Search

UNIVERSITAS GADJAH MADA FACULTY OF MATHEMATICS AND NATURAL SCIENCES 

Search

UNIVERSITAS GADJAH MADA FACULTY OF MATHEMATICS AND NATURAL SCIENCES 

Search

UNIVERSITAS GADJAH MADA FACULTY OF MATHEMATICS AND NATURAL SCIENCES 

SDG 17: Kemitraan untuk Mencapai Tujuan

Hadirkan PT. Asuransi Tugu Pratama Indonesia di FMIPA UGM, Mahasiswa Ilmu Aktuaria Dapatkan Wawasan Dunia Asuransi Profesional

Sebagai perusahaan asuransi yang telah berkiprah lebih dari 43 tahun, PT. Asuransi Tugu Pratama Indonesia hadir di FMIPA UGM dalam rangka mengisi kuliah Pengembangan Karir dan Profesi Aktuaris untuk mahasiswa program studi Aktuaria semester 5. Pada semester selanjutnya, mahasiswa tersebut akan menjalani program magang di dunia kerja. Dalam hal ini, selain mendapatkan wawasan mengenai dunia asuransi profesional, mahasiswa tersebut akan lebih memahami bagaimana realita di dunia kerja yang penuh dengan praktik dan berhadapan dengan banyak ragam manusia.

“Kita membuka kesempatan magang untuk teman-teman.  Kompetensi yang penting dimiliki yaitu aktif yaitu harus siap terlibat. Kedua, kompetensi komunikatif. Kalau proaktif pasti butuh komunikasi dan interaksi yang baik. Itu pentingnya membangun skill sosial kita. Kita adakan seleksi karena tempatnya terbatas. Nanti yang akan kita bangun adalah growth mindset saat teman-teman magang di sini,” papar Apriyandi selaku Culture and People Relation Departement Head PT Asuransi Tugu Pratama Indonesia Tbk.

Selain memberikan wawasan mengenai dunia kerja, Apriyandi juga mendorong mahasiswa untuk menjadi sosok “gelas kosong” dengan mengedepankan growth mindset ketika magang dan di dunia kerja. Hal ini ditujukan agar mahasiswa menjadi sosok yang adaptif di dunia kerja. Di sisi lain, Apriyandi juga turut mendorong mahasiswa untuk rajin membaca dan memperkaya literasi bacaan untuk memperluas pandangan ketika bekerja.

“Harapannya, kegiatan ini memberikan gambaran corporate culture di perusahaan asuransi umum khususnya di Asuransi Tugu Pratama. Memberikan pengetahuan terkait pengembangan SDM, peran aktuaris dan profesi dengan kompetensi kuantitatif dan ilmu Aktuaria di perusahaan asuransi umum dan ekspektasi industri pada talenta masa depan,” papar Danang Teguh Qoyyimi, M.Sc., Ph.D. selaku dosen pengampu mata kuliah Pengembangan Karir dan Profesi Aktuaris

Dalam hal ini, Danang juga meceritakan latar belakang kerja sama FMIPA UGM dengan PT Asuransi Tugu Pratama Indonesia Tbk sejak 2021.

“FMIPA memiliki kerja sama dengan PT. Asuransi Tugu Pratama Indonesia Tbk sejak 2021. Berbagai aktifitas telah dilaksanakan, diantaranya penyelenggaraan riset aplikatif dengan menggunakan dana padanan (Matching Fund) Dikti, penyelenggaraan program magang, dan joint supervision untuk riset mahasiswa,” papar Danang.

Agenda kerja sama sama FMIPA UGM dengan PT Asuransi Tugu Pratama Indonesia Tbk menjadi cerminan dari SDGs nomor 4 yaitu Pendidikan Berkualitas melalui peningkatan keterampilan mahasiswa dalam persiapan dunia kerja khususnya di dunia aktuaris. Selain itu, kerja sama yang dilakukan turut menjadi implementasi SDGs nomor 17 yaitu Kemitraan untuk Mencapai Tujuan melalui kerja sama dalam peningkatan kapasitas mahasiswa di bidang asuransi.

Penulis: Febriska Noor Fitriana
Dokumentasi: Febriska Noor Fitriana

Read More

FMIPA UGM Gelar MIPAnet School of Leaders: Dongkrak Kualitas Kampus Sains di Indonesia

FMIPA UGM menyelenggarakan kegiatan MIPAnet School of Leaders pada Rabu – Sabtu, 4 – 7 September 2024 di Ruang Auditorium FMIPA UGM. Acara ini dihadiri oleh 50 pimpinan dari berbagai instansi yang tergabung dalam Jaringan Kerja Sama Nasional Lembaga Pendidikan Tinggi Bidang MIPA di seluruh Indonesia seperti Dekan FMIPA Unsoed, Dekan FMIPA IPB, Dekan FMIPA UNP, Dekan FST Undana, Dekan FMIPA USU, Dekan FMIPA IPB, dan lainnya. Beberapa pemateri berasal dari pihak UGM seperti Rektor UGM, Ketua HPU UGM, dan Kepala Satuan Penjaminan Mutu dan Reputasi UGM.

“Acara ini untuk para pemimpin dan pengelola dengan basis ilmu dasar. Tujuannya untuk menyegarkan kembali dan membekali para pemimpin untuk mempunyai jiwa leadership yang terhubung. Banyak yang punya jiwa leader tapi gak terhubung sehingga dalam forum ini dapat merumuskan visi dan misi dengan cara sharing,” papar Prof. Dr. Eng. Kuwat Triyana, M.Si., selaku Dekan FMIPA UGM dalam sambutannya.

