Search

UNIVERSITAS GADJAH MADA FACULTY OF MATHEMATICS AND NATURAL SCIENCES 

Search

UNIVERSITAS GADJAH MADA FACULTY OF MATHEMATICS AND NATURAL SCIENCES 

Search

UNIVERSITAS GADJAH MADA FACULTY OF MATHEMATICS AND NATURAL SCIENCES 

Wisuda

Soroti Perkembangan AI yang Semakin Masif, Prof. Kuwat Triyana Dorong Wisudawan dan Wisudawati Pascasarjana FMIPA UGM Terus Adaptif

Pesatnya perkembangan artificial intelligence (AI) menjadi salah satu perhatian yang disampaikan Dekan FMIPA UGM, Prof. Dr. Eng. Kuwat Triyana, M.Si., dalam sambutannya pada acara Pelepasan Wisudawan dan Wisudawati Pascasarjana FMIPA UGM Periode IV Tahun Akademik 2025/2026 yang berlangsung di Auditorium Herman Johannes, Rabu (22/7). Menurutnya, AI telah mengubah cara berbagai sektor beroperasi sekaligus menghadirkan tantangan baru baik bagi dunia pendidikan maupun dunia kerja.

Dalam sambutannya, Prof. Kuwat mencontohkan kisah Matthew Gallagher, seorang entrepreneur yang mendirikan perusahaan layanan kesehatan digital dengan omzet mencapai sekitar 1,8 miliar dolar AS. Menariknya, perusahaan tersebut hanya dijalankan Gallagher bersama saudaranya tanpa mempekerjakan karyawan dalam jumlah besar. Berbagai fungsi operasional perusahaan dikelola menggunakan sistem berbasis AI.

Bahkan perusahaan dengan nilai miliaran dolar kini dapat dijalankan oleh sangat sedikit orang karena sebagian besar pekerjaannya telah diambil alih oleh AI,” ungkap Prof. Kuwat.

Menurutnya, kisah tersebut menunjukkan bahwa AI tidak lagi sekadar menjadi alat bantu, namun telah bertransformasi menjadi teknologi yang mampu mengambil alih berbagai fungsi yang sebelumnya dikerjakan manusia. Kondisi ini menjadi sinyal bahwa dunia kerja sedang mengalami perubahan yang sangat cepat.

Prof. Kuwat menilai perubahan tersebut perlu menjadi perhatian para lulusan perguruan tinggi agar mempersiapkan diri menghadapi lanskap dunia kerja yang terus berubah. Sementara, bagi mereka yang bercita-cita menjadi dosen maupun peneliti, penguasaan ilmu saja dinilai tidak lagi cukup. Melimpahnya sumber pengetahuan yang kini dapat diakses dengan mudah membuat akademisi didorong terus adaptif dengan perubahan dan perkembangan teknologi ini. 

>Meski demikian, Prof. Kuwat mengungkapkan bahwa perkembangan AI tidak seharusnya dipandang sebagai ancaman yang melemahkan semangat para lulusan. Sebaliknya, perubahan tersebut perlu dimaknai sebagai peluang untuk terus mengembangkan kompetensi dan membuka ruang inovasi baru.

Ia meyakini bahwa meskipun sejumlah jenis pekerjaan akan tergantikan oleh teknologi, perkembangan AI juga akan melahirkan banyak profesi dan peluang baru. Karena itu, lulusan perguruan tinggi diharapkan memiliki kesiapan untuk terus belajar, meningkatkan keterampilan, dan beradaptasi dengan perubahan yang berlangsung sangat cepat.

Secara keseluruhan, hal ini sejalan dengan Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya SDG 4 (Pendidikan Berkualitas) melalui penguatan budaya belajar sepanjang hayat dan peningkatan kompetensi, SDG 8 (Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan Ekonomi) melalui pengembangan sumber daya manusia yang siap menghadapi transformasi dunia kerja, serta SDG 9 (Industri, Inovasi, dan Infrastruktur) dengan mendorong pemanfaatan teknologi dan inovasi secara bertanggung jawab untuk mendukung pembangunan yang berkelanjutan.

Penulis : Inna Mutifah
Fotografer : Afiandina Sukma

Read More

Prof. Nurul Hidayat Aprilita Ajak Refleksikan Perjalanan Akademik, Dorong Lulusan Pascasarjana FMIPA UGM Menjadi Pembelajar Sepanjang Hayat dan Ilmuwan Berdampak

“Menempuh studi pascasarjana bukanlah hal yang mudah. Ada saat-saat ketika eksperimen gagal, kode program mengalami kendala, atau revisi tesis terasa tidak ada habisnya. Namun, hari ini Anda membuktikan bahwa Anda bukan kelompok yang mudah menyerah,” ungkap Prof. Dr.rer.nat. Nurul Hidayat Aprilita, S.Si., M.Si. dalam sambutannya pada acara Pelepasan Wisudawan dan Wisudawati Pascasarjana FMIPA UGM Periode IV di Auditorium Herman Johannes, Rabu, 22 Juli 2026. Menurutnya, berbagai dinamika selama menjalani studi merupakan bagian dari proses transformasi mahasiswa, dari seorang pembelajar menjadi peneliti, ilmuwan, dan pemikir kritis yang siap menghadapi tantangan zaman.

Transformasi tersebut, menurutnya, menjadi bekal penting bagi para lulusan untuk menjalankan peran baru sebagai ilmuwan dan profesional dalam karier yang dijalani. Di tengah berbagai perubahan global, seperti perkembangan teknologi yang pesat, perubahan iklim, serta tantangan sosial lainnya, ilmu pengetahuan perlu hadir sebagai solusi yang memberikan manfaat bagi masyarakat.

“Jadilah solusi. Jadikan ilmu matematika dan pengetahuan alam yang sudah Anda tempuh dan peroleh tidak sebagai menara gading, melainkan sebagai alat untuk memecahkan masalah nyata di masyarakat,” pesan Prof. Nurul.

Selain mendorong lulusan untuk menghadirkan kontribusi nyata, Prof. Nurul juga menekankan pentingnya menjaga integritas ilmiah. Menurutnya, perkembangan teknologi informasi yang semakin cepat juga menghadirkan tantangan berupa derasnya arus informasi yang sarat akan bias. 

