Search

UNIVERSITAS GADJAH MADA FACULTY OF MATHEMATICS AND NATURAL SCIENCES 

Search

UNIVERSITAS GADJAH MADA FACULTY OF MATHEMATICS AND NATURAL SCIENCES 

Search

UNIVERSITAS GADJAH MADA FACULTY OF MATHEMATICS AND NATURAL SCIENCES 

SDG 16: Perdamaian Keadilan dan Kelembagaan yang Tangguh

Dekan FMIPA UGM Berikan Pemaparan Sekaligus Pesan Kepemimpinan Ke Para Pejabat Struktural Departemen FMIPA UGM

Dalam acara serah terima jabatan structural kepengurusan departemen Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA) Universitas Gadjah Mada (UGM), Prof. Kuwat Triyana, S.Si., M.Si., selaku Dekan FMIPA UGM memberikan pemaparan sekaligus pesan terkait kepemimpinan. Di hadapan para pejabat baru dan sivitas akademika, Dekan FMIPA UGM menekankan bahwa kepemimpinan tidak bisa dilepaskan dari semangat pengabdian. “Kepemimpinan dan pimpinan itu berbeda. Jika tidak memiliki semangat melayani, artinya kita belum siap memimpin,” ujarnya. Ia meyakini bahwa para pemimpin yang dilantik memiliki semangat untuk melayani mahasiswa, kolega, dan institusi secara menyeluruh.

Lebih jauh, ia mengingatkan bahwa kepemimpinan kerap dihadapkan pada keputusan-keputusan yang tidak selalu menyenangkan semua pihak. Menurutnya, harapan untuk menyenangkan semua orang adalah sesuatu yang mustahil. “Seorang pemimpin sering kali akan menghasilkan keputusan yang tidak disukai orang. Maka jika kita berpikir bisa menyenangkan semua pihak, itu tidak mungkin,” tuturnya. Namun, justru di situlah integritas dan keberanian seorang pemimpin diuji.

Dalam pemaparannya, Dekan FMIPA UGM juga menyoroti pentingnya visi jangka panjang. Seorang pemimpin, katanya, tidak hanya bekerja untuk hari ini, tetapi mempersiapkan masa depan. “Leader itu mempersiapkan masa depan, fokus pada visi, mengantisipasi perubahan, dan mempersiapkan tim agar siap menghadapi kompetitor, merebut peluang, dan menghadapi ancaman di masa depan,” jelasnya. Ia menambahkan bahwa peran laboratorium dan unit-unit akademik memiliki kontribusi besar dalam mewujudkan visi tersebut.

Refleksi kepemimpinan juga menyentuh dimensi moral. Dekan mengajak para pemimpin untuk tidak bersikap pasif ketika melihat ketidakadilan atau kemungkaran. “Jangan sampai ketika kita melihat sesuatu yang tidak baik, kita membiarkannya. Kita harus masuk dan berperan. Jika orang-orang baik tidak mau terlibat, maka keadaan akan repot,” ujarnya. Ia menilai bahwa pemimpin bisa lahir dari pengalaman ketidakadilan dan keberanian untuk mengambil peran perubahan.

Menutup pemaparannya, Dekan FMIPA UGM menyampaikan apresiasi kepada para pemimpin sebelumnya yang telah mengemban amanah dengan ikhlas, sekaligus memberi semangat kepada pejabat baru. Ia menyadari bahwa ketidaksempurnaan kerap menyertai perjalanan kepemimpinan. Namun, menurutnya, hal tersebut justru menjadi bagian dari tugas bersama untuk terus memperbaiki dan menumbuhkan institusi. “Selamat, semoga kita dimudahkan. Ketidaksempurnaan itu ada, tetapi di situlah tugas kita untuk memperbaiki,” pungkasnya.

Refleksi kepemimpinan yang disampaikan Dekan FMIPA UGM selaras dengan komitmen fakultas dalam mendukung pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya SDG 4 (Pendidikan Berkualitas) dan SDG 16 (Perdamaian, Keadilan, dan Kelembagaan yang Tangguh). Kepemimpinan yang berorientasi pada pelayanan, keberanian mengambil peran, serta kesiapan menghadapi perubahan diharapkan mampu memperkuat tata kelola akademik, menciptakan lingkungan pendidikan yang inklusif, serta menumbuhkan budaya institusi yang berintegritas dan berkelanjutan.

Penulis: Meitha Eka Nurhasanah
Dokumentasi: Raditya

Read More

FMIPA UGM Gelar Serah Terima Jabatan Struktural Departemen

Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA) Universitas Gadjah Mada (UGM) menyelenggarakan sesi serah terima jabatan struktural di tingkat departemen dan program studi pada Kamis, 8 Januari 2026, bertempat di Auditorium Herman Yohannes FMIPA UGM. Kegiatan ini menjadi penanda dimulainya masa bakti kepengurusan baru di lingkungan FMIPA UGM. Acara diawali dengan pembukaan, dilanjutkan dengan prosesi simbolis serah terima jabatan yang ditandai dengan penandatanganan dokumen, serta sesi sambutan dari Dekan FMIPA UGM, Prof. Kuwat Triyana, S.Si, M.Si..

Dalam sambutannya, Dekan FMIPA UGM, Prof. Kuwat Triyana, menegaskan bahwa kepemimpinan bukanlah soal posisi, melainkan tanggung jawab dan pelayanan. “Kepemimpinan dan pimpinan itu berbeda. Jika tidak memiliki semangat melayani, maka kita belum siap memimpin. Saya yakin yang hadir di sini memiliki semangat melayani mahasiswa dan sivitas akademika,” ujarnya.

Sementara itu, Ketua Senat FMIPA UGM, Prof. Drs. Mudasir, M.Eng., Ph.D., menyampaikan apresiasi kepada para pejabat lama dan pesan kepada pejabat baru agar menjadikan amanah sebagai bentuk ibadah. “Terima kasih kepada Bapak dan Ibu yang telah mengemban amanah dengan ikhlas. Bagi yang dilantik hari ini, niatkan bahwa kepercayaan ini adalah ibadah,” tuturnya.

Berikut daftar pejabat baru yang dilantik pada jabatan struktural di lingkungan FMIPA UGM:

Departemen Fisika

  • Ketua Departemen Fisika: Prof. Sholihun, S.Si., M.Sc., Ph.D.Sc.
  • Sekretaris Departemen Fisika: Dr. rer. nat. Herlan Darmawan, M.Sc.
  • Ketua Prodi Doktor Fisika: Prof. Dr. Eng. Rinto Anugraha NQZ, S.Si., M.Si.
  • Sekretaris Prodi Doktor Fisika: Dr.Sc. Ari Dwi Nugraheni, S.Si., M.Si.
  • Ketua Prodi Magister Fisika: Prof. Dr.Eng. Fahrudin Nugroho, S.Si., M.Si.
  • Ketua Prodi Sarjana Fisika: Dr.Eng. Ahmad Kusumaatmaja, S.Si., M.Sc.
  • Sekretaris Prodi Sarjana Fisika: Dr. Juliasih Partini, S.Si., M.Si.
  • Ketua Prodi Sarjana Geofisika: Dr. Sudarmaji, M.Si.
  • Sekretaris Prodi Sarjana Geofisika: Dr. Theodosius Marwan Irnaka, S.Si., M.Sc.

