Mahasiswa FMIPA UGM menyabet 2 emas, 2 perak, 1 perunggu di PIMNAS 2014

pimnasDengan perolehan 13 medali emas, UGM dinyatakan sebagai juara umum. Pada prestasi itu FMIPA UGM kontribusi 2 emas, 2 perak dan 1 perunggu.

Dari website ugm.ac.id:

Mahasiswa UGM kembali menorehkan prestasi gemilang setelah berhasil menjadi juara umum PIMNAS ke-27 di UNDIP, Semarang. Kamis (28/8) malam Lapangan Widya Puraya UNDIP menjadi saksi kejayaan tim UGM di kancah nasional tersebut. UGM yang berangkat dengan 61 tim ini berhasil menyisihkan ITS dan Universitas Brawijaya yang harus rela berada di urutan ke-2 dan 3.

Pada PIMNAS kali ini UGM berhasil memperoleh 10 emas, 5 perak dan 5 perunggu untuk kategori presentasi. Sementara untuk kategori poster tim UGM mendapatkan 3 emas, 3 perak dan 2 perunggu. Untuk kategori presentasi ilmiah UGM memperoleh emas dari Tanri Muhammad Rizal dengan judul HUDY “Human and Disaster in Harmony” Solusi Masa Depan Menjawab Konsekuensi Letak Geografis Yogyakarta; Silva Eliana dengan judul Detol Portable Dentist Mirror Light Inovasi Alat Diagnostik pada Pemeriksaan Rongga Mulut; Atsana Rizki Prima dengan judul “Ka’Egi” Kalender Edukasi Gigi-Sebuah Upaya Membangun Paradigma Sehat GILUT dalam Masyarakat; Latifah Noor dengan judul Respiration Capability Early Detection Device: Alat Pendeteksi Dini Kelainan Fungsi Paru-paru; Ary Kusuma Ningsih dengan judul RAMA SHINTA, Rancang Bangun Timbangan Suara untuk Tuna Netra Indonesia yang Mandiri, Maju dan Berwirausaha; Beni Lestari dengan judul Nu-Pumseed: Suplemen Pencegah Osteoporosis dan Kolesterol dari Biji Labu Kuning untuk Wanita Post Menstrual, Studi in Vivo dan in Silico; Effendi Halim dengan Peran Gel Jaring Laba-laba Ordo Araneae pada Proses Penyembuhan Luka Pasca Pencabutan Gigi, Kajian in Vivo pada Marmut; Rachmawaty Rachmady dengan judul Potensi Optimistik Ekstrak Etanolik Kayu Secang sebagai Anti-Proliferasi Sel Kanker Bertarget Molekuler pada HER2; Muhammad Nabil Satria Faradis dengan judul I-PAPS “Inovasi Proses Automasi Produksi Dengan Press System” Solusi Akhir UKM Helm Ukir AW Khas Indonesia Menuju ASEAN Economic Community 2015 serta Puput Kendarwati dengan Inovia ‘Innovation of View and Auditory”: Alat untuk Mengatasi Rasa Cemas Anak Saat Menjalani Perawatan Gigi.

Sementara untuk kategori poster terbaik, emas diraih oleh Atzana Rizki Prima dengan judul “Ka’Egi” Kalender Edukasi Gigi-Sebuah Upaya Membangun Paradigma Sehat GILUT dalam Masyarakat; Putri Istiqomah dengan judul Nutrisomatic Fx: Pengukur Status Nutrisi Otomatis dan Efisiensi untuk Pemeriksaan Komprehensif Tenaga Medis serta Akhsanto Anandito dengan judul ARIT: Automatic Rice Transplanter sebagai Sarana Mempercepat Petani Godean dalam Menanam Padi dengan Tenaga Surya.

Wakil Rektor Bidang Akademik dan Kemahasiswaan UGM, Prof. dr. Iwan Dwiprahasto, M.Med.Sc., Ph.D yang menerima piala Adhikarta Kertawidya mengatakan kemenangan UGM pada PIMNAS kali ini tidak lepas dari kerja keras, kerja cerdas, serta tidak mudah menyerah mahasiswa UGM dalam berinovasi.

“Ini tidak lepas dari kerja keras dari para mahasiswa serta dosen pembimbing,” tutur Iwan.

Bentuk penghargaan dari berbagai inovasi dan penelitian mahasiswa, kata Iwan, UGM siap memfasilitasi untuk mematenkan serta ‘menghilirkan’nya sampai bisa diproduksi secara massal sehingga nantinya dapat dimanfaatkan oleh masyarakat.

Senada dengan itu Direktur Kemahasiswaan UGM, Dr. Senawi mengaku bangga dengan prestasi yang diraih para mahasiswa. PIMNAS ke-27 menurut Senawi sekaligus menjadi instrospeksi agar ke depan UGM bisa berkiprah lebih gemilang.

“Misalnya terntang cara tampil presentasi kemarin kita tingkatkan. Di sisi lain terkait pelaporan kemajuan karya ke DIKTI ke depan juga harus lebih baik,”tegas Senawi.

Penutupan PIMNAS ke-27 ini dilakukan langsung oleh Direktur Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat, Prof. Agus Subekti. Penutupan PIMNAS ditandai dengan penyerahan piala bergilir Adhikarta Kertawidya kepada Wakil Rektor Bidang Akademik dan Kemahasiswaan UGM, Prof. dr. Iwan Dwiprahasto, M.Med.Sc., Ph.D