FMIPA UGM Gelar Pelepasan Wisudawan dan Wisudawati Program Pascasarjana Periode I Tahun Akademik 2026/2027
Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Universitas Gadjah Mada (FMIPA UGM) menggelar kegiatan Pelepasan Wisudawan dan Wisudawati Program Pascasarjana Periode I Tahun Akademik 2026/2027 di Auditorium FMIPA UGM. Pada periode ini, FMIPA UGM resmi meluluskan 131 wisudawan yang terdiri atas 105 lulusan program magister dan 26 lulusan program doktor. Dari keseluruhan lulusan, sebanyak 71 wisudawan berhasil meraih predikat cumlaude.
Dalam sambutannya, Dekan FMIPA UGM, Prof. Dr.-Ing. Mhd. Reza M.I. Pulungan, S.Si., M.Sc., menyampaikan rasa syukur atas keberhasilan para wisudawan melewati dinamika studi yang penuh tantangan. Beliau mengingatkan bahwa gelar pascasarjana merupakan hak istimewa (privilege) besar mengingat baru sekitar 8,5% penduduk Indonesia yang mengenyam pendidikan tinggi, sehingga melahirkan tanggung jawab moral untuk mengabdi bagi masyarakat dan bangsa.
Prof. Reza menguraikan filosofi almamater sebagai nourishing mother yang mengasuh dan membekali alumni bak anak panah yang siap melesat, namun pintu almamater akan selalu terbuka hangat menyambut mereka kembali. Selain itu, beliau mendorong para lulusan untuk menerapkan etos ilmiah yang jujur dengan menghindari bias konfirmasi (confirmation bias) melalui keberanian menguji kelemahan (falsify) atas gagasan sendiri. Beliau menegaskan bahwa integritas adalah fondasi paling utama yang harus dijunjung tinggi di atas ilmu pengetahuan.
Raihan Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) sempurna 4,00 dicapai oleh tiga wisudawan, yakni Arifia Pratiwi Nugraheni (Magister Fisika), Maulana Ihsan Ahmad (Magister Ilmu Komputer), dan Dr. Devi Nurtiyasari (Doktor Matematika).
Prestasi khusus juga diukir oleh Reynard Pradhitya sebagai wisudawan magister termuda (22 tahun 7 bulan), Dr. Buky Wahyu Pratama sebagai wisudawan doktor termuda (31 tahun), Novantio Bangun Hermawan sebagai lulusan magister tercepat (1 tahun 1 bulan), serta Dr. Anwar Santoso sebagai lulusan doktor tercepat (2 tahun 5 bulan) sekaligus lulusan doktor tercepat di tingkat Universitas Gadjah Mada.
Pesan reflektif turut disampaikan oleh perwakilan wisudawan. Wakil lulusan doktor, Devi Nurtiyasari, menyampaikan bahwa momen wisuda yang bertepatan dengan Hari Sumpah Pemuda menjadi pengingat akan tanggung jawab pengabdian baru, di mana proses studi S3 tak hanya menguji pemikiran tetapi juga ketangguhan fisik dan mental.
Di sisi lain, perwakilan lulusan magister, Maulana Ihsan Ahmad, mengingatkan agar lulusan UGM tidak menjadi “menara gading” yang terpisah dari realitas masyarakat. Beliau mengajak rekan-rekannya memanfaatkan integritas sains untuk menjawab tantangan disrupsi teknologi, kecerdasan buatan, serta krisis lingkungan dengan memegang prinsip “locally rooted, globally respected”.
Kegiatan ini turut mencerminkan kontribusi FMIPA UGM terhadap pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya SDG 4: Pendidikan Bermutu melalui penguatan pendidikan tinggi dan pengembangan sumber daya manusia berbasis keilmuan. Semangat pengabdian yang disampaikan dalam pelepasan wisudawan juga sejalan dengan SDG 9: Industri, Inovasi, dan Infrastruktur serta SDG 13: Penanganan Perubahan Iklim, melalui dorongan kepada lulusan untuk memanfaatkan ilmu pengetahuan dan inovasi dalam menjawab tantangan teknologi dan lingkungan di masyarakat.
Penulis: Inna Mutifah
Fotografer: Afiandina Sukma