Departemen Ilmu Komputer dan Elektronika

  • Ketua Departemen: Aina Musdholifah, S.Kom., M.Kom., Ph.D.
  • Sekretaris Departemen: Oskar Natan, S.ST., M.Tr.T., Ph.D.
  • Ketua Prodi Doktor Ilmu Komputer: Dr. Sri Mulyana, M.Kom.
  • Sekretaris Prodi Doktor Ilmu Komputer: Dr. Nur Rokhman, S.Si., M.Kom.
  • Ketua Prodi Magister Ilmu Komputer: Wahyono, S.Kom., Ph.D.
  • Sekretaris Prodi Magister Ilmu Komputer: Dr. Agus Sihabuddin, S.Si., M.Kom.
  • Ketua Prodi Magister Kecerdasan Artifisial: Afiahayati, S.Kom., M.Cs., Ph.D.
  • Ketua Prodi Sarjana Ilmu Komputer: Arif Nurwidyantoro, M.Cs., Ph.D.
  • Sekretaris Prodi Sarjana Ilmu Komputer: Faizal Makhrus, S.Kom., M.Sc., Ph.D.
  • Ketua Prodi Sarjana Elektronika dan Instrumentasi: Dr.techn. Aufaclav Zatu Kusuma Frisky, S.Si., M.Sc.
  • Sekretaris Prodi Sarjana Elektronika dan Instrumentasi: Dr. Dyah Aruming Tyas, S.Si.

Departemen Kimia

  • Ketua Departemen Kimia: Prof. Dr.rer.nat. Nurul Hidayat Aprilita, S.Si., M.Si.
  • Sekretaris Departemen Kimia: Akhmad Syoufian, Ph.D.
  • Ketua Prodi Doktor Kimia: Prof. Drs. Dwi Siswanta, M.Eng., Ph.D.
  • Sekretaris Prodi Doktor Kimia: Dr. Muhammad Idham Darussalam Mardjan, S.Si., M.Sc.
  • Ketua Prodi Magister Kimia: Prof. Tri Joko Raharjo, S.Si., M.Si., Ph.D.
  • Sekretaris Prodi Magister Kimia: Fajar Inggit Pambudi, S.Si., M.Sc., Ph.D.
  • Ketua Prodi Sarjana Kimia: Dr.rer.nat. Adhitasari Suratman, S.Si., M.Si.
  • Sekretaris Prodi Sarjana Kimia: Adhi Dwi Hatmanto, S.Si., M.Sc., Ph.D.

Departemen Matematika

  • Ketua Departemen Matematika: Dr. Nanang Susyanto, S.Si., M.Sc., M.Act.Sc.
  • Sekretaris Departemen Matematika: Danang Teguh Qoyyimi, M.Sc., Ph.D.
  • Ketua Prodi Doktor Matematika: Prof. Dr.rer.nat. Indah Emilia Wijayanti, S.Si., M.Si.
  • Sekretaris Prodi Doktor Matematika: Dr. Noorma Yulia Megawati, S.Si., M.Sc., M.Act.Sc.
  • Ketua Prodi Magister Matematika: Prof. Imam Solekhudin, S.Si., M.Si., Ph.D.
  • Sekretaris Prodi Magister Matematika: Dr. Indarsih, S.Si., M.Si.
  • Ketua Prodi Sarjana Matematika: Dr. Sutopo, S.Si., M.Si.
  • Sekretaris Prodi Sarjana Matematika: Made Tantrawan, S.Si., M.Sc., Ph.D.
  • Ketua Prodi Sarjana Aktuaria: Dr. Yunita Wulan Sari, S.Si., M.Sc.
  • Sekretaris Prodi Sarjana Aktuaria: Dr. Solikhatun, S.Si., M.Si.
  • Ketua Prodi Sarjana Statistika: Atina Husnaqilati, S.Si., M.Sc., Ph.D.
  • Sekretaris Prodi Sarjana Statistika: Prof. Dr. Abdurakhman

Kegiatan serah terima jabatan ini sejalan dengan komitmen FMIPA UGM dalam mendukung pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya SDG 4 (Pendidikan Berkualitas) dan SDG 16 (Perdamaian, Keadilan, dan Kelembagaan yang Tangguh). Kepemimpinan akademik yang berintegritas, inklusif, dan berorientasi pelayanan diharapkan mampu memperkuat tata kelola institusi serta meningkatkan kualitas pendidikan dan riset yang berdampak luas bagi masyarakat.

Penulis: Meitha Eka Nurhasanah
Dokumentasi: Raditya

Read More

Prof. Dr. Eng. Rinto Anugraha NQZ, S.Si., M.Si. Dikukuhkan Sebagai Guru Besar Bidang Ilmu Sosiofisika dan Jaringan Kompleks Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam UGM

Prof. Dr. Eng. Rinto Anugraha NQZ, S.Si., M.Si. resmi dikukuhkan sebagai Guru Besar dalam bidang Ilmu Sosiofisika dan Jaringan Kompleks Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA) Universitas Gadjah Mada (UGM) pada 25 September 2025 di Balai Senat Gedung Rektorat Balairung UGM. Ia memaparkan pidato pengukuhan bertajuk Universalitas, Transisi Fase dan Fenomena Emergen dalam Fisika Interdisipliner: Dari Sosiofisika, Elektrokonveksi Hingga Polusi Cahaya. Dalam pidato pengukuhannya, Prof. Rinto menyoroti keterkaitan fisika interdisipliner dengan isu pembangunan berkelanjutan.

Prof. Rinto menjelaskan bagaimana sosiofisika dapat digunakan untuk memahami penyebaran opini, informasi, dan perilaku sosial secara kuantitatif. “Dengan pendekatan ini, kita dapat memahami bagaimana polarisasi sosial terbentuk, hoaks menyebar, atau konsensus dibangun. Hal ini berkaitan dengan Sustainable Development Goals (SDG) 16 tentang perdamaian, keadilan, dan kelembagaan yang tangguh, serta SDG 10 tentang berkurangnya kesenjangan,” paparnya.

Prof. Rinto memiliki rekam jejak riset variatif mulai dari kosmologi saat menempuh pendidikan S1 Fisika UGM, teori medan kuantum pada jenjang S2, hingga elektrokonveksi menggunakan kristal cair nematik ketika menjalani studi doktoral dan riset pascadoktoral di Kyushu University, Jepang. Di luar fokus tersebut, Prof. Rinto juga mendalami ilmu falak berbasis astronomi posisi. Ia telah menerbitkan dua buku, yakni Mekanika Benda Langit (2012) dan Pernak-Pernik Ilmu Falak Populer yang rilis bertepatan dengan pengukuhannya sebagai Guru Besar pada tahun ini.

Pengukuhan Prof. Dr. Eng. Rinto Anugraha NQZ, S.Si., M.Si. sebagai Guru Besar tidak hanya menegaskan kiprah beliau dalam mengembangkan riset lintas disiplin, tetapi juga memperlihatkan komitmen FMIPA UGM dalam mendukung pencapaian SDGs. Melalui kajian sosiofisika, elektrokonveksi, hingga polusi cahaya, Prof. Rinto menunjukkan bagaimana ilmu fisika dapat berkontribusi pada isu global seperti perdamaian dan keadilan (SDG 16), juga berkurangnya kesenjangan (SDG 10) Dengan demikian, pengukuhan ini bukan hanya momentum akademik, melainkan juga wujud peran UGM yang terus berkontribusi dalam mengintegrasikan ilmu pengetahuan dengan agenda pembangunan berkelanjutan, sejalan juga dengan SDG 4 tentang Pendidikan Berkualitas.

Penulis: Meitha Eka Nurhasanah
Dokumentasi: Raditya Maulana Wicaksana

Read More

Perkuat Tata Kelola, FMIPA UGM Benchmarking ke Universitas Prasetiya Mulya

Dalam upaya meningkatkan kualitas layanan administrasi dan tata kelola institusi, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA) Universitas Gadjah Mada (UGM) melaksanakan kegiatan benchmarking ke Universitas Prasetiya Mulya, khususnya pada bidang keuangan dan kepegawaian. Kegiatan ini berlangsung pada 20 Juni 2025 di Kampus BSD, Tangerang Selatan.

Rombongan FMIPA UGM yang terdiri dari tim keuangan, kepegawaian, serta perwakilan pimpinan fakultas disambut hangat oleh jajaran pimpinan Universitas Prasetiya Mulya. Dalam sambutannya, perwakilan tuan rumah menyampaikan apresiasi atas kunjungan ini dan membuka ruang dialog terbuka untuk saling berbagi praktik terbaik dalam pengelolaan administrasi keuangan dan sumber daya manusia di lingkungan perguruan tinggi.

