Search

UNIVERSITAS GADJAH MADA FACULTY OF MATHEMATICS AND NATURAL SCIENCES 

Search

UNIVERSITAS GADJAH MADA FACULTY OF MATHEMATICS AND NATURAL SCIENCES 

Search

UNIVERSITAS GADJAH MADA FACULTY OF MATHEMATICS AND NATURAL SCIENCES 

Kerjasama

Sinergi 17 Tahun: LFPS FMIPA UGM Perkuat Kemandirian Energi di Blok Rokan

Yogyakarta, 13 Februari 2026 – Langkah nyata dalam mewujudkan kemandirian energi nasional kembali ditorehkan oleh FMIPA UGM. Hari ini, FMIPA UGM menerima kunjungan tim geologist dan geophysicist dari fungsi Development Planning PT Pertamina Hulu Rokan (PHR) dalam rangka pelaksanaan Kick-off Meeting Swakelola Studi Akuisisi dan Processing Passive Seismic.

FMIPA UGM diwakili langsung oleh Dekan, Prof. Kuwat Triyana, serta Wakil Dekan Bidang Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat, Wiwit Suryanto, yang sekaligus bertindak sebagai Ketua Tim Pelaksana Studi. Pertemuan ini menjadi momentum penting untuk menyelaraskan rencana kerja, ruang lingkup, serta jadwal pelaksanaan studi yang akan berjalan selama tujuh bulan ke depan.

Proyek strategis ini akan dilaksanakan oleh Tim Low Frequency Passive Seismic (LFPS) FMIPA UGM. Penggunaan teknologi LFPS merupakan hasil dari dedikasi riset jangka panjang yang telah terjalin selama lebih dari 17 tahun antara Upstream Innovation Pertamina dan Laboratorium Geofisika FMIPA UGM.

Mengapa Studi Ini Penting?

Teknologi LFPS merupakan inovasi karya anak bangsa yang telah terbukti andal. Metode ini telah diterapkan di berbagai lapangan migas domestik, mulai dari Aceh hingga Papua. Bahkan, teknologi hasil kolaborasi Pertamina–UGM ini juga telah menembus kancah internasional, termasuk di lapangan migas Pertamina di Aljazair.

Prestasi metode LFPS di tingkat global tersebut memperoleh apresiasi tinggi dari Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral melalui penghargaan Dharma Karya Energi Tahun 2021, yang diberikan kepada PC Prove Elang Gurun dalam sinergi dengan Upstream Innovation. Penghargaan ini menjadi pengakuan atas keberhasilan kolaborasi industri–perguruan tinggi dalam menghasilkan teknologi berkelas dunia yang memberikan kontribusi nyata bagi kedaulatan energi nasional.

Kini, LFPS kembali dipercaya untuk mendukung optimasi pengembangan lapangan minyak di wilayah kerja PHR, termasuk Blok Rokan yang memiliki peran strategis dalam menjaga produksi nasional. Kepercayaan ini menegaskan bahwa inovasi yang lahir dari laboratorium kampus mampu memberikan dampak langsung bagi industri energi nasional.

FMIPA UGM berkomitmen untuk terus menjadi mitra inovasi industri, memastikan bahwa setiap penelitian tidak berhenti pada publikasi ilmiah semata, tetapi bertransformasi menjadi solusi aplikatif yang mendukung ketahanan dan kemandirian energi Indonesia.

#FMIPAUGM #GeofisikaUGM #PertaminaHuluRokan #EnergiNasional #SinergiKampusIndustri #LFPS #InovasiIndonesia

Read More

PARE Spring School 2026 Resmi Digelar di Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam UGM

Penyelenggaraan program PARE Spring School resmi dimulai pada Jumat, 6 Februari 2026,  bertempat di Ruang Multimedia, Departemen Kimia, FMIPA UGM. Kegiatan ini diikuti oleh konsorsium yang terdiri dari delapan universitas di tiga negara, yaitu Indonesia (UGM, ITB, IPB University), Jepang (Hokkaido University), dan Thailand (Thammasat University, Chulalongkorn University, Kasetsart University, dan Mahidol University).

Program ini dijadwalkan akan berlangsung selama 12 hari, dimulai sejak tanggal 6 hingga 17 Februari 2026 mendatang. Secara keseluruhan, sebanyak 20 peserta mengikuti program ini secara luring dan 60 peserta lainnya secara online. Peserta yang mengikuti program ini merupakan mahasiswa pascasarjana.

Pada penyelenggaraan hari pertama, Prof. Suherman, S. Si., M.Sc., Ph.D. (Departemen Kimia UGM) dan Assist. Prof. Dr. Maria Stefanie (Hokudai) selaku koordinator acara memberikan pengarahan dan pengenalan awal. Nantinya, para peserta akan mengikuti serangkaian kegiatan termasuk kuliah pakar lintas disiplin, pengambilan sampel air di Sungai Code, kunjungan ke IPAL Bantul, dan analisis sampel di Laboratorium Analitik Departemen Kimia UGM. Selanjutnya, sesi penutupan kegiatan ini akan dilaksanakan di Candi Prambanan.

Program ini sebelumnya berhasil menyorot beberapa fenomena urbanisasi yang cepat di negara-negara ASEAN, yang dinilai berkontribusi menyebabkan beberapa permasalahan seperti berkurangnya ketersediaan bahan bakar fosil, air bersih, sumber daya tanah, serta penurunan kualitas lingkungan.

Pada penyelenggaraan kali ini, tema yang diangkat mengenai dampak aktivitas manusia terhadap lingkungan dan pertanian. Program PARE (Population Activities  Resources Environments) ini menawarkan kesempatan bagi mahasiswa lintas disiplin dan lintas negara dan budaya untuk dapat bekerja sama mengatasi permasalahan yang melalui manajemen dan penggunaan sumber daya alam secara berkelanjutan.

Secara keseluruhan, kegiatan ini selaras dengan pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya SDG 4 (Quality Education) melalui penyelenggaraan pendidikan internasional yang mendorong pertukaran pengetahuan dan peningkatan kapasitas akademik peserta, SDG 13 (Climate Action) dan SDG 15 (Life on Land) melalui pembahasan isu perubahan iklim, pengelolaan lingkungan, serta keberlanjutan sumber daya alam, serta SDG 17 (Partnerships for the Goals) melalui kolaborasi lintas negara dan institusi pendidikan tinggi dalam mendukung pembangunan berkelanjutan secara global.

