Search

UNIVERSITAS GADJAH MADA FACULTY OF MATHEMATICS AND NATURAL SCIENCES 

Search

UNIVERSITAS GADJAH MADA FACULTY OF MATHEMATICS AND NATURAL SCIENCES 

Search

UNIVERSITAS GADJAH MADA FACULTY OF MATHEMATICS AND NATURAL SCIENCES 

Workshop

Prof. Yudi Darma Hadiri International Workshop for Educators FMIPA UGM, Tekankan Pentingnya Literasi Sains dan Teknologi dalam Mempersiapkan Talenta Unggul Masa Depan

“Kepercayaan masyarakat kepada saintis yang sangat tinggi merupakan modal yang sangat baik. Tantangannya sekarang adalah bagaimana kepercayaan itu diikuti dengan keterlibatan masyarakat terhadap sains. Maka literasi sains dan teknologi saat ini menjadi penting karena kemampuan memahami dan menggunakan ilmu sains akan menentukan kualitas keputusan yang diambil dalam kehidupan sehari-hari,” ujar Prof. Dr. Eng. Yudi Darma, M.Si., Direktur Diseminasi dan Pemanfaatan Sains dan Teknologi, Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi Republik Indonesia, saat menyampaikan materi dalam International Workshop for Educators FMIPA UGM, Kamis (30/7) di Auditorium Herman Johannes FMIPA UGM. 

Menurut Prof. Yudi, penguatan literasi sains dan teknologi perlu dibudayakan di sekolah-sekolah. Ia menilai bahwa para pelajar, khususnya generasi muda, memiliki rasa ingin tahu yang tinggi, semangat belajar yang besar, dan potensi yang perlu diarahkan melalui ekosistem pendidikan yang mendukung. Potensi tersebut menjadi modal penting dalam menumbuhkan talenta-talenta unggul di bidang sains dan teknologi.

Prof. Yudi mengapresiasi penyelenggaraan International Workshop for Educators FMIPA UGM ini karena turut berperan dalam menjembatani serta memperkuat kolaborasi antara sekolah menengah dan perguruan tinggi. Menurutnya, kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya membangun ekosistem sains dan teknologi melalui penguatan literasi sains sekaligus memperluas jejaring antara dunia pendidikan menengah dan perguruan tinggi.

Workshop ini merupakan wadah yang strategis untuk mempertemukan sekolah dengan perguruan tinggi. Melalui forum seperti ini, kita dapat memperluas partisipasi masyarakat dalam sains dan teknologi serta membangun kolaborasi yang berkelanjutan,” ujar Prof. Yudi.

Ia menjelaskan bahwa kolaborasi tersebut membuka lebih banyak kesempatan bagi guru dan siswa untuk mengenal dunia riset secara langsung, berinteraksi dengan para peneliti, serta memanfaatkan fasilitas dan ekosistem penelitian di perguruan tinggi. Dengan pengalaman tersebut, diharapkan semakin banyak talenta muda yang terdorong mengembangkan rasa ingin tahu menjadi inovasi yang memberikan manfaat bagi masyarakat.

Selain itu, peserta juga diperkenalkan dengan sejumlah inisiatif yang dapat dimanfaatkan sekolah, di antaranya program SEMESTA Kemdiktisaintek, yang menghubungkan siswa sekolah menengah dengan akademisi di kampus, serta berbagai kegiatan penguatan literasi sains yang melibatkan dosen, mahasiswa, dan pusat-pusat studi di FMIPA UGM. Program-program tersebut diharapkan menjadi wadah bagi siswa untuk mengembangkan minat riset sejak dini sekaligus memperluas wawasan mengenai peluang studi dan karier di bidang sains dan teknologi.

Secara keseluruhan, kegiatan International Workshop for Educators ini sejalan dalam mendukung pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya SDG 4 (Quality Education) melalui penguatan kualitas pendidikan sains dan peningkatan kapasitas pendidik, serta SDG 17 (Partnerships for the Goals) dengan mendorong kolaborasi antara perguruan tinggi, sekolah menengah, dan berbagai pemangku kepentingan. Sinergi tersebut diharapkan dapat memperluas akses terhadap pendidikan sains yang berkualitas, memperkuat ekosistem riset sejak jenjang sekolah, dan menumbuhkan generasi muda yang siap berkontribusi dalam pengembangan ilmu pengetahuan dan teknologi.

Penulis: Inna Mutifah
Fotografer: Afiandina Sukma

Read More

FMIPA UGM Gelar Workshop Peningkatan Kapasitas Dosen, Perkuat Inovasi dalam Pembelajaran

Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Universitas Gadjah Mada (FMIPA UGM) mengadakan kegiatan Workshop Peningkatan Kapasitas Dosen FMIPA UGM. Kegiatan workshop ini dilaksanakan secara hybrid pada 20 Juli 2026, di Auditorium Herman Yohanes FMIPA UGM. Peserta kegiatan merupakan dosen dari seluruh departemen di FMIPA UGM.

Kegiatan workshop dibuka oleh Dekan FMIPA UGM, Prof. Dr. Eng. Kuwat Triyana, M.Si. Dalam sambutannya, beliau menyampaikan melalui workshop ini, para dosen mendapatkan kesempatan untuk belajar belajar dan saling memberi masukan, sehingga lulusan dan mahasiswa di FMIPA UGM dapat lebih baik lagi untuk kedepannya.

Kegiatan Workshop diisi dengan sesi materi yang disampaikan oleh beberapa pembicara. Sesi materi pertama dengan topik berjudul “Perkembangan AI dan Pemanfaatannya dalam Proses Pembelajaran dan Asesmen” oleh Dr. Irwan Endrayanto Aluicius, S.Si., M.Sc. Sesi materi kedua dengan topik berjudul “Project Based Learning (PBL) dan Asesmennya” oleh Ir. Basuki Rachmatul Alam, M.Sc., Ph.D. Serta sesi materi ketiga dengan topik berjudul “Case Based Learning (CBL) dan Metode Pembelajaran” oleh dr. Yoyo Suhoyo, M.Med.Ed., Ph. D.

Kegiatan Workshop Peningkatan Kapasitas Dosen FMIPA UGM turut mendukung berjalannya Sustainable Development Goals nomor 4: Pendidikan Berkualitas melalui perkembangan sistem belajar mengajar, yang dapat diaplikasikan oleh bapak ibu dosen untuk perkuliahan yang akan datang nanti, sehingga diharapkan dapat meningkatkan kualitas mahasiswa dan lulusan FMIPA UGM.