Sepanjang kegiatan, kedua institusi berdiskusi aktif dan bertukar informasi mengenai sistem dan kebijakan keuangan, pengelolaan dana penelitian, penyusunan laporan keuangan, serta manajemen sumber daya manusia mulai dari proses rekrutmen, evaluasi kinerja, hingga pengembangan kompetensi pegawai. FMIPA UGM secara khusus menyoroti pentingnya pemanfaatan teknologi informasi untuk mendukung efisiensi kerja, dan mengapresiasi sistem digital yang telah diterapkan di Universitas Prasetiya Mulya . Kegiatan benchmarking ini ditutup dengan sesi diskusi interaktif, tur fasilitas kampus, dan pertukaran cinderamata sebagai simbol persahabatan dan kolaborasi antar kedua institusi.

Melalui semangat belajar dan berbagi, FMIPA UGM menegaskan komitmennya dalam meningkatkan kualitas layanan fakultas melalui pembelajaran dari praktik-praktik unggul di institusi pendidikan tinggi lainnya di Indonesia. Kegiatan ini turut berkontribusi pada pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya SDG 4 tentang pendidikan berkualitas melalui peningkatan kapasitas kelembagaan, SDG 16 tentang tata kelola yang transparan dan akuntabel, serta SDG 17 tentang kemitraan strategis antar lembaga dalam mendorong pembangunan berkelanjutan di sektor pendidikan.

Penulis: Muhammad Akmal dan Amalia Nurmalitasari
Editor: Meitha Eka Nurhasanah
Dokumentasi: Muhammad Akmal

Read More

Turut Ramaikan Salat Iduladha di Lapangan Pancasila UGM, Mahasiswa FMIPA UGM Refleksikan Iduladha Jadi Momen Pendidikan Spiritual dan Kepemimpinan

Lapangan Pancasila Grha Sabha Pramana (GSP) Universitas Gadjah Mada (UGM) kembali menjadi saksi kebersamaan luar biasa dalam perayaan salat iduladha 1446 H/2025 M. Suasana pagi yang cerah dan hangat menyelimuti pelaksanaan salat iduladha  yang berlangsung khidmat. Puluhan ribu jamaah, terdiri dari masyarakat umum dan civitas akademika UGM, termasuk mahasiswa FMIPA UGM turut memadati area lapangan sejak dini hari, membawa semangat pengorbanan dan keikhlasan sebagai ruh dari perayaan Idul Adha.

“Seru dan syahdu,” ujar salah satu mahasiswa FMIPA UGM ketika ditanyai mengenai testimoni sholat iduladha di GSP UGM. Ia merefleksikan momen iduladha ini sebagai bentuk pendidikan spiritual maupun kepemimpinan.

Dalam khutbah yang disampaikan seusai salat, khatib menekankan kepada jamaah bahwa Idul Adha merupakan momentum untuk merefleksikan ketulusan, keikhlasan, dan cinta sejati kepada Allah SWT. Dengan meneladani kisah Nabi Ibrahim alaihisalam Sang Khalilullah dan Nabi Ismail alaihisalam, jamaah diajak merenungkan pentingnya pendidikan spiritual sebagai fondasi kehidupan yang kokoh dan bermakna.

“Perintah menyembelih bukan sekadar perintah lahiriah, melainkan simbol ketaatan mutlak tanpa syarat dari seorang hamba kepada Tuhannya,” tutur khatib, merujuk pada dialog agung antara Nabi Ibrahim dan Nabi Ismail sebagaimana tertuang dalam Surah As-Saffat ayat 102.

Lebih lanjut, khatib mengangkat konsep menarik tentang matematika spiritual, di mana angka 1 melambangkan keesaan Allah, sementara angka 0 menggambarkan manusia yang seperti debu di alam semesta ini, tak bernilai tanpa keterhubungan dengan Sang Pencipta. Selain aspek spiritual, khutbah juga menyoroti pentingnya membangun karakter dan kepemimpinan dengan meneladani sifat-sifat Nabi Ibrahim: sabar, bijaksana, dan teguh dalam menjalankan kebenaran.

Perayaan Idul Adha di Universitas Gadjah Mada tahun ini bukan semata seremoni keagamaan, tetapi juga manifestasi nilai-nilai luhur yang menyentuh ranah spiritual dan sosial. Seperti thawaf yang melambangkan penyerahan kepada Tuhan Yang Maha Esa, demikian pula seharusnya kehidupan manusia berputar mengelilingi nilai-nilai ilahiah dalam setiap langkah menuju kemajuan dunia dan akhirat. Menutup khutbahnya, khatib mengingatkan, “Dunia dalam genggaman, dan akhirat dalam hati karena dunia adalah jalan kita menuju akhirat.”

Nilai-nilai yang terkandung dalam khutbah dan perayaan Idul Adha ini juga relevan dengan semangat Sustainable Development Goals (SDGs). Pendidikan spiritual yang mendalam sejalan dengan Tujuan 4, yaitu memastikan pendidikan yang inklusif dan berkualitas serta mendukung pembelajaran sepanjang hayat. Sifat kepemimpinan yang adil, sabar, dan bijaksana mencerminkan Tujuan 16, yaitu mendorong masyarakat damai, adil, dan inklusif. Sementara semangat kebersamaan antara civitas akademika dan masyarakat mencerminkan Tujuan 17, yaitu membangun kemitraan yang kuat dalam mencapai tujuan bersama demi kebaikan umat dan masa depan yang berkelanjutan.

Penulis: Amalia Nurmalitasari
Dokumentasi: Ghissan Mulan, Luthfita Keysha A.G, dan Irma Eliana
Editor: Meitha Eka Nurhasanah

Read More

FMIPA UGM Gelar Sosialisasi Pencegahan Kekerasan Seksual untuk Dosen dan Tendik

Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA) Universitas Gadjah Mada menggelar acara Sosialisasi Pencegahan dan Penanganan Kekerasan Seksual (PPKS) pada Kamis 16 Mei 2025 di Auditorium RMJT Soehakso. Acara ini bersifat wajib dihadiri oleh seluruh dosen dan tenaga kependidikan (tendik) di lingkungan FMIPA UGM sebagai bagian dari upaya memperkuat kesadaran dan respons sivitas akademika terhadap isu kekerasan seksual di kampus.

Kegiatan dibuka oleh MC Ibu Elida Lailiya Istiqomah, S.Si., M.Sc., kemudian dilanjutkan dengan sambutan wakil Dekan Bidang Keuangan, Aset, dan SDM FMIPA UGM, Prof. Dr.-Ing. Mhd. Reza M. I. Pulungan, S.Si., M.Sc., yang menekankan pentingnya menyegarkan kembali pemahaman seluruh pegawai terkait isu kekerasan seksual serta mekanisme penanganannya. Dalam sambutannya, ia menegaskan bahwa kepekaan terhadap isu ini harus terus dibangun untuk menciptakan lingkungan kampus yang aman dan inklusif.

Acara inti diisi oleh narasumber utama, dr. Bagas Suryo Bintoro, Ph.D., dosen dari Fakultas Kedokteran, Kesehatan Masyarakat, dan Keperawatan (FKKMK) Univeristas Gadjah Mada. Dalam paparannya, ia menegaskan bahwa kekerasan seksual merupakan tindakan, bukan sekadar perasaan, sehingga perlu penanganan yang serius dan terstruktur. Ia  juga menerangkan bahwa apa saja hal-hal yang termasuk dalam kasus kekerasan seksual di lingkungan perguruan tinggi, serta langkah-langkah pencegahan yang dapat dilakukan oleh seluruh sivitas kampus.

