjadi ajang bergengsi bagi mahasiswa di perguran tinggi termasuk bagi mahasiswa FMIPA UGM. Pada tahun ini, sebanyak 57 tim dari FMIPA UGM melangkah menuju PIMNAS 2024. Berbagai tim tentu memiliki perjuangan dan karya yang luar biasa melalui Program Kreativitas Mahasiswa (PKM) sehingga bisa lolos hingga ke babak nasional yang akan bersaing dengan mahasiswa lainnya.

Empat kategori PKM terdiri atas PKM-KI dengan ketua Anggit Satria Pamungkas dan dosen pembimbing Dr. Danang Lelono, S.Si., M.T., PKM-PI dengan ketua Widha Rizqika Prasetya dengan dosen pembimbing Dr. Danang Lelono, S.Si., M.T., PKM-RE dengan ketua Pandu Sukma Hastayadi dan dosen pembimbing Fahar Inggit Pambudi, S.Si., M.Sc., Ph.D., PKM-PM dengan ketua Rahma Auliya dan dosen pembimbing Dra. Ani Setyopratiwi.

Kabar membanggakannya lagi, FMIPA UGM termasuk dalam 5 besar sebaran mahasiswa lolos PIMNAS tahun 2024 dengan menduduki peringkat ke-4.

Langkah Tim PKM FMIPA UGM menuju PIMNAS ke-37 Tahun 2024 merupakan cerminan dari SDGs nomor 4 yaitu Pendidikan Berkualitas melalui peningkatan kompetensi mahasiswa di bidang riset, inovasi, dan kreativitas. Selain itu, hal ini menjadi implementasi dari SDGs nomor 9 yaitu Industri, Inovasi, dan Infrastruktur melalui karya yang dibuat oleh mahasiswa beserta pendampingan dari dosen untuk diaplikasikan di kehidupan sehari-hari serta bermanfaat bagi dunia nyata.

Penulis: Febriska Noor Fitriana
Dokumentasi: Meilia
Gambar: Anugrah Yuwanda Atmaja

Read More

Cerita Adam, Mahasiswa FMIPA UGM: Raih Gelar Cumlaude dan Beprestasi Saat Kuliah

Adam Rezky Tri Anugrah S.Kom., B.C.S. berhasil menyelesaikan studi di program studi Ilmu Komputer FMIPA UGM melalui program kelas IUP (International Undergraduated Program). Adam mengikuti wisuda periode 4 yaitu pada tanggal 29 Agustus 2024. Selain meraih predikat cumlaude, Adam merupakan mahasiswa yang memiliki segudang prestasi serta berjejaring dengan banyak pihak. Hal ini dilihat dari potret perjalanan Adam selama kuliah dengan berbagai prestasi dan kegiatan yang dilakukan serta ramainya karangan bunga yang memberikan apresiasi kepada dirinya saat lulus.

Pada tahun 2023, Adam bersama rekan timnya meraih Juara Harapan dalam ajang Pagelaran Mahasiswa Nasional Bidang TIK melalui karya tulis TIK. Tak berhenti di situ, Adam turut melakukan serangkaian kegiatan penelitian yang salah satunya adalah penelitian di Konferensi ICST (International Conference on Science and Technology) 2023 dengan tema Convolutional Neural Networks with Gudermannian Fuzzy Ensemble Modelling for Breast Cancer Classification.

“Kuliah itu adalah momen switch spot di mana hidup kita cukup tua untuk membuat keputusan sendiri tetapi kita cukup muda untuk menerima konsekuensi dari apa yang kita buat,” papar Adam.

Wisuda jenjang sarjana FMIPA UGM menjadi implementasi dari SDGs nomor 4 yaitu Pendidikan Berkualitas melalui serangkaian pembelajaran dan peningkatan kompetensi mahasiswa yang diberikan selama menempuh studi di FMIPA UGM. Selain itu, terdapat arahan kepada calon wisudawan untuk menuju dunia selanjutnya yaitu dunia kerja dan karir di masa mendatang.

Penulis: Febriska Noor Fitriana
Foto: Adam Rezky Tri Anugrah

Read More

Delegasi UGM Sabet Juara Pertama Fun Mathematics Competition 2024

Tim yang terdiri dari 3 mahasiswa UGM menginjakkan kaki di Malang untuk mengikuti babak final Fun Mathematics Competition (FMC). FMC merupakan lomba tahunan yang diselenggarakan oleh Himpunan Mahasiswa Departemen (HMD) Matematika Vektor Universitas Negeri Malang. Pelaksanaan babak final FMC 2024 diselenggarakan secara luring di Universitas Negeri Malang pada Senin, 12 Agustus 2024,