Penulis: Sekar Melati Putri Pratiwi
Dokumentasi: Afiandina Sukma

Read More

FMIPA UGM Jalin Kerja Sama dengan 250 Sekolah Mitra untuk Perkuat Pendidikan dan Pengembangan SDM

Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA) Universitas Gadjah Mada bersama 250 sekolah mitra dari berbagai daerah di Indonesia menandatangani Perjanjian Kerja Sama (PKS) pada Kamis (30/7). Kerja sama ini menjadi langkah strategis dalam memperkuat sinergi antara perguruan tinggi dan sekolah menengah melalui pelaksanaan tridarma perguruan tinggi, yaitu pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat.

Prosesi penandatanganan diawali dengan penandatanganan simbolis yang diwakili oleh lima sekolah dari berbagai wilayah di Indonesia, yaitu SMA Taruna Nusantara IKN, MAN 1 Kuantan Singingi Riau, serta tiga sekolah mitra lainnya yang mewakili wilayah Maluku, Jakarta, dan daerah lainnya di Nusantara.

Ruang lingkup kerja sama mencakup penyelenggaraan kegiatan bersama dalam bidang pendidikan dan pengajaran, penelitian, serta pengabdian kepada masyarakat. Selain itu, kerja sama juga meliputi pelaksanaan program imersi, pengenalan program studi di lingkungan FMIPA UGM beserta prospek kebutuhan industri, Program International Undergraduate Program (IUP), serta berbagai kegiatan peningkatan kompetensi guru.

Salah satu perwakilan sekolah mitra, Sinta dari SMA Muhammadiyah 3 Yogyakarta, mengungkapkan bahwa kerja sama dengan FMIPA UGM telah memberikan dampak positif bagi sekolahnya.

“Ini sudah tahun kedua kami mengikuti kegiatan kerja sama dengan FMIPA UGM. Dulu ada penawaran dan kami merasa tertarik. Tahun pertama mencoba kerja sama dan akhirnya ada satu siswa kami yang diterima di UGM. Melihat antusiasme siswa-siswa kami, maka kami kembali memperpanjang kerja sama ini. Harapannya, semakin banyak siswa yang tertarik dan berhasil melanjutkan studi di FMIPA UGM,” tuturnya.

Dalam kerja sama tersebut, FMIPA UGM juga memberikan prioritas kepada calon mahasiswa yang berasal dari sekolah mitra untuk mengikuti seleksi Program International Undergraduate Program (IUP). Sekolah mitra akan merekomendasikan siswa-siswa terbaiknya untuk mengikuti seleksi penerimaan mahasiswa baru pada berbagai program IUP di FMIPA UGM, meliputi IUP Ilmu Komputer (Computer Science), Elektronika dan Instrumentasi (Electronics and Instrumentation), Kimia (Chemistry), Matematika Industri (Industrial Mathematics), Statistika dan Sains Data (Statistics and Data Science), serta Fisika Industri (Industrial Physics).

Tidak hanya berfokus pada peserta didik, FMIPA UGM juga berkomitmen meningkatkan kualitas tenaga pendidik melalui berbagai program pengembangan kapasitas guru. Program tersebut akan diprioritaskan bagi guru-guru yang berasal dari sekolah mitra sebagai upaya mendukung peningkatan kualitas pembelajaran di tingkat pendidikan menengah.

Melalui kolaborasi ini, FMIPA UGM berharap hubungan yang terjalin dengan sekolah-sekolah mitra dapat membuka akses pendidikan tinggi yang lebih luas, memperkuat kualitas pembelajaran, serta mendorong lahirnya sumber daya manusia yang unggul dan siap menghadapi tantangan masa depan.

Pelaksanaan kerja sama ini turut mendukung pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya SDG 4 yakni Pendidikan Berkualitas melalui peningkatan akses terhadap pendidikan berkualitas, penguatan kapasitas guru, dan pengembangan kompetensi peserta didik. Selain itu, kolaborasi antara FMIPA UGM dan ratusan sekolah mitra juga mencerminkan implementasi SDG 17 tentang Kemitraan untuk Mencapai Tujuan, yaitu membangun kemitraan yang berkelanjutan untuk memperkuat ekosistem pendidikan dan menghasilkan dampak yang lebih luas bagi masyarakat.

Penulis : Meitha Eka Nurhasanah

Read More

FMIPA UGM Gelar International Workshop for Educators, Perkuat Literasi Sains dan Teknologi Guru

Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Universitas Gadjah Mada (FMIPA UGM) menyelenggarakan International Workshop for Educators bertajuk “Strengthening Teachers’ Science and Technology Literacy Through Coaching Program” yang berlangsung pada 29 hingga 31 Juli 2026 mendatang di Auditorium Herman Johannes. Workshop yang diikuti sekitar 250 kepala sekolah SMA/sederajat dari berbagai daerah di Indonesia ini bertujuan memperkuat literasi sains dan teknologi, meningkatkan kapasitas pendidik melalui pendekatan coaching program  serta memperluas jejaring kemitraan antara sekolah dan perguruan tinggi.

Perkembangan sains dan teknologi yang berlangsung sangat pesat menuntut pendidik untuk terus memperbarui kompetensinya agar mampu menghadirkan pembelajaran yang relevan dengan kebutuhan masa depan. Pembelajaran sains kini tidak lagi hanya berorientasi pada penguasaan konsep, tetapi juga pada pengembangan kemampuan berpikir kritis, penalaran ilmiah, kreativitas, dan penyelesaian masalah. Melalui pendekatan coaching, workshop ini diharapkan dapat menjadi ruang pendampingan bagi para pendidik untuk mengintegrasikan perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi ke dalam proses pembelajaran di sekolah.

Membuka kegiatan tersebut, Dekan FMIPA UGM, Prof. Dr. Eng. Kuwat Triyana, M.Si., menyampaikan bahwa guru memiliki peran penting dalam menyiapkan generasi yang mampu menjawab tantangan masa depan. Ia menjelaskan bahwa FMIPA UGM tidak hanya berkomitmen menghasilkan riset dan inovasi, tetapi juga memastikan hasil-hasil tersebut dapat memberikan dampak nyata melalui penguatan kapasitas pendidik dan kolaborasi dengan sekolah. Menurutnya, berbagai inovasi yang dikembangkan di FMIPA UGM di bidang kecerdasan buatan, kesehatan, energi, lingkungan, hingga pangan menjadi bukti bahwa sains mampu menghadirkan solusi bagi berbagai persoalan masyarakat sekaligus menjadi sumber inspirasi dalam pembelajaran.