Penulis: Inna Mutifah
Editor: Meitha Eka Nur Khasanah
Fotografer: Daffa Athatara dan Afiandina Sukma

Read More

FMIPA UGM Teken Kerja Sama Strategis dengan School of STEM Universitas Prasetiya Mulya

Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA) Universitas Gadjah Mada resmi menandatangani perjanjian kerja sama dengan School of STEM Universitas Prasetiya Mulya pada Rabu (11/12) di Ruang Sidang KPTU FMIPA UGM. Penandatanganan ini menjadi langkah awal penguatan kolaborasi lintas institusi, khususnya dalam pengembangan akademik dan jejaring strategis. Penandatanganan kerja sama tersebut dihadiri oleh Dekan FMIPA UGM Prof. Dr. Eng. Kuwat Triyana, M.Si., Wakil Dekan FMIPA UGM Prof. Dr. Fajar Adi Kusumo, S.Si., M.Si., serta jajaran pimpinan School of STEM Universitas Prasetiya Mulya. Dari pihak Universitas Prasetiya Mulya hadir Dekan School of STEM Permata Nur Miftahur Rizki, Ph.D., Wakil Dekan I Bidang Akademik, Kemahasiswaan, dan Alumni Nurmalia, Ph.D., Ketua Program Studi Digital Bisnis Teknologi Syafrudi, Ph.D., serta Konstantina Galuh dari bidang Marketing dan Dokumentasi.

Dekan FMIPA UGM Prof. Kuwat Triyana menyampaikan bahwa kerja sama ini merupakan hasil diskusi panjang yang akhirnya terealisasi. “Isu tentang kerja sama ini sudah kita diskusikan sejak lama. Alhamdulillah hari ini telah ditandatangani,” ujarnya.

Lebih lanjut, Prof. Kuwat menegaskan komitmen FMIPA UGM untuk mendampingi pengembangan Program Studi Fisika Universitas Prasetiya Mulya, khususnya dalam upaya peningkatan mutu akademik. “Kami berkomitmen untuk mendampingi agar Prodi Fisika Universitas Prasetiya Mulya dapat meraih akreditasi unggul. Ke depan, kerja sama ini diharapkan tidak hanya terbatas pada aspek akademik semata, agar dampaknya lebih terasa,” tambahnya.

Sementara itu, Dekan School of STEM Universitas Prasetiya Mulya, Permata Nur Miftahur Rizki, Ph.D., menyebut kerja sama ini sebagai kolaborasi strategis yang memiliki potensi besar untuk dikembangkan. “Ini merupakan kolaborasi yang strategis, tidak hanya di bidang akademik. Ini bisa menjadi pintu kolaborasi lebih luas,” jelasnya.

Permata berharap kerja sama ini dapat berjalan secara berkelanjutan dan melahirkan berbagai program kolaboratif. “Harapannya, kerja sama ini dapat terlaksana dengan baik. Jika kita maju bersama, bahkan memungkinkan untuk membentuk konsorsium. Insyaallah banyak hal yang bisa kita lakukan bersama FMIPA UGM, terlebih banyak program studi yang saling bersinggungan,” tuturnya.

Kerja sama antara FMIPA UGM dan School of STEM Universitas Prasetiya Mulya ini sejalan dengan upaya pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (Sustainable Development Goals/SDGs), khususnya SDGs poin 4 tentang pendidikan berkualitas melalui peningkatan mutu dan kolaborasi akademik, serta SDGs poin 17 tentang Kemitraan untuk Mencapai Tujuan melalui penguatan jejaring antarlembaga pendidikan dan pemangku kepentingan.

Penulis: Meitha Eka Nurhasanah
Dokumentasi: Raditya

Read More

Masa Depan Tambang Indonesia: Sinergi AI, Data, dan Energi Baru

JAKARTA, Industri pertambangan nasional menghadapi momentum transformasi vital di tengah volatilitas pasar global. Tidak lagi sekadar mengandalkan cadangan sumber daya, masa depan sektor ini bertumpu pada kecerdasan digital dan kemandirian teknologi. Isu strategis ini menjadi fokus utama dalam forum “Mining Full Technology” yang digelar oleh Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan (FMIPA) UGM, Keluarga Alumni FMIPA UGM, berkolaborasi bersama Djakarta Mining Club di Auditorium Indonesia Power, Jakarta, 28 November 2025.

Membuka perspektif pemerintah, Direktur Pembinaan dan Pengusahaan Batubara, Surya Herjuna, yang mewakili Menteri ESDM, menegaskan komitmen pemerintah dalam digitalisasi sektor tambang. Ia memberikan apresiasi tinggi terhadap Minerba One, super aplikasi terintegrasi hasil kolaborasi dengan FMIPA UGM, yang dinilai sebagai bukti nyata kontribusi akademisi dalam mewujudkan tata kelola minerba yang transparan dan akuntabel.

Dukungan institusional turut disuarakan oleh Wakil Rektor UGM Bidang Pendidikan dan Pengajaran, Dr. Danang Sri Hadmoko, S.Si., M.Sc., yang hadir menegaskan dukungan penuh universitas terhadap kolaborasi ini sebagai langkah konkret hilirisasi riset ke dunia industri.

Menjabarkan peran strategis kampus, Dekan FMIPA UGM, Prof. Dr. Eng. Kuwat Triyana, M.Si., mengajak korporasi tambang untuk mengubah paradigma riset. “Perusahaan tidak perlu menanggung beban investasi fasilitas riset yang mahal dan dari nol. Jadikan FMIPA UGM mitra R&D (Research and Development) strategis Anda,” tegas Prof. Kuwat. Ia memaparkan kesiapan fakultas menyediakan solusi teknologi hulu-hilir, dengan berbagai pengalaman dari sistem AI untuk deteksi geologis dan optimalisasi operasional.

Diskusi forum juga menyoroti riset strategis mengenai potensi hilirisasi isotopik berbasis nikel dan thorium dari limbah timah. Inovasi ini berpotensi menjadi kunci pengembangan baterai berukuran kecil yang mampu beroperasi dalam jangka waktu panjang.

Memperkaya perspektif ekosistem industri, forum ini turut menghadirkan pembicara ahli dari Vale, MIND ID, PLN Enjinering, Gowell Energy, dan Red Hat. Para pemangku kepentingan ini membedah kesiapan infrastruktur energi dan digital, menegaskan perlunya integrasi dan riset AI yang solid antara korporasi tambang dan penyedia teknologi.