Acara ditutup dengan harapan bahwa seluruh peserta dapat menjadi agen perubahan dalam menciptakan lingkungan kampus yang bebas dari kekerasan seksual, serta aktif melaporkan dan menangani jika terjadi dugaan pelanggaran.  Kegiatan ini juga menjadi bagian dari kontribusi UGM dalam mendukung Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (Sustainable Development Goals/SDGs) yaitu pada poin ke-4 Pendidikan Berkualitas, poin ke-5 Kesetaraan Gender, dan poin ke-16 Perdamaian, Keadilan, dan Kelembagaan yang Tangguh, yang menekankan pentingnya lingkungan pendidikan yang aman, adil, dan menghormati hak asasi manusia.

Penulis: Amalia Nurmalitasari
Dokumentasi:  Aprodity Nirmala
Editor: Meitha Eka Nurhasanah

Read More

Tingkatkan Pemahaman dan Kesadaran Sivitas Akademika, FMIPA UGM Gelar Sosialisasi Pencegahan dan Penanganan Kekerasan Seksual (PPKS)

Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA) Universitas Gadjah Mada (UGM) menggelar kegiatan sosialisasi bertajuk Sosialisasi Pencegahan dan Penanganan Kekerasan Seksual (PPKS) pada hari Jumat, 16 Mei 2025 pukul 13.00-15.00 WIB. Berlangsung di Auditorium RMJT Soehakso (A.106) FMIPA UGM, kegiatan ini dihadiri oleh lebih dari 150 peserta yang terdiri dari dosen dan tenaga kependidikan (tendik). Sosialisasi ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman dan kesadaran sivitas akademika terhadap isu kekerasan seksual serta upaya pencegahannya.

Acara ini dibuka secara resmi oleh Wakil Dekan Bidang Keuangan, Aset, dan Sumber Daya Manusia (WDKASDM) FMIPA UGM, Prof. Dr.Ing. Mhd. Reza M. I. Pulungan, S.Si., M.Sc.. Dalam sambutannya, ia menekankan pentingnya peran aktif seluruh sivitas akademika dalam mencegah kekerasan seksual, serta menciptakan lingkungan kerja yang aman dan kondusif. Pentingnya kegiatan sosialisasi PPKS ini sehingga semua dosen dan tenaga kependidikan diwajibkan untuk mengikutinya. Mereka yang berhalangan hadir pada hari pelaksanaan diminta untuk mengikuti kegiatan serupa di fakultas lain yang menyelenggarakan sosialisasi tersebut.

Narasumber utama kegiatan ini adalah dr. Bagas Suryo Bintoro, Ph.D. dari Tim Satuan Tugas PPKS UGM dengan dimoderatori oleh Dr. Chotimah, M.Si.. Dalam paparannya, dr. Bagas menyampaikan definisi kekerasan seksual menurut Peraturan Rektor UGM Nomor 1 tahun 2023, bentuk-bentuk kekerasan seksual, dan mekanisme pelaporan dan penanganan di lingkungan kampus. Beliau juga menjelaskan bagaimana pendampingan terhadap korban yang dilakukan secara profesional dan rahasia, sesuai dengan prinsip-prinsip perlindungan korban. Lebih lanjut, salah satu anggota Tim Satuan Tugas juga menyampaikan alur penanganan kasus kekerasan seksual. Selain itu juga disampaikan informasi kanal pelaporan kekerasan seksual yaitu lapor secara langsung dengan anggota Satuan Tugas PPKS UGM, Form Lapor pada Website, Email, SMS, dan WhatsApp.

Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya FMIPA UGM untuk menciptakan lingkungan belajar dan lingkungan kerja yang aman, kondusif, serta mendukung hak dan martabat setiap individu. Hal ini sejalan dengan komitmen UGM dalam mendukung implementasi Permendikbudristek Nomor 30 Tahun 2021 dan Peraturan Rektor No. 1 Tahun 2023 serta Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (Sustainable Development Goals/SDGs). Pertama, SDG ke-4 mengenai Pendidikan Berkualitas, karena lingkungan belajar yang aman dan inklusif merupakan prasyarat penting bagi proses pendidikan yang bermakna. Selain itu, kegiatan ini juga sejalan dengan dengan SDG ke-5 tentang Kesetaraan Gender, melalui upaya untuk menghilangkan segala bentuk kekerasan terhadap perempuan di ruang publik dan privat, termasuk di institusi pendidikan. Terakhir, kegiatan ini juga menjadi bentuk implementasi poin SDG ke-16 mengenai Perdamaian, Keadilan dan Kelembagaan yang Tangguh, dengan memperkuat lembaga yang akuntabel dan responsif dalam menangani pelanggaran hak asasi manusia, termasuk kekerasan seksual.

Penulis: Wiyarsih
Editor: Meitha Eka Nurhasanah

Read More

UGM dan BPKH Kolaborasi Kajian Keberlanjutan Keuangan Haji melalui Pemodelan Aset dan Liabilitas

Jakarta, 5 Mei 2025 — Universitas Gadjah Mada bersama Badan Pengelola Keuangan Haji (BPKH) menggelar Kick Off Meeting Kajian Perhitungan Future Asset, Future Liabilities, dan Financial Modelling untuk Mendukung Sustainabilitas Keuangan Haji. Kegiatan ini berlangsung di Kantor BPKH, Muamalat Tower, Jakarta, Senin (5/5).

Acara tersebut diawali dengan sambutan dari Prof. M. Arief Mufraini, Anggota Badan Pelaksana BPKH Bidang Investasi Langsung dan Lainnya, Perencanaan, Riset dan Pengembangan, serta Dr.rer.nat. Wiwit Suryanto, S.Si., M.Si., Wakil Dekan Bidang Penelitian dan Kerja Sama FMIPA UGM. Kegiatan ini juga didampingi oleh Prof. Fajar Adi Kusumo, S.Si., M.Si., Wakil Dekan Bidang Alumni, Kerja Sama, dan Inovasi FMIPA UGM, serta Dr. Nanang Susyanto, M.Sc., M.Act.Sc., Ketua Departemen Matematika FMIPA UGM. Paparan mengenai rencana kajian disampaikan oleh Danang Teguh Qoyyimi, M.Act.Sc., Ph.D., ASAI, selaku Ketua Pelaksana, beserta tim.

Sesi ini menjadi langkah awal kerja sama antara UGM dan BPKH untuk menjawab tantangan strategis keberlanjutan keuangan haji di Indonesia. Salah satu tantangan utama yang dihadapi BPKH adalah menjaga keberlangsungan finansial akibat adanya kebijakan subsidi berupa nilai manfaat tambahan kepada jemaah haji setiap tahunnya. Kebijakan ini muncul karena terdapat selisih antara Biaya Perjalanan Ibadah Haji (Bipih) yang dibayarkan calon jemaah dan total Biaya Penyelenggaraan Ibadah Haji (BPIH) yang sebenarnya diperlukan. Selisih tersebut selama ini ditutup melalui hasil investasi dana haji oleh BPKH.

Namun, apabila hasil investasi tidak mencukupi untuk menutupi besaran subsidi yang ditetapkan, dapat terjadi ketidaksesuaian (mismatch) antara aset dan liabilitas, yang berpotensi menggerus dana jemaah. Oleh karena itu, kajian mendalam dan komprehensif sangat dibutuhkan untuk menjaga keseimbangan keuangan haji dalam jangka panjang.

Selama ini, perhitungan keberlanjutan keuangan haji menggunakan asumsi rata-rata kenaikan Bipih sebesar 5,63% per tahun, BPIH sebesar 3,66% per tahun, dan imbal hasil investasi sebesar 7% per tahun. Namun, kajian sebelumnya belum sepenuhnya memperhitungkan unit cost per jemaah maupun proyeksi menyeluruh terhadap future asset. Untuk menjawab kebutuhan tersebut, kajian terbaru akan menghadirkan pendekatan yang lebih menyeluruh, termasuk pemodelan finansial berbasis skenario dan analisis keseimbangan aset-liabilitas.

Melalui kolaborasi ini, UGM dan BPKH berharap dapat menghasilkan rekomendasi strategis yang mendukung penyusunan kebijakan BPIH, setoran awal, serta strategi investasi yang lebih tepat sasaran, sehingga keberlanjutan finansial penyelenggaraan ibadah haji di masa depan dapat terjaga dengan baik.