Babak final FMC 2024 terdiri dari 3 sesi, yaitu sesi wajib jawab, sesi presentasi, dan sesi cerdas cermat. Pada sesi wajib jawab, setiap tim akan mengerjakan soal yang ditampilkan di layar. Pada sesi ini, setiap tim diharuskan menjawab 5 soal isian singkat dengan jawaban akhir dituliskan pada papan tulis, dan 1 soal uraian dengan jawaban akhir dituliskan pada kertas. Setelah mengikuti sesi wajib jawab, setiap finalis akan mengikuti sesi presentasi. Pada sesi ini, setiap tim akan terlebih dahulu mengerjakan soal selama 30 menit. Setelah waktu pengerjaan habis, setiap tim akan mempresentasikan hasil pengerjaannya di hadapan dewan juri secara bergiliran. Sesi cerdas cermat menjadi penutup babak final FMC 2024. Pada sesi cerdas cermat, setiap tim berebutan menjawab soal dengan sistem taruhan poin.

Delegasi UGM pada FMC 2024 yang terdiri dari Muhammad Fatkhurrohman (Matematika 2021), Aditya Yoga Sadana (Matematika 2022), dan Fajar Arif Shodiqin (Matematika 2022) mampu melewati ketiga babak tersebut dengan baik. Pada saat pengumuman, tim UGM disebut sebagai peraih juara pertama FMC 2024 mengalahkan 4 tim lainnya.

Keberhasilan para mahasiswa UGM dalam FMC 2024 menunjukkan penerapan SDGs poin 4, yaitu Pendidikan Berkualitas. Hal ini menunjukkan bahwa akses untuk belajar dan meningkatkan keterampilan bermatematika sudah terfasilitasi dengan baik di UGM sehingga delegasi UGM pada FMC 2024 mampu meraih juara pertama. Harapannya, prestasi tersebut mampu memotivasi dan meningkatkan semangat belajar maupun berlomba di kalangan mahasiswa FMIPA UGM.

Penulis: Azzah Nurfatin
Dokumentasi: Panitia Fun Mathematics Competition 2024
Editor: Febriska Noor Fitriana

Read More

Cerita Ichak, Raih Predikat Cumlaude di FMIPA UGM: Perjuangan Penelitian Hingga Jelajahi Pulau Sumatera

Dengan penelitian berjudul Perbandingan Kecepatan Sonic dan Kecepatan Interval dalam Prediksi 3D Tekanan Pori Menggunakan Metode Eaton pada Lapangan “AZK”, Sub-Cekungan Palembang Selatan, Cekungan Sumatera Selatan, Ichak akhirnya bisa menamatkan studi dengan masa studi 3 tahun 9 bulan di FMIPA UGM. Mahasiswa asal Pati, Jawa Tengah tersebut rela terbang ke Sumatera demi mendapatkan data penelitian yang maksimal.

“Tantangan selama kuliah di Geofisika terasa saat awal-awal masuk, prodi yang cukup asing bagi saya tapi ternyata diterima disini. Tapi, setelah dijalani dari semester ke semester selanjutnya hingga akhir masa studi, sekarang malah mikir “kayanya kalo ga di Geofisika aku gabisa dapet pengalaman gini”, everyone has their own choice!” papar Ichak.

Sembari menyelesaikan studi di jurusan Geofisika FMIPA UGM, Ichak turut menjadi salah satu anggota Media di FMIPA UGM. Dengan posisi sebagai konten kreator, Ichak berupaya membagi waktu antara mengurus berkas-berkas kelulusan serta hasil penelitiannya dengan kesibukannya membuat konten di FMIPA UGM. Sebelumnya, dirinya tidak pernah membayangkan akan mengambil program studi yang telah mengantarkannya ke jenjang sarjana serta meraih IPK 3,73.

Dirinya juga berharap agar setelah lulus dapat berkarir selinear dengan jurusan serta dapat bermanfaat bagi orang lain sesuai bidang.

Wisuda jenjang sarjana FMIPA UGM menjadi implementasi dari SDGs nomor 4 yaitu Pendidikan Berkualitas melalui serangkaian pembelajaran dan peningkatan kompetensi mahasiswa yang diberikan selama menempuh studi di FMIPA UGM. Selain itu, terdapat arahan kepada calon wisudawan untuk menuju dunia selanjutnya yaitu dunia kerja dan karir di masa mendatang.

Penulis: Febriska Noor Fitriana
Foto: Irchash Azkia dan Danendra Azriel Ramdhany

Read More

Inovasi Radiografi Digital Karya Prof. Bayu: Siap Dukung Fasilitas Kesehatan Indonesia Hingga Tingkat Desa

Dosen Fisika FMIPA UGM, Prof. Drs. Gede Bayu Suparta, M.S., Ph.D. terus berkomitmen dalam inovasi dan riset yang dilakukan melalui pembuatan alat radiografi digital yaitu X-Ray DDR. Inovasi dan riset yang dilakukan berangkat dari harapan besar Prof. Bayu yaitu mendukung fasilitas kesehatan di Indonesia hingga tingkat desa serta penggunaan alat-alat kesehatan buatan tanah air. Upaya menuju kemandirian bangsa dalam penggunaan alat kesehatan sudah diupayakan melalui usaha beliau di bidang industri alat kesehatan yaitu dengan mendirikan PT. Madeena Karya Indonesia yang memiliki makna “made in Indonesia”.

