Sistem Kredit Semester

Sistem Kredit Semester

Beban studi yang harus ditempuh oleh mahasiswa untuk menyelesaikan suatu jenjang pendidikan dilaksanakan dalam berbagai bentuk kegiatan pendidikan seperti kuliah, praktikum, seminar, dan penelitian serta penulisan karya ilmiah. Dalam penyelenggaraan pendidikan atas dasar Sistem Kredit Semester (SKS), masing-masing kegiatan pendidikan diukur dengan satuan beban studi yang telah dibakukan yaitu satuan kredit semester (sks).
Kegiatan pendidikan terdiri atas kegiatan wajib dan kegiatan pilihan. Kegiatan pendidikan wajib merupakan persyaratan minimal dalam suatu program studi dan harus ditempuh oleh setiap mahasiswa. Kegiatan pendidikan pilihan dapat ditempuh mahasiswa untuk memenuhi minat studi atau pengembangan keahlian khusus pendalaman maupun perluasan cakrawala serta untuk melengkapi jumlah beban kredit yang dipersyaratkan.

SISTEM KREDIT

Program pendidikan diselenggarakan atas dasar Sistem Kredit Semester (SKS) yang telah diberlakukan di semua perguruan tinggi di Indonesia. Dalam sistem ini, untuk menyelesaikan suatu program studi, setiap mahasiswa diwajibkan menempuh sejumlah beban studi tertentu yang dinyatakan dalam jumlah satuan kredit semester (sks).
Salah satu ciri utama dari Sistem Kredit adalah bahwa kepada mahasiswa diberi kebebasan untuk memilih cara maupun jangka waktu untuk menyelesaikan jumlah beban studi yang dipersyaratkan di bawah bimbingan seorang dosen wali atau pembimbing akademik. Adapun tujuan utama dari Sistem Kredit adalah bahwa para mahasiswa dapat menempuh kegiatan pendidikan yang sesuai dengan minat, bakat dan kemampuannya. Mahasiswa yang lebih cakap dan lebih giat belajar akan dapat menyelesaikan studinya dalam waktu yang relatif lebih singkat.

SATUAN SISTEM KREDIT

Dalam Sistem Kredit Semester, bobot tiap kegiatan pendidikan dinilai dengan sks yang ditentukan berdasarkan beban studi yang harus dilakukan oleh mahasiswa. Dalam Sistem Kredit Semester, kegiatan pendidikan berlangsung dalam tahapan semesteran yang terdiri atas empat belas(14) minggu kegiatan kuliah atau praktikum dan dua minggu ujian.

  • Satu sks untuk kuliah merupakan kegiatan pendidikan sebanyak tiga jam setiap minggu selama satu semester yang terdiri dari satu jam kegiatan tatap muka dengan dosen dalam kuliah yang terjadwal, satu jam kegiatan pendidikan rangkaian yang direncanakan oleh dosen tetapi tidak terjadwal dan satu jam kegiatan belajar mandiri oleh mahasiswa.
  • Sks untuk praktek laboratorium, satu sks untuk praktek laboratorium merupakan kegiatan pendidikan sebanyak 4 – 5 jam setiap minggu yang terdiri atas 2 – 3 jam kegiatan fisik di laboratorium ditambah 1 jam kegiatan rangkaian seperti menulis laporan dan 1 jam kegiatan mandiri.

BEBAN STUDI

Beban studi seorang mahasiswa setiap semester perlu ditetapkan dengan mempertimbangkan dua faktor yaitu kemampuan individu mahasiswa yang bersangkutan dan rata-rata waktu belajar sehari. Kalau seorang mahasiswa dianggap dapat bekerja normal selama 6 – 8 jam pada siang hari ditambah selama 2 jam pada malam hari, maka dalam satu minggu atau 6 hari kerja mahasiswa dapat bekerja selama 48 – 60 jam. Atas dasar ini maka beban studi rata-rata, seorang mahasiswa setiap semester seyogyanya ditetapkan antara 16 – 20 sks. Beban studi mahasiswa setiap semester ditetapkan pada awal semester melalui konsultasi dengan dosen pembimbing akademik dengan mempertimbangkan kemampuan mahasiswa. Kemampuan ini dapat dilihat dari keberhasilan studi semester sebelumnya seperti tercermin dalam angka indeks prestasi. Beban studi yang ditentukan dapat dipenuhi dengan mengambil matakuliah wajib atau matakuliah pilihan dengan memperhatikan adanya persyaratan matakuliah prasyarat.

BIMBINGAN AKADEMIK

Untuk setiap mahasiswa ditetapkan seorang dosen pembimbing akademik yang berkewajiban memberikan bimbingan kepada mahasiswa yang bersangkutan dalam menyusun program studi. Setiap awal semester, mahasiswa wajib konsultasi dengan dosen pembimbing akademik dalam mengisi Kartu Rencana Studi (KRS) yang memuat semua matakuliah yang akan ditempuh selama semester yang bersangkutan dengan mengingat semua ketentuan yang berlaku.