Penulis: Iin Nauli Rahmawati
Dokumentasi: Fathan Rasyid Rahmadhan

Read More

Dekan FMIPA UGM Berikan Pemaparan Sekaligus Pesan Kepemimpinan Ke Para Pejabat Struktural Departemen FMIPA UGM

Dalam acara serah terima jabatan structural kepengurusan departemen Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA) Universitas Gadjah Mada (UGM), Prof. Kuwat Triyana, S.Si., M.Si., selaku Dekan FMIPA UGM memberikan pemaparan sekaligus pesan terkait kepemimpinan. Di hadapan para pejabat baru dan sivitas akademika, Dekan FMIPA UGM menekankan bahwa kepemimpinan tidak bisa dilepaskan dari semangat pengabdian. “Kepemimpinan dan pimpinan itu berbeda. Jika tidak memiliki semangat melayani, artinya kita belum siap memimpin,” ujarnya. Ia meyakini bahwa para pemimpin yang dilantik memiliki semangat untuk melayani mahasiswa, kolega, dan institusi secara menyeluruh.

Lebih jauh, ia mengingatkan bahwa kepemimpinan kerap dihadapkan pada keputusan-keputusan yang tidak selalu menyenangkan semua pihak. Menurutnya, harapan untuk menyenangkan semua orang adalah sesuatu yang mustahil. “Seorang pemimpin sering kali akan menghasilkan keputusan yang tidak disukai orang. Maka jika kita berpikir bisa menyenangkan semua pihak, itu tidak mungkin,” tuturnya. Namun, justru di situlah integritas dan keberanian seorang pemimpin diuji.

Dalam pemaparannya, Dekan FMIPA UGM juga menyoroti pentingnya visi jangka panjang. Seorang pemimpin, katanya, tidak hanya bekerja untuk hari ini, tetapi mempersiapkan masa depan. “Leader itu mempersiapkan masa depan, fokus pada visi, mengantisipasi perubahan, dan mempersiapkan tim agar siap menghadapi kompetitor, merebut peluang, dan menghadapi ancaman di masa depan,” jelasnya. Ia menambahkan bahwa peran laboratorium dan unit-unit akademik memiliki kontribusi besar dalam mewujudkan visi tersebut.

Refleksi kepemimpinan juga menyentuh dimensi moral. Dekan mengajak para pemimpin untuk tidak bersikap pasif ketika melihat ketidakadilan atau kemungkaran. “Jangan sampai ketika kita melihat sesuatu yang tidak baik, kita membiarkannya. Kita harus masuk dan berperan. Jika orang-orang baik tidak mau terlibat, maka keadaan akan repot,” ujarnya. Ia menilai bahwa pemimpin bisa lahir dari pengalaman ketidakadilan dan keberanian untuk mengambil peran perubahan.

Menutup pemaparannya, Dekan FMIPA UGM menyampaikan apresiasi kepada para pemimpin sebelumnya yang telah mengemban amanah dengan ikhlas, sekaligus memberi semangat kepada pejabat baru. Ia menyadari bahwa ketidaksempurnaan kerap menyertai perjalanan kepemimpinan. Namun, menurutnya, hal tersebut justru menjadi bagian dari tugas bersama untuk terus memperbaiki dan menumbuhkan institusi. “Selamat, semoga kita dimudahkan. Ketidaksempurnaan itu ada, tetapi di situlah tugas kita untuk memperbaiki,” pungkasnya.

Refleksi kepemimpinan yang disampaikan Dekan FMIPA UGM selaras dengan komitmen fakultas dalam mendukung pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya SDG 4 (Pendidikan Berkualitas) dan SDG 16 (Perdamaian, Keadilan, dan Kelembagaan yang Tangguh). Kepemimpinan yang berorientasi pada pelayanan, keberanian mengambil peran, serta kesiapan menghadapi perubahan diharapkan mampu memperkuat tata kelola akademik, menciptakan lingkungan pendidikan yang inklusif, serta menumbuhkan budaya institusi yang berintegritas dan berkelanjutan.

Penulis: Meitha Eka Nurhasanah
Dokumentasi: Raditya

Read More

FMIPA UGM Gelar Serah Terima Jabatan Struktural Departemen

Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA) Universitas Gadjah Mada (UGM) menyelenggarakan sesi serah terima jabatan struktural di tingkat departemen dan program studi pada Kamis, 8 Januari 2026, bertempat di Auditorium Herman Yohannes FMIPA UGM. Kegiatan ini menjadi penanda dimulainya masa bakti kepengurusan baru di lingkungan FMIPA UGM. Acara diawali dengan pembukaan, dilanjutkan dengan prosesi simbolis serah terima jabatan yang ditandai dengan penandatanganan dokumen, serta sesi sambutan dari Dekan FMIPA UGM, Prof. Kuwat Triyana, S.Si, M.Si..

Dalam sambutannya, Dekan FMIPA UGM, Prof. Kuwat Triyana, menegaskan bahwa kepemimpinan bukanlah soal posisi, melainkan tanggung jawab dan pelayanan. “Kepemimpinan dan pimpinan itu berbeda. Jika tidak memiliki semangat melayani, maka kita belum siap memimpin. Saya yakin yang hadir di sini memiliki semangat melayani mahasiswa dan sivitas akademika,” ujarnya.

Sementara itu, Ketua Senat FMIPA UGM, Prof. Drs. Mudasir, M.Eng., Ph.D., menyampaikan apresiasi kepada para pejabat lama dan pesan kepada pejabat baru agar menjadikan amanah sebagai bentuk ibadah. “Terima kasih kepada Bapak dan Ibu yang telah mengemban amanah dengan ikhlas. Bagi yang dilantik hari ini, niatkan bahwa kepercayaan ini adalah ibadah,” tuturnya.

Berikut daftar pejabat baru yang dilantik pada jabatan struktural di lingkungan FMIPA UGM:

Departemen Fisika

  • Ketua Departemen Fisika: Prof. Sholihun, S.Si., M.Sc., Ph.D.Sc.
  • Sekretaris Departemen Fisika: Dr. rer. nat. Herlan Darmawan, M.Sc.
  • Ketua Prodi Doktor Fisika: Prof. Dr. Eng. Rinto Anugraha NQZ, S.Si., M.Si.
  • Sekretaris Prodi Doktor Fisika: Dr.Sc. Ari Dwi Nugraheni, S.Si., M.Si.
  • Ketua Prodi Magister Fisika: Prof. Dr.Eng. Fahrudin Nugroho, S.Si., M.Si.
  • Ketua Prodi Sarjana Fisika: Dr.Eng. Ahmad Kusumaatmaja, S.Si., M.Sc.
  • Sekretaris Prodi Sarjana Fisika: Dr. Juliasih Partini, S.Si., M.Si.
  • Ketua Prodi Sarjana Geofisika: Dr. Sudarmaji, M.Si.
  • Sekretaris Prodi Sarjana Geofisika: Dr. Theodosius Marwan Irnaka, S.Si., M.Sc.

Departemen Ilmu Komputer dan Elektronika

  • Ketua Departemen: Aina Musdholifah, S.Kom., M.Kom., Ph.D.
  • Sekretaris Departemen: Oskar Natan, S.ST., M.Tr.T., Ph.D.
  • Ketua Prodi Doktor Ilmu Komputer: Dr. Sri Mulyana, M.Kom.
  • Sekretaris Prodi Doktor Ilmu Komputer: Dr. Nur Rokhman, S.Si., M.Kom.
  • Ketua Prodi Magister Ilmu Komputer: Wahyono, S.Kom., Ph.D.
  • Sekretaris Prodi Magister Ilmu Komputer: Dr. Agus Sihabuddin, S.Si., M.Kom.
  • Ketua Prodi Magister Kecerdasan Artifisial: Afiahayati, S.Kom., M.Cs., Ph.D.
  • Ketua Prodi Sarjana Ilmu Komputer: Arif Nurwidyantoro, M.Cs., Ph.D.
  • Sekretaris Prodi Sarjana Ilmu Komputer: Faizal Makhrus, S.Kom., M.Sc., Ph.D.
  • Ketua Prodi Sarjana Elektronika dan Instrumentasi: Dr.techn. Aufaclav Zatu Kusuma Frisky, S.Si., M.Sc.
  • Sekretaris Prodi Sarjana Elektronika dan Instrumentasi: Dr. Dyah Aruming Tyas, S.Si.