Terkait strategi adopsi teknologi, Ketua Umum KAMIPAGAMA, Daniel Oscar Baskoro, menekankan bahwa inisiatif ini harus berorientasi pada profitabilitas. “Kemitraan R&D dengan kampus memastikan pemanfaatan AI dapat dikonversi menjadi keuntungan finansial perusahaan tambang melalui efisiensi biaya dan operasional yang presisi, sehingga teknologi berdampak langsung pada bottom line perusahaan,” tegas Oscar.

Menutup diskusi, Ketua Djakarta Mining Club, Mangantar S. Marpaung, menyoroti kebutuhan lapangan. “Pemanfaatan teknologi cerdas dan AI sangat dibutuhkan untuk menjawab kendala geografis di medan tropis yang sulit, sekaligus membereskan kompleksitas administrasi operasional yang selama ini membebani industri,” pungkasnya.

Forum ini menyimpulkan bahwa kedaulatan pertambangan masa depan Indonesia akan ditentukan oleh aksi dan kolaborasi yang solid, mengantarkan Indonesia menjadi pemain kunci industri pertambangan cerdas global.

Narahubung : setdekan.mipa@ugm.ac.id
Sumber: https://kumparan.com/kumparanbisnis/26Li7qzh9xY/full?utm_source=App&utm_medium=wa&shareID=KCeS6MMWbtJF
Foto: Muhamad Muhibudin Zain

Read More

General Lecture FMIPA UGM Hadirkan Tiga Pakar Internasional dari Nara Institute of Science and Technology (NAIST), Jepang

Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Universitas Gadjah Mada (FMIPA UGM) menggelar General Lecture bersama Nara Institute of Science and Technology (NAIST), Jepang, pada Kamis, 6 November 2025, di Auditorium RMJT Soehakso FMIPA UGM. Kegiatan ini menghadirkan tiga pakar internasional yang menyampaikan perkembangan terbaru riset kimia, material, dan elektronik berkelanjutan. Acara dihadiri oleh ratusan mahasiswa dari jenjang S1 hingga Pascasarjana serta dosen dan peneliti FMIPA UGM.

 

Prof. Hiroyuki Katsuki memaparkan kuliah dengan tema Strength Coupled System: Exploring New Material Properties. Ia menyoroti penelitian terkini tentang sistem material berkekuatan terkopel dan bagaimana interaksi struktural di dalamnya mampu menghasilkan sifat-sifat baru yang potensial untuk teknologi masa depan. Penelitian ini membuka jalan bagi penciptaan material kuat, ringan, dan multifungsi yang dapat diterapkan dalam industri teknologi tinggi.

 

Selanjutnya, Assoc. Prof. Juan Paolo Bermunxa membawakan materi Oxide Semiconductors for Ultralow Power Sustainable Electronics. Ia menekankan pentingnya pengembangan semikonduktor oksida berdaya ultra-rendah untuk menjawab kebutuhan energi elektronik modern. Riset ini berkaitan erat dengan tren global menuju perangkat hemat energi, berskala kecil, dan lebih ramah lingkungan.

Kegiatan ini menjadi momentum penting bagi FMIPA UGM dalam memperkuat kolaborasi riset internasional dan membuka wawasan mahasiswa mengenai arah perkembangan ilmu sains dan teknologi. General Lecture ini sejalan dengan beberapa tujuan Sustainable Development Goals (SDGs), terutama SDG 4 (Pendidikan Berkualitas) melalui peningkatan akses pembelajaran dari pakar internasional, SDG 9 (Industri, Inovasi, dan Infrastruktur) melalui pengembangan riset material dan elektronik berkelanjutan. Kolaborasi akademik ini juga menjadi langkah strategis untuk mendorong penelitian yang berdampak dan teknologi yang mendukung pembangunan berkelanjutan. General Lecture ini tidak hanya memperkaya wawasan akademik, tetapi juga menjadi contoh nyata implementasi SDG 17 (Kemitraan untuk Mencapai Tujuan). Kolaborasi antara FMIPA UGM dan Nara Institute of Science and Technology (NAIST) Jepang menunjukkan pentingnya kemitraan global dalam memperkuat riset, transfer pengetahuan, dan pengembangan teknologi berkelanjutan. Melalui pertukaran gagasan lintas negara dan kerja sama akademik yang berkelanjutan, kegiatan ini berkontribusi pada percepatan pencapaian berbagai tujuan pembangunan berkelanjutan melalui inovasi dan kolaborasi internasional.

Penulis: Meitha Eka Nurhasanah
Dokumentasi: Meitha Eka Nurhasanah

Read More

Management Walkthrough Klamono, Sorong: Kolaborasi Multihelix Menuju Kemandirian Teknologi Energi Nasional

Sorong, Papua Barat Daya — 21–25 Oktober 2025.

Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA) Universitas Gadjah Mada berpartisipasi dalam kegiatan Management Walkthrough (MWT) ke Lapangan Klamono, Sorong, salah satu lapangan minyak tertua di Indonesia. Kegiatan ini diselenggarakan bersama Upstream Innovation Pertamina, PHE Zona 4, dan Elnusa, sebagai bagian dari upaya memperkuat kolaborasi riset antara perguruan tinggi dan industri energi nasional.

FMIPA UGM diwakili oleh Wakil Dekan Bidang Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat, Dr. Wiwit Suryanto, yang sekaligus bertindak sebagai Koordinator Kegiatan Riset Industri dengan Upstream Innovation Pertamina.

Kegiatan ini merupakan wujud nyata model kolaborasi multihelix yang melibatkan perguruan tinggi, industri hulu migas, dan service company nasional, dengan peran yang saling melengkapi mulai dari tahap ide hingga implementasi komersial:

  1. Perumusan Ide Bersama – Gagasan dikembangkan secara kolaboratif antara kampus dan industri berdasarkan tantangan aktual di lapangan.
  2. Riset Akademik Intensif – Peneliti kampus melakukan pengujian dan validasi saintifik menggunakan metode dan teknologi terkini.
  3. Uji Coba Lapangan (Pilot Testing) – Prototipe diuji langsung di lapangan industri untuk menilai kelayakan dan keandalan sistem.
  4. Komersialisasi Nasional – Hasil riset yang terbukti efektif di-hand over ke service company nasional (Elnusa) untuk proses hilirisasi dan replikasi ke lapangan-lapangan migas lain di Indonesia.

