Search

UNIVERSITAS GADJAH MADA FACULTY OF MATHEMATICS AND NATURAL SCIENCES 

Search

UNIVERSITAS GADJAH MADA FACULTY OF MATHEMATICS AND NATURAL SCIENCES 

Search

UNIVERSITAS GADJAH MADA FACULTY OF MATHEMATICS AND NATURAL SCIENCES 

Kerjasama

Perkuat Minat dan Kesiapan Studi Sains di Perguruan Tinggi, 105 Siswa SMAN 9 Yogyakarta Rasakan Pengalaman Praktikum di Laboratorium Kimia UGM

Yogyakarta – Departemen Kimia Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA) Universitas Gadjah Mada menerima kunjungan sekaligus pelaksanaan praktikum dari 105 siswa kelas XI SMAN 9 Yogyakarta pada Kamis (21/5). Kegiatan yang berlangsung di Laboratorium Kimia Dasar tersebut dilaksanakan dalam tiga sesi dan bertujuan memberikan pengalaman belajar langsung di lingkungan laboratorium perguruan tinggi serta memperkuat pemahaman konsep kimia melalui praktik eksperimental.

Rombongan siswa didampingi oleh guru pembimbing dan disambut oleh Ketua Program Studi Sarjana Kimia UGM, Dr. rer. nat. Adhitasari Suratman, S.Si., M.Si., Kepala Laboratorium Kimia Dasar Dr. Sri Sudiono, S.Si., M.Si., Prof. Dra. Tutik Dwi Wahyuningsih, M.Si., Ph.D., yang juga merupakan alumni SMAN 9 Yogyakarta, serta mahasiswa dan laboran pendamping.

Kepala Laboratorium Kimia Dasar, Dr. Sri Sudiono, menyampaikan apresiasinya atas terlaksananya kegiatan tersebut. Menurutnya, pengalaman praktikum di lingkungan perguruan tinggi diharapkan dapat menjadi motivasi bagi para siswa untuk semakin mendalami ilmu kimia dan mempersiapkan diri melanjutkan studi ke jenjang yang lebih tinggi.

Selama kegiatan, para siswa melaksanakan praktikum titrasi asam-basa dengan pendekatan yang lebih komprehensif melalui dua metode penentuan pH titik ekuivalen, yakni menggunakan konduktometer dan pH meter, serta titrasi dengan indikator fenolftalein. Untuk memastikan efektivitas pembelajaran, siswa dibagi ke dalam kelompok-kelompok kecil yang masing-masing terdiri atas tiga orang.

Guru pendamping sekaligus pengampu mata pelajaran kimia, Sarah, S.Pd., menjelaskan bahwa kegiatan ini dirancang untuk meningkatkan pemahaman konsep kimia melalui praktik langsung, melatih keterampilan laboratorium, serta memperkenalkan standar praktikum dan suasana pembelajaran di perguruan tinggi. Selain memperoleh materi pengantar dan sosialisasi Program International Undergraduate Program (IUP) Kimia UGM, para peserta juga dibekali penerapan aspek keselamatan kerja laboratorium melalui penggunaan jas laboratorium, sarung tangan, kacamata pelindung, dan masker.

Antusiasme peserta terlihat selama pelaksanaan praktikum. Namira Sabrina dan Lintang Ayu, siswa kelas XI yang mengikuti kegiatan tersebut, mengungkapkan bahwa pengalaman belajar di Departemen Kimia UGM memberikan pemahaman yang lebih mendalam mengenai materi kimia sekaligus kesempatan berharga untuk mengenal penggunaan peralatan laboratorium yang biasa digunakan mahasiswa. Mereka juga mengapresiasi pendampingan mahasiswa Kimia UGM yang dilakukan secara ramah, terstruktur, dan sesuai standar operasional yang berlaku.

Melalui kegiatan ini, Departemen Kimia FMIPA UGM tidak hanya memperkenalkan fasilitas dan budaya akademik yang unggul, tetapi juga menegaskan komitmennya dalam membangun ekosistem pendidikan sains yang inklusif dan inspiratif. Inisiatif ini menjadi salah satu bentuk kontribusi nyata dalam mendukung Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs) Poin 4: Pendidikan Berkualitas, melalui penyediaan pengalaman pembelajaran yang bermutu dan berorientasi pada pengembangan kompetensi peserta didik. Selain itu, kegiatan ini juga mendukung SDGs Poin 9: Industri, Inovasi, dan Infrastruktur, melalui pengenalan teknologi dan fasilitas laboratorium modern kepada generasi muda, serta SDGs Poin 17: Kemitraan untuk Mencapai Tujuan, melalui sinergi antara perguruan tinggi dan sekolah menengah dalam memperkuat pendidikan sains di Indonesia.

Ke depan, Departemen Kimia FMIPA UGM akan terus memperluas kolaborasi dengan berbagai sekolah dan mitra pendidikan untuk menghadirkan pengalaman belajar yang lebih luas dan berkualitas, sekaligus menumbuhkan minat generasi muda terhadap ilmu pengetahuan dan inovasi.

Berita selengkapnya mengenai kegiatan ini dapat diakses melalui laman resmi Departemen Kimia FMIPA UGM pada tautan berikut: https://chemistry.ugm.ac.id/?p=6953. Selain itu, publikasi kegiatan juga dimuat dalam artikel di Kompasiana dengan judul “Siswa SMAN 9 Yogyakarta Antusias Praktikum di Departemen Kimia UGM”.

Penulis: Robby Noor Cahyono
Fotografer: Aditya Eko Saputra

Read More

Kerja Sama FMIPA UGM dan NPO Volcano Jepang Perkuat Edukasi Mitigasi Bencana

Yogyakarta, 24 April 2026 — Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA) Universitas Gadjah Mada menerima kunjungan perwakilan NPO Volcano Jepang dalam rangka penguatan kerja sama edukasi mitigasi kebencanaan. Kegiatan ini dihadiri Dekan FMIPA Prof. Dr. Eng Kuwat Triyana, M.Si., Wakil Dekan Bidang Penelitian dan Kerja Sama, Dr.rer.nat. Wiwit Suryanto, S.Si., M.Si., Wakil Dekan Bidang Akademik dan Kemahasiswaan, Prof. Drs. Roto, M.Eng., Ph.D., Dr. Sudarmaji, S.Si., M.Si., serta jajaran Departemen Geofisika dan Fisika, termasuk Theodosius Marwan Irnaka, S.Si., M.Sc., Ph.D., dan Dr.rer.nat. Herlan Darmawan, S.Si., M.Sc.