Departemen Kimia

  • Ketua Departemen Kimia: Prof. Dr.rer.nat. Nurul Hidayat Aprilita, S.Si., M.Si.
  • Sekretaris Departemen Kimia: Akhmad Syoufian, Ph.D.
  • Ketua Prodi Doktor Kimia: Prof. Drs. Dwi Siswanta, M.Eng., Ph.D.
  • Sekretaris Prodi Doktor Kimia: Dr. Muhammad Idham Darussalam Mardjan, S.Si., M.Sc.
  • Ketua Prodi Magister Kimia: Prof. Tri Joko Raharjo, S.Si., M.Si., Ph.D.
  • Sekretaris Prodi Magister Kimia: Fajar Inggit Pambudi, S.Si., M.Sc., Ph.D.
  • Ketua Prodi Sarjana Kimia: Dr.rer.nat. Adhitasari Suratman, S.Si., M.Si.
  • Sekretaris Prodi Sarjana Kimia: Adhi Dwi Hatmanto, S.Si., M.Sc., Ph.D.

Departemen Matematika

  • Ketua Departemen Matematika: Dr. Nanang Susyanto, S.Si., M.Sc., M.Act.Sc.
  • Sekretaris Departemen Matematika: Danang Teguh Qoyyimi, M.Sc., Ph.D.
  • Ketua Prodi Doktor Matematika: Prof. Dr.rer.nat. Indah Emilia Wijayanti, S.Si., M.Si.
  • Sekretaris Prodi Doktor Matematika: Dr. Noorma Yulia Megawati, S.Si., M.Sc., M.Act.Sc.
  • Ketua Prodi Magister Matematika: Prof. Imam Solekhudin, S.Si., M.Si., Ph.D.
  • Sekretaris Prodi Magister Matematika: Dr. Indarsih, S.Si., M.Si.
  • Ketua Prodi Sarjana Matematika: Dr. Sutopo, S.Si., M.Si.
  • Sekretaris Prodi Sarjana Matematika: Made Tantrawan, S.Si., M.Sc., Ph.D.
  • Ketua Prodi Sarjana Aktuaria: Dr. Yunita Wulan Sari, S.Si., M.Sc.
  • Sekretaris Prodi Sarjana Aktuaria: Dr. Solikhatun, S.Si., M.Si.
  • Ketua Prodi Sarjana Statistika: Atina Husnaqilati, S.Si., M.Sc., Ph.D.
  • Sekretaris Prodi Sarjana Statistika: Prof. Dr. Abdurakhman

Kegiatan serah terima jabatan ini sejalan dengan komitmen FMIPA UGM dalam mendukung pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya SDG 4 (Pendidikan Berkualitas) dan SDG 16 (Perdamaian, Keadilan, dan Kelembagaan yang Tangguh). Kepemimpinan akademik yang berintegritas, inklusif, dan berorientasi pelayanan diharapkan mampu memperkuat tata kelola institusi serta meningkatkan kualitas pendidikan dan riset yang berdampak luas bagi masyarakat.

Penulis: Meitha Eka Nurhasanah
Dokumentasi: Raditya

Read More

Prof. Dr. Eng. Rinto Anugraha NQZ, S.Si., M.Si. Dikukuhkan Sebagai Guru Besar Bidang Ilmu Sosiofisika dan Jaringan Kompleks Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam UGM

Prof. Dr. Eng. Rinto Anugraha NQZ, S.Si., M.Si. resmi dikukuhkan sebagai Guru Besar dalam bidang Ilmu Sosiofisika dan Jaringan Kompleks Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA) Universitas Gadjah Mada (UGM) pada 25 September 2025 di Balai Senat Gedung Rektorat Balairung UGM. Ia memaparkan pidato pengukuhan bertajuk Universalitas, Transisi Fase dan Fenomena Emergen dalam Fisika Interdisipliner: Dari Sosiofisika, Elektrokonveksi Hingga Polusi Cahaya. Dalam pidato pengukuhannya, Prof. Rinto menyoroti keterkaitan fisika interdisipliner dengan isu pembangunan berkelanjutan.

Prof. Rinto menjelaskan bagaimana sosiofisika dapat digunakan untuk memahami penyebaran opini, informasi, dan perilaku sosial secara kuantitatif. “Dengan pendekatan ini, kita dapat memahami bagaimana polarisasi sosial terbentuk, hoaks menyebar, atau konsensus dibangun. Hal ini berkaitan dengan Sustainable Development Goals (SDG) 16 tentang perdamaian, keadilan, dan kelembagaan yang tangguh, serta SDG 10 tentang berkurangnya kesenjangan,” paparnya.

Prof. Rinto memiliki rekam jejak riset variatif mulai dari kosmologi saat menempuh pendidikan S1 Fisika UGM, teori medan kuantum pada jenjang S2, hingga elektrokonveksi menggunakan kristal cair nematik ketika menjalani studi doktoral dan riset pascadoktoral di Kyushu University, Jepang. Di luar fokus tersebut, Prof. Rinto juga mendalami ilmu falak berbasis astronomi posisi. Ia telah menerbitkan dua buku, yakni Mekanika Benda Langit (2012) dan Pernak-Pernik Ilmu Falak Populer yang rilis bertepatan dengan pengukuhannya sebagai Guru Besar pada tahun ini.

Pengukuhan Prof. Dr. Eng. Rinto Anugraha NQZ, S.Si., M.Si. sebagai Guru Besar tidak hanya menegaskan kiprah beliau dalam mengembangkan riset lintas disiplin, tetapi juga memperlihatkan komitmen FMIPA UGM dalam mendukung pencapaian SDGs. Melalui kajian sosiofisika, elektrokonveksi, hingga polusi cahaya, Prof. Rinto menunjukkan bagaimana ilmu fisika dapat berkontribusi pada isu global seperti perdamaian dan keadilan (SDG 16), juga berkurangnya kesenjangan (SDG 10) Dengan demikian, pengukuhan ini bukan hanya momentum akademik, melainkan juga wujud peran UGM yang terus berkontribusi dalam mengintegrasikan ilmu pengetahuan dengan agenda pembangunan berkelanjutan, sejalan juga dengan SDG 4 tentang Pendidikan Berkualitas.

Penulis: Meitha Eka Nurhasanah
Dokumentasi: Raditya Maulana Wicaksana

Read More

Perkuat Tata Kelola, FMIPA UGM Benchmarking ke Universitas Prasetiya Mulya

Dalam upaya meningkatkan kualitas layanan administrasi dan tata kelola institusi, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA) Universitas Gadjah Mada (UGM) melaksanakan kegiatan benchmarking ke Universitas Prasetiya Mulya, khususnya pada bidang keuangan dan kepegawaian. Kegiatan ini berlangsung pada 20 Juni 2025 di Kampus BSD, Tangerang Selatan.

Rombongan FMIPA UGM yang terdiri dari tim keuangan, kepegawaian, serta perwakilan pimpinan fakultas disambut hangat oleh jajaran pimpinan Universitas Prasetiya Mulya. Dalam sambutannya, perwakilan tuan rumah menyampaikan apresiasi atas kunjungan ini dan membuka ruang dialog terbuka untuk saling berbagi praktik terbaik dalam pengelolaan administrasi keuangan dan sumber daya manusia di lingkungan perguruan tinggi.