Pada hari pertama, materi yang dipaparkan yaitu Good University Governance oleh Prof. Didi Achjari, M.Com., Ak., CA (Dekan FEB UGM), Membangun Spin Off Company oleh Prof. Dr.Eng. Kuwat Triyana, M.Si. (Dekan Fakultas MIPA UGM), World Class University oleh Prof. Indra Wijaya, MBA. (Kepala Satuan Penjaminan Mutu dan Reputasi UGM), dan Project Action Plan (PAP) oleh Prof. Ir. Selo, ST., MT., M.Sc., Ph.D. (Dekan FT UGM). Materi-materi yang diberikan serta diskusi yang dilakukan turut memperkaya wawasan masing-masing pihak serta mendorong pemecahan masalah yang ada untuk melakukan peningkatan dan pengembangan di masing-masing instansi.

Hadirnya MIPAnet School of Leaders menjadi cerminan dari SDGs nomor 4 yaitu Pendidikan Berkualitas melalui peningkatan keterampilan kepemimpinan dan manajemen bagi pemimpin di kampus sains serta mendorong pendidikan untuk keberlanjutan dan pembangunan. Selain itu, agenda tersebut menjadi implementasi dari SDGs nomor 9 yaitu Industri, Inovasi, dan Infrastruktur serta nomor 17 yaitu Kemitraan untuk Mencapai Tujuan melalui kerja sama dan inovasi dalam mendongkrak kualitas kampus sains di Indonesia dengan sharing session yang dilakukan untuk berbagi ide dan pandangan serta mencari solusi yang tepat bagi masing-masing instansi.

Penulis: Febriska Noor Fitriana
Dokumentasi: Danendra Azriel Ramdhany

Read More

FMIPA UGM Sambut Kunjungan SMA Kesatuan Bangsa: Perkuat Kerja Sama di Bidang Pendidikan

SMA Kesatuan Bangsa mengadakan kunjungan ke FMIPA UGM yang dihadiri oleh segenap pimpinan sekolah yaitu Vezir Ashyrmepesov selaku direktur, Nur Wijayanto selaku kepala sekolah, Feroz selaku koordinator, dan Ubaidillah selaku humas. Kunjungan ini bertujuan untuk memperkuat hubungan secara formal sekaligus memperkenalkan profil masing-masing fakultas di bidang sains. Kegiatan kunjungan dilaksanakan di Ruang Sidang FMIPA UGM pada hari Rabu, 28 Agustus 2024.

“Harapannya, dengan adanya kolaborasi antara FMIPA dan SMA Kesatuan Bangsa dapat meningkatkan standar kompetensi guru-guru kami,” kata Nur Wijayanto selaku kepala sekolah.

Prof. Dr. Eng. Kuwat Triyana, M.Si., selaku Dekan FMIPA UGM beserta jajaran dekanat FMIPA UGM menyambut baik kehadiran dan inisiasi kerja sama yang diadakan. Prof. Kuwat juga memberikan pemaparan mengenai profil dari FMIPA UGM beserta kegiatan-kegiatan berskala internasional yang ada.

“Kami berharap lulusan kami bisa menjadi lulusan berskala global setelah lulus 2 tahun dari program exposure di luar negeri,” kata Prof. Kuwat.

Kepala Sekolah SMA Kesatuan Bangsa turut merespon dengan baik adanya kualitas lulusan FMIPA UGM.

“Terkait global citizen, di tahun ini pun sebagai pihak sekolah juga membangun program kerja sama di sekolah dengan mitra untuk campus overseas,” papar Nur Wijayanto selaku kepala sekolah.

Pengenalan masing-masing fakultas berfokus pada profil, fasilitas, hasil riset dan inovasi, serta program-program yang mendukung kegiatan mahasiswa serta tenaga pengajar di institusi pendidikan. Dengan ini, masing-masing pihak dapat mengenal lebih dekat terkait informasi yang dibutuhkan terkait penjaminan mutu yang ada di bidang sains.

Dari agenda kunjungan yang ada, FMIPA UGM turut mendukung poin 4 SDGSs mengenai pendidikan berkualitas melalui kemitraan dalam meningkatkan kualitas pendidikan. Selain itu, FMIPA UGM juga menyambut baik institusi pendidikan dalam kemitraan untuk mencapai tujuan di bidang pemajuan pendidikan sesuai dengan poin 17 SDGs.

Penulis: Febriska Noor Fitriana
Dokumentasi: Danendra Azriel Ramdhany

Read More

FMIPA UGM Sambut Kunjungan Badan Pengawas Tenaga Nuklir

FMIPA UGM menerima kunjungan dari Badan Pengawas Tenaga Nuklir pada Kamis, 29 Agustus 2024 di Ruang Sidang FMIPA UGM. Kunjungan diterima langsung oleh Dr. Fajar Adi Kusumo, S.Si., M.Si., selaku Wakil Dekan Bidang Alumni, Kerja Sama, dan Inovasi FMIPA UGM sekaligus dosen program studi Matematika UGM bersama dengan beberapa dosen Fisika FMIPA UGM. Dalam hal ini, Badan Pengawas Tenaga Nuklir dihadiri oleh Sri Mulayni, Aderini Ismaillah, dan Warestri Widiati.

“Kami dari FMIPA UGM menerima kunjungan yang dilakukan dari BAPETAN, semoga kerja sama ini ke depannya akan berjalan lancar,” papar Dr. Fajar.