“Jadilah lentera kebenaran ilmiah, objektivitas, dan kejujuran akademis,” tuturnya.

Melalui pesan tersebut, para lulusan diingatkan untuk senantiasa menjunjung tinggi etika akademik dalam setiap karya dan keputusan yang diambil. Integritas menjadi fondasi penting bagi seorang ilmuwan agar ilmu pengetahuan tetap memiliki kepercayaan dan memberikan dampak positif.

Prof. Nurul juga berpesan agar para lulusan tidak berhenti belajar setelah memperoleh gelar akademik. Menurutnya, perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi yang terus berlangsung menuntut setiap individu untuk memiliki kemampuan beradaptasi dan semangat belajar sepanjang hayat.

“Gelar tertinggi bukanlah akhir dari belajar. Tetaplah rendah hati dan terus belajar. Jadilah lifelong learner,” pesannya.

Selain itu, Prof. Nurul mengajak para wisudawan untuk tetap menjaga hubungan yang baik dengan almamater serta membawa nilai-nilai Universitas Gadjah Mada dalam perjalanan mereka setelah menyelesaikan studi. Nilai keindonesiaan, semangat pengabdian, dan komitmen terhadap reputasi global UGM diharapkan terus melekat dalam kontribusi para lulusan di berbagai bidang.

Secara keseluruhan, hal ini selaras dengan Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya SDG 4 (Pendidikan Berkualitas) melalui dorongan untuk menjadi pembelajar sepanjang hayat, serta SDG 9 (Industri, Inovasi, dan Infrastruktur) dan SDG 16 (Perdamaian, Keadilan, dan Kelembagaan yang Tangguh) melalui penekanan pada pengembangan ilmu pengetahuan yang inovatif, berintegritas, dan mampu memberikan solusi bagi berbagai tantangan masyarakat.

Penulis : Inna Mutifah
Fotografer : Afiandina Sukma

Read More

Pelepasan Wisudawan dan Wisudawati Program Pascasarjana Fakultas MIPA UGM Periode IV Tahun Akademik 2025-2026

Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA) Universitas Gadjah Mada (UGM) melepas 47 wisudawan Program Pascasarjana pada Pelepasan Wisudawan dan Wisudawati Periode IV Tahun Akademik 2025/2026 yang diselenggarakan di Auditorium Herman Johannes, Rabu (22/7). Sebanyak 29 lulusan berhasil meraih predikat cum laude, terdiri atas 3 lulusan Program Doktor dan 26 lulusan Program Magister.

Pada periode ini, FMIPA UGM meluluskan 47 mahasiswa pascasarjana yang terdiri atas 8 lulusan Program Doktor dan 39 lulusan Program Magister. Acara pelepasan menjadi bagian dari rangkaian Wisuda Periode IV Tahun Akademik 2025/2026 sekaligus sebagai bentuk apresiasi atas capaian akademik para lulusan.

Sejumlah lulusan juga memperoleh penghargaan atas prestasi akademik yang diraih selama menempuh studi. Pada kategori IPK tertinggi jenjang magister diraih oleh Maulana Ali Arifin dari Program Studi Magister Elektronika dan Instrumentasi dengan IPK sempurna 4,00. Sementara itu, pada jenjang doktor, penghargaan tersebut diraih oleh Hanif Rahmat dari Program Studi Doktor Ilmu Komputer yang juga memperoleh IPK 4,00.

Pada kategori masa studi tercepat jenjang magister diraih oleh Irma Sari Yulianti dari Program Studi Magister Matematika yang menyelesaikan studinya dalam waktu 1 tahun 8 bulan 5 hari dengan IPK 3,92. Adapun pada jenjang doktor, Hanif Rahmat kembali mencatatkan prestasi dengan menyelesaikan studi dalam waktu 3 tahun 4 bulan 6 hari.

Selain itu, peraih IPK tertinggi dan predikat Cum Laude setiap program studi adalah sebagai berikut:

Magister Elektronika dan Instrumentasi: Maulana Ali Arifin (IPK 4,00)

Magister Fisika: Finantius Enrico M. Rahangiar (IPK 3,95)

Magister Ilmu Komputer: Anastasia Nathania Putri (IPK 3,98)

Magister Kecerdasan Artifisial: Muhammad Theofany Aulia Anwar (IPK 3,84)

Magister Kimia: Hanna Nur Laili (IPK 3,99)

Magister Matematika: Fani Haerul Anam Rofi’i (IPK 3,97)

Doktor Fisika: Urip Nurwijayanto Prabowo (IPK 4,00)

Doktor Ilmu Komputer: Hanif Rahmat (IPK 4,00)

Pelepasan wisudawan dan wisudawati berlangsung dalam suasana khidmat dan penuh kebanggaan. Prosesi ini menjadi momentum bagi para lulusan untuk melangkah ke jenjang berikutnya sebagai ilmuwan, profesional, maupun akademisi yang siap berkarya dan memberikan dampak bagi masyarakat.

Capaian para lulusan ini turut mencerminkan komitmen FMIPA UGM dalam mendukung Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya SDG 4 (Pendidikan Berkualitas) melalui penyelenggaraan pendidikan tinggi yang unggul dan berdaya saing, serta SDG 9 (Industri, Inovasi, dan Infrastruktur) dengan menyiapkan sumber daya manusia yang mampu menghasilkan riset dan inovasi bagi pembangunan berkelanjutan.

Penulis : Inna Mutifah
Fotografer : Afiandina Sukma

Read More

FMIPA UGM Kukuhkan 54 Wisudawan & Wisudawati Pascasarjana Periode II 2025/2026

Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA) Universitas Gadjah Mada (UGM) menyelenggarakan Wisuda Pascasarjana Periode II Tahun Akademik 2025/2026 di Auditorium Herman Yohannes, Selasa (21/1/2026). Sebanyak 54 wisudawan dan wisudawati resmi dikukuhkan, terdiri atas 35 lulusan program magister dan 19 lulusan program doktoral.

Pada program magister, lulusan berasal dari lima program studi, yakni Fisika (5 orang), Ilmu Komputer (9), Kimia (11), Matematika (4), dan Kecerdasan Artifisial (6). Sementara itu, lulusan program doktoral terdiri dari Fisika (2 orang), Ilmu Komputer (5), Kimia (10), dan Matematika (2).