Dalam sambutannya, Dekan FMIPA Kuwat Triyana menekankan pentingnya kolaborasi sosial dalam isu kebencanaan. Ia menyebut kegiatan ini sebagai langkah bermakna yang tidak hanya berhenti pada tataran akademik, tetapi juga menyentuh implementasi di lapangan.

“Kami membutuhkan kegiatan seperti ini, dan harapannya para staf juga dapat terlibat langsung dalam pengawalan di lapangan,” ujarnya. Ia juga menambahkan bahwa kerja sama yang telah terjalin cukup lama diharapkan semakin kuat ke depan.

Perwakilan NPO Volcano, Kenzie Nihori, mengungkapkan bahwa kolaborasi ini berawal dari percakapan sederhana sekitar satu dekade lalu. “Sepuluh tahun lalu hanya diskusi kasual bersama Pak Wiwit, tetapi kini benar-benar terwujud,” katanya.

Ia menilai perjalanan kolaborasi tersebut sebagai proses belajar bersama yang berkelanjutan. Nihori juga menyampaikan bahwa meskipun Jepang telah memiliki sistem mitigasi bencana yang maju, pemerintah setempat mendorong pembelajaran lintas negara. “Kami berharap dapat bertukar gagasan, masukan, dan budaya, sekaligus menjaga hubungan baik dengan FMIPA,” tambahnya.

Kegiatan dilanjutkan dengan penandatanganan kerja sama, yang menjadi puncak acara. Setelah itu, sesi diskusi dipandu oleh Theodorus Permana membahas agenda lanjutan di Desa Dukun, Kabupaten Magelang. Program tersebut akan berfokus pada sosialisasi mitigasi bencana bagi anak-anak dan guru, dengan pendekatan sederhana dan aplikatif.

Melalui kegiatan ini, tim berupaya menunjukkan bahwa edukasi mitigasi tidak harus kompleks, melainkan dapat disampaikan dengan cara yang mudah dipahami. Peserta didik yang terlibat nantinya akan mendapatkan pembelajaran sekaligus sertifikat sebagai duta mitigasi, dengan harapan mampu menumbuhkan kesadaran sejak dini. Semangat ini selaras dengan moto UGM, “locally rooted, globally respected”.

Inisiatif kolaboratif ini juga relevan dengan Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (Sustainable Developments Goals, SDGs), khususnya pada poin pendidikan berkualitas (SDG 4), kota dan permukiman berkelanjutan (SDG 11), serta penanganan perubahan iklim (SDG 13), melalui penguatan kapasitas masyarakat dalam menghadapi risiko bencana secara inklusif dan berkelanjutan.

Penulis: Meitha Eka Nurhasanah
Dokumentasi: Daffa

Read More

Delegasi The University of Queensland Jajaki Kolaborasi Akademik dengan FMIPA UGM

Yogyakarta, 21 April 2026 — Dua delegasi dari The University of Queensland, Australia, melakukan kunjungan ke Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA) Universitas Gadjah Mada dalam rangka penjajakan kerja sama akademik.

Pertemuan ini dihadiri sejumlah pimpinan dan dosen FMIPA, antara lain Prof. Drs. Roto, M.Eng, Ph.D., Danang Teguh Qoyyimi, S.Si., M.Sc., M.Act.Sc., Ph.D., Aina Musdholifah, S.Kom., M.Kom. Ph.D., serta Sholihun, S.Si., M.Sc., Ph.D.Sc. Dalam sesi pemaparan, pihak FMIPA memperkenalkan ragam program studi yang tersedia, sekaligus menyoroti berbagai kerja sama internasional yang telah terjalin sebagai bagian dari upaya internasionalisasi institusi.

Delegasi The University of Queensland memaparkan profil institusi mereka yang memiliki empat kampus, lima fakultas, lebih dari 40 lokasi pengajaran dan riset, serta delapan institut penelitian. Universitas tersebut saat ini menampung sekitar 55.000 mahasiswa, termasuk 21.500 mahasiswa internasional dan 20.000 mahasiswa pascasarjana, dengan lebih dari 17.700 lulusan doktor (PhD).

Dalam presentasinya, delegasi menekankan kontribusi riset mereka dalam menjawab berbagai tantangan global, termasuk pengembangan vaksin HPV dan riset di bidang molekuler. Mereka juga menawarkan sejumlah skema kolaborasi akademik, seperti jalur artikulasi pascasarjana, program percepatan dari jenjang sarjana ke pascasarjana, program study abroad, serta peluang pengalaman riset dan mentorship bagi mahasiswa.

Kunjungan ini menjadi langkah awal untuk membuka peluang kolaborasi yang lebih luas antara FMIPA UGM dan The University of Queensland, khususnya dalam penguatan mobilitas mahasiswa, pengembangan kapasitas riset, serta pertukaran akademik lintas negara.

Kerja sama ini juga sejalan dengan Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (Sustainable Developments Goals, SDGs), terutama pada poin pendidikan berkualitas (SDG 4) dan kemitraan untuk mencapai tujuan (SDG 17), melalui penguatan jejaring global dalam pendidikan tinggi dan riset inovatif.

Penulis: Meitha Eka Nurhasanah
Dokumentasi: Afiandina Sukma

Read More

Halal Bi Halal Kamipagama, Memperkuat Sinergi Alumni dan FMIPA UGM dalam Penyelesaian Isu-isu Nasional

Kegiatan Halal Bi Halal (HBH) Keluarga Alumni FMIPA UGM (KAMIPAGAMA) ini merupakan agenda rutin tahunan dari Kamipagama untuk memperkuat sinergi antar alumni dari berbagai angkatan. Pada tahun 2026 ini, acara HBH dilaksanakan pada Sabtu, 11 April 2026 di Karinda Cafe and Resto, Jakarta.