“Alat ini didesain untuk membantu status kesehatan rakyat Indonesia. Tentunya, lebih banyak yang diperiksa di Puskesmas. Kan, yang diperiksa kesehatannya. Kalau di rumah sakit kan yang diperiksa penyakitnya apa. Pengalaman dalam screening penyakit, kalau sehat ya pasien senang, kalau tidak ya stress. Kalau belum terbukti sakit tentunya boleh pulang,” papar Prof. Bayu

Dengan adanya data pemeriksaan tersebut, masyarakat dan pemerintah jadi mengetahui kondisi kesehatannya serta pemerintah terbantu untuk merumuskan program pembangunan di bidang kesehatan khususnya.

Hingga saat ini, riset dan inovasi mengenai radiografi digital masih dilakukan. Terhitung mulai tahun 2024, sudah lebih dari 30 tahun penelitian ini terus dikembangkan.

“Radiografi digital ini keunggulannya hemat energi karena tidak memerlukan energi besar. Hasil rontgen lebih bagus karena kameranya bisa diganti sesuai dengan kualitas megapiksel kamera serta hasilnya lebih cepat. Teknologi ini akan mengikuti sesuai dengan device (kamera) yang baru. Kalau flat detector yaudah gabisa diupgrade, harus ganti semua body. Kalau alat ini, cuman ganti kamera aja, piranti lainnya sama,” terang Prof. Bayu.

Sebelumnya, alat ini telah diuji coba dengan standar yang ketat karena menyangkut keselamatan manusia. Uji coba dilaksanakan di Universitas Pendidikan Ganesha Bali dengan melibatkan 37 relawan yang akan diperiksa pada bagian thorax dan organ tubuh lainnya.

“Awalnya, kita hanya buka 10 orang saja untuk mencoba tetapi malah semakin ramai orang mau mencoba,” papar Prof. Bayu.

Inovasi dan riset yang dilakukan Prof. Bayu turut melibatkan peran mahasiswa di FMIPA UGM serta rekan industri dan instansi lainnya sehingga mendukung proses hilirisasi hasil penelitian yang dilakukan. Sehubungan dengan hal tersebut, inovasi dan riset yang dilakukan menjadi cerminan dari SDGs nomor 3 yaitu Kehidupan Sehat dan Sejahtera dan nomor 4 yaitu Pendidikan Berkualitas melalui peningkatan keterampilan mahasiswa dan masyarakat di bidang kesehatan serta penyediaan fasilitas kesehatan yang lebih terjangkau. Kemudian, hal ini juga menjadi implementasi dari SDGs nomor 9 yaitu Industri, Inovasi, dan Infrastruktur di bidang teknologi dan inovasi di bidang alat kesehatan serta nomor 17 yaitu Kemitraan untuk Mencapai Tujuan melalui kerja sama untuk hilirisasi hasil penelitian.

Penulis: Febriska Noor Fitriana
Dokumentasi: Hero Prakosa Wibowo Priyanto

Read More

Inspiratif! Mahasiswa FMIPA Raih Juara 1 Pada Lomba Datathon di Fasilkom UI

Fakultas MIPA kembali sabet prestasi yang diraih oleh mahasiswanya. Tim yang bernama ‘Kuliah di Depok V2’ dengan beranggotakan mahasiswa Ilmu Komputer FMIPA UGM itu berhasil menjadi juara pertama dalam lomba Datathon yang diadakan oleh Ristek Fasilkom UI. Lomba ini adalah sebagai penyedia platform tempat para peserta dapat menyempurnakan kemampuan analisis dan belajar memperoleh wawasan dari kumpulan data. Sebuah hackathon yang berfokus pada data science, dirancang untuk memberikan wawasan dan mensimulasikan permasalahan dunia nyata yang sering dihadapi oleh industri.

“Tim kami terdiri dari 2 orang mahasiswa Ilmu Komputer UGM dan satu mahasiswa UI. Dalam mempersiapkan lomba ini, kami langsung menyelami soal-soal yang diberikan dan mencari literatur serta penelitian yang relevan,” papar Vian Sebastian perwakilan tim dari mahasiswa Ilmu Komputer, dalam wawancara online, Jumat (16/8).

Setelah memperkuat konsep, tim merencanakan solusi yang tepat untuk menyelesaikan masalah yang diberikan. Pekerjaan dilakukan hampir sepenuhnya secara online, mengingat lomba dimulai selama liburan. Sebagian besar komunikasi dilakukan melalui online, dengan sesi malam hari yang intens untuk memberikan feedback satu sama lain.