Predikat wisudawan magister terbaik diraih oleh Mandrea Nora dari Program Studi Kimia dengan Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) 3,98. Adapun predikat IPK tertinggi program doktoral diraih oleh Dea Angelia Kamil dengan IPK sempurna, 4,00.

Dalam sambutannya, Prof. Kuwat Triyana selaku Dekan FMIPA UGM berpesan kepada para wisudawan agar senantiasa menjaga nama baik almamater. “Jaga nama baik almamater, Terima kasih dan selamat betkarya, serta sukses selalu untuk adik-adik semuanya,” ujarnya.

Mewakili program magister FMIPA UGM, Mandrea Nora membagikan pengalaman perjalanannya menempuh pendidikan pascasarjana. Ia menceritakan sempat bekerja di sebuah perusahaan farmasi setelah lulus sarjana, sebelum akhirnya memutuskan mendaftar Program Magister menuju Doktor untuk Sarjana Unggul (PMDSU) atas dorongan dosen pembimbingnya.

Keputusan tersebut sempat diiringi keraguan karena ia telah mengundurkan diri dari pekerjaannya sebelum kepastian diterima di program tersebut. “Namun hari ini saya berdiri di sini dengan penuh rasa syukur. Apa yang ditakdirkan tidak akan melewatkan kita,” ungkapnya.

Sementara itu, Dea Angelia Kamil, peraih IPK tertinggi program doktoral, menekankan pentingnya mencintai proses belajar. Menurutnya, pendidikan bukan semata soal kecerdasan, melainkan tentang ketekunan dan hati

Penyelenggaraan wisuda ini menegaskan komitmen UGM dalam mendukung Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs), khususnya poin 4, yakni Pendidikan Berkualitas, melalui penyediaan akses pendidikan tinggi yang bermutu dan membentuk lulusan berdaya saing. Selain itu, kolaborasi lintas unsur kampus, alumni, dan masyarakat mencerminkan implementasi poin 17: tentang Kemitraan untuk Mencapai Tujuan, memastikan kontribusi nyata FMIPA UGM dalam memajukan ilmu pengetahuan dan pembangunan Indonesia.

Penulis : Meitha Eka Nurhasanah
Dokumentasi : Reno

Read More

Prestasi Membanggakan Sania Nadlirotullubba Wisudawan FMIPA UGM dengan IPK Nyaris Sempurna 3,98

Pada Wisuda Sarjana Periode I Tahun Akademik 2025/2026, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA) Universitas Gadjah Mada menorehkan kebanggaan melalui capaian gelar wisudawan terbaik yang diraih oleh Tsania Nadlirotullubba.

Mahasiswi Program Studi Ilmu Komputer tersebut berhasil meraih Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) 3,98, tertinggi di FMIPA UGM pada periode ini. Atas prestasi tersebut, ia juga memperoleh kehormatan untuk menyampaikan orasi pada prosesi wisuda yang diselenggarakan di Auditorium Herman Yohannes FMIPA UGM.

“Banyak dari kita akhirnya merelakan prinsip perfeksionis, beralih pada pemikiran bahwa skripsi yang baik adalah skripsi yang selesai. Kita berhasil karena terus berjalan meski kadang ragu atau ingin menyerah. Hari ini bukan tentang toga dan ijazah, tetapi keberanian untuk tidak menyerah,” ujarnya.

Penyelenggaraan wisuda ini menegaskan komitmen UGM dalam mendukung Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs), khususnya poin 4, yakni Pendidikan Berkualitas, melalui penyediaan akses pendidikan tinggi yang bermutu dan membentuk lulusan berdaya saing.

Kolaborasi lintas unsur kampus, alumni, dan masyarakat mencerminkan implementasi poin 17: tentang Kemitraan untuk Mencapai Tujuan, memastikan kontribusi nyata FMIPA UGM dalam memajukan ilmu pengetahuan dan pembangunan Indonesia.

Penulis : Meitha Eka Nurhasanah
Dokumentasi : Aphrodity Nirmala Putri

Read More

FMIPA UGM Gelar Wisuda Sarjana FMIPA Periode I, Sania Nadlirotullubba Jadi Wisudawan Terbaik Raih IPK Tertinggi 3,98

Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA) Universitas Gadjah Mada menyelenggarakan Wisuda Sarjana Periode I tahun akademik 2025/2026 di Grha Sabha Pramana. Sebanyak 160 wisudawan resmi dikukuhkan, terdiri dari 45 lulusan Kimia, 21 Geofisika, 11 Fisika, 13 Ilmu Komputer, 15 Elektronika dan Instrumentasi (Elins), 24 Matematika, 21 Statistika, dan 10 Ilmu Aktuaria. Pada periode ini, predikat wisudawan terbaik diraih oleh Sania Nadlirotullubba dari Program Studi Ilmu Komputer dengan IPK 3,98, menjadi capaian tertinggi di FMIPA UGM untuk periode tersebut.

Dalam sambutannya, Sania mengungkapkan rasa syukur dan perjuangan panjang yang dilalui dirinya dan teman-teman seangkatan. “Banyak dari kita akhirnya merelakan prinsip perfeksionis, beralih pada pemikiran bahwa skripsi yang baik adalah skripsi yang selesai. Kita berhasil karena terus berjalan meski kadang ragu atau ingin menyerah. Hari ini bukan tentang toga dan ijazah, tetapi keberanian untuk tidak menyerah,” ujarnya.

Presiden Mahasiswa BEM KM UGM, Khairul Ikhsanuddin, juga memberikan pesan inspiratif kepada para wisudawan. Ia menegaskan bahwa wisuda bukan akhir dari proses, melainkan gerbang memasuki peran baru di tengah masyarakat. “Seperti kata Steve Jobs, stay hungry, stay foolish. Setelah hari ini, kita dituntut berkolaborasi dan berkontribusi. Perjalanan teman-teman selama ini adalah modal besar untuk itu.”