Prof. Kuwat turut menyampaikan mengenai sejumlah program lanjutan untuk memperkuat kolaborasi dengan sekolah. Program tersebut mencakup jalur khusus bagi guru SMA, immersion program bagi guru dan siswa, pengembangan educational kit, serta berbagai bentuk pendampingan yang dirancang agar pembelajaran sains di sekolah semakin dekat dengan perkembangan riset. “Ke depan kami akan memfasilitasi guru dan siswa melalui berbagai program, mulai dari immersion program, educational kit, hingga kurikulum yang disesuaikan dengan kebutuhan pembelajaran di sekolah,” ujarnya.

Rangkaian workshop akan berlanjut pada hari kedua dengan menghadirkan Prof. Tuan Hsiao-Lin dari National Changhua University of Education, Taiwan, yang akan membahas pengembangan profesional guru melalui literasi sains dan pembelajaran berbasis inkuiri. Sesi berikutnya menghadirkan Dr. Hung Yi Wen yang akan berbagi pengalaman penerapan pembelajaran sains di sekolah menengah Taiwan, Dr. Eng. Trisna Julian dari Nara Institute of Science and Technology (NAIST), Jepang, serta Prof. Dr. Eng. Yudi Darma dari Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi yang akan memaparkan kebijakan Sekolah Garuda dalam menyiapkan talenta sains Indonesia. Hari kedua juga diisi dengan paparan mengenai peran FMIPA UGM dalam penguatan pendidikan STEM serta peluang kolaborasi internasional dan studi lanjut di Taiwan.

Pada hari terakhir, peserta akan mengikuti sesi mengenai persiapan studi ke luar negeri, pengembangan kemitraan internasional, dan paparan “Research and Innovation for the Future” yang disampaikan Prof. Kuwat Triyana. Seluruh rangkaian workshop dirancang agar peserta memperoleh wawasan mengenai perkembangan sains dan teknologi, membangun jejaring kolaborasi, serta membawa pulang gagasan yang dapat diterapkan di sekolah masing-masing.

Melalui kegiatan ini, FMIPA UGM berharap hubungan antara perguruan tinggi dan sekolah semakin erat, sehingga hasil-hasil riset dan inovasi dapat lebih mudah diadopsi dalam pembelajaran. Dengan demikian, penguatan literasi sains dan teknologi tidak berhenti pada pelaksanaan workshop, tetapi berlanjut menjadi kolaborasi yang mendukung lahirnya generasi muda yang adaptif, kreatif, dan mampu menjawab berbagai tantangan masa depan.

Penyelenggaraan International Workshop for Educators ini turut mendukung pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs), terutama SDG 4 (Quality Education) melalui penguatan kapasitas guru dalam literasi sains dan teknologi agar mampu menghadirkan pembelajaran yang lebih berkualitas, inovatif, dan relevan dengan perkembangan zaman. Kegiatan ini juga berkontribusi pada SDG 17 (Partnerships for the Goals) dengan membangun kolaborasi antara FMIPA UGM, sekolah, akademisi, pemerintah, serta mitra internasional dalam mengembangkan ekosistem pendidikan yang saling mendukung. Selain itu, pengenalan berbagai hasil riset dan inovasi FMIPA UGM yang berorientasi pada penyelesaian persoalan di bidang kesehatan, lingkungan, energi, dan pangan mencerminkan upaya mendorong pemanfaatan ilmu pengetahuan untuk pembangunan berkelanjutan.

Penulis: Inna Mutifah
Editor: Meitha Eka Nur Khasanah
Fotografer: Afiandina Sukma

Read More

Optimalisasi Penyusunan Anggaran melalui Workshop FMIPA UGM bersama Volantis Technology

Pada  14 Oktober 2022, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Universitas Gadjah Mada (FMIPA UGM) menyelenggarakan kegiatan Workshop bersama Volantis Technology  yang berlangsung di  Ruang Sidang KPTU lantai 2. Kegiatan ini dihadiri oleh para  dosen serta tenaga kependidikan FMIPA UGM, dengan fokus utama pada  pelatihan penyusunan anggaran  yang dibawakan oleh perwakilan dari Volantis Technology.

Dalam sambutannya, Prof. Drs. Roto, M. Eng., Ph.D. menyampaikan, “Keuangan dalam UGM masih bergantung pada satu sumber, kita perlu mencari solusi untuk menyusun anggaran secara optimal.” Beliau juga menambahkan bahwa  Volantis Technology memiliki pengalaman dalam  pitching  dan  penyusunan anggaran, sehingga diharapkan dapat memberikan  insight baru  bagi FMIPA UGM dalam mengembangkan sistem perencanaan keuangan yang lebih efisien.

Pelatihan ini disampaikan oleh Beal Arih Sebayang, S.T., M.M., PMP, selaku Chief of Project Volantis Technology. Ia menjelaskan pentingnya memahami bagaimana suatu proyek dapat diselesaikan sesuai dengan objek dan tujuan awal, dengan waktu yang tepat serta anggaran yang efisien.

Kegiatan workshop ini turut mendukung berjalannya Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya  poin ke-9  tentang Industri, Inovasi, dan Infrastruktur serta  poin ke-17 tentang Kemitraan untuk Mencapai Tujuan. Melalui kolaborasi ini, diharapkan lahir  inovasi baru  dalam penyusunan dan pengelolaan anggaran di lingkungan FMIPA UGM di masa depan.

Penulis: Sekar Melati Putri Pratiwi
Dokumentasi: Raditya Maulana Adiwicaksana
Editor: Meitha Eka Nurhasanah

Read More

Workshop Kolaborasi KBK Fisika Teoritik Komputasional dan KBK Fisika Terapan Dorong Inovasi dan Pendidikan Berkualitas

Dua Kelompok Bidang Keahlian (KBK) di Departemen Fisika UGM, yakni KBK Fisika Teoritik Komputasional dan KBK Fisika Terapan, menggelar Workshop Kolaborasi pada 7–8 Oktober 2025. Kegiatan rutin ini menjadi forum penting untuk memperkuat jejaring riset multidisiplin dan mendorong kolaborasi intensif antara dosen dan mahasiswa.

Workshop menghadirkan beragam topik riset, dari radiografi hingga fisika kuantum, yang dipresentasikan oleh dosen, mahasiswa pascasarjana, dan mahasiswa S1. Rentang topik ini menggambarkan luasnya cakupan riset fisika serta potensi integrasi antara teori, komputasi, dan aplikasi terapan.

Mitrayana, Koordinator KBK Fisika Terapan, menegaskan pentingnya riset yang terus berkembang mengikuti dinamika keilmuan. “Riset tidak jalan di tempat, tetapi selalu berkembang. Setiap topik memiliki dinamikanya sendiri,” ungkapnya.