Kegiatan HBH tahun 2026 ini dihadiri lebih dari 80 alumni FMIPA yang tersebar dari berbagai angkatan, mulai dari alumni angkatan 1964 sampai dengan alumni angkatan 2021. Kegiatan ini sekaligus merupakan HBH dengan jumlah peserta terbanyak dan sebaran angkatan yang paling lengkap dibandingkan dengan kegiatan-kegiatan yang diselenggarakan pada tahun-tahun sebelumnya.

Dalam sambutannya, Ketua Kamipagama, Daniel Oscar Baskoro, memaparkan berbagai kegiatan dan capaian dari Kamipagama selama periode kepengurusan dari tahun 2021 hingga tahun 2026 ini.  Testimoni dari beberapa mahasiswa yang menerima bantuan beasiswa dari alumni melalui program BAKPHIA juga disampaikan dalam bentuk video yang sekaligus sebagai laporan kepada para alumni yang telah menyisihkan sebagian dananya untuk membantu biaya dari para mahasiswa yang memiliki kendala dari sisi ekonomi dalam studinya.

Selain itu, pada acara ini seperti biasa, Dekan FMIPA UGM selaku representasi dari Fakultas MIPA memberikan sharing berupa update informasi tentang perkembangan Fakultas MIPA saat ini dan beberapa agenda yang perlu mendapatkan dukungan dari Alumni sebagai salah satu pemangku kepentingan dari Fakultas. Beberapa kontribusi FMIPA untuk mendukung penyelesaian isu-isu nasional dari sisi scientific, seperti pengembangan berbagai teknologi untuk mendukung program nasional Makan Bergizi Gratis (MBG), dan beberapa program lainnya dijelaskan dengan cukup detil kepada para alumni, yang sekaligus sebagai ajakan kepada Alumni untuk ikut berkontribusi dan mendukung kegiatan tersebut.

Kegiatan diakhiri dengan silaturahmi dan ramah tamah agar lebih guyub, rukun, dan migunani.

Penulis: Fajar Adi Kusumo
Editor: Inna Mutifah
Fotografer: Muhamad Muhibudin Zayn

Read More

FMIPA Perkuat Kolaborasi Internasional dengan Kitasato University Japan

Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA) menerima kunjungan delegasi dari Kitasato University dalam rangka penjajakan kerja sama akademik dan riset internasional pada Senin, 23 Februari 2026. Delegasi dipimpin oleh Prof. Yasubumi Sakakibara yang hadir mewakili Prof. Oka Kotaro, Dean of the Graduate School of Frontier Engineering Kitasato University.

“Kerja sama yang direncanakan mencakup program double degree, joint supervision, serta joint research. Kolaborasi ini diharapkan dapat dimulai dari jenjang Sarjana (S1) hingga Doktor (S3),” ujar Prof. Dr.Eng. Kuwat Triyana M.Si dalam sesi wawancara.

Dalam agenda tersebut, Prof. Yasubumi Sakakibara menyoroti sejumlah irisan keilmuan yang dinilai relevan untuk dikembangkan bersama. Wakil Dekan FMIPA, Prof. Roto, dalam presentasinya juga menegaskan bahwa FMIPA merupakan core cluster untuk sains dasar dan komputasi. Menurutnya, penguatan fondasi sains dan ilmu komputasi menjadi kunci dalam mendorong riset kolaboratif yang berdaya saing global.

Kolaborasi antara FMIPA dan Kitasato University ini juga sejalan dengan agenda Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (Sustainable Development Goals/SDGs). Penguatan pendidikan tinggi melalui program double degree dan joint supervision mendukung SDG 4 (Pendidikan Berkualitas), sementara kolaborasi riset di bidang sains, komputasi, dan inovasi berkontribusi pada SDG 9 (Industri, Inovasi, dan Infrastruktur). Selain itu, kemitraan internasional yang dibangun kedua institusi mencerminkan implementasi SDG 17 (Kemitraan untuk Mencapai Tujuan), yakni memperkuat kerja sama global untuk mendorong kemajuan ilmu pengetahuan yang inklusif dan berkelanjutan.

Penulis: Meitha Eka Nurhasanah
Dokumentasi: Daffa

Read More

Puncak Penghargaan dan Penutupan PARE Spring School 2026 Digelar di Kawasan Candi Prambanan

Menutup serangkaian kegiatan yang berlangsung selama 12 hari, agenda PARE Spring School 2026 menyelenggarakan sesi penghargaan sekaligus penutupan di kawasan Candi Prambanan pada 16 Februari 2026. Pada sesi ini, panitia memberikan penghargaan kepada peserta berdasarkan hasil final presentation serta partisipasi selama program berlangsung.

Sebelumnya, para peserta telah mengikuti berbagai rangkaian kegiatan akademik yang diselenggarakan di Departemen Kimia, FMIPA, Universitas Gadjah Mada, yang mencakup kuliah pakar lintas disiplin, kegiatan pengambilan sampel air di Sungai Code, analisis sampel di Laboratorium Kimia Analitik UGM, kunjungan ke instalasi pengelolaan air limbah di Bantul, diskusi kelompok dan mid-term presentation. Seluruh kegiatan tersebut dirancang untuk memberikan pemahaman komprehensif mengenai isu lingkungan dan pertanian melalui pendekatan ilmiah dan kolaboratif lintas negara.

Dalam sambutannya, Prof. Drs. Roto, M.Eng., Ph.D selaku Wakil Dekan Bidang Pendidikan, Pengajaran, dan Kemahasiswaan FMIPA UGM menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh peserta, panitia, serta mitra institusi yang telah mendukung terselenggaranya kegiatan ini.

Ia juga berharap program PARE Spring School dapat terus menjadi wadah kolaborasi internasional dalam pengembangan ilmu pengetahuan, khususnya terkait inovasi yang mendukung keberlanjutan di bidang lingkungan dan sumber daya alam.

Secara umum, kegiatan ini sejalan dengan pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (Sustainable Development Goals/SDGs), khususnya SDG 4 (Pendidikan Berkualitas), SDG 6 (Air Bersih dan Sanitasi Layak), SDG 12 (Konsumsi dan Produksi yang Bertanggung Jawab), dan SDG 13 (Penanganan Perubahan Iklim).

Melalui rangkaian kegiatan akademik, riset terapan, dan kolaborasi lintas negara yang dipusatkan di Universitas Gadjah Mada, program ini memperkuat kapasitas keilmuan peserta sekaligus mendorong inovasi berbasis sains yang berorientasi pada keberlanjutan lingkungan dan pengelolaan sumber daya alam.