Dalam sesi diskusi dan tanya jawab, Dr. Eddy Hartantyo, M.Si. turut memaparkan profil dari program studi fisika dan penelitian yang dilakukan. Ada beberapa skema pendidikan atau tugas belajar yang dapat diakses oleh staf Badan Pengawas Tenaga Nuklir.

Kemudian diskusi berjalan dengan berbagai pertanyaan dari tamu seperti teknis kegiatan perkuliahan. Sebelumnya, FMIPA UGM dan Badan Pengawas Tenaga Nuklir telah meresmikan hubungan kerja sama secara formal melalui kegiatan penandatanganan kerja sama.

Dari agenda kunjungan yang ada, FMIPA UGM turut mendukung poin 4 SDGSs mengenai Pendidikan Berkualitas melalui akses terhadap pendidikan terhadap institusi penelitian. Selain itu, FMIPA UGM juga menyambut baik institusi dalam kemitraan untuk mencapai tujuan di bidang pendidikan, teknologi, dan inovasi sesuai dengan poin 17 SDGs.

Penulis: Febriska Noor Fitriana
Foto: Danendra Azriel Ramadhany

Read More

FMIPA UGM Buka Peluang Magang di NAIST Japan bagi Mahasiswa

FMIPA UGM buka peluang magang di NAIST (Nara Institute of Science and Technology) Japan bagi mahasiswa. Kesempatan ini dibuka untuk mahasiswa yang akan mengikuti program doktor di NAIST-Division Material Science. Selain terbuka untuk mahasiswa lulusan pascasarjana di bidang sains, mahasiswa dengan latar belakang pascasarjana farmasi dan teknik juga dapat mengikuti program tersebut.

Registrasi secara daring dapat dilakukan melalui tautan ugm.id/REGNAIST24 dan panduan pendaftaran dapat diakses melalui tautan ugm.id/NAIST24. Calon peserta dapat mengikuti pendaftaran mulai dari 7 hingga 17 September 2024. Kemudian, pada 18 – 19 September 2024, dokumen peserta akan diseleksi dan pada tanggal 20 – 23 September 2024, peserta akan melakukan presentasi secara bauran. Peserta akan dinyatakan lulus secara daring pada tanggal 24 – 25 September 2025.

Dengan dibukanya kesempatan magang di di NAIST (Nara Institute of Science and Technology) Japan bagi mahasiswa bagian NAIST-Division Material Science menjadi cerminan dari SDGs nomor 4 yaitu Pendidikan Berkualitas melalui peningkatan keterampilan bagi calon mahasiswa doctoral serta membuka akses pendidikan lebih lanjut bagi mahasiswa. Selain itu, kemitraan antara FMIPA dan NAIST (Nara Institute of Science and Technology) Japan menjadi cerminan SDGs nomor 17 yaitu Kemitraan untuk Mencapai Tujuan melalui kerja sama yang dilakukan di bidang pendidikan.

Penulis: Febriska Noor Fitriana
Gambar: Anugrah Yuwanda Atmaja
Foto: Hero Prakosa Wibowo Priyanto

Read More

Bagikan Momen Perdana Kuliah, Intip Keseruan Mahasiswa FMIPA Jalani Kehidupan Kampus

Momen perdana kuliah menjadi pijakan pertama mahasiswa dalam menjalani kehidupan kampus. Pemandangan mahasiswa mencari informasi kelas, keberadaan dosen, dan jajanan di kampus masing-masing cukup terlihat di hari pertama mereka masuk.

“Momen pertama kali kuliah perdana, waktu untuk adaptasi dari lingkungan SMA ke kuliah. Banyak hal yang perlu dipelajari seperti metode belajar. Kalau SMA kan guru yang reach out murid kalau kuliah kan kita yang bergerak aktif,” papar Azriel mahasiswa Elektronika dan Instrumentasi.

Media FMIPA membuat video singkat yang memberikan gambaran bagaimana kehidupan di kampus FMIPA UGM dengan sentuhan gaya kekinian mahasiswa dalam berinteraksi. Tautan video singkat tersebut dapat diakses pada alamat berikut https://www.instagram.com/p/C-kLhlXS6_a/

“Kuliah pertama penting karena menentukan salah jurusan apa engga. Parameternya ya pelajarannya sih menurutku,” papar Ninis mahasiswa Aktuaria.

Momen perdana kuliah yang dibagikan menjadi cerminan dari SDGs nomor 4 yaitu Pendidikan Berkualitas melalui peningkatan keterampilan mahasiswa dalam adaptasi di dunia perkuliahan. Kemudian, hal ini juga menjadi penyemangat bagi mahasiswa angkatan atas untuk terus berusaha menyelesaikan studi dengan semangat mereka saat menjadi mahasiswa baru.

Penulis: Febriska Noor Fitriana
Gambar: Anugrah Yuwanda Atmaja

Read More

Lab Visit Pengembangan Riset dan Kolaborasi FMIPA UGM & Pertamina

Pada tanggal 19 Agustus 2024, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA) UGM mengadakan kegiatan “Lab Visit” yang bekerja sama dengan Pertamina. Kunjungan ini bertujuan untuk memperkenalkan proyek-proyek riset yang sedang dikembangkan di beberapa laboratorium FMIPA UGM.

Laboratorium pertama yang dikunjungi oleh tim Pertamina adalah Computation Lab, yang dikelola oleh DIKE UGM. Laboratorium ini fokus pada pengembangan sistem komputer dan informasi. Salah satu proyek unggulan yang sedang dikembangkan adalah sistem untuk analisis biaya (cost analysis), yang diharapkan dapat memberikan kontribusi signifikan dalam efisiensi operasional Pertamina di masa depan.