“Kami hanya bertemu sekali di Jakarta sebelum final untuk latihan presentasi. Meski Ristek juga mengadakan lomba hackathon lainnya, kami fokus pada Datathon ini, dengan mengatur waktu dan mempercayai satu sama lain,” papar Vian Sebastian.

Lombanya berlangsung mendekati libur semester, sehingga tim mempersiapkan perlombaan ini dengan schedule perkuliahan yang tidak terlalu mengganggu. Dengan keyakinan bahwa setiap anggota tim memiliki keinginan yang sama untuk menang dan Inisiatif individu menjadi kunci.

Sementara itu Vian perwakilan dari tim bercerita bahwa ia selalu meluangkan waktu khusus untuk mempersiapkan lomba ini, meskipun memiliki kesibukan lain. Walaupun beberapa aktivitas lain tidak berjalan sebaik sebelumnya, Vian merasa usaha dan waktu yang diinvestasikan untum lomba dan tim nya benar-benar sepadan. Keberhasilan tim mewakili nama UGM dan Fakultas MIPA merupakan implementasi dari SDGs poin 4 tentang pendidikan berkualitas melalui penyediaan fasilitas pembelajaran oleh Fakultas MIPA kepada mahasiswanya.

Penulis: Ratih Cintia Sari
Dokumentasi: Vian Sebastian
Editor: Febriska Noor Fitriana

Read More

Mahasiswa FMIPA UGM Ikuti International Young Leaders Summer Programme 2024 di Malaysia

Anugrah Yuwanda Atmaja atau akrab disapa Nugi, mahasiswa IUP Ilmu Komputer FMIPA UGM berkesempatan mengikuti International Young Leaders Summer Programme 2024: Cultural Identity and Local Heritage Empowering Young Leaders with SDG 12 di Malaysia. Kegiatan ini merupakan cultural exploration dan pengenalan terhadap SDG terutama SDG 12 yang diselenggarakan oleh Universiti Tunku Abdul Rahman (UTAR) yang berlokasi di Sungai Long, Selangor.

“Kegiatannya mengikuti workshop mengenai SDG dan budaya malaysia (3 ras utama malaysia mulai dari ras malayan, chinese, indian). Belajar sejarah Malaysia, dan perkembangan arsitektur dari berbagai budaya. Ditutup dengan group project untuk melatih komunikasi, public speaking, dan leadership,” papar Nugi.

Pelaksanaan kegiatan dimulai pada 18 Agustus hingga 24 Agustus 2024 dengan mengunjungi berbagai tempat di Malaysia. Tempat-tempat yang dikunjungi adalah Batu Caves Temple, Selangor, Central Market, Kuala Lumpur, Royal Selangor, Kuala Lumpur, dan Malaysia National Museum (Muzium Negara), Kuala Lumpur.

“Harapannya yang paling utama bisa menjalin relasi dengan teman-teman selama program berlangsung. Di sini ada banyak ras yang terlibat mulai dari malay, chinese, Indonesian, arabic, and Indian,” papar Nugi.

Kegiatan internasional yang dilakukan oleh Nugi sebagai mahasiswa FMIPA UGM menjadi cerminan dari SDGs nomor 4 yaitu Pendidikan Berkualitas melalui peningkatan keterampilan di bidang komunikasi dan kepemimpinan sekaligus menjadi implementasi dari pendidikan yang inklusif dengan beragam mahasiswa dari berbagai latar belakang dan budaya.

Penulis: Febriska Noor Fitriana
Dokumentasi: Anugrah Yuwanda Atmaja

Read More

Keren! Simak Karya Mahasiswa Fisika FMIPA UGM pada International Conference on Magnetism and Its Applications (ICMIA) 2024

Mahasiswa Fisika FMIPA UGM turut menyajikan karya ilmiah mereka dalam acara International Conference on Magnetism and Its Applications (ICMIA) 2024 yang diselenggarakan pada tanggal 5 – 6 September 2024, di Loman Park Hotel Yogyakarta. Agenda ini telah dilaksanakan sejak tahun 2019. Pada tahun 2024, Departemen Fisika FMIPA UGM menjadi tuan rumah dengan Prof. Edi Suharyadi sebagai ketua pelaksananya. Agenda tahunan ini berada pada naungan Indonesian Magnetic Society.

Mahasiswa tersebut menyajikan beragam penelitian seperti Structural, Electronic, and Magnetic Properties of Cobalt Ferrite with Rare Earth Ion Substitution (Fiqhri Heda Murdaka), Identification of Ancient Sediment Based on Geochemical Analysis: A Case Study Sangiran, Central Java (Shandiyana Putra), dan Fabrication and Charaterizantion of Cerium Substituted Cobalt Ferrite Nanoparticles as Antibacterial Materials (Fatimah Mufidza Zulhana).