Dari jajaran fakultas, Wakil Dekan Bidang Pendidikan dan Pengajaran FMIPA UGM, Prof. Drs. Roto, M.Eng., Ph.D, menekankan pentingnya integritas dan dedikasi lulusan dalam membangun bangsa. “Banyak cerita berat dan penuh perjuangan yang telah dilalui. Dengan kapasitas sebagai sarjana, anda harus tertantang memperbaiki Indonesia. Tetaplah rendah hati. Semakin banyak yang kita pelajari, semakin sedikit yang kita kuasai.”

Dalam sesi sharing alumni, Malik Khidir, CEO PT Stechoo sekaligus alumni berprestasi FMIPA, berbagi kisah perjalanan kariernya yang penuh ketekunan. “Saya tidak lahir dari angka ujian dan IPK cumlaude. Saya lahir dari perjalanan panjang yang istikamah. Dari tempat sederhana, kita bisa menciptakan teknologi yang mengubah masa depan. Jangan remehkan karya kecil, di sanalah hal besar dimulai.”

Penyelenggaraan wisuda ini menegaskan komitmen UGM dalam mendukung Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs), khususnya poin 4, yakni Pendidikan Berkualitas, melalui penyediaan akses pendidikan tinggi yang bermutu dan membentuk lulusan berdaya saing. Selain itu, kolaborasi lintas unsur kampus, alumni, dan masyarakat mencerminkan implementasi poin 17: tentang Kemitraan untuk Mencapai Tujuan, memastikan kontribusi nyata FMIPA UGM dalam memajukan ilmu pengetahuan dan pembangunan Indonesia.

Penulis : Meitha Eka Nurhasanah
Dokumentasi : Aphrodity Nirmala Putri

Read More

FMIPA UGM Lepas 62 Mahasiswa Program Pascasarjana dalam Wisuda Periode III 2024/2025, 47% Mahasiswa Lulus Dengan Pujian

Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Universitas Gadjah Mada (FMIPA UGM) kembali melepas 62 mahasiswa program Pascasarjana pada Rabu, 23 April 2025. Terdapat 56 wisudawan dan wisudawati pada program magister, dengan rincian 26 dari program studi Ilmu Komputer, 7 dari Fisika, 2 dari Kimia, 16 dari Kecerdasan Artifisial, dan 5 dari Matematika. Pada program doktor,  terdapat 6 wisudawan dan wisudawati, dengan rincian 3 dari Fisika, 1 dari Kimia, 1 dari Matematika, dan 1 dari Kimia. Wisuda periode III tahun 2024/2025 ini meluluskan 29 mahasiswa berpredikat Dengan Pujian, 25 mahasiswa berpredikat Sangat Memuaskan, dan 7 mahasiswa berpredikat Memuaskan.

Dalam sambutannya, Dekan FMIPA UGM, Prof. Dr. Eng. Kuwat Triyana, M.Si., menyampaikan rasa bangga atas pencapaian para wisudawan dan berpesan agar selalu menjaga nama baik almamater di manapun berada. Beliau juga menegaskan pentingnya menjaga integritas dan semangat kejujuran dalam berkarya, sebagai cerminan lulusan FMIPA UGM yang unggul dan berintegritas.

Sementara itu, sambutan juga disampaikan oleh Sekretaris Program Studi Ilmu Komputer, Dr. Andi Darmawan sebagai perwakilan FMIPA UGM. Dalam pesannya, ia berharap para lulusan tetap istiqomah dalam menghadapi berbagai tantangan di masa depan. “Ingat, perjalanan masih panjang. Tetap semangat dan jangan ragu, kalian pasti bisa menaklukkan tantangan yang ada,” tuturnya.

Wisuda Periode III 20224/2025 ini mencerminkan nilai Sustainable Development Goals (SDGs), poin ke-4 yaitu Pendidikan Berkualitas. Kegiatan ini menandai awal dari perjalanan baru sebagai alumni FMIPA UGM yang diharapkan mampu memberikan kontribusi positif bagi bangsa dan negara.

Penulis : Sekar Melati Putri Pratiwi
Dokumentasi : Raditya Maulana Adiwicaksana, Aphrodity Nirmala Putri
Editor : Meitha Eka Nurhasanah

Read More

Lepas 106 Mahasiswa Sarjana Dalam Wisuda Periode II 2024/2025, 58 Mahasiswa FMIPA UGM Raih Gelar Cumlaude

Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Universitas Gadjah Mada (FMIPA UGM) menggelar pelepasan mahasiswa sarjana periode II 2024/2025 pada 26 Februari 2025. Bertempat di Auditorium lantai 7 FMIPA UGM, wisuda kali ini melepas 106 mahasiswa dengan rincian, 21 lulusan dari program studi Elektronika dan Instrumentasi, 23 dari Ilmu Komputer, 9 dari Fisika, 3 dari Geofisika, 17 dari Kimia, 15 dari Matematika, 6 dari Statistika, dan 8 dari Aktuaria. Dari 106 wisudawan, sebanyak 58 mahasiswa berhasil lulus dengan predikat cumlaude atau dengan pujian, yakni 35 mahasiswa meraih Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) dalam rentang 3,50–3,75, sementara 27 mahasiswa mencapai IPK 3,75–4,00.

Prof. Dr. Eng. Kuwat Triyana, M.Si selaku Dekan Fakultas MIPA UGM, turut memberikan sambutan dan ucapan selamat kepada seluruh mahasiswa sarjana. “Silakan manfaatkan seluruh peluang kerja, dan hadapi dunia ini. Selamat atas pencapaian dan wisuda pada hari ini,” ujar Prof. Kuwat.

Perwakilan dari mahasiswa sarjana, Orlando Ferrari, juga memberikan pidato kepada rekan-rekan sejawat pada Wisuda Periode II 2024/2025. Sebagai lulusan terbaik yang berhasil memperoleh IPK sempurna, yakni 4,00, ia berpesan, “Kita telah lulus dengan mengemban nama baik Universitas Gadjah Mada, mari kita tetap menjunjung tinggi nilai-nilai yang telah diajarkan selama perkuliahan,” ujar Orlando.

Wisuda Periode II 20224/2025 ini mencerminkan nilai Sustainable Development Goals (SDGs), poin ke-4 yaitu Pendidikan Berkualitas. Kegiatan ini memberikan contoh nyata dari kualitas pendidikan yang baik mengantarkan mahasiswa FMIPA UGM kepada masa depan gemilang.