Selanjutnya, tim Pertamina mengunjungi Lab Self Potential (SP), yang menguji metode pasif dalam Geofisika untuk mendeteksi pergerakan fluida di bawah permukaan tanah. Laboratorium ini menggunakan sensor fosfat sebagai elektroda, serta larutan CO sebagai sensor tambahan. Alat-alat yang ada di lab ini dilengkapi dengan nod yang berfungsi sebagai pengukur data untuk memetakan potensi permukaan tanah, yang sangat berguna untuk identifikasi anomali sebaran air tanah.

Dalam kunjungan ini, juga diperkenalkan alat Pertaboxxi untuk pengukuran suhu di mantel bumi serta alat Enhanced Oil Recovery (EOR) yang dirancang untuk meningkatkan produksi minyak bumi menggunakan tenaga listrik.

Risky Guruh, dari Geoseismal Research Center UGM, turut menjelaskan informasi terkait laboratorium tersebut.

“Revisit pertama hari ini kami menampilkan project team yang dikerjakan bersama Pertamina Hulu Energi. Harapannya, pihak Pertamina cukup puas dengan kinerja selama ini, dan kerjasama ini dapat dilanjutkan di masa mendatang.”

Kegiatan ini juga berkaitan dengan Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs), khususnya SDG nomor 4 (Pendidikan Berkualitas), SDG nomor 7 (Energi Bersih dan Terjangkau), dan SDG nomor 9 (Industri, Inovasi, dan Infrastruktur). Melalui riset dan inovasi, laboratorium FMIPA UGM tidak hanya mendukung keberlanjutan energi dan infrastruktur, tetapi juga memberikan kontribusi dalam meningkatkan kualitas pendidikan, dengan menyediakan lingkungan penelitian yang mendorong pengembangan kompetensi dan pengetahuan mahasiswa serta tenaga ahli.

Penulis: Chairunnisa Anggun Setiono
Dokumentasi: Wahyu Micho
Editor: Febriska Noor Fitriana

Read More

Inovasi Radiografi Digital Karya Prof. Bayu: Siap Dukung Fasilitas Kesehatan Indonesia Hingga Tingkat Desa

Dosen Fisika FMIPA UGM, Prof. Drs. Gede Bayu Suparta, M.S., Ph.D. terus berkomitmen dalam inovasi dan riset yang dilakukan melalui pembuatan alat radiografi digital yaitu X-Ray DDR. Inovasi dan riset yang dilakukan berangkat dari harapan besar Prof. Bayu yaitu mendukung fasilitas kesehatan di Indonesia hingga tingkat desa serta penggunaan alat-alat kesehatan buatan tanah air. Upaya menuju kemandirian bangsa dalam penggunaan alat kesehatan sudah diupayakan melalui usaha beliau di bidang industri alat kesehatan yaitu dengan mendirikan PT. Madeena Karya Indonesia yang memiliki makna “made in Indonesia”.

“Alat ini didesain untuk membantu status kesehatan rakyat Indonesia. Tentunya, lebih banyak yang diperiksa di Puskesmas. Kan, yang diperiksa kesehatannya. Kalau di rumah sakit kan yang diperiksa penyakitnya apa. Pengalaman dalam screening penyakit, kalau sehat ya pasien senang, kalau tidak ya stress. Kalau belum terbukti sakit tentunya boleh pulang,” papar Prof. Bayu

Dengan adanya data pemeriksaan tersebut, masyarakat dan pemerintah jadi mengetahui kondisi kesehatannya serta pemerintah terbantu untuk merumuskan program pembangunan di bidang kesehatan khususnya.

Hingga saat ini, riset dan inovasi mengenai radiografi digital masih dilakukan. Terhitung mulai tahun 2024, sudah lebih dari 30 tahun penelitian ini terus dikembangkan.

“Radiografi digital ini keunggulannya hemat energi karena tidak memerlukan energi besar. Hasil rontgen lebih bagus karena kameranya bisa diganti sesuai dengan kualitas megapiksel kamera serta hasilnya lebih cepat. Teknologi ini akan mengikuti sesuai dengan device (kamera) yang baru. Kalau flat detector yaudah gabisa diupgrade, harus ganti semua body. Kalau alat ini, cuman ganti kamera aja, piranti lainnya sama,” terang Prof. Bayu.

Sebelumnya, alat ini telah diuji coba dengan standar yang ketat karena menyangkut keselamatan manusia. Uji coba dilaksanakan di Universitas Pendidikan Ganesha Bali dengan melibatkan 37 relawan yang akan diperiksa pada bagian thorax dan organ tubuh lainnya.

“Awalnya, kita hanya buka 10 orang saja untuk mencoba tetapi malah semakin ramai orang mau mencoba,” papar Prof. Bayu.

Inovasi dan riset yang dilakukan Prof. Bayu turut melibatkan peran mahasiswa di FMIPA UGM serta rekan industri dan instansi lainnya sehingga mendukung proses hilirisasi hasil penelitian yang dilakukan. Sehubungan dengan hal tersebut, inovasi dan riset yang dilakukan menjadi cerminan dari SDGs nomor 3 yaitu Kehidupan Sehat dan Sejahtera dan nomor 4 yaitu Pendidikan Berkualitas melalui peningkatan keterampilan mahasiswa dan masyarakat di bidang kesehatan serta penyediaan fasilitas kesehatan yang lebih terjangkau. Kemudian, hal ini juga menjadi implementasi dari SDGs nomor 9 yaitu Industri, Inovasi, dan Infrastruktur di bidang teknologi dan inovasi di bidang alat kesehatan serta nomor 17 yaitu Kemitraan untuk Mencapai Tujuan melalui kerja sama untuk hilirisasi hasil penelitian.