FMIPA UGM menegaskan komitmennya dalam mendukung riset-riset yang berorientasi pada solusi nyata bagi industri energi nasional. Sejumlah inovasi hasil kolaborasi antara laboratorium riset FMIPA UGM dan mitra industri telah berhasil mencapai tahap komersialisasi, antara lain:

  • LFPS (Low Frequency Passive Seismic)
  • EAOR (Electrically Assisted Oil Recovery)
  • SP-ERT (Self Potential–Electrical Resistivity Tomography)

Riset lanjutan yang saat ini sedang dikembangkan mencakup TIAN, CSEM, dan Sonochemistry, seluruhnya diarahkan untuk mendukung peningkatan produksi minyak nasional melalui pendekatan berbasis sains dan teknologi dalam negeri.

Dr. Wiwit Suryanto menyampaikan bahwa kolaborasi seperti ini merupakan bukti bahwa riset perguruan tinggi bukan sekadar menghasilkan publikasi, tetapi juga dapat menjadi solusi strategis bagi kemandirian energi bangsa.

“Keterlibatan aktif kampus dalam riset terapan bersama industri memperlihatkan bahwa inovasi sains mampu memberikan dampak nyata bagi peningkatan daya saing dan ketahanan energi nasional,” ujarnya.

Penulis : Wiwit Suryanto
Dokumentasi: Wiwit Suryanto

Read More

FMIPA UGM dan University of Osaka Perkuat Kolaborasi Riset Bidang Kimia dan Pendidikan Internasional

Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA) Universitas Gadjah Mada menerima kunjungan dari University of Osaka, Jepang pada 8 Oktober 2025 di Ruang Multimedia Departemen Kimia FMIPA UGM. Kunjungan ini diinisiasi dalam rangka memperkuat kerja sama akademik dan riset internasional di bidang kimia. Sesi kolaborasi ini mencakup diskusi peluang riset bersama, pertukaran mahasiswa dan staf, serta penjajakan program bersama untuk mahasiswa IUP, sarjana, dan pascasarjana.

Pertemuan dihadiri oleh Dekan Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Univeristas Gadjah Mada, Prof. Dr. Eng. Kuwat Triyana, dan Wakil Dekan Prof. Roto, beserta jajaran dosen seperti Prof. Dr. rer. nat. Karna Wijaya, M.Eng., Prof. Indriana Kartini, S.Si., M.Si., Ph.D., serta Prof. Dra. Wega Trisunaryanti, M.S., Ph.D., Eng. Dari pihak University of Osaka hadir Prof. Hidehiro Sakurai, selaku Head of Professor Committee of International Affairs, Graduate School of Engineering, University of Osaka. Kegiatan ini juga diikuti oleh mahasiswa dan mahasiswi pascasarjana Departemen Kimia UGM.

Dalam sambutannya, Prof. Kuwat Triyana menyampaikan apresiasi terhadap University of Osaka yang telah membuka kesempatan kerja sama riset dan akademik. “Kerja sama ini diharapkan dapat memperkuat riset internasional dan memberikan peluang lebih luas bagi mahasiswa UGM untuk belajar serta berinovasi di Jepang, terutama dalam bidang kimia yang dapat berkontribusi untuk negeri,” ujarnya.

Sementara itu, Prof. Hidehiro Sakurai menegaskan bahwa University of Osaka memiliki komitmen tinggi dalam menjalin kemitraan global, khususnya di bidang kimia. Beliau juga memperkenalkan program beasiswa MEXT dan memberikan sosialisasi bagi mahasiswa yang berminat melanjutkan studi ke Jepang, termasuk kesempatan wawancara bagi peserta yang telah memiliki skor IELTS.

Kolaborasi ini juga diharapkan dapat memperkuat kontribusi FMIPA UGM terhadap pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs), khususnya SDG 4 (Pendidikan Berkualitas), SDG 7 (Energi Bersih dan Terjangkau), SDG 9 (Inovasi dan Infrastruktur), serta SDG 17 (Kemitraan untuk Tujuan) melalui riset kimia yang berkelanjutan dan berdampak bagi masyarakat.


Penulis : Amalia Nurmalitasari
Editor: Meitha Eka Nurhasanah
Dokumentasi: Tim Pascasarjana Departemen Kimia

Read More

Kolaborasi Riset UiTM dan Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Universitas Gadjah Mada

Yogyakarta, 25 September 2025 — Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA) Universitas Gadjah Mada (UGM) menerima kunjungan resmi delegasi Universiti Teknologi MARA (UiTM), Malaysia, untuk menjajaki peluang kerja sama riset dan pengembangan di bidang ilmu terapan.

Dalam sambutannya, Dekan FMIPA UGM, Prof. Dr. Kuwat Triyana, S.Si., M.Eng., menyampaikan apresiasi atas kunjungan ini serta membuka peluang kolaborasi penelitian yang dapat memberikan dampak nyata bagi masyarakat. “Kami merasa terhormat dapat menerima kunjungan dari UiTM. Fokus penelitian kami saat ini mencakup material, sensor, dan energi. Salah satu produk riset kami yang telah teruji adalah GeNose, yang digunakan secara luas selama masa pandemi COVID-19, dengan distribusi lebih dari 5.000 unit pada berbagai sektor,” ujar Prof. Kuwat.

Selain membahas pengalaman riset yang telah dipublikasikan di jurnal-jurnal bereputasi internasional, pertemuan ini juga menjadi sarana untuk memperluas kerja sama di bidang sains terapan, termasuk pengembangan teknologi kesehatan, lingkungan, dan energi.

Kolaborasi ini sejalan dengan pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya SDG 3 (Kesehatan yang Baik dan Kesejahteraan), SDG 7 (Energi Bersih dan Terjangkau), serta SDG 9 (Industri, Inovasi, dan Infrastruktur). Melalui sinergi penelitian lintas negara, UGM dan UiTM berkomitmen menghadirkan inovasi yang tidak hanya memperkuat ketahanan kesehatan masyarakat, tetapi juga mendorong pengembangan teknologi ramah lingkungan dan solusi energi berkelanjutan.

Delegasi UiTM disambut dengan agenda kunjungan kampus FMIPA UGM untuk melihat langsung fasilitas riset yang dimiliki, serta berdiskusi mengenai potensi sinergi riset dan publikasi bersama.

“Harapannya, pertemuan ini dapat menjadi awal bagi penguatan kolaborasi internasional yang menghasilkan inovasi berdampak luas,” tambah Prof. Kuwat.