Secara umum, kegiatan yang dilakukan adalah presentasi dan diskusi dari hasil riset di bidang Fisika yang terdiri atas 8 kategori seperti magnetic thin films, advanced and functional magnetic materials, superconductivity, geo-paleo-rock envinronmental magneticsm, dan lainnya. Kegiatan ini diikuti berbagai instansi seperti Institut Teknik Bandung, Universitas Padjajaran, Universitas Indonesia, Universitas Negeri Solo, Institut Sepuluh November, BRIN, dan lainnya. Beberapa peneliti termasuk mahasiswa dan dosen turut melakukan presentasi.

Kegiatan International Conference on Magnetism and Its Applications (ICMIA) 2024 yang diselenggarakan oleh Departemen Fisika FMIPA UGM menjadi cerminan dari SDGs nomor 4 yaitu Pendidikan Berkualitas melalui akses pendidikan keberlanjutan di bidang magnetik dan aplikasinya serta implementasi dari SDGs nomor 9 yaitu Industri, Inovasi, dan Infrastruktur melalui riset, inovasi, dan teknologi pada presentasi yang dilakukan. Selain itu, hadirnya instansi lainnya pada wadah tersebut membuka peluang kerja sama di bidang inovasi dan riset untuk keberlanjutan sehingga menjadi implementasi dari SDGs nomor 17 yaitu Kemitraan untu Mencapai Tujuan.

Penulis: Febriska Noor Fitriana
Dokumentasi: Danendra Azriel Ramadhany

Read More

Membanggakan! Puluhan Tim PKM FMIPA UGM Lolos Melangkah ke PIMNAS 2024

PIMNAS ke-37 tahun 2024 menjadi ajang bergengsi bagi mahasiswa di perguran tinggi termasuk bagi mahasiswa FMIPA UGM. Pada tahun ini, sebanyak 57 tim dari FMIPA UGM melangkah menuju PIMNAS 2024. Berbagai tim tentu memiliki perjuangan dan karya yang luar biasa melalui Program Kreativitas Mahasiswa (PKM) sehingga bisa lolos hingga ke babak nasional yang akan bersaing dengan mahasiswa lainnya.

Empat kategori PKM terdiri atas PKM-KI dengan ketua Anggit Satria Pamungkas dan dosen pembimbing Dr. Danang Lelono, S.Si., M.T., PKM-PI dengan ketua Widha Rizqika Prasetya dengan dosen pembimbing Dr. Danang Lelono, S.Si., M.T., PKM-RE dengan ketua Pandu Sukma Hastayadi dan dosen pembimbing Fahar Inggit Pambudi, S.Si., M.Sc., Ph.D., PKM-PM dengan ketua Rahma Auliya dan dosen pembimbing Dra. Ani Setyopratiwi.

Kabar membanggakannya lagi, FMIPA UGM termasuk dalam 5 besar sebaran mahasiswa lolos PIMNAS tahun 2024 dengan menduduki peringkat ke-4.

Langkah Tim PKM FMIPA UGM menuju PIMNAS ke-37 Tahun 2024 merupakan cerminan dari SDGs nomor 4 yaitu Pendidikan Berkualitas melalui peningkatan kompetensi mahasiswa di bidang riset, inovasi, dan kreativitas. Selain itu, hal ini menjadi implementasi dari SDGs nomor 9 yaitu Industri, Inovasi, dan Infrastruktur melalui karya yang dibuat oleh mahasiswa beserta pendampingan dari dosen untuk diaplikasikan di kehidupan sehari-hari serta bermanfaat bagi dunia nyata.

Penulis: Febriska Noor Fitriana
Dokumentasi: Meilia
Gambar: Anugrah Yuwanda Atmaja

Read More

Cerita Adam, Mahasiswa FMIPA UGM: Raih Gelar Cumlaude dan Beprestasi Saat Kuliah

Adam Rezky Tri Anugrah S.Kom., B.C.S. berhasil menyelesaikan studi di program studi Ilmu Komputer FMIPA UGM melalui program kelas IUP (International Undergraduated Program). Adam mengikuti wisuda periode 4 yaitu pada tanggal 29 Agustus 2024. Selain meraih predikat cumlaude, Adam merupakan mahasiswa yang memiliki segudang prestasi serta berjejaring dengan banyak pihak. Hal ini dilihat dari potret perjalanan Adam selama kuliah dengan berbagai prestasi dan kegiatan yang dilakukan serta ramainya karangan bunga yang memberikan apresiasi kepada dirinya saat lulus.

Pada tahun 2023, Adam bersama rekan timnya meraih Juara Harapan dalam ajang Pagelaran Mahasiswa Nasional Bidang TIK melalui karya tulis TIK. Tak berhenti di situ, Adam turut melakukan serangkaian kegiatan penelitian yang salah satunya adalah penelitian di Konferensi ICST (International Conference on Science and Technology) 2023 dengan tema Convolutional Neural Networks with Gudermannian Fuzzy Ensemble Modelling for Breast Cancer Classification.

“Kuliah itu adalah momen switch spot di mana hidup kita cukup tua untuk membuat keputusan sendiri tetapi kita cukup muda untuk menerima konsekuensi dari apa yang kita buat,” papar Adam.