Penulis: Febriska Noor Fitriana
Dokumentasi: Hero Prakosa Wibowo Priyanto

Read More

Hadirkan PT. Asuransi Tugu Pratama Indonesia di FMIPA UGM, Mahasiswa Ilmu Aktuaria Dapatkan Wawasan Dunia Asuransi Profesional

Sebagai perusahaan asuransi yang telah berkiprah lebih dari 43 tahun, PT. Asuransi Tugu Pratama Indonesia hadir di FMIPA UGM dalam rangka mengisi kuliah Pengembangan Karir dan Profesi Aktuaris untuk mahasiswa program studi Aktuaria semester 5. Pada semester selanjutnya, mahasiswa tersebut akan menjalani program magang di dunia kerja. Dalam hal ini, selain mendapatkan wawasan mengenai dunia asuransi profesional, mahasiswa tersebut akan lebih memahami bagaimana realita di dunia kerja yang penuh dengan praktik dan berhadapan dengan banyak ragam manusia.

“Kita membuka kesempatan magang untuk teman-teman.  Kompetensi yang penting dimiliki yaitu aktif yaitu harus siap terlibat. Kedua, kompetensi komunikatif. Kalau proaktif pasti butuh komunikasi dan interaksi yang baik. Itu pentingnya membangun skill sosial kita. Kita adakan seleksi karena tempatnya terbatas. Nanti yang akan kita bangun adalah growth mindset saat teman-teman magang di sini,” papar Apriyandi selaku Culture and People Relation Departement Head PT Asuransi Tugu Pratama Indonesia Tbk.

Selain memberikan wawasan mengenai dunia kerja, Apriyandi juga mendorong mahasiswa untuk menjadi sosok “gelas kosong” dengan mengedepankan growth mindset ketika magang dan di dunia kerja. Hal ini ditujukan agar mahasiswa menjadi sosok yang adaptif di dunia kerja. Di sisi lain, Apriyandi juga turut mendorong mahasiswa untuk rajin membaca dan memperkaya literasi bacaan untuk memperluas pandangan ketika bekerja.

“Harapannya, kegiatan ini memberikan gambaran corporate culture di perusahaan asuransi umum khususnya di Asuransi Tugu Pratama. Memberikan pengetahuan terkait pengembangan SDM, peran aktuaris dan profesi dengan kompetensi kuantitatif dan ilmu Aktuaria di perusahaan asuransi umum dan ekspektasi industri pada talenta masa depan,” papar Danang Teguh Qoyyimi, M.Sc., Ph.D. selaku dosen pengampu mata kuliah Pengembangan Karir dan Profesi Aktuaris

Dalam hal ini, Danang juga meceritakan latar belakang kerja sama FMIPA UGM dengan PT Asuransi Tugu Pratama Indonesia Tbk sejak 2021.

“FMIPA memiliki kerja sama dengan PT. Asuransi Tugu Pratama Indonesia Tbk sejak 2021. Berbagai aktifitas telah dilaksanakan, diantaranya penyelenggaraan riset aplikatif dengan menggunakan dana padanan (Matching Fund) Dikti, penyelenggaraan program magang, dan joint supervision untuk riset mahasiswa,” papar Danang.

Agenda kerja sama sama FMIPA UGM dengan PT Asuransi Tugu Pratama Indonesia Tbk menjadi cerminan dari SDGs nomor 4 yaitu Pendidikan Berkualitas melalui peningkatan keterampilan mahasiswa dalam persiapan dunia kerja khususnya di dunia aktuaris. Selain itu, kerja sama yang dilakukan turut menjadi implementasi SDGs nomor 17 yaitu Kemitraan untuk Mencapai Tujuan melalui kerja sama dalam peningkatan kapasitas mahasiswa di bidang asuransi.

Penulis: Febriska Noor Fitriana
Dokumentasi: Febriska Noor Fitriana

Read More

FMIPA UGM Gelar MIPAnet School of Leaders: Dongkrak Kualitas Kampus Sains di Indonesia

FMIPA UGM menyelenggarakan kegiatan MIPAnet School of Leaders pada Rabu – Sabtu, 4 – 7 September 2024 di Ruang Auditorium FMIPA UGM. Acara ini dihadiri oleh 50 pimpinan dari berbagai instansi yang tergabung dalam Jaringan Kerja Sama Nasional Lembaga Pendidikan Tinggi Bidang MIPA di seluruh Indonesia seperti Dekan FMIPA Unsoed, Dekan FMIPA IPB, Dekan FMIPA UNP, Dekan FST Undana, Dekan FMIPA USU, Dekan FMIPA IPB, dan lainnya. Beberapa pemateri berasal dari pihak UGM seperti Rektor UGM, Ketua HPU UGM, dan Kepala Satuan Penjaminan Mutu dan Reputasi UGM.

“Acara ini untuk para pemimpin dan pengelola dengan basis ilmu dasar. Tujuannya untuk menyegarkan kembali dan membekali para pemimpin untuk mempunyai jiwa leadership yang terhubung. Banyak yang punya jiwa leader tapi gak terhubung sehingga dalam forum ini dapat merumuskan visi dan misi dengan cara sharing,” papar Prof. Dr. Eng. Kuwat Triyana, M.Si., selaku Dekan FMIPA UGM dalam sambutannya.