Palupi, Koordinator KBK Fisika Teoritik dan Komputasional sekaligus Kepala Laboratorium Fisika Atom dan Inti, menambahkan pentingnya pertukaran wawasan lintas bidang. “Saling membuka wawasan dan harapannya nanti akan berkembang ke mahasiswa,” ujarnya.

Untuk pertama kalinya, mahasiswa S1 turut dilibatkan secara aktif dalam kegiatan workshop. Langkah ini diharapkan dapat memperluas pengalaman akademik mahasiswa dan membangun generasi peneliti masa depan. “Harapannya bisa lebih banyak melibatkan mahasiswa,” tambah Palupi.

Workshop ini tidak hanya memperkuat riset internal departemen, tetapi juga menjadi wujud implementasi SDGs poin 4 tentang Pendidikan Berkualitas melalui penguatan kapasitas akademik, dan SDGs poin 9 tentang Industri, Inovasi, dan Infrastruktur melalui kolaborasi penelitian yang menghasilkan gagasan baru dan bermanfaat luas.

Penulis: Meitha Eka Nurhasanah
Dokumentasi: Meitha Eka Nurhasanah

Read More

FMIPA UGM Jadi Tuan Rumah Southeast Asian Workshop on Nuclear and Hadron Physics (SEANHP 2025), Jembatani Kolaborasi Riset Fisikawan Asia Tenggara

Southeast Asian Workshop on Nuclear and Hadron Physics (SEANHP 2025) digelar di Auditorium RMJT Soehakso FMIPA UGM, Yogyakarta, pada 19–21 Agustus 2025 sebagai bagian dari rangkaian acara Dies Natalis ke-70 dan Lustrum ke-14 FMIPA UGM. Acara ini menghadirkan peneliti, ilmuwan muda, dan mahasiswa dari Asia Tenggara serta mancanegara untuk memaparkan riset terbaru sekaligus menjalin kolaborasi. Topik yang dibahas mencakup spektroskopi dan struktur hadron, hadron dalam materi nuklir, struktur dan reaksi nuklir, astrofisika nuklir, serta kajian Standard Model (SM) dan Beyond Standard Model (BSM).

Forum ini menjadi wadah penguatan kapasitas dan pengembangan jejaring riset, khususnya bagi fisikawan muda di kawasan Asia Tenggara. Workshop berlangsung selama tiga hari dengan rangkaian presentasi dari peneliti senior dan kontribusi dari peneliti muda. Struktur sesi dirancang untuk menyeimbangkan peran peneliti senior dengan memberi ruang bagi ilmuwan pemula. Presentasi dibagi ke dalam dua format, yakni sesi peneliti senior yang menyampaikan presentasi selama 20 menit dan dilanjutkan dengan 5 menit sesi diskusi, serta sesi peneliti muda yang ditujukan bagi mahasiswa dan peneliti pascadoktoral, dengan presentasi selama 10 menit dan 5 menit untuk diskusi.

Output dari rangkaian acara ini adalah memberi kesempatan kepada seluruh pembicara untuk berkontribusi dalam edisi khusus Modern Physics Letters A (MPLA) dengan tema “Status and Future Perspectives on Nuclear and Hadron Structure.” Edisi khusus ini akan menjadi rekam jejak ilmiah dari workshop sekaligus menyoroti kemajuan terkini serta arah pengembangan bidang tersebut.

Melalui kegiatan ini, FMIPA UGM membuktikan komitmen terhadap pencapaian sustainable development goals (SDGs) khususnya pada poin ke-4 yaitu Pendidikan Berkualitas dan poin ke-9 yaitu Industri, Inovasi, Infrastruktur dengan memberikan wadah untuk penguatan kapasitas para peneliti, dosen, maupun mahasiswa. Hal ini juga sejalan dengan poin ke-17 tentang Kemitraan untuk Mencapai Tujuan, yakni menjembatani kolaborasi antar peneliti di Asia Tenggara untuk mencapai kemajuan inovasi riset di tingkat global.

Penulis: Meitha Eka Nurhasanah
Dokumentasi: Chalis Setyadi

Read More

300 Kepala Sekolah Seluruh Indonesia Hadiri Workshop for Educators di FMIPA UGM Bahas Kurikulum Deep Learning untuk Pembelajaran yang Mindful, Meaningful, dan Joyful Learning

Yogyakarta – Sebanyak 300 kepala sekolah dari seluruh Indonesia menghadiri Workshop for Educators: Deep Learning Curriculum for Creating Mindful, Meaningful, and Joyful Learning yang diselenggarakan di Auditorium Lantai 7, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Universitas Gadjah Mada, Yogyakarta, pada Kamis, 10 Juli 2025.

Acara ini merupakan bentuk kerja sama FMIPA UGM dengan Taiwan Center Indoneisa. Forum strategis bertujuan untuk mendiskusikan transformasi pendidikan di Indonesia melalui pendekatan deep learning yang menekankan pembelajaran yang bermakna, menyenangkan, dan penuh kesadaran. Workshop ini menghadirkan tiga dekan dari fakultas rumpun sains UGM, yakni Dekan Fakultas Biologi, Dekan Fakultas Geografi, dan Dekan Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA), yang secara sinergis menyampaikan visi bersama mengenai arah baru pendidikan sains di Indonesia.

Dekan FMIPA UGM, Prof. Dr. Eng. Kuwat Triyana, S.Si., M.Si., dalam sambutannya menegaskan bahwa FMIPA UGM kini mengusung semangat dan identitas baru. “MIPA bukan lagi sekadar tempat bagi mereka yang bercita-cita menjadi dosen atau peneliti. Lebih dari itu, kami ingin mencetak creators — generasi yang mampu menciptakan solusi, bukan hanya mempelajarinya,” ungkapnya.

Mengusung tagar dan slogan baru “We Are Scientists”, FMIPA UGM menegaskan peran aktif ilmuwan muda di era digital yang tidak tergerus oleh kecanggihan kecerdasan buatan. “AI tidak akan mengalahkan kita, karena kita adalah creators of techonology. Kita adalah manusia berpikir yang mampu melampaui algoritma,” lanjut Prof. Kuwat dalam sesi sambutan.

Workshop ini tidak hanya mempertemukan pemangku kepentingan pendidikan dari berbagai wilayah, tetapi juga menjadi ruang kolaboratif untuk menyusun langkah konkret dalam menerapkan kurikulum yang berorientasi pada perkembangan karakter, empati, dan daya cipta siswa. Para kepala sekolah diajak mengeksplorasi strategi pembelajaran yang tidak hanya mengasah kognisi, tetapi juga membangun kesadaran dan kebahagiaan dalam proses belajar.

Kegiatan ini menjadi bagian dari kontribusi aktif UGM dalam mendukung Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs), nomor empat terkhususnya di bidang pendidikan berkualitas dan pengembangan sumber daya manusia unggul yang siap menghadapi tantangan global.