Wisuda jenjang sarjana FMIPA UGM menjadi implementasi dari SDGs nomor 4 yaitu Pendidikan Berkualitas melalui serangkaian pembelajaran dan peningkatan kompetensi mahasiswa yang diberikan selama menempuh studi di FMIPA UGM. Selain itu, terdapat arahan kepada calon wisudawan untuk menuju dunia selanjutnya yaitu dunia kerja dan karir di masa mendatang.

Penulis: Febriska Noor Fitriana
Foto: Adam Rezky Tri Anugrah

Read More

Delegasi UGM Sabet Juara Pertama Fun Mathematics Competition 2024

Tim yang terdiri dari 3 mahasiswa UGM menginjakkan kaki di Malang untuk mengikuti babak final Fun Mathematics Competition (FMC). FMC merupakan lomba tahunan yang diselenggarakan oleh Himpunan Mahasiswa Departemen (HMD) Matematika Vektor Universitas Negeri Malang. Pelaksanaan babak final FMC 2024 diselenggarakan secara luring di Universitas Negeri Malang pada Senin, 12 Agustus 2024,

Babak final FMC 2024 terdiri dari 3 sesi, yaitu sesi wajib jawab, sesi presentasi, dan sesi cerdas cermat. Pada sesi wajib jawab, setiap tim akan mengerjakan soal yang ditampilkan di layar. Pada sesi ini, setiap tim diharuskan menjawab 5 soal isian singkat dengan jawaban akhir dituliskan pada papan tulis, dan 1 soal uraian dengan jawaban akhir dituliskan pada kertas. Setelah mengikuti sesi wajib jawab, setiap finalis akan mengikuti sesi presentasi. Pada sesi ini, setiap tim akan terlebih dahulu mengerjakan soal selama 30 menit. Setelah waktu pengerjaan habis, setiap tim akan mempresentasikan hasil pengerjaannya di hadapan dewan juri secara bergiliran. Sesi cerdas cermat menjadi penutup babak final FMC 2024. Pada sesi cerdas cermat, setiap tim berebutan menjawab soal dengan sistem taruhan poin.

Delegasi UGM pada FMC 2024 yang terdiri dari Muhammad Fatkhurrohman (Matematika 2021), Aditya Yoga Sadana (Matematika 2022), dan Fajar Arif Shodiqin (Matematika 2022) mampu melewati ketiga babak tersebut dengan baik. Pada saat pengumuman, tim UGM disebut sebagai peraih juara pertama FMC 2024 mengalahkan 4 tim lainnya.

Keberhasilan para mahasiswa UGM dalam FMC 2024 menunjukkan penerapan SDGs poin 4, yaitu Pendidikan Berkualitas. Hal ini menunjukkan bahwa akses untuk belajar dan meningkatkan keterampilan bermatematika sudah terfasilitasi dengan baik di UGM sehingga delegasi UGM pada FMC 2024 mampu meraih juara pertama. Harapannya, prestasi tersebut mampu memotivasi dan meningkatkan semangat belajar maupun berlomba di kalangan mahasiswa FMIPA UGM.

Penulis: Azzah Nurfatin
Dokumentasi: Panitia Fun Mathematics Competition 2024
Editor: Febriska Noor Fitriana

Read More

Cerita Ichak, Raih Predikat Cumlaude di FMIPA UGM: Perjuangan Penelitian Hingga Jelajahi Pulau Sumatera

Dengan penelitian berjudul Perbandingan Kecepatan Sonic dan Kecepatan Interval dalam Prediksi 3D Tekanan Pori Menggunakan Metode Eaton pada Lapangan “AZK”, Sub-Cekungan Palembang Selatan, Cekungan Sumatera Selatan, Ichak akhirnya bisa menamatkan studi dengan masa studi 3 tahun 9 bulan di FMIPA UGM. Mahasiswa asal Pati, Jawa Tengah tersebut rela terbang ke Sumatera demi mendapatkan data penelitian yang maksimal.

“Tantangan selama kuliah di Geofisika terasa saat awal-awal masuk, prodi yang cukup asing bagi saya tapi ternyata diterima disini. Tapi, setelah dijalani dari semester ke semester selanjutnya hingga akhir masa studi, sekarang malah mikir “kayanya kalo ga di Geofisika aku gabisa dapet pengalaman gini”, everyone has their own choice!” papar Ichak.

Sembari menyelesaikan studi di jurusan Geofisika FMIPA UGM, Ichak turut menjadi salah satu anggota Media di FMIPA UGM. Dengan posisi sebagai konten kreator, Ichak berupaya membagi waktu antara mengurus berkas-berkas kelulusan serta hasil penelitiannya dengan kesibukannya membuat konten di FMIPA UGM. Sebelumnya, dirinya tidak pernah membayangkan akan mengambil program studi yang telah mengantarkannya ke jenjang sarjana serta meraih IPK 3,73.