Penulis: Amalia Nurmalitasari
Dokumentasi: Aproditty Nirmala Putri

Read More

Sinergi 17 Tahun: LFPS FMIPA UGM Perkuat Kemandirian Energi di Blok Rokan

Yogyakarta, 13 Februari 2026 – Langkah nyata dalam mewujudkan kemandirian energi nasional kembali ditorehkan oleh FMIPA UGM. Hari ini, FMIPA UGM menerima kunjungan tim geologist dan geophysicist dari fungsi Development Planning PT Pertamina Hulu Rokan (PHR) dalam rangka pelaksanaan Kick-off Meeting Swakelola Studi Akuisisi dan Processing Passive Seismic.

FMIPA UGM diwakili langsung oleh Dekan, Prof. Kuwat Triyana, serta Wakil Dekan Bidang Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat, Wiwit Suryanto, yang sekaligus bertindak sebagai Ketua Tim Pelaksana Studi. Pertemuan ini menjadi momentum penting untuk menyelaraskan rencana kerja, ruang lingkup, serta jadwal pelaksanaan studi yang akan berjalan selama tujuh bulan ke depan.

Proyek strategis ini akan dilaksanakan oleh Tim Low Frequency Passive Seismic (LFPS) FMIPA UGM. Penggunaan teknologi LFPS merupakan hasil dari dedikasi riset jangka panjang yang telah terjalin selama lebih dari 17 tahun antara Upstream Innovation Pertamina dan Laboratorium Geofisika FMIPA UGM.

Mengapa Studi Ini Penting?

Teknologi LFPS merupakan inovasi karya anak bangsa yang telah terbukti andal. Metode ini telah diterapkan di berbagai lapangan migas domestik, mulai dari Aceh hingga Papua. Bahkan, teknologi hasil kolaborasi Pertamina–UGM ini juga telah menembus kancah internasional, termasuk di lapangan migas Pertamina di Aljazair.

Prestasi metode LFPS di tingkat global tersebut memperoleh apresiasi tinggi dari Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral melalui penghargaan Dharma Karya Energi Tahun 2021, yang diberikan kepada PC Prove Elang Gurun dalam sinergi dengan Upstream Innovation. Penghargaan ini menjadi pengakuan atas keberhasilan kolaborasi industri–perguruan tinggi dalam menghasilkan teknologi berkelas dunia yang memberikan kontribusi nyata bagi kedaulatan energi nasional.

Kini, LFPS kembali dipercaya untuk mendukung optimasi pengembangan lapangan minyak di wilayah kerja PHR, termasuk Blok Rokan yang memiliki peran strategis dalam menjaga produksi nasional. Kepercayaan ini menegaskan bahwa inovasi yang lahir dari laboratorium kampus mampu memberikan dampak langsung bagi industri energi nasional.

FMIPA UGM berkomitmen untuk terus menjadi mitra inovasi industri, memastikan bahwa setiap penelitian tidak berhenti pada publikasi ilmiah semata, tetapi bertransformasi menjadi solusi aplikatif yang mendukung ketahanan dan kemandirian energi Indonesia.

#FMIPAUGM #GeofisikaUGM #PertaminaHuluRokan #EnergiNasional #SinergiKampusIndustri #LFPS #InovasiIndonesia

Read More

PARE Spring School 2026 Resmi Digelar di Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam UGM

Penyelenggaraan program PARE Spring School resmi dimulai pada Jumat, 6 Februari 2026,  bertempat di Ruang Multimedia, Departemen Kimia, FMIPA UGM. Kegiatan ini diikuti oleh konsorsium yang terdiri dari delapan universitas di tiga negara, yaitu Indonesia (UGM, ITB, IPB University), Jepang (Hokkaido University), dan Thailand (Thammasat University, Chulalongkorn University, Kasetsart University, dan Mahidol University).

Program ini dijadwalkan akan berlangsung selama 12 hari, dimulai sejak tanggal 6 hingga 17 Februari 2026 mendatang. Secara keseluruhan, sebanyak 20 peserta mengikuti program ini secara luring dan 60 peserta lainnya secara online. Peserta yang mengikuti program ini merupakan mahasiswa pascasarjana.

Pada penyelenggaraan hari pertama, Prof. Suherman, S. Si., M.Sc., Ph.D. (Departemen Kimia UGM) dan Assist. Prof. Dr. Maria Stefanie (Hokudai) selaku koordinator acara memberikan pengarahan dan pengenalan awal. Nantinya, para peserta akan mengikuti serangkaian kegiatan termasuk kuliah pakar lintas disiplin, pengambilan sampel air di Sungai Code, kunjungan ke IPAL Bantul, dan analisis sampel di Laboratorium Analitik Departemen Kimia UGM. Selanjutnya, sesi penutupan kegiatan ini akan dilaksanakan di Candi Prambanan.

Program ini sebelumnya berhasil menyorot beberapa fenomena urbanisasi yang cepat di negara-negara ASEAN, yang dinilai berkontribusi menyebabkan beberapa permasalahan seperti berkurangnya ketersediaan bahan bakar fosil, air bersih, sumber daya tanah, serta penurunan kualitas lingkungan.

Pada penyelenggaraan kali ini, tema yang diangkat mengenai dampak aktivitas manusia terhadap lingkungan dan pertanian. Program PARE (Population Activities  Resources Environments) ini menawarkan kesempatan bagi mahasiswa lintas disiplin dan lintas negara dan budaya untuk dapat bekerja sama mengatasi permasalahan yang melalui manajemen dan penggunaan sumber daya alam secara berkelanjutan.

Secara keseluruhan, kegiatan ini selaras dengan pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya SDG 4 (Quality Education) melalui penyelenggaraan pendidikan internasional yang mendorong pertukaran pengetahuan dan peningkatan kapasitas akademik peserta, SDG 13 (Climate Action) dan SDG 15 (Life on Land) melalui pembahasan isu perubahan iklim, pengelolaan lingkungan, serta keberlanjutan sumber daya alam, serta SDG 17 (Partnerships for the Goals) melalui kolaborasi lintas negara dan institusi pendidikan tinggi dalam mendukung pembangunan berkelanjutan secara global.