Penulis: Amalia Nurmalitasari
Dokumentasi : Raditya Maulana Wicaksana

Read More

Prof. Yudi Darma Hadiri International Workshop for Educators FMIPA UGM, Tekankan Pentingnya Literasi Sains dan Teknologi dalam Mempersiapkan Talenta Unggul Masa Depan

“Kepercayaan masyarakat kepada saintis yang sangat tinggi merupakan modal yang sangat baik. Tantangannya sekarang adalah bagaimana kepercayaan itu diikuti dengan keterlibatan masyarakat terhadap sains. Maka literasi sains dan teknologi saat ini menjadi penting karena kemampuan memahami dan menggunakan ilmu sains akan menentukan kualitas keputusan yang diambil dalam kehidupan sehari-hari,” ujar Prof. Dr. Eng. Yudi Darma, M.Si., Direktur Diseminasi dan Pemanfaatan Sains dan Teknologi, Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi Republik Indonesia, saat menyampaikan materi dalam International Workshop for Educators FMIPA UGM, Kamis (30/7) di Auditorium Herman Johannes FMIPA UGM. 

Menurut Prof. Yudi, penguatan literasi sains dan teknologi perlu dibudayakan di sekolah-sekolah. Ia menilai bahwa para pelajar, khususnya generasi muda, memiliki rasa ingin tahu yang tinggi, semangat belajar yang besar, dan potensi yang perlu diarahkan melalui ekosistem pendidikan yang mendukung. Potensi tersebut menjadi modal penting dalam menumbuhkan talenta-talenta unggul di bidang sains dan teknologi.

Prof. Yudi mengapresiasi penyelenggaraan International Workshop for Educators FMIPA UGM ini karena turut berperan dalam menjembatani serta memperkuat kolaborasi antara sekolah menengah dan perguruan tinggi. Menurutnya, kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya membangun ekosistem sains dan teknologi melalui penguatan literasi sains sekaligus memperluas jejaring antara dunia pendidikan menengah dan perguruan tinggi.

Workshop ini merupakan wadah yang strategis untuk mempertemukan sekolah dengan perguruan tinggi. Melalui forum seperti ini, kita dapat memperluas partisipasi masyarakat dalam sains dan teknologi serta membangun kolaborasi yang berkelanjutan,” ujar Prof. Yudi.

Ia menjelaskan bahwa kolaborasi tersebut membuka lebih banyak kesempatan bagi guru dan siswa untuk mengenal dunia riset secara langsung, berinteraksi dengan para peneliti, serta memanfaatkan fasilitas dan ekosistem penelitian di perguruan tinggi. Dengan pengalaman tersebut, diharapkan semakin banyak talenta muda yang terdorong mengembangkan rasa ingin tahu menjadi inovasi yang memberikan manfaat bagi masyarakat.

Selain itu, peserta juga diperkenalkan dengan sejumlah inisiatif yang dapat dimanfaatkan sekolah, di antaranya program SEMESTA Kemdiktisaintek, yang menghubungkan siswa sekolah menengah dengan akademisi di kampus, serta berbagai kegiatan penguatan literasi sains yang melibatkan dosen, mahasiswa, dan pusat-pusat studi di FMIPA UGM. Program-program tersebut diharapkan menjadi wadah bagi siswa untuk mengembangkan minat riset sejak dini sekaligus memperluas wawasan mengenai peluang studi dan karier di bidang sains dan teknologi.

Secara keseluruhan, kegiatan International Workshop for Educators ini sejalan dalam mendukung pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya SDG 4 (Quality Education) melalui penguatan kualitas pendidikan sains dan peningkatan kapasitas pendidik, serta SDG 17 (Partnerships for the Goals) dengan mendorong kolaborasi antara perguruan tinggi, sekolah menengah, dan berbagai pemangku kepentingan. Sinergi tersebut diharapkan dapat memperluas akses terhadap pendidikan sains yang berkualitas, memperkuat ekosistem riset sejak jenjang sekolah, dan menumbuhkan generasi muda yang siap berkontribusi dalam pengembangan ilmu pengetahuan dan teknologi.

Penulis: Inna Mutifah
Fotografer: Afiandina Sukma

Read More

FMIPA UGM Gelar Workshop Peningkatan Kapasitas Dosen, Perkuat Inovasi dalam Pembelajaran

Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Universitas Gadjah Mada (FMIPA UGM) mengadakan kegiatan Workshop Peningkatan Kapasitas Dosen FMIPA UGM. Kegiatan workshop ini dilaksanakan secara hybrid pada 20 Juli 2026, di Auditorium Herman Yohanes FMIPA UGM. Peserta kegiatan merupakan dosen dari seluruh departemen di FMIPA UGM.

Kegiatan workshop dibuka oleh Dekan FMIPA UGM, Prof. Dr. Eng. Kuwat Triyana, M.Si. Dalam sambutannya, beliau menyampaikan melalui workshop ini, para dosen mendapatkan kesempatan untuk belajar belajar dan saling memberi masukan, sehingga lulusan dan mahasiswa di FMIPA UGM dapat lebih baik lagi untuk kedepannya.

Kegiatan Workshop diisi dengan sesi materi yang disampaikan oleh beberapa pembicara. Sesi materi pertama dengan topik berjudul “Perkembangan AI dan Pemanfaatannya dalam Proses Pembelajaran dan Asesmen” oleh Dr. Irwan Endrayanto Aluicius, S.Si., M.Sc. Sesi materi kedua dengan topik berjudul “Project Based Learning (PBL) dan Asesmennya” oleh Ir. Basuki Rachmatul Alam, M.Sc., Ph.D. Serta sesi materi ketiga dengan topik berjudul “Case Based Learning (CBL) dan Metode Pembelajaran” oleh dr. Yoyo Suhoyo, M.Med.Ed., Ph. D.

Kegiatan Workshop Peningkatan Kapasitas Dosen FMIPA UGM turut mendukung berjalannya Sustainable Development Goals nomor 4: Pendidikan Berkualitas melalui perkembangan sistem belajar mengajar, yang dapat diaplikasikan oleh bapak ibu dosen untuk perkuliahan yang akan datang nanti, sehingga diharapkan dapat meningkatkan kualitas mahasiswa dan lulusan FMIPA UGM.

Penulis: Sekar Melati Putri Pratiwi
Dokumentasi: Afiandina Sukma

Read More

FMIPA UGM Jalin Kerja Sama dengan 250 Sekolah Mitra untuk Perkuat Pendidikan dan Pengembangan SDM

Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA) Universitas Gadjah Mada bersama 250 sekolah mitra dari berbagai daerah di Indonesia menandatangani Perjanjian Kerja Sama (PKS) pada Kamis (30/7). Kerja sama ini menjadi langkah strategis dalam memperkuat sinergi antara perguruan tinggi dan sekolah menengah melalui pelaksanaan tridarma perguruan tinggi, yaitu pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat.