Pada hari pertama, materi yang dipaparkan yaitu Good University Governance oleh Prof. Didi Achjari, M.Com., Ak., CA (Dekan FEB UGM), Membangun Spin Off Company oleh Prof. Dr.Eng. Kuwat Triyana, M.Si. (Dekan Fakultas MIPA UGM), World Class University oleh Prof. Indra Wijaya, MBA. (Kepala Satuan Penjaminan Mutu dan Reputasi UGM), dan Project Action Plan (PAP) oleh Prof. Ir. Selo, ST., MT., M.Sc., Ph.D. (Dekan FT UGM). Materi-materi yang diberikan serta diskusi yang dilakukan turut memperkaya wawasan masing-masing pihak serta mendorong pemecahan masalah yang ada untuk melakukan peningkatan dan pengembangan di masing-masing instansi.

Hadirnya MIPAnet School of Leaders menjadi cerminan dari SDGs nomor 4 yaitu Pendidikan Berkualitas melalui peningkatan keterampilan kepemimpinan dan manajemen bagi pemimpin di kampus sains serta mendorong pendidikan untuk keberlanjutan dan pembangunan. Selain itu, agenda tersebut menjadi implementasi dari SDGs nomor 9 yaitu Industri, Inovasi, dan Infrastruktur serta nomor 17 yaitu Kemitraan untuk Mencapai Tujuan melalui kerja sama dan inovasi dalam mendongkrak kualitas kampus sains di Indonesia dengan sharing session yang dilakukan untuk berbagi ide dan pandangan serta mencari solusi yang tepat bagi masing-masing instansi.

Penulis: Febriska Noor Fitriana
Dokumentasi: Danendra Azriel Ramdhany

Read More

FMIPA UGM Sambut Kunjungan SMA Kesatuan Bangsa: Perkuat Kerja Sama di Bidang Pendidikan

SMA Kesatuan Bangsa mengadakan kunjungan ke FMIPA UGM yang dihadiri oleh segenap pimpinan sekolah yaitu Vezir Ashyrmepesov selaku direktur, Nur Wijayanto selaku kepala sekolah, Feroz selaku koordinator, dan Ubaidillah selaku humas. Kunjungan ini bertujuan untuk memperkuat hubungan secara formal sekaligus memperkenalkan profil masing-masing fakultas di bidang sains. Kegiatan kunjungan dilaksanakan di Ruang Sidang FMIPA UGM pada hari Rabu, 28 Agustus 2024.

“Harapannya, dengan adanya kolaborasi antara FMIPA dan SMA Kesatuan Bangsa dapat meningkatkan standar kompetensi guru-guru kami,” kata Nur Wijayanto selaku kepala sekolah.

Prof. Dr. Eng. Kuwat Triyana, M.Si., selaku Dekan FMIPA UGM beserta jajaran dekanat FMIPA UGM menyambut baik kehadiran dan inisiasi kerja sama yang diadakan. Prof. Kuwat juga memberikan pemaparan mengenai profil dari FMIPA UGM beserta kegiatan-kegiatan berskala internasional yang ada.

“Kami berharap lulusan kami bisa menjadi lulusan berskala global setelah lulus 2 tahun dari program exposure di luar negeri,” kata Prof. Kuwat.

Kepala Sekolah SMA Kesatuan Bangsa turut merespon dengan baik adanya kualitas lulusan FMIPA UGM.

“Terkait global citizen, di tahun ini pun sebagai pihak sekolah juga membangun program kerja sama di sekolah dengan mitra untuk campus overseas,” papar Nur Wijayanto selaku kepala sekolah.

Pengenalan masing-masing fakultas berfokus pada profil, fasilitas, hasil riset dan inovasi, serta program-program yang mendukung kegiatan mahasiswa serta tenaga pengajar di institusi pendidikan. Dengan ini, masing-masing pihak dapat mengenal lebih dekat terkait informasi yang dibutuhkan terkait penjaminan mutu yang ada di bidang sains.

Dari agenda kunjungan yang ada, FMIPA UGM turut mendukung poin 4 SDGSs mengenai pendidikan berkualitas melalui kemitraan dalam meningkatkan kualitas pendidikan. Selain itu, FMIPA UGM juga menyambut baik institusi pendidikan dalam kemitraan untuk mencapai tujuan di bidang pemajuan pendidikan sesuai dengan poin 17 SDGs.

Penulis: Febriska Noor Fitriana
Dokumentasi: Danendra Azriel Ramdhany

Read More

FMIPA UGM Sambut Kunjungan Badan Pengawas Tenaga Nuklir

FMIPA UGM menerima kunjungan dari Badan Pengawas Tenaga Nuklir pada Kamis, 29 Agustus 2024 di Ruang Sidang FMIPA UGM. Kunjungan diterima langsung oleh Dr. Fajar Adi Kusumo, S.Si., M.Si., selaku Wakil Dekan Bidang Alumni, Kerja Sama, dan Inovasi FMIPA UGM sekaligus dosen program studi Matematika UGM bersama dengan beberapa dosen Fisika FMIPA UGM. Dalam hal ini, Badan Pengawas Tenaga Nuklir dihadiri oleh Sri Mulayni, Aderini Ismaillah, dan Warestri Widiati.

“Kami dari FMIPA UGM menerima kunjungan yang dilakukan dari BAPETAN, semoga kerja sama ini ke depannya akan berjalan lancar,” papar Dr. Fajar.

Dalam sesi diskusi dan tanya jawab, Dr. Eddy Hartantyo, M.Si. turut memaparkan profil dari program studi fisika dan penelitian yang dilakukan. Ada beberapa skema pendidikan atau tugas belajar yang dapat diakses oleh staf Badan Pengawas Tenaga Nuklir.