Penulis: Inna Mutifah
Editor: Meitha Eka Nur Khasanah
Fotografer: Daffa Athatara dan Afiandina Sukma

Read More

FMIPA UGM Teken Kerja Sama Strategis dengan School of STEM Universitas Prasetiya Mulya

Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA) Universitas Gadjah Mada resmi menandatangani perjanjian kerja sama dengan School of STEM Universitas Prasetiya Mulya pada Rabu (11/12) di Ruang Sidang KPTU FMIPA UGM. Penandatanganan ini menjadi langkah awal penguatan kolaborasi lintas institusi, khususnya dalam pengembangan akademik dan jejaring strategis. Penandatanganan kerja sama tersebut dihadiri oleh Dekan FMIPA UGM Prof. Dr. Eng. Kuwat Triyana, M.Si., Wakil Dekan FMIPA UGM Prof. Dr. Fajar Adi Kusumo, S.Si., M.Si., serta jajaran pimpinan School of STEM Universitas Prasetiya Mulya. Dari pihak Universitas Prasetiya Mulya hadir Dekan School of STEM Permata Nur Miftahur Rizki, Ph.D., Wakil Dekan I Bidang Akademik, Kemahasiswaan, dan Alumni Nurmalia, Ph.D., Ketua Program Studi Digital Bisnis Teknologi Syafrudi, Ph.D., serta Konstantina Galuh dari bidang Marketing dan Dokumentasi.

Dekan FMIPA UGM Prof. Kuwat Triyana menyampaikan bahwa kerja sama ini merupakan hasil diskusi panjang yang akhirnya terealisasi. “Isu tentang kerja sama ini sudah kita diskusikan sejak lama. Alhamdulillah hari ini telah ditandatangani,” ujarnya.

Lebih lanjut, Prof. Kuwat menegaskan komitmen FMIPA UGM untuk mendampingi pengembangan Program Studi Fisika Universitas Prasetiya Mulya, khususnya dalam upaya peningkatan mutu akademik. “Kami berkomitmen untuk mendampingi agar Prodi Fisika Universitas Prasetiya Mulya dapat meraih akreditasi unggul. Ke depan, kerja sama ini diharapkan tidak hanya terbatas pada aspek akademik semata, agar dampaknya lebih terasa,” tambahnya.

Sementara itu, Dekan School of STEM Universitas Prasetiya Mulya, Permata Nur Miftahur Rizki, Ph.D., menyebut kerja sama ini sebagai kolaborasi strategis yang memiliki potensi besar untuk dikembangkan. “Ini merupakan kolaborasi yang strategis, tidak hanya di bidang akademik. Ini bisa menjadi pintu kolaborasi lebih luas,” jelasnya.

Permata berharap kerja sama ini dapat berjalan secara berkelanjutan dan melahirkan berbagai program kolaboratif. “Harapannya, kerja sama ini dapat terlaksana dengan baik. Jika kita maju bersama, bahkan memungkinkan untuk membentuk konsorsium. Insyaallah banyak hal yang bisa kita lakukan bersama FMIPA UGM, terlebih banyak program studi yang saling bersinggungan,” tuturnya.

Kerja sama antara FMIPA UGM dan School of STEM Universitas Prasetiya Mulya ini sejalan dengan upaya pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (Sustainable Development Goals/SDGs), khususnya SDGs poin 4 tentang pendidikan berkualitas melalui peningkatan mutu dan kolaborasi akademik, serta SDGs poin 17 tentang Kemitraan untuk Mencapai Tujuan melalui penguatan jejaring antarlembaga pendidikan dan pemangku kepentingan.

Penulis: Meitha Eka Nurhasanah
Dokumentasi: Raditya

Read More

Masa Depan Tambang Indonesia: Sinergi AI, Data, dan Energi Baru

JAKARTA, Industri pertambangan nasional menghadapi momentum transformasi vital di tengah volatilitas pasar global. Tidak lagi sekadar mengandalkan cadangan sumber daya, masa depan sektor ini bertumpu pada kecerdasan digital dan kemandirian teknologi. Isu strategis ini menjadi fokus utama dalam forum “Mining Full Technology” yang digelar oleh Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan (FMIPA) UGM, Keluarga Alumni FMIPA UGM, berkolaborasi bersama Djakarta Mining Club di Auditorium Indonesia Power, Jakarta, 28 November 2025.

Membuka perspektif pemerintah, Direktur Pembinaan dan Pengusahaan Batubara, Surya Herjuna, yang mewakili Menteri ESDM, menegaskan komitmen pemerintah dalam digitalisasi sektor tambang. Ia memberikan apresiasi tinggi terhadap Minerba One, super aplikasi terintegrasi hasil kolaborasi dengan FMIPA UGM, yang dinilai sebagai bukti nyata kontribusi akademisi dalam mewujudkan tata kelola minerba yang transparan dan akuntabel.

Dukungan institusional turut disuarakan oleh Wakil Rektor UGM Bidang Pendidikan dan Pengajaran, Dr. Danang Sri Hadmoko, S.Si., M.Sc., yang hadir menegaskan dukungan penuh universitas terhadap kolaborasi ini sebagai langkah konkret hilirisasi riset ke dunia industri.

Menjabarkan peran strategis kampus, Dekan FMIPA UGM, Prof. Dr. Eng. Kuwat Triyana, M.Si., mengajak korporasi tambang untuk mengubah paradigma riset. “Perusahaan tidak perlu menanggung beban investasi fasilitas riset yang mahal dan dari nol. Jadikan FMIPA UGM mitra R&D (Research and Development) strategis Anda,” tegas Prof. Kuwat. Ia memaparkan kesiapan fakultas menyediakan solusi teknologi hulu-hilir, dengan berbagai pengalaman dari sistem AI untuk deteksi geologis dan optimalisasi operasional.

Diskusi forum juga menyoroti riset strategis mengenai potensi hilirisasi isotopik berbasis nikel dan thorium dari limbah timah. Inovasi ini berpotensi menjadi kunci pengembangan baterai berukuran kecil yang mampu beroperasi dalam jangka waktu panjang.

Memperkaya perspektif ekosistem industri, forum ini turut menghadirkan pembicara ahli dari Vale, MIND ID, PLN Enjinering, Gowell Energy, dan Red Hat. Para pemangku kepentingan ini membedah kesiapan infrastruktur energi dan digital, menegaskan perlunya integrasi dan riset AI yang solid antara korporasi tambang dan penyedia teknologi.