Prosesi penandatanganan diawali dengan penandatanganan simbolis yang diwakili oleh lima sekolah dari berbagai wilayah di Indonesia, yaitu SMA Taruna Nusantara IKN, MAN 1 Kuantan Singingi Riau, serta tiga sekolah mitra lainnya yang mewakili wilayah Maluku, Jakarta, dan daerah lainnya di Nusantara.

Ruang lingkup kerja sama mencakup penyelenggaraan kegiatan bersama dalam bidang pendidikan dan pengajaran, penelitian, serta pengabdian kepada masyarakat. Selain itu, kerja sama juga meliputi pelaksanaan program imersi, pengenalan program studi di lingkungan FMIPA UGM beserta prospek kebutuhan industri, Program International Undergraduate Program (IUP), serta berbagai kegiatan peningkatan kompetensi guru.

Salah satu perwakilan sekolah mitra, Sinta dari SMA Muhammadiyah 3 Yogyakarta, mengungkapkan bahwa kerja sama dengan FMIPA UGM telah memberikan dampak positif bagi sekolahnya.

“Ini sudah tahun kedua kami mengikuti kegiatan kerja sama dengan FMIPA UGM. Dulu ada penawaran dan kami merasa tertarik. Tahun pertama mencoba kerja sama dan akhirnya ada satu siswa kami yang diterima di UGM. Melihat antusiasme siswa-siswa kami, maka kami kembali memperpanjang kerja sama ini. Harapannya, semakin banyak siswa yang tertarik dan berhasil melanjutkan studi di FMIPA UGM,” tuturnya.

Dalam kerja sama tersebut, FMIPA UGM juga memberikan prioritas kepada calon mahasiswa yang berasal dari sekolah mitra untuk mengikuti seleksi Program International Undergraduate Program (IUP). Sekolah mitra akan merekomendasikan siswa-siswa terbaiknya untuk mengikuti seleksi penerimaan mahasiswa baru pada berbagai program IUP di FMIPA UGM, meliputi IUP Ilmu Komputer (Computer Science), Elektronika dan Instrumentasi (Electronics and Instrumentation), Kimia (Chemistry), Matematika Industri (Industrial Mathematics), Statistika dan Sains Data (Statistics and Data Science), serta Fisika Industri (Industrial Physics).

Tidak hanya berfokus pada peserta didik, FMIPA UGM juga berkomitmen meningkatkan kualitas tenaga pendidik melalui berbagai program pengembangan kapasitas guru. Program tersebut akan diprioritaskan bagi guru-guru yang berasal dari sekolah mitra sebagai upaya mendukung peningkatan kualitas pembelajaran di tingkat pendidikan menengah.

Melalui kolaborasi ini, FMIPA UGM berharap hubungan yang terjalin dengan sekolah-sekolah mitra dapat membuka akses pendidikan tinggi yang lebih luas, memperkuat kualitas pembelajaran, serta mendorong lahirnya sumber daya manusia yang unggul dan siap menghadapi tantangan masa depan.

Pelaksanaan kerja sama ini turut mendukung pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya SDG 4 yakni Pendidikan Berkualitas melalui peningkatan akses terhadap pendidikan berkualitas, penguatan kapasitas guru, dan pengembangan kompetensi peserta didik. Selain itu, kolaborasi antara FMIPA UGM dan ratusan sekolah mitra juga mencerminkan implementasi SDG 17 tentang Kemitraan untuk Mencapai Tujuan, yaitu membangun kemitraan yang berkelanjutan untuk memperkuat ekosistem pendidikan dan menghasilkan dampak yang lebih luas bagi masyarakat.

Penulis : Meitha Eka Nurhasanah

Read More

FMIPA UGM Gelar International Workshop for Educators, Perkuat Literasi Sains dan Teknologi Guru

Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Universitas Gadjah Mada (FMIPA UGM) menyelenggarakan International Workshop for Educators bertajuk “Strengthening Teachers’ Science and Technology Literacy Through Coaching Program” yang berlangsung pada 29 hingga 31 Juli 2026 mendatang di Auditorium Herman Johannes. Workshop yang diikuti sekitar 250 kepala sekolah SMA/sederajat dari berbagai daerah di Indonesia ini bertujuan memperkuat literasi sains dan teknologi, meningkatkan kapasitas pendidik melalui pendekatan coaching program  serta memperluas jejaring kemitraan antara sekolah dan perguruan tinggi.

Perkembangan sains dan teknologi yang berlangsung sangat pesat menuntut pendidik untuk terus memperbarui kompetensinya agar mampu menghadirkan pembelajaran yang relevan dengan kebutuhan masa depan. Pembelajaran sains kini tidak lagi hanya berorientasi pada penguasaan konsep, tetapi juga pada pengembangan kemampuan berpikir kritis, penalaran ilmiah, kreativitas, dan penyelesaian masalah. Melalui pendekatan coaching, workshop ini diharapkan dapat menjadi ruang pendampingan bagi para pendidik untuk mengintegrasikan perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi ke dalam proses pembelajaran di sekolah.

Membuka kegiatan tersebut, Dekan FMIPA UGM, Prof. Dr. Eng. Kuwat Triyana, M.Si., menyampaikan bahwa guru memiliki peran penting dalam menyiapkan generasi yang mampu menjawab tantangan masa depan. Ia menjelaskan bahwa FMIPA UGM tidak hanya berkomitmen menghasilkan riset dan inovasi, tetapi juga memastikan hasil-hasil tersebut dapat memberikan dampak nyata melalui penguatan kapasitas pendidik dan kolaborasi dengan sekolah. Menurutnya, berbagai inovasi yang dikembangkan di FMIPA UGM di bidang kecerdasan buatan, kesehatan, energi, lingkungan, hingga pangan menjadi bukti bahwa sains mampu menghadirkan solusi bagi berbagai persoalan masyarakat sekaligus menjadi sumber inspirasi dalam pembelajaran.

Prof. Kuwat turut menyampaikan mengenai sejumlah program lanjutan untuk memperkuat kolaborasi dengan sekolah. Program tersebut mencakup jalur khusus bagi guru SMA, immersion program bagi guru dan siswa, pengembangan educational kit, serta berbagai bentuk pendampingan yang dirancang agar pembelajaran sains di sekolah semakin dekat dengan perkembangan riset. “Ke depan kami akan memfasilitasi guru dan siswa melalui berbagai program, mulai dari immersion program, educational kit, hingga kurikulum yang disesuaikan dengan kebutuhan pembelajaran di sekolah,” ujarnya.