Dirinya juga berharap agar setelah lulus dapat berkarir selinear dengan jurusan serta dapat bermanfaat bagi orang lain sesuai bidang.

Wisuda jenjang sarjana FMIPA UGM menjadi implementasi dari SDGs nomor 4 yaitu Pendidikan Berkualitas melalui serangkaian pembelajaran dan peningkatan kompetensi mahasiswa yang diberikan selama menempuh studi di FMIPA UGM. Selain itu, terdapat arahan kepada calon wisudawan untuk menuju dunia selanjutnya yaitu dunia kerja dan karir di masa mendatang.

Penulis: Febriska Noor Fitriana
Foto: Irchash Azkia dan Danendra Azriel Ramdhany

Read More

Inovasi Radiografi Digital Karya Prof. Bayu: Siap Dukung Fasilitas Kesehatan Indonesia Hingga Tingkat Desa

Dosen Fisika FMIPA UGM, Prof. Drs. Gede Bayu Suparta, M.S., Ph.D. terus berkomitmen dalam inovasi dan riset yang dilakukan melalui pembuatan alat radiografi digital yaitu X-Ray DDR. Inovasi dan riset yang dilakukan berangkat dari harapan besar Prof. Bayu yaitu mendukung fasilitas kesehatan di Indonesia hingga tingkat desa serta penggunaan alat-alat kesehatan buatan tanah air. Upaya menuju kemandirian bangsa dalam penggunaan alat kesehatan sudah diupayakan melalui usaha beliau di bidang industri alat kesehatan yaitu dengan mendirikan PT. Madeena Karya Indonesia yang memiliki makna “made in Indonesia”.

“Alat ini didesain untuk membantu status kesehatan rakyat Indonesia. Tentunya, lebih banyak yang diperiksa di Puskesmas. Kan, yang diperiksa kesehatannya. Kalau di rumah sakit kan yang diperiksa penyakitnya apa. Pengalaman dalam screening penyakit, kalau sehat ya pasien senang, kalau tidak ya stress. Kalau belum terbukti sakit tentunya boleh pulang,” papar Prof. Bayu

Dengan adanya data pemeriksaan tersebut, masyarakat dan pemerintah jadi mengetahui kondisi kesehatannya serta pemerintah terbantu untuk merumuskan program pembangunan di bidang kesehatan khususnya.

Hingga saat ini, riset dan inovasi mengenai radiografi digital masih dilakukan. Terhitung mulai tahun 2024, sudah lebih dari 30 tahun penelitian ini terus dikembangkan.

“Radiografi digital ini keunggulannya hemat energi karena tidak memerlukan energi besar. Hasil rontgen lebih bagus karena kameranya bisa diganti sesuai dengan kualitas megapiksel kamera serta hasilnya lebih cepat. Teknologi ini akan mengikuti sesuai dengan device (kamera) yang baru. Kalau flat detector yaudah gabisa diupgrade, harus ganti semua body. Kalau alat ini, cuman ganti kamera aja, piranti lainnya sama,” terang Prof. Bayu.

Sebelumnya, alat ini telah diuji coba dengan standar yang ketat karena menyangkut keselamatan manusia. Uji coba dilaksanakan di Universitas Pendidikan Ganesha Bali dengan melibatkan 37 relawan yang akan diperiksa pada bagian thorax dan organ tubuh lainnya.

“Awalnya, kita hanya buka 10 orang saja untuk mencoba tetapi malah semakin ramai orang mau mencoba,” papar Prof. Bayu.

Inovasi dan riset yang dilakukan Prof. Bayu turut melibatkan peran mahasiswa di FMIPA UGM serta rekan industri dan instansi lainnya sehingga mendukung proses hilirisasi hasil penelitian yang dilakukan. Sehubungan dengan hal tersebut, inovasi dan riset yang dilakukan menjadi cerminan dari SDGs nomor 3 yaitu Kehidupan Sehat dan Sejahtera dan nomor 4 yaitu Pendidikan Berkualitas melalui peningkatan keterampilan mahasiswa dan masyarakat di bidang kesehatan serta penyediaan fasilitas kesehatan yang lebih terjangkau. Kemudian, hal ini juga menjadi implementasi dari SDGs nomor 9 yaitu Industri, Inovasi, dan Infrastruktur di bidang teknologi dan inovasi di bidang alat kesehatan serta nomor 17 yaitu Kemitraan untuk Mencapai Tujuan melalui kerja sama untuk hilirisasi hasil penelitian.