Terkait strategi adopsi teknologi, Ketua Umum KAMIPAGAMA, Daniel Oscar Baskoro, menekankan bahwa inisiatif ini harus berorientasi pada profitabilitas. “Kemitraan R&D dengan kampus memastikan pemanfaatan AI dapat dikonversi menjadi keuntungan finansial perusahaan tambang melalui efisiensi biaya dan operasional yang presisi, sehingga teknologi berdampak langsung pada bottom line perusahaan,” tegas Oscar.

Menutup diskusi, Ketua Djakarta Mining Club, Mangantar S. Marpaung, menyoroti kebutuhan lapangan. “Pemanfaatan teknologi cerdas dan AI sangat dibutuhkan untuk menjawab kendala geografis di medan tropis yang sulit, sekaligus membereskan kompleksitas administrasi operasional yang selama ini membebani industri,” pungkasnya.

Forum ini menyimpulkan bahwa kedaulatan pertambangan masa depan Indonesia akan ditentukan oleh aksi dan kolaborasi yang solid, mengantarkan Indonesia menjadi pemain kunci industri pertambangan cerdas global.

Narahubung : setdekan.mipa@ugm.ac.id
Sumber: https://kumparan.com/kumparanbisnis/26Li7qzh9xY/full?utm_source=App&utm_medium=wa&shareID=KCeS6MMWbtJF
Foto: Muhamad Muhibudin Zain

Read More

General Lecture FMIPA UGM Hadirkan Tiga Pakar Internasional dari Nara Institute of Science and Technology (NAIST), Jepang

Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Universitas Gadjah Mada (FMIPA UGM) menggelar General Lecture bersama Nara Institute of Science and Technology (NAIST), Jepang, pada Kamis, 6 November 2025, di Auditorium RMJT Soehakso FMIPA UGM. Kegiatan ini menghadirkan tiga pakar internasional yang menyampaikan perkembangan terbaru riset kimia, material, dan elektronik berkelanjutan. Acara dihadiri oleh ratusan mahasiswa dari jenjang S1 hingga Pascasarjana serta dosen dan peneliti FMIPA UGM.

 

Prof. Hiroyuki Katsuki memaparkan kuliah dengan tema Strength Coupled System: Exploring New Material Properties. Ia menyoroti penelitian terkini tentang sistem material berkekuatan terkopel dan bagaimana interaksi struktural di dalamnya mampu menghasilkan sifat-sifat baru yang potensial untuk teknologi masa depan. Penelitian ini membuka jalan bagi penciptaan material kuat, ringan, dan multifungsi yang dapat diterapkan dalam industri teknologi tinggi.

 

Selanjutnya, Assoc. Prof. Juan Paolo Bermunxa membawakan materi Oxide Semiconductors for Ultralow Power Sustainable Electronics. Ia menekankan pentingnya pengembangan semikonduktor oksida berdaya ultra-rendah untuk menjawab kebutuhan energi elektronik modern. Riset ini berkaitan erat dengan tren global menuju perangkat hemat energi, berskala kecil, dan lebih ramah lingkungan.

Kegiatan ini menjadi momentum penting bagi FMIPA UGM dalam memperkuat kolaborasi riset internasional dan membuka wawasan mahasiswa mengenai arah perkembangan ilmu sains dan teknologi. General Lecture ini sejalan dengan beberapa tujuan Sustainable Development Goals (SDGs), terutama SDG 4 (Pendidikan Berkualitas) melalui peningkatan akses pembelajaran dari pakar internasional, SDG 9 (Industri, Inovasi, dan Infrastruktur) melalui pengembangan riset material dan elektronik berkelanjutan. Kolaborasi akademik ini juga menjadi langkah strategis untuk mendorong penelitian yang berdampak dan teknologi yang mendukung pembangunan berkelanjutan. General Lecture ini tidak hanya memperkaya wawasan akademik, tetapi juga menjadi contoh nyata implementasi SDG 17 (Kemitraan untuk Mencapai Tujuan). Kolaborasi antara FMIPA UGM dan Nara Institute of Science and Technology (NAIST) Jepang menunjukkan pentingnya kemitraan global dalam memperkuat riset, transfer pengetahuan, dan pengembangan teknologi berkelanjutan. Melalui pertukaran gagasan lintas negara dan kerja sama akademik yang berkelanjutan, kegiatan ini berkontribusi pada percepatan pencapaian berbagai tujuan pembangunan berkelanjutan melalui inovasi dan kolaborasi internasional.

Penulis: Meitha Eka Nurhasanah
Dokumentasi: Meitha Eka Nurhasanah

Read More

Management Walkthrough Klamono, Sorong: Kolaborasi Multihelix Menuju Kemandirian Teknologi Energi Nasional

Sorong, Papua Barat Daya — 21–25 Oktober 2025.

Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA) Universitas Gadjah Mada berpartisipasi dalam kegiatan Management Walkthrough (MWT) ke Lapangan Klamono, Sorong, salah satu lapangan minyak tertua di Indonesia. Kegiatan ini diselenggarakan bersama Upstream Innovation Pertamina, PHE Zona 4, dan Elnusa, sebagai bagian dari upaya memperkuat kolaborasi riset antara perguruan tinggi dan industri energi nasional.

FMIPA UGM diwakili oleh Wakil Dekan Bidang Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat, Dr. Wiwit Suryanto, yang sekaligus bertindak sebagai Koordinator Kegiatan Riset Industri dengan Upstream Innovation Pertamina.

Kegiatan ini merupakan wujud nyata model kolaborasi multihelix yang melibatkan perguruan tinggi, industri hulu migas, dan service company nasional, dengan peran yang saling melengkapi mulai dari tahap ide hingga implementasi komersial:

  1. Perumusan Ide Bersama – Gagasan dikembangkan secara kolaboratif antara kampus dan industri berdasarkan tantangan aktual di lapangan.
  2. Riset Akademik Intensif – Peneliti kampus melakukan pengujian dan validasi saintifik menggunakan metode dan teknologi terkini.
  3. Uji Coba Lapangan (Pilot Testing) – Prototipe diuji langsung di lapangan industri untuk menilai kelayakan dan keandalan sistem.
  4. Komersialisasi Nasional – Hasil riset yang terbukti efektif di-hand over ke service company nasional (Elnusa) untuk proses hilirisasi dan replikasi ke lapangan-lapangan migas lain di Indonesia.