Kemudian diskusi berjalan dengan berbagai pertanyaan dari tamu seperti teknis kegiatan perkuliahan. Sebelumnya, FMIPA UGM dan Badan Pengawas Tenaga Nuklir telah meresmikan hubungan kerja sama secara formal melalui kegiatan penandatanganan kerja sama.

Dari agenda kunjungan yang ada, FMIPA UGM turut mendukung poin 4 SDGSs mengenai Pendidikan Berkualitas melalui akses terhadap pendidikan terhadap institusi penelitian. Selain itu, FMIPA UGM juga menyambut baik institusi dalam kemitraan untuk mencapai tujuan di bidang pendidikan, teknologi, dan inovasi sesuai dengan poin 17 SDGs.

Penulis: Febriska Noor Fitriana
Foto: Danendra Azriel Ramadhany

Read More

FMIPA UGM Buka Peluang Magang di NAIST Japan bagi Mahasiswa

FMIPA UGM buka peluang magang di NAIST (Nara Institute of Science and Technology) Japan bagi mahasiswa. Kesempatan ini dibuka untuk mahasiswa yang akan mengikuti program doktor di NAIST-Division Material Science. Selain terbuka untuk mahasiswa lulusan pascasarjana di bidang sains, mahasiswa dengan latar belakang pascasarjana farmasi dan teknik juga dapat mengikuti program tersebut.

Registrasi secara daring dapat dilakukan melalui tautan ugm.id/REGNAIST24 dan panduan pendaftaran dapat diakses melalui tautan ugm.id/NAIST24. Calon peserta dapat mengikuti pendaftaran mulai dari 7 hingga 17 September 2024. Kemudian, pada 18 – 19 September 2024, dokumen peserta akan diseleksi dan pada tanggal 20 – 23 September 2024, peserta akan melakukan presentasi secara bauran. Peserta akan dinyatakan lulus secara daring pada tanggal 24 – 25 September 2025.

Dengan dibukanya kesempatan magang di di NAIST (Nara Institute of Science and Technology) Japan bagi mahasiswa bagian NAIST-Division Material Science menjadi cerminan dari SDGs nomor 4 yaitu Pendidikan Berkualitas melalui peningkatan keterampilan bagi calon mahasiswa doctoral serta membuka akses pendidikan lebih lanjut bagi mahasiswa. Selain itu, kemitraan antara FMIPA dan NAIST (Nara Institute of Science and Technology) Japan menjadi cerminan SDGs nomor 17 yaitu Kemitraan untuk Mencapai Tujuan melalui kerja sama yang dilakukan di bidang pendidikan.

Penulis: Febriska Noor Fitriana
Gambar: Anugrah Yuwanda Atmaja
Foto: Hero Prakosa Wibowo Priyanto

Read More

Bagikan Momen Perdana Kuliah, Intip Keseruan Mahasiswa FMIPA Jalani Kehidupan Kampus

Momen perdana kuliah menjadi pijakan pertama mahasiswa dalam menjalani kehidupan kampus. Pemandangan mahasiswa mencari informasi kelas, keberadaan dosen, dan jajanan di kampus masing-masing cukup terlihat di hari pertama mereka masuk.

“Momen pertama kali kuliah perdana, waktu untuk adaptasi dari lingkungan SMA ke kuliah. Banyak hal yang perlu dipelajari seperti metode belajar. Kalau SMA kan guru yang reach out murid kalau kuliah kan kita yang bergerak aktif,” papar Azriel mahasiswa Elektronika dan Instrumentasi.

Media FMIPA membuat video singkat yang memberikan gambaran bagaimana kehidupan di kampus FMIPA UGM dengan sentuhan gaya kekinian mahasiswa dalam berinteraksi. Tautan video singkat tersebut dapat diakses pada alamat berikut https://www.instagram.com/p/C-kLhlXS6_a/

“Kuliah pertama penting karena menentukan salah jurusan apa engga. Parameternya ya pelajarannya sih menurutku,” papar Ninis mahasiswa Aktuaria.

Momen perdana kuliah yang dibagikan menjadi cerminan dari SDGs nomor 4 yaitu Pendidikan Berkualitas melalui peningkatan keterampilan mahasiswa dalam adaptasi di dunia perkuliahan. Kemudian, hal ini juga menjadi penyemangat bagi mahasiswa angkatan atas untuk terus berusaha menyelesaikan studi dengan semangat mereka saat menjadi mahasiswa baru.

Penulis: Febriska Noor Fitriana
Gambar: Anugrah Yuwanda Atmaja

Read More

Lab Visit Pengembangan Riset dan Kolaborasi FMIPA UGM & Pertamina

Pada tanggal 19 Agustus 2024, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA) UGM mengadakan kegiatan “Lab Visit” yang bekerja sama dengan Pertamina. Kunjungan ini bertujuan untuk memperkenalkan proyek-proyek riset yang sedang dikembangkan di beberapa laboratorium FMIPA UGM.

Laboratorium pertama yang dikunjungi oleh tim Pertamina adalah Computation Lab, yang dikelola oleh DIKE UGM. Laboratorium ini fokus pada pengembangan sistem komputer dan informasi. Salah satu proyek unggulan yang sedang dikembangkan adalah sistem untuk analisis biaya (cost analysis), yang diharapkan dapat memberikan kontribusi signifikan dalam efisiensi operasional Pertamina di masa depan.