Sepanjang kegiatan, kedua institusi berdiskusi aktif dan bertukar informasi mengenai sistem dan kebijakan keuangan, pengelolaan dana penelitian, penyusunan laporan keuangan, serta manajemen sumber daya manusia mulai dari proses rekrutmen, evaluasi kinerja, hingga pengembangan kompetensi pegawai. FMIPA UGM secara khusus menyoroti pentingnya pemanfaatan teknologi informasi untuk mendukung efisiensi kerja, dan mengapresiasi sistem digital yang telah diterapkan di Universitas Prasetiya Mulya . Kegiatan benchmarking ini ditutup dengan sesi diskusi interaktif, tur fasilitas kampus, dan pertukaran cinderamata sebagai simbol persahabatan dan kolaborasi antar kedua institusi.

Melalui semangat belajar dan berbagi, FMIPA UGM menegaskan komitmennya dalam meningkatkan kualitas layanan fakultas melalui pembelajaran dari praktik-praktik unggul di institusi pendidikan tinggi lainnya di Indonesia. Kegiatan ini turut berkontribusi pada pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya SDG 4 tentang pendidikan berkualitas melalui peningkatan kapasitas kelembagaan, SDG 16 tentang tata kelola yang transparan dan akuntabel, serta SDG 17 tentang kemitraan strategis antar lembaga dalam mendorong pembangunan berkelanjutan di sektor pendidikan.

Penulis: Muhammad Akmal dan Amalia Nurmalitasari
Editor: Meitha Eka Nurhasanah
Dokumentasi: Muhammad Akmal

Read More

Turut Ramaikan Salat Iduladha di Lapangan Pancasila UGM, Mahasiswa FMIPA UGM Refleksikan Iduladha Jadi Momen Pendidikan Spiritual dan Kepemimpinan

Lapangan Pancasila Grha Sabha Pramana (GSP) Universitas Gadjah Mada (UGM) kembali menjadi saksi kebersamaan luar biasa dalam perayaan salat iduladha 1446 H/2025 M. Suasana pagi yang cerah dan hangat menyelimuti pelaksanaan salat iduladha  yang berlangsung khidmat. Puluhan ribu jamaah, terdiri dari masyarakat umum dan civitas akademika UGM, termasuk mahasiswa FMIPA UGM turut memadati area lapangan sejak dini hari, membawa semangat pengorbanan dan keikhlasan sebagai ruh dari perayaan Idul Adha.

“Seru dan syahdu,” ujar salah satu mahasiswa FMIPA UGM ketika ditanyai mengenai testimoni sholat iduladha di GSP UGM. Ia merefleksikan momen iduladha ini sebagai bentuk pendidikan spiritual maupun kepemimpinan.

Dalam khutbah yang disampaikan seusai salat, khatib menekankan kepada jamaah bahwa Idul Adha merupakan momentum untuk merefleksikan ketulusan, keikhlasan, dan cinta sejati kepada Allah SWT. Dengan meneladani kisah Nabi Ibrahim alaihisalam Sang Khalilullah dan Nabi Ismail alaihisalam, jamaah diajak merenungkan pentingnya pendidikan spiritual sebagai fondasi kehidupan yang kokoh dan bermakna.

“Perintah menyembelih bukan sekadar perintah lahiriah, melainkan simbol ketaatan mutlak tanpa syarat dari seorang hamba kepada Tuhannya,” tutur khatib, merujuk pada dialog agung antara Nabi Ibrahim dan Nabi Ismail sebagaimana tertuang dalam Surah As-Saffat ayat 102.

Lebih lanjut, khatib mengangkat konsep menarik tentang matematika spiritual, di mana angka 1 melambangkan keesaan Allah, sementara angka 0 menggambarkan manusia yang seperti debu di alam semesta ini, tak bernilai tanpa keterhubungan dengan Sang Pencipta. Selain aspek spiritual, khutbah juga menyoroti pentingnya membangun karakter dan kepemimpinan dengan meneladani sifat-sifat Nabi Ibrahim: sabar, bijaksana, dan teguh dalam menjalankan kebenaran.

Perayaan Idul Adha di Universitas Gadjah Mada tahun ini bukan semata seremoni keagamaan, tetapi juga manifestasi nilai-nilai luhur yang menyentuh ranah spiritual dan sosial. Seperti thawaf yang melambangkan penyerahan kepada Tuhan Yang Maha Esa, demikian pula seharusnya kehidupan manusia berputar mengelilingi nilai-nilai ilahiah dalam setiap langkah menuju kemajuan dunia dan akhirat. Menutup khutbahnya, khatib mengingatkan, “Dunia dalam genggaman, dan akhirat dalam hati karena dunia adalah jalan kita menuju akhirat.”

Nilai-nilai yang terkandung dalam khutbah dan perayaan Idul Adha ini juga relevan dengan semangat Sustainable Development Goals (SDGs). Pendidikan spiritual yang mendalam sejalan dengan Tujuan 4, yaitu memastikan pendidikan yang inklusif dan berkualitas serta mendukung pembelajaran sepanjang hayat. Sifat kepemimpinan yang adil, sabar, dan bijaksana mencerminkan Tujuan 16, yaitu mendorong masyarakat damai, adil, dan inklusif. Sementara semangat kebersamaan antara civitas akademika dan masyarakat mencerminkan Tujuan 17, yaitu membangun kemitraan yang kuat dalam mencapai tujuan bersama demi kebaikan umat dan masa depan yang berkelanjutan.

Penulis: Amalia Nurmalitasari
Dokumentasi: Ghissan Mulan, Luthfita Keysha A.G, dan Irma Eliana
Editor: Meitha Eka Nurhasanah

Read More

FMIPA UGM Gelar Sosialisasi Pencegahan Kekerasan Seksual untuk Dosen dan Tendik

Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA) Universitas Gadjah Mada menggelar acara Sosialisasi Pencegahan dan Penanganan Kekerasan Seksual (PPKS) pada Kamis 16 Mei 2025 di Auditorium RMJT Soehakso. Acara ini bersifat wajib dihadiri oleh seluruh dosen dan tenaga kependidikan (tendik) di lingkungan FMIPA UGM sebagai bagian dari upaya memperkuat kesadaran dan respons sivitas akademika terhadap isu kekerasan seksual di kampus.

Kegiatan dibuka oleh MC Ibu Elida Lailiya Istiqomah, S.Si., M.Sc., kemudian dilanjutkan dengan sambutan wakil Dekan Bidang Keuangan, Aset, dan SDM FMIPA UGM, Prof. Dr.-Ing. Mhd. Reza M. I. Pulungan, S.Si., M.Sc., yang menekankan pentingnya menyegarkan kembali pemahaman seluruh pegawai terkait isu kekerasan seksual serta mekanisme penanganannya. Dalam sambutannya, ia menegaskan bahwa kepekaan terhadap isu ini harus terus dibangun untuk menciptakan lingkungan kampus yang aman dan inklusif.

Acara inti diisi oleh narasumber utama, dr. Bagas Suryo Bintoro, Ph.D., dosen dari Fakultas Kedokteran, Kesehatan Masyarakat, dan Keperawatan (FKKMK) Univeristas Gadjah Mada. Dalam paparannya, ia menegaskan bahwa kekerasan seksual merupakan tindakan, bukan sekadar perasaan, sehingga perlu penanganan yang serius dan terstruktur. Ia  juga menerangkan bahwa apa saja hal-hal yang termasuk dalam kasus kekerasan seksual di lingkungan perguruan tinggi, serta langkah-langkah pencegahan yang dapat dilakukan oleh seluruh sivitas kampus.

Acara ditutup dengan harapan bahwa seluruh peserta dapat menjadi agen perubahan dalam menciptakan lingkungan kampus yang bebas dari kekerasan seksual, serta aktif melaporkan dan menangani jika terjadi dugaan pelanggaran.  Kegiatan ini juga menjadi bagian dari kontribusi UGM dalam mendukung Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (Sustainable Development Goals/SDGs) yaitu pada poin ke-4 Pendidikan Berkualitas, poin ke-5 Kesetaraan Gender, dan poin ke-16 Perdamaian, Keadilan, dan Kelembagaan yang Tangguh, yang menekankan pentingnya lingkungan pendidikan yang aman, adil, dan menghormati hak asasi manusia.