FMIPA UGM menegaskan komitmennya dalam mendukung riset-riset yang berorientasi pada solusi nyata bagi industri energi nasional. Sejumlah inovasi hasil kolaborasi antara laboratorium riset FMIPA UGM dan mitra industri telah berhasil mencapai tahap komersialisasi, antara lain:

  • LFPS (Low Frequency Passive Seismic)
  • EAOR (Electrically Assisted Oil Recovery)
  • SP-ERT (Self Potential–Electrical Resistivity Tomography)

Riset lanjutan yang saat ini sedang dikembangkan mencakup TIAN, CSEM, dan Sonochemistry, seluruhnya diarahkan untuk mendukung peningkatan produksi minyak nasional melalui pendekatan berbasis sains dan teknologi dalam negeri.

Dr. Wiwit Suryanto menyampaikan bahwa kolaborasi seperti ini merupakan bukti bahwa riset perguruan tinggi bukan sekadar menghasilkan publikasi, tetapi juga dapat menjadi solusi strategis bagi kemandirian energi bangsa.

“Keterlibatan aktif kampus dalam riset terapan bersama industri memperlihatkan bahwa inovasi sains mampu memberikan dampak nyata bagi peningkatan daya saing dan ketahanan energi nasional,” ujarnya.

Penulis : Wiwit Suryanto
Dokumentasi: Wiwit Suryanto

Read More

FMIPA UGM dan University of Osaka Perkuat Kolaborasi Riset Bidang Kimia dan Pendidikan Internasional

Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA) Universitas Gadjah Mada menerima kunjungan dari University of Osaka, Jepang pada 8 Oktober 2025 di Ruang Multimedia Departemen Kimia FMIPA UGM. Kunjungan ini diinisiasi dalam rangka memperkuat kerja sama akademik dan riset internasional di bidang kimia. Sesi kolaborasi ini mencakup diskusi peluang riset bersama, pertukaran mahasiswa dan staf, serta penjajakan program bersama untuk mahasiswa IUP, sarjana, dan pascasarjana.

Pertemuan dihadiri oleh Dekan Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Univeristas Gadjah Mada, Prof. Dr. Eng. Kuwat Triyana, dan Wakil Dekan Prof. Roto, beserta jajaran dosen seperti Prof. Dr. rer. nat. Karna Wijaya, M.Eng., Prof. Indriana Kartini, S.Si., M.Si., Ph.D., serta Prof. Dra. Wega Trisunaryanti, M.S., Ph.D., Eng. Dari pihak University of Osaka hadir Prof. Hidehiro Sakurai, selaku Head of Professor Committee of International Affairs, Graduate School of Engineering, University of Osaka. Kegiatan ini juga diikuti oleh mahasiswa dan mahasiswi pascasarjana Departemen Kimia UGM.

Dalam sambutannya, Prof. Kuwat Triyana menyampaikan apresiasi terhadap University of Osaka yang telah membuka kesempatan kerja sama riset dan akademik. “Kerja sama ini diharapkan dapat memperkuat riset internasional dan memberikan peluang lebih luas bagi mahasiswa UGM untuk belajar serta berinovasi di Jepang, terutama dalam bidang kimia yang dapat berkontribusi untuk negeri,” ujarnya.

Sementara itu, Prof. Hidehiro Sakurai menegaskan bahwa University of Osaka memiliki komitmen tinggi dalam menjalin kemitraan global, khususnya di bidang kimia. Beliau juga memperkenalkan program beasiswa MEXT dan memberikan sosialisasi bagi mahasiswa yang berminat melanjutkan studi ke Jepang, termasuk kesempatan wawancara bagi peserta yang telah memiliki skor IELTS.

Kolaborasi ini juga diharapkan dapat memperkuat kontribusi FMIPA UGM terhadap pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs), khususnya SDG 4 (Pendidikan Berkualitas), SDG 7 (Energi Bersih dan Terjangkau), SDG 9 (Inovasi dan Infrastruktur), serta SDG 17 (Kemitraan untuk Tujuan) melalui riset kimia yang berkelanjutan dan berdampak bagi masyarakat.


Penulis : Amalia Nurmalitasari
Editor: Meitha Eka Nurhasanah
Dokumentasi: Tim Pascasarjana Departemen Kimia

Read More

Kolaborasi Riset UiTM dan Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Universitas Gadjah Mada

Yogyakarta, 25 September 2025 — Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA) Universitas Gadjah Mada (UGM) menerima kunjungan resmi delegasi Universiti Teknologi MARA (UiTM), Malaysia, untuk menjajaki peluang kerja sama riset dan pengembangan di bidang ilmu terapan.

Dalam sambutannya, Dekan FMIPA UGM, Prof. Dr. Kuwat Triyana, S.Si., M.Eng., menyampaikan apresiasi atas kunjungan ini serta membuka peluang kolaborasi penelitian yang dapat memberikan dampak nyata bagi masyarakat. “Kami merasa terhormat dapat menerima kunjungan dari UiTM. Fokus penelitian kami saat ini mencakup material, sensor, dan energi. Salah satu produk riset kami yang telah teruji adalah GeNose, yang digunakan secara luas selama masa pandemi COVID-19, dengan distribusi lebih dari 5.000 unit pada berbagai sektor,” ujar Prof. Kuwat.

Selain membahas pengalaman riset yang telah dipublikasikan di jurnal-jurnal bereputasi internasional, pertemuan ini juga menjadi sarana untuk memperluas kerja sama di bidang sains terapan, termasuk pengembangan teknologi kesehatan, lingkungan, dan energi.

Kolaborasi ini sejalan dengan pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya SDG 3 (Kesehatan yang Baik dan Kesejahteraan), SDG 7 (Energi Bersih dan Terjangkau), serta SDG 9 (Industri, Inovasi, dan Infrastruktur). Melalui sinergi penelitian lintas negara, UGM dan UiTM berkomitmen menghadirkan inovasi yang tidak hanya memperkuat ketahanan kesehatan masyarakat, tetapi juga mendorong pengembangan teknologi ramah lingkungan dan solusi energi berkelanjutan.

Delegasi UiTM disambut dengan agenda kunjungan kampus FMIPA UGM untuk melihat langsung fasilitas riset yang dimiliki, serta berdiskusi mengenai potensi sinergi riset dan publikasi bersama.

“Harapannya, pertemuan ini dapat menjadi awal bagi penguatan kolaborasi internasional yang menghasilkan inovasi berdampak luas,” tambah Prof. Kuwat.

Penulis: Amalia Nurmalitasari
Dokumentasi: Aproditty Nirmala Putri

Read More
Translate