Penulis: Inna Mutifah
Editor: Meitha Eka Nur Khasanah
Fotografer: Afiandina Sukma

Read More

Sinergi 17 Tahun: LFPS FMIPA UGM Perkuat Kemandirian Energi di Blok Rokan

Yogyakarta, 13 Februari 2026 – Langkah nyata dalam mewujudkan kemandirian energi nasional kembali ditorehkan oleh FMIPA UGM. Hari ini, FMIPA UGM menerima kunjungan tim geologist dan geophysicist dari fungsi Development Planning PT Pertamina Hulu Rokan (PHR) dalam rangka pelaksanaan Kick-off Meeting Swakelola Studi Akuisisi dan Processing Passive Seismic.

FMIPA UGM diwakili langsung oleh Dekan, Prof. Kuwat Triyana, serta Wakil Dekan Bidang Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat, Wiwit Suryanto, yang sekaligus bertindak sebagai Ketua Tim Pelaksana Studi. Pertemuan ini menjadi momentum penting untuk menyelaraskan rencana kerja, ruang lingkup, serta jadwal pelaksanaan studi yang akan berjalan selama tujuh bulan ke depan.

Proyek strategis ini akan dilaksanakan oleh Tim Low Frequency Passive Seismic (LFPS) FMIPA UGM. Penggunaan teknologi LFPS merupakan hasil dari dedikasi riset jangka panjang yang telah terjalin selama lebih dari 17 tahun antara Upstream Innovation Pertamina dan Laboratorium Geofisika FMIPA UGM.

Mengapa Studi Ini Penting?

Teknologi LFPS merupakan inovasi karya anak bangsa yang telah terbukti andal. Metode ini telah diterapkan di berbagai lapangan migas domestik, mulai dari Aceh hingga Papua. Bahkan, teknologi hasil kolaborasi Pertamina–UGM ini juga telah menembus kancah internasional, termasuk di lapangan migas Pertamina di Aljazair.

Prestasi metode LFPS di tingkat global tersebut memperoleh apresiasi tinggi dari Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral melalui penghargaan Dharma Karya Energi Tahun 2021, yang diberikan kepada PC Prove Elang Gurun dalam sinergi dengan Upstream Innovation. Penghargaan ini menjadi pengakuan atas keberhasilan kolaborasi industri–perguruan tinggi dalam menghasilkan teknologi berkelas dunia yang memberikan kontribusi nyata bagi kedaulatan energi nasional.

Kini, LFPS kembali dipercaya untuk mendukung optimasi pengembangan lapangan minyak di wilayah kerja PHR, termasuk Blok Rokan yang memiliki peran strategis dalam menjaga produksi nasional. Kepercayaan ini menegaskan bahwa inovasi yang lahir dari laboratorium kampus mampu memberikan dampak langsung bagi industri energi nasional.

FMIPA UGM berkomitmen untuk terus menjadi mitra inovasi industri, memastikan bahwa setiap penelitian tidak berhenti pada publikasi ilmiah semata, tetapi bertransformasi menjadi solusi aplikatif yang mendukung ketahanan dan kemandirian energi Indonesia.

#FMIPAUGM #GeofisikaUGM #PertaminaHuluRokan #EnergiNasional #SinergiKampusIndustri #LFPS #InovasiIndonesia

Read More

PARE Spring School 2026 Resmi Digelar di Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam UGM

Penyelenggaraan program PARE Spring School resmi dimulai pada Jumat, 6 Februari 2026,  bertempat di Ruang Multimedia, Departemen Kimia, FMIPA UGM. Kegiatan ini diikuti oleh konsorsium yang terdiri dari delapan universitas di tiga negara, yaitu Indonesia (UGM, ITB, IPB University), Jepang (Hokkaido University), dan Thailand (Thammasat University, Chulalongkorn University, Kasetsart University, dan Mahidol University).

Program ini dijadwalkan akan berlangsung selama 12 hari, dimulai sejak tanggal 6 hingga 17 Februari 2026 mendatang. Secara keseluruhan, sebanyak 20 peserta mengikuti program ini secara luring dan 60 peserta lainnya secara online. Peserta yang mengikuti program ini merupakan mahasiswa pascasarjana.

Pada penyelenggaraan hari pertama, Prof. Suherman, S. Si., M.Sc., Ph.D. (Departemen Kimia UGM) dan Assist. Prof. Dr. Maria Stefanie (Hokudai) selaku koordinator acara memberikan pengarahan dan pengenalan awal. Nantinya, para peserta akan mengikuti serangkaian kegiatan termasuk kuliah pakar lintas disiplin, pengambilan sampel air di Sungai Code, kunjungan ke IPAL Bantul, dan analisis sampel di Laboratorium Analitik Departemen Kimia UGM. Selanjutnya, sesi penutupan kegiatan ini akan dilaksanakan di Candi Prambanan.

Program ini sebelumnya berhasil menyorot beberapa fenomena urbanisasi yang cepat di negara-negara ASEAN, yang dinilai berkontribusi menyebabkan beberapa permasalahan seperti berkurangnya ketersediaan bahan bakar fosil, air bersih, sumber daya tanah, serta penurunan kualitas lingkungan.

Pada penyelenggaraan kali ini, tema yang diangkat mengenai dampak aktivitas manusia terhadap lingkungan dan pertanian. Program PARE (Population Activities  Resources Environments) ini menawarkan kesempatan bagi mahasiswa lintas disiplin dan lintas negara dan budaya untuk dapat bekerja sama mengatasi permasalahan yang melalui manajemen dan penggunaan sumber daya alam secara berkelanjutan.

Secara keseluruhan, kegiatan ini selaras dengan pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya SDG 4 (Quality Education) melalui penyelenggaraan pendidikan internasional yang mendorong pertukaran pengetahuan dan peningkatan kapasitas akademik peserta, SDG 13 (Climate Action) dan SDG 15 (Life on Land) melalui pembahasan isu perubahan iklim, pengelolaan lingkungan, serta keberlanjutan sumber daya alam, serta SDG 17 (Partnerships for the Goals) melalui kolaborasi lintas negara dan institusi pendidikan tinggi dalam mendukung pembangunan berkelanjutan secara global.