Penulis : Sekar Melati Putri Pratiwi
Dokumentasi : Raditya Maulana Adiwicaksana
Editor : Meitha Eka Nurhasanah

Read More

Soroti Perkembangan AI yang Semakin Masif, Prof. Kuwat Triyana Dorong Wisudawan dan Wisudawati Pascasarjana FMIPA UGM Terus Adaptif

Pesatnya perkembangan artificial intelligence (AI) menjadi salah satu perhatian yang disampaikan Dekan FMIPA UGM, Prof. Dr. Eng. Kuwat Triyana, M.Si., dalam sambutannya pada acara Pelepasan Wisudawan dan Wisudawati Pascasarjana FMIPA UGM Periode IV Tahun Akademik 2025/2026 yang berlangsung di Auditorium Herman Johannes, Rabu (22/7). Menurutnya, AI telah mengubah cara berbagai sektor beroperasi sekaligus menghadirkan tantangan baru baik bagi dunia pendidikan maupun dunia kerja.

Dalam sambutannya, Prof. Kuwat mencontohkan kisah Matthew Gallagher, seorang entrepreneur yang mendirikan perusahaan layanan kesehatan digital dengan omzet mencapai sekitar 1,8 miliar dolar AS. Menariknya, perusahaan tersebut hanya dijalankan Gallagher bersama saudaranya tanpa mempekerjakan karyawan dalam jumlah besar. Berbagai fungsi operasional perusahaan dikelola menggunakan sistem berbasis AI.

Bahkan perusahaan dengan nilai miliaran dolar kini dapat dijalankan oleh sangat sedikit orang karena sebagian besar pekerjaannya telah diambil alih oleh AI,” ungkap Prof. Kuwat.

Menurutnya, kisah tersebut menunjukkan bahwa AI tidak lagi sekadar menjadi alat bantu, namun telah bertransformasi menjadi teknologi yang mampu mengambil alih berbagai fungsi yang sebelumnya dikerjakan manusia. Kondisi ini menjadi sinyal bahwa dunia kerja sedang mengalami perubahan yang sangat cepat.

Prof. Kuwat menilai perubahan tersebut perlu menjadi perhatian para lulusan perguruan tinggi agar mempersiapkan diri menghadapi lanskap dunia kerja yang terus berubah. Sementara, bagi mereka yang bercita-cita menjadi dosen maupun peneliti, penguasaan ilmu saja dinilai tidak lagi cukup. Melimpahnya sumber pengetahuan yang kini dapat diakses dengan mudah membuat akademisi didorong terus adaptif dengan perubahan dan perkembangan teknologi ini. 

>Meski demikian, Prof. Kuwat mengungkapkan bahwa perkembangan AI tidak seharusnya dipandang sebagai ancaman yang melemahkan semangat para lulusan. Sebaliknya, perubahan tersebut perlu dimaknai sebagai peluang untuk terus mengembangkan kompetensi dan membuka ruang inovasi baru.

Ia meyakini bahwa meskipun sejumlah jenis pekerjaan akan tergantikan oleh teknologi, perkembangan AI juga akan melahirkan banyak profesi dan peluang baru. Karena itu, lulusan perguruan tinggi diharapkan memiliki kesiapan untuk terus belajar, meningkatkan keterampilan, dan beradaptasi dengan perubahan yang berlangsung sangat cepat.

Secara keseluruhan, hal ini sejalan dengan Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya SDG 4 (Pendidikan Berkualitas) melalui penguatan budaya belajar sepanjang hayat dan peningkatan kompetensi, SDG 8 (Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan Ekonomi) melalui pengembangan sumber daya manusia yang siap menghadapi transformasi dunia kerja, serta SDG 9 (Industri, Inovasi, dan Infrastruktur) dengan mendorong pemanfaatan teknologi dan inovasi secara bertanggung jawab untuk mendukung pembangunan yang berkelanjutan.

Penulis : Inna Mutifah
Fotografer : Afiandina Sukma

Read More

Prof. Nurul Hidayat Aprilita Ajak Refleksikan Perjalanan Akademik, Dorong Lulusan Pascasarjana FMIPA UGM Menjadi Pembelajar Sepanjang Hayat dan Ilmuwan Berdampak

“Menempuh studi pascasarjana bukanlah hal yang mudah. Ada saat-saat ketika eksperimen gagal, kode program mengalami kendala, atau revisi tesis terasa tidak ada habisnya. Namun, hari ini Anda membuktikan bahwa Anda bukan kelompok yang mudah menyerah,” ungkap Prof. Dr.rer.nat. Nurul Hidayat Aprilita, S.Si., M.Si. dalam sambutannya pada acara Pelepasan Wisudawan dan Wisudawati Pascasarjana FMIPA UGM Periode IV di Auditorium Herman Johannes, Rabu, 22 Juli 2026. Menurutnya, berbagai dinamika selama menjalani studi merupakan bagian dari proses transformasi mahasiswa, dari seorang pembelajar menjadi peneliti, ilmuwan, dan pemikir kritis yang siap menghadapi tantangan zaman.

Transformasi tersebut, menurutnya, menjadi bekal penting bagi para lulusan untuk menjalankan peran baru sebagai ilmuwan dan profesional dalam karier yang dijalani. Di tengah berbagai perubahan global, seperti perkembangan teknologi yang pesat, perubahan iklim, serta tantangan sosial lainnya, ilmu pengetahuan perlu hadir sebagai solusi yang memberikan manfaat bagi masyarakat.

“Jadilah solusi. Jadikan ilmu matematika dan pengetahuan alam yang sudah Anda tempuh dan peroleh tidak sebagai menara gading, melainkan sebagai alat untuk memecahkan masalah nyata di masyarakat,” pesan Prof. Nurul.

Selain mendorong lulusan untuk menghadirkan kontribusi nyata, Prof. Nurul juga menekankan pentingnya menjaga integritas ilmiah. Menurutnya, perkembangan teknologi informasi yang semakin cepat juga menghadirkan tantangan berupa derasnya arus informasi yang sarat akan bias. 

“Jadilah lentera kebenaran ilmiah, objektivitas, dan kejujuran akademis,” tuturnya.

