Prof. Kuwat Triyana Dekan FMIPA UGM Dorong Kemitraan Strategis untuk Perkuat Hilirisasi Riset dan Sains Berdampak
Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Universitas Gadjah Mada (FMIPA UGM) terus mendorong pengembangan riset yang dapat dimanfaatkan di luar lingkungan akademik. Arah tersebut dilakukan dengan memperkuat keterlibatan mitra strategis sejak tahap awal penelitian agar hasil riset dapat menjawab kebutuhan industri dan dunia usaha.
Dekan FMIPA UGM Prof. Kuwat Triyana menyampaikan hal tersebut dalam acara Strategic Partnership Award FMIPA UGM yang berlangsung di The Alana Yogyakarta Hotel & Convention Center, Jalan Palagan Tentara Pelajar, Sleman, DIY, Senin (21/9). Menurutnya, kerja sama dengan mitra perlu dibangun berdasarkan kesesuaian antara persoalan yang dihadapi industri dan kapasitas riset yang dimiliki perguruan tinggi.
“Kerja sama yang kita bangun ini adalah berdasarkan asas kebutuhan dan juga kecocokan antara problem yang ada di industri dengan kemampuan kami yang ada di universitas,” jelas Prof. Kuwat.
Menurut Prof. Kuwat, komunikasi dengan mitra sejak awal dapat membantu peneliti menentukan arah riset secara lebih sesuai dengan kebutuhan pengguna. Dengan demikian, hasil penelitian yang dihasilkan memiliki peluang untuk diterapkan oleh industri maupun dunia usaha.
“Dengan diskusi dari awal, arahan dari awal, itu akan menghasilkan buah riset dan kemudian riset itu betul-betul dimanfaatkan oleh industri maupun dunia usaha,” katanya.
Prof. Kuwat menyebut pendekatan tersebut sejalan dengan dorongan terhadap riset yang memberikan dampak nyata. Di lingkungan Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi, dampak riset salah satunya diarahkan melalui proses hilirisasi sehingga hasil penelitian tidak berhenti pada tahap publikasi.
Selain memperkuat kemitraan dengan industri dan dunia usaha, FMIPA UGM juga menjaga keterlibatan alumni dalam mendukung perkembangan fakultas. Alumni yang tersebar di berbagai wilayah Indonesia hingga luar negeri turut memberikan masukan dalam menentukan langkah dan kebijakan fakultas.
Prof. Kuwat mengatakan kontribusi alumni tidak selalu diberikan dalam bentuk dukungan finansial. Pengetahuan, masukan, serta jejaring yang dibangun alumni juga menjadi bagian dari dukungan yang membantu fakultas mengambil keputusan berdasarkan informasi dan pengalaman di lapangan.
Secara keseluruhan, upaya tersebut turut mendukung pencapaian SDG 9 melalui penguatan inovasi dan pemanfaatan hasil riset, serta SDG 17 melalui kolaborasi antara perguruan tinggi, industri, dunia usaha, dan alumni. Kemitraan yang dibangun sejak tahap awal penelitian menjadi bagian dari upaya FMIPA UGM memperluas pemanfaatan sains dan teknologi agar memberikan manfaat yang lebih nyata bagi masyarakat.
Penulis: Inna Mutifah
Fotografer: Afiandina Sukma dan Daffa Athatara