Penulis: Inna Mutifah
Editor: Meitha Eka Nur Khasanah
Fotografer: Daffa Athatara dan Afiandina Sukma

Read More

Perkuat Minat dan Kesiapan Studi Sains di Perguruan Tinggi, 105 Siswa SMAN 9 Yogyakarta Rasakan Pengalaman Praktikum di Laboratorium Kimia UGM

Yogyakarta – Departemen Kimia Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA) Universitas Gadjah Mada menerima kunjungan sekaligus pelaksanaan praktikum dari 105 siswa kelas XI SMAN 9 Yogyakarta pada Kamis (21/5). Kegiatan yang berlangsung di Laboratorium Kimia Dasar tersebut dilaksanakan dalam tiga sesi dan bertujuan memberikan pengalaman belajar langsung di lingkungan laboratorium perguruan tinggi serta memperkuat pemahaman konsep kimia melalui praktik eksperimental.

Rombongan siswa didampingi oleh guru pembimbing dan disambut oleh Ketua Program Studi Sarjana Kimia UGM, Dr. rer. nat. Adhitasari Suratman, S.Si., M.Si., Kepala Laboratorium Kimia Dasar Dr. Sri Sudiono, S.Si., M.Si., Prof. Dra. Tutik Dwi Wahyuningsih, M.Si., Ph.D., yang juga merupakan alumni SMAN 9 Yogyakarta, serta mahasiswa dan laboran pendamping.

Kepala Laboratorium Kimia Dasar, Dr. Sri Sudiono, menyampaikan apresiasinya atas terlaksananya kegiatan tersebut. Menurutnya, pengalaman praktikum di lingkungan perguruan tinggi diharapkan dapat menjadi motivasi bagi para siswa untuk semakin mendalami ilmu kimia dan mempersiapkan diri melanjutkan studi ke jenjang yang lebih tinggi.

Selama kegiatan, para siswa melaksanakan praktikum titrasi asam-basa dengan pendekatan yang lebih komprehensif melalui dua metode penentuan pH titik ekuivalen, yakni menggunakan konduktometer dan pH meter, serta titrasi dengan indikator fenolftalein. Untuk memastikan efektivitas pembelajaran, siswa dibagi ke dalam kelompok-kelompok kecil yang masing-masing terdiri atas tiga orang.

Guru pendamping sekaligus pengampu mata pelajaran kimia, Sarah, S.Pd., menjelaskan bahwa kegiatan ini dirancang untuk meningkatkan pemahaman konsep kimia melalui praktik langsung, melatih keterampilan laboratorium, serta memperkenalkan standar praktikum dan suasana pembelajaran di perguruan tinggi. Selain memperoleh materi pengantar dan sosialisasi Program International Undergraduate Program (IUP) Kimia UGM, para peserta juga dibekali penerapan aspek keselamatan kerja laboratorium melalui penggunaan jas laboratorium, sarung tangan, kacamata pelindung, dan masker.

Antusiasme peserta terlihat selama pelaksanaan praktikum. Namira Sabrina dan Lintang Ayu, siswa kelas XI yang mengikuti kegiatan tersebut, mengungkapkan bahwa pengalaman belajar di Departemen Kimia UGM memberikan pemahaman yang lebih mendalam mengenai materi kimia sekaligus kesempatan berharga untuk mengenal penggunaan peralatan laboratorium yang biasa digunakan mahasiswa. Mereka juga mengapresiasi pendampingan mahasiswa Kimia UGM yang dilakukan secara ramah, terstruktur, dan sesuai standar operasional yang berlaku.

Melalui kegiatan ini, Departemen Kimia FMIPA UGM tidak hanya memperkenalkan fasilitas dan budaya akademik yang unggul, tetapi juga menegaskan komitmennya dalam membangun ekosistem pendidikan sains yang inklusif dan inspiratif. Inisiatif ini menjadi salah satu bentuk kontribusi nyata dalam mendukung Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs) Poin 4: Pendidikan Berkualitas, melalui penyediaan pengalaman pembelajaran yang bermutu dan berorientasi pada pengembangan kompetensi peserta didik. Selain itu, kegiatan ini juga mendukung SDGs Poin 9: Industri, Inovasi, dan Infrastruktur, melalui pengenalan teknologi dan fasilitas laboratorium modern kepada generasi muda, serta SDGs Poin 17: Kemitraan untuk Mencapai Tujuan, melalui sinergi antara perguruan tinggi dan sekolah menengah dalam memperkuat pendidikan sains di Indonesia.

Ke depan, Departemen Kimia FMIPA UGM akan terus memperluas kolaborasi dengan berbagai sekolah dan mitra pendidikan untuk menghadirkan pengalaman belajar yang lebih luas dan berkualitas, sekaligus menumbuhkan minat generasi muda terhadap ilmu pengetahuan dan inovasi.

Berita selengkapnya mengenai kegiatan ini dapat diakses melalui laman resmi Departemen Kimia FMIPA UGM pada tautan berikut: https://chemistry.ugm.ac.id/?p=6953. Selain itu, publikasi kegiatan juga dimuat dalam artikel di Kompasiana dengan judul “Siswa SMAN 9 Yogyakarta Antusias Praktikum di Departemen Kimia UGM”.

Penulis: Robby Noor Cahyono
Fotografer: Aditya Eko Saputra

Read More

Kerja Sama FMIPA UGM dan NPO Volcano Jepang Perkuat Edukasi Mitigasi Bencana

Yogyakarta, 24 April 2026 — Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA) Universitas Gadjah Mada menerima kunjungan perwakilan NPO Volcano Jepang dalam rangka penguatan kerja sama edukasi mitigasi kebencanaan. Kegiatan ini dihadiri Dekan FMIPA Prof. Dr. Eng Kuwat Triyana, M.Si., Wakil Dekan Bidang Penelitian dan Kerja Sama, Dr.rer.nat. Wiwit Suryanto, S.Si., M.Si., Wakil Dekan Bidang Akademik dan Kemahasiswaan, Prof. Drs. Roto, M.Eng., Ph.D., Dr. Sudarmaji, S.Si., M.Si., serta jajaran Departemen Geofisika dan Fisika, termasuk Theodosius Marwan Irnaka, S.Si., M.Sc., Ph.D., dan Dr.rer.nat. Herlan Darmawan, S.Si., M.Sc.