Rangkaian workshop akan berlanjut pada hari kedua dengan menghadirkan Prof. Tuan Hsiao-Lin dari National Changhua University of Education, Taiwan, yang akan membahas pengembangan profesional guru melalui literasi sains dan pembelajaran berbasis inkuiri. Sesi berikutnya menghadirkan Dr. Hung Yi Wen yang akan berbagi pengalaman penerapan pembelajaran sains di sekolah menengah Taiwan, Dr. Eng. Trisna Julian dari Nara Institute of Science and Technology (NAIST), Jepang, serta Prof. Dr. Eng. Yudi Darma dari Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi yang akan memaparkan kebijakan Sekolah Garuda dalam menyiapkan talenta sains Indonesia. Hari kedua juga diisi dengan paparan mengenai peran FMIPA UGM dalam penguatan pendidikan STEM serta peluang kolaborasi internasional dan studi lanjut di Taiwan.

Pada hari terakhir, peserta akan mengikuti sesi mengenai persiapan studi ke luar negeri, pengembangan kemitraan internasional, dan paparan “Research and Innovation for the Future” yang disampaikan Prof. Kuwat Triyana. Seluruh rangkaian workshop dirancang agar peserta memperoleh wawasan mengenai perkembangan sains dan teknologi, membangun jejaring kolaborasi, serta membawa pulang gagasan yang dapat diterapkan di sekolah masing-masing.

Melalui kegiatan ini, FMIPA UGM berharap hubungan antara perguruan tinggi dan sekolah semakin erat, sehingga hasil-hasil riset dan inovasi dapat lebih mudah diadopsi dalam pembelajaran. Dengan demikian, penguatan literasi sains dan teknologi tidak berhenti pada pelaksanaan workshop, tetapi berlanjut menjadi kolaborasi yang mendukung lahirnya generasi muda yang adaptif, kreatif, dan mampu menjawab berbagai tantangan masa depan.

Penyelenggaraan International Workshop for Educators ini turut mendukung pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs), terutama SDG 4 (Quality Education) melalui penguatan kapasitas guru dalam literasi sains dan teknologi agar mampu menghadirkan pembelajaran yang lebih berkualitas, inovatif, dan relevan dengan perkembangan zaman. Kegiatan ini juga berkontribusi pada SDG 17 (Partnerships for the Goals) dengan membangun kolaborasi antara FMIPA UGM, sekolah, akademisi, pemerintah, serta mitra internasional dalam mengembangkan ekosistem pendidikan yang saling mendukung. Selain itu, pengenalan berbagai hasil riset dan inovasi FMIPA UGM yang berorientasi pada penyelesaian persoalan di bidang kesehatan, lingkungan, energi, dan pangan mencerminkan upaya mendorong pemanfaatan ilmu pengetahuan untuk pembangunan berkelanjutan.

Penulis: Inna Mutifah
Editor: Meitha Eka Nur Khasanah
Fotografer: Afiandina Sukma

Read More

Optimalisasi Penyusunan Anggaran melalui Workshop FMIPA UGM bersama Volantis Technology

Pada  14 Oktober 2022, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Universitas Gadjah Mada (FMIPA UGM) menyelenggarakan kegiatan Workshop bersama Volantis Technology  yang berlangsung di  Ruang Sidang KPTU lantai 2. Kegiatan ini dihadiri oleh para  dosen serta tenaga kependidikan FMIPA UGM, dengan fokus utama pada  pelatihan penyusunan anggaran  yang dibawakan oleh perwakilan dari Volantis Technology.

Dalam sambutannya, Prof. Drs. Roto, M. Eng., Ph.D. menyampaikan, “Keuangan dalam UGM masih bergantung pada satu sumber, kita perlu mencari solusi untuk menyusun anggaran secara optimal.” Beliau juga menambahkan bahwa  Volantis Technology memiliki pengalaman dalam  pitching  dan  penyusunan anggaran, sehingga diharapkan dapat memberikan  insight baru  bagi FMIPA UGM dalam mengembangkan sistem perencanaan keuangan yang lebih efisien.

Pelatihan ini disampaikan oleh Beal Arih Sebayang, S.T., M.M., PMP, selaku Chief of Project Volantis Technology. Ia menjelaskan pentingnya memahami bagaimana suatu proyek dapat diselesaikan sesuai dengan objek dan tujuan awal, dengan waktu yang tepat serta anggaran yang efisien.

Kegiatan workshop ini turut mendukung berjalannya Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya  poin ke-9  tentang Industri, Inovasi, dan Infrastruktur serta  poin ke-17 tentang Kemitraan untuk Mencapai Tujuan. Melalui kolaborasi ini, diharapkan lahir  inovasi baru  dalam penyusunan dan pengelolaan anggaran di lingkungan FMIPA UGM di masa depan.

Penulis: Sekar Melati Putri Pratiwi
Dokumentasi: Raditya Maulana Adiwicaksana
Editor: Meitha Eka Nurhasanah

Read More

Workshop Kolaborasi KBK Fisika Teoritik Komputasional dan KBK Fisika Terapan Dorong Inovasi dan Pendidikan Berkualitas

Dua Kelompok Bidang Keahlian (KBK) di Departemen Fisika UGM, yakni KBK Fisika Teoritik Komputasional dan KBK Fisika Terapan, menggelar Workshop Kolaborasi pada 7–8 Oktober 2025. Kegiatan rutin ini menjadi forum penting untuk memperkuat jejaring riset multidisiplin dan mendorong kolaborasi intensif antara dosen dan mahasiswa.

Workshop menghadirkan beragam topik riset, dari radiografi hingga fisika kuantum, yang dipresentasikan oleh dosen, mahasiswa pascasarjana, dan mahasiswa S1. Rentang topik ini menggambarkan luasnya cakupan riset fisika serta potensi integrasi antara teori, komputasi, dan aplikasi terapan.

Mitrayana, Koordinator KBK Fisika Terapan, menegaskan pentingnya riset yang terus berkembang mengikuti dinamika keilmuan. “Riset tidak jalan di tempat, tetapi selalu berkembang. Setiap topik memiliki dinamikanya sendiri,” ungkapnya.

Palupi, Koordinator KBK Fisika Teoritik dan Komputasional sekaligus Kepala Laboratorium Fisika Atom dan Inti, menambahkan pentingnya pertukaran wawasan lintas bidang. “Saling membuka wawasan dan harapannya nanti akan berkembang ke mahasiswa,” ujarnya.