Penulis: Amalia Nurmalitasari
Dokumentasi:  Aprodity Nirmala
Editor: Meitha Eka Nurhasanah

Read More

Tingkatkan Pemahaman dan Kesadaran Sivitas Akademika, FMIPA UGM Gelar Sosialisasi Pencegahan dan Penanganan Kekerasan Seksual (PPKS)

Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA) Universitas Gadjah Mada (UGM) menggelar kegiatan sosialisasi bertajuk Sosialisasi Pencegahan dan Penanganan Kekerasan Seksual (PPKS) pada hari Jumat, 16 Mei 2025 pukul 13.00-15.00 WIB. Berlangsung di Auditorium RMJT Soehakso (A.106) FMIPA UGM, kegiatan ini dihadiri oleh lebih dari 150 peserta yang terdiri dari dosen dan tenaga kependidikan (tendik). Sosialisasi ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman dan kesadaran sivitas akademika terhadap isu kekerasan seksual serta upaya pencegahannya.

Acara ini dibuka secara resmi oleh Wakil Dekan Bidang Keuangan, Aset, dan Sumber Daya Manusia (WDKASDM) FMIPA UGM, Prof. Dr.Ing. Mhd. Reza M. I. Pulungan, S.Si., M.Sc.. Dalam sambutannya, ia menekankan pentingnya peran aktif seluruh sivitas akademika dalam mencegah kekerasan seksual, serta menciptakan lingkungan kerja yang aman dan kondusif. Pentingnya kegiatan sosialisasi PPKS ini sehingga semua dosen dan tenaga kependidikan diwajibkan untuk mengikutinya. Mereka yang berhalangan hadir pada hari pelaksanaan diminta untuk mengikuti kegiatan serupa di fakultas lain yang menyelenggarakan sosialisasi tersebut.

Narasumber utama kegiatan ini adalah dr. Bagas Suryo Bintoro, Ph.D. dari Tim Satuan Tugas PPKS UGM dengan dimoderatori oleh Dr. Chotimah, M.Si.. Dalam paparannya, dr. Bagas menyampaikan definisi kekerasan seksual menurut Peraturan Rektor UGM Nomor 1 tahun 2023, bentuk-bentuk kekerasan seksual, dan mekanisme pelaporan dan penanganan di lingkungan kampus. Beliau juga menjelaskan bagaimana pendampingan terhadap korban yang dilakukan secara profesional dan rahasia, sesuai dengan prinsip-prinsip perlindungan korban. Lebih lanjut, salah satu anggota Tim Satuan Tugas juga menyampaikan alur penanganan kasus kekerasan seksual. Selain itu juga disampaikan informasi kanal pelaporan kekerasan seksual yaitu lapor secara langsung dengan anggota Satuan Tugas PPKS UGM, Form Lapor pada Website, Email, SMS, dan WhatsApp.

Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya FMIPA UGM untuk menciptakan lingkungan belajar dan lingkungan kerja yang aman, kondusif, serta mendukung hak dan martabat setiap individu. Hal ini sejalan dengan komitmen UGM dalam mendukung implementasi Permendikbudristek Nomor 30 Tahun 2021 dan Peraturan Rektor No. 1 Tahun 2023 serta Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (Sustainable Development Goals/SDGs). Pertama, SDG ke-4 mengenai Pendidikan Berkualitas, karena lingkungan belajar yang aman dan inklusif merupakan prasyarat penting bagi proses pendidikan yang bermakna. Selain itu, kegiatan ini juga sejalan dengan dengan SDG ke-5 tentang Kesetaraan Gender, melalui upaya untuk menghilangkan segala bentuk kekerasan terhadap perempuan di ruang publik dan privat, termasuk di institusi pendidikan. Terakhir, kegiatan ini juga menjadi bentuk implementasi poin SDG ke-16 mengenai Perdamaian, Keadilan dan Kelembagaan yang Tangguh, dengan memperkuat lembaga yang akuntabel dan responsif dalam menangani pelanggaran hak asasi manusia, termasuk kekerasan seksual.

Penulis: Wiyarsih
Editor: Meitha Eka Nurhasanah

Read More

UGM dan BPKH Kolaborasi Kajian Keberlanjutan Keuangan Haji melalui Pemodelan Aset dan Liabilitas

Jakarta, 5 Mei 2025 — Universitas Gadjah Mada bersama Badan Pengelola Keuangan Haji (BPKH) menggelar Kick Off Meeting Kajian Perhitungan Future Asset, Future Liabilities, dan Financial Modelling untuk Mendukung Sustainabilitas Keuangan Haji. Kegiatan ini berlangsung di Kantor BPKH, Muamalat Tower, Jakarta, Senin (5/5).

Acara tersebut diawali dengan sambutan dari Prof. M. Arief Mufraini, Anggota Badan Pelaksana BPKH Bidang Investasi Langsung dan Lainnya, Perencanaan, Riset dan Pengembangan, serta Dr.rer.nat. Wiwit Suryanto, S.Si., M.Si., Wakil Dekan Bidang Penelitian dan Kerja Sama FMIPA UGM. Kegiatan ini juga didampingi oleh Prof. Fajar Adi Kusumo, S.Si., M.Si., Wakil Dekan Bidang Alumni, Kerja Sama, dan Inovasi FMIPA UGM, serta Dr. Nanang Susyanto, M.Sc., M.Act.Sc., Ketua Departemen Matematika FMIPA UGM. Paparan mengenai rencana kajian disampaikan oleh Danang Teguh Qoyyimi, M.Act.Sc., Ph.D., ASAI, selaku Ketua Pelaksana, beserta tim.

Sesi ini menjadi langkah awal kerja sama antara UGM dan BPKH untuk menjawab tantangan strategis keberlanjutan keuangan haji di Indonesia. Salah satu tantangan utama yang dihadapi BPKH adalah menjaga keberlangsungan finansial akibat adanya kebijakan subsidi berupa nilai manfaat tambahan kepada jemaah haji setiap tahunnya. Kebijakan ini muncul karena terdapat selisih antara Biaya Perjalanan Ibadah Haji (Bipih) yang dibayarkan calon jemaah dan total Biaya Penyelenggaraan Ibadah Haji (BPIH) yang sebenarnya diperlukan. Selisih tersebut selama ini ditutup melalui hasil investasi dana haji oleh BPKH.

Namun, apabila hasil investasi tidak mencukupi untuk menutupi besaran subsidi yang ditetapkan, dapat terjadi ketidaksesuaian (mismatch) antara aset dan liabilitas, yang berpotensi menggerus dana jemaah. Oleh karena itu, kajian mendalam dan komprehensif sangat dibutuhkan untuk menjaga keseimbangan keuangan haji dalam jangka panjang.

Selama ini, perhitungan keberlanjutan keuangan haji menggunakan asumsi rata-rata kenaikan Bipih sebesar 5,63% per tahun, BPIH sebesar 3,66% per tahun, dan imbal hasil investasi sebesar 7% per tahun. Namun, kajian sebelumnya belum sepenuhnya memperhitungkan unit cost per jemaah maupun proyeksi menyeluruh terhadap future asset. Untuk menjawab kebutuhan tersebut, kajian terbaru akan menghadirkan pendekatan yang lebih menyeluruh, termasuk pemodelan finansial berbasis skenario dan analisis keseimbangan aset-liabilitas.

Melalui kolaborasi ini, UGM dan BPKH berharap dapat menghasilkan rekomendasi strategis yang mendukung penyusunan kebijakan BPIH, setoran awal, serta strategi investasi yang lebih tepat sasaran, sehingga keberlanjutan finansial penyelenggaraan ibadah haji di masa depan dapat terjaga dengan baik.

Penulis: Iin Nauli Rahmawati
Dokumentasi: Fathan Rasyid Rahmadhan

Read More
Translate