Dalam sambutannya, Dekan FMIPA Kuwat Triyana menekankan pentingnya kolaborasi sosial dalam isu kebencanaan. Ia menyebut kegiatan ini sebagai langkah bermakna yang tidak hanya berhenti pada tataran akademik, tetapi juga menyentuh implementasi di lapangan.

“Kami membutuhkan kegiatan seperti ini, dan harapannya para staf juga dapat terlibat langsung dalam pengawalan di lapangan,” ujarnya. Ia juga menambahkan bahwa kerja sama yang telah terjalin cukup lama diharapkan semakin kuat ke depan.

Perwakilan NPO Volcano, Kenzie Nihori, mengungkapkan bahwa kolaborasi ini berawal dari percakapan sederhana sekitar satu dekade lalu. “Sepuluh tahun lalu hanya diskusi kasual bersama Pak Wiwit, tetapi kini benar-benar terwujud,” katanya.

Ia menilai perjalanan kolaborasi tersebut sebagai proses belajar bersama yang berkelanjutan. Nihori juga menyampaikan bahwa meskipun Jepang telah memiliki sistem mitigasi bencana yang maju, pemerintah setempat mendorong pembelajaran lintas negara. “Kami berharap dapat bertukar gagasan, masukan, dan budaya, sekaligus menjaga hubungan baik dengan FMIPA,” tambahnya.

Kegiatan dilanjutkan dengan penandatanganan kerja sama, yang menjadi puncak acara. Setelah itu, sesi diskusi dipandu oleh Theodorus Permana membahas agenda lanjutan di Desa Dukun, Kabupaten Magelang. Program tersebut akan berfokus pada sosialisasi mitigasi bencana bagi anak-anak dan guru, dengan pendekatan sederhana dan aplikatif.

Melalui kegiatan ini, tim berupaya menunjukkan bahwa edukasi mitigasi tidak harus kompleks, melainkan dapat disampaikan dengan cara yang mudah dipahami. Peserta didik yang terlibat nantinya akan mendapatkan pembelajaran sekaligus sertifikat sebagai duta mitigasi, dengan harapan mampu menumbuhkan kesadaran sejak dini. Semangat ini selaras dengan moto UGM, “locally rooted, globally respected”.

Inisiatif kolaboratif ini juga relevan dengan Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (Sustainable Developments Goals, SDGs), khususnya pada poin pendidikan berkualitas (SDG 4), kota dan permukiman berkelanjutan (SDG 11), serta penanganan perubahan iklim (SDG 13), melalui penguatan kapasitas masyarakat dalam menghadapi risiko bencana secara inklusif dan berkelanjutan.

Penulis: Meitha Eka Nurhasanah
Dokumentasi: Daffa

Read More

Delegasi The University of Queensland Jajaki Kolaborasi Akademik dengan FMIPA UGM

Yogyakarta, 21 April 2026 — Dua delegasi dari The University of Queensland, Australia, melakukan kunjungan ke Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA) Universitas Gadjah Mada dalam rangka penjajakan kerja sama akademik.

Pertemuan ini dihadiri sejumlah pimpinan dan dosen FMIPA, antara lain Prof. Drs. Roto, M.Eng, Ph.D., Danang Teguh Qoyyimi, S.Si., M.Sc., M.Act.Sc., Ph.D., Aina Musdholifah, S.Kom., M.Kom. Ph.D., serta Sholihun, S.Si., M.Sc., Ph.D.Sc. Dalam sesi pemaparan, pihak FMIPA memperkenalkan ragam program studi yang tersedia, sekaligus menyoroti berbagai kerja sama internasional yang telah terjalin sebagai bagian dari upaya internasionalisasi institusi.

Delegasi The University of Queensland memaparkan profil institusi mereka yang memiliki empat kampus, lima fakultas, lebih dari 40 lokasi pengajaran dan riset, serta delapan institut penelitian. Universitas tersebut saat ini menampung sekitar 55.000 mahasiswa, termasuk 21.500 mahasiswa internasional dan 20.000 mahasiswa pascasarjana, dengan lebih dari 17.700 lulusan doktor (PhD).

Dalam presentasinya, delegasi menekankan kontribusi riset mereka dalam menjawab berbagai tantangan global, termasuk pengembangan vaksin HPV dan riset di bidang molekuler. Mereka juga menawarkan sejumlah skema kolaborasi akademik, seperti jalur artikulasi pascasarjana, program percepatan dari jenjang sarjana ke pascasarjana, program study abroad, serta peluang pengalaman riset dan mentorship bagi mahasiswa.

Kunjungan ini menjadi langkah awal untuk membuka peluang kolaborasi yang lebih luas antara FMIPA UGM dan The University of Queensland, khususnya dalam penguatan mobilitas mahasiswa, pengembangan kapasitas riset, serta pertukaran akademik lintas negara.

Kerja sama ini juga sejalan dengan Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (Sustainable Developments Goals, SDGs), terutama pada poin pendidikan berkualitas (SDG 4) dan kemitraan untuk mencapai tujuan (SDG 17), melalui penguatan jejaring global dalam pendidikan tinggi dan riset inovatif.

Penulis: Meitha Eka Nurhasanah
Dokumentasi: Afiandina Sukma

Read More

Halal Bi Halal Kamipagama, Memperkuat Sinergi Alumni dan FMIPA UGM dalam Penyelesaian Isu-isu Nasional

Kegiatan Halal Bi Halal (HBH) Keluarga Alumni FMIPA UGM (KAMIPAGAMA) ini merupakan agenda rutin tahunan dari Kamipagama untuk memperkuat sinergi antar alumni dari berbagai angkatan. Pada tahun 2026 ini, acara HBH dilaksanakan pada Sabtu, 11 April 2026 di Karinda Cafe and Resto, Jakarta.

Kegiatan HBH tahun 2026 ini dihadiri lebih dari 80 alumni FMIPA yang tersebar dari berbagai angkatan, mulai dari alumni angkatan 1964 sampai dengan alumni angkatan 2021. Kegiatan ini sekaligus merupakan HBH dengan jumlah peserta terbanyak dan sebaran angkatan yang paling lengkap dibandingkan dengan kegiatan-kegiatan yang diselenggarakan pada tahun-tahun sebelumnya.