Penulis: Febriska Noor Fitriana
Dokumentasi: Hero Prakosa Wibowo Priyanto

Read More

Inspiratif! Mahasiswa FMIPA Raih Juara 1 Pada Lomba Datathon di Fasilkom UI

Fakultas MIPA kembali sabet prestasi yang diraih oleh mahasiswanya. Tim yang bernama ‘Kuliah di Depok V2’ dengan beranggotakan mahasiswa Ilmu Komputer FMIPA UGM itu berhasil menjadi juara pertama dalam lomba Datathon yang diadakan oleh Ristek Fasilkom UI. Lomba ini adalah sebagai penyedia platform tempat para peserta dapat menyempurnakan kemampuan analisis dan belajar memperoleh wawasan dari kumpulan data. Sebuah hackathon yang berfokus pada data science, dirancang untuk memberikan wawasan dan mensimulasikan permasalahan dunia nyata yang sering dihadapi oleh industri.

“Tim kami terdiri dari 2 orang mahasiswa Ilmu Komputer UGM dan satu mahasiswa UI. Dalam mempersiapkan lomba ini, kami langsung menyelami soal-soal yang diberikan dan mencari literatur serta penelitian yang relevan,” papar Vian Sebastian perwakilan tim dari mahasiswa Ilmu Komputer, dalam wawancara online, Jumat (16/8).

Setelah memperkuat konsep, tim merencanakan solusi yang tepat untuk menyelesaikan masalah yang diberikan. Pekerjaan dilakukan hampir sepenuhnya secara online, mengingat lomba dimulai selama liburan. Sebagian besar komunikasi dilakukan melalui online, dengan sesi malam hari yang intens untuk memberikan feedback satu sama lain.

“Kami hanya bertemu sekali di Jakarta sebelum final untuk latihan presentasi. Meski Ristek juga mengadakan lomba hackathon lainnya, kami fokus pada Datathon ini, dengan mengatur waktu dan mempercayai satu sama lain,” papar Vian Sebastian.

Lombanya berlangsung mendekati libur semester, sehingga tim mempersiapkan perlombaan ini dengan schedule perkuliahan yang tidak terlalu mengganggu. Dengan keyakinan bahwa setiap anggota tim memiliki keinginan yang sama untuk menang dan Inisiatif individu menjadi kunci.

Sementara itu Vian perwakilan dari tim bercerita bahwa ia selalu meluangkan waktu khusus untuk mempersiapkan lomba ini, meskipun memiliki kesibukan lain. Walaupun beberapa aktivitas lain tidak berjalan sebaik sebelumnya, Vian merasa usaha dan waktu yang diinvestasikan untum lomba dan tim nya benar-benar sepadan. Keberhasilan tim mewakili nama UGM dan Fakultas MIPA merupakan implementasi dari SDGs poin 4 tentang pendidikan berkualitas melalui penyediaan fasilitas pembelajaran oleh Fakultas MIPA kepada mahasiswanya.

Penulis: Ratih Cintia Sari
Dokumentasi: Vian Sebastian
Editor: Febriska Noor Fitriana

Read More

Mahasiswa FMIPA UGM Ikuti International Young Leaders Summer Programme 2024 di Malaysia

Anugrah Yuwanda Atmaja atau akrab disapa Nugi, mahasiswa IUP Ilmu Komputer FMIPA UGM berkesempatan mengikuti International Young Leaders Summer Programme 2024: Cultural Identity and Local Heritage Empowering Young Leaders with SDG 12 di Malaysia. Kegiatan ini merupakan cultural exploration dan pengenalan terhadap SDG terutama SDG 12 yang diselenggarakan oleh Universiti Tunku Abdul Rahman (UTAR) yang berlokasi di Sungai Long, Selangor.

“Kegiatannya mengikuti workshop mengenai SDG dan budaya malaysia (3 ras utama malaysia mulai dari ras malayan, chinese, indian). Belajar sejarah Malaysia, dan perkembangan arsitektur dari berbagai budaya. Ditutup dengan group project untuk melatih komunikasi, public speaking, dan leadership,” papar Nugi.

Pelaksanaan kegiatan dimulai pada 18 Agustus hingga 24 Agustus 2024 dengan mengunjungi berbagai tempat di Malaysia. Tempat-tempat yang dikunjungi adalah Batu Caves Temple, Selangor, Central Market, Kuala Lumpur, Royal Selangor, Kuala Lumpur, dan Malaysia National Museum (Muzium Negara), Kuala Lumpur.

“Harapannya yang paling utama bisa menjalin relasi dengan teman-teman selama program berlangsung. Di sini ada banyak ras yang terlibat mulai dari malay, chinese, Indonesian, arabic, and Indian,” papar Nugi.

Kegiatan internasional yang dilakukan oleh Nugi sebagai mahasiswa FMIPA UGM menjadi cerminan dari SDGs nomor 4 yaitu Pendidikan Berkualitas melalui peningkatan keterampilan di bidang komunikasi dan kepemimpinan sekaligus menjadi implementasi dari pendidikan yang inklusif dengan beragam mahasiswa dari berbagai latar belakang dan budaya.

Penulis: Febriska Noor Fitriana
Dokumentasi: Anugrah Yuwanda Atmaja

Read More
Translate