Melalui pesan tersebut, para lulusan diingatkan untuk senantiasa menjunjung tinggi etika akademik dalam setiap karya dan keputusan yang diambil. Integritas menjadi fondasi penting bagi seorang ilmuwan agar ilmu pengetahuan tetap memiliki kepercayaan dan memberikan dampak positif.

Prof. Nurul juga berpesan agar para lulusan tidak berhenti belajar setelah memperoleh gelar akademik. Menurutnya, perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi yang terus berlangsung menuntut setiap individu untuk memiliki kemampuan beradaptasi dan semangat belajar sepanjang hayat.

“Gelar tertinggi bukanlah akhir dari belajar. Tetaplah rendah hati dan terus belajar. Jadilah lifelong learner,” pesannya.

Selain itu, Prof. Nurul mengajak para wisudawan untuk tetap menjaga hubungan yang baik dengan almamater serta membawa nilai-nilai Universitas Gadjah Mada dalam perjalanan mereka setelah menyelesaikan studi. Nilai keindonesiaan, semangat pengabdian, dan komitmen terhadap reputasi global UGM diharapkan terus melekat dalam kontribusi para lulusan di berbagai bidang.

Secara keseluruhan, hal ini selaras dengan Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya SDG 4 (Pendidikan Berkualitas) melalui dorongan untuk menjadi pembelajar sepanjang hayat, serta SDG 9 (Industri, Inovasi, dan Infrastruktur) dan SDG 16 (Perdamaian, Keadilan, dan Kelembagaan yang Tangguh) melalui penekanan pada pengembangan ilmu pengetahuan yang inovatif, berintegritas, dan mampu memberikan solusi bagi berbagai tantangan masyarakat.

Penulis : Inna Mutifah
Fotografer : Afiandina Sukma

Read More

Pelepasan Wisudawan dan Wisudawati Program Pascasarjana Fakultas MIPA UGM Periode IV Tahun Akademik 2025-2026

Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA) Universitas Gadjah Mada (UGM) melepas 47 wisudawan Program Pascasarjana pada Pelepasan Wisudawan dan Wisudawati Periode IV Tahun Akademik 2025/2026 yang diselenggarakan di Auditorium Herman Johannes, Rabu (22/7). Sebanyak 29 lulusan berhasil meraih predikat cum laude, terdiri atas 3 lulusan Program Doktor dan 26 lulusan Program Magister.

Pada periode ini, FMIPA UGM meluluskan 47 mahasiswa pascasarjana yang terdiri atas 8 lulusan Program Doktor dan 39 lulusan Program Magister. Acara pelepasan menjadi bagian dari rangkaian Wisuda Periode IV Tahun Akademik 2025/2026 sekaligus sebagai bentuk apresiasi atas capaian akademik para lulusan.

Sejumlah lulusan juga memperoleh penghargaan atas prestasi akademik yang diraih selama menempuh studi. Pada kategori IPK tertinggi jenjang magister diraih oleh Maulana Ali Arifin dari Program Studi Magister Elektronika dan Instrumentasi dengan IPK sempurna 4,00. Sementara itu, pada jenjang doktor, penghargaan tersebut diraih oleh Hanif Rahmat dari Program Studi Doktor Ilmu Komputer yang juga memperoleh IPK 4,00.

Pada kategori masa studi tercepat jenjang magister diraih oleh Irma Sari Yulianti dari Program Studi Magister Matematika yang menyelesaikan studinya dalam waktu 1 tahun 8 bulan 5 hari dengan IPK 3,92. Adapun pada jenjang doktor, Hanif Rahmat kembali mencatatkan prestasi dengan menyelesaikan studi dalam waktu 3 tahun 4 bulan 6 hari.

Selain itu, peraih IPK tertinggi dan predikat Cum Laude setiap program studi adalah sebagai berikut:

Magister Elektronika dan Instrumentasi: Maulana Ali Arifin (IPK 4,00)

Magister Fisika: Finantius Enrico M. Rahangiar (IPK 3,95)

Magister Ilmu Komputer: Anastasia Nathania Putri (IPK 3,98)

Magister Kecerdasan Artifisial: Muhammad Theofany Aulia Anwar (IPK 3,84)

Magister Kimia: Hanna Nur Laili (IPK 3,99)

Magister Matematika: Fani Haerul Anam Rofi’i (IPK 3,97)

Doktor Fisika: Urip Nurwijayanto Prabowo (IPK 4,00)

Doktor Ilmu Komputer: Hanif Rahmat (IPK 4,00)

Pelepasan wisudawan dan wisudawati berlangsung dalam suasana khidmat dan penuh kebanggaan. Prosesi ini menjadi momentum bagi para lulusan untuk melangkah ke jenjang berikutnya sebagai ilmuwan, profesional, maupun akademisi yang siap berkarya dan memberikan dampak bagi masyarakat.

Capaian para lulusan ini turut mencerminkan komitmen FMIPA UGM dalam mendukung Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya SDG 4 (Pendidikan Berkualitas) melalui penyelenggaraan pendidikan tinggi yang unggul dan berdaya saing, serta SDG 9 (Industri, Inovasi, dan Infrastruktur) dengan menyiapkan sumber daya manusia yang mampu menghasilkan riset dan inovasi bagi pembangunan berkelanjutan.

Penulis : Inna Mutifah
Fotografer : Afiandina Sukma

Read More

FMIPA UGM Kukuhkan 54 Wisudawan & Wisudawati Pascasarjana Periode II 2025/2026

Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA) Universitas Gadjah Mada (UGM) menyelenggarakan Wisuda Pascasarjana Periode II Tahun Akademik 2025/2026 di Auditorium Herman Yohannes, Selasa (21/1/2026). Sebanyak 54 wisudawan dan wisudawati resmi dikukuhkan, terdiri atas 35 lulusan program magister dan 19 lulusan program doktoral.

Pada program magister, lulusan berasal dari lima program studi, yakni Fisika (5 orang), Ilmu Komputer (9), Kimia (11), Matematika (4), dan Kecerdasan Artifisial (6). Sementara itu, lulusan program doktoral terdiri dari Fisika (2 orang), Ilmu Komputer (5), Kimia (10), dan Matematika (2).