Selanjutnya, tim Pertamina mengunjungi Lab Self Potential (SP), yang menguji metode pasif dalam Geofisika untuk mendeteksi pergerakan fluida di bawah permukaan tanah. Laboratorium ini menggunakan sensor fosfat sebagai elektroda, serta larutan CO sebagai sensor tambahan. Alat-alat yang ada di lab ini dilengkapi dengan nod yang berfungsi sebagai pengukur data untuk memetakan potensi permukaan tanah, yang sangat berguna untuk identifikasi anomali sebaran air tanah.

Dalam kunjungan ini, juga diperkenalkan alat Pertaboxxi untuk pengukuran suhu di mantel bumi serta alat Enhanced Oil Recovery (EOR) yang dirancang untuk meningkatkan produksi minyak bumi menggunakan tenaga listrik.

Risky Guruh, dari Geoseismal Research Center UGM, turut menjelaskan informasi terkait laboratorium tersebut.

“Revisit pertama hari ini kami menampilkan project team yang dikerjakan bersama Pertamina Hulu Energi. Harapannya, pihak Pertamina cukup puas dengan kinerja selama ini, dan kerjasama ini dapat dilanjutkan di masa mendatang.”

Kegiatan ini juga berkaitan dengan Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs), khususnya SDG nomor 4 (Pendidikan Berkualitas), SDG nomor 7 (Energi Bersih dan Terjangkau), dan SDG nomor 9 (Industri, Inovasi, dan Infrastruktur). Melalui riset dan inovasi, laboratorium FMIPA UGM tidak hanya mendukung keberlanjutan energi dan infrastruktur, tetapi juga memberikan kontribusi dalam meningkatkan kualitas pendidikan, dengan menyediakan lingkungan penelitian yang mendorong pengembangan kompetensi dan pengetahuan mahasiswa serta tenaga ahli.

Penulis: Chairunnisa Anggun Setiono
Dokumentasi: Wahyu Micho
Editor: Febriska Noor Fitriana

Read More

Inovasi Radiografi Digital Karya Prof. Bayu: Siap Dukung Fasilitas Kesehatan Indonesia Hingga Tingkat Desa

Dosen Fisika FMIPA UGM, Prof. Drs. Gede Bayu Suparta, M.S., Ph.D. terus berkomitmen dalam inovasi dan riset yang dilakukan melalui pembuatan alat radiografi digital yaitu X-Ray DDR. Inovasi dan riset yang dilakukan berangkat dari harapan besar Prof. Bayu yaitu mendukung fasilitas kesehatan di Indonesia hingga tingkat desa serta penggunaan alat-alat kesehatan buatan tanah air. Upaya menuju kemandirian bangsa dalam penggunaan alat kesehatan sudah diupayakan melalui usaha beliau di bidang industri alat kesehatan yaitu dengan mendirikan PT. Madeena Karya Indonesia yang memiliki makna “made in Indonesia”.

“Alat ini didesain untuk membantu status kesehatan rakyat Indonesia. Tentunya, lebih banyak yang diperiksa di Puskesmas. Kan, yang diperiksa kesehatannya. Kalau di rumah sakit kan yang diperiksa penyakitnya apa. Pengalaman dalam screening penyakit, kalau sehat ya pasien senang, kalau tidak ya stress. Kalau belum terbukti sakit tentunya boleh pulang,” papar Prof. Bayu

Dengan adanya data pemeriksaan tersebut, masyarakat dan pemerintah jadi mengetahui kondisi kesehatannya serta pemerintah terbantu untuk merumuskan program pembangunan di bidang kesehatan khususnya.

Hingga saat ini, riset dan inovasi mengenai radiografi digital masih dilakukan. Terhitung mulai tahun 2024, sudah lebih dari 30 tahun penelitian ini terus dikembangkan.

“Radiografi digital ini keunggulannya hemat energi karena tidak memerlukan energi besar. Hasil rontgen lebih bagus karena kameranya bisa diganti sesuai dengan kualitas megapiksel kamera serta hasilnya lebih cepat. Teknologi ini akan mengikuti sesuai dengan device (kamera) yang baru. Kalau flat detector yaudah gabisa diupgrade, harus ganti semua body. Kalau alat ini, cuman ganti kamera aja, piranti lainnya sama,” terang Prof. Bayu.

Sebelumnya, alat ini telah diuji coba dengan standar yang ketat karena menyangkut keselamatan manusia. Uji coba dilaksanakan di Universitas Pendidikan Ganesha Bali dengan melibatkan 37 relawan yang akan diperiksa pada bagian thorax dan organ tubuh lainnya.

“Awalnya, kita hanya buka 10 orang saja untuk mencoba tetapi malah semakin ramai orang mau mencoba,” papar Prof. Bayu.

Inovasi dan riset yang dilakukan Prof. Bayu turut melibatkan peran mahasiswa di FMIPA UGM serta rekan industri dan instansi lainnya sehingga mendukung proses hilirisasi hasil penelitian yang dilakukan. Sehubungan dengan hal tersebut, inovasi dan riset yang dilakukan menjadi cerminan dari SDGs nomor 3 yaitu Kehidupan Sehat dan Sejahtera dan nomor 4 yaitu Pendidikan Berkualitas melalui peningkatan keterampilan mahasiswa dan masyarakat di bidang kesehatan serta penyediaan fasilitas kesehatan yang lebih terjangkau. Kemudian, hal ini juga menjadi implementasi dari SDGs nomor 9 yaitu Industri, Inovasi, dan Infrastruktur di bidang teknologi dan inovasi di bidang alat kesehatan serta nomor 17 yaitu Kemitraan untuk Mencapai Tujuan melalui kerja sama untuk hilirisasi hasil penelitian.

Penulis: Febriska Noor Fitriana
Dokumentasi: Hero Prakosa Wibowo Priyanto

Read More
Translate