Dalam sambutannya, Ketua Kamipagama, Daniel Oscar Baskoro, memaparkan berbagai kegiatan dan capaian dari Kamipagama selama periode kepengurusan dari tahun 2021 hingga tahun 2026 ini.  Testimoni dari beberapa mahasiswa yang menerima bantuan beasiswa dari alumni melalui program BAKPHIA juga disampaikan dalam bentuk video yang sekaligus sebagai laporan kepada para alumni yang telah menyisihkan sebagian dananya untuk membantu biaya dari para mahasiswa yang memiliki kendala dari sisi ekonomi dalam studinya.

Selain itu, pada acara ini seperti biasa, Dekan FMIPA UGM selaku representasi dari Fakultas MIPA memberikan sharing berupa update informasi tentang perkembangan Fakultas MIPA saat ini dan beberapa agenda yang perlu mendapatkan dukungan dari Alumni sebagai salah satu pemangku kepentingan dari Fakultas. Beberapa kontribusi FMIPA untuk mendukung penyelesaian isu-isu nasional dari sisi scientific, seperti pengembangan berbagai teknologi untuk mendukung program nasional Makan Bergizi Gratis (MBG), dan beberapa program lainnya dijelaskan dengan cukup detil kepada para alumni, yang sekaligus sebagai ajakan kepada Alumni untuk ikut berkontribusi dan mendukung kegiatan tersebut.

Kegiatan diakhiri dengan silaturahmi dan ramah tamah agar lebih guyub, rukun, dan migunani.

Penulis: Fajar Adi Kusumo
Editor: Inna Mutifah
Fotografer: Muhamad Muhibudin Zayn

Read More

FMIPA Perkuat Kolaborasi Internasional dengan Kitasato University Japan

Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA) menerima kunjungan delegasi dari Kitasato University dalam rangka penjajakan kerja sama akademik dan riset internasional pada Senin, 23 Februari 2026. Delegasi dipimpin oleh Prof. Yasubumi Sakakibara yang hadir mewakili Prof. Oka Kotaro, Dean of the Graduate School of Frontier Engineering Kitasato University.

“Kerja sama yang direncanakan mencakup program double degree, joint supervision, serta joint research. Kolaborasi ini diharapkan dapat dimulai dari jenjang Sarjana (S1) hingga Doktor (S3),” ujar Prof. Dr.Eng. Kuwat Triyana M.Si dalam sesi wawancara.

Dalam agenda tersebut, Prof. Yasubumi Sakakibara menyoroti sejumlah irisan keilmuan yang dinilai relevan untuk dikembangkan bersama. Wakil Dekan FMIPA, Prof. Roto, dalam presentasinya juga menegaskan bahwa FMIPA merupakan core cluster untuk sains dasar dan komputasi. Menurutnya, penguatan fondasi sains dan ilmu komputasi menjadi kunci dalam mendorong riset kolaboratif yang berdaya saing global.

Kolaborasi antara FMIPA dan Kitasato University ini juga sejalan dengan agenda Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (Sustainable Development Goals/SDGs). Penguatan pendidikan tinggi melalui program double degree dan joint supervision mendukung SDG 4 (Pendidikan Berkualitas), sementara kolaborasi riset di bidang sains, komputasi, dan inovasi berkontribusi pada SDG 9 (Industri, Inovasi, dan Infrastruktur). Selain itu, kemitraan internasional yang dibangun kedua institusi mencerminkan implementasi SDG 17 (Kemitraan untuk Mencapai Tujuan), yakni memperkuat kerja sama global untuk mendorong kemajuan ilmu pengetahuan yang inklusif dan berkelanjutan.

Penulis: Meitha Eka Nurhasanah
Dokumentasi: Daffa

Read More

Puncak Penghargaan dan Penutupan PARE Spring School 2026 Digelar di Kawasan Candi Prambanan

Menutup serangkaian kegiatan yang berlangsung selama 12 hari, agenda PARE Spring School 2026 menyelenggarakan sesi penghargaan sekaligus penutupan di kawasan Candi Prambanan pada 16 Februari 2026. Pada sesi ini, panitia memberikan penghargaan kepada peserta berdasarkan hasil final presentation serta partisipasi selama program berlangsung.

Sebelumnya, para peserta telah mengikuti berbagai rangkaian kegiatan akademik yang diselenggarakan di Departemen Kimia, FMIPA, Universitas Gadjah Mada, yang mencakup kuliah pakar lintas disiplin, kegiatan pengambilan sampel air di Sungai Code, analisis sampel di Laboratorium Kimia Analitik UGM, kunjungan ke instalasi pengelolaan air limbah di Bantul, diskusi kelompok dan mid-term presentation. Seluruh kegiatan tersebut dirancang untuk memberikan pemahaman komprehensif mengenai isu lingkungan dan pertanian melalui pendekatan ilmiah dan kolaboratif lintas negara.

Dalam sambutannya, Prof. Drs. Roto, M.Eng., Ph.D selaku Wakil Dekan Bidang Pendidikan, Pengajaran, dan Kemahasiswaan FMIPA UGM menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh peserta, panitia, serta mitra institusi yang telah mendukung terselenggaranya kegiatan ini.

Ia juga berharap program PARE Spring School dapat terus menjadi wadah kolaborasi internasional dalam pengembangan ilmu pengetahuan, khususnya terkait inovasi yang mendukung keberlanjutan di bidang lingkungan dan sumber daya alam.

Secara umum, kegiatan ini sejalan dengan pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (Sustainable Development Goals/SDGs), khususnya SDG 4 (Pendidikan Berkualitas), SDG 6 (Air Bersih dan Sanitasi Layak), SDG 12 (Konsumsi dan Produksi yang Bertanggung Jawab), dan SDG 13 (Penanganan Perubahan Iklim).

Melalui rangkaian kegiatan akademik, riset terapan, dan kolaborasi lintas negara yang dipusatkan di Universitas Gadjah Mada, program ini memperkuat kapasitas keilmuan peserta sekaligus mendorong inovasi berbasis sains yang berorientasi pada keberlanjutan lingkungan dan pengelolaan sumber daya alam.