Predikat wisudawan magister terbaik diraih oleh Mandrea Nora dari Program Studi Kimia dengan Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) 3,98. Adapun predikat IPK tertinggi program doktoral diraih oleh Dea Angelia Kamil dengan IPK sempurna, 4,00.

Dalam sambutannya, Prof. Kuwat Triyana selaku Dekan FMIPA UGM berpesan kepada para wisudawan agar senantiasa menjaga nama baik almamater. “Jaga nama baik almamater, Terima kasih dan selamat betkarya, serta sukses selalu untuk adik-adik semuanya,” ujarnya.

Mewakili program magister FMIPA UGM, Mandrea Nora membagikan pengalaman perjalanannya menempuh pendidikan pascasarjana. Ia menceritakan sempat bekerja di sebuah perusahaan farmasi setelah lulus sarjana, sebelum akhirnya memutuskan mendaftar Program Magister menuju Doktor untuk Sarjana Unggul (PMDSU) atas dorongan dosen pembimbingnya.

Keputusan tersebut sempat diiringi keraguan karena ia telah mengundurkan diri dari pekerjaannya sebelum kepastian diterima di program tersebut. “Namun hari ini saya berdiri di sini dengan penuh rasa syukur. Apa yang ditakdirkan tidak akan melewatkan kita,” ungkapnya.

Sementara itu, Dea Angelia Kamil, peraih IPK tertinggi program doktoral, menekankan pentingnya mencintai proses belajar. Menurutnya, pendidikan bukan semata soal kecerdasan, melainkan tentang ketekunan dan hati

Penyelenggaraan wisuda ini menegaskan komitmen UGM dalam mendukung Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs), khususnya poin 4, yakni Pendidikan Berkualitas, melalui penyediaan akses pendidikan tinggi yang bermutu dan membentuk lulusan berdaya saing. Selain itu, kolaborasi lintas unsur kampus, alumni, dan masyarakat mencerminkan implementasi poin 17: tentang Kemitraan untuk Mencapai Tujuan, memastikan kontribusi nyata FMIPA UGM dalam memajukan ilmu pengetahuan dan pembangunan Indonesia.

Penulis : Meitha Eka Nurhasanah
Dokumentasi : Reno

Read More

Prestasi Membanggakan Sania Nadlirotullubba Wisudawan FMIPA UGM dengan IPK Nyaris Sempurna 3,98

Pada Wisuda Sarjana Periode I Tahun Akademik 2025/2026, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA) Universitas Gadjah Mada menorehkan kebanggaan melalui capaian gelar wisudawan terbaik yang diraih oleh Tsania Nadlirotullubba.

Mahasiswi Program Studi Ilmu Komputer tersebut berhasil meraih Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) 3,98, tertinggi di FMIPA UGM pada periode ini. Atas prestasi tersebut, ia juga memperoleh kehormatan untuk menyampaikan orasi pada prosesi wisuda yang diselenggarakan di Auditorium Herman Yohannes FMIPA UGM.

“Banyak dari kita akhirnya merelakan prinsip perfeksionis, beralih pada pemikiran bahwa skripsi yang baik adalah skripsi yang selesai. Kita berhasil karena terus berjalan meski kadang ragu atau ingin menyerah. Hari ini bukan tentang toga dan ijazah, tetapi keberanian untuk tidak menyerah,” ujarnya.

Penyelenggaraan wisuda ini menegaskan komitmen UGM dalam mendukung Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs), khususnya poin 4, yakni Pendidikan Berkualitas, melalui penyediaan akses pendidikan tinggi yang bermutu dan membentuk lulusan berdaya saing.

Kolaborasi lintas unsur kampus, alumni, dan masyarakat mencerminkan implementasi poin 17: tentang Kemitraan untuk Mencapai Tujuan, memastikan kontribusi nyata FMIPA UGM dalam memajukan ilmu pengetahuan dan pembangunan Indonesia.

Penulis : Meitha Eka Nurhasanah
Dokumentasi : Aphrodity Nirmala Putri

Read More

FMIPA UGM Gelar Wisuda Sarjana FMIPA Periode I, Sania Nadlirotullubba Jadi Wisudawan Terbaik Raih IPK Tertinggi 3,98

Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA) Universitas Gadjah Mada menyelenggarakan Wisuda Sarjana Periode I tahun akademik 2025/2026 di Grha Sabha Pramana. Sebanyak 160 wisudawan resmi dikukuhkan, terdiri dari 45 lulusan Kimia, 21 Geofisika, 11 Fisika, 13 Ilmu Komputer, 15 Elektronika dan Instrumentasi (Elins), 24 Matematika, 21 Statistika, dan 10 Ilmu Aktuaria. Pada periode ini, predikat wisudawan terbaik diraih oleh Sania Nadlirotullubba dari Program Studi Ilmu Komputer dengan IPK 3,98, menjadi capaian tertinggi di FMIPA UGM untuk periode tersebut.

Dalam sambutannya, Sania mengungkapkan rasa syukur dan perjuangan panjang yang dilalui dirinya dan teman-teman seangkatan. “Banyak dari kita akhirnya merelakan prinsip perfeksionis, beralih pada pemikiran bahwa skripsi yang baik adalah skripsi yang selesai. Kita berhasil karena terus berjalan meski kadang ragu atau ingin menyerah. Hari ini bukan tentang toga dan ijazah, tetapi keberanian untuk tidak menyerah,” ujarnya.

Presiden Mahasiswa BEM KM UGM, Khairul Ikhsanuddin, juga memberikan pesan inspiratif kepada para wisudawan. Ia menegaskan bahwa wisuda bukan akhir dari proses, melainkan gerbang memasuki peran baru di tengah masyarakat. “Seperti kata Steve Jobs, stay hungry, stay foolish. Setelah hari ini, kita dituntut berkolaborasi dan berkontribusi. Perjalanan teman-teman selama ini adalah modal besar untuk itu.”

Dari jajaran fakultas, Wakil Dekan Bidang Pendidikan dan Pengajaran FMIPA UGM, Prof. Drs. Roto, M.Eng., Ph.D, menekankan pentingnya integritas dan dedikasi lulusan dalam membangun bangsa. “Banyak cerita berat dan penuh perjuangan yang telah dilalui. Dengan kapasitas sebagai sarjana, anda harus tertantang memperbaiki Indonesia. Tetaplah rendah hati. Semakin banyak yang kita pelajari, semakin sedikit yang kita kuasai.”