Untuk pertama kalinya, mahasiswa S1 turut dilibatkan secara aktif dalam kegiatan workshop. Langkah ini diharapkan dapat memperluas pengalaman akademik mahasiswa dan membangun generasi peneliti masa depan. “Harapannya bisa lebih banyak melibatkan mahasiswa,” tambah Palupi.

Workshop ini tidak hanya memperkuat riset internal departemen, tetapi juga menjadi wujud implementasi SDGs poin 4 tentang Pendidikan Berkualitas melalui penguatan kapasitas akademik, dan SDGs poin 9 tentang Industri, Inovasi, dan Infrastruktur melalui kolaborasi penelitian yang menghasilkan gagasan baru dan bermanfaat luas.

Penulis: Meitha Eka Nurhasanah
Dokumentasi: Meitha Eka Nurhasanah

Read More

FMIPA UGM Jadi Tuan Rumah Southeast Asian Workshop on Nuclear and Hadron Physics (SEANHP 2025), Jembatani Kolaborasi Riset Fisikawan Asia Tenggara

Southeast Asian Workshop on Nuclear and Hadron Physics (SEANHP 2025) digelar di Auditorium RMJT Soehakso FMIPA UGM, Yogyakarta, pada 19–21 Agustus 2025 sebagai bagian dari rangkaian acara Dies Natalis ke-70 dan Lustrum ke-14 FMIPA UGM. Acara ini menghadirkan peneliti, ilmuwan muda, dan mahasiswa dari Asia Tenggara serta mancanegara untuk memaparkan riset terbaru sekaligus menjalin kolaborasi. Topik yang dibahas mencakup spektroskopi dan struktur hadron, hadron dalam materi nuklir, struktur dan reaksi nuklir, astrofisika nuklir, serta kajian Standard Model (SM) dan Beyond Standard Model (BSM).

Forum ini menjadi wadah penguatan kapasitas dan pengembangan jejaring riset, khususnya bagi fisikawan muda di kawasan Asia Tenggara. Workshop berlangsung selama tiga hari dengan rangkaian presentasi dari peneliti senior dan kontribusi dari peneliti muda. Struktur sesi dirancang untuk menyeimbangkan peran peneliti senior dengan memberi ruang bagi ilmuwan pemula. Presentasi dibagi ke dalam dua format, yakni sesi peneliti senior yang menyampaikan presentasi selama 20 menit dan dilanjutkan dengan 5 menit sesi diskusi, serta sesi peneliti muda yang ditujukan bagi mahasiswa dan peneliti pascadoktoral, dengan presentasi selama 10 menit dan 5 menit untuk diskusi.

Output dari rangkaian acara ini adalah memberi kesempatan kepada seluruh pembicara untuk berkontribusi dalam edisi khusus Modern Physics Letters A (MPLA) dengan tema “Status and Future Perspectives on Nuclear and Hadron Structure.” Edisi khusus ini akan menjadi rekam jejak ilmiah dari workshop sekaligus menyoroti kemajuan terkini serta arah pengembangan bidang tersebut.

Melalui kegiatan ini, FMIPA UGM membuktikan komitmen terhadap pencapaian sustainable development goals (SDGs) khususnya pada poin ke-4 yaitu Pendidikan Berkualitas dan poin ke-9 yaitu Industri, Inovasi, Infrastruktur dengan memberikan wadah untuk penguatan kapasitas para peneliti, dosen, maupun mahasiswa. Hal ini juga sejalan dengan poin ke-17 tentang Kemitraan untuk Mencapai Tujuan, yakni menjembatani kolaborasi antar peneliti di Asia Tenggara untuk mencapai kemajuan inovasi riset di tingkat global.

Penulis: Meitha Eka Nurhasanah
Dokumentasi: Chalis Setyadi

Read More

300 Kepala Sekolah Seluruh Indonesia Hadiri Workshop for Educators di FMIPA UGM Bahas Kurikulum Deep Learning untuk Pembelajaran yang Mindful, Meaningful, dan Joyful Learning

Yogyakarta – Sebanyak 300 kepala sekolah dari seluruh Indonesia menghadiri Workshop for Educators: Deep Learning Curriculum for Creating Mindful, Meaningful, and Joyful Learning yang diselenggarakan di Auditorium Lantai 7, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Universitas Gadjah Mada, Yogyakarta, pada Kamis, 10 Juli 2025.

Acara ini merupakan bentuk kerja sama FMIPA UGM dengan Taiwan Center Indoneisa. Forum strategis bertujuan untuk mendiskusikan transformasi pendidikan di Indonesia melalui pendekatan deep learning yang menekankan pembelajaran yang bermakna, menyenangkan, dan penuh kesadaran. Workshop ini menghadirkan tiga dekan dari fakultas rumpun sains UGM, yakni Dekan Fakultas Biologi, Dekan Fakultas Geografi, dan Dekan Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA), yang secara sinergis menyampaikan visi bersama mengenai arah baru pendidikan sains di Indonesia.

Dekan FMIPA UGM, Prof. Dr. Eng. Kuwat Triyana, S.Si., M.Si., dalam sambutannya menegaskan bahwa FMIPA UGM kini mengusung semangat dan identitas baru. “MIPA bukan lagi sekadar tempat bagi mereka yang bercita-cita menjadi dosen atau peneliti. Lebih dari itu, kami ingin mencetak creators — generasi yang mampu menciptakan solusi, bukan hanya mempelajarinya,” ungkapnya.

Mengusung tagar dan slogan baru “We Are Scientists”, FMIPA UGM menegaskan peran aktif ilmuwan muda di era digital yang tidak tergerus oleh kecanggihan kecerdasan buatan. “AI tidak akan mengalahkan kita, karena kita adalah creators of techonology. Kita adalah manusia berpikir yang mampu melampaui algoritma,” lanjut Prof. Kuwat dalam sesi sambutan.

Workshop ini tidak hanya mempertemukan pemangku kepentingan pendidikan dari berbagai wilayah, tetapi juga menjadi ruang kolaboratif untuk menyusun langkah konkret dalam menerapkan kurikulum yang berorientasi pada perkembangan karakter, empati, dan daya cipta siswa. Para kepala sekolah diajak mengeksplorasi strategi pembelajaran yang tidak hanya mengasah kognisi, tetapi juga membangun kesadaran dan kebahagiaan dalam proses belajar.

Kegiatan ini menjadi bagian dari kontribusi aktif UGM dalam mendukung Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs), nomor empat terkhususnya di bidang pendidikan berkualitas dan pengembangan sumber daya manusia unggul yang siap menghadapi tantangan global.

Penulis: Amalia Nurmalitasari
Dokumentasi : Raditya Maulana Wicaksana

Read More
Translate