Penulis: Inna Mutifah
Editor: Meitha Eka Nur Khasanah
Fotografer: Afiandina Sukma

Read More

Sinergi 17 Tahun: LFPS FMIPA UGM Perkuat Kemandirian Energi di Blok Rokan

Yogyakarta, 13 Februari 2026 – Langkah nyata dalam mewujudkan kemandirian energi nasional kembali ditorehkan oleh FMIPA UGM. Hari ini, FMIPA UGM menerima kunjungan tim geologist dan geophysicist dari fungsi Development Planning PT Pertamina Hulu Rokan (PHR) dalam rangka pelaksanaan Kick-off Meeting Swakelola Studi Akuisisi dan Processing Passive Seismic.

FMIPA UGM diwakili langsung oleh Dekan, Prof. Kuwat Triyana, serta Wakil Dekan Bidang Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat, Wiwit Suryanto, yang sekaligus bertindak sebagai Ketua Tim Pelaksana Studi. Pertemuan ini menjadi momentum penting untuk menyelaraskan rencana kerja, ruang lingkup, serta jadwal pelaksanaan studi yang akan berjalan selama tujuh bulan ke depan.

Proyek strategis ini akan dilaksanakan oleh Tim Low Frequency Passive Seismic (LFPS) FMIPA UGM. Penggunaan teknologi LFPS merupakan hasil dari dedikasi riset jangka panjang yang telah terjalin selama lebih dari 17 tahun antara Upstream Innovation Pertamina dan Laboratorium Geofisika FMIPA UGM.

Mengapa Studi Ini Penting?

Teknologi LFPS merupakan inovasi karya anak bangsa yang telah terbukti andal. Metode ini telah diterapkan di berbagai lapangan migas domestik, mulai dari Aceh hingga Papua. Bahkan, teknologi hasil kolaborasi Pertamina–UGM ini juga telah menembus kancah internasional, termasuk di lapangan migas Pertamina di Aljazair.

Prestasi metode LFPS di tingkat global tersebut memperoleh apresiasi tinggi dari Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral melalui penghargaan Dharma Karya Energi Tahun 2021, yang diberikan kepada PC Prove Elang Gurun dalam sinergi dengan Upstream Innovation. Penghargaan ini menjadi pengakuan atas keberhasilan kolaborasi industri–perguruan tinggi dalam menghasilkan teknologi berkelas dunia yang memberikan kontribusi nyata bagi kedaulatan energi nasional.

Kini, LFPS kembali dipercaya untuk mendukung optimasi pengembangan lapangan minyak di wilayah kerja PHR, termasuk Blok Rokan yang memiliki peran strategis dalam menjaga produksi nasional. Kepercayaan ini menegaskan bahwa inovasi yang lahir dari laboratorium kampus mampu memberikan dampak langsung bagi industri energi nasional.

FMIPA UGM berkomitmen untuk terus menjadi mitra inovasi industri, memastikan bahwa setiap penelitian tidak berhenti pada publikasi ilmiah semata, tetapi bertransformasi menjadi solusi aplikatif yang mendukung ketahanan dan kemandirian energi Indonesia.

#FMIPAUGM #GeofisikaUGM #PertaminaHuluRokan #EnergiNasional #SinergiKampusIndustri #LFPS #InovasiIndonesia

Read More

PARE Spring School 2026 Resmi Digelar di Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam UGM

Penyelenggaraan program PARE Spring School resmi dimulai pada Jumat, 6 Februari 2026,  bertempat di Ruang Multimedia, Departemen Kimia, FMIPA UGM. Kegiatan ini diikuti oleh konsorsium yang terdiri dari delapan universitas di tiga negara, yaitu Indonesia (UGM, ITB, IPB University), Jepang (Hokkaido University), dan Thailand (Thammasat University, Chulalongkorn University, Kasetsart University, dan Mahidol University).

Program ini dijadwalkan akan berlangsung selama 12 hari, dimulai sejak tanggal 6 hingga 17 Februari 2026 mendatang. Secara keseluruhan, sebanyak 20 peserta mengikuti program ini secara luring dan 60 peserta lainnya secara online. Peserta yang mengikuti program ini merupakan mahasiswa pascasarjana.

Pada penyelenggaraan hari pertama, Prof. Suherman, S. Si., M.Sc., Ph.D. (Departemen Kimia UGM) dan Assist. Prof. Dr. Maria Stefanie (Hokudai) selaku koordinator acara memberikan pengarahan dan pengenalan awal. Nantinya, para peserta akan mengikuti serangkaian kegiatan termasuk kuliah pakar lintas disiplin, pengambilan sampel air di Sungai Code, kunjungan ke IPAL Bantul, dan analisis sampel di Laboratorium Analitik Departemen Kimia UGM. Selanjutnya, sesi penutupan kegiatan ini akan dilaksanakan di Candi Prambanan.

Program ini sebelumnya berhasil menyorot beberapa fenomena urbanisasi yang cepat di negara-negara ASEAN, yang dinilai berkontribusi menyebabkan beberapa permasalahan seperti berkurangnya ketersediaan bahan bakar fosil, air bersih, sumber daya tanah, serta penurunan kualitas lingkungan.

Pada penyelenggaraan kali ini, tema yang diangkat mengenai dampak aktivitas manusia terhadap lingkungan dan pertanian. Program PARE (Population Activities  Resources Environments) ini menawarkan kesempatan bagi mahasiswa lintas disiplin dan lintas negara dan budaya untuk dapat bekerja sama mengatasi permasalahan yang melalui manajemen dan penggunaan sumber daya alam secara berkelanjutan.

Secara keseluruhan, kegiatan ini selaras dengan pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya SDG 4 (Quality Education) melalui penyelenggaraan pendidikan internasional yang mendorong pertukaran pengetahuan dan peningkatan kapasitas akademik peserta, SDG 13 (Climate Action) dan SDG 15 (Life on Land) melalui pembahasan isu perubahan iklim, pengelolaan lingkungan, serta keberlanjutan sumber daya alam, serta SDG 17 (Partnerships for the Goals) melalui kolaborasi lintas negara dan institusi pendidikan tinggi dalam mendukung pembangunan berkelanjutan secara global.

Penulis: Inna Mutifah
Editor: Meitha Eka Nur Khasanah
Fotografer: Daffa Athatara dan Afiandina Sukma

Read More
Translate