Dalam sesi sharing alumni, Malik Khidir, CEO PT Stechoo sekaligus alumni berprestasi FMIPA, berbagi kisah perjalanan kariernya yang penuh ketekunan. “Saya tidak lahir dari angka ujian dan IPK cumlaude. Saya lahir dari perjalanan panjang yang istikamah. Dari tempat sederhana, kita bisa menciptakan teknologi yang mengubah masa depan. Jangan remehkan karya kecil, di sanalah hal besar dimulai.”

Penyelenggaraan wisuda ini menegaskan komitmen UGM dalam mendukung Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs), khususnya poin 4, yakni Pendidikan Berkualitas, melalui penyediaan akses pendidikan tinggi yang bermutu dan membentuk lulusan berdaya saing. Selain itu, kolaborasi lintas unsur kampus, alumni, dan masyarakat mencerminkan implementasi poin 17: tentang Kemitraan untuk Mencapai Tujuan, memastikan kontribusi nyata FMIPA UGM dalam memajukan ilmu pengetahuan dan pembangunan Indonesia.

Penulis : Meitha Eka Nurhasanah
Dokumentasi : Aphrodity Nirmala Putri

Read More

FMIPA UGM Lepas 62 Mahasiswa Program Pascasarjana dalam Wisuda Periode III 2024/2025, 47% Mahasiswa Lulus Dengan Pujian

Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Universitas Gadjah Mada (FMIPA UGM) kembali melepas 62 mahasiswa program Pascasarjana pada Rabu, 23 April 2025. Terdapat 56 wisudawan dan wisudawati pada program magister, dengan rincian 26 dari program studi Ilmu Komputer, 7 dari Fisika, 2 dari Kimia, 16 dari Kecerdasan Artifisial, dan 5 dari Matematika. Pada program doktor,  terdapat 6 wisudawan dan wisudawati, dengan rincian 3 dari Fisika, 1 dari Kimia, 1 dari Matematika, dan 1 dari Kimia. Wisuda periode III tahun 2024/2025 ini meluluskan 29 mahasiswa berpredikat Dengan Pujian, 25 mahasiswa berpredikat Sangat Memuaskan, dan 7 mahasiswa berpredikat Memuaskan.

Dalam sambutannya, Dekan FMIPA UGM, Prof. Dr. Eng. Kuwat Triyana, M.Si., menyampaikan rasa bangga atas pencapaian para wisudawan dan berpesan agar selalu menjaga nama baik almamater di manapun berada. Beliau juga menegaskan pentingnya menjaga integritas dan semangat kejujuran dalam berkarya, sebagai cerminan lulusan FMIPA UGM yang unggul dan berintegritas.

Sementara itu, sambutan juga disampaikan oleh Sekretaris Program Studi Ilmu Komputer, Dr. Andi Darmawan sebagai perwakilan FMIPA UGM. Dalam pesannya, ia berharap para lulusan tetap istiqomah dalam menghadapi berbagai tantangan di masa depan. “Ingat, perjalanan masih panjang. Tetap semangat dan jangan ragu, kalian pasti bisa menaklukkan tantangan yang ada,” tuturnya.

Wisuda Periode III 20224/2025 ini mencerminkan nilai Sustainable Development Goals (SDGs), poin ke-4 yaitu Pendidikan Berkualitas. Kegiatan ini menandai awal dari perjalanan baru sebagai alumni FMIPA UGM yang diharapkan mampu memberikan kontribusi positif bagi bangsa dan negara.

Penulis : Sekar Melati Putri Pratiwi
Dokumentasi : Raditya Maulana Adiwicaksana, Aphrodity Nirmala Putri
Editor : Meitha Eka Nurhasanah

Read More

Lepas 106 Mahasiswa Sarjana Dalam Wisuda Periode II 2024/2025, 58 Mahasiswa FMIPA UGM Raih Gelar Cumlaude

Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Universitas Gadjah Mada (FMIPA UGM) menggelar pelepasan mahasiswa sarjana periode II 2024/2025 pada 26 Februari 2025. Bertempat di Auditorium lantai 7 FMIPA UGM, wisuda kali ini melepas 106 mahasiswa dengan rincian, 21 lulusan dari program studi Elektronika dan Instrumentasi, 23 dari Ilmu Komputer, 9 dari Fisika, 3 dari Geofisika, 17 dari Kimia, 15 dari Matematika, 6 dari Statistika, dan 8 dari Aktuaria. Dari 106 wisudawan, sebanyak 58 mahasiswa berhasil lulus dengan predikat cumlaude atau dengan pujian, yakni 35 mahasiswa meraih Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) dalam rentang 3,50–3,75, sementara 27 mahasiswa mencapai IPK 3,75–4,00.

Prof. Dr. Eng. Kuwat Triyana, M.Si selaku Dekan Fakultas MIPA UGM, turut memberikan sambutan dan ucapan selamat kepada seluruh mahasiswa sarjana. “Silakan manfaatkan seluruh peluang kerja, dan hadapi dunia ini. Selamat atas pencapaian dan wisuda pada hari ini,” ujar Prof. Kuwat.

Perwakilan dari mahasiswa sarjana, Orlando Ferrari, juga memberikan pidato kepada rekan-rekan sejawat pada Wisuda Periode II 2024/2025. Sebagai lulusan terbaik yang berhasil memperoleh IPK sempurna, yakni 4,00, ia berpesan, “Kita telah lulus dengan mengemban nama baik Universitas Gadjah Mada, mari kita tetap menjunjung tinggi nilai-nilai yang telah diajarkan selama perkuliahan,” ujar Orlando.

Wisuda Periode II 20224/2025 ini mencerminkan nilai Sustainable Development Goals (SDGs), poin ke-4 yaitu Pendidikan Berkualitas. Kegiatan ini memberikan contoh nyata dari kualitas pendidikan yang baik mengantarkan mahasiswa FMIPA UGM kepada masa depan gemilang.

Penulis : Sekar Melati Putri Pratiwi
Dokumentasi : Raditya Maulana Adiwicaksana
Editor : Meitha Eka Nurhasanah

Read More
Translate